Anda di halaman 1dari 2

Tugas Mingguan - 12 August - 18 August

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Konsep Modal Kerja ? Berikan contoh/gambaran
dalam aplkatif di perusahaan!

Jawab :

KONSEP MODAL KERJA

Dikenal adanya 3 konsep modal kerja, yaitu:


1. Konsep kuantitatif
Menggambarkan keseluruhan (jumlah) dari aktiva lancar, dimana aktiva lancar ini sekali berputar
dan dapat kembali ke bentuk semula dalam jangka waktu pendek. Konsep ini disebut modal
kerja bruto – Gross working capital.
2. Konsep kualitatif
Merupakan selisih antara aktiva lancar diatas hutang lancar, atau merupakan sebagian dari
aktiva lancar yang benar-benar dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa
menunggu likuiditas. Konsep ini disebut modal kerja netto – net working capital.
3. Konsep Fungsional
Menitik beratkan pada fungsi dari pada dana dalam menghasilkan pendapatan income dari
usaha pokok perusahaan. Menghasilkan pendapatan pada periode akuntasi (current income)
dan periode masa depan (future income).

Jadi pengertian modal kerja menurut ketiga konsep tersebut ini adalah dana yang diperlukan
oleh perusahaan dalam periode akuntansi yang dapat menghasilkan pendapatan pada periode
tersebut dan penggunaan dana tersebut sesuai dengan tujuan utama didirikannya perusahaan.

Secara umum modal kerja adalah keseluruhan daripada aktiva lancar yang digunakan dalam
operasi perusahaan sehari- hari, seperti persekot pembelian bahan baku, pembayaran upah/gaji
pegawai, buruh dan sebagainya, hal mana dana yang telah dikeluarkan kembali untuk masuk ke
dalam perusahaan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama dalam melalui hasil penjualan
perusahaan. Hal tersebut sejalan dengan apa yang dikemukakan berikut ini :

Untuk suatu perusahaan yang baru saja dimulai, modal kerja dapat digambarkan sebagai
pengeluaran yang bukan untuk harta tetap baik langsung maupun tidak langsung yang harus
dikeluarkan terus menerus sebelum hasil penjualan dapat ditagih dan diterima dari langganan.
Jadi modal kerja sebelumnya merupakan jumlah yang terus menerus menjembatani antara saat
pengeluaran uang untuk memperoleh uang (jasa) dengan saat penerimaan penjualan.

Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa periode modal kerja sebenarnya dimulai dari saat
kas diinvestasikan dalam komponen-komponen modal kerja sampai saat menjadi uang kas
kembali, makin pendek terikatnya modal kerja berarti makin lama waktu terikatnya modal kerja.