Anda di halaman 1dari 12

CRITICAL JOURNAL REVIEW

“PERHITUNGAN LUAS PENULANGAN METODE BISECTION PADA


KOLOM BIAXIAL MENGGUNAKAN DELPHI DENGAN RUMUS BRESLER”

DOSEN PENGAMPU :
Yulita Moliq Rangkuti, MSc, Phd

Oleh :
Nama :JULIUS SIHOLE
NIM :4181230003
Kelas : Matematika ND 2B

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur Kepada Tuhan yang maha Esa yang telah memberikan segala
nikmat dan karunia-Nya kepada kita, sehingga disini saya pribadi dapat mengerjakan
salah satu dari 6 tugas KKNI yang berjudul “Critical Journal Review” Mata kuliah
Metode Numerik.
Dan penulis bersyukur kepada Tuhan yamg Maha Esa, sebagaimana penulis
didalam melaksanakan tugas ini diberi kemampuan untuk menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu, penulis juga sangat mengharapkan kepada para pembaca agar memberikan
saran atau kritik yang konstruktif kepada penulis makalah ini, demi kesempurnaan
tugas-tugas yang diberikan oleh dosen untuk masa yang akan datang.
Akhir kata, penulis hanya mampu untuk mengucapkan banyak terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan masalah ini. Semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Medan, April 2019

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang ……………………………………………………………………
Tujuan CJR ……………………………………………………………………….
Manfaat CJR ……………………………………………………………………...
Identitas Jurnal ……………………………………………………………………

BAB II RINGKASAN ISI JURNAL


Pendahuluan ………………………………………………………………………
Deskripsi Isi ………………………………………………………………………
Ruang Lingkup …………………………………………………………………...
Metode Penelitian ………………………………………………………………..
Algoritma …………………………………………………………………………

BAB III PEMBAHASAN


Ringkasan Teori …………………………………………………………………..
Analisa Dan Pembahasan ………………………………………………………...

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN JURNAL

BAB IV PENUTUP
Kesimpulan ……………………………………………………………………….
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Metode Numerik adalah teknik-teknik yang digunakan untuk memformulasi
kan masalah matematis agar dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan. Latar
belakang mempelajari akar- akar persamaan agar dapat mencari akar akar persamaan
yang belum diketahui ,dengan mencapai hasil yang hampir eksak. Metode numerik
memberikan cara-cara untuk menyelesaikan bentuk persamaan tersebut secara perkiraan
hingga didapat hasil yang mendekati penyelesaian secara benar (eksak). Penyelesaian
numerik dilakukan dengan perkiraan yang berurutan (iterasi), maka tiap hasil akan lebih
teliti dari perkiraan sebelumnya. Dengan berbagai iterasi yang dianggap cukup, akan
didapat hasil perkiraan yang mendekati hasil yang benar (eksak) dengan toleransi yang
diijinkan.

B. Tujuan CJR
1. Sebagai penyelesaian tugas Critical Journal Review.
2. Untuk menambah wawasan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang baik
dan benar.
3. Untuk menambah wawasan mahasiswa dalam memahami isu yang berkembang
dalam mata kuliah metode numerik.
4. Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang
baik dan benar.
5. Untuk menguatkan pemahaman mahasiswa dalam memahami materi kuliah
metode numerik.

C. MANFAAT CJR
1. Menambah wawasan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang baik dan
benar.
2. Menambah wawasan mahasiswa dalam memahami isu yang berkembang
dalam mata kuliah metode numerik.
3. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang
baik dan benar.
4. Menguatkan pemahaman mahasiswa dalam memahami materi kuliah metode
numerik.

D. Identitas Jurnal

Judul Artikel : Perhitungan Luas Penulangan Metode Bisection Pada Kolom


Biaxial Menggunakan Delphi Dengan Rumus Bresler
Jenis Jurnal : Jurnal Teknisia
Edisi Terbit : Volume 22 Nomor 2 Halaman 392-399
Pengarang Artikel : Kamaludin
Penerbit : ITENAS Bandung
No ISSN : 0853-8557
BAB II
RINGAKASAN ISI JURNAL

A. Pendahuluan
Maraknya penggunaan komputer di berbagai bidang kehidupan manusia,
menuntut setiap orang untuk mengetahui dan mempelajari berbagai macam software
pendukung yang dapat bermanfaat dalam mempermudah pekerjaan. Salah satu
peranan teknologi komputer pada bidang rekayasa adalah pada bidang rekayasa
struktur dalam mendisain suatu elemen pada struktur beton. Jumlah dan luas tulangan
pada kolom beton merupakan salah satu yang harus diperhatikan dalam merencanakan
elemen struktur beton. Tahap mendisain penampang dan jumlah tulangan kolom
sering kali membutuhkan suatu proses yang cukup panjang dan rumit karena gaya
yang bekerja merupakan gabungan dari gaya dalam terutama gaya dalam lentur
biaxial dan normal

B. Deskripsi isi
Ada beberapa kasus dalam mendisain luas dan jumlah tulangan pada penampang
kolom struktur beton yang tidak mudah dirancang apabila dilakukan secara manual
karena membutuhkan proses yang cukup panjang dan berulang.
Ada dua cara prosedur disain luas dan jumlah tulangan pada kolom yaitu
1. Prosedur pertama dengan cara coba-coba.
2. Prosedur kedua dengan menggunakan salah satu metode numerik.
Cara pertama umumnya lebih lama dikerjakan dibandingkan dengan cara kedua, hal
ini dikarenakan tanpa dalam proses perhitungan tanpa memanfaatkan teknologi
komputer dan metoda. Metode penyelesaian cara kedua dalam menentukan jumlah
dan luas tulangan kolom yang diperlukan akan diterapkan metode bagi dua
(bisection). Metode ini dipilih karena memiliki solusi penyelesaian yang tertutup.
Melihat keadaan ini diperlukan suatu algoritma yang bisa ditenerapkan pada
teknologi perangkat lunak. Pembuatan perangkat lunak biasanya menggunakan
suatu metoda numerik untuk mempermudah implementasi ke bahasa pemrograman.
Permasalahan yang timbul adalah bagaiman menerapkan metoda numerik untuk
menyelesaikan masalah disain ini. Selanjutnya diperlukan satu atau beberapa
metode numerik yang akan diterapkan pada penyelesaian disain luas dan jumlah
tulangan kolom.

C. Ruang Lingkup
1. Konsep desain menggunakan konsep rumus bresler.
2. Penampang berapa penampang persegi beton bertulang.
3. Disain memenuhi syarat kekuatan.
4. Metode Bagi Dua untuk mencari jumlah dan luas tulangan
5. Basis OS dapat berjalan di windows.
6. Bahasa pemrograman yang digunakan yaitu delphi

D. Metode Penelitian
Penelitian dilakukan dengan cara diawali dengan studi pustaka lalu membuat
model penampang beton persegi bertulang dengan ukuran bebas kemudian
merancang algoritma dan diimplementasikan ke bahasa pemrograman serta
menerapkan metode numerik yaitu metode bagi dua (bisection) untuk luas dan
jumlah tulangan yang diperlukan dalam mendesain penampang beton bertulang
dan diakhiri kesimpuan.

E. Algoritma
Algoritma dari program ini adalah:
Masalah : Menentukan Luas
Total
Penulangan Kolom Biaxial
Input : Pu, Mux, Muy, Ex, Ey, fc,
fy, b, h, d, d’, ø
Output : Luas Penuangan Total Kolom
BAB III
PEMBAHASAN

A. Ringkasan
 Persyaratan Bresler dalam Biaxial Bending
Elemen kolom biasanya memiliki 2 arah momen yang saling tegak lurus
terhadap sumbu x dan y dan beban aksial serah dengan sumbu z yand
ilustrasikan pada gambar 2. Kapasitas kolom akibat lentur dua arah (biaxial
bending) dapat dicek dengan menggunakan persamaan yang dikembangkan
oleh Boris Bresler berikut ini:
1 1 1 1
= + −
𝑃𝑢 𝑃𝑢𝑥 𝑃𝑢𝑦 𝑃𝑢𝑜
Atau
1 1 1 1
= + −
𝑃𝑛 𝑃𝑛𝑥 𝑃𝑛𝑦 𝑃𝑛𝑜
Dengan :
Pux = Beban aksial arah sumbu x
Puy = Beban aksial arah sumbu y
Puo = Beban aksial maksimal

Sedangkan untuk tekan yang diabaikan diabaikan dapat digunakan rumus:


𝑀𝑢𝑥 𝑀𝑢𝑦
+ ≤1
𝑀𝑥 𝑀𝑦
Atau
𝑀𝑛𝑥 𝑀𝑛𝑦
+ ≤1
𝑀𝑜𝑥 𝑀𝑜𝑦

 Metode Bagi Dua (Bisection)


Jika terdapat suatu f(x) yang menerus ∈ [a,b] dan f(a)-f(b) < 0, maka paling
tidak f(x) mempunyai satu akar f(x) mempunyai satu akar ∈ [a,b].
Algoritma
1. Mulai
2. Diketahui sebagai data : f(x), Toleransi (𝜀) atau (n) kali iterasi.
3. Tentukan perkiraan nilai awal (a) dan
nilai awal (b) dengan syarat f(a)-f(b) < 0. bisa dengan cara memplot
fungsi f(x).
4. Hitung c = (a+b)/2
5. abs f(x) < 𝜀 atau sudah iterasi n kali maka jawabannya adalah c dan
Selesai.
6. jika f(a)-f(c) < 0 maka b = c dan jika tidak maka a =c
7. Ulangi tahap 3

 Bahasa Pemrograman Delphi


Delphi adalah suatu program berbasis bahasa Pascal yang telah
memanfaatkan suatu teknik pemrograman yang disebut RAD, dan membuat
pemrograman menjadi lebih mudah.

 Statemen IF
Statemen IF termasuk pada statemen logika yang digunakan untuk
memberikan perumpamaan atau penambahan keterangan. Statemen ini bisa
juga diaplikasikan untuk kondisi ganda atau sering disebut juga Statemen IF
Ganda atau Majemuk yang artinya dalam statemen IF bisa terdapat statemen
IF yang lain lagi.

 Looping
Perulangan (Looping) merupakan suatu instruksi yang digunakan untuk
mengeksekusi sejumlah instruksi program secara berulang-ulang.
Perulangan mempunyai peranan penting sebab adakalanya bagian dari
program perlu dieksekusi kembali berulang-ulang untuk melakukan
sejumlah proses.
 Struktur While()
Karakteristik while() adalah:
1. Dilakukan pengecekan kondisi terlebih dahulu sebelum dilakukan
perulangan. Jika kondisi yang dicek bernilai benar (true) maka perulangan
akan dilakukan.
2. Blok statemen tidak harus ada. Struktur tanpa statemen akan tetap
dilakukan selama kondisi masih true.

 Struktur Repeat -Until()


Karakteristik Repeat() adalah:
1. Dilakukan perulangan terdahulu kemudiandilakukan pengecekan. Jika
kondisi yang dicek bernilai benar (true) maka perulangan akan dihentikan.
2. Blok statemen tidak harus ada.

 Struktur For
Karakteristik:
1. Digunakan untuk perulangan yang batasnya sudah diketahui dengan jelas,
misalnya dari 1 sampai 10.
2. Memerlukan 2 buah variabel awal dan akhir perulangan. Nilai variabel
penghitung akan secara otomatis bertambah atau berkurang tiap kali sebuah
pengulangan dilaksanakan.

B. Analisis Dan Pembahasan


Pada tahap awal iterasi ada beberapa nilai yang naik turun sebelum
konvergen ke luas tulangan yang sebenarnya. Perbedaan turun naiknya luas
tulangan diawal diperkirankan 20-30% terhadap angka sebelumnya akan tetapi
selanjutnya terjadi konvergen diangka yang sebenarnya. Metode bagi dua cocok
digunkan kerena metode ini termasuk motede tertutup dengan memberikan nilai
awal yaitu luas awal 1% dari luas penampang untuk batas bawah dan luas
tulangan maksimum 6% dari luas penampang untuk batas atas.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN JURNAL

Review journal Kelebihan Kekurangan


Aspek isi Penelitian langsung -
bersangkutan sehingga data
yang di dapat jelas
kebenarannya
Aspek layout dan tata Tata cara penulisan sudah -
letak, serta tata tulis, baik
termasuk penggunaan
font
Kelengkapan Materi - Jurnal ini tentang
penerapan metode biseksi
dimana pembahasannya
kurang detail dalam
menggunakan metode
bagi dua (biseksi) dalam
mendesain kostruksi
Ruang lingkup isi artikel Ruang lingkup isi artikel -
jelas yaitu penelitian tentang
penggunaan metode biseksi
Kerapian Juurnal ini sudah cukup rapi -
karena menggunakan jenis
font dan ukuran yang sama
Kelengkapan Dalil/Sifat - Jurnal ini tidak ada
dan teori mencantumkan teori
sehingga sangat
mendukung pembaca
untuk memahami maksud
setiap isi jurnal.
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Hasil dari penelitian ini diantaranya pertama, menentukan luas tulangan lebih
cepat dan akurat. Kedua, kesalahan hasil yang diperoleh dalam menentukan luas
tulangan ini bisa diatur sekecil mungkin dari nilai toleransi yang diberikan. Ketiga,
luas tulangan yang diperoleh secara umum hanya beberapakali iterasi saja. Keempat,
Penerapan metode bagi dua (bisection) ini dapat digunakan dalam menentukan luas
tulangan karena metode ini selalu konvergen ke nilai luas tulangan yang sebenarnya.

DAFTAR PUSTAKA
Kamaludin, (2017). Perhitungan Luas Penulangan Metode Bisection Pada Kolom
Biaxial Menggunakan Delphi Dengan Rumus Bresler. Jurnal Teknisia, 22 (392-
399).