Anda di halaman 1dari 17

Nama :Nurmaidah

NPM : 1813034023

Prodi : Pendidikan Geografi

Matkul : Media Pembelajaran Geografi Berbasis ICT

Dosen : Drs. Yarmaidi, M.Si.

PRAKTIKUM-2

Unduh media pembelajaran Geografi berupa gambar dari internet, lalu edit baik
tulisan maupun gambarnya. Buat laporan praktikumnya, setidaknya mengandung
unsur-unsur berikut (contoh format lapran praktikum dapat diunduh dari internet):

1. Aplikasi apa yang digunakan (boleh lebih dari satu)


2. Alamat URL
3. Kata kunci yang digunakan untuk mencari media tersebut
4. Jumlah satuan media yang berhasil diunduh
5. Tanggal dan waktu diunduh
6. Tampilkan media hasil unduhan
7. Tampilkan media hasil editan, lalu deskripsikan prosedur mengeditnya.
8. Media tersebut tepat digunakan untuk Standar Kompetensi (KD) apa?

Jawaban:

1. Aplikasi yang digunakan adalah Mozila Firefox, microsoft edge & Adobe
Photoshop CS
2. Alamat URL
a. Untuk Kompetensi Dasar (KD 3.3) Menganalisis pola persebaran dan
interaksi spasial antara desa dan kota
https://www.google.com/search?safe=strict&biw=1366&bih=657&tbm=is
ch&sxsrf=ACYBGNR8AgImJyKG9PzHIYrmQxAagheopg%3A15680526
16521&sa=1&ei=iJV2XcO8H8Tw9QPs9LHADA&q=pola+keruangan+de
sa+dan+kota&oq=pola+keruangan+desa+dan+kota&gs_l=img.3..0j0i24l3.
22583.30260..31148...0.0..2.1233.6463.3j23j3j0j1j0j1j1......0....1..gws-
wiz-
img.....0..35i39j0i67.ox0wjesNXyg&ved=0ahUKEwjDoMmZq8TkAhVEe
H0KHWx6DMgQ4dUDCAY&uact=5
b. Untuk Kompetensi Dasar (KD) 4.3 : Mengolah informasi tentang
dinamika planet bumi sebagai aspek kehidupan.

https://www.google.com/search?q=Gambar+rotasi+dan+revolusi+bumi+p
ng&safe=strict&client=ms-android-
vivo&hl=id&prmd=inv&sxsrf=ACYBGNRRLsRMFwuIZU6DYFlhy0o6
V-
3a1g:1568030601838&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjK
zpOY2cPkAhVWVH0KHTMlA_gQ_AUoAXoECA0QAQ&biw=360&bi
h=646#imgrc=7ORG1Qvl7pZOQM

3. Kata kunci
a. Untuk KD3.3: pola persebaran desa dan kota
b. Untuk KD 4.3 : dinamika planet bumi
4. Jumlah satuan media yang berhasil diunduh adalah 2 gambar.
5. Tanggal dan waktu unduhan pada 8 September 2019 Pukul 02.20 WIB
6. Hasil gambar.
a. KD 3.3
b. KD 4.3

PEMBAHASAN

KD. 3.3 Menganalisis pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dan
kota

I. POLA KERUANGAN DESA

1. Pengertian Desa

Desa dalam arti umum adalah permukiman manusia yang letaknya di luar kota
dan penduduknya berpangku pada jiwa agraris.

Menurut Undang-undang No. 5 Tahun 1979 Tentang pemerintah daerah, Desa


adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan
masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah,
langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya
sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Bintarto (1977), Desa adalah perwujudan geografis yang ditimbulkan


oleh unsur-unsur geografis, sosial, ekonomis, politis, dan kultural yang ada
disitu, dalam hubungannya dengan pengaruh timbal balik dengan daerah-daerah
lainnya.

2. Unsur-unsur Desa (Rural)

Wilayah (Geographical Setting) Unsur wilayah ini meliputi :


a. Lokasi, yaitu kedudukan relatif terhadap desa-desa yang lain, yang biasanya
lokasinya strategis dan datar, tidak hanya dalam administrasi saja.
b. Luas desa, yaitu apabila desa tersebut memiliki wilayah yang luas maka
daerah tersebut dapat diolah sehingga mampu memperbaiki pendapatan
penduduk.
c. Keadaan tanah, yaitu keadaan tanah akan mempengaruhi hasil pertanian.
d. Keadaan iklim, yaitu iklim mempengaruhi pertanian.
e. Keadaan bentang alam, yaitu sebagian besar desa yang maju berada pada
daerah yang datar.

3. Ciri-ciri Desa (Rural)

• Menurut Ditjen Bangdes (pembangunan desa), ciri-ciri wilayah desa antara


lain :
a. Perbandingan lahan dengan manusia (man-land ratio) cukup besar
b. Lapangan kerja yang dominan agraris
c. Hubungan antar warga desa amat akrab
d. Tradisi lama masih berlaku
e. Bentuk dan Pola Desa (Rural)

• Menurut Prof. Bintarto pola perkembangan desa ada tiga, yaitu:


a. Pola memanjang, ditandai dengan alur perkembangan mengikuti alur
perkembangan alur jalan atau sungai
b. Pola radial atau melingkar, ditandai perkembangan desa mengelilingi fasilitas
tertentu misalnya sumber air
c. Pola tersebar, apabila desa terletak pada daerah perbukitan atau pegunungan

4. Penduduk (Human Effort)

1. Komposisi penduduk, yaitu meliputi umur, jenis kelamin, dan angkatan kerja.
2. Tingkat pendidikan, tingkat pendidikan ini biasanya dapat diukur melalui
pendidikan formal yang ditempuh oleh penduduk.
3. Kondisi kesehatan masyarakat, dapat dilihat dari ketersediaan air bersih.

5. Tata Kehidupan Masyarakat


1. Organisasi masyarakat
2. Adat istiadat
3. Swadaya masyarakat

6. Persebaran Desa (Rural)


Persebaran desa artinya menggerombolnya ataupun saling menjauhinya antara
desa yang satu dengan desa yang lainnya. Persebaran desa ini biasanya
dipengaruhi oleh kondisi geografisnya. Hal tersebut juga berlatar belakang
fasilitas iklim dalam hubungannya dengan ketinggian tempat. Adapun yang
mengenai pentingnya air untuk irigasi, perikanan, peternakan dan sebagainya

7. Fungsi Desa sebagai daerah Hiterland perkotaan1. Sebagai daerah pusat


tenaga kerja kasar.
2. Sebagai daerah penghasil sumber bahan pangan dan bahan mantah industri
3. Sebagai daerah pemasaran hasil industri

II. POLA KERUANGAN KOTA


1. Pengertian Kota

Kota merupakan suatu wilayah yang sebagian besar arealnya merupakan hasil
budaya manusia, tempat pemusatan penduduk yang tinggi, dan sumber mata
pencarian di luar sektor pertanian. Dan disamping itu kota juga dicirikan oleh
adanya prasarana perkotaan, seperti bangunan pemerintahan, rumah sakit,
sekolah, pasar, taman dan alun-alun yang luas serta jalan aspal yang lebar.

2. Ciri - ciri Kota

a. Kota merupakan tempat bermukim, tempat bekerja, tempat kegiatan ekonomi,


pusat pemerintahan, dan pusat kegiatan lain yang telah mengalami banyak
kemajuan pembangunan fisik.

b. Kota yang telah berkembang maju mempunyai peranan yang lebih besar,
antara lain: sebagai pusat permukiman penduduk (tempat tinggal), pusat
perputaran modal dan keuangan.

c. Pusat fasilitas-fasilitas masyarakat yang lain seperti kesehatan, lembaga-


lembaga sosial dan keahlian, kegiatan politik, dan administrasi pemerintahan
juga berada di kota.Masyarakat kota lebih mudah menyesuaikan diri terhadap
perubahan sosial yang disebabkan oleh adanya pengaruh keterbukaan dari
daerah luar.

d. Masyarakat kota lebih bersifat individual, dimana kepentingan individu lebih


menonjol, jika dibandingkan dengan sikap solidaritas dan gotong royong.

e. Setiap kota memiliki dinamika pertumbuhan masing-masing. Ada kota yang


lambat berkembang, tetapi ada pula yang sangat pesat perkembangannya. Hal ini
karena kota dipengaruhi oleh lokasi dan keadaan morfologi dan bentuk
lahannya.
f. Pusat-pusat kegiatan di kota sering mengalami perubahan daya tarik.
Keramaian yang ada di kota tergantung pada beberapa faktor yaitu:

 Kemampuan daya tarik dari bangunan dan gedung-gedung sebagai


tempat menyalurkan kebutuhan hidup sehari-hari
 Tingkat kemakmuran warga kota yang dilihat dari daya belinya
 Tingkat pendidikan dan kebudayaan yang cukup baik
 Sarana dan prasarana dalam kota yang memadai
 Pemerintahan dan warga kota yang dinamis.

3. Klasifikasi Kota berdasarkan Perkembangannya

a. Eolis. Desa yang maju yang berkembang menjadi kota- kota kecamatan.
Contohnya cibadak,cisaat

b. Polis. Kota yang sebagian masyarakatnya masih bersifat agraris.,kota


kabupaten. Contohnya sukabumi,cianjur dll

c. Metropolis. Kota besar dengan ciri industri. Contohnya Bandung, Jakarta,


Surabaya dll

d. Megapolis. Beberapa kota yang tergabung melalui jaringan. Contohnya


Jabodetabek

e. Tyranopolis. Kota yang menuju kehancuran Contohnya New York

f. Neukropolis.Kota mati, Contohnya Kota di Babylonia

4. Klasifikasi kota berdasarkan sejarah lahir/tumbuhnya

a. Kota Perkebunan. lahir karena sebelumnya ada kegiatan perkebunan.


Contohnya Kabupaten Sukabumi, Cianjur Bandung dll

b. Kota Administratif . lahir karena sebelumnya ada kegiatan layanan


pemerintahan kepada masyarakat. Contohnya Kota Sukabumi, Cimahi dll.

c. Kota Perdagangan. Kota yang lahir dari aktifitas niaga. Contohnya Jakarta,
Surabaya, Semarang dll

d. Kota Pertambangan dan industri -> lahir karena adanya aktifitas


pertambangan dan industri. Contohnya Plaju (sumsel), Cilegon, Cikotok dll

5. Konsep yang Mendasari Interaksi Antar Kota Serta Manfaatnya

a. Bersama-sama melaksanakan pembangunan yang digariskan pemerintah


b. Mendorong kemajuan perkembangan kota kearah yang lebih baik.
c. Untuk menentukan langkah bersama dalam hubungannya dengan mobilitas
penduduk.
d. Untuk menentukan langkah bersama dalam masalah urbanisasi.
e. Memudahkan pelaksanaan proyek antar kota yang saling berkaitan
f. Mengendalikan bersama-sama pertumbuhan penduduk kota yang cepat.

6. Aspek interaksi desa – kota

1. Aspek Ekonomi, meliputi :


a. Melancarkan hubungan antara desa dengan kota
b. Meningkatkan volume perdagangan antara desa dengan kota
c. Meningkatkan pendapatan penduduk
d. Menimbulkan kawasan perdagangan
e. Menimbulkan perubahan orientasi ekonomi penduduk desa
2. Aspek Sosial, meliputi :
a. Terjadinya mobilitas penduduk desa dan kota
b. Terjadinya saling ketergantungan antara desa dengan kota
c. Meningkatnya wawasan warga desa akibat terjalinnya pengaruh hubungan
antara warga desa dengan warga kota

3. Aspek Budaya meliputi :


a. Meningkatnya pendidikan di desa yang ditandai dengan meningkatnya jumlah
sekolah dan siswanya yang bersekolah
b. Terjadinya perubahan tingkah laku masyarakat desa yang mendapatkan
pengaruh dari masyarakat kota

7.Manfaat Interaksi Desa – Kota

a. Meningkatnya hubungan sosial ekonomi antara penduduk desa dan kota


b. Pengetahuan penduduk desa meningkat
c. Dapat menumbuhkan arti pentingnya pendidikan bagi penduduk desa
d. Dapat menumbuhkan heterogenitas mata pencarian penduduk desa
e. Terjadinya peningkatan pendapatan
f. Terpenuhinya berbagai kebutuhan penduduk baik di perkotaan maupun
pedesaan

8. Dampak Interaksi Desa – Kota

a. Dampak positif dari wilayah desa


1. Meningkatnya cakrawala pengetahuan penduduk desa
2.Masuknya teknologi tepat guna ke desa meningkatkan produksi lahan dan
berdampak meningkatnya pendapatan masyarakat
3.Terjadi perubahan tata guna lahan yang menguntungkan
4.Terjadi perkembangan sarana-prasarana transportasi penghubung desa dengan
kota, sehingga desa tidak lagi terisolir
5.Terbentuknya lapangan kerja alternatif di luar sektor pertanian
6. Masuknya barang – barang produksi industri yang terjadi tidak ada

b. Dampak negatif dari wilayah desa


1. Terjadinya penetrasi kebudayaan dari kota ke desa yang tidak sesuai dengan
tradisi masyarakat pedesaan.
2. Terjadinya perubahan tata guna lahan yang dapat menimbulkan kerusakkan
lingkungan
3. Terjadinya kekurangan tenaga potensial di desa karena banyak yang
berurbanisasi
4. Kemungkinan banyaknya orang yang pergi ke kota akan menyebabkan
semakin jarangnya penduduk desa

c. Dampak positif dari wilayah kota


1. Kemajuan bidang transportasi yang menghubungkan desa dengan kota
2. Menyebabkan terpenuhinya kebutuhan bahan baku bagi proses produksi dan
tenaga kerja
3. Tersalurnya hasil–hasil produksi di wilayah pedesaan
4. Masuknya penduduk dari berbagai daerah dan budaya melahirkan proses
akulturasi antara berbagai kebudayaan tersebut.
5. Memungkinkan terjadinya pernikahan antar suku, yang akan meningkatkan
rasa sebangsa dan setanah air.

d. Dampak negatif dari wilayah kota


1. Munculnya daerah-daerah kumuh (slums area) akibat dari makin banyaknya
pendatang.
2. Tata ruang kota menjadi tidak ideal sebagai tata ruang kota yang dinamis.
3. Masuknya orang dari berbagai daerah dan budaya, sangat potensial bagi
munculnya konflik antar etnis.
KD 4.3 Rotasi dan Revolusi bumi

1. Pengertian Rotasi Bumi


Rotasi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi sumbunya atau porosnya dari
arah barat ke timur. Lamanya rotasi bumi disebut kala rotasi yaitu selama 23 jam
56 menit 4 detik (disebut satu hari).

2. Akibat Rotasi Bumi


Akibat perputaran bumi pada porosnya (rotasi bumi) maka akan terjadi beberapa
peristiwa di bumi yaitu :

1). Terjadinya siang dan malam


Bagian bumi yang menghadap kearah matahari ketika berputar pada porosnya
akan mengalami siang, sebaliknya bagian bumi yang membelakangi matahari
akan mengalami malam, dan hal ini terjadi secara bergantian yaitu panjang waktu
siang dan malam rata-rata 12 jam. Perbedaan waktu siang dan malam akan
menjadi lebih besar pada tempat-tempat yang jauh dari khatulistiwa.

2). Terjadinya perbedaan waktu diberbagai tempat di muka bumi


Orang-orang yang berada disebelah timur akan mengalami matahari terbit dan
terbenam lebih dahulu. Hal ini dikarenakan bumi berputar dari arah barat ke
timur. Daerah yang berada pada sudut 15 derajat lebih ke timur akan melihat
matahari terbit lebih dahulu selama 1 jam, maka jika di Nusa Tenggara Barat
matahari telah terbit, maka kita di Jakarta baru melihat matahari terbit satun jam
setelahnya. Atau jika di Nusa Tenggara Barat pukul 06.00 WITA, maka di Jakarta
baru pukul 05.00 WIB.

3). Gerak semu harian bintang


Akibat rotasi bumi maka kita yang ada di bumi melihat seolah olah mataharilah
yang bergerak berputar dari timur kebarat mengelilingi bumi. Padahal yang terjadi
sebenarnya adalah matahari tidak bergerak, tetapi bumilah bergerak berputar
mengelilingi matahari dari barat ke timur. Gerak yang tidak sebenarnya ini
dinamakan gerak semu harian bintang. Disebut gerak semu harian karena kita
dapat mengamatinya setiap hari atau setiap saat.

4). Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi

3. Pengertian Revolusi Bumi


Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi
merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya
gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada porosnya atau disebut rotasi bumi.

Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Bumi
berevolusi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan
arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari
garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut
dengan sumbu rotasi.

4. Pengaruh Revolusi Bumi

1. Perbedaan Lama Siang dan Malam


Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang
ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap
tahunnya.
Antara tanggal 21 Maret s.d 23 September
- Kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari.
- Belahan bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan
bumi selatan.
- Panjang siang dibelahan bumi utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan.
- Ada daerah disekitar kutub utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah
disekitar kutub selatan yang mengalami malam 24 jam.
- Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke utara.
- Kutub utara paling dekat ke matahari pada tanggal 21 juni. Pada saat ini
pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke utara.
Antara tanggal 23 September s.d 21 Maret
- Kutub selatan lebih dekat mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih
menjauhi matahari.
- Belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan
bumi utara.
- Panjang siang dibelahan bumi selatan lebih lama daripada belahan bumi utara.
- Ada daerah di sekitar kutub utara yang mengalami malam 24 jam dan ada daerah
di sekitar kutub selatan mengalami siang 24 jam.
- Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke selatan.
- Kutub selatan berada pada posisi paling dekat dengan matahari pada tanggal 22
Desember. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o
ke selatan.

Pada tanggal 21 Maret dan 23 Desember


- Kutub utara dan kutub selatan berjarak sama ke matahari.
- Belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar matahari sama
banyaknya.
- Panjang siang dan malam sama diseluruh belahan bumi.
- Di daerah khatulistiwa matahahari tampak melintas tepat di atas kepala.

2. Gerak Semu Tahunan Matahari


Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni)
dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan
(21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian
karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan
sumbu rotasi yang miring.

3. Perubahan Musim
Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu
adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin. Berikut ini
adalah tabel musim pad waktu dan daerah tertentu di belahan bumi
Musim-musim dibelah bumi utara
Musim semi : 21 Maret – 21 Juni
Musim panas : 21 Juni – 23 September
Musim gugur : 23 September – 22 Desember
Musim Dingin : 22 Desember – 21 Maret

Musim-musim dibelah bumi selatan


Musim semi : 23 September – 22 Desember
Musim panas : 22 Desember – 21 Maret
Musim gugur : 21 Maret – 22 Juni
Musim Dingin : 21 Juni – 23 September

4. Perubahan Kenampakan Rasi Bintang


Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk
pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak
berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh,
maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang
kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain

Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-
bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah
utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah
utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari
bumi selalu berubah.

5. Kalender Masehi
Lama waktu dalam setahun adalah 365 hari. Untuk menampung kelebihan ¼ hari
pada tiap tahun maka lamanya satu tahun diperpanjang 1 hari menjadi 366 hari
pada setiap empat tahun. Satu hari tersebut ditambahkan pada bulan februari.
Tahun yang lebih panjang sehari ini disebut tahun kabisat. Untuk mempermudah
mengingat, maka dipilih sebagai tahun kabisat adalah tahun yang habis di bagi
empat. Contohnya adalah 1984,2000, dan lain-lain

7. Hasil editan menggunakan Adobe Photoshop CS.


a. KD 3.3

Proses pengeditan gambar di atas menggunakan aplikasi Adobe Photoshop CS.


Prosedur atau langkah-langkah mengeditnya adalah:

1. Buka terlebih dahulu aplikasi Adobe photoshop CS.


2. Lalu langkah kedua klik Ctrl+O dan pilih dokumen yang akan diedit.
3. Setelah muncul gambar yang akan diedit, langkah selanjutnya adalah
mengubah warna pada gambar tersebut. Yang pertama adalah gunakan
Lasso Toll (L) lalu arahkan membentuk gambar yang akan mau diwarnai.
Yang kedua, pilih warna sesuai dengan keinginanmu. Klik Ctrl-U lalu
keluar toolbar dan pilih warna keinginanmu.
4. Setelah mewarnai keseluruhan gambar sesuai dengan keinginanmu.
Langkah selanjutnya adalah mengedit gambar sesuai dengan keinginan
kita.
5. Rapihkan gambar yang menurut kita bagus. Hapuslah bagian-bagian tidak
penting yang sekiranya tidak diperlukan dengan menggunakan
Rectanguler Marquee Tool (M) lalu klik shift+f5.
6. Setelah menghapus bagian tidak penting, fokuslah ke bagian tulisan.
7. Rapihkan tulisan yang menurutmu bagus.
8. Setelah semuanya selesai dilakukan, jadilah gambar seperti yang diatas.

b. KD 4.3

Proses pengeditan gambar di atas menggunakan aplikasi Adobe Photoshop CS.


Prosedur atau langkah-langkah mengeditnya adalah:

1. Buka terlebih dahulu aplikasi Adobe photoshop CS.


2. Lalu langkah kedua klik Ctrl+O dan pilih dokumen yang akan diedit.
3. Setelah muncul gambar yang akan diedit, langkah selanjutnya adalah
mengubah warna pada gambar tersebut. Yang pertama adalah gunakan
Lasso Toll (L) lalu arahkan membentuk gambar yang akan mau diwarnai.
Yang kedua, pilih warna sesuai dengan keinginanmu. Klik Ctrl-U lalu
keluar toolbar dan pilih warna keinginanmu.
4. Setelah mewarnai keseluruhan gambar sesuai dengan keinginanmu.
Langkah selanjutnya adalah mengedit gambar sesuai dengan keinginan
kita.
5. Setelah gambar terlihat bagus dengan warna, fokuslah ke bagian tulisan.
6. Rapihkan tulisan semenurutmu bagus dan ratakan ke tengah.
7. Setelah semuanya selesai dilakukan, jadilah gambar seperti yang diatas.

8. Media tersebut digunakan untuk standar kompetensi pada silabus geografi kelas
XI dan XII kurikulum 2013 revisi. Pada media tersebut yang berupa gambar dapat
menganalisis standar kompetensi (KD) di kelas XI dan XII (SMA).

KESIMPULAN

Pada praktikum ini kami melakukan pengeditan terhadap desain pembelajaran


Geografi, pada praktikum kali ini saya mengambil sampel dari kelas XI dan XII
tentang pola keruangan desa kota dan Revolusi Rotasi bumi, pada praktikum kali
ini kesimpulan yang dapat saya ambil adalah bagaimana cara untuk membuat saya
tarik peserta didik dalam belajar dan memahami materi Geografi.