Anda di halaman 1dari 32

PRAKTEK INVESTIGASI INSIDEN

Nama Kelompok : NPM


Ali Ahmad 167052020
Ivan Yusuf Mahendra 167051891
Supriadi 167051992

Bekerja Mengunakan Scaffolding / Perancah


No. Langkah Kerja Potensi Bahaya
1. Memeriksa dan memakai Alat Pelindung 1.1 Kecelakaan fatal, terbentur,tertusuk,
Diri (APD) tergores

2. Periksa kondisi tiang perancah 2.1 Terjepit.

2.2 Kejatuhan Perancah

2.3 Perancah Rusak

2.4 Tergores

3 Bawa tiang perancah ke lokasi kerja 3.1 Cedera punggung

3.2 Perancah Jatuh

4. Mendirikan perancah 4.1 Tiang perancah amblas


4.2 Terjepit.

4.3 Terpeleset jatuh

4.4 Perancah rubuh

5. Menaiki/ Menuruni Perancah 5.1 Terpeleset jatuh

5.2 Kejatuhan beban


6. Bekerja di atas perancah 6.1 Terjatuh

6.2 Kejatuhan barang

6.3 Terpeleset

6.4 Kesetrum

7. Pindahakan perancah (beroda) 7.1 Jatuh, kejatuhan barang

8. Bongkar perancah 8.1 Barang terjatuh

8.2 Cedera
8.3 Kejatuhan tiang perancah

8.4 Tiang perancah rusak

9. Simpan kembali 9.1 Tiang perancah rusak

9.2 Terjepit.

9.3 Cedera punggung

9.4 Tiang perancah rusak


Risiko Tindakan Pencegahan
Sedang 1.1.1 Hanya orang yang dalam keadaan sehat dan sudah
mendapat pelatihan khusus dan berpengalaman yang
boleh melakukan pekerjaan ini.

1.1.2 Alat Pelindung Diri (APD) harus diperiksa dan dipakai


dengan baik dan benar sesuai dengan SOP yang berlaku.

Sedang 2.1.1 Pastikan bahwa perancah di pakai sudah di


rekomendasikan sesuai standar keselamatan
perusahaaan (SHE/98/10.11/STD).
2.1.2 Perancah yang akan digunakan harus memiliki KIP(Kartu I
nspeksi Peralatan) sudah diinspeksi secara rutin
2.1.3 Sarung tangan, helm safety dan Sepatu Safety wajib pakai

Sedang 2.2.1 Hati-hati saat memeriksa, pastikan keadaan tumpukan


perancah stabil
2.2.2 Saat memeriksa perancah, ceklis inspeksi perancah
standar harus dipergunakan.
Sedang 2.3.1 Periksa keadaan fisik perancah dengan cermat dari
kemungkinan adanya retakan, karat, patah, tangga
perancah hilang, bengkok atau cacat kerusakanlainnya

2.3.2 Bersihkan tangga perancah dari sisa lumpur, tanah,


pelumas dan lainnya
Sedang 2.4.1 Lakukan pembersihan dengan hati-hati, gunakan majun
atau sikat
Tinggi 3.1.1 Tiang perancah hendaknya dibawa oleh minimal 2 ( dua)
orang.
3.1.2
Jika tiang perancah di bawa dalam jumlah banyak
sekaligus, harus dibawa dengan alat angkat/angkut dan
usahakan diikat terlebih dulu, atau gunakan palet dan
tumpukan dengan stabil.
Tinggi 3.2.1 Perhatikan tempat yang akan di lewati, pastikan aman
dari orang atau aktifitas lainnya.
3.2.2 Perancah hanya boleh diletakan di tempat yang kering,
stabil, aman.
Tinggi 4.1.1 Pemasangan perancah harus di awasi oleh pengawas
yang berkompenten
4.1.2 Sebelum perancah di pasang perhatikan landasan yang
keras, stabil dan rata
4.1.3 Landasan dari tanah harus dipasangkan lempengan kayu
yang cukup lebar dan kuat.
Sedang 4.2.1 Hati-hati saat menyambung tiang, perhatikan jari dan
tangan. Sarung tangan dan helm pelindung wajib di
pakai.
Tinggi 4.3.1 Jika harus menaiki perancah, gunakan teknik
4.3.2 Hati hati saat berada di atas tiang perancah, jaga
keseimbangan tubuh.
Tinggi 4.4.1 Pasang tiang perancah sesuai petunjuk pemasangan
pabrik pembuatnya.
4.4.2 Jangan mengabungankan perancah yang berbeda
jenisnya atau pabrik pembuatnya.
4.4.3 Jika menggunakan perancah roda, pengunci roda harus
dipasang sebelum perancah bagian atas disambung.

4.4.4 Tiang tiang perancah dibawa ke tingkat yang lebih tinggi


dengan cara diikat dan ditarik.
4.4.5 Perancah harus dipasang sesuai dengan rekomendasi
pabrik atau standar keselamatan yang berlaku
diperusahaan.
4.4.6 Semua tiang perancah yang tingginya lebih dari 7,6 meter
harus diikat pada bangunan di dekatnya setiap interval
7,6 meter.

4.4.7 Setelah perancah berdiri, harus diuji terlebih dulu:


> Periksa kestabilan perancah.
> Periksa kayu lantai kerja dari retakan, patah, geseran
atau cacat lain
> Pasang rambu peringatan dan intstruksi kerja di bagian
bawah perancah
Tinggi 5.1.1 Pastikan dulu sepatu yang di pakai bersih dari lumpur,
pelumas atau kotoran lain yang lain yang menyebabkan
slip. Helm safety wajib di pakai.

5.1.2 Naik/turun tangga harus memanfaatkan kedua tangan


untuk memegang. Tubuh harus menghadap tangga.
Jangan meluncur/merosot/melompat untuk menuruni
tangga.
Tinggi 5.2.1 Jika membawa peralatan atau beban, usahakan dengan
tali untuk menggeretnya ke atas, sehingga kedua tangan
bebas untuk berpengangan.

5.2.2 Jika terpaksa membawa kunci atau peralatan lain


masukkan ke dalam kantong yang diikatkan pada ikat
pinggang, atau dipanggul.

5.2.3 Hanya dibolehkan satu orang menaiki tangga perancah di


satu waktu.
Tinggi 6.1.1 Jika pekerjaan dilakukan pada ketinggian lebih dari 2
meter, Sefty harness/lifeness harus dipakai dengan benar.

6.1.2 Dan pekerjaan diatas atau sama dengan 5 meter wajibkan


meminta surat izin atau work permit dari pihak yang
berwenang (Section head/dept. head/SHE Officer).

Tinggi 6.2.1 Sedapat mungkin gunakan peralatan kerja yang lengkapi


dengan gelang tangan sehingga tidak mudah jatuh ke
bawah.

6.2.2 Pakai kantong peralatan yang diikatkan di pinggang untuk


memudahkan pekerjaan dan penyimpanan jangan
diletakkan di lantai kerja.

Tinggi 6.3.1 Jaga langkah kaki jangan memindahkan kaki secara


mendadak atau berdiri berdekatan sehingga membebani
lantai kerja secara akumulatif.

6.3.2 Hindari bersandar pada pagar lantai kerja, pagar hanya


digunakan untuk berpengangan atau penahan jatuh

6.3.3 lakukan pekerjaan dengan hati hati, jika ada angin


kencang, rendahkan tubuh dan berpegangan pada pagar
pengaman.

tinggi 6.4.1 Jika perancah didirikan di dekat (dalam radius 3 meter)


kabel listrik bertegangan >24 volt, maka kabel tersebut
harus di matikan dari sumber arusnya. Dilarang
mengunakan perancah kayu.

6.4.2 Jika perlu perancah (yang terbuat dari logam) harus di


bumikan terlebih dulu.

Tinggi 7.1.1 Jika perancah beroda harus dipindahakan, hal yang harus
dilakukan:
> Tidak boleh ada orang di atas perancah tersebut.
> Semua peralatan kerja, barang harus di turunkan lebih dulu

> Pemindahan harus di lakukan minimal oleh 2 (dua)orang dan


salah satu memberikan komando.
7.1.2 Perhatikan lintasan perpindahan, hindari orang atau
aktifitas lainnya
7.1.3 Maksimum hanya 3 tingkat perancah beroda yang boleh di
dorong
Tinggi 8.1.1 Sebelum perancah dibongkar, pastikan tidak ada alat,
peralatan, barang atau material lain yang tertinggal di lantai
kerja perancah.

Sedang 8.2.1
Pastikan sudah ada perintah pembongkaran dari pengawas
8.2.2 Semua tata cara untuk pembongkaran perancah
diperlakukan.
8.2.3 Pekerjaan dimulai dari titik tertinggi perancah, Safety
harness/lifeline harus di pakai.
tinggi 8.3.1 Tiang tiang perancah di turunkan dengan mengunakan
tali tambang yang kuat, tidak boleh dijatuhkan.

Sedang 8.4.1 Tiang-tiang perancah yang lepas harus di susun dengan


rapi, di atas landasan yang kering dan rata untuk
memudahkan pemindahan.
Sedang 9.1.1 Perancah harus disimpan dengan cara di tumpuk rapi,
lantai tempat penumpukan harus datar, kering, bersih
dan terlindung dari cuaca.
Sedang 9.2.1 Orang berkerja dengan perancah wajib memakai sarung
tangan dan sepatu peindung.
Sedang 9.3.1 Hati - hati dan perhatikan jari tangan waktu menumpuk,
lakukan bersama rekan sekerja.
Sedang 9.4.1 Saat menyusun perancah, sekaligus juga memeriksa
kondisi fisik tiang perancah, pisahkan yang cacat
diperbaiki atau dimusnahkan.
9.4.2 Jika perlu tumpukkan diikat atau diberi penahan supaya
stabil
1Memeriksa dan memakai AlatPelindung Diri (APD)1.1Kecelakaan fatal, terbentur,tertusuk, tergores1.1.11.1.2Ha

ANALISIS KESELAMATAN KERJA (


JOB SAFETY ANALYSIS
)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah KerjaRisiko yang terkaitTindakan atau Prosedur Pencegahan yangdirekomendasikan
23Periksa kondisi tiang perancahBawa tiang perancah ke lokasikerja2.12.22.32.43.13.2 TerjepitKejatuhan peranca
safety
dan sepatu
safety
wajibdipakai.Hati-hati saat memeriksa, pastikan keadaan tumpukanperancah stabil.Saat memeriksa perancah, ce

ANALISIS KESELAMATAN KERJA (


JOB SAFETY ANALYSIS
)/PROSEDUR JSA
4Mendirikan perancah4.14.24.34.4 Tiang perancah amblas Terjepit Terpeleset jatuhPerancah rubuh4.1.14.1.24.1
ANALISIS KESELAMATAN KERJA (
JOB SAFETY ANALYSIS
)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah KerjaRisiko yang terkaitTindakan atau Prosedur Pencegahan yangdirekomendasikan

56Menaiki/Menuruni PerancahBekerja di atas perancah5.15.26.1 Terpeleset jatuhKejatuhan beban Terjatuh4.4.8


out rigger
.Setelah perancah berdiri, harus diuji terlebih dulu:

Periksa kestabilan perancah.

Periksa kayu lantai kerja dari retakan, patah,geseran, atau cacat lainnya.

Periksa penampilan fisik dan suara kayu jika diinjakterutama pada lendutan yang berlebihan.

Pasang rambu peringatan dan instruksi kerja dibagian bawah perancah.Pastikan dulu bahwa sepatu yang dipakai
safety
wajib dipakai.Naik/turun tangga harus memanfaatkan kedua tanganuntuk memegang. Tubuh harus selalu mengh
safety harness/lifeliness
harus dipakai denganbenar.Dan pekerjaan diatas atau sama dengan 5 m wajibkanmeminta surat ijin izin atau
work permit
dari pihakyang berwenang (
Section head/dept.
head/
SHEOfficer).
ANALISIS KESELAMATAN KERJA (
JOB SAFETY ANALYSIS
)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah KerjaRisiko yang terkaitTindakan atau Prosedur Pencegahan yangdirekomendasikan

7Pindahkan perancah (beroda)6.26.36.47.1Kejatuhan barang TerpelesetKesetrum Jatuh, kejatuhan barang6.2.16


volt,
maka kabeltersebut harus dimatikan dari sumber arusnya.Dilarang memakai perancah kayu. Jika perlu perancah

Tidak boleh ada orang di atas perancah tersebut.

Semua barang, alat dan peralatan kerja harusditurunkan lebih dulu.

Pemindahan harus dilakukan minimal oleh 2 (dua)orang dan salah satu memberikan komando.Perhatikan lintasa
ANALISIS KESELAMATAN KERJA (
JOB SAFETY ANALYSIS
)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah KerjaRisiko yang terkaitTindakan atau Prosedur Pencegahan yangdirekomendasikan

89Bongkar perancahSimpan kembali8.18.28.38.49.19.29.39.4Barang terjatuhCederaKejatuhan tiang perancah Tia


safety harness/lifeline
harus dipakai. Tiang-tiang perancah diturunkan denganmenggunakan tali tambang yang kuat, tidak bolehdijatuhk
Urutan Dasar Langkah KerjaRisiko yang terkaitTindakan atau Prosedur Pencegahan yangdirekomendasikan
tertusuk, tergores1.1.11.1.2Hanya orang yang dalam keadaan sehat dan sudahmendapat pelatihan khusus dan berpengalam

an yangdirekomendasikan
13.2 TerjepitKejatuhan perancahPerancah rusak TergoresCedera punggungPerancah jatuh2.1.12.1.22.1.32.2.12.2.22.3.12.3.2

.Saat memeriksa perancah, ceklis inspeksi perancahstandar harus dipergunakan.Periksa keadaan fisik perancah dengan cerm

hPerancah rubuh4.1.14.1.24.1.34.2.14.3.14.3.24.4.14.4.24.4.34.4.44.4.54.4.64.4.7Pemasangan perancah harus diawasi oleh

an yangdirekomendasikan

Kejatuhan beban Terjatuh4.4.84.4.95.1.15.1.25.2.15.2.25.2.36.1.16.1.2 Jangan mendirikan perancah beroda dengan tinggim

lu bahwa sepatu yang dipakai bersih darilumpur, pelumas, atau kotoran lain yang bisamenyebabkan slip. Helm

ang. Tubuh harus selalu menghadaptangga. Jangan merosot/meluncur/melompat untukmenuruni tangga. Jika membawa pe

meminta surat ijin izin atau


an yangdirekomendasikan

Jatuh, kejatuhan barang6.2.16.2.26.3.16.3.26.3.36.4.16.4.27.1.17.2.17.2.2Sedapat mungkin gunakan peralatan kerja yangdil

cah kayu. Jika perlu perancah (yang terbuat dari logam) harusdibumikan terlebih dulu. Jika perancah beroda harus dipindah

an komando.Perhatikan lintasan perpindahan, hindari orang atauaktivitas lainnya.Maksimum hanya 3 tingkat perancah berod

an yangdirekomendasikan

raKejatuhan tiang perancah Tiang perancah rusak Tiang perancah rusak TerjepitCedera punggung Tiang perancah rusak8.1.1

yang kuat, tidak bolehdijatuhkan. Tiang-tiang perancah yang dilepas harus disusundengan rapi, di atas landasan yang kering
an yangdirekomendasikan
tihan khusus dan berpengalaman yangboleh melakukan pekerjaan ini.Alat Pelindung Diri (APD) harus diperiksa dan dipakaid

12.1.22.1.32.2.12.2.22.3.12.3.22.4.13.1.13.1.23.1.33.2.13.2.2Pastikan bahwa perancah yang akan dipakai adalahperancah ya

aan fisik perancah dengan cermat darikemungkinan adanya retakan, karat, patah, tanggaperancah hilang, bengkok atau caca

n perancah harus diawasi oleh pengawasyang kompeten.Sebelum perancah dipasang, pastikan lokasipemasangan adalah la

ancah beroda dengan tinggimelebihi 4 kali panjang terpendek luas alasnya,kecuali bagian bawahnya dipasangi

abkan slip. Helm

runi tangga. Jika membawa peralatan atau beban, usahakandengan tali untuk menggeretnya ke atas, sehinggakedua tangan
unakan peralatan kerja yangdilengkapi dengan gelang tangan sehingga tidakmudah terjatuh ke bawah.Pakai kantong peralata

rancah beroda harus dipindahkan, hal yangharus dilakukan:

hanya 3 tingkat perancah beroda yangboleh didorong.

ung Tiang perancah rusak8.1.18.2.18.2.28.2.38.3.18.4.19.1.19.2.19.2.29.3.19.4.19.4.2Sebelum perancah dibongkar, pastikan

pi, di atas landasan yang kering dan ratauntuk memudahkan pemindahan.Perancah harus disimpan dengan cara ditumpuk ra
) harus diperiksa dan dipakaidengan baik dan benar sesuai dengan SOP yangberlaku.

kan dipakai adalahperancah yang direkomendasikan sesuai denganstandar keselamatan perusahaan. (Lihat standarSHE/98/1

ncah hilang, bengkok atau cacat kerusakanlainnya.Bersihkan tangga perancah dari sisa lumpur, tanah,pelumas dan lainnya.La

n lokasipemasangan adalah landasan yang keras, stabil danrata.Landasan dari tanah harus dipasangkan lempengankayu yan

wahnya dipasangi

e atas, sehinggakedua tangan bebas untuk berpegangan. Jika terpaksa membawa kunci atau perlatan lain,masukkan ke dala
e bawah.Pakai kantong peralatan yang diikatkan di pingganguntuk memudahkan pekerjaan dan penyimpanan. Jangan diletak

m perancah dibongkar, pastikan tidak ada alat,peralatan, barang atau material lain yang tertinggal dilantai kerja perancah.Pas

mpan dengan cara ditumpuk rapi,lantai tempat penumpukan harus rata, kering, bersihdan terlindung dari cuaca.Orang yang
ahaan. (Lihat standarSHE/98/10.11/STD).Perancah yang akan digunakan harus memiliki KIP(Kartu Inspeksi Peralatan) sudah

tanah,pelumas dan lainnya.Lakukan pembersihan dengan hati-hati, gunakanmajun atau sikat. Tiang perancah hendaknya di

pasangkan lempengankayu yang cukup lebar dan kuat.Hati-hati saat menyambung tiang, perhatikan jari dantangan. Sarung ta

perlatan lain,masukkan ke dalam kantong yang diikatkan pada ikatpinggang, atau dipanggul.Hanya dibolehkan satu orang me
n penyimpanan. Jangan diletakkan di lantai kerja. Jaga langkah kaki, jangan berpindah tempat secaramendadak atau berdiri b

gal dilantai kerja perancah.Pastikan sudah ada perintah pembongkaran daripengawas.Semua tata cara untuk mendirikan pe

indung dari cuaca.Orang yang bekerja dengan perancah wajib memakaisarung tangan dan sepatu pelindung.Hati-hati dan p
artu Inspeksi Peralatan) sudah diinspeksi secararutin.Sarung tangan, helm

. Tiang perancah hendaknya dibawa oleh minimal 2(dua) orang. Teknik penanganan barang manual harus diikuti. Jika tiang p

atikan jari dantangan. Sarung tangan dan helm pelindung wajibdipakai. Jika harus menaiki perancah, gunakan teknik kontakti

anya dibolehkan satu orang menaiki tanggaperancah di satu waktu. Jika pekerjaan dilakukan pada ketinggian lebih dari 2met
secaramendadak atau berdiri berdekatan sehinggamembebani lantai kerja secara akumulatif.Hindari bersandar pada pagar l

tata cara untuk mendirikan perancahdiberlakukan.Pekerjaan dimulai dari titik tertinggi perancah,

patu pelindung.Hati-hati dan perhatikan jari tangan waktu menumpuk,lakukan bersama rekan sekerja.Ikuti tatacara penanga
anual harus diikuti. Jika tiang perancah dibawa dalam jumlah banyaksekaligus, harus dibawa dengan alat angkat/angkutdan

ancah, gunakan teknik kontaktiga titik.Hati-hati saat berada di atas tiang perancah, jagakeseimbangan tubuh.Pasang tiang pe

ada ketinggian lebih dari 2meter,


Hindari bersandar pada pagar lantai kerja, pagarhanya digunakan untuk tempat berpegangan ataupenahan jatuh.Lakukan pe

sekerja.Ikuti tatacara penanganan barang manual denganbenar.Saat menyusun perancah, sekaligus juga memeriksakondisi fi
engan alat angkat/angkutdan usahakan diikat terlebih dulu, atau gunakan paletdan ditumpuk dengan stabil.Perhatikan temp

bangan tubuh.Pasang tiang perancah sesuai petunjuk pemasanganpabrik pembuatnya. Jangan menggabungkan perancah ya
ataupenahan jatuh.Lakukan pekerjaan dengan hati-hati, jika ada anginkencang, rendahkan tubuh dan berpegangan padapag

aligus juga memeriksakondisi fisik tiang perancah, pisahkan yang cacatuntuk diperbaiki atau dimusnahkan. Jika perlu tumpu
dengan stabil.Perhatikan tempat yang akan dilewati, pastikan amandari orang atau aktifitas lainnya.Perancah hanya boleh d

n menggabungkan perancah yang berbeda jenisatau pabrik pembuatnya.Setiap mekanisme pengunci harus difungsikan dand
uh dan berpegangan padapagar pengaman. Jika perancah didirikan di dekat (dalam radius 3 meter)kabel listrik bertegangan

imusnahkan. Jika perlu tumpukan diikat atau diberi penahan supayastabil.


innya.Perancah hanya boleh diletakkan di tempat yangkering, stabil, aman.

engunci harus difungsikan dandipastikan bekerja. Jika menggunakan perancah roda, pengunci rodaharus dipasang sebelum p
meter)kabel listrik bertegangan >24
rodaharus dipasang sebelum perancah bagian atasdisambung. Tiang-tian perancah dibawa ke tingkat yang lebihtinggi denga
tingkat yang lebihtinggi dengan cara diikat dan ditarik.Perancah harus dipasang sesuai dengan rekomendasipabrik atau stan
n rekomendasipabrik atau standar keselamatan yang berlaku diperusahaan.Semua tiang perancah yang tingginya lebih dari 7
ncah yang tingginya lebih dari 7.6meter harus diikat pada bangunan di dekatnya setiapinterval 7.6 meter.