Anda di halaman 1dari 2

Pengertian

Triterpenoid dapat dipilih menjadi sekurang-kurangnya empat golongan


senyawa: triterpena sebenarnya, steroid, saponin, dan glikosida jantung kedua
golongan yang terakhir sebenarnya triterpena atau steroid yang terutama terdapat
sebagai glikosida. Banyak triterpena dikenal dalam tumbuhan dan dan secara
berkala senyawa baru ditemukan dan dicirikan. Senyawa tersebut ialah triterpena
pentasiklik α-amirin dan β-amirin serta asam turunannya, yaitu asam ursolat dan
oleanolat. Senyawa ini dan senyawasekerabatnya teruta terdapat dalam lapisan
malam daun dan dalam buah, seperti apel dan per, dan mungkin mereka berfungsi
sebagai pelindung untuk menolak serangga dan serangan mikroba. Triterpena
terdapat juga dalam damar, kulit batang, dan getah (Euphorbia, Hevea, dan lain-
lain).

Triterpena tertentu terkenal dengan rasanya, terutama kepahitannya.


Contohnya limonin, suatu senyawa pahit yang larut dalam lemak dan terdapat
dalam buah jeruk, Citrus. Senyawa ini termasuk dalam deret triterpena pentasiklik
yang rasanya pahit serta dikenal sebagai limonoid dan kuasinoid. Mereka terutama
terdapat dalam Rutaccae, Meliaceae, dan Simaroubaceae, dan dari segi taksonomi
kimia sangat menarik perhatian. Kelompok triterpena pahit lainnya ialah
kukurbitasin, yang terdapat terbatas hanya dalam biji berbagai Cucurbitaceae,
meskipundapat dideteksi pada suku lain termasuk Crucirerae.

Saponin adalah glikosida triterpena dan sterol dan telah terdeteksi dalam
lebih dari 90 suku tumbuhan. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan dan
bersifat seperti sabun, serta dapat dideteksi berdasarkan kemampuannya
membentuk busa dan menghemolisis sel darah. Pola glikosida saponin kadang-
kadang rumit, banyak saponin yang mempunyai satuan gula sampai lima dan
komponen yang umum ialah asam glukuronat.

Golongan triterpena terakhir ialah glikosida jantung atau kardenolida.


Contoh glikosida penting ialah oleandrin, racun dan daun Nerium oleander,
Apocynaceae. Satu ciri struktur oleandrin yang luar biasa ialah adanya penyulih
gula khas, yaitu gula yang betul-betul tak terdapat dalam tumbuhan manapun.
Kebanyakan glikosida jantung adalah racun dan banyak yang berkhasiat
farmakologi, terutama terhadap jantung, seperti tercermin pada namanya.

Sumber yang kaya akan glikosida jantung ialah anggota suku


Scrophulariaceae, Digitalis, Apocynaceae, Nerium, Moraceae dan
Asclepiadaceae, Asclepias. Glikosida jantung telah mendapat perhatian khusus
karena telah diserap oleh kupu-kupu raja, Danaus plexippus, yang memakannya
kemudian digunakan oleh kupu-kupu tersebut sebagai perlindungan terhadap
pemangsanya, burung ‘blue Jay’, Garrulus glandarius. Kupu-kupu tidak
terganggu oleh racun ini, sebaliknya, bagi burung pemangsa senyawa ini
merupakan penyebab muntah yang hebat.