Anda di halaman 1dari 4

1.

Anatomi Tiroid
 Terdiri dari 2 lobus (kiri dan kanan) dihubungkan melalui isthmus. (dan kadang2 lobus
piramidalis / 50%), warna coklat terang, kenyal.
 Lokasi: anterior leher, vertebra C5-T1 atau anterior cincin trakhea 2-3, berat 15-20g,
panjang 4-5cm, lebar 2cm, tebal 2-4cm. Tebal isthmus 2-6mm. (50% populasi setinggi
hyoid bone).
 Dikelilingi 2 kapsul: true capsule dan false capsule (perithyroid sheath, surgical capsule).

 A. TIROIDEA SUPERIOR cabang dari a.karotis eksterna dan memberi darah sebesar 15-
20%. Sebelum mencapai kelenjar tiroid, bercabang dua menjadi ramus ventral yg akan
beranastomose dgn arteri yg sama dari pihak lain dan ramus dorsal, yg akan beranastomose
dg r.ascendens a.tiroidea inferior. Berdekatan dengan cab. eksterna n. laryngeus superior.
 A.TIROIDEA INFERIOR lanjutan dari trunkus tiroservikalis yg berasal dari a.subklavia,
dan memberikan darah paling banyak yaitu 76-78%. Tepat pada kutub kaudal kelenjar
tiroid, arteri akan bercabang dua yaitu ramus anterior dan ramus posterior yg
beranastomose dg cabang a.tiroidea superior.
 A.tiroidea ima (1,5-2,2%), arteri ini berjalan kearah isthmus, merupakan percabangan dari
a.brakiosefalika /anonyma(2%), atau dari arkus aorta (0,36%) atau arteri mamaria interna
dan memberi darah 1-2%. Arteri ini tdk selalu ada, kalau ada kadang cukup besar sehingga
bisa membahayakan pd waktu trakeostomi
 Drainase vena dari kelenjar tiroid berawal dari pleksus venosus yg kemudian bergabung
menjadi tiga percabangan yaitu :
V.tiroidea superior yg menuju ke vena jugularis interna atau vena fasialis,
V.tiroidea media ke vena jugularis interna,
V.tiroidea inferior ke vena brakiosefalika/ anonyma.
2. Yang Perlu dipreservasi ketika operasi tiroid
1. Recurrent laryngeal nerve (RLN),
2. The external branch of the superior laryngeal nerve (SLN) and
3. The parathyroid glands.
3. Terminologi tiroidektomi
 Tiroidektomi total  mengangkat semua kel. Tiroid
 Near Total Tihyroidectomy  Isthmolobektomi dex + subtotal lobektomi sin (atau
sebaliknya), sisa jar tiorid 1-2 gr
 Tiroidektomi subtotal bilateral  mengangkat sebagian besar tiroid lobus kanan dan
sebagian tiroid lobus kiri, sisa jaringan tiroid masing-masing 2-4 gr
 Isthmolobektomi  mengangkat isthmus juga
 Lobektomi  mengangkat satu lobus saja :
 Lobektomi totalis dex / sin
 Lobektomi subtotal dex / sin : sisa jar tiroid 3 gr

4. Cedera Nervus
 Lesi n.Laringeus sup.or cab ext.us;Motorik m Konstriktor pharyng&m
Krikotiroidperubahan tonus suara,bila bicara lama suara makin hilang,tdk bisa
mengontrol nada tinggi (krn relaksasi m.krikotiroid)
 Lesi n. Laringeus us sup.or cab int.us;Sensory laryngtersedak bila minum
 Lesi n.Rekuren Lar.us bilateralobstruksi nafasre-intubasi/trakeostomi
 Lesi n.Rekuren Lar.us unilateraldikompensasi sisi sebelahnya;Bila transient akan pulih
bbrp menggu/bulan.Dpt dilihat dg Laryngeus direkta saat ekstubasi

5. Klasifikasi dan survival year