Anda di halaman 1dari 22

HEMATOLOGI – (1)

Skenario Soal 51 - 53

Pasien usia 50 tahun, benjolan leher tidak nyeri. Disertai demam dan keringat malam sejak 6
bulan. Tidak ada keluhan perdarahan. Pemeriksaan fisik didapat limfadenopati jugular chain
superior kiri 3 buah diameter 2-3 cm dan limfadenopati inguinal kanan 1 buah diameter 3 cm,
konsistensi kenyal, dapat digerakkan, tidak nyeri.

1. Diagnosis yang anda usulkan adalah...


A. Limfadenitis TB D. Leukemia akut
B. Limfoma Non Hodgkin E. Leukemia kronik
C. Limfoma Hodgkin

2. Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis adalah...


A. CT Scan D. Hapusan Darah Tepi
B. Foto thoraks E. Kultur Darah
C. Biopsi getah bening

3. Reed-sternberg adalah tanda khas dari ...


A. Limfadenitis TB D. Leukemia Akut
B. Limfoma Hodgkin E. Leukemia Kronik
C. Limfoma Non Hodgkin
Skenario Soal 1-2

Pasien usia 50 tahun, benjolan leher tidak nyeri. Disertai demam dan keringat malam sejak 6
bulan. Tidak ada keluhan perdarahan.

Pemeriksaan fisik didapat limfadenopati jugular chain superior kini 3 buah diameter 2-3 cm
dan limfadenopati inguinal kanan 1 buah diameter 3 cm, konsistensi kenyal, dapat
digerakkan, tidak nyeri.

1. Di bawah ini adalah pathogen berhubungan dengan Limfoma Non Hodgkin adalah…
A. HIV-1 D. Epstein Barr Virus
B. H. Pylori E. HTLV-1
C. Hepatitis C
2. Di bawah ini adalah tanda-tanda tumor lysis syndrome kecuali...
A. Hiperurisemia D. Hiperkalsemia
B. Hiperkalemia E. Gagal Ginjal Akut
C. Hiperfosfatemia

3. Myelodisplastic Syndrome (MDS) sering kali sukar dibedakan dengan Anemia aplastik
atau Paroxysmal Nocturnal Hemoglobinuria. Di bawah ini pemeriksaan yang dapat
membantu menegakkan diagnosis MDS adalah...
A. Western Blot D. Sitogenetika
B. Hapusan Darah Tepi E. CD4
C. CRP

4. Terapi kuratif pada MDS adalah...


A. Siklofosfamid D. Supplemen Fe
B. Prednison E. Tacrolimus
C. Allogenic Stem Cells

5. Transfusi berulang pada pasien MDS meningkatkan risiko terjadi komplikasi...


A. Perdarahan Saluran Cerna D. Ensefalopati
B. Iron overload E. Makrositosis
C. Gagal Ginjal Akut

HEMATOLOGI – (2)
Skenario Soal 21-25

Wanita, 29 tahun, datang dengan observasi trombositopenia, klinis perdarahan (-).

Riwayat Penyakit Kronik (-), riwayat pengobatan kronik (-), riwayat mudah lebam disangkal.

1. Modalitas diagnostik untuk menegakkan ITP pada pasien tersebut adalah...


A. Antiplatelet Ab D. CT Scan Lien

B. Biopsi sumsurn tulang E. Hapusan darah tepi

C. CT Scan Hepar
2. Terapi pililhan pasien ITP adalah....
A. Konate D. Vitamin K

E. Transfusi Trombosit E. Konine

C. Prednison

3. Hemartrosis adalah keluhan yang paling mungkin muncul pada pasien...


A. Von Willbrand Disease D. TTP

B. DIC E. Henoch S Purpura

C. Hemofilia

4. Di bawah ini kelaian darah yang ditemukan pada pasien DIC, kecuali...
A. KPTT memendek D. Trombositopenia

B. PPT memanjang E. FDP meningkat

C. Fibrinogen rendah

5. Terapi DIC...
A. Fresh frozen plasma D. Heparin

E. Transfusi trombosit E. Koate

C. Transfusi Packed Red Cell

Skenario Soal 36-40

Seorang pasien datang dengan kaki kiri bengkak, kemerahan dan nyeri. Demam (-) Riwayat
diabetes (-), gagal jantung (-), CKD (-), Riwayat operasi batu empedu 4 minggu yang lalu.

6. Modalitas diagnostik yang anda usulkan...


A. Laju Endap Darah D. D-Dimers

B. CRP E. ALT/AST

C. aPTT

7. Tatalaksana yang anda usulkan adalah...


A. Klindamisin dan Asam Mefenamat
B. Furosemide dan Captopril

C. Heparin, Enoxaparin dan Fundaparinux

D. Spironolakton dan HCT

E. Koftikosteroid, Aspilet dan Ceftriaxone

8. Faktor risiko DVT yang diketahui, kecuali...


A. Imobilisasi D. Kontrasepsi Oral

B. Pembedahan E. Kanker

C. Vasektomi

9. Charcot foot...
A. Infeksi kaki karena imunokompromised
B. Artropati kronik pada ankle joint
C. Penurunan vaskularisasi ujung jari kaki
D. Merokok adalah faktor risiko independen
E. Bersifat reversible dengan kontrol glikemik yang baik

10. Kaki bengkak, tanpa luka terbuka (kulit masih intak), area eritem dengan hiperkeratosis...
A. Wagner Classification Grade 0 D. Wagner Classification Grade 3
B. Wagner Classification Grade 1 E. Wagner Classification Grade 4
C. Wagner Classification Grade 2

HEMATOLOGI – (3)
Skenario Soal 1-5

Laki-laki, 29 tahun, datang dengan demam 3 hari, mual +, muntah -, nyeri perut + di ulu hati.
Sesak -, dada berdebar +. BAB hitam (-)

Riwayat minum jamu atau obat pasar disangkal.

TD 110/70 mmHg, Nadi 108 kali/menit, RR 20 kali/menit. Suhu axilla 38 C.

Nyeri tekan epigastrik +, soepel, BU + N

Lab : Hb 8.9 g/dL, HCT 27%, Leukosit 9000, Trombosit 230.000

1. Penyebab anemia pada pasien ....


a. Perdarahan Gastrointestinal d. Infeksi cacing

b. Aritmia e. Belum dapat ditentukan

c. Defisiensi Fe

2. Anemia makrositer ....


a. Anemia aplastik d. Anemia pernisiosa

b. Anemia pada leukemia e. Anemia defisiensi Fe

c. Thalasemia

3. Diagnosis pasti anemia aplastik ....


a. Hitung kadar EPO d. CT Scan Abdomen

b. Hitung kadar TNF-alfa e. Biopsi bone marrow

c. Biopsi hepar

4. Anemia disertai peningkatan bilirubin serum dan Coomb test (+) ....
a. Perdarahan akut d. Anemia hemolitik

b. Anemia Defisiensi Fe e. Semua salah

c. Anemia akut

5. Pansitopenia ....
a. Penyakit ginjal akut d. Anemia pernisiosa

b. Anemia aplastik e. Talasemia

c. Perdarahan kronik

Skenario Soal 6-10

Wanita, 32 tahun, datang dengan keluhan demam selama 2 minggu. Mudah lelah (+),
ekimosis spontan (+), epistaksis (+) 7 kali dalam 2 minggu.

TD 100/70 mmHg, Nadi 100 kali/menit, RR 10 kali/menit.


Suhu 38,3 C, ptekiae (+) di mukosa Buccal, kulit abdomen dan kedua kaki. Ekimosis (+)
diantebrakii d/s dan betis.

Lab :

Hb : 8,3 g/dL

HCT : 25.1%

Leukosit : 1700/mm3

Platelet : 9000/mm3

6. Pemeriksaan skrining yang anda usulkan .....


a. ANA test d. Kadar EPO plasma

b. Hapusan Darah Tepi e. Tes Widal

c. Pengecatan eritrosit

7. Penanda tumor khas AML ....


a. Kromosom Philadelphia d. Auer Rods

b. CD25 e. Retikulosit

c. CD34

8. Penanda spesifik CML .....


a. Kromosom Philadelphia d. Auer Rods

b. CD25 e. Sel Datia

c. CD34

9. Pilihan terapi dalam upaya penyembuhan AML ....


a. Radioterapi d. Semua Benar

b. Pembedahan e. Semua salah

c. Kemoterapi

10. Antikoagulan direk....


a. Kumarin d. Heparin
b. Indandion e. Asam Tranexamat

c. Aspirin

Skenario Soal 42-46

Wanita, 21 tahun, datang dengan keluhan BAB warna hitam, 1x tadi pagi. BAB merah darah
(-), muntah hitam (-). Nyeri perut (-), pusing (-).

Bintik merah (+) di tangan dan kaki, kecil-kecil dan banyak.

Riwayat minum obat atau jamu disangkal.

RPD : ITP

RPO : sudah 1 tahun tidak minum obat atau kontrol

RPK : tidak ada keluhan serupa di keluarga.

Pemeriksaan fisik : TD 90/60 mmHg. HR 100bpm. RR 20 kali/menit. Suhu 36 C.

Konjungtiva ikterik (-) anemis (-)

Hepatomegali (-), spleenomegali (-)

Lab : Hb 10 g/dL, HCT 29.8%, Leukosit 10.000 sel/mm3, Trombosit 15.000 sel/mm3.

11. Patogenesis yang mendasari ITP adalah ....


a. Infeksi d. Proses degeneratif

b. Keganasan e. Vaskulopati

c. Autoimun

12. Terapi yang anda usulkan untuk mengoreksi trombosit pasien ....
a. Transfusi Platelet d. Ciprofloxacin 2x1

b. Transfusi Whole Blood e. Injeksi IVIg

c. Prednison 50 mg/hari

13. Indikasi splenektomi pada pasien adalah ....


a. Splenomegali

b. Hitung trombosit < 50.000 sel/mm3

c. Tidak ada peningkatan trombosit setelah terapi glikokortikoid dosis tinggi

d. Antibodi anti-CMV positif


e. ANA test positif

14. Komplikasi fatal ITP ....


a. Melena d. Perdarahan intrakranial
b. Hematemesis e. Purpura ekstrimitas
c. Gum bleeding

15. Diagnosis pasti ITP ....


a. ANA test d. Biopsi kulit
b. Biopsi bone marrow e. Semua salah
c. Rhesus positif

Skenario Soal 47-51


INR saat ini 2.5. INR beberapa bulan sebelumnya stabil di angka 5,4-5.6
Keluhan lemah badan (-), kejang (-). Pasien merasa sehat.

16. Tatalaksana yang anda usulkan ....


a. Menghentikan warfarin dan injeksi vitamin K 1 mg intravena
b. Menurunkan dosis warfarin hingga 50%
c. Meningkatkan dosis warfarin 2 kali
d. Menghentikan warfarin, cek ulang INR 1-2 hari lagi, sebelum memulai terapi lagi
e. Menghentikan warfarin dan menginjeksikan asam tranexamat

17. Gejala klinis tumor lisis sindrom, kecuali ....


a. Hiperurisemia d. AKI
b. Hiperkalemia e. Hiperfosfatemia
c. Hiperkalsemia

18. Obat yang paling sering menyebabkan efek samping trombositopenia ....
a. Vitamin K d. Dexamethason
b. Warfarin e. Isoniazid
c. Heparin
19. Gambaran hasil tes laboratorik pasien DIC, kecuali ....
a. Trombositopenia d. Anemia hemolitik
b. PT memanjang e. Fibrinogen meningkat
c. PTT memanjang

20. Indikator klinir untuk menentukan tingkat proliferasi sumsum tulang pada pasien anemia
adalah ....
a. Morfologi eritrosit d. Kadar vitamin B12
b. Jumlah retikulosit e. Kadat asam folat
c. Index retikulosit
Skenario Soal 52-56
Wanita 70 tahun, datang dengan keluhan mudah lelah. Mual (+) muntah (-)

Tremor pada kedua tangan (+), Parastesia lengan dan kaki (+), romberg test (+), Koordinasi
gait terganggu.
Lab :
Hb 10 g/dL
HCT 30%
Leukosit 6000 sel/mm3
Platelet 35.000 sel/mm3

21. Diagnosis yang paling mungkin adalah ....


a. Anemia defisiensi besi d. Leukemia

b. Anemia defisiensi vitamin B12 e. Anemia defisiensi folat

c. Anemia aplastik

22. Sferosit ....


a. Anemia defisiensi besi d. Sindroma HELLP

b. AIHA e. Defisiensi G6PD

c. Thalasemia
23. Sferositosis herediter adalah ....
a. Anemia aplastik d. Anemia hemolitik

b. Anemia mikrositik e. anemia defisiensi besi

c. Anemia megaloblastik

24. Diagnosis yang paling mungkin adalah ....


a. Talasemia d. Anemia pernisiosa

b. Sickle Cell Disease e. Anemia Defisiensi Folat

c. AIHA

25. Terapi yang anda usulkan ....


a. Transfusi PRC d. Steroid IV dosis tinggi

b. Transfusi Platelet e. Supplementasi Asam Folat

c. Transfusi Whole Blood

Skenario Soal 67 – 71

Wanita 20 tahun datang dengan keluhan mimisan, pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS
456, keadaan umum baik dan terdapat ptechiae echimosis di kedua tungkainya.

Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 10 g/dL, leukosit 7900 sel/mm3, trombosit 40.000
sel/mm3

26. Diagnosis paling mungkin pada penderita tersebut adalah ....


a. Leukimia akut d. Demam berdarah

b. Anemia aplastic e. Leukemia kronik

c. ITP

27. Trombositosis dapat dijumpai pada ....


a. ITP d. Semua benar

b. Von Willebrand Disease e. Semua salah

c. Infeksi virus
28. Pemeriksaan yang bermanfaat untuk mengevaluasi kuantitas dan kualitas platelet adalah ....
a. Flowcytometer d. PFA-100

b. aggregometer e. ALT/AST

c. Hapusan Darah Tepi

29. Kelainan platelet yang diturunkan ....


a. ITP d. Sindroma HELLP

b. TTP e. DIC

c. Sindrom Bernard Soulier

30. Pernyataan dibawah ini benar tentang Heparin Induced Trombositopenia (HIT) kecuali ....
a. HIT-1 terjadi tidak melalui proses imun
b. HIT-2 terjadi 5-10 hari setelah pemberian heparin
c. HIT-2 terjadi bila jumlah hitung trombosit turun > 50% begitu heparin diberikan
d. Heparin harus dihentikan segera bila terjadi HIT-2
e. HIT-2 berkaitan dengan trombosis yang terjadi 40 hari setelah pemberian heparin

HEMATOLOGI – (4)
Skenario soal 96 – 100

Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke IGD dengan keluhan perdarahan per vaginam
sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Demam disangkal. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan perdarahan subkonjungtive, perdarahan di bawah kulit, ekimosis, ptekie dan
purpura.

Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hematokrit 21%, lekosit 580/uL, trombosit
7000/u/L, retikulosit 2,9%. Bilirubin direk dan indirek dalam batas normal, ANA negatif.

31. Berdasarkan data di atas, diagnosis yang paling mungkin pada pasien adalah ...
a. Anemia Aplastik

b. Sindrom Evans

c. Systemik lupus Erythematosus (SLE)

d. Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP)

e. Disseminated Intravascular Coagulation (DIC)


32. Patogenesis yang mendasari kelainan di atas adalah ....
a. Hambatan proliferasi bone narrow d. Infeksi sistemik

b. Autoimun e. Kelainan fungsi hormon estrogen

c. Keganasan hematologi

33. Modalitas diagnostik untuk menyingkirkan diagnosis banding leukemia pada pasien di atas
adalah ....
a. Hapusan darah tepi d. Sitogenetika

b. Bone marrow puncture e. C Reactive protein

c. Rasio CD4:CD8

34. Tatalaksana awal yang anda usulkan adalah ....


a. Spelnektomi d. Metilprednisolon IV

b. IVIg e. Ceftriaxone IV

c. Prednison oral

35. Sel penghasil antibodi adalah ....


a. Sel T d. Makrofag

b. Sel B e. Astrosit

c. Monisit

HEMATOLOGI – (5)
Skenario soal 31 – 35

Wanita 27 tahun datang dengan keluhan mudah lelah. Sesak napas (-), dada berdebar (-).
Pusat (+), mual (+), muntah (-), pusing (+), nyeri kepala (-). Mudah jatuh saat berdiri, sulit
mempertahankan keseimbangan.

Vegetarian 10 tahun

TD 110/70 mmHg, HR 70 kali/menit, RR 20 kali/menit, suhu 36,5oC.

Lab : Hb 9 mg/dL, MCV 110 fL, MCHC 36 g/dL


36. Diagnosis klinis yang anda usulkan adalah ....
a. Anemia Hemolitik Autoimum d. Leukemia akut

b. Infeksi nematoda e. Anemia defisiensi besi

c. Anemia pernisiosa

37. Terapi yang anda usulkan ....


a. Suplementasi besi oral d. Phyrantel pamoat

b. Albendazole e. Suplementasi Vit B12

c. Suplementasi asam folat

38. Anda mengusulkan untuk melakukan pemeriksaan hapusan darah tepi sebagai terapi
penunjang, hasil khas yang anda harapkan ....
a. Anisositosis d. Poikilositosis berat

b. Limfositosis e. Polikromasia

c. Hypersegmented neutrofil

39. Absorbsi asam folat dalam tubuh paling banyak terjadi pada ....
a. Ileum terminal d. Colon transversum

b. Colon descendant e. Caecum

c. Ileum dan Jejunum

40. Pemeriksaan dibawah ini dapat membedakan kelainan anemia defisiensi asam folat dengan
anemia defisiensi vit B12....
a. Hematokrit d. TSH

b. MMA e. fT4

c. Homosistein

Skenario Soal 36 – 40

Laki-laki, 60 tahun datang dengan keluhan kepala pusing dan kedua telapak tangan merasa
tebal dan kesemutan
Keluhan ini dirasakan sejak 4 bulan sebelumnya. Selain itu juga dirasakan di telinga sering
berdengung, m uka terasa tebal dan berat. Tidak ada perdarahan atau benjolah ditubuhnya.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan pletore (muka merah). Hati teraba 2 cm bawah iga kanan,
limpa terasa S2.

Pada pemeriksaan Lab Hb 23 g/dL, leukosit 12000 sel/mm3, trombosit 450.000 sel/mm3,
PCV 64%, Hapusan darah tepi tampak polikromasi, didapatkan rulox (+), leukosit jumlah
normal, tidak ada sel muda, trombosit kesan normal.

41. Diagnosis yang anda usulkan ....


a. Leukemia kronis granulositik d. Trombositsis esensial

b. Leukemia akut e. Mielofibrosis

c. Polisitemia vera

42. Tatalaksana yang anda usulkan untuk mencegah trombosis pada pasien adalah....
a. Ticagrelor d. Aspirin

b. Warfarin e. Heparin

c. Dabigatran

43. Komplikasi yang paling mungkin ditemukan pada pasien adalah ....
a. Anemia aplastik d. Gagal ginjal kronik

b. Gout artritis e. Kolelitiasis

c. Pneumonia

44. Trombosis vena hepatika ....


a. Sindroma Budd-chiari d. Burrkit’s lymphoma

b. Gaucher’s disease e. Sindroma Asperger

c. Waldenstrom disease

45. Obat penghambat aktivitas gen JAK ....


a. Hydroxyurea d. Trastuzumab
b. Interferon gamma e. Dexamethason

c. Ruxolitinib

Skenario Soal 71 – 75

Laki-laki, 55 tahun, datang dengan keluhan kuning sejak 2 hari sebelum masuk rumah sakit.
Rasa lemas (+)

Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva pucat sklera ikterus, jantung paru dalam batas
normal. Hati dan limfa tidak teraba.

Hb 7.0 g/dL, MCV 88 fl, MCHC 32 g/dL Hct 21%, leukosit 2500/ul, trombosit 55.000/ul,
bilirubin total 4,4 g/dL, bilirbin direk 1,8 g/dL dan indirek 2,6 g/dL.

46. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah ....
a. Malaria d. AIHA

b. Thalasemia e. PNH

c. Anemia defisiensi Fe

47. Termasuk anemia normokromik normositer adalah ....


a. Talasemia d. Anemia aplastik

b. Anemia pernisiosa e. Anemia defisiensi besi

c. Anemia sideroblastik

48. Dibawah ini adalah gambaran pemeriksaan laboratorium anemia aplastik....


a. Jumlah retikulosit meningkat d. Semua benar

b. Laju endap darah meningkat e. Semua salah

c. Waktu perdarahan memendek

49. Dibawah ini gambaran pemeriksaan laboratorium anemia defisiensi besi adalah ....
a. Besi serum meningkat, TIBC menurun, Feritin serum menurun

b. Besi serum menurun, TIBC meningkat Feritin serum meningkat

c. Besi serum meningkat, TIBC meningkat, Feritin serum menurun

d. Besi serum menurun, TIBC meningkat Feritin serum menurun

e. Besi serum menurun, TIBC menurun, Feritin serum menurun


50. Kelainan hematologi yang disebabkan keracunan Warfarin adalah ....
a. aPTT memanjang d. PT memendek

b. aPTT memendek e. TT memanjang

c. PT memanjang

Skenario Soal 91-95

Laki-laki, 70 tahun, datang ke poliklinik datang dengan diagnosis PGK stadium V

Hasil labHb 8.7 g/dL, leukosit 5000 sel/mm3, trombosit 300.000 sel/mm3.

MCV 85, MCH 29, SI 40, TIBC 356, Feritin 131.

51. Diagnosis yang anda usulkan adalah ....


a. AIHA d. Anemia Pernisiosa

b. Anemia Sideroblastik e. Leukimia akut

c. Anemia Defisiensi Besi

52. Tatalaksana anemia yang tepat pada pasien ini adalah ....
a. Tranfusi PRC d. Pemberian preparat besi intravena

b. Pemberian preparat besi oral e. Pemberian preparat besi dikombi-

c. Pemberian EPO nasikan dengan EPO

53. Saturasi transferin adalah ....


a. Serum Iron dikali TIBC d. Serum Iron dibagi Serum Feritin

b. Serum Iron dikali Serum Feritin e. TIBC dikali Serum Feritin

c. Serum Iron dibagi TIBC

54. Tes penunjang untuk pasien anemia dengan kecurigaan anemia hemolitik autoimun adalah
....
a. Direct Coomb’s test d. Haptoglobin serum

b. Indirect Coomb’s test e. Donath Landsteiner test

c. Hemosiderin urin

55. Obat yang dapat menyebabkan respon EPO tidak adekuat pada pasien dengan CKD adalah
....
a. Beta Blocker d. CCB dihidropiridin

b. Nitrat e. CCB non-dihidropiridin

c. ACE inhibitor

HEMATOLOGI – (6)
Skenario Soal 16-20

Laki-laki, 12 tahun, datang dengan keluhan perdarahan yang tak kunjung berhenti post-
sirkumsisi.

Dilakukan pemeriksaan laboratorium

Hb 11 g/dL, Hematokrit 30%, Leukosit 4000 sel/mm3, Trombosit 250.000 sel/mm3, PPT 12
detik, KPTT 100 detik, BT normal.

56. Diagnosis klinis yang anda usulkan adalah ....


a. ITP d. Hemofilia
b. DIC e. HSP
c. von Willebrand Disease

57. Data klinis yang anda harapkan ....


a. Multiple site Bleeding d. Ptekiae
b. Demam ketika perdarahan e. Ekomosis
c. Hemartrosis

58. Terapi yang anda usulkan ....


a. Transfusi trombosit d. Heparin
b. Koate e. Fondaparinux
c. Transfusi FFP

59. Patofisiologi yang mendasari ....


a. infeksi d. Struktur pembuluh darah immatur
b. Autoimunitas e. Keganasan
c. Kelainan genetik

60. X-linked resesif ....


a. Hemofilia A d. Senile Purpura
b. von Willebrand Disease e. ITP
c. Defisiensi Faktor XIII
Skenario Soal 71-75

Laki-laki, 56 tahun, datang dengan sesak nafas berat ketika beraktivitas

Hasil Lab

Hb 6 g/dL (normal 12-15 g/dL)

Hematrocrit 18% (normal 36 – 46%)

RBC 2x10^6/uL (normal 4-5,2)

Retikulosit 3% (normal 0,5-1,5%)

61. Index retikulosit pasien tersebut adalah ....


a. 3% d. 1,5%
b. 5% e. 6 %
c. 12%

62. Penyebab anemia pada pasien adalah....


a. Destruksi eritrosit d. Supresi sumsum tulang
b. Gangguan produksi eritrosit e. Bukan salah satu di atas
c. Perdarahan

63. Regulasieritropoisis dikendalikan oleh....


a. Monosit d. Eritropoietin
b. Eritrosit e. Growth Hormon
c. Megakaryoblast

64. Indikasi transfusi darah pasien anemia ....


a. Konjungtiva anemis d. Splenomegali
b. Pasien stabil, Hb 6 g/dL e. Gagal Ginjal Kronik
c. Pasien sesak, Hb 10 g/dL

65. Terapi utama purpura post-transfusi ....


a. Metilprednisolon d. Vitamin K
b. Tacrolimus e. Asam Tranexamat
c. IvIg

HEMATOLOGI – (7)
Skenario Soal 44-48
Wanita, 50 tahuh, datang berobat ke poliklinik penyakit dalam, dengan keluhan nyeri dan
kemerahan pada kedua tungkainya sejak 2 bulan yang lalu.

Pasien memiliki riwayat asma bronkiale dan alergi metampiron.

Pada pemeriksaan darah tepi didapatkan eosinofilia. Pada biopsi kulit, didapatkan gambaran
vaskulitis.

1. Diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini adalah...


A. Poliarteritis nodosa D. Vaskulitis leukositoklastik

B. Sindrom Churg-Strauss E. Purpura Henoch-schoenlein

C. Granulomatosis Wagener

2. Di bawah ini adalah tanda klinis khas pada Granulomatosa Wagner...


A. Palpable purpura D. Testicular Pain

B. Ulkus di rongga mulut yang nyeri E. Mononeuropati

C. Jaw Claudication

3. Vaskulitis pembuluh darah besar...


A. Kawasaki Disease D. Afteritis Takayasu

B. Granulomatosis Wagener E. Poliarteritis Mikroskopik

C. Henoch-Schonlein

4. Dasar patofisiologi reaksi kompleks imun pada rheumatoid aftritis adalah...


A. Reaksi Hipersensitivitas tipe 1 D. Reaksi Hipersensitivitas tipe 4

B. Reaksi Hipersensitivitas tipe 2 E. Semua Salah

C. Reaksi Hipersensitivitas tipe 3

5. Anemia hemolitik pada reaksi alergi obat adalah...


A. Reaksi Hipersensitivitas tipe 1 D. Reaksi Hipersensitivitas tipe 4

B. Reaksi Hipersensitivitas tipe 2 E. Semua Salah

C. Reaksi Hipersensitivitas tipe 3

Skenario Soal 69-73


Seorang perempuan berusia 30 tahun datang berobat ke Poliklinik Penyakit Dalam dengan
keluhan lemas memberat sejak dua minggu. Pasien sudah diketahui menderita nefritis lupus
sejak dua tahun terakhir. Terapi terakhir pasien adalah metilprednisolon lx 8 mg, azathioprine
2x 50 mg, dan waefarin 1x2 mg.

Pasien mengeluh dua bulan terakhir menstruasi lebih banyak dibandingkan sebelumnya, 2x
per bulan, selama 8 hari setiap siklus. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos
mentis, tampak sakit ringan, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 96x/menit, irama regular, isi
cukup, frekuensi napas 20xl menit. Konjungtiva pucat, sklera tidak ikterik, jantung dan paru
dalam batas normal. Abdomen datar lemas, tidak ada pembesaran hepar atau lien.

Hasil laboratorium menunjukkan Hb 8 g/dL, hematokrit 24%, MCV 63 fl, MCH 21 pg,

leukosit 6500/L, trombosit 130.000/L, retikulosit 1%, ureum darah 40 mg/dL, kreatinin
darah 1,5 mg/dL, SGOT 45 U/L, SGPT 48 UlL, Na 133 mEq/L, K 3.5 mEq/L,

Cl 110 mEq/L.

6. Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis penyebab


anemia pada pasien ini adalah...
A. Analisis Hb D. Bilirubin indirek

B. Coombs test E. Kadar vitamin BLz

C. Feritin darah

7. Di bawah ini adalah gejala klinis thalasemia, kecuali...


A. Anemia D. Moon face

B. Splenomegali E. Hemosiderosis

C. Fascies Cooley

8. Di bawah ini etiologi utama polisitemia vera adalah...


A. Hipertensi D. Leukemia Akut

B. Diabetes Mellitus E. PPOK

C. Mutasi gen JAK2

9. Tatalaksana polisitemia vera, kecuali...


A. Flebotomi D. Transplantasi sel punca
B. Kemoterapi sitostatika E. Inteferon alfa

C. Aspirin dosis rendah

10. Komplikasi yang paling sering menyebabkan morbiditas dan mortalitas polisitemia vera
adalah....
A. Hipertensi D. PPOK

B. Trombosis E. Hipotermia

C. Gagal ginjal akut

Skenario Soal 84-88

seorang perempuan 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan badan semakin lemas,
sejak 2 minggu terakhir. Tidak ada keluhan demam, rambut rontok, nyeri sendi, dan
sariawan. PF didapatkan tanda vital dalam batas normal, konjungtiva pucat, tidak ikterik,
tidak ada kelainan lain pada pemeriksaan fisik.

Hasil lab Hb 8,2 g/dL, Hematokrit 24,7%, Leukosit 5000 sel/mm3, trombosit 212.000

sel/mm3, retikulosit 3,5%, eritrosit 3,4 juta, Bilirubin indirek 1,8 bilirubin direk 0,9.

11. Diagnosis klinis yang anda usulkan adalah...


A. Anemia Defisiensi Besi D. Leukemia Akut

B. Anemia Hemolitik E. Leukemia Kronik

C. Anemia Aplastik

12. Pemeriksaan penunjang awal yang paling tepat pada pasien ini adalah...
A. G6PD D. Direct Antiglobulin Test

B. Hemosiderin urin E. Indirect Antiglobulin Test

C. Apus darah malaria

13. Fungsi enzim piruvat kinase pada metabolisme eritrosit adalah...


A. Megikat molekut oksigen D. Semua Benar

B. Menghambat glikosilasi hemoglobin E. Semua Salah


C. Mengubah glukosa menjadi ATP

14. Peran enzim G6PD pada metabolisme eritrosit adalah...


A. Menghasilkan glutation D. Meningkatkan degradasi eritrosit

B. Memperpanjang telomere eritrosit E. Menghambat produksi eritrosit

C. Meningkatkan produksi retikulosit

15. Di bawah ini adalah kelainan anemia karena hemolisis mikroangiopati, kecuali...
A. AIHA D. Hemolitik Uremik Sindroma

B. DIC E. Eklampsia

C. Hipeftensi Maligna

HEMATOLOGI – (8)
Tidak Ada soal Hematologi