Anda di halaman 1dari 2

RUMUSAN STATEGI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN

KORUPSI
Strategi Nasional dan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi 2010-2025
memiliki visi yaitu “Terbangunnya tata pemerintahan yang bebas dari praktek-
praktek korupsi dengan daya dukung kapasitas pencegahan dan penindakan serta
sistem integritas yang terkonsolidasi secara nasional”. Visi ini selanjutnya dituangkan
dalam misi-misi antara lain, Misi 1 : Membangun dan memantapkan sistem, prosedur,
mekanisme dan kapasitas pencegahan korupsi yang terpadu di tingkat pusat dan
daerah, Misi 2 : Mengkonsolidasikan dan memantapkan sistem, prosedur, mekanisme
dan kapasitas penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi, Misi 3 : Melakukan
reformasi peraturan perundang-undangan nasional dan daerah yang mendukung
pencegahan korupsi secara konsisten, Misi 4 : Membangun dan mengkonsolidasikan
sistem dan mekanisme nasional penyelamatan aset hasil korupsi, Misi 5 :
Mengembangkan dan melaksanakan strategi kerjasama daerah, nasional dan
internasional dalam pencegahan dan penindakan korupsi secara efektif, Misi 6 :
Mengembangkan sistem pelaporan kinerja implementasi STRANAS PK tingkat pusat
dan daerah yang transparan dan terkonsolidasi.
Penjabaran Visi dan Misi Strategi Nasional dan Rencana Aksi Pemberantasan
Korupsi 2010-2025 sebagaimana di atas, selanjutnya dirumuskan dalam
memperlihatkan komitmen Pemerintah dan stakeholders lainnya, antara lain:
Strategi 1
Melaksanakan upaya-upaya pencegahan, berupa: (1) Peningkatan efektivitas
kebijakan dan kelembagaan dalam rangka Pencegahan Korupsi.(2) Pelaksanaan
transparansi administrasi publik. (3) Percepatan reformasi manajemen keuangan
negara dan pengadaan barang/jasa publik melalui Pelaksanaan percepatan reformasi
sistem perencanaan dan keuangan negara. (4) Peningkatan efektivitas reformasi
birokrasi di sektor publik di pusat dan daerah. (5) Penguatan Komitmen anti-korupsi,
melalui Konsolidasi dan kolaborasi antara sektor publik, sektor legislasi, sektor
yudikatif, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan dan para pihak terkait lainnya.
Strategi 2
Melaksanakan langkah-langkah strategis dalam upaya memperbaiki mekanisme di
bidang penindakan, berupa: (1) Mempercepat Penanganan Kasus Korupsi dan
Penguatan Koordinasi diantara lembaga penegak hukum melalui strategi Percepatan
Penanganan dan Eksekusi Tipikor. (2)Penguatan Kelembagaan Penegakan Hukum.
(3) Memperkuat kerangka regulasi penegakkan hukum. (4) Menyusun mekanisme
pelaporan dan pengaduan kasus korupsi serta perlindungan hukum bagi masyarakat,
termasuk perumusan aturan yang jelas mengenai perlindungan terhadap saksi pelapor
di dalam RUU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan UU Perlindungan Saksi
dan Korban
Strategi 3
Melaksanakan Harmonisasi dan Penyusunan Peraturan Perundang-undangan di
bidang Pemberantasan Korupsi dan sektor lainnya yang terkait.
Strategi 4
Melaksanakan Penyelamatan Aset Hasil Tindak Pidana Korupsi
Strategi 5
Meningkatkan Kerjasama Internasional dalam rangka Pemberantasan Korupsi.
Strategi 6
Meningkatkan Koordinasi dalam rangka Pelaporan Pelaksanaan Upaya
Pemberantasan Korupsi.