Anda di halaman 1dari 2

Persatuan merupakan suatu syarat yang mutlak untuk terwujud suatu negara dan bangsa dalam

mencapai tujuan bersama (Januar, 2011). Persatuan Indonesia sebagai sila ketiga Pancasila
merupakan nilai yang sudah sepatutnya tertanam kuat dalam diri setiap warga Indonesia.
Sayangnya, di era modern berbasis terknologi seperti ini, masyarakat seringkali melupakan dan
atau enggan menerapkan nilai dari sila ketiga ini. Oleh sebab itu, diperlukan sikap-sikap yang
harus dilakukan oleh setiap individu sebagai bagian dari masyarakat Indonesia sebagai upaya
implementasi nilai dari sila ketiga Pancasila di era perkembangan teknologi, di antaranya sebagai
berikut.

 Memanfaatkan teknologi sebagai wadah untuk mengenali perbedaan


Indonesia merupakan bangsa yang penuh dengan keanekaragaman dan perbedaan.
Keanekaragaman dan perbedaan tersebut seharusnya tidak dijadikan sebagai alasan untuk
memecah belah persatuan, melainkan dijadikan alat pemersatu itu sendiri, yang diawali
dengan saling mengenal. Pada era teknologi seperti saat ini, informasi semakin mudah
diunggah maupun diakses oleh orang-orang dari berbagai latar belakang. Hal itu dapat
dimanfaatkan untuk saling mengenal dan megetahui perbedaan satu samalain. Dari mengenali
perbedaan itulah diharapkan dapat tumbuh kesadaran bahwa meskipun terdiri dari
keanekaragaman, Indonesia tumbuh dan berkembang dengan nilai persatuan,
 Menanamkan toleransi dalam interaksi sosial
Saat ini, orang-orang banyak melakukan interaksi sosial di dunia maya dengan memanfaatkan
teknologi. Di dunia maya, siapapun merasa berhak untuk menyampaikan pendapat sebebas-
bebasnya. Hal tersebut sangatlah rentan mengganggu persatuan antarmasyarakat. Oleh karena
itu setiap orang harus menyadari dan menanamkan toleransi dalam interaksi sosial, khususnya
di dunia maya, dimana dunia sosial yang dihadapi lebih luas dan lebih banyak orang yang
mungkin terlibat. Dengan menyadari keharusan toleransi ketika berinteraksi, benturan-
benturan kecil diharapkan tidak mengganggu stabilitas persatuan bangsa.
 Tidak menyalahgunakan teknologi untuk menebar kebencian dan berita bohong
Ujaran kebencian dan berita bohong menjadi topik yang cukup hangat dan sering terjadi
dewasa ini. Mayoritas kasus ujaran kebencian dan berita bohong terjadi atas penyalahgunaan
teknologi. Hal ini mendorong terjadinya disintegrasi terhadap persatuan bangsa, yang
kemudian memungkinka terjadinya perpecahan. Maka dari itu, masyarakat hendaknya
menjauhi penyalahgunaan teknologi untuk menebar kebencian dan berita bohong, sebagai
upaya menerapkan stabilitas persatuan.

Referensi

Januar Ari Setiomo. 2011. Makna Sila Ketiga Pancasila: Persatuan Indonesia. Makalah. Diakses
pada 1 Oktober 2018 melalui https://www.scribd.com/document/74574545/Makna-Sila-
Persatuan-Indonesia#