Anda di halaman 1dari 2

Nama : Amalia Putri Ramadhani

NIM : 2017017190

Kelas : 5A 01

Jawaban :

1. Analisia likuiditas dilihat dari ukuran perusahaan (perusahaan kecil dan perusahaan besar)
Liquidity rasio atau rasio likuiditas dari suatu perusahaan memberikan manfaat
cukup banyak manfaat bagi pihak berkepentingan terhadap perusahaan tersebut. Rasio
likuiditas yaitu kemampuan suatu perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek secara
tepat waktu berdasarkan aset yang dimiliki perusahaan. Manfaat dari rasio likuiditas yaitu
bagi internal perusahaan (pemilik dan manajer perusahaan ) dapat mengetahui kemampuan
perusahaan mereka sedangkan bagi luar perusahaan atau bagi pihak eksternal maka dapat
sebagi pertimbangan seperti pihak kreditor atau pihak penyedia dana bagi perusahaan,
contohnya bank.
Likuiditas perusahaan besar dilihat dari nilai rata-rata. Rata-rata yang digunakan
yaitu mengenai rata-rata dan net sales dan rata-rata rasio likuiditas dengan total aset. Pada
perusahaan besar dan perusahaan kecil jika dibandingkan menggunakan rasio likuiditas dan
net seles, pada variabel ukuran likuiditas dengan mengambil rata rata 50% teratas dan 50%
terbawah dengan 20% teratas dan 20% terbawah mengalami perbedaan dimana pada CR
lebih besar dengan rata-rata 50%, pada QR lebih besar dengan rata-rata 20%, pada C/S lebih
besar dengan rata-rata 20%, pada I/S lebih besar dengan rata-rata 50%, dan pada NWC/S
dan DI lebih besar dengan rata-rata 20%.
Sedangkan dengan menggunakan rata-rata total aset atau rasio likuiditas dan total
aset pada CR, QR, C/S, NWC/S, dan DI lebih besar dengan rata-rata 50% sedangkan pada I/S
lebih besar dengan rata-rata 20%. Dari sini dapat dilihat bahwa ada perbandingan terbalik
antara net sales dan total aset dimana pada net sales dengan rata-rata cenderung lebih
tinggi dengan rata-rata 20% sedangkan di total aset dengan rata-rata cenderung lebih tinggi
dengan rata-rata 50% antara di atas level median.
Dari sini dapat dikatakan bahwa perusahaan lebih besar bisa jadi likuiditasnya lebih
tinggi di bandingkan dengan perusahaan kecil. Namun memungkinkan juga bahwa
perusahaan besar akan lebih rendah likuiditasnya di bandingkan dengan perusahaan kecil
yang lebih tinggi likuiditasnya.
2. Analisa dan contoh soal beserta jawabannya
Perusahaan baik perusahaan dan perusahaan kecil sama-sama memiliki aset lancar yang
dapat menjamin kewajiban lancarnya atau kewajiban jangka pendeknya, namun tergantung
besar kecilnya aset lancar tersebut. Perusahaan lebih besar bisa jadi likuiditasnya lebih tinggi
di bandingkan dengan perusahaan kecil. Namun memungkinkan juga bahwa perusahaan
besar akan lebih rendah likuiditasnya di bandingkan dengan perusahaan kecil yang lebih
tinggi likuiditasnya.

Contoh soal:
PT. Amara memiliki :
kas sebesar Rp 700.000,
piutang sebesar Rp 500.000 dan
kewajiban lancar sebesar Rp 1.100.000

Perhitungan quick ratio yaitu:


Rp 700.000 + Rp 500.000 = Rp 1.200.000
Rp1.200.000 : Rp 1.100.000 = Rp 1,09

Dengan demikian dapat dilihat bahwa PT. Amara memiliki aset sangat lancar sebesar 1,09
kali dari kewajiban lancar atau dapat dikatakan setiap Rp 1 kewajiban lancar perusahaan di
jamin dengan sebesar Rp 1,09 aset sangat lancar.