Anda di halaman 1dari 1

Kebahagiaan Orang Beriman Bertemu Dengan Allah

Setiap orang yang telah meninggal akan dibangkitkan kembali Dan mereka akan menghadap Allah
Orang yang paling taat kepada Allah di dunia ini Sudah tentu mereka adalah orang yang paling bahagia
untuk bertemu dengan allah.

Setiap kali seseorang melakukan amal kebaikan Ketika melangkah ia sadar bahwa langkahnya adalah
menuju allah. Terhadap hartanya ia sadar setiap infak hartanya adalah semata-mata hanya karena
allah. Terhadap ibunya yang di rumah, ia sadar ketika menjaganya dengan baik semata-mata hanya
karena allah. Terhadapa ayahnya yang punggungnya terbebani, ia sadar ketika menjaganya dengan
baik semata-mata hanya karena allah. Kepada orang miskin, ia memberikannya baju dan makanan
semata-mata hanya karena allah. Ketika ia marah, ia menahan amarah dan menanggalkan haknya
hanya karena allah. Ia bangun malam ketika tidak ada orang yang dapat melihatnya Dan berdiri
dihadapan allah, semata-mata karena allah. Ia mengenakan ihram, mengelilingi ka’bah dan berjalan
antara safa dan marwa, Tak berharap apapun kecuali ridho allah. Dan berbagai amal shaleh lainnya
yang ia lakukan, semata-mata hanya karena allah. Orang ini, ia akan menunggu datangnya hari
kebangkitan dan ia akan berbahagia untuk bertemu allah.

Tapi mereka, yang hanya disibukkan oleh perbuatan zina, berbohong, ketenaran atau ia menjauhkan
dirinya dari mesjid dan berpaling dari tempat2 orang bertaqwa dan berpaling dari lantunan ayat
alquran, orang ini tidak memiliki motivasi untuk mencintai allah. Karena nabi muhammad saw berkata
“Ketika hambaku merindukan pertemuan denganku aku pun merindukan pertemuan dengannya”
“ya allah bimbing kami kepada amal-amal yang dapat membantu kami cinta akan pertemuan
denganmu”

Mereka yang kalah adalah mereka yang tidak berbahagia ketika menghadap allah, menurut sebuah
hadist yang shahih bahwa nabi muhammad saw berkata : ada dua kebahagian bagi orang yang
berpuasa, kebahagiaan ketika ia berbuka puasa, dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan tuhannya.
Jadi ketika anda akan berpuasa wajib ataupun berpuasa sunnah, atau puasa membayar hutang
maupun puasa nazar, ketika anda akan berbuka puasa, ingatlah akan pertemuan dengan allah, dan
berdoalah “Ya allah anugerahkanlah padaku kebahagiaan ketika bertemu denganmu, sebagaimana
kau bahagiakan aku ketika aku berbuka puasa. Ketika kecintaan kepada allah menjadi sangat kuat
didalam hati, ia sangat menginginkan dirinya untuk bertemu dengan allah. Semoga allah menjadikan
kita termasuk didalamnya.

Setiap kali mereka diberi kesenangan dunia mereka tidak hentinya merindukan allah 2x. Anda akan
sadar bahwa kecintaan anda kepada allah begitu besar ketika anda diberikan kesenangan dunia. Anda
merasa bahwa anda telah mendapatkan segala yang anda butuhkan. Maka ketika itu, cinta allah belum
terpaku kuat didalam hatimu. Apapun segala kesenangan yang didapat di dunia, tak perduli seberapa
besar, seberapa banyak, dan bermacam2 itu semua. Itu semua tidak akan membuat diri anda puas
karena hati anda telah dipenuhi oleh cinta allah. Maka ketahuilah bahwa anda tak akan merasa puas
dan tenang, sampai pada hari dimana anda akan bertemu allah azza wa jal. Demi allah tidak ada
kebahagiaan yang lebih besar didunia ini dibandingkan kebahagiaan yang dimiliki para orang yang
beriman ketika bertemu dengan allah.