Anda di halaman 1dari 41

GENESA ENDAPAN SEDIMENT-HOSTED

Hendro Purnomo
JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN-STTNAS
2017
Endapan Emas Sediment Hosted
1. Pada mulanya tipe endapan ini disebut tipe Carlin (dari
nama endapan/tambang emas Carlin di Nevada Amerika
Utara), tetapi untuk dapat menunjukkan nama yang lebih
generic, banyak geologist memakai nama sediment-hosted
disseminated gold (Robert et al,1971) atau sediment-hosted
micron gold, siliceous limestone replacement gold and
invisible gold (schroeter and Poulsen, 1996).

2. Tipe endapan ini mengandung emas dengan ukuran sangat


halus (micron size) di dalam diseminasi mineral sulfida
yang halus pada zona stratabound dan breksi discordan.

3. Pada umumnya mineralisasi terjadi pada batuan karbonat


yang tidak murni (impure carbonates), tetapi mineralisasi
juga dapat terjadi pada jenis batuan lain (misalnya jenis
batuan sedimen carbonatan atau batuan beku).
Ciri umum endapan emas sediment-hosted

1. Secara megaskopis mineral emas tidak kelihatan (non-visible). Emas


halus (micron size) terdapat di dalam arseni-calpyrite atau pyrite.
2. Non-visible, ukuran emas (native gold) sangat halus di dalam besi (Fe)
oksida atau menempel pada lempung (clay) atau bijih oksida.
3. Anomali kandungan Perak, Arsenik, Merkuri, Antimony dan
kandungan base metals rendah.
4. Berasosiasi dengan mineral-mineral: realgar (AsS), orpiment (As2S3)
atau stibnite (Sb3S3), terjadi pada sekuen batuan sedimen mengandung
silty carbonate atau silt karbonatan (calcareous siltstone).
5. Zona silisifikasi kuat (intensely silicified) sering di sebut dengan
jasperoid, terdapat pada bagian sentral mineralisasi.
6. Carbonate dissolution (decalcification) terdapat pada bagian
periperal.
7. Berasosiasi dengan struktur-struktur brittle.
Model mineralisasi Pacific Rim Au / Cu (Corbett & Leach, 1993)
Distribusi tipe endapan sediment-hosted di dunia (Lefebure et al, 1999,
modifikasi dari Christensen et al, 1996)
Sumberdaya Au pada endapan sediment-hosted di dunia
Produksi emas dunia
Karakteristik
Karakteristik
• Host rocks
– Berbutir halus, laminasi batugamping atau dolomit yang
mengandung silt.
– Umur mineralisasi : Umumnya Tersier, tetapi bisa terjadi
pada semua umur geologi

• Structural setting
– High-angle, sesar normal
menaikkan permeabilitas host-rock, membentuk breksiasi
– Jalur overthrust / thrust fault.
Karakteristik (lanjutan..)
• Bentuk endapan
– Umumnya tabular, stratabound kadang-kadang pada kontak
antar jenis batuan yang berbeda.
– Pada tubuh diskordan dengan tekstur breksia pada zona sesar
sudut tinggi
– Mineral sulfida terutama pirit dan mineralisasi emas
berbentuk disseminasi.

• Tekstur/ Struktur
– Tekstur breksia yang terbentuk karena proses silica
replacement pada karbonat dan terjadi penyusutan volume.
– Tektonik breksia pada zona sesar normal
– Sulfida berbutir halus terutama pirit <1% terdiseminasi pada
zona mineralisasi.
Karakteristik (lanjutan..)
• Igneous rocks/batuan intrusi
• Batuan intermedier
• Granodiorit sampai granit
• Mineralogi bijih (ore mineralogy)
– Native gold sangat halus (ukuran-micron), dalam pyrite
dengan arsenian rims, arsenopyrite, stibnite, realgar, orpiment,
cinnabar, fluorite dan barite.
– Au berasosiasi dengan anomali konsentrasi dari: As, Sb,
Ba,Ti, Hg
• Geokimia Fluid-inclusion.
(Rata-rata)
– Low Salinity : 1~7% NaCl equiv.
– Temperatur : 180~245°
Karakteristik (lanjutan..)

• Mineralogi gangue
– Kuarsa berbutur halus (fine-grained quartz), barite,
mineral-mineral clay, vein-vein kalsit.

• Alterasi
– Zona alterasi di kontrol oleh stratigrafi lokal dan
struktur geologi.
– Alterasi pada bagian sentral: silisifikasi kuat dengan
vein-vein silika dan jasperoid.
– Alterasi pada bagian periperal : argilik dan
dekarbonatisasi.
Genesis
Sumber : Levebure et al.,1998
Carlin Type Deposit Model
Metallization
(During hydrothermal system)
• Pre-ore stage
– Jasperoid replaced carbonate
• Gold ore stage
– Quarz veins and silicified breccias formed
• Post-ore stage
– Calcite vein formed
– Contain barite, orpiment, realgar, stibnite, cinnabar
Skematik model perkembangan endapan emas (Au) tipe sediment hosted
Alterasi
Terdapat tiga tipe alterasi utama:
• Decalcification atau decarbonization
• Alterasi Argilic dan
• Silisifikasi/ jarperoid

Mineralisai (emas) terdapat di ketiga tipe alterasi tersebut. Meskipun


umumnya mineralisasi berkembang lebih baik di zona argilic atau di
zona intense silisifikasi/jasperoid, sebagai pusat dari sitem endapan,
yang sering berasosiasi dengan kontrol struktur.
Model tipe endapan sediment hosted
A : Massive Jasperoid, terbentuk dari shale karbonatan.
B : Breccia Jasperoid dengan vein kuarsa.
C : Jasperoid terbentuk dari dolomit (bawah).
Massive black jasperoid terbentuk dari shale karbonatan (atas).
D : Campuran Massive jasperoid dan Decalsified shale.
E : Decalsified shale, termineralisasi.
F : Singkapan Decalsified shale yang lapuk.
Model tipe endapan sediment hosted (lanjutan..)
The conceptual target of rock type for carlin-type gold deposit, with disseminated gold
Silicified-decalcification siltstone
Tektonik
Oceanic subduction

Continental subduction

Model tektonik ideal pada endapan skarn (from Meinert,1992)


Distribution of mineralized Late Cretaceous to Pliocene magmatic arcs in Indonesia
Abong Gold Sediment-Hosted
Abong Project Location
Discovery outcrop of siliceous gold-bearing rock (jasperoid)
Daftar Pustaka
• Bouttathed B.O., 2013, Geology of The Sepon Copper and Gold Deposits,
Laos, The 2nd Lao-Thai echnical Conference On Geology and Mineral
Resources.
• Corbett. G.J, Leach. T.M., 1993, A Guide To Pacific Rim Au/ Cu Exploration,
A Workshop Presented in Jakarta 14-15 Dec 1993.
• Lefebure. D. V, Brown. D. A, Ray. G.E., 1998, The British Columbia
Sediment-Hosted Gold Project, British Columbia Geological Survey,
Geological Fieldwork, Paper 1999-1.
• Park. M.E., Geologic Overview Of The Carlin Trend Gold Deposits, Pukyung
Nat University.
• Setijadji. L. D., Generating Exploration Criteria by Modeling Sediment-Hosted
Disseminated Gold Mineralization In The Great Basin, Southwestern USA,
Thesis for master degree, International Institute For Geo Information Science
And Earth Observation Enschede, The Netherlands.
• Taylor. I. A., 2012, Independent Technical Report on The Mineral Resources
Estimation Of The Abong Gold Project, Sumatera, Indonesia, Mining
Associates Pty Ltd, 2012.
TERIMAKASIH