Anda di halaman 1dari 55

www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.

com

Kumpulan
Cerita Dewasa
volume -2

Kumpulan dari internet


Untuk 20 tahun keatas atau yang sudah menikah
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

DAFTAR ISI

hal

1 Putri 1
2 Pemuas Nafsu Atasanku 7
3 Pengalamanku Perkosa Tante Sendiri 15
4 Aku Diperkosa tiga Orang Gadis 19
5 Arisan Para Suami 27
6 Aku, Temanku dan Isteri 44
7 Aku Pelampiasan Kakakku 51
PESAN SPONSOR:
Dilarang diperjual-belikan, rezeki barang ini tidak memberi barokah keluarga

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Buku bacaan ini khusus untuk anda yang berusia 20 tahun atau lebih, atau
sudah menikah, atau suka selingkuh.

PERINGATAN DARI DOKTER


Bacaan ini akan merangsang otak anda pada kelenjar
hipotalamus, menimbulkan pikiran dan imajinasi diri, serta
merangsang syaraf ke seluruh bagian tubuh. Jika anda merasa
terangsang berarti masih cukup sehat. Jika anda tidak terangsang,
segera ke laboratorium klinik dan periksalah kadar gula darah,
kolesteror, dan trigliserida, serta konsultasi pada dokter.

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

1. Putri
Ini kisah nyataku bersama dengan seorang cewek sebut saja namanya putri, Putri adalah adik dari
cewekku, cewekku itu telah mengkhianatiku sehingga timbul niatan yang tidak baik didiriku untuk
membalas, tetapi karena aku dengan cewekku beda kota, jadinya niat itu agak sulit terwujud, namun
putri adik dari cewekku itu kebetulan kuliah di Jogja, ya…Jogja adalah kota tempat tinggalku, dengan
banyak hiruk pikuk banyak anak sekolah. Putri berumur 19 tahun, dan aku sendiri berumur 24 tahun.
Putri menganggapku sebagai kakakknya, karena dari dulu putri sangat menginginkan punya kakak
laki2, sedangkan mereka hanya 2 bersodara, begitu juga aku yang menginginkan seorang adik cewek,
pada mulanya kami sering pergi bareng, bahkan putri pernah menunggui aku ketika aku mengalami
sakit parah di RS, tetapi kembali lagi bahwa tidak ada niatan dan rasa apa-apa, karena kami selalu
menganggap bahwa kami adalah saudara kandung.

Oh iya Putri cewek dengan tinggi sekitar 165cm, dengan berat 45 kg, cukup kurus memang, wajah
spesifik khas orang jawa, ya mirip-mirip Anggun C. Sasmi dengan potongan rambut pendek lah…
tonjolan di dadanya tampaknya cukup kecil dengan ukuran 32b.

Setelah mengetahui aku dikhianati oleh cewekku,


maka timbul niatan didalam hatiku untuk
membalas cewekku itu, namun aku bingung
bagaimana caranya, disaat aku melamun mencari
cara untuk membalas, tiba-tiba terdengar bunyi
dering SMS, yang ternyata dari putri, putri pingin
tanya tugas ujian yang akan ditempuhnya,
maklum karena aku adalah asisten dosen,
sehingga putri sering banyak tanya ke aku.

Lalu aku menjawab sms tsb “ ya udah kamu ke


sini aja, nanti aku ajarin, kira-kira 1 jam lagi ya,
karena aku mau mandi dulu”, karena saat itu Putri
mau datang, aku bergumam kalau “ Nah ini aja
cara untuk balas dendam ke Tyas ( nama kakak
dari putri ) ” dengan cepat aku siapkan handycam
dan aku pasang sedemikian rupa sehingga tidak
kelihatan oleh orang yang tidak tahu, kemudian
aku langsung keluar naik motor membeli obat
perangsang untuk wanita.

Semua persiapan sudah dilakukan, tinggal menunggu kesempatan saja. Tepat jam 2 siang dirumahku,
“ting-tong” bel berbunyi, pintu dibukakan oleh adikku, Putri kupersilakan masuk, tetapi aku masih

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

bingung bagaimana akan menikmati tubuh Putri, karena ortu dan adikku ada dirumah, sambil berpikir
keras mencari cara, ternyata tiba-tiba ada telepon dari nenekku kalau ada rapat keluarga mendadak
membahas masalah warisan, biasanya ortuku selalu mengajakku untuk nyopir, tetapi karena sedang ada
putri, maka akhirnya adikku yang menyopir.

“Kebetuan sekali” gumamku, sambil menutup pagar setelah mereka pergi, aku menyiapkan segelas teh
yang tentunya udah kuberi dengan obat perangsang yang tadi aku beli. Dosisnya kuberi agak banyak
untuk jaga-jaga kalau putri minum sedikit, karena putri sangat haus, maka putri langsung
menghabiskan teh itu, karena kebanyakan dosis putri malah pusing dan langsung pingsan.

Aku tipikal orang yang tidak bergairah jika


menyetubuhi cewek yang lagi tidur, maka aku
ambil seutas tali, tangan kiri dan kanan aku ikat di
pojok tempat tidur, kaki aku biarkan saja, supaya
nanti ada sedikit usaha untuk menikmati
tubuhnya..setelah persiapan selesai, Putri aku
bangunkan dengan memerciki air ke wajahnya,
akhirnya putri terbangun,
Putri berteriak “ Mas apa2an ini??!!??”,

“Gak apa-apa Put, kamu belom pernah ngrasain


surga dunia kan?, kamu akan aku kasih gratis put,
kamu harusnya bangga lho put, soalnya gak
semua cewek bisa nikmatin kaya gini, cewek2 lain
tunggu mereka nikah” jawabku…lalu putri
memohon” Aku mau diapakan mas? Jangan mas”
mulutnya langsung kubekap dengan bibirku, aku
ciumi bibirnya secara liar, tampaknya Putri belum
terangsang dan masih menolak membalas
ciumanku, langsung aku cium lehernya dengan
liar, Putri agak sedikit merasa geli campur
kenikmatan, dengan tangan yang terikat putri tetap
berteriak “ Jangan Mmmmaaasshh, mmmhhh,
ahhhh, janghhggaannn” karena Putri mulai
mendesah, tanganku mulai bergerilya, mula-mula
aku remas-remas punggungnya,

Sambil tetap kuciumi leher dan tengkuknya, tanganku masih memain2kan punggungnya biar tali BH-
nya lepas, dan tak lama setelah itu tali BHnya pun lepas.

Aku sudah tidak tahu lagi apa yang Putri teriakkan, karena diriku udah terkubur oleh nafsu, perlahan-
lahan tanganku mulai kedepan sambil tetap meremas, namun kupindah kebelakang lagi, dengan
permainan lidahku dilehernya, tampaknya udah membuat Putri lupa ingatan, mungkin karena pengaruh
perangsang tadi, Putri tanpa sengaja mendesah, “ Janggann mmmassshh, mmmppphhh, jaangann,
jangan, hentikaann, ahhh, jangan hentikan, ahh teruss” tanpa sengaja Putri berusaha untuk memutar
badannya, tampaknya malah putri yang menginginkan payudaranya diremas, karena dari tadi aku hanya

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

meremas punggungnya, aku bergumam “ bentar lagi kena kamu “ akhirnya Putri udah tidak tahan lagi,
badannya memutar dadanya langsung diarahkan ke tanganku, tetapi tetap kupermainkan Putri, tidak
langsung aku pegang payudaranya.

Karena pengaruh obat perangsang tadi, Putri malah memohon dengan suara memelas “ please
mas….tolong aku…, pegang susuku, remas, dan cium…tolong mas…jangan hentikan….” Putri masih
kupermainkan, payudaranya tidak langsung aku pegang, setelah berkali-kali aku mendengar
rintihannya, langsung kulepas kaosnya, pada mulanya aku bingung gimana cara melepasnya, karena
tangannya terikat, tanpa pikir panjang langsung aku ambil gunting di dekat kasur, yang rencananya
akan digunakan untuk mengancam, langsung aku gunting bajunya dan Bhnya, karena aku udah tidak
tahan lagi, langsung aku jilat putingnya yang kanan, dan yang kiri aku remas, sambil aku mainkan
putingnya dengan jari, Putri yang saat itu masih terhanyut dalam obat perangsang tiba-tiba agak
tersadar dan berteriak “ mas…kenapa ahh mas ahh lakukan ini?? Ahh..ahh” kujawab “ karena aku
sayang kamu, jadi kuberi kamu kenikmatan yang cewek lain gak bisa nikmatin, bahkan mbak kamu aja
gak pernah lho…”sambil bergantian kiri kanan menjilat putingnya, tanganku yang satunya lagi
bergerilya kebawah,

Putri saat itu masih memakai celana


jeans. Aku buka pengait di jeansnya,
terlihat saat itu Putri masih agak
memberontak, karena meskipun
fisiknya menerima rangsangan yang
hebat, namun hatinya masih menolak
karena disetubuhi orang yang Putri
anggap kakak kandungnya sendiri,
kakinya berusaha menendang2, tetapi
justru itu memudahkan bagiku untuk
melepas jinsnya, dengan cepat aku tarik
jinsnya sehingga Putri kini hanya
tinggal menggunakan celana dalam
saja.

Sambil menjilati putingnya, dengan cepat kutarik cdnya dengan cepat, bahkan mungkin cdnya robek
karena aku menariknya kuat2.

Kini Putri udah telanjang bulat, melihat Putri telanjang bulat, aku langsung bangun dan memandangi
wajah putri dengan tangan terikat, tanpa benang sehelaipun, Putri saat itu langsung menangis, mungkin
merasa malu karena tubuhnya yang telanjang bulat dilihat oleh cowok yang dianggapnya kakak sendiri.
Dengan cepat aku langsung melepas seluruh pakaianku sehingga aku juga telanjang bulat, melihat aku
telanjang, Putri langsung menjerit, dan merem melek, liat penisku. Penisku sih kayaknya standar saja,
karena ukurannya 14 cm, tapi karena Putri itu dasarnya orang yang tidak aneh2, dan bisa dikatakan
lugu, maka dia tetap kaget.

Putri memohon “ mas…jangan mas, aku itu sayang mas, dan kuanggap sebagai kakakku sendiri,
kenapa mas tega lakukan ini??”

“ Put…aku juga sayang kamu, makanya kamu kuberi hadiah yang tidak bakal terlupakan, sudah kamu

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

nikmatin aja ya put” bibirku langsung cepat melumat bibirnya dengan memeras dan memilin putting
susunya, putri mulai mengerang “ ahhh…ahh…mmmhhh” ciumanku mulai menurun ke arah putting
susunya, dan mulai kebawah lagi hingga ke liang kenikmatannya, sambil tetap memeras dan memilin2
susunya, aku mencoba menjilat vaginanya (jujur aja saat itu aku juga baru pertama kali melakukannya )
pertama aku juga agak jijik dan sedikit mual, tetapi karena reaksi yang diterima putri menunjukkan
respon positif dengan mendesah agak keras, maka aku juga semakin berani menjilat-jilat kekiri dan
kekanan di lubang kenikmatannya.

Putri saat itu udah merem melek merasakan nikmat, sambil terus mendesah
“mmmphhh….ahhhh….ammpphh…aahhh…mmmphh” karena merasa udah sedikit aman, aku
mencoba melepas ikatan tali ditangannya, untuk melihat respon dia yang sudah terangsang, ternyata
yang dilakukan sama Putri secara tidak sengaja malah membimbing tanganku untuk memilin2
putingnya sambil berteriak “terrusss maasss….mmmpphhh,,,..aahhh…” selama 15 menit aku jilat
lubang kenikmatannya tiba-tiba dia memegang tanganku dengan kencang sekali, tubuhnya kaku, dan
dia menggelinjang hebat sambil berteriak “ kepalanya jangan disitu mas…..aku mau ngeluarin…” aku
gak perduli dan tetap menjilat2, sampai akhirnya dia orgasme banyak sekali sampai mulutku blepotan
terkena cairan kenikmatannya..”ahhh…ahhh…ahhh” dia berteriak sambil menggelinjang.

Beberapa saat setelah Putri orgasme dengan hebat, Putri langsung memeluk badanku, tampaknya Putri
udah tidak perduli lagi…langsung kesempatan itu aku lakukan dengan berusaha memasukkan penisku
kedalam vaginanya, karena dia habis orgasme, maka vaginanya masih terdapat banyak cairan, karena
aku udah tidak tahan lagi, sambil memeras dan menjilat putingnya, aku mencoba memasukkan penisku,
“ Putri yang saat itu udah mulai sadar dari kenikmatannya langsung berteriak “ Jangan dimasukkan
mas…aku mohon, aku lakukan apapun biar mas bisa merasakan enak, apapun mas…” “bener nih??”
tanyaku “

“Iya mas, apapun, aku juga janji gak bakal cerita sama siapapun mas…” Setelah itu aku cium bibirnya
dengan penuh kelembutan, Putri pun mau membalas ciumanku, kujulurkan lidahku di bibirnya, dan dia
membalas dengan saling menjulurkan lidah, kami saling berciuman hebat selama 10 menit, sambil
berciuman tanganku tetap meremas dan memilin putting susunya, sehingga Putri udah mulai
terangsang kembali, sambil terus mendesah aku terus menciumi lehernya hingga kebawah, tampaknya
Putri udah mulai tidak perduli atas perkosaan yang dialaminya, mungkin karena pengaruh obat
perangsang, Putri terus mendesah, dan mendesah, desahan-desahan yang kudengar sangat membuat
nafsuku semakin tinggi, aku mulai semakin turun menjilat vaginanya kembali, dan vaginanya udah
mulai basah kembali, karena sudah mulai terangsang, aku mencoba kembali untuk memasukkan
penisku, putri agak tersentak kaget.

“ Mas aku mohon..jangan mas”, “ Cuma menggesek-gesek kok put, gak apa2, gak bakalan masuk”,
jawabku, ..lalu putri mengiyakan, dengan menggesek-gesekan penisku ke lubang kenikmatannya,
membuatku leluasa menciumi lehernya sambil meremas dan memilin putingnya, kadang aku
memberhentikan gesekanku, tetapi malah Putri menggoyang pinggulnya supaya klitorisnya mengenai
penisku, dan hal tersebut berlangsung selama 15 menit, karena Putri sudah tidak tahan atas rangsangan
yang begitu hebat, maka secara tidak sadar putri terlena dan berbisik kepadaku,

“Mas…akkhhh akkuu, uddaah gak tahaan..akkhhh, massukkin aja mas…sssshhh” mendapat lampu
hijau aku langsung mencoba untuk masukin, karena aku pada dasarnya juga belum melakukan seperti
itu, maka aku coba masukin secara pelan-pelan, lubangnya sempit sekali, karena memang putri masih

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

perawan. Aku coba terus menerus dan berusaha sekuat tenaga,

Putri berteriak “ Pelan-pelan Mas”, selama hampir 5 menit aku mencoba juga belum masuk2, akhirnya
dengan perjuangan sekuat tenaga blessshhh, penisku berhasil masuk ke vaginanya, putri memekik “
Ahhh… sakit mas“, keluar darah segar dari vagina putri tanda keperawanannya telah bobol. “ Sakitnya
cuma sebentar sayang, habis itu enak sekali” jawabku, aku terus memompa batang penisku di lubang
kenikmatan putri, aku merasakan penisku dipijit-pijit oleh lubang kenikmatannya, rasanya nikmat
sekali, benar-benar merasakan surga dunia, Putri pun juga tampak menikmatinya sambil mendesah “
Ahhhkk…ahhh…ahh…teruss mass..ssshh…mmmhh, jangann berrhenti…ahhkk, ennaakk sekali
mass…”, “sepeti surga dunia kan put?” tanyaku.. “ Iyyaa…ahhkk..masshh..” jawab putri..

Aku terus memompa dengan sangat cepat sekali, sampai payudara putri bergerak naik turun..suatu
pemandangan yang sungguh indah melihat Putri telanjang bulat sedang aku setubuhi..setelah 25 menit
aku memompa, tiba-tiba badan Putri kembali kaku, mengejang, dan menggelinjang dengan hebat tanda
putri sudah mau orgasme…langsung kupercepat kocokanku supaya aku juga dapat ngluarin bareng..
tetapi karena putri udah tidak tahan maka dia berteriak “ Maasss…..eennaakk sekaalii…aku mau
keluarin” Putri orgasme untuk yang kedua kalinya, aku merasakan ada cairan panas di kepala penisku,
aku tetap mengocok tubuh Putri sehingga selang beberapa saat aku juga mau orgasme ”

“Put aku juga mau keluar…” kataku, langsung aku keluarkan di dalam rahim Putri, Putri merasakan
ada cairan hangat yang masuk kerahimnya, setelah orgasme, kami berdua saling berpelukan cukup
lama, dan aku membiarkan penisku berada di liang vaginanya…

Entah apa yang berada di dalam pikiran Putri, sehingga dia hanya terdiam seribu bahasa, lalu aku kecup
keningnya sambil berkata “ Gimana Put? Enak kan ? “ dia mengangguk dengan mata yang agak
sembab, mungkin dalam hati kecilnya dia agak menyesal atas apa yang terjadi, tetapi dia tidak bisa
menahan keinginan fisik dan nafsunya untuk disetubuhi.

Akhirnya kami tertidur dalam keadaan telanjang, sampai akhirnya kami kaget dengan bunyi bel tanda
ortuku dan adikku pulang..Saat itu kami panik, kami berdua masih telanjang, sedangkan baju putri udah
robek semua terkena gunting…cdnya juga udah robek..

Setelah pintu digedor beberapa lama namun kami tidak membukakan karena masih bingung akan pakai
pakaian apa Putri nanti, Putri langsung kusuruh sembunyi di lemari pakaian, dan aku pura2 dari kamar
mandi.

“ Kenapa pintunya lama sekali dibuka ? “ tanya ayahku, “ Oh maaf, tadi aku baru mandi pa, dekat sini
aku yang anterin mam, terus nanti aku jemput. Lho papa mama kok udah pulang ? “ tanyakup “. “Lho
Putri mana ? kok motornya masih disini ?” tanya ibuku. “ Oh tadi ketempat temennya di dekat sini aku
yang anterin mam, terus nanti aku jemput. Lho papa mama kok udah pulang ? “ tanyaku “ Oh ini ada
yang ketinggalan berkas sertifikat rumah, bentar lagi juga berangkat “ Jawab ayahku.

“ Yes “ gumamku dalam hati, masih ada kesempatan untuk bisa lepas dari masalah ini. Setelah ortuku
berangkat, aku buka pintu lemari, dan aku bilang ke Putri kalau semuanya sudah aman.

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Aku kembali mencium keningnya, mulut kami


saling berpagutan dan akhirnya saling bersetubuh
kembali sampai 1 jam lamanya, entah berapa kali
dia orgasme, yang jelas aku merasakan orgasme
sampai 3 kali, Putri tampaknya benar-benar
menikmati persetubuhan ini.

Setelah itu akhirnya Putri pulang dengan pinjam


kaosku, setelah kejadian itu kami tidak pernah
saling kontak, dan komunikasi. Tapi setelah
kejadian itu, Putri malah punya pacar, dan dia
membuka diri untuk berhubungan dengan cowok,
tidak seperti dulu yang tidak bisa menerima
cowok, mungkin karena ketagihan kali ya?

Tetapi setiap mengingat desahan dan goyangan Putri membuatku langsung dibakar nafsu..Putri
benar-benar hebat untuk pengalaman pertamaku, aku menyesal kenapa dia tidak kujadikan pacar saja,
karena kalo dia pacarku bisa jadi aku merasakan kenikmatan setiap saat.

*******

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

2. Pemuas Nafsu Atasanku


Usia saya saat saya ceritakan pengalaman ini
baru berumur 24 tahun. Saya lulusan terbaik di
salah satu universitas swasta di kota J. Saya
mengambil jurusan fakultas Hukum, dan
sekarang saya bekerja di PT. "X" yang
bergerak dalam bidang eksport-import. Saya
menjabat sebagai kepala Personalia dan HRD.
Memang wajah saya terbilang ganteng dan
tubuh saya termasuk dalam katagori bagus.

Di perusahaan di mana saya bekerja mayoritas


wanita, pemilik perusahaan ini adalah wanita
keturunan Japang (Jawa dengan Jepang),
karena kepandaian saya dan kepintaran saya
maka saya menjadi tangan kanannya
walaupun ia sudah mempunyai sekretaris yang
cantik, lulusan salah satu akademi sekretaris di
kota J.

Saya menjabat sebagai Kepala Personalia dan HRD serta sebagai tangan kanan Big Boss. Ada
enaknya dan ada juga tidak enaknya.

Pengalaman yang ingin saya ceritakan ini terjadi pada tanggal 26 Agustus 2000, di mana saat itu saya
memberikan perintah kepada bawahan saya untuk mentransfer gaji karyawan. Saya tidak habis pikir,
gaji saya tidak termasuk dalam daftar transfer. Lalu saya tanya kepada bawahaanku

"Ke, Ike..kenapa nama saya tidak ada dalam daftar."

"Kamu kan tahu, saya ini atasan kamu," tanya saya dengan nada meninggi.

"Maaf Pak, gaji Pak Tony ditahan sama Ibu Valerie (atasanku)," jawab Ike.
"Ya, sudah sana cepat transfer, nanti terlambat," saya memberikan perintah kepadanya.

Aku tidak habis pikir ada apa Ibu Valerie ini menahan gaji saya, apa saya korupsi sehingga gaji saya
tidak sesuai dengan hitungannya, atau saya ada kesalahan terhadapnya. Pertanyaan itu yang terus
berputar dalam otak saya. Tiga jam sebelum pulang kantor, saya memberanikan diri untuk
mememuinya. Tampak Bu Valerie dengan usia 37 tahun masih terlihat kecantikan yang tersimpan
hingga kini.
"Sore, Bu," saya memulai pembicaraan.
"Oh, kamu Tony, Silakan duduk dahulu," ucap bos saya.
"I..ya, Bu," tergagap-gagap saya menjawabnya.
"Tunggu sebentar, yah, Saya mau membereskan urusan ini dahulu," kata bos saya.

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Saya duduk dengan manis, tiba-tiba saya menatap belahan dadanya yang tidak terkancing dengan baik.
Ternyata bos saya mempunyai payudara yang masih seperti anak umur belasan tahun. Padahal setahu
saya bos saya itu mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Lady, yang sekarang sudah
duduk di SMU. Mata saya terpaku pada belahan dada bos saya sehingga tanpa saya sadari batang
kemaluan saya telah menegang. Tiba-tiba bos saya berkata dengan nada yang tinggi.
"Pak Tony, kalau kamu ingin gaji kamu bulan ini, tolong kamu ke rumah saya malam ini," kata bos
saya dengan nada tinggi.

"Pokoknya saya tidak mau tahu, Pak Tony harus ada di rumah saya jam 8 malam ini," perintah bos saya
dengan tegas.

"I..ya, Bu Valerie," jawab saya terbata-bata.

Sekarang jam 6 sore, saya telah sampai di kontrakan, tetapi saya masih bertanya-tanya dalam hati.
"Ada apa diantara saya dengan bos saya". Sambil menunggu waktu untuk berangkat saya meminum
secangkir kopi hangat yang dibuatkan oleh pembantu.

"Pak, saya pulang dulu," pinta pembantu saya.

"Oh,... iya.. iya," jawab saya sedikit kaget. Karena pikiran saya tertuju pada bos saya.
Setelah pembantu saya pulang, saya berangkat ke tempat kediaman bos saya. Tempat kediaman bos
saya termasuk dalam wilayah elit.

"Kring..kring..kring," bunyi bell pagar, yang saya pencet.

"Kring.., kring.. kring," untuk kedua kalinya saya pencet bell.

"Siapa?" Tanya wanita muda, yang wajahnya mirip sekali dengan bos saya.
"Saya, Pak Tony, pegawai Bu Valerie," jawab saya sambil menutupi kekagumanku terhadap wajahnya.
"Oh.. ibu ada di dalam, lagi menunggu bapak," jawab wanita tersebut.

"Silakan masuk, pak," kata wanita tersebut.

"Terima kasih, Dik," jawab saya.

"Ngomong-ngomong, adik ini siapa?" Tanya saya.

"Oh..saya adalah anak Bu Valerie," jawabnya.

"Oh ....Lady, yang waktu itu ikut ke kantor dengan Ibu," jawab saya.

"Iya..iya," jawabnya.

"Kamu sudah besar yah," kata saya.

"Iya..iya," jawabnya.

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Setibanya di dalam rumah saya diminta langsung menunggu di ruang kerjanya Bu Valermuqtie. Sambil
menunggu saya melihat-lihat seluruh ruang kerja bos saya. Di sana terpampang foto keluarga dan foto
bos saya. Terlihat cantik sekali bos saya di foto.

"Mau minum apa, Ton?" Tanya bos saya tiba-tiba.

"A..pa sa..ja Bu,"jawab saya tergagap-gagap karena kaget.

"Begini Ton, Ibu meminta kamu ke sini untuk mengerjakan suatu kerjaan," bos saya menjelaskan
kepada saya.

"Kerjaan apa itu bu?" Tanya saya.

"Kamu harus mau untuk. …...." Jawab bos saya dengan tidak menyelesaikannya.

"Untuk apa bu?" Tanya saya lagi.

"Kamu harus mau untuk melayani saya," jawabnya dengan sedikit mendesah.

"Saya tidak mau..tidak mau," jawab saya.

"Kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa, tapi kamu harus mau memikul akibatnya," ancam bos saya.

"Apa akibatnya?" Tanya saya.

"Kamu dapat saya pecat atau …......"

Tanpa diberikan waktu untuk berpikir, bos saya menarik gaun malamnya hingga robek dan berkata,
"Tolong-tolong, saya mau diperkosa..tolong-tolong, saya mau diperkosa," teriaknya.

Tanpa pikir panjang lagi aku berkata "Oke..oke, saya mau, tapi dengan satu syarat," kataku.

"Apa syaratmu?" Tanya bos saya.

"Tolong, aku dikawinkan dengan anakmu," jelas saya.

"Tidak..tidak bisa," jawabnya.

"Kalau tidak bisa, yah nggak apa-apa, saya tahu ibu mau mengelabui saya, ruangan ini kedap suara."
Jelas saya.

"Walaupun ibu teriak-teriak tidak akan ada yang dengar, bukan begitu bu?"
"Ya …... ya kamu benar, tapi syaratmu itu terlalu besar," sejenak ia berpikir.
"Oke..oke saya setuju dengan syaratmu, tapi saya mempunyai syarat lagi," katanya.
"Apa syaratnya?" Tanya saya.
"Kamu harus mau melakukan apa saja dalam berhubungan seks dengan saya," pinta bos saya.
"Apa saja?" tanyaku keheranan.

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

"Ya..ya, apa saja," jawab bos saya.

Sejenak saya berpikir "Oke ..oke, sebelumnya


mana gaji saya dan mana bukti Ibu
menyerahkan anak Ibu?"

"Oke..oke, ini gajimu dan anak saya nanti


saya serahkan kepadamu, setelah kita bermain
seks." Jawabnya.
"Oke..oke, silakan ibu memakai saya." Jawab
saya.

Tanpa diminta untuk kedua kalinya bos saya langsung membawa saya ke kamar yang khusus. Kamar
tersebut beraroma khusus, sehingga menimbulkan gairah seks bagi siapa saja yang ke kamar tersebut.
Saya diminta tidur dalam posisi kaki terbuka dan tangan merentang ke samping. Saya ditelanjangi
dengan cepat oleh bos saya. Lalu kaki saya diikat dengan tempat tidur dan tangan sayapun diikat juga.

"Bu..bu, mau diapain saya..?"

"Jangan ribut! Kamu sudah setuju dengan syarat-syaratnya, kan?"

Setelah berkata itu, bos saya mengulum batang kemaluan saya dengan kasarnya.
"Owww.., owww.., sak.. kit, Bu," tampaknya Bos saya tidak peduli lagi. Batang kemaluan saya
digesek-gesek ke giginya hingga saya merasakan perihnya.

"Bu.. bu.. per.. rih.. owww.. owww.. pel.. lan.. pel.. an, Bu, ..".

Tiba-tiba tangan bos saya menutup mulut saya dengan saputangannya.


“Ohm.. ohm.. ohm.." saya menggeliat kesana-kemari.

Tampaknya bos saya itu mengalami kelainan seksual sehingga saya disiksa begini. Batang kemaluan
sayapun tidak dapat berdiri dengan gagah. Bos saya membiarkannya batang kemaluan saya berada
dalam mulutnya. Tiba-tiba mulut saya disumpal dengan batang kemaluan dari karet sintetis.
"Mhm.. mhm.. mhm," dan bos saya pun mulai menjilati batang kemaluan dari karet sintetis itu,
sementara batang kemaluan saya digosok-gosokan ke lubang kemaluannya sehingga dua batang
kemaluan sayapun mulai berdiri tegak.

"Owhm.. owhm.. owhm," bos saya mengulum batang kemaluan dari karet sintetis yang berdiri tegak di
mulut saya.

10

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Posisi tubuh berputar dan wajah bos saya di depan wajah saya, lalu mencabut batang kemaluan dari
karet sintetis itu dalam mulut saya dan mulut saya lalu diciumi bertubi-tubi.
Sementara tangannya memegang batang kemaluan dari karet sintetis itu ke arah pantat saya, terasa ada
sesuatu yang mau masuk ke dalam anus saya. Saya menggeliat sebisa-bisanya, tetapi saya tidak dapat
melepaskan siksaan ini. Akhirnya batang kemaluan dari karet sintetis itu masuk sedikit ke dalam anus
saya.

"Owww..owww..mh..mh..mh," saya kesakitan sambil meronta. Setelah batang kemaluan dari karet
sintetis itu masuk tiga perempat ke dalam anus saya, bos saya ganti posisi, ingin mempertemukan
lubang kemaluan dan lubang anusnya dengan batang kemaluan saya dan batang kemaluan dari karet
sintetis itu. Sementara saya mengeluarkan air mata, saya merasakan adanya sedikit nafsu dalam diri
saya dan perihnya anus saya ditembus oleh batang kemaluan dari karet sintetis bos saya dan mulut saya
disumpal lagi oleh saputangannya. Batang kemaluan saya tidak berdiri penuh lagi maka dengan kedua
tangan bos saya, mengocok batang kemaluan saya dan memberikan sedikit ludah dari mulutnya ke
pangkal serta kepala batang kemaluan saya.

Saya merasakan batang kemaluan sayapun lama-lama tegang lagi dan selanjutnya bos saya mencoba
memasukkan batang kemaluan saya ke dalam lubang kemaluannya.
"Slep..slep..slep," setelah didorong tiga kali batang kemaluan sayapun masuk seperempat ke lubang
kemaluannya, tiba-tiba batang kemaluan dari karet sintetis yang ada di dalam anus saya dibengkokkan
sedikit untuk mengarah ke anus bos saya. Bos saya mencoba untuk memasukannya dan berhasil
memasukan setengah batang kemaluan dari karet sintetis ke dalam anusnya.
"Owhm.., owhm.., owhm.., owhm," bos saya mulai menggoyangkan pinggulnya, sementara aku masih
merasakan perih di sekitar anus dan batang kemaluan saya yang terbenam dalam lubang kemaluanya.

"Oehm.. oehm.. oehm.." saya merasakan desakan nafsu lebih besar dari pada rasa perih saya di anus.
Saya goyangkan pinggangku ke kanan dan ke kiri, "Owww.. ow.. ow.. ter..us, ter..us.. Ton..ny, ter..us..
ach.. ach.. ach," reaksi yang sangat gila dari bos saya.

Ia menekan setelah ia menaikkan sedikit pinggulnya.

"Ach.. ach.. ach.. Ton.. Say.. say..a tid..dak.. ku..at la..gi," bersamaan dengan itu saya merasakan
sperma saya muncrat di dalam lubang kemaluan bos saya, "Ow.. owh.. owhm.. say..ya kel..lua..rr.. bu,"

"Tidak apa-apa Ton."

Setelah bos saya sampai puncak, kain yang menyumpal mulut saya dibuka. Tubuh lemas bos saya
terkulai di samping saya.

Bu.. tolong-tolong, sakit sekali anus saya, bu," dan bos saya membuka ikatan saya.

Sayapun tidak dapat bergerak karena anus saya perih dan sakit.

"Ow.. Tony sayang kasihan kamu," bos saya berkata sambil menjilati batang kemaluan saya dan anus
saya dengan lidahnya. Rasa perih dan sakit lama-lama hilang, dan saya memberanikan diri untuk duduk
di kasurnya tetapi masih ada sedikit rasa yang mengganjal di anus saya.

11

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Sementara bos saya tergolek di tempat tidur


kehabisan tenaga.
"Ton.. besok senin.. kamu saya kasih cuti
satu hari, dan saya kasih kunci rumah ini,
biar kamu mengambil syaratmu, karena
anakku pulangnya jam 12 siang, mainlah
sepuasmu yah," kata bos saya.
"Itu ambil kuncinya di meja kerja, tapi satu
saja yah."

Sayapun mengambil kunci rumah tersebut


dan saya simpan, saya berpikir besok hari
minggu dan hari senin masih lusa. Saya ingin
memberikan kejutan seperti ini pada bos
saya, tetapi saya yang memulai. Saya pulang
dengan uang gaji, kunci dan rasa perih di
anus saya, sayapun berjalan seperti orang
yang baru disunat.

Sampai di rumah saya merebahkan diri dan tertidur sampai pulas. Keesokan harinya saya bangun pagi-
pagi dan saya masih merasakan sedikit perih di dalam anus saya bila saya buang hajat. Saya mandi dan
siap-siap untuk membuat kejutan di rumah bos saya. Di perjalanan saya melihat terong unggu yang
bentuknya lurus tidak bengkok-bengkok dan bulatnya rapi. Saya beli dua terong itu seharga Rp. 500,-
dan saya sampai ke rumah bos saya.

Dengan diam-diam saya masuk ke rumah bos saya karena saya diberi kunci luar dan kunci dalam. Saya
berjalan perlahan-lahan menuju kamar bos saya. Setibanya di depan kamar saya coba untuk membuka,
dan memang tidak dikunci. Saya masuk perlahan-lahan dengan detak jantung yang semakin cepat.
Saya melihat bos saya tidur dengan gaun malam dan tampak sekali belahan lubang kemaluannya
karena pakaiannya tersingkap oleh tangannya sendiri. Saya diam-diam dan hati-hati, karena anus saya
masih perih-perih sedikit. Saya tarik sedikit celana dalamnya dan saya ambil gunting yang ada di meja.
Saya tarik sedikit dan saya gunting celana dalamnya. Saya tarik perlahan-lahan dan saya buang CD-
nya ke tempat sampah yang ada di kamar bos saya. Saya ikat kedua-tangan bos saya ke tempat tidur
dan saya mulai memasukan terong tersebut ke anus bos saya tanpa diolesi lotion dan terong itu susah
sekali masuk ke dalam anus bos saya, lalu saya ludahi terong itu dan perlahan-lahan mulai masuk
sedikit demi sedikit dan bos saya bangun dari tidurnya membalikan tubuhnya.

"Sh..sh, Ton apa yang kau lakukan?" sambil bergerak dan terong itu tertindih oleh pantat bos saya.
"Saya mau membalas perlakuan boss."

Maka tanpa diberi aba-aba lagi saya tekan terong yang masuk ke dalam anus bos saya dan terong yang
kedua saya masukkan ke dalam lubang kemaluannya. Setelah kedua terong itu masuk ke sasaran
masing-masing saya membenarkan ikatan-ikatan.
"Ugh.. ugh.. ugh.." Hanya terdengar dari mulutnya yang saya ikat dengan serbet dapur dan terlihat

12

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

matanya mengeluarkan air mata.

Saya tinggalkan bos saya dan saya menuju ke kamar Lady. Di dalam kamar Lady yang tidak terkunci
saya perlahan-lahan masuk. Setibanya di dalam saya lihat Lady yang begitu cantik, kulitnya putih dan
menggunakan baju tidur dengan kain yang sangat tipis. Perlahan-lahan saya singkapkan baju tidurnya,
dan jantung saya mulai berdeak cepat sekali.

Dalam pikiran saya, saya akan mendapatkan keperawanan perempuan secantik dan seanggun Diana
Pungky. Perlahan-lahan saya tarik CD-nya sehingga pas untuk gunting merobek CD-nya. Saya melihat
belahan kemaluan yang sangat terawat serta bulu-bulu yang terawat, perlahan-lahan saya dekati hidung
saya ke arah kemaluannya yang terhimpit oleh kedua pahanya. Saya menghirup bau harum dari
kemaluannya, saya beranikan tangan saya mengelus bukit yang berada di hadapan saya. Lalu karena
kemaluan saya sudah tegang, saya buka celana dan CD saya sehingga kemaluan saya seperti pisau
tegak lurus ke depan .

Saya mencoba untuk bermain belakang, tidak masuk-masuk lalu saya meludah ke tangan dan saya olesi
perlahan-lahan bukit kemaluannya dengan ludah. Sekali dua kali tidak berhasil dan Lady merubah
posisi tidurnya dengan telungkup dan memeluk guling sehingga kemaluannya terlihat merekah dihiasi
dengan lambaian-lambaian rambut yang rapi. Untuk ketiga kalinya saya mencoba, dan saya berhasil
memasukkan kepala kemaluan saya ke dalam liang lubang kemaluannya.

"Siapa sih yang mainin memek lady," ujarnya sambil dengan tidak bergeming.
"Uhg.. hm..uhg.. st.. sts.. sakit.. sakits..sakits."

Seraya kemaluan saya masuk seluruhnya dan Lady terdorong dalam posisi tengkurap dan kemaluan
saya masuk seluruhnya ke dalam lubang kemaluannya.

"Aduh.. aduh.. mama.. sts.. sakits.. sakiit." Memang kepala lady saya pegang agar tidak melihat siapa
yang berbuat. Setelah lima menit saya genjot, Lady mulai melemas dan saya melihat adanya cairan
putih bercampur dengan darah keluar dari dalam liang lubang kemaluannya.

Inilah pembalasan yang setimpal dari saya atas pemerkosaan yang dilakukan oleh ibumu dalam hati
saya. Setelah sepuluh menit saya merasakan ada sesuatu yang akan keluar dari kemaluan saya dan saya
tekan kuat sekali.

"Sts.. sts. . Lad..dy, saya ak..akan menjaa..di suami mu..u!"

Setelah berkata itu maka, "Crots.. crots.. crots," sperma saya menghujani liang kemaluannya sehingga
terlihat banjir.

Setelah bermain dengan Lady, terlihat Lady lemas dan lunglai, maka saya diamkan saja posisinya dan
saya keluar kamar melihat ibunya alias bos saya. Lalu saya buka sumpalan mulutnya, "Hsm.. hsm..
Toon, saya min..ta maa..af att..as per..buat..tan say..ya, kemarinn. Say..ya mer..rasakan satkits..nya."
"Saya juga meminta maaf bu, tapi sebelumnya tolong ibu tandatangani surat perjanjian ini yang telah di
setujui bersama."

"O.. boll..eh sin..ni."

13

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Bos saya beranjak dari ranjangnya dengan hati-hati karena masih merasakan perih di anus dan di liang
kemaluannya. Tanpa disadari bahwa perjanjian itu telah saya ganti isinya, bahwa semua kekayaan bos
saya akan beralih kepada saya setelah ia menjadi istri pertama saya dan Lady menjadi istri kedua saya .
Sekali mendayung dua tiga pulau kulampaui, tidak ada masalah ibunya janda, yang penting anaknya
dan hartanya.

Setelah peristiwa itu berlalu satu bulan, saya


memberikan copy dari perjanjian itu dan saya
mendapat kabar bahwa Lady tidak melaporkan
kepada siapa saja bahwa ia telah diperkosa.
"Ton.. ton, dipanggil boss tuh," ujar sekretaris bos
saya.
"Siang bu.", jawabku, "Silakan duduk Ton."

"Ton, kok perjanjiannya seperti ini?"


"Beda dengan yang Ibu maksud?"

"Ah, ibu lupa kali"

"Berarti kamu punya istri dua orang, saya dan


anak saya? Iya Ton?"

"Benar bu." jawabku, "Saya tidak mau."

"Ibu tidak mau, maka saya akan katakan bahwa Lady telah diperkosa oleh preman"
"Ti..dak."
"Yah kalo ibu tidak mau saya beberkan kelakuan ibu dengan saya di kantor polisi."
"Kamu ancam saya? Ok kalo begitu, saya istri di bawah tangan dan anak saya istri yang sah."
"Hari ini kita menikah di bawah tangan dan kamu tidak boleh serumah dengan saya sampai kamu
menikah dengan anak saya."

Begitulah ceritanya pengalaman saya, dan sampai saat ini saya telah mempunyai 2 orang anak berumur
3 tahun dan 8 bulan dari Lady dan dari bos saya, saya mempunyai anak berumur 5 tahun.

******

14

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

3. Pengalamanku Perkosa Tante Sendiri.


Kejadian ini terjadi sekitar sebulan yang lalu. Saya berumur 23 tahun baru lulus dari salah satu
universitas ternama di Jakarta. Dan saya berasal dari keluarga baik-baik. Kejadian ini dimulai ketika
saya menginap di rumah om saya di daerah Bogor. Om saya telah menikah dan memiliki 2 anak lelaki
yang lucu (umur 3 dan 5 tahun), serta memiliki istri yang cukup cantik (menurut saya) umurnya sekitar
27 tahun.

Awal kejadiannya adalah pada hari sabtu malam saya mendengar pertengkaran di rumah tersebut, yang
tidak lain adalah om saya dengan tante saya. Ternyata penyakit gatel om saya kambuh lagi yaitu sering
pergi ke diskotik bersama temannya. Hal tersebut sangat menyakitkan tante saya, karena di sana om
saya akan mabuk-mabukan dan terkadang pulangnya bisa pada hari Minggu malam. Entahlah apa yang
dilakukan di sana bersama teman-temannya. Dan pada saat itu hanya aku bertiga saja di rumah: saya,
Om Pram dan Tante Sis.
Brak...... suara gelas pecah menghantam pintu, cukup membuat saya kaget, dan om saya dengan
marah-marah berjalan keluar kamar. Dari dalam kamar terdengar tante saya berteriak, “Nggak usah
pulang sekalian, cepet ceraikan aku.”
Dalam hatiku berkata, “... Wah ribut lagi....” Om Pram langsung berjalan keluar rumah, menstarter
mobil BMW-nya dan pergi entah ke mana.

Di dalam kamar, aku mendengar Tante Sis menangis. Aku mau masuk ke dalam tapi takut kena
damprat olehnya (kesalahan Om Pram dilimpahkan kepadaku). Tapi aku jadi penasaran juga. Takut
nanti terjadi apa-apa terhadap Tante Sis. Maksudku akibat kecewa sama Om Pram dia langsung bunuh
diri.

Pelan-pelan kubuka pintu kamarnya. Dan kulihat dia menangis menunduk di depan meja rias. Aku
berinisiatif masuk pelan-pelan sambil menghindari pecahan gelas yang tadi sempat dilemparkan oleh
Tante Sis. Kuhampiri dia dan dengan pelan.

Aku bertanya, “Kenapa Tan? Om kambuh lagi?”


Dia tidak menjawab, hanya diam saja dan sesekali terdengar isak tangisnya. Cukup lama aku berdiri di
belakangnya. Pada waktu itu aku hanya memandangnya dari belakang, dan kulihat ternyata Tante Sis
mengenakan baju tidur yang cukup menggiurkan. Pada saat itu aku belum berpikiran macam-macam.
Aku hanya berkesimpulan mungkin Tante Sis mengajak Om Pram, berdua saja di rumah, karena anak-
anak mereka sedang pergi menginap di rumah adik Tante Sis. Dan mungkin juga Tante Sis mengajak
Om bercinta (karena baju yang dikenakan cukup menggiurkan, daster tipis, dengan warna pink dan
panjang sekitar 15 cm di atas lutut). Tetapi Om Pram tidak mau, dia lebih mementingkan teman-
temannya dari pada Tante Sis.

Tiba-tiba Tante Sis berkata, “..To, Om kamu kayaknya udah nggak sayang lagi sama Tante. Sekarang
dia pergi bersama teman-temannya ke Stardust di Jakarta, ninggalin Tante sendirian di rumah, apa
Tante udah nggak cakep lagi.”
Ketika Tante Sis berkata demikian dia berbalik menatapku. Aku setengah kaget, ketika mataku tidak
sengaja menatap buah dadanya (kira-kira berukuran 34). Di situ terlihat puting susunya yang tercetak
dari daster yang dikenakannya. Aku lumayan kaget juga menyaksikan tubuh tanteku itu.

15

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Aku terdiam sebentar dan aku ingat tadi Tante Sis menanyakan sesuatu, aku langsung mendekatinya
(dengan harapan dapat melihat payudaranya lebih dekat lagi).
“Tante masih cantik kok, dan Om kan pergi sama temannya. Jadi nggak usah khawatir Tan!”
“Iya tapi temennya itu brengsek semua, mereka pasti mabuk-mabukan lagi dan main perempuan di
sana.”
Aku jadi bingung menjawabnya. Secara refleks kupegang tangannya dan berkata, “Tenang aja Tan, Om
nggak bakal macem-macem kok.” (tapi pikiranku sudah mulai macam-macam).
“Tapi Tante denger dia punya pacar di Jakarta, malahan Tante kemarin pergoki dia telponan ama
cewek, kalo nggak salah namanya Sella.”
“Masak Om tega sih ninggalin Tante demi cewek yang baru kenal, mungkin itu temennya kali Tan, dan
lagian Tante masih tetap cantik kok.”

Tanpa Tante Sis sadari tangan kananku sudah di atas paha Tante Sis karena tangan kiriku masih
memegang tangannya.

Perlahan-lahan pahanya kuusap secara halus, hal


ini kulakukan karena aku berkesimpulan bahwa
tanteku sudah lama tidak disentuh secara lembut
oleh lelaki.

Tiba-tiba tanganku yang memegang pahanya


ditepis oleh Tante Sis, dan berdiri dari duduknya,
“ To, saya tantemu saya harap kamu jangan
kurang ajar sama Tante, sekarang Tante harap
kamu keluar dari kamar tante sekarang juga!”
Dengan nada marah Tante Sis mengusirku.

Cukup kaget juga aku mendengar itu, dan dengan


perasaan malu aku berdiri dan meminta maaf,
kepada Tante Sis karena kekurangajaranku. Aku
berjalan pelan untuk keluar dari kamar tanteku.
Sambil berjalan aku berpikir, aku benar-benar
terangsang dan tidak ingin menyia-nyiakan
kesempatan ini.
Sejak aku putus dengan pacarku, terus terang
kebutuhan biologisku kusalurkan lewat tanganku.
Setelah sampai di depan pintu aku menoleh
kepada Tante Sis lagi. Dia hanya berdiri
menatapku, dengan nafas tersenggal-senggal
(mungkin marah bercampur sedih menjadi satu).

Aku membalikkan badan lagi dan di pikiranku aku harus mendapatkannya malam ini juga. Dengan
masa bodoh aku menutup pintu kamar dari dalam dan menguncinya, lalu langsung berbalik menatap

16

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

tanteku. Tante Sis cukup kaget melihat apa yang aku perbuat. Otakku sudah dipenuhi oleh nafsu
binatang.

“Mau apa kamu To?” tanyanya dengan gugup bercampur kaget.


“Tante mungkin sekarang Om sedang bersenang-senang bersama pacar barunya, lebih baik kita juga
bersenang-senang di sini, saya akan memuaskan Tante”. Dengan nafsu kutarik tubuh tanteku ke
ranjang, dia meronta-ronta, tetapi karena postur tubuhku lebih besar (tinggiku 182 cm dan beratku 75
kg, sedangkan Tante Sis memiliki tinggi tubuh sekitar 165 cm dan berat kurang lebih 50 kg) aku dapat
mendorongnya ke ranjang, lalu menindihnya.

“Lepasin Tante, Dito,” suara keluar dari mulutnya tapi aku sudah tidak peduli dengan rontaannya.
Dasternya kusingkap ke atas. Ternyata Tante Sis tidak mengenakan celana dalam sehingga terpampang
gundukan bukit kemaluannya yang menggiurkan, dan dengan kasar kutarik dasternya bagian atas
hingga payudaranya terpampang di depanku. Dengan bernafsu aku langsung menghisap putingnya,
tubuh tanteku masih meronta-ronta, dengan tidak sabar aku langsung merobek dasternya dan dengan
nafsu kujilati seluruh tubuhnya terutama payudaranya, cukup harum tubuh tanteku.

Akibat rontaannya aku mengalami kesulitan untuk membuka pakaianku, tapi pelan-pelan aku dapat
membuka baju dan celanaku. Sambil membuka baju dan celanaku itu, dengan bergantian tanganku
mengusap bukit kemaluannya yang menurutku mulai basah (mungkin Tante Sis sudah mulai terangsang
walaupun masih berkurang tetapi frekuensinya agak menurun sedikit).

Dengan tidak sabar aku langsung berusaha membenamkan kejantananku ke liang kewanitaannya.
“To, jangan To, aku Tantemu tolong lepasin To, ampun, Tante minta ampun ..”. Aku sudah tidak peduli
lagi rengekannya. Ketika lubang senggamanya kurasa sudah pas dengan dibantu cairan yang keluar dari
liang kewanitaannya aku langsung menghujamkan senjataku.

“Auuhhh, sakit To, aduh.. Tante minta ampun, .. tolong To jangan.. lepasin Tante To..” Ketika
mendengar rintihannya, aku jadi kasihan, tetapi senjataku sudah di dalam,
“Maaf Tante, saya sudah tidak tahan dan punyaku sudah masuk ke dalam, saya akan berusaha membuat
Tante menikmatinya, tolong Tante sekali ini saja, biarkan saya menyelesaikannya,” bisikku ke
telinganya. Tante Sis hanya diam saja. Dan tidak berkata apa-apa.

Dengan pelan dan pasti aku mulai memompa kemaluanku naik turun, dan Tante Sis sudah tidak
meronta lagi. Dia hanya diam pasrah dan kulihat air matanya berlinang keluar. Kucium keningnya dan
bibirnya, sambil membisikkan,
“Tante, Tante masih cantik dan tetap mengairahkan kok, saya sayang Tante, bila Om sudah tidak
sayang lagi, biar Dito yang menyayangi Tante.” Tante Sis hanya diam saja, dan kurasakan pinggulnya
pun ikut bergoyang seirama dengan goyanganku.

Kira-kira 10 menit aku merasakan liang kewanitaan tanteku semakin basah dan kakinya menyilang di
atas pinggulku dan menekan kuat-kuat (mungkin dia sudah orgasme), dan tidak lama kemudian akupun
mengeluarkan spermaku di dalam liang senggamanya. Setelah pemerkosaan itu kami hanya diam saja.
Tidak berkata apa, hanya diam. Aku sendiri harus ngapain. Tanteku kembali menitikkan air matanya.
Dan aku pamit kepadanya, untuk keluar kamarnya, aku terus merenung, mengapa bisa begini.

Itulah kisahku. Sejak kejadian itu hubunganku dengan tanteku menjadi renggang. Aku bingung dengan

17

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

apa yang harus kulakukan. Sudah sebulan aku tidak lagi ke Bogor, karena ada perasaan malu. Tetapi
Tante Sis tidak menceritakan kepada siapapun kejadian ini, dan kadang jika malam aku tidur, selalu
terbayang kejadian waktu itu. Ingin rasanya aku melakukan kembali tetapi aku takut. Maaf aku tidak
menceritakannya secara vulgar, karena hal ini terjadi begitu saja.

*******

18

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

4. Aku Diperkosa Tiga Orang Gadis


Sebenarnya aku tidak istimewa, wajahku juga tidak terlalu tampan, tinggi dan bentuk tubuhku juga
biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa dalam diriku. Tapi entah kenapa aku banyak disukai wanita.
Bahkan ada yang terang-terangan mengajakku berkencan. Tapi aku tidak pernah berpikir sampai ke
sana. Aku belum mau pacaran. Waktu itu aku masih duduk di bangku kelas dua SMA. Padahal hampir
semua teman-temanku yang laki, sudah punya pacar. Bahkan sudah ada yang beberapa kali ganti pacar.

Tapi aku sama sekali belum punya keinginan untuk pacaran. Walau sebenarnya banyak juga gadis-gadis
yang ingin menjadi pacarku.

Waktu itu hari Minggu pagi. Iseng-iseng aku berjalan-jalan memakai pakaian olah raga. Padahal aku
paling malas berolah raga. Tapi entah kenapa, hari itu aku pakai baju olah raga, bahkan pakai sepatu
juga. Dari rumahku, aku sengaja berjalan kaki. Sesekali berlari kecil mengikuti orang-orang yang
ternyata cukup banyak juga yang memanfaatkan minggu pagi untuk berolah raga atau hanya sekedar
berjalan-jalan menghirup udara yang masih bersih.

Tidak terasa sudah cukup jauh juga meninggalkan rumah. Dan kakiku sudah mulai terasa pegal. Aku
duduk beristirahat di bangku taman, memandangi orang-orang yang masih juga berolah raga dengan
segala macam tingkahnya. Tidak sedikit anak-anak yang bermain dengan gembira.

Belum lama aku duduk beristirahat, datang seorang gadis yang langsung saja duduk di sebelahku.
Hanya sedikit saja aku melirik, cukup cantik juga wajahnya.

Dia mengenakan baju kaos


yang ketat tanpa lengan,
dengan potongan leher yang
lebar dan rendah, sehingga
memperlihatkan seluruh bahu
serta sebagian punggung dan
dadanya yang menonjol dalam
ukuran cukup besar. Kulitnya
putih dan bersih celana
pendek yang dikenakan
membuat pahanya yang putih
dan padat jadi terbuka. Cukup
leluasa untuk
memandangnya.

Aku langsung berpura-pura memandang jauh ke depan, ketika dia tiba-tiba saja berpaling dan
menatapku.
"Lagi ada yang ditunggu?", tegurnya tiba-tiba.

19

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Aku terkejut, tidak menyangka kalau gadis ini menegurku. Cepat-cepat aku menjawab dengan agak
gelagapan juga. Karena tidak menduga kalau dia akan menyapaku
"Tidak.., Eh, kamu sendiri..?", aku balik bertanya.
"Sama, aku juga sendirian", jawabnya singkat.

Aku berpaling dan menatap wajahnya yang segar dan agak kemerahan. Gadis ini bukan hanya memiliki
wajah yang cukup cantik tapi juga punya bentuk tubuh yang bisa membuat mata lelaki tidak berkedip
memandangnya. Apalagi pinggulnya yang bulat dan padat berisi. Bentuk kakinya juga indah. Entah
kenapa aku jadi tertarik memperhatikannya. Padahal biasanya aku tidak pernah memperhatikan wanita
sampai sejauh itu.

"Jalan-jalan yuk..", ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri.


"Kemana?", tanyaku ikut berdiri.
"Kemana saja, dari pada bengong di sini", sahutnya.

Tanpa menunggu jawaban lagi, dia langsung mengayunkan kakinya dengan gerakan yang indah dan
gemulai. Bergegas aku mengikuti dan mensejajarkan ayunan langkah kaki di samping sebelah kirinya.
Beberapa saat tidak ada yang bicara. Namun tiba-tiba saja aku jadi tersentak kaget, karena tanpa diduga
sama sekali, gadis itu menggandeng tanganku. Bahkan sikapnya begitu mesra sekali. Padahal baru
beberapa detik bertemu. Dan aku juga belum kenal namanya.

Dadaku seketika jadi berdebar menggemuruh tidak menentu. Kulihat tangannya begitu halus dan
lembut sekali. Dia bukan hanya menggandeng tanganku, tapi malah menggeayutinya. Bahkan sesekali
merebahkan kepalanya dibahuku yang cukup tegap.
"Eh, nama kamu siapa..?", tanyanya, memulai pembicaraan lebih dulu.
"Angga", sahutku.
"Akh.., kayak nama perempuan", celetuknya. Aku hanya tersenyum saja sedikit.
"Kalau aku sih biasa dipanggil Ria", katanya langsung memperkenalkan diri sendiri. Padahal aku tidak
memintanya.
"Nama kamu bagus", aku memuji hanya sekedar berbasa-basi saja.
"Eh, boleh nggak aku panggil kamu Mas Angga?, Soalnya kamu pasti lebih tua dariku",· katanya
meminta.
Aku hanya tersenyum saja. Memang kalau tidak pakai seragam sekolah, aku kelihatan jauh lebih
dewasa. Padahal umurku saja baru tujuh belas lewat beberapa bulan. Dan aku memperkirakan kalau
gadis ini pasti seorang mahasiswi, atau karyawati yang sedang mengisi hari libur dengan berolah raga
pagi. Atau hanya sekedar berjalan-jalan sambil mencari kenalan baru.
"Eh, bubur ayam disana nikmat lho. Mau nggak..?", ujarnya menawarkan, sambil menunjuk gerobak
tukang bubur ayam.
Boleh", sahutku.
Kami langsung menikmati bubur ayam yang memang rasanya nikmat sekali. Apa lagi perutku memang
lagi lapar. Sambil makan, Ria banyak bercerita. Sikapnya begitu riang sekali, membuatku jadi senang
dan seperti sudah lama mengenalnya. Ria memang pandai membuat suasana jadi akrab.

Selesai makan bubur ayam, aku dan gadis itu kembali berjalan-jalan. Sementara matahari sudah naik
cukup tinggi. Sudah tidak enak lagi berjalan di bawah siraman teriknya mentari. Aku bermaksud mau
pulang. Tanpa diduga sama sekali, justru Ria yang mengajak pulang lebih dulu.
"Mobilku di parkir disana..", katanya sambil menunjuk deretan mobil-mobil yang cukup banyak

20

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

terparkir.
"Kamu bawa mobil..?", tanyaku heran.
"Iya. Soalnya rumahku kan cukup jauh. Malas kalau naik kendaraan umum", katanya beralasan.

"Kamu sendiri.. ?"


Aku tidak menjawab dan hanya mengangkat bahu saja.
"Ikut aku yuk..", ajaknya langsung.

Belum juga aku menjawab, Ria sudah menarik tanganku dan menggandeng aku menuju ke mobilnya.
Sebuah mobil starlet warna biru muda masih mulus, dan tampaknya masih cukup baru. Ria malah
meminta aku yang mengemudi. Untungnya aku sering pinjam mobil Papa, jadi tidak canggung lagi
membawa mobil. Ria langsung menyebutkan alamat rumahnya. Dan tanpa banyak tanya lagi, aku
langsung mengantarkan gadis itu sampai ke rumahnya yang berada di lingkungan komplek perumahan
elite. Sebenarnya aku mau langsung pulang, tapi Ria menahan dan memaksaku untuk singgah.

"Ayo..", Sambil menarik tanganku, Ria memaksa dan membawaku masuk ke dalam rumahnya. Bahkan
dia langsung menarikku ke lantai atas. Aku jadi heran juga dengan sikapnya yang begitu berani
membawa laki-laki yang baru dikenalnya ke dalam kamar.
"Tunggu sebentar ya..", kata Ria setelah membawaku ke dalam sebuah kamar.

21

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Dan aku yakin kalau ini pasti kamar Ria. Sementara gadis itu meninggalkanku seorang diri, entah ke
mana perginya. Tapi tidak lama dia sudah datang lagi. Dia tidak sendiri, tapi bersama dua orang gadis
lain yang sebaya dengannya. Dan gadis-gadis itu juga memiliki wajah cantik serta tubuh yang ramping,
padat dan berisi.

Aku jadi tertegun, karena mereka langsung saja menyeretku ke pembaringan. Bahkan salah seorang
langsung mengikat tanganku hingga terbaring menelentang di ranjang. Kedua kakiku juga direntangkan
dan diikat dengan tali kulit yang kuat. Aku benar-benar terkejuut, tapi tidak bisa berbuat apa-apa.
Karena kejadiannya begitu cepat dan tiba-tiba sekali, hingga aku tidak sempat lagi menyadari.

“Aku dulu.., Aku kan yang menemukan dan membawanya ke sini", kata Ria tiba-tiba sambil
melepaskan baju kaosnya.

Kedua bola mataku jadi terbeliak lebar. Ria bukan hanya menanggalkan bajunya, tapi dia melucuti
seluruh penutup tubuhnya. Sekujur tubuhku jadi menggigil, dadaku berdebar, dan kedua bola mataku
jadi membelalak lebar saat Ria mulai melepaskan pakaian yang dikenakannya satu persatu sampai
polos sama sekali.. Akhh tubuhnya luar biasa bagusnya.. baru kali ini aku melihat payudara seorang
gadis secara dekat, payudaranya besar dan padat. Bentuk pinggulnya ramping dan membentuk bagai
gitar yang siap dipetik, Bulu-bulu vaginanya tumbuh lebat di sekitar kemaluannya. Sesaat kemudian
Ria menghampiriku, dan merenggut semua pakaian yang menutupi tubuhku, hingga aku henar-benar
polos dalam keadaan tidak berdaya. Bukan hanya Ria yang mendekatiku, tapi kedua gadis lainnya juga
ikut mendekati sambil menanggalkan penutup tubuhnya.
"Eh, apa-apaan ini? Apa mau kalian..?", aku membentak kaget.

Tapi tidak ada yang menjawab. Ria sudah menciumi wajah serta leherku dengan hembusan napasnya
yang keras dan memburu. Aku menggelinjang dan berusaha meronta. Tapi dengan kedua tangan terikat
dan kakiku juga terentang diikat, tidak mudah bagiku untuk melepaskan diri. Sementara itu bukan
hanya Ria saja yang menciumi wajah dan sekujur tubuhku, tapi kedua gadis lainnya juga melakukan
hal yang sama.

Sekujur tubuhku jadi menggeletar hebat Seperti tersengat listrik, ketika merasakan jari-jari tangan Ria
yang lentik dan halus menyambar dan langsung meremas-remas bagian batang penisku. Seketika itu
juga batang penisku tiba-tiba menggeliat-geliat dan mengeras secara sempurna, aku tidak mampu
melawan rasa kenikmatan yang kurasakan akibat penisku di kocok-kocok dengan bergairah oleh Ria.
Aku hanya bisa merasakan seluruh batangan penisku berdenyut-denyut nikmat.

Aku benar-benar kewalahan dikeroyok tiga orang gadis yang sudah seperti kerasukan setan. Gairahku
memang terangsang seketika itu juga. Tapi aku juga ketakutan setengah mati. Berbagai macam
perasaan berkecamuk menjadi satu. Aku ingin meronta dan mencoba melepaskan diri, tapi aku juga
merasakan suatu kenikmatan yang biasanya hanya ada di dalam hayalan dan mimpi-mimpiku.

Aku benar-benar tidak berdaya ketika Ria duduk di atas perutku, dan menjepit pinggangku dengan
sepasang pahanya yang padat. Sementara dua orang gadis lainnya yang kutahu bernama Rika dan Sari
terus menerus menciumi wajah, leher dan sekujur tubuhku. Bahkan mereka melakukan sesuatu yang
hampir saja membuatku tidak percaya, kalau tidak menyaksikan dengan mata kepala sendiri.

22

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Saat itu juga aku langsung menyadari kalau


gadis-gadis ini bukan hanya menderita
penyakit hipersek , tapi juga biseks. Mereka
bisa melakukan dan mencapai kepuasan
dengan lawan jenisnya, dan juga dengan
sejenisnya. Bahkan mereka juga
menggunakan alat-alat untuk mencapai
kepuasan seksual. Aku jadi ngeri dan takut
membayangkannya.

Sementara itu Ria semakin asyik menggerak-gerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Meskipun ada rasa
takut dalam diriku, tetapi aku benar-benar merasakan kenikmatan yang amat sangat, baru kali ini
penisku merasakan kelembutan dan hangatnya lubang vagina seorang gadis, lembut, rapat dan sedikit
basah, Riapun merasakan kenikmatan yang sama, bahkan sesekali aku mendengar dia merintih
tertahan.

Ria terus menggenjot tubuhnya dengan gerakan-gerakan yang luar biasa cepatnya membuatku benar-
benar tidak kuasa lagi menerima kenikmatan bertubi-tubi aku berteriak tertahan. Ria yang
mendengarkan teriakanku ini tiba-tiba mencabut vaginanya dan secara cepat tangannya meraih dan
menggenggam batang penisku dan melakukan gerakan-gerakan mengocok yang cepat, hingga tidak
lebih dari beberapa detik kemudian aku merasakan puncak kenikmatan yang luar biasa berbarengan
dengan spermaku yang menyemprot dengan derasnya. Ria terus mengocok-ngocok penisku sampai
spermaku habis dan tidak bisa menyemprot lagi tubuhku merasa ngilu dan mengejang.

Tetapi Ria rupanya tidak berhenti sampai disitu, kemudian dengan cepat dia dibantu dengan kedua
temannya menyedot seluruh spermaku yang bertebaran sampai bersih dan memulai kembali
menggenggam batang penisku erat-erat dengan genggaman tangannya sambil mulutnya juga tidak
lepas mengulum kepala penisku.

Perlakuannya ini membuat penisku yang biasanya setelah orgasme menjadi lemas kini menjadi dipaksa
untuk tetap keras dan upaya Ria sekarang benar-benar berhasil. Penisku tetap dalam keadaan keras
bahkan semakin sempurna dan Ria kembali memasukkan batangan penisku ke dalam vaginanya
kembali dan dengan cepatnya Ria menggenjot kembali vaginanya yang sudah berisikan batangan
penisku.

Aku merasakan agak lain pada permainan yang kedua ini. Penisku terasa lebih kokoh, stabil dan lebih
mampu meredam kenikmatan yang kudapat. Tidak lebih dari sepuluh menit Ria memperkosaku, tiba-
tiba dia menjerit dengan tertahan dan Ria tiba-tiba menghentikan genjotannya, matanya terpejam
menahan sesuatu, aku bisa merasakan vagina Ria berdenyut-denyut dan menyedot-nyedot penisku,
hingga akhirnya Ria melepaskan teriakannya saat merasakan puncak kenikmatannya. Aku merasakan
vagina Ria tiba-tiba lebih merapat dan memanas, dan aku merasakan kepala penisku seperti tersiram

23

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

cairan hangat yang keluar dari vagina Ria. Saat Ria mencabut vaginanya kulihat cairan hangat mengalir
dengan lumayan banyak di batangan penisku. .

Setelah Ria baru saja mendapatkan orgasme, Ria menggelimpang di sebelah tubuhku. Setelah mencapai
kepuasan yang diinginkannya, melihat itu Sari langsung menggantikan posisinya. Gadis ini tidak kalah
liarnya. Bahkan jauh lebih buas lagi daripada Ria. Membuat batanganku menjadi sedikit sakit dan nyeri
. Hanya dalam tidak sampai satu jam, aku digilir tiga orang gadis liar. Mereka bergelinjang kenikmatan
dengan dalam keadaan tubuh polos di sekitarku, setelah masing-masing mencapai kepuasan yang
diinginkannya.

Sementara aku hanya bisa merenung tanpa dapat berbuat apa-apa. Bagaimana mungkin aku bisa
melakukan sesuatu dengan kedua tangan dan kaki terikat seperti ini..?

Aku hanya bisa berharap mereka cepat-cepat melepaskan aku sehingga aku bisa pulang dan melupakan
semuanya. Tapi harapanku hanya tinggal angan-angan belaka. Mereka tidak melepaskanku, hanya
menutupi tubuhku dengan selimut. Aku malah ditinggal seorang diri di dalam kamar ini, masih dalam
keadaan telentang dengan tangan dan kaki terikat tali kulit. Aku sudah berusaha untuk melepaskan diri.
Tapi justru membuat pergelangan tangan dan kakiku jadi sakit. Aku hanya bisa mengeluh dan berharap
gadis-gadis itu akan melepaskanku.

Sungguh aku tidak menyangka sama sekali. Ternyata ketiga gadis itu tidak mau melepaskanku. Bahkan
mereka mengurung dan menyekapku di dalam kamar ini. Setiap saat mereka datang dan memuaskan
nafsu birahinya dengan cara memaksa. Bahkan mereka menggunakan obat-obatan untuk merangsang
gairahku. Sehingga aku sering kali tidak menyadari apa yang telah kulakukan pada ketiga gadis itu.
Dalam pengaruh obat peranngsang, mereka melepaskan tangan dan kakiku. Tapi setelah mereka
mencapai kepuasan, kembali mengikatku di ranjang ini. Sehingga aku tidak bisa meninggalkan ranjang
dan kamar ini.

Dan secara bergantian mereka mengurus makanku. Mereka memandikanku juga di ranjang ini dengan
menggunakan handuk basah, sehingga tubuhku tetap bersih. Meskipun mereka merawat dan
memperhatikanku dengan baik, tapi dalam keadaan terbelenggu seperti ini siapa yang suka? Berulang
kali aku meminta untuk dilepaskan. Tapi mereka tidak pernah menggubris permintaanku itu. Bahkan
mereka mengancam akan membunuhku kalau berani berbuat macam-macam. Aku membayangkan
kalau orang tua dan saudara-saudara serta semua temanku pasti kebingungan mencariku.

Karena sudah tiga hari aku tidak pulang akibat disekap gadis-gadis binal dan liar ini. Meskipun mereka
selalu memberiku makanan yang lezat dan bergizi, tapi hanya dalam waktu tiga hari saja tubuhku sudah
mulai kelihatan kurus. Dan aku sama sekali tidak punya tenaga lagi. Bahkan aku sudah pasrah. Setiap
saat mereka selalu memaksaku menelan obat perangsang agar aku tetap bergairah dan bisa melayani
nafsu birahinya. Aku benar-benar tersiksa. Bukan hanya fisik, tapi juga batinku benar-benar tersiksa.
Dan aku sama sekali tidak berdaya untuk melepaskan diri dari cengkeraman gadis-gadis binal itu.

Tapi sungguh aneh. Setelah lima hari terkurung dan tersiksa di dalam kamar ini, aku tidak lagi melihat
mereka datang. Bahkan sehari semalam mereka tidak kelihatan. Aku benar-benar ditinggal sendirian di
dalam kamar ini dcdexalam keadaan terikat dan tidak berdaya. Sementara perutku ini terus menerus
menagih karena belum diisi makanan. Aku benar-benar tersiksa lahir dan batin.

24

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Namun keesokan harinya, pintu kamar terbuka. Aku terkejut, karena yang datang bukan Ria, Santi atau
Rika Tapi seorang lelaki tua, bertubuh kurus. Dia langsung menghampiriku dan membuka ikatan di
tangan dan kaki. Saat itu aku sudah benar-benar lemah, sehingga tidak mampu lagi untuk bergerak.
Dan orang tua ini memintaku untuk tetap berbaring. Bahkan dia memberikan satu stel pakaian, dan
membantuku mengenakannya.

"Tunggu sebentar, Bapak mau ambilkan makanan", katanya sambil berlalu meninggalkan kamar ini.

Dan memang tidak lama kemudian dia sudah kembali lagi dengan membawa sepiring nasi dengan lauk
pauknya yang mengundang selera. Selama dua hari tidak makan, membuat nafsu makanku jadi tinggi
sekali. Sebentar saja sepiring nasi itu sudah habis berpindah ke dalam perut. Bahkan satu teko air juga
kuhabiskan. Tubuhku mulai terasa segar. Dan tenagaku berangsur pulih.

"Bapak ini siapa?", tanyaku


"Saya pengurus rumah ini", sahutnya.
"Lalu, ketiga gadis itu..", tanyaku lagi.
"hh.., Mereka memang anak-anak nakal. Maafkan mereka, Nak..", katanya dengan nada sedih.
"Bapak kenal dengan mereka?", tanyaku.
"Bukannya kenal lagi. Saya yang mengurus mereka sejak kecil. Tapi saya tidak menyangka sama
sekali kalau mereka akan jadi binal seperti itu. Tapi untunglah, orang tua mereka telah membawanya
pergi dari sini. Mudah-mudahan saja kejadian seperti ini tidak terulang lagi", katanya menuturkan
dengan mimik wajah yang sedih.

Aku juga tidak bisa bilang apa-apa lagi. Setelah merasa tenagaku kembali pulih, aku minta diri untuk
pulang. Dan orang tua itu mengantarku sampai di depan pintu. Kebetulan sekali ada taksi yang lewat.
Aku langsung mencegat dan meminta supir taksi mengantarku pulang ke rumahku. Di dalam perjalanan

25

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

pulang, aku mencoba merenungi semua yang baru saja terjadi.

Aku benar-benar tidak mengerti, dan hampir tidak percaya. Seakan-akan semua yang terjadi hanya
mimpi belaka. Memang aku selalu menganggap semua itu hanya mimpi buruk. Dan aku tidak berharap
bisa terulang lagi. Bahkan aku berharap kejadian itu tidak sampai menimpa orang lain. Aku selalu
berdoa semoga ketiga gadis itu menyadari kesalahannya dan mau bertobat. Karena yang mereka
lakukan itu merupakan suatu kesalahan besar dan perbuatan hina yang seharusnya tidak perlu terjadi.
(Tamat)

26

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

5. Arisan Para Suami


Tulisan ini diangkat berdasarkan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta
tempat yang telah diubah. Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulisan ini,
hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga.

“Apa yang akan aku lakukan di sini?” pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu. Villa tersebut
terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbunan hutan pinus. Untuk sampai di sana kita harus
melalui sebuah jalan kecil yang merupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan
utama. Di ujung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat dari besi
memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri. Begitu kami mendekati gerbang
tersebut, tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan rambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri
kami. Suamiku segera menyodorkan sebuah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh. Kemudian
dengan wajah ramah mereka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk.

Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah
mobil Priyono sahabat suamiku. Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat. Umur kami
tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan.

Suamiku seorang pengusaha muda sukses, demikian juga Priyono. Baik suamiku maupun Priyono
mereka sama-sama sibuknya. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu untuk meraih sukses yang
lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya. Sehingga boleh dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali
akan tetapi di lain sisi waktu untuk keluarga menjadi terbatas sekali. Hanya pada hari-hari weekend
saja kami baru dapat berkumpul bersama. Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di
luar kota.

Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono, Novie. Sehingga antara aku dan istri Priyono merasa cocok
dan akrab satu sama lainnya. Kami juga selalu mengatur waktu senggang bersama untuk melakukan
pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi bersama. Kebetulan istri Priyono, juga agak sebaya denganku.
Bedanya dia baru berumur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun.
Apalagi wajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat
penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. Selain itu bentuk tubuhnya agak mungil
dibandingkan denganku. Badannya semampai namun berbentuk sangat atletis. Maklumlah selain dia
secara rutin mengikuti kegiatan latihan di salah satu fitness center, dia juga memang seorang atlet
renang. Sehingga warna kulitnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari.

Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih gemuk sedikit
sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingkan dengan istri Priyono.
Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis sekali. Ada suatu daya tarik tersendiri yang
dimilikinya setidak-tidaknya demikian juga menurut suamiku. Aku tahu hal itu karena suamiku sering
membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia
melakukan hubungan seks dengan istri Priyono.

Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan malam bersama atau
mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan. Sekali-sekali kami bermain kartu atau

27

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

pergi berdarmawisata. Akan tetapi ketika hal tersebut sudah mulai terasa rutin, pada suatu saat suamiku
dan Priyono mengajak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS.

“Apa artinya itu..?” kataku.


“Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS, kalau diucapkan dalam bahasa Inggris
jadi kep’es, tuh gagah nggak namanya”, jawab Priyono.
“Walah, baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan, pakai arisan segala”, kataku.
“Ini arisan bukan sembarang arisan..”, kata Priyono membela diri.
“Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club, tapi gara-gara Eddy Tanzil maka namanya diganti jadi
CAPS, Club Arisan Para Suami”, katanya lagi.
“Ya sudah kalau begitu.., kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?”
debatku lagi.
“Rupanya belum tahu dia..!” kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku
sambil melirik kepada suamiku. Suamiku juga jadi ikut tertawa mendengar logat Prioyono itu.

“Hei, rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya..!” kataku sambil memukul pundaknya.
“Iya Mbak.., mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja. Jangan-jangan memang punya
rahasia yang terpendam”, tiba-tiba kata istri Priyono menimpaliku

"Eh, jangan marah dulu.. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif. Tidak sembarangan orang
boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja yang boleh ikut dan itu juga harus
memenuhi syarat!”

“Syarat apa..?!”

“Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-betul sah.. saah.. saah!”
katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV.

“Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah, dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut
arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya
itu rahasiaan-rahasiaan..!” kata Priyono lagi.

28

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

“Ah kayak mau jadi caleg saja.. pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga pakai Litsus, terus
penataran! Arisan ya arisan saja..! Dimana-mana juga sama! Paling-paling Bapak-bapaknya ngumpul
ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerumpi sambil comot makanan disana-sini.., akhirnya
perutnya jadi gendut dan pulang-pulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!” kataku.

“Nah, disini masalahnya. Arisan kita itu bukan arisan gosip, tapi arisan yang sip!” kata Priyono.
“Jadi arisan apa pun itu, apa sip, apa sup, apa saham, emas, berlian, Mercy atau BMW, ya akhirnya
semua sama saja.., yang keluar duluan hanya gosip?” kataku ketus.
“Bukan.., bukan seperti itu. Malahan sebaliknya.., arisan ini justru bertujuan buat mengharmoniskan
kehidupan perkawinan antara suami istri!” jawab Priyono.
“Lho, untuk itu kenapa mesti arisan..?” kataku lagi.
“Boleh nggak diberi tahu Mas?” kata Priyono sambil melirik kepada suamiku. Suamiku tersenyum
sambil mengangguk.

“Begini Mbak, terus terang saja, arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menukar pasangan”, katanya.
“Pasangan?! Pasangan apa..?” jawabku dengan sangat heran.
“Ya itu, pasangan suami-istri”, tiba-tiba suamiku menyeletuk.
“Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?” tanyaku karena aku jadi semakin tidak
mengerti atas penjelasan suamiku itu.
“Walah, penjelasannya panjang.., ini kan jaman emansipasi”, kata suamiku.
“Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!” aku menyela kata-kata suamiku.
“Begini.., kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupan suami istri dalam
rumah tangga”, kata suamiku.
“Jadi..”
“Jadi.., jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!” kata Priyono menyeletuk.
“Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!”

“Begini Neng!” kata suamiku. “Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan
perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu periode rawan dimana dalam periode
tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu mengalami krisis. Krisis ini apabila tidak disadari akan
menimbulkan bencana yang besar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan.
Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal”, kata
suamiku lagi.
“Misalnya bagaimana?”
“Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenuhan. Kejenuhan
yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah hubungan badan antara suami istri,
pada periode tersebut hubungan seks antara suami-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada
masa setelah pengantin baru. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan
mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor. Hubungan badan suami istri tersebut
akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin saja. Untuk mengatasi hal itu
bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan penggantian suasana, khususnya suasana dalam
hubungan di tempat tidur”, kata suamiku.

“Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja.., bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau
cari yang lain!” kataku. Nah, disinilah memang letak masalahnya.., yaitu ‘kebosanan’.., dan ‘wanita
lain’. Hal itu sangat betul sekali.., karena ‘kebosanan’ merupakan sifat manusia, sedangkan ‘keinginan
kepada wanita lain’ secara terus terang itu merupakan sifat naluri kaum laki-laki secara umum, disadari

29

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

atau tidak disadari, diakui atau tidak diakui, mereka mempunyai naluri poligamis, yaitu berkeinginan
untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. Akan tetapi sifat-sifat ini justru
merupakan ’sumber konflik utama’ dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Nah!, hal inilah yang
akan dicegah dalam kegiatan club itu!”

“Jelasnya bagaimana?” kataku.


“Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu, maka dia cenderung akan melakukan
penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. Mengapa..? Karena dia tahu hal itu
akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga yang sangat berbahaya. Pertama-tama karena dia
tahu istri tidak menyetujuinya, oleh karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi, yang kedua hal
itu membuat suatu keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. Kalau suaminya bisa
merasakan orang lain, untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istrinya, kenapa
istrinya tidak..!”

“Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soal seks saja
yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri, namun juga tentunya ada unsur lainnya!” kataku
berargumentasi.
“Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang
mempengaruhinya, akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang paling dominan,
ibarat kopi dengan susunya!” kata suamiku.

“Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?” tanyaku agak heran.

“Begini..” kata suamiku selanjutnya. “Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupakan campuran
antara dua unsur yang sangat berbeda, yaitu antara unsur ‘cinta’ dan unsur ‘kenikmatan seks’. Kedua
unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkawinan seseorang. Unsur cinta adalah merupakan
faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang
berlainan jenis. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari
masing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam diri pribadi.
Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang yang dapat memperkokoh dan
mewarnai unsur cinta tersebut. Unsur ini ditandai dengan manifestasi adanya keinginan melakukan
hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis, adanya kobaran nafsu birahi serta

30

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

adanya keinginan dari masing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois. Adanya
nafsu birahi ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang memalukan.
Nah.., kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak bedanya sebagai ‘kopi’ dengan
’susunya’. Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kopi dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan
sebagai susunya. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara. Apakah
ingin dicampur sehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikmati
secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!”

“Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?”

“Nah, arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di antara suami dan istri.
Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan
tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam
hubungan seks, para istri juga harus diberi kesempatan yang sama seperti para suami. Para istri juga
harus dapat memilih kehendaknya, apakah sewaktu-waktu dia ingin minum ‘kopinya’ saja, atau
’susunya’ saja, atau ‘kopi susunya’. Masalahnya sekarang, bagaimana mewujudkan hal itu. Kalau
dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri, maka akan menjadi kacau dan
malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir.
Yang paling gampang ya, dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini”, kata suamiku.

“Iya Mbak, siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya.., eh malahan jangan-jangan
jadi lebih doyan!” kata Priyono menimpali komentar suamiku.
“Ah, kau kayak bensin saja.., langsung nyamber!” kataku.
“Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawinan?” tiba-tiba
kata istri Priyono berkomentar.

“Tentu saja bukan..! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikatakan menyeleweng
apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya. Atau dengan kata lain dia melakukan itu
secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya tidak tahu dan tidak pernah menyetujuinya.
Berlainan dengan kegiatan ini. Semuanya terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua
pasangan suami-istri itu”, jawab suamiku.

Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tidak resmi, aku dan
istri Priyono mengalah. Resolusi para suami itu kami terima dengan catatan kami ikut dalam kegiatan
club ini semata-mata hanya untuk sekedar ingin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu.
Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang. Oleh karena itulah malam
ini akhirnya aku berada di tempat ini.

Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku. Aku
mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. Suamiku berkata bahwa aku sangat menarik
apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbuka. Aku kira pendapat suamiku benar, karena
dengan memakai gaun ini aku lihat bentuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. Apalagi dengan
model potongan dada yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan
agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah.

Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu, seseorang membuka pintu dan langsung menyalami
kami.

31

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

“Selamat datang dan selamat malam”, katanya langsung sambil menyalami kami.

“Perkenalkan saya Djodi, tuan rumah di sini, dan ini istriku.., panggil saja Siska!” katanya langsung
memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul. Dandanannya agak menor untuk menutupi
kerut wajahnya yang sudah dimakan usia. Tapi secara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh
jugalah. Buah dadanya subur walaupun perutnya kelihatan agak gendut. Kelihatannya dia itu seorang
keturunan Cina. Selanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu.

Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. Di sudut-sudut ruangan terdapat makanan kecil
dan buah-buahan. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihatan lengkap sekali jenis minumannya.
Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu
yang besar. Yang membedakannya adalah para tamunya. Kelihatannya tidak begitu banyak, kuhitung
hanya ada belasan orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang lebih
seksi daripada yang kukenakan. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelayan pun atau petugas
catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta yang diadakan di rumah-rumah mewah
seperti ini.

“Silakan.. help your self saja”, kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Inggris logat Cina
Singapore. “Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh ngungsi.., you know kan, agar
privacy kita tidak terganggu!” katanya lagi dengan suara yang genit.

Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. Priyono dan istrinya
sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. Aku lihat istri Priyono benar-benar sangat
menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak
mau akan segera terjebak untuk memperhatikannya dengan seksama, apakah dia memakai pakaian
dalam di balik itu. Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetapi juga
seksi. Melihat penampilan istri Priyono, suamiku jadi sangat antusias sekali. Dia terus memperhatikan
istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. Sikap suamiku yang demikian menimbulkan juga rasa
cemburu di hatiku. Jadi benar dugaanku, rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. Pantas
saja dia sering memujinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya
kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono.

32

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami. “Mari kita ambil minum
dahulu”, katanya sambil langsung menuju bar. Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar
tender. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yang dipilih masing-masing orang dan kebanyakan
mereka memilih minuman yang bercampur akohol. Kecuali aku dan istri Priyono. Aku memang tidak
begitu tahan terhadap minuman beralkohol.

“Anda minum apa?” tanyanya kepadaku dan istri Priyono.


“Coca cola saja..!” kataku.
“Pakai rum, bourbon atau scotch?” “Terima kasih.., coca cola saja..!”

“Oo, di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini..!” katanya
dalam nada yang jenaka. “Minuman pertama yang dilarang adalah cola atau lainnya yang dicampur
dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pilih tadi, jadi mau tidak mau harus dicampur
sedikit dengan rum atau lainnya. Saya kira ‘rum and cola’ cocok untuk anda berdua!” katanya lagi
sambil terus mencampur rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya.
“Ini.., cobalah dahulu.., buatan bar tender terkenal!” katanya sambil menyodorkan gelas itu kepada
kami.

Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami.


“Anda cantik sekali dengan busana ini”, katanya seraya memegang pundakku yang terbuka.

Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk. Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku
tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belum kukenal benar.

“Terima kasih”, kataku berusaha menjawabnya.


“Dada anda bagus sekali”, katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dada gaunku.

Dia diam sejenak. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus. Kelihatannya dia sedang
menilaiku. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. Apabila waktu yang lalu ada
seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera
mengirimkan bogem mentah kepadanya.

Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya. Aku berpikir apakah dia laki-laki yang akan
meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga, pikirku. Tinggi badannya kira-kira 170 cm, dengan bahu
yang bidang dan wajah yang ramah menarik. Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur
dengan seorang wanita tidak berbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja. Namun secara tidak
disadari aku menyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku kenal
dan di hadapan suamiku. Kuharap dia dengar kata-kata itu. Kata-kata itu ditujukan kepadaku, bukan
kepada istri Priyono. Ya, pada saat itu aku merasa agak melambung juga walaupun hanya sedikit.

Aku segera menghabiskan minumanku. Aku memang selalu berbuat itu, akan tetapi rupanya dia
mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu.
“Jangan terburu-buru!” katanya.
“Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati”, katanya sambil menambah minumanku.
“Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat yang sama dan segera ke sana.”
bisiknya.
Aku menjadi agak terselak seketika. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget mendengar bisikannya

33

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

itu, tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepalaku langsung terasa mulai berat.
“Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini”, tiba-tiba aku berkata secara spontan.
“Ohh”, katanya agak kaget. Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal.
“Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda.” bisiknya dengan nada minta maaf.
“Sungguh.. sungguh tidak”, kataku sambil memberikan senyuman.

Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan.
Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mendapat arisan bulan ini
sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya. Akan tetapi dugaanku meleset. Mula-mula tuan rumah
meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri. Para suami membuat kelompok
sendiri dan para istri juga membuat kelompok sendiri. Selanjutnya kami masing-masing diminta
mengambil amplop kecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-
masing kelompok. Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya. Amplop kecil
tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliskan sebuah nomor.

Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiatan ini.
“Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini..” katanya. “Jadi nanti kita cocokkan
nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana.”
“Terus..” kataku selanjutnya.
“Terus..!?” katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran. “Terus..? Oh ya.., kita tunggu
saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!”

Tiba-tiba hatiku menjadi kecut. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilakukan dalam
cottage itu. Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita.
“Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?”
“Ya, karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!”

34

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

“Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?” kataku
untuk menegaskan dugaanku.

“Ya, memang sekarang ini sistemnya berbeda. Dahulu pada waktu club ini disebut The Golden Key
Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula berada dalam sebuah kamar masing-
masing. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa. Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar
menukar kunci kamar mereka dimana para istrinya berada di dalamnya. Sekarang sistem itu telah
dirubah. Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang. Dia memilih pasangan yang
diincarnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain. Sekarang masing-masing pasangan
mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota. Sehingga sekarang lebih fair
karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang diincar terlebih dahulu. Kelemahannya dalam
sistem ini ada kemungkinan pasangan suami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama. Kalau
sudah begitu ya nasibnya lah.., kali ini dia tidak dapat apa-apa.”

Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club. Selesai kami
mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu. Tuan rumah meminta kami untuk
mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersulang. Aku mereguk sampanye itu
sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin berat.

“Dapat nomor berapa?” kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku.
“Nomor delapan..!” jawabku.
“Untung..! ”
“Kenapa untung?”
“Ya untung tidak dapat nomor yang sama.., nomorku duabelas!” katanya.
“Itu bukan untung tapi cilaka.., cilaka duabelas namanya!”
“Ya tapinya untung juga..!” jawab suamiku.
“Kenapa..?”
“Untung bukan cilaka tigabelas!” jawabnya sambil tertawa.
“Sudah percuma berdebat di sini..!” kataku. “Eh kalau Novie dapat nomor berapa ya?” kataku lagi.
“Iya ya.., nomor berapa dia, tolong kau tanyakan dong!”

Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah
berada di dekat kami .
“Eh, kamu dapat nomor berapa?” aku berbisik kepada Novie. “Nomor duabelas Mbak..” jawabnya.
Aku jadi terhenyak. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercapai. Aku segera
memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor dia. Suamiku kelihatan berseri-
seri sekali ketika menerima isyaratku. Aku jadi agak cemburu lagi melihat tingkahnya. Dia bernyanyi-
nyanyi kecil mengikuti irama musik yang mengalun di ruangan itu.

Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup. Ruangan itu kini
menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi. Suasana dalam ruangan
itu kini jadi lebih romantis. Aku lihat beberapa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari
mereka menyelinap satu persatu, mungkin menuju cottage-nya masing-masing, tapi ada juga yang
masih duduk-duduk mengobrol di sofa.

Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa. Dan sudah barang tentu suamiku segera juga mengajak
istri Priyono berdansa. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat. Begitu sangat eratnya

35

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degub jantung di dada masing-masing.

“Kamu dapat nomor berapa?” tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku.


“Nomor delapan!” jawabku.
“Ah, sayang..”
“Mengapa?” kataku lagi.
“Aku nomor enam!” katanya lagi.
“Siapa itu..?” tanyaku.
“Aku dengar sih Nyonya Siska, istrinya tuan rumah!”
“Wah, enak dong.., orangnya sintal, mungkin tiga hari nggak habis dimakan!” kataku berseloroh.
“Jangan ngeledek ya..!” katanya.
“Memangnya kenapa..? Kan betul orangnya sintal!”
“Potongan seperti itu bukan typeku!” katanya.
“Typemu seperti apa sih?” kataku.
“Seperti kamu..!” katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku.

Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. Selama kami bergaul belum
pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku. Dia sangat sopan terhadapku. Tapi malam ini
tiba-tiba saja dia berbuat itu. Apakah karena pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang
selama ini dia juga mempunyai perasaan yang terpendam terhadap diriku. Perasaanku kini jadi
melambung kembali. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi, aku merasakan adanya
gairah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasrah saja leherku
didusal-dusalnya.

“Eh, kau ngerayu, atau mabok..? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!” kataku sambil terus
mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya.
“Malu sama suamimu!”
“Kenapa malu.., dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu, eh sekarang dia dapat
nomor kamar istrimu lagi!” kataku lagi.
“Oh ya..?” kata Priyono. “Kalau aku dulu bilang.., kau terus mau apa?”
“Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini.. di rumah saja!”

“Ah, kau..!” katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku. Selanjutnya begitu irama musik
hampir selesai, tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung mengecup bibirku dengan lembut.

Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah tidak ada di sana.
Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi.
Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan
tangannya.

“Saya Alex.., dan ini istri saya Mira”, katanya memperkenalkan diri.
Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing. Selanjutnya kami berbasa-basi berbincang-
bincang sejenak.
“Anda dapat nomor berapa?” dia bertanya kepada Priyono.
“Enam!” jawab Priyono singkat.
“Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas” katanya.
Aku jadi tersentak seketika, demikian juga Priyono.

36

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

“Itu adalah nomorku”, kataku. “Oh ya!” kata Alex agak kaget. “Saya kira anda berdua sudah bernomor
sama.., tapi anda kan bukan pasangan suami istri?” katanya lagi.
“Ya..!” kataku hampir serempak.

Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami.
“Bolehkah kita bernegosiasi..” bisiknya kepada Priyono.

“Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan. Sebenarnya saya juga senang dengan
penampilannya, akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. Bagaimana kalau kita
bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomor enam. Sedangkan istri saya memang
sudah sesuai dengan nomor enambelas yang juga kebetulan tuan rumah kita. Memang hal ini tidak
diperbolehkan apabila ada anggota lainnya yang tahu. Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja.”
Bagaikan mendapatkan durian runtuh, Priyono segera saja mengiyakan. Kemudian kulihat mereka
bertukar nomor kunci

“Oh, dear!” kata Alex. “Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian. Lain kali saya harap saya dapat
nomor anda lagi!” Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan
kecil di bibirku. Selanjutnya tidak ayal lagi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku
menuju cottage nomor delapan.

Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awalnya perubahan
hidupku. Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan dengan laki-laki lain kecuali
dengan suamiku sendiri, akan tetapi hal itu akan berubah dalam waktu beberapa menit ini. Aku akan
menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri. Apakah ada
orang yang akan percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yang
kupikirkan waktu itu. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepuasan seks lain
sebagaimana yang dia inginkan.

37

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wajahku dengan
kecupan-kecupan kecil. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku. Aku benar-benar
tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila
bertemu denganku. Apakah pada acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya. Kupikir apakah hal
itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah
mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam
kesempatan yang biasa.

Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang memang
berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku. Tiba-tiba kusadari betapa nikmatnya itu
semua. Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pernah kualami sebelumnya, aku merasa
bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku mengalami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki.
Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. Aku ingin segera
ditiduri.

Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat. Selanjutnya dia
merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku mencari-cari lidahku yang
segera kujulurkan untuk menyambutnya. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama
sekali. Selanjutnya dengan segera tangannya mulai meraba daerah sekitar buah dadaku. Aku
mempunyai suatu kelemahan mengenai buah dadaku, aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif
sekali. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Oleh sebab itu
ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan meliuk-liuk
dengan liarnya. Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu perasaan yang sangat dahsyat.

Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya, nafas kami pun memburu dengan hebat. Dia mulai
meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk segera melepaskan busana itu dari
tubuhku. Akan tetapi busanaku memang hanya mempergunakan karet elastis saja, maka dengan mudah
aku segera melepaskan busana itu melalui kepala. Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik
busanaku itu kecuali dua carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada
dengan kulitku.

“Saya senang dengan puting susu yang besar”, katanya sambil menyentuh puting susuku dengan
lembut. “Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya.” Aku tidak menjawab.
Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa berkelakar. Akan tetapi sebenarnya saat itu
aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh
aslinya di balik kemeja dan pantalonnya itu. Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata
secara terus terang. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku. Sehingga selanjutnya
kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya.

Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperlakukan diriku.
Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditumbuhi dengan bulu dada keriting
berwarna hitam di tengahnya. Otot-ototnya pun semua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang. Ingin
rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya, dan tidak berapa lama kemudian
secara tidak kusadari aku telah melakukan hal itu. Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya.
Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua.

Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya, aku dapat merasakan gumpalan alat kejantanannya di

38

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. Dia menggesek-gesekkan alat
kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan BH serta celana dalam nylon yang tipis.
Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku
dan meremas-remasnya dengan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. Selanjutnya dengan serta
merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku, sementara aku pun merasa semakin bergelinjang
dengan hebatnya. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kakiku jauh-jauh dari tubuhku. Dia
pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang
bulat berdiri di hadapannya.

Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calananya. Begitu
reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergusur ke bawah. Dan sudah barang
tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adalah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan
gempal sedang berdiri dengan tegaknya menentang diriku.

Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku, akan tetapi yang
mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain
walaupun dia sahabat suamiku. Seumur hidupku aku belum pernah menyaksikan alat kejantanan
seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jaraknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku
sendiri, apalagi aku sendiri dalam keadaan bertelanjang bulat, dan tidak berapa lama lagi dia akan
menyetubuhi diriku dengan alat tersebut. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul suatu keinginan
dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantanan itu, akan tetapi sekali lagi aku
masih tidak mempunyai keberanian melakukan hal itu.

Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat itu ke atas tempat
tidur. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tubuhku menanti kelanjutan dari dari
kesemuanya itu dengan pasrah. Akan tetapi rupanya Priyono belum mau memasukkan alat
kejantanannya ke liang kewanitaanku. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan
tubuhku dengan pandangan yang penuh dengan kekaguman.

Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuhkan semacam
perasaan erotis dalam diriku. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di
hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suamiku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan
lekuk tubuhku yang selama ini hanya disaksikan oleh suamiku saja. Sehingga secara tidak sadar
kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Malahan ketika tatapan mata
Priyono menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak
lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat
menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat rahasia bagi seorang wanita.

Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubuhku. Tangannya
mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. Mulai dari buah dadaku yang subur
berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumbuhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. Aku
menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat.

39

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dengan hebat. Liang senggamaku
tambah berdenyut dengan hebat dan terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. Aku heran
bagaimana seorang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa.
Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi yang sedemikian
hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku.

Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih
lebar lagi. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat
kewanitaanku. Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang
lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang
hebat melanda diriku. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar.

Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulutku. Bagaikan serigala
yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewanitaanku. Mula-mula dia menjulurkan
lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku
menjadi lupa daratan. Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh
sebuah mesin dalam tubuhku.

Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kecil di sekitar
liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya. Aku merasakan
darahku menggelegak. Lidahnya terus keluar masuk berputar-putar menari-nari. Betapa tingginya seni
permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan
lagi dan aku langsung mencapai puncak orgasme yang hebat.

“Sudah.. sudahlah”, akhirnya aku berkata. Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku.
Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namun pada akhirnya dia berhenti
juga. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk menyetubuhi diriku, aku segera bangkit dan kini tanpa
merasa risih lagi aku segera meraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu
memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanannya
yang begitu terasa keras dan tegang. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah
aku rasakan. Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat
kejantanan suamiku.

40

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbedaan rasa yang khas
yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. Bukan saja dari bentuk dan ukurannya akan
tetapi juga dari aroma yang dipancarkan oleh masing-masing alat kejantanan itu. Selain itu aku
merasakan alat kejantanan laki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku
sendiri. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang selama ini kurasakan.
Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya.

“Sekarang giliranku untuk meminta berhenti”, katanya dengan tenang. Sebenarnya aku enggan
melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku. Aku ingin merasakan betapa alat
kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku, akan tetapi kupikir tidak akan senikmat
sebagaimana bila alat kejantanannya itu meledak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang
sempurna, sehingga kuturuti permintaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke
atas. Selanjutnya aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama
kemudian kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yang hangat
dan basah. Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang besar dan gempal itu memasuki
tubuhku.

“Oh, sayang.., sayang”, kata Priyono bergumam.

“Teruskan.., teruskan! Rasanya dahsyat sekali..!” kataku secara spontan sambil mengencangkan otot
liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. Kemudian dengan suatu
kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis, liang kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat
kejantanan itu sehingga terasa menyentuh leher rahimku.

Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Untuk beberapa saat aku
telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan
suamiku. Sungguh sulit dipercaya, aku merasa hal ini sebagai suatu mimpi. Seorang laki-laki lain yang
bukan suamiku kini sedang memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang
menggali semua kenikmatan darinya.

Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang teratur mengikuti
gerakan turun naik tubuhnya. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya
sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertubi-tubi. Alat kejantanannya dengan teratur keluar
masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan
itu. Aku merasakan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat. Dan
kesemuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan suamiku.

Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan semakin kencang.
Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing.
Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat. Setiap hunjamannya membawaku ke suatu alam
fantasi yang jauh entah dimana yang tidak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya.
Yang aku tahu pada saat itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-
masing. Tiba-tiba puncak dari itu semua, kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang
senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras.

Liang senggamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu cairan yang
hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang senggamaku. Nafas Priyono

41

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

dengan kuat menyapu wajahku. Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. Sangat sukar aku
lukiskan betapa kenikmatan yang kualami dari kesemuanya itu. Akhirnya kami terbaring dengan segala
kelelahan namun dalam suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku.
Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku, aku merasakan ada
sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku.

Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja. Kami menghabiskan sisa malam itu dengan
melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-istri yang sedang berbulan
madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahsyat dan belum pernah kualami bersama
suamiku selama ini. Kami terus berasyik-masyuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah
masing-masing ketika hari sudah menjelang subuh.

Keesokan harinya ketika aku terbangun, aku merasa bagaikan seorang wanita yang baru dilahirkan
kembali. Demikian pula suamiku. Aku merasakan adanya suatu kesegaran dan kecerahan lain dari yang
lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup. Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku
selanjutnya. Aku merasa mendapatkan suatu horizon baru dalam kehidupan. Demikian juga suamiku,
kurasakan cinta kasih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya. Kehidupan rumah
tangga kami serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-waktu
yang lalu. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suamiku terus menghadiri
arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat
kejantanan laki-laki dalam berbagai macam bentuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan

42

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

hubungan kelamin dengan para suami orang lain. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu, di lain
keadaan, aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kubayangkan
sebelumnya, bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga mempunyai suatu
keistimewaan tersendiri. Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu karena aku telah dapat
membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami orang lain.

&&&&&&

43

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

6. Aku, Temanku & Istri


Ivan namaku berpostur tinggi dengan berat yang ideal serta penampilan dan wajah keren kalau kata
teman-temanku, saat ini aku berusia 24 tahun, kelahiran Bandung. Terus terang aku termasuk lelaki
yang mempunyai libido seks tinggi dan butuh variasi yang bermacam-macam dalam melakukan
hubungan seks. Saat ini aku sudah bekerja dan mempunyai posisi yang cukup bagus. Serta sudah
mempunyai seorang istri yang cantik dan berkulit putih mulus dengan postur tubuh yang menarik serta
selalu merangsang nafsuku.

Cerita yang akan kutampilkan ini adalah pengalamanku beberapa waktu lalu. Saat itu aku mendapat
undangan dari seorang teman lamaku yang bernama Jay. Jay adalah temanku semasa kuliah dulu di
kota Surabaya. Sejak lulus dari kuliah kami tidak pernah bertemu, tetapi komunikasi melalui telepon
tetap berjalan lancar. Saat ini dia juga sudah menikah, dan aku belum mengenal istrinya. Dia juga saat
ini sudah berkerja di salah satu perusahaan besar di Surabaya, sedangkan aku berkerja di Jakarta
sampai sekarang.

Pada saat menghubungiku, Jay mengatakan bahwa dia akan berada di Jakarta selama satu minggu
lamanya dan tinggal sementara di sebuah apartemen yang telah disediakan oleh perusahaannya. Dia
juga datang bersama istrinya dan saat ini mereka juga belum mempunyai anak seperti aku dan istriku,
maklum kami kan masing-masing baru menikah dan masih fokus ke karir kami, baik istriku ataupun
istri Jay hanya ibu rumah tangga saja, sebab kami pikir kondisi itu lebih aman untuk mempertahankan
sebuah rumah tangga, karena dunia kerja pergaulannya menurut kami tidaklah aman bagi istri-istri
kami.
Malam itu sampailah kami di kamar apartemen yang dihuni oleh Jay dan istrinya.

Hai.. Jay gimana kabar kamu, sudah lama yach kita nggak ketemu, kenalkan ini istriku Lusi,? kataku.
Hai Van, nggak ngira gua kalau bakalan bisa ketemu lagi sama kamu, hai Lusi.. apa kabar, ini Sari
istriku, Sari ini Ivan dan Lusi..? kata Jay balik memperkenalkan istrinya dan mengajak kami masuk.
Kemudian kami ngobrol bersama sambil menikmati makanan yang telah disiapkan oleh Jay dan Sari.
Kulihat Lusi dan Sari cepat akrab walaupun mereka baru ketemu, begitu juga dengan aku dan Jay.
Ketika Sari dan Lusi asyik ngobrol macam-macam, Jay menarikku ke arah balkon yang ada dan segera
menarik tanganku sambil membawa minuman kami masing-masing.

Eh.. Van gua punya ide, mudah-mudahan aja elo setuju.. karena ini pasti sesuai dengan kenakalan kita
dulu.. gimana..? kata Jay.
Mengenai apa..? kataku.
Tapi elo jangan marah ya.. kalau nggak setuju..? kata Jay lagi.
Oke gua janji..? kataku.
Begini.. gua tau kita kan masing-masing punya libido seks yang tinggi, gimana kalau kita coba bermain
seks bersama malam ini, dengan berbagai variasi tentunya, elo boleh pakai istri gua dan gua juga boleh
pake istri kamu, gimana..? ucap Jay.
Ah.. gila kamu..? kataku spontan.

Tetapi aku terdiam sejenak dan berpikir sambil memandangi Lusi dan Sari yang sedang asyik ngobrol.
Kulihat Sari sangat cantik tidak kalah cantiknya dengan Lusi, dan aku yakin bahwa sebagai laki-laki

44

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

aku sangat tertarik untuk menikmati tubuh seorang wanita seperti Lusi maupun Sari yang tidak kalah
dengan ratu-ratu kecantikan Indonesia.
Gimana Van.. kan kita akan sama-sama menikmatinya, tidak ada untung rugilah..? kata Jay meminta
keputusanku lagi.
Tapi gimana caranya.. mereka pasti marah.. kalau kita beritahu..? aku balik bertanya.
Tenang aja, gua punya caranya kalau elo setuju..? kata Jay lagi.
Gua punya Pil perangsang.. lalu kita masukkan ke minuman istriku dan istrimu.. tentunya dengan dosis
yang lebih banyak, agar mereka cepat terangsang, dan kita mulai bereaksi.?
Oke.. gua setuju..? kataku.

Dan kami pun mulai melaksanakan rencana kami tersebut.

Jay mengambil gelas lagi dan memasukkan beberapa butir pil perangsang ke dalam dua buah gelas
yang sudah diisi soft drink yang akan kami berikan kepada Lusi dan Sari. ?Aduh.. asyik amat.. apa sich
yang diobrolin.. nich.. minumnya kita tambah..? kata Jay sembari memberikan gelas yang satu ke Sari,
sedangkan aku memberikan yang satu lagi ke Lusi, karena kebetulan minuman milik mereka yang
sebelumnya kelihatan sudah habis. Kemudian Lusi dan Sari langsung menenggak minuman yang kami
berikan beberapa kali. Aku duduk di samping Lusi dan Jay duduk di dekat Sari, kami pun ikutan

45

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

ngobrol bersama mereka. Beberapa waktu kemudian, baik aku maupun Jay mulai melihat Lusi dan Sari
mulai sedikit berkeringat dan gelisah sambil merubah posisi duduk dan kaki mereka, mungkin obat
perangsang tersebut mulai bereaksi, pikirku.Kemudian Jay berinisiatif mulai memeluk Sari istrinya dari
samping, begitu juga aku, dengan sedikit meniupkan desah nafasku ke tengkuk Lusi istriku.

Sar.. aku sayang kamu..? kata Jay.


Kulihat tangannya mulai meraba paha Sari, istrinya.
Eh Jay.. apaan.. sich kamu.. kan malu.. akh.. ah..? kudengar suara Sari halus.
Nggak pa-pa.. ah.. ah.. kamu sayangku.. ah..? desah Jay meneruskan serangannya ke Sari.

Melihat kondisi itu, Lusi agak bingung.. tapi aku tahu kalau dia pun mulai terangsang dan tak kuasa
menahan gejolak nafsunya.
Lus.. aku cinta kamu.. ukh.. ulp.. ah..?

Aku pun mulai memeluk Lusi istriku dan langsung mencium bibirnya dengan nikmat, dan kurasa Lusi
pun menikmatinya. Aku pun mulai memeluk tubuh istriku dari depan, dan tanganku pun mulai meraba
bagian pahanya sama seperti yang dilakukan oleh Jay.

Lus.. akh.. ak.. kamu.. sangat cantik sayang..? kataku.

Akh.. Van.. ah.. ah..? desah istriku panjang, karena tanganku mulai menyentuh bagian depan
kemaluannya, dan mengelus dan mengusapnya dengan jari tangan kananku, setelah terlebih dahulu
menyibakkan CD-nya secara perlahan.

Kulihat Jay sudah membuka bajunya dan mulai perlahan membuka kancing baju Sari istrinya, yang
kelihatan sudah pasrah dan sangat terangsang. ?Ah.. Jay.. ah.. ah.. ah..? desah Sari kudengar. Dan Jay
sudah berhasil membuka seluruh pakaian Sari, dan kulihat betapa mulusnya kulit Sari yang saat ini
hanya tinggal CD-nya saja, dan itu pun sudah berhasil ditarik oleh Jay. Tinggallah tubuh bugil Sari di
atas sofa yang kami gunakan bersama itu dengan kelakuan Jay pada dirinya. Kulihat Jay pun sudah
membuka semua pakaiannya dan sekarang tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh Sari maupun
Jay yang saat ini saling rangkul dan cium di sampingku dan istriku. ?Ah.. ulp.. ulp.. ulp.. ah.. sst.. sst..?
kulihat Sari menjilat dan menghisap kemaluan Jay yang putih kemerahan dengan nikmatnya. ?
ukh..ukh..ohh..ukh..? erang Jay menikmati permainan Sari.

Aku pun sekarang sudah berhasil membuka semua pakaian Lusi istriku, kulanjutkan dengan meremas
buah dadanya yang kenyal itu dan kulanjutkan dengan mengisap kedua puting susunya perlahan dan
berulang-ulang. ?Ah.. ah.. ah.. Van.. terus.. ah.. ah..? desah Lusi keenakan. Tangan Lusi pun mulai
membuka celanaku dengan tergesa-gesa karena hanya celanaku yang belum kubuka dan kelihatannya
Lusi sudah mulai tidak sabaran. ?Akh.. akh.. ukh.. oh..? ketika celana dan CD-ku terbuka dan jatuh ke
bawah, Lusi segera memegang kemaluanku dan menjilatinya seperti apa yang dilakukan oleh Sari.
Aku kemudian segera mengatur permainan dengan mengambil posisi jongkok dan membuka lebar
kedua kaki istriku dan mulai menjilati klitorisnya dan semua bagian luar kemaluannya,

Aah.. oh.. terus.. terus Van.. enak.. akh.. akh..? desah Lusi.

Ulp.. ulp.. sst.. sst.. ah.. uhm.. uhm.. uhm..?

46

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Aku terus menjilati klitoris istriku dan kulihat bibir kemaluan dan klitorisnya merekah merah
merangsang serta kelihatan basah oleh jilatanku dan air kenikmatan milikya yang tentunya terus
mengalir dari dalam kemaluannya.

Ah.. terus.. ah.. ah.. terus Van.. enak.. akh.. akh.. ukh..? rintih Lusi.

Yang membuka lebar kedua kakinya serta meremas buah dadanya sendiri dengan penuh kenikmatan.

Perlahan kulihat Jay menggendong Sari istrinya dan membaringkannya sejajar di sebelah istriku di sofa
panjang yang kami pakai bersama ini, kemudian Jay mulai memasukkan kedua jari tangannya ke
lubang kemaluan milik Sari dan mengocoknya pelan serta menariknya keluar masuk.

Akh.. Jay.. ahk.. kamu.. gila Jay.. akh.. terus.. terus Jay.. ahh..? rintih Sari terdengar.

Ukh.. ah.. ulp.. akh.. akh.. akh.. oh.. oh.. oh..? , suara dan desahan dari istriku dan Sari secara
bersamaan dan penuh kenikmatan. Perlahan tangan kananku mulai ikut meraba kemaluan Sari yang
berada di sebelah istriku. Dan aku pun ikutan memasukkan kedua buah jariku ke kemaluan Sari
tersebut. Dan Jay pun membiarkan semua itu kulakukan, kemudian sambil terus mengocok lubang
kemaluan Sari, tangan kiri Jay pun mulai ikut meraba kemaluan istriku yang saat ini tanpa rambut,
karena habis kucukur kemarin, permainan ini terus berlanjut baik Sari maupun istriku membuka dan
menutup matanya menikmati permainan yang aku dan Jay lakukan.

Perlahan aku mulai meraba buah dada sari dengan tangan kananku dan meremasnya pelan, kurasakan
buah dada milik Sari lebih kenyal dibanding milik istriku, tetapi buah dada istriku lebih besar dan
menantang untuk dihisap dan dipermainkan. Kemudian aku mulai berdiri dan mengarahkan
kemaluanku yang berukuran panjang 16 cm serta diameter 4 cm itu ke arah mulut istriku, dan tangan
kananku terus meremas buah dada milik Sari. Istriku dan Sari pun membiarkan semuanya ini terus
berlanjut. Dan kulihat Jay tetap memasukkan dan mengocok kedua lubang kemaluan yang di depannya
dengan kedua buah tangannya dengan sekali-kali meremas buah dada milik istriku maupun Sari,
istrinya.

Kemudian Jay mulai berdiri dan mengarahkan kemaluannya ke lubang kemaluan Sari yang sudah
sangat basah, ?Ah.. Jay.. terus.. masukkan.. terus Jay semuanya..? kata Sari.

Melihat itu aku pun mulai mengarahkan batang kemaluanku ke lubang kemaluan istriku.
Akh.. ukh.. ah.. oh.. ah.. oh..? erang istriku keenakan.

Saat ini baik posisiku dan jay maupun Lusi dan Sari berada pada posisi yang sama. Aku dan Jay terus
menarik turunkan kemaluan kami di lubang kemaluan milik Sari dan Lusi. Begitu juga dengan Sari dan
Lusi membuka lebar kakinya dan memeluk pinggangku maupun Jay seolah-olah mereka takut
kehilangan kami berdua.
Selang beberapa saat kemudian Jay menghentikan kegiatannya dan memintaku mundur, kemudian
memasukkan batang kemaluannya yang berukuran panjang 17 cm tetapi diameternya mungkin 3 cm
dan kelihatan begitu panjang dari punyaku hanya punyaku lebih besar dan keras dibanding kemaluan
Jay yang terus menuju ke lubang kemaluan milik istriku. Kulihat istriku cukup kaget tetapi hanya
pasrah dan terus menikmati kemaluan milik Jay yang mulai mengocok lubang miliknya tersebut. Aku
pun mulai juga mengarahkan kemaluanku ke lubang kemaluan milik Sari, perlahan kurasakan lubang

47

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

kemaluan Sari masih cukup sempit serta menjepit batang kemaluanku yang kutekan perlahan.

Akh.. akh.. Sar.. memekmu begitu padat.. dan enak.. akh..? kataku.
Terus.. Van.. Terus.. punyamu begitu besar.. terus Van.. enak.. akh..? rintih Sari.
Van.. terus.. beri aku kenikmatan.. akh.. akh.. terus Van.. enak.. lebih dalam Van.. akh..?
Lus.. punyamu begitu enak.. sangat.. rapat dan menjepit kontolku.. akh..? desah Jay kepada istriku.
Ehm.. ehm.. ukh.. ukh.. lebih dalam Jay.. lebih dalam.. teruskan Jay.. teruskan.. kontolmu.. sangat
panjang.. akh.. dan menyentuh.. dinding.. rahimku.. akh.. akh.. enak.. Jay..? desah istriku lirih.

Kemudian aku terus meremas dan menjilat puting susu milik Sari dan sekali-kali kugigit pelan
putingnya dan Sari terus menikmatinya, sementara kemaluanku terus naik-turun mengocok lubang
kemaluan Sari yang terasa padat dan kenyal serta semakin basah tersebut. Terasa batang kemaluanku
serasa masuk ke lubang yang sangat sempit dan padat ditumbuhi daging-daging yang berdenyut-denyut
menjepit dan mengurut batang kemaluanku yang semakin keras dan menantang lubang kemaluan Sari
yang kubuat basah sekali, dan Sari pun terus menikmati dan mengangkat pinggulnya serta
menggoyangkannya saat menerima hujaman batang kemaluanku yang saat masuk hanya menyisakan
dua buah biji kemaluan yang menggantung dan terhempas di luar kemaluan Sari tersebut.

Akh.. Sar.. enak.. sekali.. punyamu.. akh.. akh..? desahku.


Oh Van.. aku sangat.. suka.. milikmu ini.. Van yang besar dan keras ini.. akh.. ogh.. ogh.. terus Van..
ah..?
Kulihat Jay membalikkan tubuh istriku dan memasukan kemaluannya yang panjang putih kemerahan
tersebut dari belakang,
Akh.. akh.. akh.. Jay.. terus.. lebih dalam Jay.. akh.. enak.. Jay..? rintih istriku, yang kulihat buah
dadanya menggantung bergoyang mengikuti dorongan dari kemaluan Jay yang terus keluar masuk, dan
kemudian tangan Jay meremas buah dada tersebut serta menariknya.

Akh.. Jay.. akh.. ogh.. ogh.. ahh..? jerit nikmat istriku menikmati permainan Jay dari belakang tersebut.
Ogh.. Lus.. buah dadamu begitu besar.. dan.. enak.. ukh.. ehm.. ehmm..? sahut Jay penuh kenikmatan.
Sari mencoba merubah gaya dalam permainan kami, saat ini dia sudah berada di atas tubuhku yang
duduk dengan kaki yang lurus ke depan, sedangkan Sari memasukkan dan menekan kemaluannya dari

48

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

atas ke arah kemaluanku.

Blees..?Aakh.. enak.. akh.. Van punyamu begitu besar.. akhg..? desah sari yang terus menaik-turunkan
tubuhnya dan sesekali menekan dan memutar pinggulnya menikmati kemaluanku yang terasa nikmat
dan ngilu tetapi enak.
Oh.. Sar.. terus.. ah.. ah..? desahku.
Oh Van.. oh.. oh.. oh.. Van.. aku hampir keluar Van.. aogh.. ogh..? jerit Sari.
Okh.. Van.. okh.. aku ke.. luar.. okh.. okh..? tubuh Sari mengejang bagaikan kuda dan kurasakan
kemaluanku pun bergetar mengimbangi orgasme yang dicapai Sari.
Oh.. ukh.. okh.. Sar aku juga keluar.. okh.. okh..?

Kami pun berpelukan dan mengejang bergetar bersama serasa berada di awan, menikmati saat klimaks
kami tersebut selama beberapa saat hingga kemudian kami berdua merasa lemas, dan tetap berpelukan
dengan posisi Sari di atas, seolah kami sangat takut kehilangan satu sama lain sambil memandangi
permainan Jay dan istriku di sebelah kami.
Kulihat Lusi istriku sangat menikmati permainan ini dengan posisi bagaikan kuda yang sedang kimpoi,
buah dada istriku yang besar bergoyang-goyang ke depan-belakang dengan cepatnya, sekujur tubuh Jay
maupun istriku berkilap dikarenakan keringat yang mengalir pelan karena permainan seks mereka ini,
kulit Jay yang putih mulus karena dia berdarah Manado ini kelihatan bersinar begitu juga istriku begitu
menikmati panjangnya kemaluan Jay. Tangan istriku meremas sandaran sofa dan berteriak lirih, ?Ah..
ah.. ah.. uh.. uh.. uh.. Jay tekan terus Jay dengan keras.. ah.. ah..? kulihat satu tangan istriku memutar
dan memelintir puting susunya sendiri serta sekali-kali meremas keras buah dadanya tersebut seolah
takut kehilangan kenikmatan permainan mereka tersebut.

Aku kemudian mendorong kepalanya dan sebagian tubuhku dan berbaring di bawah buah dada istriku,
kemudian berinisiatif untuk ikut meremas buah dadanya dan mengisap puting susunya, ?Akh.. Van..
akh.. enak.. ogh.. ogh.. ogh.. terus Van..? rintih istriku, terasa olehku kemudian Sari menjilati dan
menghisap batang kemaluanku yang mulai mengeras kembali.
Ogh.. ogh.. ogh.. Van.. ogh.. ogh.. Jay.. kontolmu sangat panjang dan membuatku sangat.. puas Jay..
akh.. terus.. akh..? kata Lusi.

Ulp.. ulp.. ulp.. ulp.. ulp..? jilatan Sari di kemaluanku yang mengeras.

Okh.. Jay.. aku.. hampir.. ke.. ke.. luar.. Jay.. terus? desah istriku.

Kuremas dan kupelintir dengan keras puting susu dan buah dada istriku, dan kulihat Jay juga
mengejang.
Akh.. akh.. akh.. akh.. Lus.. aku juga keluar.. akh.. akh..? jerit Jay kuat, kemudian tubuhnya mengejang
dan bergetar hebat.

Ogh.. ogh.. ogh.. ogh..? istriku pun mengejang dan meremas sandaran sofa dengan kuat. Beberapa saat.
Aku pun kembali merasakan kenikmatan mengalir di batang kemaluanku dan.. ?Akh.. akh.. akh.. akh..?
kemaluanku pun memuncratkan spermaku kembali, sebagian ke wajah Sari dan sebagian lagi meloncat
hingga ke tubuh istriku dan aku pun kembali mengejang kenikmatan dan kulihat Sari terus menjilati
kemaluanku yang besar tersebut dan membersihkannya dengan lidahnya.

Kemudian kami terbaring dan tertidur bersama di sofa tersebut hingga pagi harinya, dalam kondisi

49

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhku, istriku, Jay dan Sari istrinya. Permainan ini kembali kami
ulangi pagi harinya. Dan kembali kami ulangi bersama dalam beberapa hari hingga saatnya Jay dan
Sari harus pulang ke Surabaya, ini semua adalah awal dari permainan seks bersama kami yang hingga
kini seringkali kami lakukan kembali jika aku dan istriku ke Surabaya, ataupun mereka ke Jakarta.
Bahkan kadang-kadang-kadang Sari sendiri ke Jakarta bermain seks bertiga denganku dan istriku,
ataupun aku atau istriku yang ke Surabaya bermain seks bertiga atau bersama dengan salah satu dari
Jay atau Sari.
(Tamat)

50

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

7. Aku Pelampiasan kakakku


Kejadian ini aku alami kira kira 2 tahun yang lalu, saat itu aku masih kelas 2 di sebuah SMA negeri di
sebuah kota besar . O iya perkenalkan namaku Bagas tapi orang - orang di sekitarku lebih akrab
memanggilku Ariel .

Pengalaman seksku sebenarnya karena aku aktif di sebuah lembaga kemasyarakatan yang ada di dekat
rumahku , ya istilahnya hidupku ada di tempat itu atau aku lebih sering menyebut tempat itu kantor.

Awal mula dari pelampiasan itu adalah aku mempunyai banyak teman baik itu cowok maupun cewek di
kantor itu sampai sampai ada seseorang yang kupanggil Mama

Entah kenapa Mama selalu saja ingin dekat denganku meskipun Mama sudah tahu bahwa aku
menganggapnya sebagai ibuku . sampai pada suatu waktu , saat kantor sepi karena memang tidak ada
orang entah kemana semua hanya tinggal aku dan Mama yang ada . Aku dilantai bawah sedang
mengerjakan tugas sekolahku sedang Mama sedang asyiknya mengerjakan tugas kantornya di lantai
atas

Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 4 sore dan Mama memanggilku

” Ariel , kamu dimana temenin Mama gie diatas , Mama takut ” , kata Mama .

” Iya ma , Ariel masih ngerjain tugas nie , ntar lagie ariel keatas ” , jawabku .

Tak berapa lama aku segera keatas , kulihat Mama masih asyik ngerjain tugas di kamar tidur yang
memang khusus untuk Mama lengkap dengan semua perabotannya.

Akupun dengan enaknya menonton tv di ruang sebelah , tiba tiba Mama menjerit sehingga akupun
berlari ke arah kamarnya . tetapi kamarnya terkunci dari dalam

” Mama ada apa ??? ”

”Ngga’ papa kok riel , Mama cuman kaget , kamu bisa bantuin Mama ngga ‘ ”

” Bantuin apa ma ? ”

” Udah masuk aja ntar juga tau ”

Begitu aku masuk kedalam kamar, Mama dengan ganasnya memelukku dan mencumbuiku tentu saja
aku kaget , tapi aku paham mengapa Mama sampai berbuat seperti itu , karena dulu dia pernah
mengajakku begitu tapi aku menolak dengan alasan aku sangat menghormatinya . tapi Mama ternyata
nekat juga sehingga akupun terdorong hingga ketempat tidurnya dengan posisi aku dibawah

Mama masih terlihat ganas mencumbui lidahku , aku mulai bisa mengimbanginya , kedua tanganku
meremas remas payudaranya sambil kami ber French Kiss ria .

51

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com
www.rajaebookgratis.com + http://paketebooktermurah.blogspot.com

Mama terlihat sangat menikmati permainanku , hal gila mulai diperlihatkan Mama, dia melepas semua
pakainnya dan meminta menjilati klitorisnya yang sudah sangat basah, dia mengerang dan
menggelinjang hebat karena foreplay yang aku lakukan. Setelah puas dia aku perlakukan sekarang
giliranku yang dia puaskan dengan kuluman lembut penuh kasih sayang sampai sampai hampir saja aku
mau ejakulasi .

Aku meminta mama dengan posisi 69 , mama menuruti saja dan segera saja kulumat habis vagina
mama yang berbau wangi karena mama masih perawan dan baru pertama kali ini berhubungan badan ,
cairan kewanitaannya mengalir deras bak hujan hingga tubuhnya pun lemas .

Setelah puas bermain main , Mama dengan melasnya memintaku agar segera memuaskanku, aku
segera mengusap usap penis di bibir vaginanya dan itu membuatnya menjadi semakin tersiksa dan
tambah merengek penuh nafsu birahi, dan segera saja aku mulai memasukkan batang penisku,
duuuhhhh ternyata vagina Mama masih seret dan Mama mengerti itu dinaikkan sedikit pantatnya dan
itu memudahkanku, kemudian kulihat dari keperawanan yang mengalir membasahi penisku , aku mulai
menggenjot Mama yang sudah merem melek, payudaranya yang dari tadi menantang dengan ukuran
36b langsung kulumat,

Mama semakin bernafsu pantatnya digoyang kekiri dan kekanan dan setelah satu setengah jam
bergumul akupun mulai menyerah, Mama memintaku agar memuntahkan cairan maniku di wajahnya
dan aku menuruti saja, saat hampir klimaks aku melepas penisku dan setelah kukocok sebetar saja
batang kejantananku memuntahkan maniku tepat dimulutnya dan langsung saja Mama telan habis habis
, penisku pun masih saja dia lumat sampai bersih dan akupun menjatuhkan diri dalam pelukan Mama
saat adzan Isya’ terdengar dari kejauhan.

Dan sejak saat itu bila aku atau Mama merasa butuh sex kami melakukan dimana saja mulai kamar
mandi , dapur , depan TV sampai teras kantor bila malam tiba.

(Tamat)

52

www.armhando.com + www.diet-turunberatbadan.com