Anda di halaman 1dari 217

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

INISIASI PENYELENGGARAAN PERNIKAHAN


(STUDI KASUS : EVENT ORGANIZER DOT OF CORNER)

TUGAS AKHIR

Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan


Program Strata 1 Program Studi Teknik Informatika,
Universitas Pasundan Bandung

oleh :
Rohmat Hidayat
nrp. 13.304.0021

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG
FEBRUARI 2018
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN TUGAS AKHIR

Telah diujikan dan dipertahankan dalam Sidang Sarjana Program Studi Teknik Informatika
Universitas Pasundan Bandung, pada hari dan tanggal sidang sesuai berita acara sidang, tugas
akhir dari :

Nama : Rohmat Hidayat


Nrp : 13.304.0021

Dengan judul :

“PERANCANGAN SISTEM INFORMASI


INISIASI PENYELENGGARAAN PERNIKAHAN”
(STUDI KASUS : EVENT ORGANIZER DOT OF CORNER)

Bandung, 23 Februari 2018

Menyetujui,

Pembimbing Utama, Pembimbing Pendamping,

(Sali Alas M, S.ST, M.Kom) (Ir. Agus Hexagraha)


1. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :


1. Tugas akhir ini adalah benar-benar asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar
akademik, baik di Universitas Pasundan Bandung maupun di Perguruan Tinggi lainnya
2. Tugas akhir ini merupakan gagasan, rumusan dan penelitian saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain
kecuali arahan dari tim Dosen Pembimbing
3. Dalam tugas akhir ini tidak terdapat karya atau pendapat orang lain, kecuali bagian-bagian tertentu
dalam penulisan laporan Tugas Akhir yang saya kutip dari hasil karya orang lain telah dituliskan
dalam sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah dan etika penulisan karya ilmiah, serta
disebutkan dalam Daftar Pustaka pada tugas akhir ini
4. Kakas, perangkat lunak, dan alat bantu kerja lainnya yang digunakan dalam penelitian ini
sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya, bukan tanggung jawab Universitas Pasundan Bandung

Apabila di kemudian hari ditemukan seluruh atau sebagian laporan tugas akhir ini bukan hasil karya
saya sendiri atau adanya plagiasi dalam bagian-bagian tertentu, saya bersedia menerima sangsi
akademik, termasuk pencabutan gelar akademik yang saya sandang sesuai dengan norma yang berlaku
di Universitas Pasundan, serta perundang-undangan lainnya.
.

Bandung, 23 Februari 2018


Yang membuat pernyataan,

Materai
6000,-

( Rohmat Hidayat )
NRP. 13.304.0021

i
ABSTRAK

Pernikahan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan, banyak hal yang perlu di
persiapkan mulai dari sewa gedung, undangan, dokumentasi, catering, pelaminan, dekorasi, perias,
group music. Customer biasanya mencari informasi tentang perlengkapan pernikahan dan mendatangi
langsung untuk melakukan konsultasi resepsi pernikahan. Dot Of Corner (DOC) adalah salah satu
perusahaan yang bergerak dalam event organizer, wedding, conference, gathering, birthday,
photography. Masalah yang muncul pada sistem pelayanan inisiasi penyelenggaraan pernikahan masih
menggunakan konvensional, seperti customer yang harus menunggu informasi spesifikasi, penentuan
harga acara pernikahan dan penulisan pemesanan masih tertulis. Melihat masalah tersebut di
perlukannya sebuah solusi untuk menjaga kenyamanan customer terhadap event organizer dot of corner.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan merancang Sistem Informasi Inisiasi
Penyelenggaraan Pernikahan di Event Organizer Dot Of Corner dengan menggunakan metodologi
Structured System Analysis and Design Methods (SSADM), konsep Work System Framework sebagai
mengidentifikasi proses bisnis.
Hasil dari penelitian ini adalah rancangan Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan
Pernikahan studi kasus Event Organizer Dot Of Corner. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk
memberikan solusi dalam meningkatkan pelayanan pernikahan sehingga dapat memenuhi kebutuhan
customer.

Kata Kunci : Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan, Metodologi SSADM, Work
System Framework, Pernikahan.

ii
ABSTRACT

Marriage is easy to do, many things that need to be prepared ranging from rental buildings,
invitations, documentation, catering, pelaminan, decoration, makeup, group music. Customers usually
look for information about wedding supplies and go directly to a wedding reception. Dot Of Corner
(DOC) is one of the companies engaged in event organizer, wedding, conference, gathering, birthday,
photography. Problems that arise in the system of wedding initiation services are still conventional, such
as customers who have to wait for specification information, wedding pricing and ordering messages
are still written. Seeing the problem in need of a solution to maintain customer comfort to the event
organizer dot of corners.
This research was conducted to analyze and apply the Information System of Initiation of
Wedding Organizing in Event Organizer Dot Of Corner by using methodology of Structured Analysis
and Design Method (SSADM), Work System Framework concept as.
The results of this study are. Event Organizer System. The benefits of this research is to provide
solutions in improving the services of marriage so as to meet customer needs.

Keywords : Initiation Information System of Wedding Operation, SSADM Methodology, System


Framework, Marriage.

iii
KATA PENGANTAR

Ucapan dan rasa syukur penulis layangkan ke hadirat Ilahi Robbi, yang telah berkenan
menguatkan penulis untuk membuat Laporan Tugas Akhir dengan judul “Perancangan Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan) (Studi Kasus : Event Organizer Dot Of Corner,
Bandung)”.
Adapun penulisan laporan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program
Strata 1, di Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan.
Penulis menyadari laporan ini dapat terwujud berkat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak.
Maka pada kesempatan ini penulis sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuan
yang penulis terima baik secara moril maupun materil, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan
ini kepada :
1. Kepada Kedua pembimbing, Bapak Sali Alas M, S.ST, M.KOM dan Bapak Ir. Agus Hexagraha
yang telah menjadi pembimbing dan memberikan motivasi dalam pembuatan tugas akhir ini.
2. Kepada Orang Tua tersayang dan keluarga yang selalu memberikan motivasi serta do’anya dalam
pembuatan tugas akhir ini.
3. Kepada Ibu Shanti selaku Owner Event Organizer Dot Of Corner yang telah menjadi narasumber
dan memberikan motivasi serta do’anya dalam pembuatan tugas akhir ini.
4. Seluruh civitas akademika Teknik Informatika di UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG, yang
telah memberikan bekal ilmu selama penulis menimba ilmu.
5. Kepada teman-teman seperjuangan Universitas Pasundan Bandung yang tidak bisa semua penulis
sebutkan.
6. Syifa Imania yang selalu mendukung, menjadi rekan bertukar pikiran terkait pengerjaan tugas akhir
ini dan memotivasi penulis
7. Albar Agista yang telah memberikan printer, tinta dan kertas untuk penulis selama mengerjakan
tugas akhir
8. Rekan – rekan Angkatan TIF 2013 yang tidak bisa di sebutkan satu persatu oleh penulis.
Tiada gading yang tak retak, tiada gelombang tanpa ombak, segala kesalahan merupakan
kelemahan dan kekurangan penulis. oleh karena itu, penulis harapkan kritik dan saran dari semua pihak
demi perbaikan di masa yang akan datang.
Akhir kata, semoga penulisan laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis dan bagi perkembangan
ilmu Teknologi dimasa yang akan datang.

Bandung, 23 Februari 2018

Penulis

iv
DAFTAR ISI

Lembar Penyataan keaslian Tugas Akhir ................................................................................. i


Abstrak ..................................................................................................................................... ii
Abstract .................................................................................................................................... iii
Kata Pengantar ......................................................................................................................... iv
Daftar Isi .................................................................................................................................. v
Daftar Istilah ............................................................................................................................ viii
Daftar Tabel ............................................................................................................................. ix
Daftar Gambar .......................................................................................................................... xi
Daftar Lampiran ....................................................................................................................... xv
Daftar Simbol ........................................................................................................................... xvi
BAB 1 PENDAHULUAN ........................................................................................................ 1-1
1.1. Latar Belakang Masalah ............................................................................................ 1-1
1.2. Identifikasi Masalah .................................................................................................. 1-2
1.3. Tujuan Tugas Akhir ................................................................................................... 1-2
1.4. Lingkup Tugas Akhir ................................................................................................ 1-2
1.5. Metodologi Penelitian Tugas Akhir ........................................................................... 1-2
1.6. Sistematika Penulisan ................................................................................................ 1-4
BAB 2 LANDASAN TEORI DAN PENELITIAN TERDAHULU .......................................... 2-1
2.1. Sistem ........................................................................................................................ 2-1
2.1.1 Elemen Sistem .................................................................................................... 2-1
2.2. Data ............................................................................................................................ 2-2
2.3. Informasi .................................................................................................................... 2-2
2.4. Sistem Informasi (SI) ................................................................................................. 2-3
2.4.1. Komponen Sistem Informasi ............................................................................. 2-3
2.4.2. Analisis Sistem Informasi .................................................................................. 2-4
2.4.2.1. Langkah-langkah Analisis Sistem Informasi ........................................... 2-5
2.4.3. Perancangan Sistem Informasi ........................................................................... 2-5
2.5. Inisiasi Proyek ............................................................................................................ 2-6
2.5.1. Tujuan Inisiasi Proyek ....................................................................................... 2-6
2.5.2. Mekanisme Inisiasi Proyek ................................................................................ 2-6
2.5.3. Proses dan Hasil Inisiasi Proyek ........................................................................ 2-6
2.6. Pernikahan ................................................................................................................. 2-7
2.7. Event .......................................................................................................................... 2-7
2.7.1. Karakteristik Event ............................................................................................. 2-7
2.7.2. Penyedia Jasa ..................................................................................................... 2-8

v
2.8. Event Organizer ......................................................................................................... 2-9
2.9. Proses Bisnis ............................................................................................................. 2-9
2.10. Structure System Analysis and Design Method (SSADM ........................................ 2-12
2.10.1. Struktur SSADM .............................................................................................. 2-12
2.10.2. Teknik SSADM ................................................................................................ 2-13
2.11. Diagram Sebab dan Akibat (Cause and Effect Diagram) ........................................ 2-14
2.11.1. Karakteristik Diagram Sebab dan Akibat ........................................................ 2-14
2.11.2. Keuntungan Diagram Sebab dan Akibat .......................................................... 2-15
2.12. Penelitian Terdahulu ............................................................................................... 2-15
BAB 3 SKEMA ANALISIS ..................................................................................................... 3-1
3.1. Alur Penyelesaian Tugas Akhir ................................................................................. 3-1
3.2. Analisis Masalah dan Solusi Tugas Akhir ................................................................. 3-3
3.2.1 Analisis Masalah ................................................................................................ 3-3
3.2.2 Analisis Manfaat Tugas Akhir ............................................................................ 3-6
3.3. Kerangka Pemikiran Teoritis ..................................................................................... 3-6
3.3.1 Skema Analisis .................................................................................................... 3-8
3.4. Profil Objek dan Tempat Penelitian .......................................................................... 3-9
3.4.1 Nama Tempat Penelitian .................................................................................... 3-9
3.4.2 Bidang Bisnis Tempat Penelitian ........................................................................ 3-9
3.4.3 Sejarah Singkat Dot Of Corner ........................................................................... 3-10
3.4.4 Profile Objek ...................................................................................................... 3-10
BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN ........................................................................... 4-1
4.1. Analisis Current System ............................................................................................ 4-1
4.1.1 Hasil Wawancara ................................................................................................. 4-1
4.1.2 Analisis Alur Aktivitas ........................................................................................ 4-2
4.1.3 Analisis Prosedur ................................................................................................ 4-4
4.1.4 Analisis Dokumen .............................................................................................. 4-5
4.1.5 Identifikasi Work System Framework ................................................................ 4-6
4.1.6 Hierarki Proses ................................................................................................... 4-9
4.1.7 Ruang Lingkup Sistem ....................................................................................... 4-11
4.1.8 Data Flow Diagram (DFD) ................................................................................. 4-12
4.1.9 System Objective ................................................................................................ 4-20
4.1.10 Requirement Spesification ................................................................................ 4-20
4.1.11 Business System ................................................................................................ 4-21
4.2. Perancangan .............................................................................................................. 4-22
4.2.1 Definisi Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan ........................ 4-22
4.2.2 Hierarki Proses Sistem Required ........................................................................ 4-23

vi
4.2.3 Ruang Lingkup Sistem Target ............................................................................ 4-29
4.2.4 Identifikasi External Entity ................................................................................. 4-30
4.2.5 Identifikasi Pelaku Sistem ................................................................................... 4-30
4.2.6 Data Flow Diagram (DFD) Required ................................................................. 4-30
4.2.7 Input / Output Description ................................................................................... 4-46
4.3. Develop Required Data Model .................................................................................. 4-47
4.3.1 Penetapan Logical Data Structure ...................................................................... 4-47
4.3.2 Enity Description (ETTD) .................................................................................. 4-49
4.4. Drive System Function .............................................................................................. 4-50
4.4.1 Function Classification ....................................................................................... 4-50
4.4.2 Function and Event Description ......................................................................... 4-51
4.4.3 User Role and Function Matrix .......................................................................... 4-51
4.4.4 Event and Entity Matrix ...................................................................................... 4-52
4.4.5 Entity Life History (ELH) ................................................................................... 4-52
4.4.6 I/O Structure Dialogue ....................................................................................... 4-53
4.4.7 Prototype Pathway ............................................................................................. 4-54
4.4.8 Sreenshoot Purwarupa ....................................................................................... 4-55
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN .................................................................................... 5-1
5.1. Kesimpulan ............................................................................................................... 5-1
5.2. Saran ......................................................................................................................... 5-1
5.3. Rekomendasi ............................................................................................................. 5-2
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

vii
DAFTAR ISTILAH

Berikut dibawah ini adalah istilah – istilah yang terdapat didalam laporan perancangan sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

No. Nama Istilah Deskripsi

1. EO Event Organizer

2. WO Wedding Organizer

3. IT Information Technology

4. Negoisasi Suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal

5. Koordinasi Perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yang
akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur

6. Inisiasi Permulaan

7. Event Suatu kegiatan yang di selenggarakan untuk memperingati hal-hal penting sepanjang hidup
manusia

8. Project Charter Dokumen yang digunakan untuk memulai proyek improvement

9. Literature Sumber atau pedoman yang digunakan untuk berbagai jenis kegiatan di bidang Pendidikan

10. Referensi Sumber acuan (rujukan, petunjuk)

11. Regenerasi Pembaharuan semangat dan tata Susila

12. Gathering Pertemuan

13. Manual Dilakukan dengan tangan

14. Vendor Seseorang yang membuat atau menyediakan produk digital seperti ebook, video,
membership, software, maupun jasa

15. Budgeting Penganggaran

16. Opsi Tindakan memilih

17. Konvensional Tradisional

18. Automasi Impelemntasi teknologi kendali dalam produksi barang dan jasa yang mengambil alih
pekerjaan yang biasa di lakukan oleh manusia.

viii
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Bidang Pengetahuan, Proses dan Hasil akhir [SCH14].............................................. 2-6
Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu ................................................................................................. 2-15
Tabel 3.1 Analisis Masalah Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan ........................................... 3-5
Tabel 3.2 Skema Analisis ......................................................................................................... 3-9
Tabel 4.1 Rangkuman Hasil Wawancara .................................................................................. 4-1
Tabel 4.2 Analisis Prosedur ...................................................................................................... 4-4
Tabel 4.3 Analisis Indikasi Masalah ......................................................................................... 4-5
Tabel 4.4 Analisis Dokumen .................................................................................................... 4-5
Tabel 4.5 Customers.................................................................................................................. 4-6
Tabel 4.6 Product and Services ................................................................................................ 4-7
Tabel 4.7 Processes and Activity Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan ....... 4-7
Tabel 4.8 Information Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan ........................ 4-8
Tabel 4.9 Deskripsi Hierarki Proses ......................................................................................... 4-9
Tabel 4.10 Identifikasi Eksternal Entity ................................................................................... 4-11
Tabel 4.11 Identifikasi Work System Framework pada DFD Current Level 1 ......................... 4-14
Tabel 4.12 Identifikasi Work System Framework pada DFD Current Level 2 Proses 1 ........... 4-16
Tabel 4.13 Identifikasi Work System Framework pada DFD Current Level 2 Proses 2 ........... 4-19
Tabel 4.14 Objektif Sistem ....................................................................................................... 4-20
Tabel 4.15 Requirement Catalogue Pengisian Identitas Customer ............................................ 4-20
Tabel 4.16 Business System ..................................................................................................... 4-21
Tabel 4.17 Daftar Proses Sistem Required ............................................................................... 4-23
Tabel 4.18 Deskripsi External Entity Required ........................................................................ 4-30
Tabel 4.19 Deskripsi Internal Entity Required ......................................................................... 4-30
Tabel 4.20 Input / Output Description ...................................................................................... 4-46
Tabel 4.21 Deskripsi Entitas .................................................................................................... 4-48
Tabel 4.22 Entity Description Customer .................................................................................. 4-50
Tabel 4.23 Function Classification ........................................................................................... 4-51
Tabel 4.24 Function and Event Description ............................................................................. 4-51
Tabel 4.25 User Role and Function Matrix .............................................................................. 4-51
Tabel 4.26 Event and Entity Matrix ......................................................................................... 4-52
Tabel 4.27 I/O Structure Description Pemesanan Resepsi Pernikahan ..................................... 4-54
Tabel 4.28 Prototype Pathway Project Charter ........................................................................ 4-54
Tabel C-1 Requirement Catalogue Pengecekkan Ketersediaan Vendor .................................. C-1
Tabel C-2 Requirement Catalogue Pemilihan vendor ............................................................. C-1
Tabel C-3 Requirement Catalogue Pemilihan List Harga Vendor ........................................... C-2
ix
Tabel C-4 Requirement Catalogue Pemilihan Menu Vendor ................................................... C-2
Tabel C-5 Requirement Catalogue Pencatatan Daftar Pesanan ............................................... C-3
Tabel C-6 Requirement Catalogue Penghitungan Total Pesanan ............................................. C-3
Tabel C-7 Requirement Catalogue Konfirmasi Persetujuan Pesanan ....................................... C-4
Tabel C-8 Requirement Catalogue Penghapusan pesanan ....................................................... C-4
Tabel C-9 Requirement Catalogue Pengisian Nominal Budgeting ........................................... C-5
Tabel C-10 Requirement Catalogue Pembuatan Data Keseluruhan Pesanan ........................... C-5
Tabel C-11 Requirement Catalogue Pelaporan Hasil Transaksi Pesanan ................................. C-6
Tabel C-12 Requirement Catalogue Penginputan Data Vendor .............................................. C-6
Tabel C-13 Requirement Catalogue Pembuatan Opsi Budgeting ............................................ C-7
Tabel C-14 Requirement Catalogue Pengecekkan Opsi Budgeting ......................................... C-7
Tabel C-15 Requirement Catalogue Status Nominal Pesanan ................................................. C-7
Tabel D-1 Kamus Data ............................................................................................................ D-1
Tabel E-1 Entity Description Menu ......................................................................................... E-1
Tabel E-2 Entity Description Staf Marketing .......................................................................... E-1
Tabel E-3 Entity Description Transaksi .................................................................................. E-1
Tabel E-4 Entity Description Opsi Budgeting ......................................................................... E-2
Tabel E-5 Entity Description Project Charter .......................................................................... E-2
Tabel E-6 Entity Description Operator .................................................................................... E-2
Tabel E-7 Entity Description Vendor ...................................................................................... E-3
Tabel G-1 I/O Structure Description Penghitungan Total Pesanan........................................... G-1
Tabel G-2 I /O Structure Description Opsi Budgeting.............................................................. G-3
Tabel G-3 I/O Structure Description Project Charter ............................................................... G-3
Tabel H-1 Prototype Pathway Pemesanan Resepsi Pernikahan ............................................... H-1
Tabel H-2 Prototype Pathway Penghitungan Total Pesanan ..................................................... H-2
Tabel H-3 Prototype Pathway Pelayanan Opsi Budgeting ....................................................... H-3
Tabel H-4 Prototype Pathway Pengelolaan Menu ................................................................... H-4
Tabel H-5 Prototype Pathway Pembuatan Opsi Budgeting ...................................................... H-5
Tabel H-6 Prototype Pathway Rekapitulasi Project Charter .................................................... H-6

x
0. DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Metodologi Tugas Akhir ...................................................................................... 1-3


Gambar 2.1. Blok Sistem Informasi Yang Berinteraksi [HAR99]............................................. 2-3
Gambar 2.2. Work System Framework [ALT02] ...................................................................... 2-11
Gambar 2.3. Modul dan Tingkatan SSADM [GOO95] ............................................................ 2-12
Gambar 2.4. Diagram Sebab dan Akibat [KEL95] .................................................................... 2-14
Gambar 3.1. Alur Penyelesaian Tugas Akhir (1) ....................................................................... 3-1
Gambar 3.2. Alur Penyelesaian Tugas Akhir (2) ....................................................................... 3-2
Gambar 3.3. Diagram Fishbone................................................................................................. 3-4
Gambar 3.4. Kerangka Pemikiran Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan ................................. 3-7
Gambar 3.5. Skema Analisis .................................................................................................... 3-8
Gambar 4.1. Workflow Current System .................................................................................... 4-3
Gambar 4.2. Hierarki Proses .................................................................................................... 4-10
Gambar 4.3. Lingkup Sistem Current System ........................................................................... 4-11
Gambar 4.4. DFD Current System Level 1 .............................................................................. 4-13
Gambar 4.5. DFD Current System Level 2 Proses 1 Pemesanan Pernikahan ........................... 4-15
Gambar 4.6. DFD Current System Level 2 Proses 2 Penghitungan Budgeting ........................ 4-18
Gambar 4.7. Struktur Proses Sistem Required .......................................................................... 4-28
Gambar 4.8. Diagram Konteks Required ................................................................................. 4-29
Gambar 4.9. DFD Required Level 1 ......................................................................................... 4-33
Gambar 4.10. DFD Required Level 2 Proses 1 ......................................................................... 4-36
Gambar 4.11. DFD Required Level 2 Proses 2 ......................................................................... 4-39
Gambar 4.12. DFD Required Level 2 Proses 3 ......................................................................... 4-41
Gambar 4.13. DFD Required Level 2 Proses 4 ......................................................................... 4-43
Gambar 4.14. DFD Required Level 2 Proses 5 ......................................................................... 4-45
Gambar 4.15. Logical Data Structure (LDS) ............................................................................ 4-48
Gambar 4.16. Entity Life History Transaksi .............................................................................. 4-53
Gambar 4.17. I/O Structure Pemesanan Resepsi Pernikahan ................................................... 4-53
Gambar 4.18. Screenshoot Purwarupa Pengisian Identitas Customer ....................................... 4-56
Gambar A-1 Surat Izin Penelitian ............................................................................................ A-1
Gambar A-2 Surat Izin Penelitian ............................................................................................ A-2
Gambar B-1 Berita Acara Wawancara ..................................................................................... B-1
Gambar B-2 Berita Acara Wawancara ...................................................................................... B-2
Gambar F-1 Entity Life History Opsi Budgeting ....................................................................... F-1
Gambar F-2 Entity Life History Staf Marketing ........................................................................ F-1
Gambar F-3 Entity Life History Menu ...................................................................................... F-2
xi
Gambar F-4 Entity Life History Customer ................................................................................ F-2
Gambar F-5 Entity Life History Project Charter ....................................................................... F-3
Gambar G-1 I/O Structure Penghitungan Total Pesanan .......................................................... G-1
Gambar G-2 I/O Structure Opsi Budgeting ............................................................................... G-2
Gambar G-3 I/O Structure Project Charter ................................................................................ G-3
Gambar I-1 Screenshoot Purwarupa Login ............................................................................... I-1
Gambar I-2 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Customer ............................................... I-2
Gambar I-3 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor ................................................................... I-3
Gambar I-4 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Gedung ...................................................... I-4
Gambar I-5 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung ................................................ I-5
Gambar I-6 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung ................................................ I-6
Gambar I-7 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung ................................................ I-7
Gambar I-8 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung ................................................ I-8
Gambar I-9 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Catering .................................................... I-9
Gambar I-10 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Catering ........................................... I-10
Gambar I-11 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Dekorasi ................................................. I-11
Gambar I-12 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Dekorasi ........................................... I-12
Gambar I-13 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Dekorasi ........................................... I-13
Gambar I-14 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Perias ..................................................... I-14
Gambar I-15 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Perias ................................................ I-15
Gambar I-16 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Perias ................................................ I-16
Gambar I-17 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Music Group............................................ I-17
Gambar I-18 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Music Group ..................................... I-18
Gambar I-19 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Music Group .................................... I-19
Gambar I-20 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Air Conditioner ...................................... I-20
Gambar I-21 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Air Conditioner ................................ I-21
Gambar I-22 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Upacara Adat ......................................... I-22
Gambar I-23 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Upacara Adat ................................... I-23
Gambar I-24 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Peralatan Logistik .................................. I-24
Gambar I-25 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Peralatan Logistik ............................. I-25
Gambar I-26 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Master Of Ceremonies ............................ I-26
Gambar I-27 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Master Of Ceremonies ..................... I-27
Gambar I-28 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Master Of Ceremonies ..................... I-28
Gambar I-29 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Video dan Photo ...................................... I-29
Gambar I-30 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Video dan Photo ................................ I-30
Gambar I-31 Screenshoot Purwarupa Pencatatan dan Penghitungan Pesanan......................... I-31
Gambar I-32 Screenshoot Purwarupa Menu Opsi Budgeting ................................................... I-32

xii
Gambar I-33 Screenshoot Purwarupa Menu Opsi Vendor ......................................................... I-33
Gambar I-34 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-34
Gambar I-35 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-35
Gambar I-36 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-36
Gambar I-37 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-37
Gambar I-38 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-38
Gambar I-39 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-39
Gambar I-40 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-40
Gambar I-41 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-41
Gambar I-42 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-42
Gambar I-43 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor ................................................... I-43
Gambar I-44 Screenshoot Purwarupa Penghitungan Total Pesanan ........................................ I-44
Gambar I-45 Screenshoot Purwarupa Project Charter .............................................................. I-45
Gambar I-46 Screenshoot Purwarupa Hasil Project Charter .................................................... I-46
Gambar I-47 Screenshoot Purwarupa Hasil Project Charter .................................................... I-47
Gambar I-48 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Owner .................................................. I-48
Gambar I-49 Screenshoot Purwarupa Beranda Owner .............................................................. I-49
Gambar I-50 Screenshoot Purwarupa Rekapitulasi Project Charter ......................................... I-50
Gambar I-51 Screenshoot Purwarupa Transaksi Pesanan ........................................................ I-51
Gambar I-52 Screenshoot Purwarupa Hasil Transaksi Pesanan .............................................. I-52
Gambar I-53 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Vendor ................................................ I-53
Gambar I-54 Screenshoot Purwarupa Menu Pemilihan Vendor ................................................ I-54
Gambar I-55 Screenshoot Purwarupa Penginputan Vendor Gedung ......................................... I-55
Gambar I-56 Screenshoot Purwarupa Penginputan Vendor Catering ...................................... I-56
Gambar I-57 Screenshoot Purwarupa Penginputan Vendor ...................................................... I-57
Gambar I-58 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Operator ............................................. I-58
Gambar I-59 Screenshoot Purwarupa Beranda Operator ......................................................... I-59
Gambar I-60 Screenshoot Purwarupa Menu Pemilihan Vendor ............................................... I-60
Gambar I-61 Screenshoot Purwarupa Pengisian Opsi Vendor Gedung ..................................... I-61
Gambar I-62 Screenshoot Purwarupa Pengisian Opsi Vendor Catering ................................... I-62
Gambar I-63 Screenshoot Purwarupa Pengisian Opsi Vendor ................................................. I-63
Gambar I-64 Screenshoot Purwarupa Hasil Transaksi Pesanan ............................................... I-64
Gambar J-1 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-1
Gambar J-2 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-2
Gambar J-3 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-3
Gambar J-4 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-4
Gambar J-5 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-5

xiii
Gambar J-6 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-6
Gambar J-7 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-7
Gambar J-8 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-8
Gambar J-9 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................... J-9
Gambar J-10 Daftar Harga Paket Vendor .................................................................................. J-10

xiv
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A DOKUMEN SURAT IZIN PENELITIAN .......................................................... A-1


Lampiran B DOKUMEN BERITA ACARA WAWANCARA ................................................ B-1
Lampiran C REQUIREMENT CATALOGUE ........................................................................ C-1
Lampiran D KAMUS DATA ................................................................................................... D-1
Lampiran E ENTITY DESCRIPTION (ETTD) ........................................................................ E-1
Lampiran F ENTITY LIFE HISTORY (ELH) .......................................................................... F-1
Lampiran G I/O STRUCTURE DIALOGUE ............................................................................ G-1
Lampiran H PROTOTYPE PATHWAY ................................................................................... H-1
Lampiran I SCREENSHOOT PURWARUPA .......................................................................... I-1
Lampiran J FAKTA TEMPAT PENELITIAN .......................................................................... J-1

xv
DAFTAR SIMBOL

1. Workflow
Dibawah ini adalah tabel deskripsi dari simbol – simbol yang digunakan dalam penggambaran
workflow.
No Simbol Nama Simbol Keterangan
1. Customer Digunakan untuk menggambarkan customer yang melakukan
pemesanan, memilih vendor, menyepakati budgeting dan
mendapatkan data vendor di sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
2. Owner Digunakan untuk menggambarkan owner yang melakukan
pelayanan pemesanan, menawarkan vendor, mengecek
ketersediaan vendor, menghitung total pesanan, menawarkan
opsi budgeting dan membuat data vendor.
3. Pemesanan Pernikahan Digunakan untuk menggambarkan dokumen dalam bentuk fisik
yang terdapat dalam sistem.
4. Data Vendor Digunakan untuk menggambarkan dokumen dalam bentuk fisik
yang terdapat dalam sistem.
5. Total pesanan Digunakan untuk menggambarkan dokumen dalam bentuk fisik
yang terdapat dalam sistem.
6. Opsi budgeting Digunakan untuk menggambarkan dokumen dalam bentuk fisik
yang terdapat dalam sistem.
7. Data harga vendor Digunakan untuk menggambarkan dokumen dalam bentuk fisik
yang terdapat dalam sistem.
8. Data harga vendor Digunakan untuk menggambarkan dokumen dalam bentuk fisik
yang terdapat dalam sistem.
9. Alur Kerja Digunakan untuk menggambarkan alur kerja dari sistem informasi
inisiasi penyelenggaraan pernikahan saat ini.

2. Diagram Konteks
Dibawah ini adalah tabel deskripsi dari simbol – simbol yang digunakan dalam penggambaran
diagram konteks.
No Simbol Nama Simbol Keterangan
1. Proses Digunakan untuk menggambarkan batasan sistem dengan
lingkungan sekitarnya
2. External Entity Digunakan untuk menggambarkan apapun atau siapapun yang
berinteraksi dengan sistem, baik memberikan informasi kepada
sistem ataupun menerima informasi dari sistem.
3. Aliran data Digunakan untuk menggambarkan aliran data atau informasi
yang mengalir ke dalam maupun keluar sistem.

3. Struktur Proses
Dibawah ini adalah tabel deskripsi dari simbol – simbol yang digunakan dalam penggambaran
struktur proses.
No Simbol Nama Simbol Keterangan
1. Proses Digunakan untuk menggambarkan aktivitas atau kegiatan yang
dilakukan untuk proses bisnis yang spesifik, bisa berupa manual
maupun terkomputerisasi.
2. Hubungan Digunakan untuk menggambarkan proses satu dengan proses
yang lainnya maupun dengan tururnanya.

xvi
4. Data Flow Diagram (DFD)
Dibawah ini adalah tabel deskripsi dari simbol – simbol yang digunakan dalam penggambaran
Data Flow Diagram (DFD) dapat dilihat pada halaman xiii.
No Simbol Nama Simbol Keterangan
1. Boundaries Digunakan untuk menggambarkan batasan sistem dengan
lingkungan sekitarnya.

2. External Entity Digunakan untuk menggambarkan orang, organisasi, alat / mesin


atau sistem yang berinteraksi dengan sistem, baik memberikan
informasi kepada sistem ataupun menerima informasi dari sistem.
3. Duplicate External Digunakan untuk menggambarkan pelaku diluar sistem yang
Entity berinteraksi dengan sistem baik berperan sebagai pemberi data
maupun sebagai penerima informasi.
4. Data store Digunakan untuk menjelaskan tempat dimana informasi
disimpan.
5. Proses Digunakan untuk menggambarkan aktivitas atau kegiatan yang
dilakukan untuk proses bisnis yang spesifik, bisa berupa manual
maupun terkomputerisasi.

6. Proses level terbawah Digunakan untuk menggambarkan aktivitas atau kegiatan yang
dilakukan untuk proses bisnis yang sudah tidak lagi memiliki
turunan ataupun tidak terdapat lagi proses didalamnya.

7. Aliran data Digunakan untuk menggambarkan aliran data yang mengalir


didalam sistem.
8. Aliran data Digunakan untuk menggambarkan aliran data atau relasi yang
menghubungkan antara entitas internal dengan entitas eksternal.

xvii
BAB 1
PENDAHULUAN
Bab ini berisi penjelasan mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, tujuan tugas
akhir, lingkup tugas akhir, metodologi tugas akhir dan serta sistematika penulisan laporan penelitian
tugas akhir.

1.1 Latar Belakang Masalah


Dalam era globalisasi saat ini pengetahuan tentang teknologi dan informasi sangat diperlukan
bagi setiap perusahaan ataupun instansi. Untuk mengelola informasi dibutuhkan teknologi yang baik,
karena informasi mempunyai nilai yang sangat besar bagi suatu perusahaan atau instansi tersebut dan
disadari bahwa perkembangan teknologi dan informasi menjadi sesuatu yang sangat penting dalam
segala bidang aktifitas. Agar mampu mengikuti perkembangan dengan baik dan sekaligus memberikan
solusi terhadap segala permasalahan yang akan di timbulkan. Hampir semua bidang usaha kini
memanfaatkan teknologi untuk kemajuan usaha mereka. Semakin canggih teknologi yang digunakan
oleh sebuah bidang usaha, maka semakin mudah dan cepat kegiatan yang dilakukan dalam bidang usaha
tersebut [NUR17].
Melangsungkan sebuah resepsi pernikahan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan,
terutama dijaman sekarang ini dimana setiap orang memiliki kesibukan yang sangat padat setiap harinya.
Banyak hal yang perlu di persiapkan mulai dari sewa gedung, undangan, dokumentasi, catering,
pelaminan, dekorasi, perias, group music. Pastinya memerlukan perhatian khusus dan perencanaan yang
matang hingga pernikahan yang akan di langsungkan akan berjalan lancar sesuai dengan keinginan.
Pelanggan biasanya mencari informasi tentang perlengkapan pernikahan dan mendatangi langsung
konsultan untuk melakukan konsultasi resepsi pernikahan. Untuk menunjang dalam proses, maka peran
teknologi sangat penting guna memperlancar dan mempermudah jalannya informasi [ANY09].
Dot Of Corner (DOC) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam event organizer,
wedding, conference, gathering, birthday, photography. DOC memberikan informasi mengenai berbagai
macam hal yang berhubungan dengan acara, membantu merumuskan konsep acara, memfasilitasi,
negosiasi dan koordinasi dengan pihak gedung/hotel dan supplier/vendor, seperti : Catering, dekorasi,
fotografer, perias, grup musik, dll. Dot Of Corner membantu menghubungi setiap rekanan untuk tindak
lanjuti yang diperlukan, mengikuti rapat koordinasi dengan keluarga, juga memimpin rapat teknis
dengan para rekanan, technical meeting di tempat resepsi. Membantu menyusun buku acara dan lain-
lain, yang berhubungan dengan acara pernikahan. DOC fokus memberikan fitur produk kepada
pelanggan, seperti nilai kenyamanan dan keamanan.
Proses inisiasi penyelenggaraan pernikahan di Dot Of Corner masih menggunakan
konvensional, seperti customer yang harus menunggu informasi spesifikasi, penentuan harga acara
pernikahan, penulisan pemesanan masih tertulis. Pengelolaan dalam Dot Of Corner masih membutuhkan
perbaikan dalam proses inisiasi penyelenggaraan pernikahan. Untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan

1-1
1-2

peran teknologi informasi yang di butuhkan oleh Dot Of Corner dalam mengembangkan usahanya yang
bergerak pada jasa pernikahan. Dot Of Corner tentu harus memiliki pengolahan sistem inisiasi
penyelenggaraan pernikahan yang menentukan batasan ruang lingkup, waktu penyelenggaraan dan
biaya untuk rencana pernikahan. Oleh karena itu, sistem ini bertujuan untuk membuat sistem informasi
yang berguna sebagai acuan dalam perencanaan pernikahan dan membantu proses inisiasi
penyelenggaraan pernikahan yang sesuai dengan kebutuhan customer.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian dari latar belakang maka dapat disimpulkan bahwa masalah yang timbul
adalah bagaimana merancang sistem informasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan inisiasi
penyelenggaraan pernikahan di Dot Of Corner Event Organizer.
1.3 Tujuan Tugas Akhir
Membuat perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan untuk tujuan yang
ingin dicapai dari penelitian tugas akhir ini adalah :
1. Meningkatkan kualitas layanan inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
2. Memberikan kenyamanan untuk customer dalam inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
1.4 Lingkup Tugas Akhir
Supaya tidak menyimpang dari tujuan maka penulis memiliki batasan dalam tugas akhir ini
sebagai berikut :
1. Merekomendasi kebutuhan-kebutuhan customer untuk acara pernikahan.
2. Rekomendasi kebutuhan customer sesuai dengan data yang ada di Dot Of Cornet Event
Organizer.
3. Kebutuhan event yang di minta customer ditetapkan perevent.
4. Kebutuhan event wedding yang ditetapkan mulai dari akad nikah sampai dengan resepsi
pernikahan.
5. Kebutuhan customer dapat berubah sesuai kebutuhan customer.
6. Kebutuhan customer dapat berubah sebelum kesepakatan.
7. Pengerjaan tugas akhir dilakukan sampai dengan pembuatan prototype.
8. Membuat Project Charter untuk inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
1.5 Metodologi Penelitian Tugas Akhir
Berikut adalah metodologi penelitian Tugas Akhir yang digunakan dalam Perancangan Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan yang meliputi beberapa metode penelitian yaitu :
1. Perumusan Masalah
Perumusan masalah yaitu dengan menentukan segala sesuatu yang menjadi sebuah
permasalahan-permasalahan yang akan di bahas pada Tugas Akhir tersebut.
2. Observasi
Pada tahap ini dilakukan observasi atau pengamatan secara langsung terhadap sistem yang
sedang berjalan secara relevan di organisasi tempat penelitian yang sudah ditentukan.
1-3

3. Wawancara
Pada tahap ini dilakukan komunikasi langsung dengan narasumber yang secara langsung
mengerti dan memahami inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada Event Organizer Dot Of
Corner. Tahap ini juga dilakukan untuk menganalisis kebutuhan Sistem Informasi dan
Perancangan Sistem Informasi dimana hasilnya akan di dokumentasikan.
4. Studi Literatur
Pada tahap ini adalah mengunjungi dan mempelajari website/situs-situs atau hasil penelitian
terdahulu yang berhubungan dengan penelitian inisiasi penyelenggaraan pernikahan yang akan
digunakan sebagai pedoman untuk mempelejari masalah yang dibahas dalam pengerjaan tugas
akhir.
5. Analisis Kebutuhan Sistem Informasi
Analisis Kebutuhan Sistem Informasi merupakan tahapan menganalisis kebutuhan untuk
menentukan objektif sistem berdasarkan pengamatan terhadap masalah-masalah yang ada.
6. Perancangan Sistem Informasi
Perancangan Sistem Informasi merupakan tahapan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan di Event Organizer Dot Of Corner. Pada perancangan sistem ini menggunakan
metodologi Structure System and Design Method (SSADM).
7. Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan dan saran merupakan tahapan untuk penyimpulan dan saran mengenai sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dari hasil analisis dan perancangan laporan tugas
akhir perancangan sistem informasi dan saran pengembangan sistem selanjutnya.
Dibawah ini adalah penggambaran metodologi penelitian dari Tugas Akhir yang berjudul
Perancangan Sistem Informasi inisiasi penyelenggaraan Pernikahan dapat dilihat pada gambar
1.1.

Gambar 1. 1 Metodologi Tugas Akhir


1-4

1.6 Sistematika Penulisan


Penulisan laporan tugas akhir dibagi atas 5 bab, masing – masing bab dibagi atas sub bab dengan
maksud agar laporan tugas akhir dapat lebih terperinci dan akan mempermudah didalam pemahaman
masing – masing bab. Adapun sistematika penulisan pada masing – masing bab dalam laporan tugas
akhir ini adalah sebagai berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN
Bab ini berisi penjelasan mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, tujuan tugas
akhir, lingkup tugas akhir, metodologi tugas akhir dan serta sistematika penulisan laporan
penelitian tugas akhir.
BAB 2 LANDASAN TEORI DAN PENELITIAN TERDAHULU
Bab ini menjelaskan tentang dasar – dasar teori yang digunakan dalam penelitian seperti
konsep sistem informasi, perancangan sistem informasi, konsep inisiasi, Event Organizer,
Work System Framework (WSF), SSADM, pernikahan, konsep-konsep dasar yang diperlukan
untuk menganalisis kasus yang menjadi objek penelitian yang dijakan referensi dalam
pengerjaan tugas akhir perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
BAB 3 SKEMA ANALISIS
Bab ini berisi penjelasan mengenai kerangka penyelesaian tugas akhir dan skema analisis.
Didalamnya terdapat penjelasan mengenai alur penyelesaian tugas akhir, analisis masalah dan
solusi tugas akhir, analisis manfaat tugas akhir, kerangka pemikiran teoritis, skema analisis,
profile objek dan tempat penelitian, nama tempat penelitian, bidang bisnis tempat penelitian,
sejarah singkat dot of corner.
BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN
Bab ini menjelaskan mengenai analisis sistem yang sedang berjalan dan perancangan sistem
serta komponen – komponen pemodelan sistem yang digunakan meliputi rancangan basis
data, rancangan proses, rancangan masukan keluaran dan rancangan dialog.
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini mengemukakan kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian dan perancangan
sistem, serta saran – saran dan rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya, agar dapat
dilakukan perbaikan – perbaikan dimasa yang akan datang.
BAB 2
LANDASAN TEORI DAN PENELITIAN TERDAHULU
Bab ini menjelaskan tentang dasar-dasar teori yang digunakan dalam penelitian seperti konsep
sistem informasi, perancangan sistem informasi, konsep inisiasi, Event Organizer, Work System
Framework (WSF), SSADM, pernikahan, konsep-konsep dasar yang diperlukan untuk menganalisis
kasus yang menjadi objek penelitian yang dijakan referensi dalam pengerjaan tugas akhir perancangan
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

2.1 Sistem
Sistem didefinisikan sebagai satu set komponen yang saling terkait, dengan batas yang jelas,
bekerjasama untuk mencapai seperangkat tujuan dengan menerima input dan menghasilkan output
dalam proses transformasi yang terorganisir. Sistem memiliki tiga fungsi dasar [OBR10] :
1. Input, melibatkan unsur menangkap dan merakit sistem yang masuk untuk diproses. Misalnya,
data, permintaan pemesanan makanan.
2. Processing, melibatkan proses transformasi yang mengubah input menjadi output. Contohnya
adalah proses pengelolaan permintaan pemesanan makanan.
3. Output, melibatkan transfer elemen yang telah diproduksi oleh proses transformasi ke tujuan
akhir. Misalnya produk jadi, layanan manusia, dan informasi ketersediaan pemesanan makanan
[OBR10].
2.1.1 Elemen Sistem
Elemen yang membentuk sebuah sistem adalah purpose, sub-system, environment, boundary,
inputs and outputs, transformation, connections dan control mechanisms. Berikut penjelasan mengenai
elemen- elemen yang membentuk sebuah sistem [ALT02].
1. Purpose
Tujuan sebuah sistem adalah alasan itu ada dan titik referensi untuk mengukur keberhasilannya.
2. Sub System
Sub sistem adalah komponen sistem yang merupakan sistem dalam dirinya sendiri. Sebuah sub
sistem menerima masukan dan bekerja untuk menghasilkan keluaran.
3. Environment
Environment adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan analisis yang bukan merupakan
bagian dari sistem.
4. Boundary
Boundary memisahkan sistem dari lingkungannya.
5. Inputs and Outputs
Sistem yang menerima masukan dan lingkungan dan kembali memberikan keluaran untuk
lingkungannya.

2-1
2-2

6. Transformation
Transformation dalam suatu sistem adalah pekerjaan yang dilakukan oleh sub sistem untuk
mengkonversi input menjadi output.
7. Connections
Connections antara sub sistem adalah arus informasi dan material antara sub sistem.
8. Control mechanisms.
Control mechanisms adalah aturan dan prosedur dimana sub sistem beroperasi dan berinteraksi
[ALT02].
2.2 Data
Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai sebagai input dalam menghasilkan
informasi. Data bisa jadi bahan untuk diskusi, pengambilan keputusan, perhitungan, atau pengukuran.
Saat ini data tidak harus selalu dalam bentuk kumpulan huruf-huruf dalam bentuk kata atau kalimat tapi
bisa juga dalam bentuk suara, gambar diam dan bergerak, baik dalam bentuk dua atau tiga dimensi.
Bahkan sekarang mulai banyak berkembang dua atau tiga dimensi. Bahkan sekarang mulai banyak
berkembang data virtual/maya yang merupakan hasil rekayasa computer [SUS04].
2.3 Informasi
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data, akan tetapi tidak semua hasil dari pengolahan
tersebut bisa menjadi informasi, hasil pengolahan data tidak memberikan makna atau arti serta tidak
bermanfaat bagi seseorang bukanlah merupakan informasi bagi orang tersebut. Dari uraian tentang
informasi ini ada tiga hal penting yang harus diperhatikan disini yaitu [SUS04] :
1. Informasi merupakan hasil pengolahan data
2. Memberikan makna atau arti
3. Berguna atau bermanfaat
Sedangkan Mc Leod mengatakan suatu informasi yang berkualitas harus memiliki ciri-ciri [SUS04] :
1. Akurat
Akurat artinya infromasi harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Pengujian terhadap
hal ini biasanya dilakukan melalui pengujian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang
berbeda dan apabila hasil pengujian tersebut menghasilkan hasil yang sama maka dianggap data
tersebut menghasilkan hasil yang sama dianggap data tersebut akurat.
2. Tepat waktu
Tepat waktu artinya informasi itu harus tersedia atau ada pada saat informasi tersebut
diperlukan, tidak besok atau tidak beberapa jam lagi.
3. Relevan
Relevan artinya informasi yang diberikan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Kebutuhan
informasi ini untuk suatu organisasi. Maka, informasi ini untuk suatu organisasi maka informasi
tersebut harus sesuai dengan kebutuhan informasi tersebut harus sesuai dengan kebutuhan
informasi diberbagai tingkatan dan bagian yang ada dalam organisasi tersebut.
2-3

4. Lengkap
Lengkap artinya informasi harus diberikan secara lengkap. Misalnya informasi tetang penjualan
tidak ada bulannya atau tidak ada data fakturnya [SUS04].
2.4 Sistem Informasi (SI)
Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe davis, sistem informasi adalah suatu sistem di dalam
suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan-laporan yang diperlukan [HAR99].
2.4.1 Komponen Sistem Informasi
John burch dan Gary Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-
komponen yang disebutnya dengan istilah blok bangunan (building block), yaitu blok masukan (input
block), blok model (model block), blok keluaran (output block), blok teknologi (technology block), blok
basis data (database block) dan blok kendalo (controls block), sebagai suatu sistem, keenam blok
tersebut masing-masing saling berinteraksi satu dengan yang lainnya dan diperlihatkan pada gambar 2.1
[HAR99].

Gambar 2. 1 Blok sistem informasi yang berinteraksi [HAR99]

Penjelasan dari blok sistem informasi yang berinteraksi, yaitu : [HAR99]


1. Blok Masukan
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi, input disini termasuk metode-
metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-
dokumen dasar.
2. Blok Model
Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi
data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk
menghasilkan keluaran yang di inginkan.
2-4

3. Blok Keluaran
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan
dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4. Blok Teknologi
Teknologi merupakan “kotak alat” (tool-box) dalam sistem informasi. Teknologi digunakan
untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan
mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi
terdiri dari 3 bagian utama, yaitu teknisi (humanware dan brainware), perangkat lunak
(software) dan perangkat keras (hardware). Teknisi dapat berupa orang-orang yang mengetahui
teknologi dan membuatnya dapat beroperasi. Misalnya teknisi adalah operator computer,
pemrogram, operator pengolah kata, spesialis telekomunikasi, analis sistem, penyimpan data
dan lain sebagainya.
5. Blok Basis Data
Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan
yang lainnya, tersimpan diperangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan di
dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data
perlu diorganisasika sedemikian rupa, supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi
basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses
atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan DBMS
(Database Management Systems).
6. Blok Kendali
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti misalnya bencana alam, api, debu,
kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, kesalahan-kesalahan, ketidak
efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan
untuk menyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila
terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi [HAR99].
2.4.2 Analisis Sistem Informasi
Analisis sistem informasi merupakan kegiatan dari yang digunakan dalam melakukan studi
kelayakan. Namun, analisis sistem bukanlah studi pendahuluan, ini adalah penelitian informasi
kebutuhan pengguna akhir yang menghasilkan persyaratan fungsional yang digunakan sebagai dasar
untuk rancangan sistem informasi baru. Analisis sistem informasi melibatkan studi rinci [OBR10] :
1. Informasi kebutuhan dari perusahaan pengguna akhir.
2. Kegiatan, sumber daya, dan produk dari satu atau lebih sistem informasi yang digunakan.
3. Kemampuan sistem informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan informasi, orang –
orang dari pemangku kepentingan bisnis lainnya yang dapat menggunakan sistem [OBR10].
2-5

2.4.2.1 Langkah-langkah Analisis Sistem Informasi


Langkah-langkah di dalam tahap analisis sistem hampir sama dengan langkah-langkah yang
dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan di tahap perencanaan
sistem. Perbedaan terletak pada ruang lingkup tugasnya. Di analisis sistem, ruang lingkup tugasnya
adalah lebih terinci (detail). Di analisis sistem ini, penelitian yang dilakukan oleh analis sistem
merupakan penelitian terinci, sedang di perencanan sistem sifatnya hanya penelitian pendahuluan
[HAR99].
Di dalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis
sistem sebagai berikut ini [HAR99].
1. Identify, yaitu mengidentifikasi masalah.
2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada.
3. Analyze, yaitu menganalisis system.
4. Report, yaitu membuat laporan hasil analisis.
Untuk masing-masing langkah-langkah ini, beberapa tugas perlu dilakukan oleh analisis sistem.
Supaya memudahkan untuk melakukan koordinasi dan pengawasan, koordinator team analis dapat
membuat suatu kertas kerja yang memuat tugas-tugas yang harus dikerjakan untuk masing-masing
langkah analisis sistem ini [HAR99].
2.4.3 Perancangan Sistem Informasi
Menurut Raymond McLeod,Jr. (2001), perancangan sistem adalah penentuan proses dan data
yang diperlukan oleh sistem baru, jika sistem itu berbasis komputer, perancangan dapat menyertakan
spesifikasi peralatan yang akan digunakan [RAY01].
Tahap perancangan sistem informasi :
1. Menyiapkan rancangan sistem yang terinci. Analis bekerjasama dengan pemakai dan
mendokumentasikan rancangan sistem baru dengan alat-alat yang dijelaskan dalam modul
teknis.
2. Mengidentifikasikan berbagai alternatif sistem. Analis harus mengidentifikasikan konfigurasi
peralatan komputer yang akan memberikan hasil terbaik bagi sistem untuk menyelesaikan
pemrosesan.
3. Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem. Analis bekerjasama dengan manajer
mengevaluasi berbagai alternatif. Alternatif yang dipilih adalah yang paling memungkinkan
subsistem memenuhi kriteria kinerja, dengan kendala-kendala yang ada.
4. Memilih konfigurasi terbaik. Analis mengevaluasi konfigurasi subsistem dan menyesuaikan
dengan kombinasi peralatan sehingga semua subsistem menjadi satu konfigurasi tunggal.
Setelah selesai analis membuat rekomendasi kepada manajer untuk disetujui.
5. Menyiapkan usulan penerapan. Analis menyiapkan ikhtisar tugas-tugas penerapan yang harus
dilakukan.
2-6

6. Menyetujui atau menolak penerapan sistem. Jika keuntungan yang diharapkan dari sistem
melebihi biayanya, penerapan akan disetujui [RAY01].
Dari kutipan-kutipan tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem merupakan
proses penerjemahan kebutuhan pemakai informasi ke dalam suatu rancangan untuk memenuhi
kebutuhan pemakai dan memberi gambaran yang lebih jelas untuk dijadikan pertimbangan [RAY01].
2.5 Inisiasi Proyek
Inisiasi proyek (project initiation) adalah tahap awal (pertama kalinya) suatu proyek dimulai.
Dalam artian memberikan gambaran global suatu proyek dalam bentuk definisi proyek yang berisi ruang
lingkup proyek, tujuan proyek, waktu pengerjaan proyek, biaya proyek dan informasi umum lainnya
[SCH14].
2.5.1 Tujuan Inisiasi Proyek
Tujuan dari inisiasi proyek diantaranya adalah : [SCH14]
1. Menentukan tujuan proyek secara rinci.
2. Identifikasi sponsor proyek.
3. Memilih manajer proyek.
4. Mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan (critical success factor) untuk pelaksanaan
proyek.
5. Menentukan batasan ruang lingkup proyek, jadwal proyek, kebutuhan sumber daya proyek
secara garis besar, asumsi proyek, biaya untuk proyek, serta batasan-batasan proyek sebagai
acuan dalam membuat perencanaan manajemen proyek (project management plan).
6. Menentukan kriteria keberhasilan proyek [SCH14].
2.5.2 Mekanisme Inisiasi Proyek
Mekanisme dari inisiasi proyek diantaranya adalah : [SCH14]
1. Pemilik proyek (project owner) memberi penugasan (assigment) kepada manajer proyek
(project manager) dan tim proyek (project team).
2. Manajer proyek dan tim proyek secara bersama-sama membuat defenisi proyek (project
defenition) dan disetujui oleh pemilik proyek.
3. Defenisi proyek yang telah dibuat, selanjutnya akan dijadikan sebagai acuan atau landasan
dalam pembuatan perencanaan manajemen proyek (project management plan) [SCH14].
2.5.3 Proses dan hasil Inisiasi Proyek
Proses dan hasil proyek ini berdasarkan Panduan PMBOK®, Edisi Kelima. Menunjukkan
proses dan hasilnya, menceritakan awal mula dari area pengetahuan, memulai proses dan hasil. yang
diperlihatkan pada table 2.1 [SCH14].
Tabel 2.1 Bidang Pengetahuan, proses dan hasil akhir [SCH14].
Area Pengetahuan Memulai proses Hasil
Manajemen Integrasi Proyek Mengembangkan Project Charter Project Charter
Manajemen Stakeholder Project Mengidentifikasi Stakeholder Stakeholder Register
2-7

2.6 Pernikahan
Menurut Thalib Sajuti (1974), mendefenisikan pernikahan sebagai suatu perjanjian suci, kuat
dan kokoh untuk hidup bersama secara sah antara seoarang laki-laki dengan seorang perempuan untuk
membentuk keluarga yang kekal, santun menyantuni, kasih-mengasihi, tentram dan bahagia [SAJ74].
2.7 Event
Menurut Any Noor di bukunya yang berjudul Management Event, definisi dari Event adalah
suatu kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati hal-hal penting sepanjang hidup manusia,
baik secara individu atau kelompok yang terikat secara adat, budaya, tradisi dan agama yang
diselenggarakan untuk tujuan tertentu serta melibatkan lingkungan masyarakat yang diselenggarakan
pada waktu tertentu. [ANY09].
2.7.1 Karakteristik Event
Event memiliki beberapa karakteristik karena setiap penyelenggaraan event harus memiliki ciri
sendiri. Bagaimanapun karakteristik event hampir sama dengan pelayanan yang diberikan oleh industri
pelayanan lainnya. Karakteristik tersebut adalah keunikan, perishability, intangibility, suasana,
pelayanan dan interaksi personal. [ANY09].
a. Keunikan
Kunci suksesnya sebuah event adalah pengembangan ide. Jika event organizer dapat
merealisasikan ide sesuai dengan harapannya, maka event yang diselenggarakan akan memiliki
keunikan tersendiri. Karena inti dari penyelenggaraan event adalah harus unik dan biasanya
muncul dari ide.
b. Perishability
Setiap event yang diselenggarakan tidak akan pernah sama. Apabila event yang diselenggarakan
memiliki keunikan yang khas, tentunya event tersebut tidak dapat diulang lagi persis sama
seperti event sebelumnya. Dua event yang sama diselenggarakan pada waktu dan tempat yang
sama pastinya tidak akan menghasilkan event yang sama persis.
c. Intangibility
Setelah menghadiri event, yang tertinggal di benak pengunjung adalah pengalaman yang
mereka dapatkan dari penyelenggaraan event. Bagi penyelenggara hal ini merupakan tantangan
untuk mengubah bentuk pelayanan intangible menjadi sesuatu yang berwujud, sehingga sekecil
apapun wujud yang digunakan dalam event mampu mengubah presepsi pengunjung.
d. Suasana dan pelayanan
Suasana merupakan salah satu karakteristik yang penting pada saat berlangsungnya event. Event
yang diselenggarakan dengan suasana yang tepat akan menghasilkan sukses besar, tetapi
sebaliknya kegagalan event dihasilkan karena suasana yang tidak tepat. Misalnya pada personal
event seperti ulang tahun, suasana yang dibangun harus sesuai dengan tema ulang tahun
tersebut. Musik yang tepat dan permainan yang menarik, termasuk juga makanan dan minuman
yang baik. Meskipun suasana yang dibangun telah sesuai dengan tema yang diharapkan, acara
2-8

telah disusun dan diselenggarakan sempurna, tetapi akan menjadi pengalaman yang tidak
menarik karena undangan memiliki suasana hati yang tidak baik saat itu. Sehingga perlu bagi
seorang event organizer memperhatikan setiap detail pada saat penyelenggaraan acara sehingga
acara yang dikemas menjadi sukses.
e. Interaksi personal
Interaksi sosial dari pengunjung merupakan kunci sukses penyelenggaraan event. Misalnya
padap penyelenggaraan sport event, penonton tidak hanya duduk menonton pertandingan saja,
tetapi juga menciptakan suasana menjadi lebih hidup. Penonton dapat berinteraksi dengan
penonton lainya atau dengan staf pengelola, sehingga penonton akan merasa sebagai bagian dari
pengalaman tersebut [ANY09].
2.7.2 Penyedia Jasa
Industri event banyak bekerjasama dengan penyedia jasa dan industry lain untuk memenuhi
keinginan setiap penyelenggara event. Kerjasama terjadi karena tidak seluruh fasilitas tersedia dari satu
penyedia jasa. Alasan mengapa EO harus bekerjasama adalah karena : [ANY09].
1. Organisasi tidak memiliki fasilitas yang lengkap untuk penyelenggaraan event
2. Biaya yang diperlukan tinggi untuk memiliki seluruh fasilitas yang dibutuhkan.
3. Cepatnya perkembangan teknologi, sehingga peralatan yang dimiliki akan mudah menjadi
usang dan kurang unggul dengan peralatan yang baru.
Dengan alasan itulah, maka lebih mudah bagi EO untuk bekerjasama dengan supplier penyedia peralatan
dan fasilitas. Kerjasama dilakukan melalui sistem sewa atau kontrak hanya pada jasa yang diperlukan
saja. Beberapa penyedia jasa untuk pelengkap penyelenggaraan event adalah : [ANY09].
1. Kontraktor audiovisual, tidak terbatas pada penyediaan peralatan audio visual terbaru dan
terlengkap saja. Tetapi juga termasuk menyediakan tenaga yang kompeten untuk pelayanannya.
2. Perusahaan telekomunikasi (video / tele/ satelit conference), juga termasuk operator di
bidangnya.
3. Jasa transportasi : jasa penerbangan, bis, kereta, penyewaan kendaraan, taksi, ferry. Kerjasama
bias juga dilakukan dengan biro perjalanan, karena memiliki hubungan dengan penyedia jasa
transportasi tersebut.
4. Juru ahli Bahasa, biasanya untuk event yang bersifat internasional dengan peserta dari berbagai
belahan tempat di dunia yang berbeda bahasanya.
5. Pembicara, pengisi acara dan perusahaan yang bergerak dalam even khusus, misalnya
penyelenggaraan event yang bersifat keolahragaan atau outdoor activities
6. Jasa catering, sebaiknya memiliki beberapa penyedia jasa caterin, hal ini berhubungan dengan
penyediaan makanan bagi orang yang berasal dari daerah atau negara lain, sehingga jenis
makanan yang sediakan akan disesuaikan dengan tempat asal peserta.
2-9

7. Penyedia jasa layanan bunga, tentunya di beberapa daerah tidak selalu tersedia bunga dan desain
yang diinginkan, sehingga perlu memiliki beberapa jaringan penyedia jasa layanan perangkat
bunga.
8. Kontraktor penyedia stand untuk eksibisi. Akan sangat baik apabila kita telah memiliki
kontraktor khusus. Tetapi, pada waktu-waktu tertentu, saat banyak event di selenggarakan, maka
penyedia stand akan kekurangan produknya untuk disewakan, sehingga memiliki beberapa
jaringan sangat dianjurkan.
9. Perusahaan pengembang software untuk menemukan tempat dan program kegiatan. Saat ini
banyak website penyelenggaraan event yang dapat diakses dengan mudah [ANY09].
2.8 Event Organizer
Event Organizer (EO) biasanya diartikan sebagai organisasi besar yang menyelenggarakan
event. Tetapi, saat ini banyak event organizer yang berskala kecil atau perorangan yang bekerja sendiri
dalam mengelola bisnis event yang bertujuan mendapatkan keuntungan sendiri. Sejak berkembangnya
penyelenggaraan event sejenis exhibition atau expo oleh perusahaan untuk memperkenalkan produk
perusahaannya memiliki divisi khusus untuk menangani kegiatan event perusahaan. Dengan cara
tersebut, maka banyak keuntungan yang didapat oleh perusahaan. Hal ini terlihat dengan
berkembangnya jumlah penyelenggaraan meeting dan konferensi atau event perusahaan lainnya di
lingkungan perusahaan itu. Tetapi, sejak terjadinya krisis ekonomi pada akhir tahun 1990 sampai dengan
awal 2000, dinilai divisi ini hanya menjalankan fungsinya pada saat-saat tertentu saja. Sehingga
perusahaan mulai menutup divisi ini dan bekerjasama dengan EO dari luar perusahaan untuk
menjalankan event perusahaan. Hal ini dinilai lebih baik, karena tidak terbebani dengan biaya karyawan
yang harus dikeluarkan. [ANY09].
2.9 Proses Bisnis
Proses bisnis adalah sekelompok yang terkait dengan langkah – langkah atau kegiatan dimana
orang menggunakan informasi dan sumber daya lainnya untuk menciptakan nilai bagi konsumen
internal atau ekternal. Proses bisnis terdiri dari langkah – langkah terkait dalam waktu dan tempat yang
memiliki input dan output [ALT02].
Sebuah work system adalah sistem dimana peserta, manusia dan mesin melakukan pekerjaan
(proses dan kegiatan) menggunakan informasi, teknologi, dan sumber daya lainnya untuk menghasilkan
produk/jasa tertentu untuk konsumen internal dan ekternal tertentu [ALT02].
Work System Framework (Kerangka Kerja Sistem) adalah dasar yang berguna untuk
menggambarkan dan menganalisis sistem kerja bergantung IT dalam sebuah organisasi karena sembilan
elemen yang merupakan bagian dari pemahaman dasar dari sistem kerja. Kerangka ini menguraikan
sistem kerja bentuk, fungsi dan lingkungan. Ini menekankan bisnis dari pada menyangkut IT. Ini
mencangkup situasi yang mungkin atau tidak mungkin, memiliki proses bisnis didefinisikan erat dan
mungkin atau tidak mungkin menjadi IT-intensif. Dari Sembilan elemen kerangka kerja [ALT02] :
2-10

1. Processes and activities, participants, information, dan teknologies dipandang sebagai benar-
benar dalam sistem kerja.
2. Customer dan products/services mungkin sebagian didalam dan sebagian diluar karena
konsumen sering berpartisipasi dalam proses dan kegiatan sistem kerja dan karena produk/ jasa
terbentuk dalam sistem kerja.
3. Environment, infrastructure, dan strategies sebagian besar dipandang sebagai diluar sistem
kerja meskipun mereka memiliki efek langsung dan tidak langsung dalam sistem kerja [ALT02].
Definisi dari 9 elemen work sistem adalah sebagai berikut [ALT02] :
1. Processes and Activities
Meliputi segala sesuatu yang terjadi dalam sistem kinerja Processes and Activities digunakan
sebagai pengganti dari proses bisnis karena banyak sistem kerja tidak mengandung proses bisnis
yang sangat terstruktur dan/atau “proses bisnis” yang berurutan dan rincian pekerjaan di
beberapa sistem kerja tergantung pada keterampilan, pengalaman, dan penilaian peserta sistem
kerja. Prospektif lain dengan konsep mereka sendiri yang berharga dan terminologi termasuk
pembuatan keputusan, komunikasi, koordinasi, control, dan pengolahan informasi.
2. Participants
Perticipants adalah orang – orang yang melakukan pekerjaan. Beberapa mungkin menggunakan
komputer dan IT secara luas, sedangkan yang lain mungkin menggunakan sedikit atau tidak ada
teknologi. Ketika menganalisis lebih menyeluruh peran sistem kerja dari peserta sistem kerja
lebih penting daripada peran yang lebih terbatas pengguna teknologi (apakah participant
tertentu menjadi pengguna teknologi).
3. Information
Information termasuk condified dan non – condified informasi yang digunakan, dibuat,
ditangkap, dikirimkan, disimpan, diambil, dimanipulasi, diperbaharui, ditampilkan dan/atau
dihapus oleh proses dan kegiatan. Perbedaan antara data dan informasi yang disebutkan adalah
informasi yang dibuat, digunakan dan diproses oleh sistem kerja.
4. Technologies
Technologies termasuk alat – alat (seperti ponsel, proyektor, software spreadsheet, dan mobil)
dan layanan otomatis (yaitu, konfigurasi hardware/software yang melakukan kegiatan secara
otomatis).
5. Product/services
Product/services terdiri dari informasi, hal – hal fisik, produk sosial perjanjian, berwujud seperti
hiburan atau ketenangan pikiran dan/atau tindakan yang dihasilkan oleh sistem kerja untuk
kepentingan dan penggunaan konsumen.
6. Customers
Customers adalah penerima produk/jasa sistem kerja untuk tujuan selain untuk melakukan
aktivitas kerja dalam sistem kerja. Sejak sistem kerja yang ada untuk menghasilkan produk/jasa
2-11

bagi para konsumen mereka, analisis dan sistem kerja harus mempertimbangkan siapa
konsumen, apa yang mereka inginkan dan bagaimana mereka menggunakan ataupun
menghasilkan sistem kerja [ALT02].
7. Environment
Termasuk lingkungan yang relevan bagi organisasi, budaya, kompetitif, teknis, regulasi dan
demografi dimana sistem kerja beroperasi, dan yang mempengaruhi efektifitas dan efisiensi
sistem kerja ini. Aspek organisasi lingkungan termasuk stakeholder, kebijakan dan prosedur
dan sejarah organisasi dan politik, yang semuanya relevan dengan efisiensi operasional dan
efektivitas banyak sistem kerja.
8. Infrastructure
Infrastructure termasuk manusia yang relevan, informasi, dan sumber daya teknis yang
digunakan oleh sistem kerja tetapi dikelola diluar itu dan dibagi dengan sistem kerja lainnya
dari sudut pandang organisasi daripada sudut pandang murni teknis, infrastruktur teknis, yang
semuanya dapat menjadi penting untuk operasi sistem kerja itu.
9. Strategies
Strategies yang relevan dengan sistem meliputi strategi perusahaan, strategi departemen dan
strategi sistem kerja. Secara umum, strategies di tiga tingkat harus berjalan dan strategi sistem
kerja harus mendukung strategies departemen dan perusahaan [ALT02].
Berdasarkan definisi diatas elemen – elemen work system dapat dijelaskan pada gambar 2.2
yang sebagai berikut:

Gambar 2. 2 Work System Framework [ALT02]


2-12

2.10 Structure System Analysis and Design Method (SSADM)


System Analysis and Design Method (SSADM) merupakan metode pendekatan untuk
menganalisis dan mendesai sebuah sistem informasi. Biro Komputer dan Komunikasi Pusat (Central
Computer and Telecomunication Agency) atau sekarang dikenal dengan kantor Bisnis Pemerintahan
(Office of Government Commerce) di pemerintahan Inggirs sejak tahun 1980 mulai membangun cara
menganalisis dan desain terstruktur (SSADM). SSADM memiliki 3 bagian utama meliputi struktur,
teknik dan dokumentasi [GOO95].
2.10.1 Struktur SSADM
SSADM memiliki tingkatan modul yang terdiri dari tingkatan fase pembangunan sistem dan
diperlihatkan pada gambar 2.3

Gambar 2.3 Modul dan Tingkatan SSADM [GOO95]


1. Tahap 0 : studi kelayakan (Feasibility Study)
Merupakan tahap penentuan kelayakan pembangunan sebuah sistem dengan empat area
pertimbangan, diantaranya :
a. Kesanggupan pengerjaan teknis
b. Keuangan
c. Kemampuan adaptasi organisasi
d. Etika, yaitu dampak sosial dari penerapan sistem
2-13

2. Tahap 1 : Investigasi Lingkungan Saat ini (Investigation of Current Environment)


Merupakan tahapan untuk memahami kondisi lingkungan dan apa saja yang dibutuhkan untuk
membangun sistem. Pada tahap ini dilakukan pengumpulan informasi terkait sistem yang
sedang berjalan.
3. Tahap 2 : Business System Options
Merupakan tahapan untuk menentukan fokus bisnis serta batasan dari sistem dari pertimbangan
otomasi, pengguna, manfaat dan dampak dari sistem baru. Pada tahap ini dilakukan ide-ide
pengembangan sistem agar sistem yang dirancang dapat meningkatkan kinerja dan nilai bisnis
organisasi.
4. Tahap 3 : Spesifikasi Kebutuhan (Requirement Spesification)
Merupakan tahapan mengdefinisikan fungsi dan kebutuhan dari sistem
5. Tahap 4 : Technical System Options
Merupakan tahapan implementasi fisik dari sistem yang dibangun menjadi arsitektur hardware,
software, sumberdaya manusia
6. Tahap 5 : Logical Design
Merupakan tahapan penentuan interaksi anatara pengguna sistem
7. Tahap 6 : Physical Design
Merupakan tahapan akhir dari pembangunan yang berisiskan implementasi dari fungsi serta
spesifikasi. Tahap ini adalah tahap teknis sebagai penggambaran dari sistem yang dikembangkan. Hasil
akhir tahapan ini berupa desain fisik sistem secara lengkap meliputi sistem, spesifikasi perangkat keras
dan spesifikasi perangkat lunak [GOO95].
2.10.2 Teknik SSADM
SSADM mempunyai tiga teknik penting yang bertujuan untuk merepresentasikan setiap fase
pengembangan sistem. Berikut adalah tiga teknik yang dipergunakan untuk metode SSADM: [GOO95]
1. Pemodelan Data Logik (Logical Data Modeling)
Merupakan proses mengidentifikasi, memodelkan dan mendokumentasikan aliran data yang
diperlukan atass pengembangan atau pembangunan sistem. Dalam Logical Data structure data
dibedakan menjadi entitas dan hubungan antar entitas.
2. Pemodelan Aliran Data (Data Flow Diagram)
Merupakan proses mengidentifikasi, memodelkan dan mendokumentasikan aliran data pada
sistem. Data Flow Diagram mempresentasikan proses (aktivitas yang merubah data dari satu
bentuk ke bentuk lain), penyimpanan data (area penyimpanan data), entitas luar (data apa yang
diterima ke sistem lain dan data apa yang diterima), dan aliran data (jalur yang dapat dilalui
aliran data).
3. Pemodelan Entitas (Entity Modeling)
Merupakan proses mengidentifikasi, memodelkan dan mendokumentasikan atas kejadian yang
berpengaruh pada setiap entitas dan rangkaian dari kejadian setiap kejadian.
2-14

2.11. Diagram Sebab dan Akibat (Cause and effect Diagram)


Diagram sebab dan akibat (Cause and Effect Diagram) atau biasa disebut dengan “ishikawa
Diagram” adalah alat untuk mengidentifikasi dan mengorganisir penyebab yang mungkin terjadi dari
suatu masalah dalam format yang terstruktur. Diagram ini ditemukan oleh salah satu professor di
Universitas Tokyo bernama Kaoru Ishikawa pada tahun 1950 saat Jepang mulai mengenalkan teori dan
prinsip mengenai kualitas dalam engineering. Para staf Ishikawa menggunakan diagram ini untuk
menyusun faktor – faktor yang mungkin berpengaruh dalam penelitian yang mereka lakukan. Kemudian
pada tahun 1953 Ishikawa menggunakan diagram ini untuk pertama kali untuk meringkas pendapat para
engineer mengenai perencanaan terhadap pembahasan mengenai akar permasalahan yang dihadapi.
Diagram sebab dan akibat disebut juga dengan fishbone diagram karena terlihat seperti kerangka tulang
ikan, dengan kepala, tulang belakang, dan duri. Diagram sebab dan akibat berfokus pada permasalahan
yang menjadi fokus penelitian, penyebab utama dari permasalahan yang terjadi, dan kedalaman atau
detail penyebab yang berhubung dengan penyebab utama pada permasalahan [KEL95].
2.11.1 Karakteristik Diagram Sebab dan Akibat
Diagram sebab dan akibat (Cause and Effect Diagram) memiliki 3 karakteristik utama yaitu
Kepala (Head), Tulang Belakang (Spine) dan Tulang atau Duri (Bones). Gambar 2.4 memperlihatkan 3
karakteristik diagram sebab dan akibat. Berikut merupakan penjelasan mengenai ketiga karakteristik
tersebut [KEL95] :
1. Head (Kepala), merupakan fokus masalah yang sedang diamati, dideskripsikan dalam kotak di
bagian kepada pada diagram. Head terletak pada bagian kanan diagram.
2. Spine (Tulang Belakang), ditunjukkan dengan arah panah yang menunjukkan penyebab dari
masalah yang terjadi pada bagian head.
3. Bones (Tulang atau Duri), menunjukkan kategori utama yang menyebabkan permasalahan
terjadi. Jika terdapat bones yang lebih kecil, memperlihatkan kedalaman penyebab dari
permasalahan tersebut. Bones yang saling terkoneksi memperlihatkan bahwa penyebab
permasalahan tersebut saling berhubungan.

BONES

SPINE HEAD

BONES BONES

Gambar 2.4 Diagram Sebab Akibat [KEL95]


2-15

2.11.2 Keuntungan Diagram Sebab dan Akibat


Diagram sebab dan akibat memiliki bayak keuntungan yaitu sebagai berikut [KEL95] :
1. Mampu mengidentifikasi penyebab permasalahan dengan terstruktur, sehingga lebih
menghemat waktu dan sumber daya.
2. Mampu memperlihatkan keterkaitan antara satu penyebab dengan penyebab lainnya.
3. Mampu mempermudah pengumpulan data yang berkaitan dengan penyebab permasalahan.
4. Fokus pada permasalahan yang dihadapi, sehingga tidak keluar dari lingkup penelitian yang
dilakukan.
5. Mempermudah menentukan aksi untuk menyelesaikan penyebab permasalahan.
2.12 Penelitian Terdahulu
Berikut dibawah ini merupakan tabel yang menjelaskan penelitian-penelitian terdahulu yang
digunakan untuk mendukung pengerjaan tugas akhir sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan dan diperlihatkan pada Tabel 2.2 :
Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu

No. Judul Penelitian Nama Peneliti Diterbitkan Konten yang digunakan

1. Aplikasi online wedding organizer Zaki nur fajri Universitas a. HTML


berbasis web menggunakan php (D400.050.005) Muhammadiyah b. PHP
dan mysql [FAJ12] Surakarta c. CSS
2012 d. SQL
2. Sistem pencatatan pernikahan Ihsanudin Universitas a. Sistem Informasi
pada kua kecamatan karanganyar (201122039) Surakarta b. Data Flow Diagram
kabupaten karanganyar [IHS14] 2014
3. Perancangan sistem informasi wira Dio pramana putra Universitas Mercu a. Komponen Sistem Informasi
wedding organizer berbasis web (418.090.102.26) Buana b. Metode Waterfall
[PUT13] 2013 c. UML
d. MySQL
e. Perancangan Berorientasi Objek
4. Sistem informasi persewaan Muhammad azam ragil tri Universitas a. Sistem Informasi
wedding organizer berbasis web putranto STKUBANK b. DBMS
(08.01.53.0038) 2013 c. WEB
[PUT13] d. DFD
e. ERD
5. Analisa dan Perancangan Sistem Much Qosim Universitas Muria a. Sistem Informasi
Informasi Pendataan Pernikahan (2010.53.192) Kudus b. UML
Pada Kantor Urusan Agama [QOS14] 2014 c. MySQL
Kecamatan Mejobo d. ERD
6. Perancangan sistem informasi Roch’asah joko winarno Universitas Islam a. DFD
pencatatan nikah dan perceraian (06650014) Negeri Sunan b. ERD
[WIN13] Kalijaga Yogyakarta c. MySQL
2013 d. PHP
7, Perancangan Sistem Informasi Ria Nurjanah Universitas a. Sistem Informasi
Kantin Menggunakan Customer (12.304.0177) Pasundan Bandung b. SSADM
Relationship Management [NUR17] 2017 c. CRM
d. WSF
BAB 3
SKEMA ANALISIS
Bab ini berisi penjelasan mengenai kerangka penyelesaian tugas akhir dan skema analisis.
Didalamnya terdapat penjelasan mengenai alur penyelesaian tugas akhir, analisis masalah dan solusi
tugas akhir, analisis manfaat tugas akhir, kerangka pemikiran teoritis, skema analisis, profile objek dan
tempat penelitian, nama tempat penelitian, bidang bisnis tempat penelitian, sejarah singkat dot of corner.

3.1 Alur Penyelesaian Tugas Akhir


Alur penyelesaian tugas akhir ini menjelaskan langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas
akhir. Alur Penyelesaian tugas akhir terdiri dari tahap dan hasil, langkah penelitian, serta literature dan
referensi. Berikut adalah gambar yang berisi alur peyelesain tugas akhir dapat dijelaskan pada gambar
3.1 dan 3.2 yang sebagai berikut :

Gambar 3. 1 Alur Penyelesaian tugas akhir (1)

3-1
3-2

Gambar 3. 2 Alur Penyelesaian tugas akhir (2)


3-3

3.2 Analisis Masalah dan Solusi Tugas Akhir


Analisis masalah dilakukan untuk mengidentifikasikan penyebab dari permasalahan dan untuk
mengetahui hubungan sebab akibat yang berkaitan dengan permasalahan. Relevansi analisis masalah
dengan solusi bertujuan untuk mengetahui ketepatan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tugas
akhir. Menunjukan relevansi solusi dengan masalah tugas akhir perancangan sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
3.2.1 Analisis Masalah
Analisis masalah pada tugas akhir ini dilakukan dengan menggunakan metode atau pendekatan
fish bone (tulang ikan, ishikawa). Fish bone merupakan analisis sebab akibat yang dikembangkan oleh
Dr. Kaoru Ishikawa yang menggambarkan permasalahan dan penyebabnya dalam suatu kerangka tulang
ikan. Manfaat menggunakan diagram fish bone yaitu untuk mempermudah memvisualisasi hubungan
antara penyebab dengan masalah hubungan ini akan terlihat dengan mudah pada diagram fishbone.
Untuk mengetahui penyebab utama yang mempengaruhi hasil dari akibat masalah pada tugas akhir ini
penulis menggunakan pedoman pada bidang administrasi dan pemasaran yang didalamnya terdapat 8 P
yaitu : product and service, price, people, place, promotion, procedures, processes, policy, karena
penulis melakukan analisis masalah di Event Organizer Dot Of Corner yang lebih berfokus pada inisiasi
penyelenggaraan pernikahan maka penulis mengambil 5 faktor dari 8 faktor tersebut yaitu people, price,
product and services, procedure dan processes. Setelah mengidentifikasi penyebab utama maka tahap
selanjutnya yaitu melakukan identifikasi faktor – faktor penyebab dari masalah utama yang ada pada
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan. Berikut ini merupakan gambaran dari diagram
fishbone dari permasalahan yang ada pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat
dilihat pada gambar 3.3.
3-4

Gambar 3. 3 Diagram Fishbone


3-5

Dari gambar 3.3 diagram fishbone dibawah ini merupakan deskripsi dari penyebab masalah
yang terjadi pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
1. People
Penyebab masalah dari sisi manusia (people) ada 2 yaitu kurang paham dalam tahap inisiasi
penyelenggaran pernikahan, kurang paham dalam pemilihan vendor pernikahan.
2. Processes
Penyebab masalah dari sisi proses (Processes) ada 3 yaitu membutuhkan waktu dalam
penentuan vendor, pemesanan masih dilakukan secara konvensional dan tidak ada database
vendor.
3. Procedure
Penyebab dari sisi prosedur (procedure) ada 2 yaitu prosedur pemesanan vendor berubah dan
kesulitan dalam melakukan prosedur dalam inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
4. Price
Penyebab masalah dari sisi harga (Price) ada 2 yaitu harga vendor berubah dan menunggu
informasi spesifikasi dan penentuan harga.
5. Product and service
Penyebab masalah dari sisi produk dan servis (product and service) ada 4 yaitu daftar harga
yang belum terkomputerisasi, informasi dalam penentuan spesifikasi harga tidak jelas, kurang
fasilitas dalam konsultasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dan laporan pemesanan belum
terkomputerisasi.
Berikut ini merupakan tabel 3.1 hasil analisis masalah inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
menunjukan relevansi solusi dengan masalah tugas akhir perancangan sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
Tabel 3. 1 Analisis Masalah Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan

Masalah utama Penyebab Solusi

Kesulitan dalam menetapkan inisiasi 1. Tidak ada proses pencatatan pesanan Melakukan analisis terhadap indikator
penyelenggaraan pernikahan. acara pernikahan sehingga penyebab terjadinya masalah, sehingga
menyebabkan keterlambatan dalam mengetahui kebutuhan sistem untuk
memberikan informasi spesifikasi dan membantu menangani permasalahan
penentuan harga dalam inisiasi tersebut dengan menggunakan konsep
penyelenggaraan pernikahan. work system framework untuk membantu
2. Tidak mempunyai database harga proses perancangan sistem informasi
vendor sehingga menungu informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
spesifikasi dan penentuan harga
3. Tidak ada proses pembaharuan data
harga sehingga harga tidak tetap dan
belum diperbaharui.
4. Membutuhkan waktu dalam penentuan
vendor untuk acara pernikahan.
5. Fasilitas konsultasi kurang memadai
dalam inisiasi penyelenggaraan
pernikahan.
3-6

3.2.2 Analisis Manfaat Tugas Akhir


Analisis manfaat tugas akhir bertujuan untuk mengetahui kesesuaian atau relevansi pemilihan
konsep yang akan digunakan dengan permasalah dan solusi tugas akhir. Berdasarkan hasil analisis
masalah dan analisis relevansi solusi, maka konsep yang akan digunakan dalam pembuatan tugas akhir
sebagai berikut :
1. Konsep Sistem Informasi
Konsep sistem informasi digunakan dalam tugas akhir ini bertujuan untuk membantu dalam
proses analisis current system sehingga mengetahui masalah yang terjadi dan mengetahui
kebutuhan – kebutuhan sistem yang akan dirancang dan membantu pada proses perancangan
sistem berdasarkan tahap analisis sistem.
2. Konsep Work System Framework
Konsep Work System Framework digunakan untuk membantu dalam tahap analisis sistem
berdasarkan 6 elemen work system framework yang penulis gunakan yaitu:
a. Customer
Berfungsi untuk mengetahui konsumen yang terlibat pada sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
b. Product / services
Berfungsi untuk mengetahui produk yang dihasilkan pada sistem dan inisiasi
penyelenggaraan yang disediakan di Event Organizer Dot Of Corner.
c. Proses and activities
Berfungsi untuk mengetahui proses dan kegiatan yang dilakukan pada sistem informasi
inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
d. Participant
Berfungsi untuk mengetahui participant mana yang terlibat pada sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
e. Information
Berfungsi untuk mengetahui informasi apa yang dihasilkan pada proses inisiasi
penyelenggaraan di Event Organizer Dot Of Corner.
f. Technologies
Berfungsi untuk mengetahui teknologi apa saja yang digunakan pada proses inisiasi
penyelenggaraan di Event Organizer Dot Of Corner.
3.3 Kerangka Pemikiran Teoritis
Kerangka pemikiran inisiasi penyelenggaraan pernikahan bertujuan untuk mengetahui teori
yang dijadikan landasan yang akan digunakan untuk menjelaskan fenomena yang diteliti serta untuk
menjelaskan keterkaitan antara konsep – konsep yang akan digunakan dalam penelitian. Gambar 3.4
menunjukkan kerangka pemikiran Teoritis inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
3-7

Gambar 3. 4 Kerangka Pemikiran Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan


3-8

3.3.1 Skema Analisis


Skema analisis menjelaskan mengenai analisis yang dilakukan selama penelitian tugas akhir.
Skema analisis ini memperlihatkan input yang diperlukan untuk kebutuhan analisis dan output dari hasil
analisis yang dilakukan. Skema analisis merupakan representasi dari tahapan analisis dalam pengerjaan
tugas akhir ini. Terdapat 3 komponen utama yang terdapat pada skema analisis yaitu sebagai berikut :
1. Input, merupakan komponen yang menjelaskan mengenai masukan yang digunakan sebagai
acuan atau referensi untuk tahap analisis. Input bisa berupa data dan informasi yang dapat
dijadikan dasar analisis.
2. Analisis, merupakan komponen yang menjelaskan mengenai tahapan analisis yang dilakukan
dalam penelitian tugas akhir. Tujuannya untuk mengetahui keadaan sebenarnya dalam
pengerjaan tugas akhir terkait dengan objek penelitian.
3. Output, merupakan komponen yang menjelaskan mengenai keluaran yang dihasilkan dari tahap
analisis yang telah dilakukan. Output bisa berupa data dan informasi yang dapat digunakan
sebagai masukan untuk tahap analisis selanjutnya.
Berikut merupakan gambar 3.5 skema analisis dari penelitian tugas akhir yang dilakukan :

Gambar 3. 5 Skema Analisis


3-9

Tabel 3.2 dibawah ini mendeskripsikan skema analisis yang dilakukan, dalam melakukan
Perancangan Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di Event Organizer Dot Of Corner.
Tabel 3. 2 Skema Analisis
Langkah Analisis Objek Analisis Hasil Analisis Maksud Analisis
Melakukan identifikasi Analisis aktivitas Gambaran mengenai aktivitas Untuk mengetahui aktifitas pelaku dalam
sistem yang sedang pelaku pada saat proses inisiasi melaksanakan inisiasi penyelenggaraan
berjalan (Qurrent System) penyelenggaraan pernikahan. pernikahan, sehingga dapat dijadikan
di Event Organizer Dot Of referensi dalam membuat rancangan
Corner sistem baru.
Pemahaman mengenai prosedur Untuk mengetahui langkah kerja yang
Analisis Prosedur kerja yang ada pada sistem informasi seharusnya dilakukan pelaku sistem
inisiasi penyelenggaraan pernikahan informasi apakah sudah sesuai dengan
saat ini prosedur atau belum.
Analisis dokumen Pemaham mengenai dokumen apa Analisis ini dilakukan untuk mengetahui
saja yang terlibat dalam proses dokumen apa saja yang dibutuhkan
inisiasi penyelenggaraan pernikahan dalam sistem inisiasi penyelenggaraan
di event organizer Dot Of Corner pernikahan di Event Organizer Dot Of
Corner.
Melakukan identifikasi Customer Penilaian terhadap customer yang Mengetahui customer yang terlibat pada
terhadap work system terlibat pada sistem informasi inisiasi sistem informasi inisiasi
framework penyelenggaraan pernikahan. penyelenggaraan pernikahan
Product / services Peniliaian terhadap produk dan Mengetahui produk dan layanan yang
layanan yang dihasilkan dari sistem dhasilkan pada sistem informasi inisiasi
informasi inisiasi penyelenggaraan penyelenggaraan pernikahan.
pernikahan.
Process and Kesimpulan terhadap proses dan Mengetahui proses dan aktivitas yang
Activities aktivitas-aktivitas berdasarkan hasil dilakukan pada sistem informasi inisiasi
observasi lapangan yang telah penyelenggaraan pernikahan
dilakukan.
Participants Peniliaian terhadap tugas dan Mengetahui peran dan tanggung jawab
tanggung jawab partisipan terhadap partisipan yang terlibat dalam proses
proses dan aktivitas yang terlibat di dan aktivitas yang terlibat di Event
Event Organizer Dot Of Corner Organizer Dot Of Corner
Information Penilaian terhadap manfaat Mengetahui manfaat informasi yang
informasi yang dihasilkan dari dihasilkan, yang disampaikan kepada
proses dan aktifitas yang terlibat di pihak – pihak yang membutuhkannya.
Event Organizer Dot Of Corner
Technology Kesimpulan tehadap penggunaan Mengetahui manfaat teknologi yang
teknologi pada setiap proses dan telah digunakan dalam memberikan dan
aktivitas yang terlibat di Event meningkatkan pelayanan kepada
Organizer Dot Of Corner konsumen

3.4 Profile Objek dan Tempat Penelitian


Identifikasi organisasi bertujuan untuk mengetahui secara lengkap keorganisasian serta bisnis
dari objek penelitian. Agar kebutuhan sistem dapat diketahui dan penulis dapat mengetahui bagaimana
bisnis organisasi tersebut bertujuan.
3.4.1 Nama Tempat Penelitian
Organisasi yang dijadikan objek penelitian yaitu Event Organizer Dot Of Corner (EO DOC)
3.4.2 Bidang Bisnis Tempat Penelitian
Event Organizer Dot Of Corner (EO DOC) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa
Event Organizer.
3-10

3.4.3 Sejarah Singkat Dot Of Corner


DOC merupakan singkatan Dot Of Corner, merupakan sebuah organisasi yang bergerak dalam
bidang jasa penyedia event yang terbentuk pada akhir tahun 2016. Berawal dari acara pernikahan
teman, narasumber awalnya berniat untuk membantu pelaksanaan pernikahan tersebut. Tapi setelah
event pernikahan tersebut, teman yang lainnya membicarakannya mulut ke mulut sehingga banyak
menerima pesanan kegiatan lainnya. Akhirnya narasumber mencari beberapa rekan yang bisa
membantu dalam pelaksanaan event. Pada awal terbentuknya DOC terdapat beberapa pembagian kerja
seperti berikut: Costumer Service, Catering, Dokumentasi, Desain, Perias atau make-up, dan Logistik.
Di DOC tidak ada istilah pegawai yang di berhentikan, tapi di pause. Sehingga nantinya akan bisa
dipanggil kembali jika dibutuhkan. Di DOC juga dilakukan regenerasi pegawai, dimana para
pegawainya berasal dari beberapa mahasiswa. Tujuannya untuk mengajar mahasiswa bagaimana
caranya bekerja sama dalam satu tim. Tidak hanya acara pernikahan yang dikelola oleh DOC, kegiatan
seperti Seminar, Gathering, Confrence, dan kegiatan lainnya juga di layani oleh DOC. Dalam hal
pembayaran, DOC tidak menggunakan DP, dan juga Bisa mengembalikan uang konsumen walaupun
di batalkan oleh konsumen.
3.4.4 Profile Objek
Event Organizer Dot Of Corner (EO DOC) adalah salah satu perusahaan yang bergerak
dalam event organizer. DOC memberikan informasi mengenai berbagai macam hal yang berhubungan
dengan acara, membantu merumuskan konsep acara, dan mem-fasilitasi, negosiasi dan koordinasi
dengan pihak gedung/hotel dan supplier/vendor, seperti : Catering, dekorasi, fotografer, perias, grup
musik, dan lain-lain. Melangsungkan sebuah pernikahan bukanlah mudah untuk dilakukan, karena
banyak hal yang perlu di persiapkan mulai dari sewa gedung, undangan, dokumentasi, catering,
pelaminan, dekorasi, perias, group music, pastinya memerlukan perhatian khusus dan perencanaan
yang matang. Proses inisiasi penyelenggaraan pernikahan di Dot Of Corner masih menggunakan
metode manual, seperti customer yang harus menunggu informasi spesifikasi dan penentuan harga
acara pernikahan, penulisan pemesanan masih tertulis, daftar harga masih tidak tetap, karena sering
berubah-ubah. Customer bertemu dengan owner untuk membicarakan perencanaan pernikahan dan
kebutuhan yang diperlukan dalam pernikahan. customer memberikan kebutuhan-kebutuhan kepada
owner dan owner memberikan rekomendasi vendor kepada customer. customer melihat vendor apa
saja yang ada dan cocok sesuai kebutuhan customer. Data vendor-vendor untuk customer adalah data
vendor yang di sediakan oleh dot of corner dan berkerja sama dengan Dot Of Corner. Pengelolaan
dalam dot of corner masih membutuhkan perbaikan dalam proses inisiasi penyelenggaraan
pernikahan. Sistem yang sedang berjalan sekarang masih ada perbaikan, karena belum
terkomputerisasi dan masih konvensional dalam proses inisiasi penyelenggaraan belum ada sistem
yang mendokumentasikan hasil akhir dari proses inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
BAB 4
ANALISIS DAN PERANCANGAN
Bab ini menjelaskan mengenai analisis sistem yang sedang berjalan dan perancangan sistem
serta komponen – komponen pemodelan sistem yang digunakan meliputi rancangan basis data,
rancangan proses, rancangan masukan keluaran dan rancangan dialog.

4.1 Analisis Current System


Terdapat beberapa objek dari sistem yang sedang berjalan (Current System) yang akan
diidentifikasikan untuk memperoleh kebutuhan sistem yang akan dibangun mulai dari alur aktivitas,
prosedur, dokumen yang digunakan dan pelaku yang terlibat.
4.1.1 Hasil Wawancara
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan untuk mengetahui kondisi lingkungan saat ini,
berikut ini pada table 4.1 adalah rangkuman hasil wawancara yang dilakukan di Dot Of Corner Event
Organizer.
Tabel 4. 1 Rangkuman Hasil Wawancara
No. Dokumen Tanggal Narasumber Jabatan Rangkuman
narasumber
W01-TA/SI/Sept/2017 Sabtu, 30 Shanti Herliani, Owner DOC Penjelasan mengenai pelayanan pemesanan
September 2017 ST di Dot Of Corner Event Organizer. Tahapan-
tahapan pemesanan pernikahan dalam inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
W02-TA/SI/Okt/2017 Rabu, 04 Oktober Shanti Herliani, Owner DOC Penjelasan mengenai data vendor di DOC.
2017 ST Data-data vendor yang tersedia di DOC dan
yang sering bekerja sama dengan dot of corner
di acara resepsi pernikahan.

Dari tabel 4.1 hasil wawancara dan observasi dapat disimpulkan bahwa pada inisiasi
penyelenggaraan pernikahan di event organizer dot of corner masih manual ketika proses pencatatan
pesanan, owner mencatat pesanan customer menggunakan kertas dan katalog vendor yang disediakan
oleh vendor. Owner melakukan proses penghitungan pesanan, ketika selesai pencatatan pesanan dan
customer selesai memilih vendor. Owner menggunakan Microsoft excel untuk menghitung pesanan dari
customer, owner akan memberikan informasi kepada customer terkait total pesanan. Apabila customer
menyepakati total pesanan, customer akan diberikan data vendor untuk di pergunakan sebagai data
vendor. Apabila budgeting customer tidak sesuai, owner akan memberikan opsi budgeting. Owner
memberikan opsi budgeting sesuai dengan kebutuhan dan budgeting dari customer. Owner membuat
data vendor resepsi pernikahan untuk diberikan kepada customer. Kekurangan dalam proses pemesanan
pernikahan, opsi budgeting dan pembuatan data vendor adalah pembaharuan data vendor, menunggu
informasi dari vendor untuk ketersediaan vendor, penghitungan pesanan dan pembuatan data vendor
secara real-time.
Uraian lengkap mengenai hasil wawancara dan observasi dapat dilihat pada lampiran B
(Dokumen Wawancara dan Observasi).

4-1
4-2

4.1.2 Analisis Alur Aktivitas


Alur aktivitas proses inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada sistem yang sedang berjalan di
Event Organizer Dot Of Corner adalah sebagai berikut :
1. Customer melakukan pemesanan pernikahan
2. Owner menerima pesanan dari customer
3. Owner melakukan penawaran vendor kepada customer
4. Customer memilih vendor di katalog vendor yang disediakan oleh owner
5. Owner melakukan pengecekkan ketersediaan vendor, apabila tidak sesuai customer memilih
kembali vendor yang akan digunakan.
6. Apabila sesuai, owner mencatat pesanan customer.
7. Owner menghitung pesanan.
8. Owner memberikan total pesanan kepada customer untuk di sesuaikan dengan budgeting customer.
9. Customer menghitung budgeting yang di miliki, untuk disesuaikan dengan budgeting yang dimiliki.
10. Apabila tidak sesuai, total pesanan diberikan kepada owner dan owner memberikan opsi budgeting
kepada customer.
11. Owner kembali menghitung pesanan untuk diberikan kembali kepada customer.
12. Customer menghitung budgeting sesuai dengan opsi budgeting.
13. Customer menyepakati budgeting pernikahan yang sesuai dengan budgeting dan kebutuhan.
14. Owner membuat data-data vendor yang dipilih, untuk diberikan kepada customer.
15. Customer mendapatkan data-data vendor yang telah dibuat oleh owner.

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat dilihat sebuah gambar alur kerja atau alur aktivitas pada
proses inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan
yang sedang berjalan. Penggambaran alur aktivitas tersebut digambarkan menggunakan diagram
workflow. Dibawah ini merupakan Gambar 4.1 representasi workflow dari sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan dapat dilihat pada halaman 4-3.
4-3

Gambar 4. 1 Workflow Current System


4-4

Dari hasil analisis yang penulis lakukan terhadap alur dari aktivitas sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan berjalan dengan baik karena customer melakukan pemesanan pernikahan
secara langsung kepada owner dan owner langsung melayani pesanan customer, adapun kekurangan
pada aktivitas pemesanan, penghitungan total pesanan dan pembuatan data-data vendor berikut
kekurangan dari aktivitas sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

1. Pada aktivitas pemesanan pernikahan masih menggunakan konvensional. Konvensional ini masih
secara tertulis, data tersebut di arsipkan dan disimpan dimana saja.
2. Pada aktivitas ketersediaan vendor, owner masih menggunakan katalog yang sudah disediakan oleh
vendor. Owner masih menunggu informasi dari vendor untuk ketersediaan harga dan kesiapan dari
vendor tersebut.
3. Owner menghubungi pihak vendor untuk mengetahui harga terbaru dari paketan vendor.

4.1.3 Analisis Prosedur


Berikut ini adalah analisis prosedur dari sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan
studi kasus Event Organizer Dot Of Corner, berdasarkan hasil analisis dan wawancara yang penulis
lakukan bahwa belum ada prosedur yang tertulis dalam proses pemesanan, penghitungan dan pembuatan
data-data vendor di Event Organizer Dot Of Corner ini, pada tabel 4.2 merupakan prosedur sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan saat ini.
Tabel 4. 2 Analisis Prosedur
No Prosedur Aktivitas Deskripsi
1. Prosedur Melakukan pemesanan pernikahan Pada aktivitas ini customer mengisi identitas customer.
pemesanan Melakukan penawaran vendor Pada aktivitas ini owner melakukan penawaran vendor
pernikahan kepada customer, kemudian owner melakukan
pemilihan vendor
Melakukan pemilihan vendor Pada aktivitas ini customer memilih vendor yang di
tawarkan oleh owner, vendor yang tersedia adalah
vendor yang bekerja sama dengan event organizer dot
of corner.
Melakukan pengecekkan ketersediaan vendor Pada aktivitas ini owner melakukan pengecekan
ketersediaan vendor dan memberikan informasi
bahwa pesanan vendor yang dipesan oleh customer
tersedia atau tidak tersedia.
Melakukan pencatatan pesanan Pada aktivitas ini owner mencatat pesanan dari
customer. Sesuai dengan pilihan customer yang dilihat
dari katalog
2. Prosedur Melakukan penghitungan pesanan Pada aktivitas ini owner melakukan penghitungan
penghitungan budgeting dari keseluruhan total pesanan.
budgeting Melakukan opsi budgeting Pada aktivitas ini owner melakukan opsi budgeting
kepada customer untuk di sesuaikan budgeting
dengan yang customer miliki.
3. Prosedur pembuatan Melakukan pembuatan data vendor Pada aktivitas ini owner melakukan pembuatan data-
data vendor data vendor yang telah di sepakati dan di pilih dengan
customer sesuai budgeting.

Pada tabel 4.2 diatas merupakan prosedur – prosedur yang terdapat pada sistem informasi
inisiasi penyelenggaraan pernikahan, karena prosedur yang belum tertulis maka penulis menetapkan
nama prosedur yang terlibat pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan berdasarkan
hasil observasi yang telah penulis lakukan.
4-5

Pada tabel 4.3 dibawah ini merupakan analisis indikasi masalah dan dampak yang ditimbukan
dari masalah yang terdapat pada prosedur pemesanan, penghitungan dan pembuatan data vendor pada
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel 4. 3 Analisis Indikasi Masalah

No Prosedur Indikasi masalah Dampak

1. Prosedur pemesanan a. Masih menggunakan konvensional / a. Belum adanya prosedur pemesanan


pernikahan secara tertulis sehingga berdampak pada kualitas
b. Dokumen belum terorganisir pelayanan di inisiasi penyelenggaraan
c. Ketersediaan vendor belum maksimal pernikahan di dot of corner event organizer
d. Masih menunggu informasi dari vendor b. Dokumen belum terorganisir sehingga
e. Menunggu informasi dari vendor untuk owner kesulitan untuk merekap data
ketersediaan harga dari vendor keseluruhan pesanan dari customer
c. Informasi list harga vendor masih belum
jelas sehingga customer harus menunggu
untuk ketersediaan harga dari vendor
2. Prosedur penghitungan a. Menunggu owner menginputkan data a. Customer menunggu informasi dari owner
budgeting vendor ke dalam Microsoft excel dalam penghitungan pesanan
b. Menunggu data dari vendor dalam b. Pembaharuan data tidak jelas
pembaharuan data vendor c. Membutuhkan waktu dalam mendapatkan
c. Opsi budgeting masih konvensional informasi dalam penghitungan pesanan
dan opsi budgeting.
3. Prosedur pembuatan data a. Data terlebih dahulu di inputkan / di a. Belum adanya automasi data, customer
vendor ketik menggunakan Microsoft excel. menunggu owner dalam menginputkan
b. Customer menunggu informasi data keseluruhan harga vendor
pembuatan data vendor. b. Membutuhkan data dalam mendapatkan
informasi untuk mengetahui laporan data-
data vendor.

4.1.4 Analisis Dokumen


Dokumen tersebut belum tertulis karena masih berupa percakapan antara customer dengan
owner dan belum terorganisir dengan baik sehingga perlu adanya dokumen yang tertulis agar
mempermudah customer dan owner dalam proses pemesanan pernikahan, penghitungan budgeting dan
pembuatan data vendor. Dibawah ini adalah dokumen dari sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan saat ini dapat dilihat pada tabel 4.4.

Tabel 4. 4 Analisis Dokumen


No Nama dokumen Atribut dokumen Fungsi dokumen
1. Pesanan a. Id pesanan Pesanan adalah dokumen yang digunakan owner untuk mencatat
b. Nama pesanan dan memberikan informasi dalam menulis kebutuhan dari
c. Jumlah pesanan customer.
d. Harga pesanan
e. Keterangan pesanan
2. Data vendor a. Id data vendor Data vendor adalah dokumen yang digunakan event organizer dot
b. Nama vendor of corner untuk mengetahui vendor-vendor yang bekerja sama
c. Jumlah vendor dengan DOC.
d. List vendor
e. List harga vendor
f. Keterangan vendor
3. Identitas customer a. Id customer Identitas customer adalah dokumen yang digunakan customer
b. Nama customer untuk melakukan pemesanan pernikahan di event organizer dot of
c. Tempat pernikahan corner.
d. Jadwal pernikahan
customer
4. Penghitungan a. Id penghitungan pesanan Penghitungan pesanan adalah dokumen yang digunakan untuk
pesanan b. Nama penghitungan memberikan informasi kepada customer yang isinya pesanan dari
pesanan customer.
4-6

No Nama dokumen Atribut dokumen Fungsi dokumen


c. Penghitungan total
pesanan
d. Keterangan penghitungan
pesanan
5. Opsi budgeting a. Id opsi budgeting Opsi budgeting adalah dokumen yang digunakan owner untuk
b. Nama opsi budgeting memberikan opsi budgeting sesuai budgeting dan kebutuhan
c. Total harga budgeting customer.
d. Opsi budgeting
e. Keterangan opsi budgeting
6. Laporan data vendor a. Id laporan data vendor Laporan data vendor adalah dokumen yang digunakan oleh owner
b. Nama data vendor untuk memberikan informasi kepada customer dalam kebutuhan-
c. Total harga data vendor kebutuhan untuk pernikahan sesuai budgeting dan kebutuhan dan
d. Jumlah data vendor di sepakati dengan customer.
e. Keterangan data vendor

Pada tabel 4.4 diatas merupakan daftar dari dokumen yang terkait pada sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan, semua dokumen tersebut tidak tertulis karena berupa percakapan antara
customer dengan owner sehingga penulis menyimpulkan nama-nama dokumen berdasarkan data yang
digunakan ketika customer memesan dan menghitung budgeting sesuai kebutuhan.
4.1.5 Identifikasi Work System Framework
Identifikasi Work System Framework dilakukan dengan tujuan untuk membantu memahami
kondisi sistem yang sedang berjalan sehingga dapat memperbaiki proses bisnis pada sistem yang sedang
berjalan, elemen – elemen work system framework yang dianalisis meliputi customer, product/services,
processes and activities, information, participants dan technologies.
1. Customers
Customers adalah penerima produk/jasa sistem kerja untuk tujuan selain untuk melakukan
aktivitas kerja dalam sistem kerja [ALT02].
Berdasar hasil wawancara dan observasi lapangan yang telah penulis lakukan, maka konsumen
yang terlibat pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan yaitu dan umum yang
dikelompokan menjadi konsumen. Tabel 4.5 adalah penjelasan dari konsumen yang terlibat pada
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel 4. 5 Customers
No Konsumen Deskripsi
a. Customers Customer adalah konsumen yang memesan resepsi pernikahan, memiliki budgeting pernikahan dan yang
akan melaksanakan pernikahan.

2. Product and Services


Produk dan layanan (Product/services) terdiri dari informasi, hal – hal fisik, produk sosial
perjanjian, berwujud seperti hiburan atau ketenangan pikiran, dan/atau tindakan yang dihasilkan
oleh sistem kerja untuk kepentingan dan penggunaan konsumen [ALT02]. Tabel 4.6 merupakan
deskripsi mengenai Product/services yang terdapat pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan.
4-7

Tabel 4. 6 Product and Services


No Product and Services Deskripsi
a. Informasi vendor Informasi vendor terdapat vendor, list harga vendor untuk resepsi pernikahan sesuai
kebutuhan dan budgeting.
b. Informasi ketersediaan vendor Informasi ketersediaan vendor untuk memberikan informasi kepada customer dan
mengetahui ketersediaan vendor atau tidak tersedia.
c. Informasi penghitungan pesanan Informasi penghitungan pesanan untuk memberikan informasi terkait total pesanan
dari vendor yang telah di pilih dan di hitunga oleh owner
d. Informasi opsi budgeting Informasi opsi budgeting untuk memberikan informasi kepada customer terkait opsi
budgeting terkait opsi budgeting yang telah dibuat oleh owner.
e. Informasi pembuatan data Informasi pembuatan data vendor untuk customer sebagai acuan perencanaan
vendor pernikahan.
f. Layanan pemesanan vendor Layanan pemesanan vendor adalah layanan yang membantu customer untuk
memesan pernikahan sesuai vendor .
g. Layanan penghitungan pesanan Layanan penghitungan pesanan adalah layanan yang membantu dalam menghitung
pesanan dari customer.
h. Layanan opsi budgeting Layanan opsi budgeting adalah layanan opsi budgeting untuk layanan customer dalam
menyesuaikan kebutuhan / budgeting yang dimiliki customer.
i. Layanan pembuatan data vendor Layanan pembuatan data vendor adalah layanan pembuatan data vendor yang telah
di sepakati dengan customer, isinya kebutuhan vendor yang telah dipilih dan disepakati
untuk resepsi pernikahan.

3. Processes and Activities


Process and Activities meliputi segala sesuatu yang terjadi didalam work system, istilah Process
and Activities digunakan sebagai pengganti proses bisnis jangka panjang, karena banyak proses
bisnis dalam work system yang tidak terstruktur sehingga langkah-langkah yang dilakukan tidak
sesuai dengan urutan yang telah ditetapkan. Dibeberapa work system, urutan dan rincian pekerjaan
dilakukan berdasarkan keterampilan, pengalaman, dan penilaian partisipan work system [ALT02].
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan yang telah penulis lakukan, berikut ini
merupakan deskripsi dari proses dan aktivitas yang terdapat dalam sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan di Event Organizer Dot Of Corner, dapat dilihat pada tabel 4.7.

Tabel 4. 7 Processes and Activity Sistem Informasi Inisiasi penyelenggaraan Pernikahan


No Proses Deskripsi Proses Aktivitas Deskripsi aktivitas
a. Proses Proses pemesanan pernikahan Melakukan Pada aktivitas ini customer melakukan pemesanan
pemesanan merupakan proses dimana pemesanan pernikahan.
pernikahan customer melakukan pernikahan
pemesanan pernikahan Melakukan Pada aktivitas ini owner melakukan penawaran
kepada owner penawaran vendor kepada customer
vendor
Melakukan Pada aktivitas ini customer melakukan pemilihan
pemilihan vendor vendor sesuai budgeting dan kebutuhan.
Melakukan Pada aktivitas ini owner melakukan pengecekkan
pengecekkan ketersediaan vendor kepada vendor yang bekerja
ketersediaan sama dengan EO DOC.
vendor
Melakukan Pada aktivitas ini owner melakukan pencatatan
pencatatan pesanan sesuai kebutuhan customer.
pesanan
b. Proses Proses penghitungan Melakukan Pada aktivitas ini owner melakukan penghitungan
penghitung budgeting merupakan proses penghitungan total pesanan sesuai kebutuhan dan budgeting
an dimana owner melakukan pesanan
budgeting penghitungan budgeting untuk Melakukan opsi Pada aktivitas ini owner melakukan opsi budgeting
di sesuaikan budgeting dengan budgeting sesuai budgeting yang dimiliki customer.
customer
4-8

c. Proses Proses pembuatan data vendor Melakukan Pada aktivitas ini owner melakukan pembuatan data
pembuatan merupakan proses dimana pembuatan data vendor untuk diberikan kepada customer.
data vendor owner melakukan pembuatan vendor
data vendor untuk diberikan
kepada customer

Berdasarkan tabel 4.7 pada setiap proses dan aktivitas yang ada pada sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan sudah berjalan dengan baik akan tetapi masih ada kekurangan yaitu tidak ada
pembaharuan informasi list harga vendor, daftar opsi budgeting, penghitungan total pesanan dan
pembuatan data keseluruhan pesanan.
4. Participants
Partisipan (participants) adalah orang – orang yang melakukan pekerjaan, baik yang
menggunakan teknologi secara keseluruhan, sebagian, maupun yang tidak mengunakan teknologi.
Dalam sistem kerja, peran partisipan lebih penting daripada peran teknologi yang digunakan oleh
partisipan [ALT02].
Dibawah ini merupakan deskripsi partisipan (participants) yang terdapat dalam sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan di Dot Of Corner Event Organizer.
a. Owner
Owner berperan sebagai pelaku yang melakukan penawaran vendor, menghitung total pesanan,
membuat opsi budgeting dan pembuatan data vendor pada sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan saat ini.
b. Vendor
Vendor berperan sebagai pelaku yang melakukan memberikan informasi list harga dan
ketersediaan yang dimiliki vendor.
5. Information
Informasi dalam work system framework termasuk yang diperoleh atau diambil, digunakan,
dibuat, dimanipulasi, ditampilkan, dikirim, disimpan, dihapus ataupun diperbaharui oleh suatu
proses atau kegiatan baik menggunakan komputer ataupun tidak menggunakan komputer. Dalam
work system, data atau informasi yang dibuat, digunakan atau diproses oleh sistem kerja adalah
sama, sehingga tidak ada perbedaan antara data ataupun informasi dalam work system [ALT02].
Berikut ini merupakan deskripsi informasi yang dibutuhkan dan dihasilkan oleh sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat dilihat pada tabel 4.8 dibawah ini.

Tabel 4. 8 Information Sistem Informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan


No Informasi Penerima Informasi Deskripsi
a. Informasi identitas Owner Informasi identitas customer adalah informasi yang diperlukan oleh owner
customer untuk mengetahui data customer yang memesan dan mendapatkan data
vendor di Dot Of Corner Event Organizer
b. Informasi list Owner Informasi list vendor adalah informasi yang diperlukan oleh owner untuk
vendor mengetahui data vendor yang tersedia dan bekerja sama dengan dot of
corner
c. Informasi list harga 1. Customer Informasi list harga vendor adalah informasi yang diperlukan oleh customer
vendor 2. Owner untuk mengetahui list harga yang diberikan vendor untuk di sesuaikan dengan
budgeting yang customer punya.
4-9

No Informasi Penerima Informasi Deskripsi


d. Informasi Owner Informasi pemesanan pernikahan adalah informasi yang diperlukan oleh
pemesanan owner untuk mengetahui pesanan yang di pesan oleh customer.
pernikahan
e. Informasi Owner Informasi ketersediaan vendor adalah informasi yang diperlukan oleh owner
ketersediaan untuk mengetahui ketersediaan dari vendor untuk bekerja sama di acara
vendor resepsi pernikahan.
f. Informasi opsi Customer Informasi opsi budgeting adalah informasi yang diperlukan oleh customer
budgeting untuk mengetahui opsi budgeting yang di berikan owner.
g. Informasi total Customer Informasi total pesanan adalah informasi yang diperlukan oleh customer
pesanan untuk mengetahui data total pesanan yang di total oleh owner.

h. Informasi data Customer Informasi data vendor adalah informasi yang diperlukan oleh customer untuk
vendor mengetahui data-data vendor yang di sepakati sesuai budgeting yang isinya
total keseluruhan harga vendor dan vendor yang dipilih.

6. Technologies
Teknologi dalam work system dibedakan menjadi 2 yaitu alat – alat elektronik (ponsel,
proyektor, perangkat lunak, maupun kendaraan bermotor) dan layanan otomatis (konfigurasi
hardware atau software) [ALT02].
Teknologi yang digunakan di Event Organizer Dot Of Corner yaitu ketika proses pemesanan
pernikahan menggunakan pencatatan di kertas dan katalog vendor yang digunakan oleh owner.
Ketika penghitung pesanan, opsi budgeting dan pembuatan data vendor menggunakan microsoft
word dan microsoft excel. Menunggu informasi ketersediaan vendor dan pembaharuan list harga
menggunakan Short Massage Service (SMS), telepon seluler.
4.1.6 Hierarki Proses
Hierarki proses berfungsi untuk menunjukan dan mendetailkan proses – proses didalam sistem
sehingga diketahui sub – proses apa saja yang terdapat dalam sistem. Berikut ini merupakan deskripsi
struktur proses sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan yang sedang berjalan (current
system) dapat dilihat pada tabel 4.9 deskripsi hierarki proses.

Tabel 4. 9 Deskripsi Hierarki Proses


No Proses Deskripsi
1. Pemesanan pernikahan Pemesanan pernikahan adalah proses yang dilakukan customer untuk
memesan resepsi pernikahan dan dilakukan oleh owner untuk memberikan
informasi mengenai list harga, ketersediaan vendor tersebut.
1.1 Pemesanan pernikahan Proses pemesanan pernikahan adalah proses yang dilakukan oleh customer
dalam memesan pernikahan dan mencatat identitas customer, tanggal
pernikahan dan tempat pernikahan untuk memberikan informasi dalam
pemesanan pernikahan.
1.2 Penawaran vendor Proses penawaran vendor adalah proses yang dilakukan oleh owner untuk
menawarkan vendor yang akan dipilih oleh customer
1.3 Pemilihan vendor Proses pemilihan vendor adalah proses yang dilakukan oleh customer untuk
memilih vendor untuk resepsi pernikahan.
1.4 Pengecekkan ketersediaan vendor Proses pengecekkan ketersediaan vendor adalah proses yang dilakukan
owner untuk menanyakan kepada vendor tentang harga dan kesiapan
vendor tersebut.
1.5 Pencatatan pesanan Proses pencatatan pesanan adalah proses yang dilakukan oleh owner untuk
mencatat / menuliskan pesanan yang dipesan oleh customer.
2. Penghitungan budgeting Penghitungan budgeting adalah proses yang dilakukan oleh owner untuk
menghitung total pesanan dari customer, apabila tidak sesuai owner akan
memberikan opsi budgeting untuk di sesuaikan dengan budgeting customer.
4-10

2.1 Penghitungan pesanan Proses penghitungan pesanan adalah proses yang dilakukan oleh owner
untuk menghitung total pesanan customer, apabila tidak sesuai owner akan
memberikan opsi budgeting.
2.2 Opsi budgeting Proses opsi budgeting adalah proses yang dilakukan oleh owner untuk
memberikan opsi budgeting sesuai dengan budgeting customer dan sesuai
kebutuhan dari customer.
3. Pembuatan data vendor Proses pembuatan data vendor adalah proses yang dilakukan oleh owner
dalam membuat laporan mengenai data-data vendor yang dipilih oleh
customer.

Berikut ini merupakan hasil analisis proses – proses dari sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan yang di representasikan pada gambar 4.2 hierarki proses.

1. Pada aktivitas pemesanan pernikahan masih menggunakan konvensional. Konvensional ini


masih secara tertulis, data tersebut di arsipkan dan disimpan dimana saja.
2. Pada aktivitas ketersediaan vendor, owner masih menggunakan katalog yang sudah disediakan
oleh vendor. Owner masih menunggu informasi dari vendor untuk ketersediaan harga dan
kesiapan dari vendor tersebut.
3. Owner menghubungi pihak vendor untuk mengetahui harga terbaru dari paketan vendor.

Berikut ini merupakan representasi dari struktur proses qurrent system informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan dapat diliat pada gambar 4.2

Gambar 4. 2 Hierarki Proses


4-11

4.1.7 Ruang Lingkup Sistem


Ruang lingkup sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan direpresentasikan dalam
bentuk diagram konteks atau data flow diagram level 0. Diagram konteks merupakan diagram yang
menggambarkan ruang lingkup dan batasan sistem, serta interaksi antara sistem dengan lingkungan luar
sistem. Pada gambar 4.3 merupakan representasi dari sistem yang sedang berjalan (current system).

Gambar 4. 3 Lingkup Sistem Current System


Dapat dilihat dari gambar 4.3 di halaman 4-11 menjelaskan mengenai lingkup sistem saat ini
yang dimana ada 2 entitas luar (external entity) yang langsung berhubungan dengan sistem informasi
inisiasi penyelenggaraan pernikahan adalah entitas customer, entitas vendor. Entitas customer
memberikan masukan berupa identitas customer, nama customer, daftar pesanan, jadwal pernikahan,
nominal budgeting tidak sesuai. Sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan memberikan
keluaran berupa daftar pesanan, total pesanan, list vendor, list harga vendor, daftar opsi budgeting sesuai
dengan masukan yang telah entitas customer berikan. Sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan memberikan masukan kepada vendor berupa daftar pesanan, list vendor, list harga vendor.
Entitas vendor memberikan informasi berupa list vendor, list harga vendor, status ketersediaan vendor.
Pada tabel 4.10 dibawah ini adalah identifikasi dari eksternal entity sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan saat ini (qurrent system).

Tabel 4. 10 Identifikasi Eksternal Entity


No External Entity Deskripsi
1. Customer Customer adalah pelaku eksternal sistem yang memberikan masukan kepada sistem berupa informasi
identitas customer, nama customer, daftar pesanan, jadwal pernikahan, nominal budgeting tidak sesuai
dan menerima keluaran dari sistem berupa daftar pesanan, total pesanan, list vendor, list harga vendor,
daftar opsi budgeting.
2. Vendor Vendor adalah pelaku eksternal sistem yang memberikan infromasi tentang list vendor, list harga vendor,
status ketersediaan vendor.
4-12

4.1.8 Data Flow Diagram (DFD)


Data Flow Diagram merupakan diagram yang menggambarkan aliran data pada sebuah sistem
informasi. Komponen data flow diagram terdiri dari external entity, process, data store, dan data flow.
Berikut ini merupakan gambar dari data flow diagram yang di representasikan pada gambar 4.4 data
flow diagram (DFD) current system level 1 di halaman 4.13
1. Proses
Data flow diagram (DFD) Current System level 1 terdiri dari 3 proses utama yaitu proses
pemesanan pernikahan, penghitungan budgeting, pembuatan data vendor.
a. Proses pemesanan pernikahan
Proses pemesanan pernikahan dimulai dari customer melakukan pemesanan pernikahan
kepada owner, owner menawarkan vendor untuk di jadikan vendor di acara pernikahan.
Kemudian, customer memilih vendor yang di sediakan oleh owner, owner memberikan
informasi mengenai ketersediaan vendor dan mencatat pesanan yang dipilih oleh customer.
Pada proses ini status ketersediaan vendor dan pembaharuan list harga vendor belum
optimal.
b. Proses penghitungan budgeting
Proses penghitungan budgeting dimulai dari customer telah melakukan pemilihan vendor
dan owner mencatat pesanan. Owner menghitung total pesanan yang di pilih customer,
setelah itu, owner memberikan informasi kepada customer terkait total pesanan, customer
menghitung kembali budgeting yang dimiliki, apabila budgeting sesuai customer akan
menyepakati total pesanan tersebut, apabila tidak sesuai customer akan memberikan
informasi kepada owner. Owner memberikan opsi budgeting ketika budgeting customer
tidak sesuai. Pada proses ini sudah berjalan dengan baik akan tetapi customer menunggu
informasi penghitungan dan opsi budgeting dari owner.
c. Proses pembuatan data vendor
Proses pembuatan data vendor dimulai dari customer telah menyepakati opsi budgeting dan
memilih vendor untuk resepsi pernikahan. Owner membuat data-data vendor yang dipilih
dan di sepakati dengan customer. Setelah, selesai membuat data-data vendor, owner
memberikan kepada customer data-data vendor yang telah dibuat. Pada proses ini sudah
berjalan dengan baik akan tetapi customer menunggu informasi pembuatan data vendor dari
owner dan owner membutuhkan waktu dalam pembuatan data vendor.
4-13

Gambar 4. 4 DFD Current System level 1


4-14

2. Elemen Work System Framework

Identifikasi Work System Framework pada Data Flow Diagram Current System level 1 pada
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan, dapat dilihat pada tabel 4.11.

Tabel 4. 11 Identifikasi Work System Framework pada DFD Current Level 1

No Nama Proses Data Partisipan Informasi Teknologi


1. Pemesanan pernikahan a. Id customer Owner a. Identitas customer Belum memakai
b. Nama customer b. Status ketersediaan teknologi
c. Nama pesanan vendor
d. List vendor c. List vendor
e. List harga vendor d. List harga vendor
f. Status ketersediaan vendor
g. Nominal budgeting
h. Keterangan pesanan
2. Penghitungan budgeting a. Daftar pesanan Owner a. Total pesanan Teknologi yang
b. Nominal budgeting b. Opsi budgeting digunakan yaitu
c. Daftar opsi budgeting c. Budgeting customer Microsoft excel
d. Total pesanan d. Status ketersediaan
e. List vendor vendor
f. Status ketersediaan vendor e. List vendor
3. Pembuatan data vendor a. Id customer Owner a. Id customer Teknologi yang
b. Daftar pesanan b. Daftar pesanan digunakan yaitu
c. Total pesanan c. Total pesanan Microsoft excel
d. List harga vendor d. Opsi budgeting dan Microsoft
e. Daftar opsi budgeting e. List vendor word.
f. List vendor
g. Keterangan data vendor

Customer yang terlibat pada DFD Current System Level 1 yaitu dikelompokan menjadi
customer yang didalamnya terdiri dari konsumen umum yang melakukan pemesanan pernikahan di
event organizer dot of corner.
Produk dan layanan (Product & Services) yang dihasilkan dari DFD Current System Level 1
yaitu berupa pelayanan pemesanan pernikahan, penghitungan budgeting dan pembuatan data vendor
yang dilakukan secara konvensional yaitu dengan cara customer langsung bertemu dengan owner,
owner menawarkan vendor kepada customer. Customer memilih vendor yang telah di sediakan
untuk resepsi pernikahan dan owner mengecek ketersediaan dari vendor, owner menghubungi
vendor untuk menanyakan ketersediaan dan list harga, customer selesai memilih vendor. Owner
menghitung total pesanan. Apabila budgeting sesuai dengan budgeting customer, customer
menyepakati total pesanan, apabila tidak sesuai dengan budgeting, owner menawarkan opsi
budgeting. Opsi budgeting yang di tawarkan oleh owner adalah opsi budgeting yang telah dibuat
oleh owner sesuai dengan kebutuhan dan budgeting dari customer. Kemudian, owner membuat
laporan data vendor untuk di berikan kepada customer dan pada setiap layanan yang diberikan di
event organizer dot of corner belum adanya proses informasi mengenai pembaharuan list harga,
daftar opsi budgeting dan pembuatan project charter.
Dibawah ini adalah gambar dari Data Flow Diagram Current System Level 2 Proses 1
Pemesanan Pernikahan di Event Organizer Dot Of Corner dapat dilihat pada gambar 4.5.
4-15

Gambar 4. 5 DFD Current System Level 2 Proses 1 Pemesanan Pernikahan


4-16

Berikut merupakan deskripsi dari gambar 4.5 Data Flow Diagram Current System Level 2
Proses 1 Pemesanan Pernikahan.

1. Proses
Pada Data Flow Diagram Current System level 2 proses 1 terdapat 5 sub sistem yaitu sub –
sistem pemesanan pernikahan, sub – sistem penawaran vendor, sub – sistem pemilihan vendor,
sub – sistem pengecekkan ketersediaan vendor, sub – sistem pencatatan pesanan.
a. Proses pemesanan pernikahan
Pemesanan pernikahan dilakukan oleh customer ketika customer melakukan pemesanan
pernikahan dan mengisi identitas customer untuk pemesanan pernikahan.
b. Proses penawaran vendor
Penawaran vendor dilakukan oleh owner untuk menawarkan vendor kepada customer dan
customer memilih vendor yang akan menjadi vendor di resepsi pernikahan.
c. Proses pemilihan vendor
Pemilihan vendor dilakukan oleh customer ketika owner selesai menawarkan vendor,
customer memilih vendor sesuai dengan kebutuhan dan budgeting resepsi pernikahan.
Vendor yang tersedia adalah vendor yang berkerja sama dengan event organizer dot of
corner.
d. Proses pengecekan ketersediaan vendor
Pengecekan ketersediaan vendor dilakukan oleh owner ketika customer memesan vendor
untuk resepsi pernikahan, owner melakukan pemgecekan ketersediaan vendor dan
menghubungi vendor yang dipilih oleh customer, apabila vendor bersedia maka akan
dilakukan proses pencatatan pesanan.
e. Proses pencatatan pesanan
Pencatatan pesanan dilakukan oleh owner ketika customer telah selesai memesan vendor
dan vendor bersedia. Vendor yang di catat sesuai dengan pilihan dari customer.
2. Data Store
Pada Data Flow Diagram Current System level 2 proses 1 mengakses datastore pesanan yang
menyimpan data pesanan pernikahan yang di pesan oleh customer akan tetapi belum tersimpan
secara langsung.
3. Elemen Work System Framework
Identifikasi Work System Framework pada Data Flow Diagram Current System level 2 proses
1 mengenai proses pemesanan pernikahan dapat dilihat pada tabel 4.12.

Tabel 4. 12 Identifikasi Work System Framework pada DFD Current Level 2 proses 1

No Nama Proses Data Partisipan Informasi Teknologi


1. Pemesanan a. Id customer Customer a. Data customer Belum memakai
pernikahan b. Nama customer teknologi
c. Nama pesanan
d. Jadwal pernikahan
4-17

No Nama Proses Data Partisipan Informasi Teknologi


e. Tempat pernikahan
2. Penawaran a. Id customer Owner a. Data customer Belum memakai
vendor b. Nama customer b. Status teknologi
c. Nama pesanan ketersediaan
d. Status ketersediaan vendor
vendor c. List harga
e. List harga vendor
3. Pemilihan vendor a. Id customer Customer a. Data customer Belum memakai
b. Nama pesanan b. List vendor teknologi
c. List vendor c. List harga
d. List harga vendor vendor
e. Status ketersediaan d. Status
vendor ketersediaan
vendor
4. Pnegecekkan a. Daftar pesanan Owner a. Status Teknologi yang
ketersediaan b. List harga vendor ketersediaan digunakan yaitu short
vendor c. Status ketersediaan vendor massages services
vendor b. List harga (SMS) dan telepon
vendor seluler.
5. Pencatatan a. Total pesanan Owner a. Total pesanan Belum memakai
pesanan b. Dafatar pesanan b. List harga teknologi
c. List harga vendor vendor

Customers yang terlibat pada DFD Current System Level 2.1 yaitu dikelompokan menjadi
customer yang didalamnya terdiri dari konsumen umum yang melakukan pemesanan pernikahan di
event organizer dot of corner.
Produk dan layanan (Product &s Services) yang dihasilkan dari DFD Current System Level 2
yaitu berupa pelayanan pemesanan pernikahan, penawaran vendor, pemilihan vendor, pengecekkan
ketersediaan vendor dan pencatatan pesanan yang dilakukan secara konvensional yaitu dengan cara
customer langsung bertemu dengan owner, customer melakukan pemesanan pernikahan. Owner
menawarkan vendor untuk resepsi pernikahan, namun sebelumnya owner mengecek ketersediaan
vendor terlebih dahulu pada vendor. Customer memilih vendor sesuai dengan budgeting dan kebutuhan
dari customer, setelah memilih owner mencatat vendor yang dipilih beserta list harga vendor. Setiap
layanan yang diberikan di event organizer dot of corner belum adanya proses informasi mengenai
pembaharuan list harga, menunggu informasi dari vendor tentang ketersediaan vendor.
Dibawah ini adalah gambar dari Data Flow Diagram Current System level 2 Proses 2
Penghitungan Budgeting di Event Organizer Dot Of Corner dapat dilihat pada gambar 4.6
4-18

Gambar 4. 6 DFD Current System Level 2 Proses 2 Penghitungan budgeting


4-19

Berikut ini merupakan penjelasan dari Data Flow Diagram (DFD) Current System level 2
proses 2 penghitugan budgeting pada gambar 4.6 dapat dilihat pada halaman 4-18

1. Proses
Pada Data Flow Diagram (DFD) Current System level 2 proses 2 terdapat 2 sub - sistem yaitu
penghitungan pesanan dan sub – sistem opsi budgeting.
a. Proses penghitungan pesanan
Proses penghitungan pesanan dilakukan ketika konsumen telah selesai memilih vendor, owner
menghitung total pesanan. Setelah selesai menghitung total pesanan, owner memberikan
informasi terkait total pesanan kepada customer dan customer menyesuaikan budgeting.
Apabila, tidak sesuai owner memberikan opsi budgeting untuk disesuaikan dengan budgeting
customer.
b. Proses opsi budgeting
Proses opsi budgeting dilakukan ketika owner telah selesai menghitung total pesanan dan owner
mencocokkan dengan budgeting customer. Customer akan memberikan informasi terkait
nominal budgeting yang tidak sesuai dengan total pesanan. Owner memberikan opsi budgeting
yang sesuai dengan budgeting dan kebutuhan customer.
2. Data Store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Current System level 2 proses 2 terdapat 2 datastore yaitu
datastore pesanan dan datastore budgeting yang berfungsi untuk menyimpan total pesanan dan opsi
budgeting yang dilakukan oleh customer.
3. Elemen Work System Framework
Identifikasi Work System Framework pada Data Flow Diagram Current System level 2 proses 2
mengenai proses penghitungan budgeting dapat dilihat pada tabel 4.13.

Tabel 4. 13 Identifikasi Work System Framework pada DFD Current Level 2 proses 2
No Nama Proses Data Partisipan Informasi Teknologi
1. Penghitungan pesanan a. Id customer Owner a. Identitas customer Teknologi yang
b. Nama customer b. Jumlah budgeting digunakan yaitu
c. Daftar pesanan customer microsoft excel
d. List vendor c. List harga vendor
e. List harga vendor d. Total pesanan
f. Total pesanan
2. Opsi budgeting a. Daftar opsi Owner a. Total pesanan Teknologi yang
budgeting b. List vendor digunakan yaitu
b. List vendor c. List harga vendor Microsoft excel
c. List harga vendor d. Daftar Opsi
d. Keterangan opsi budgeting
budgeting

Customer yang terlibat pada DFD Current System Level 2.2 yaitu dikelompokan menjadi
customer yang didalamnya terdiri dari konsumen umum yang melakukan pemesanan pernikahan di
event organizer dot of corner.
Produk dan layanan (Product &s Services) yang dihasilkan dari DFD Current System Level 2
Proses 2 yaitu berupa pelayanan penghitungan pesanan dan opsi budgeting yang dilakukan secara
4-20

komputerisasi yaitu dengan cara customer telah selesai memilih vendor. Owner menghitung total
pesanan dan diberikan kepada customer untuk dicocokkan dengan budgeting customer, apabila tidak
sesuai owner memberikan opsi budgeting untuk disesuaikan dengan budgeting customer. Teknologi
yang digunakan pada saat menghitung total pesanan dan membuat opsi budgeting untuk customer yaitu
microsoft excel.

4.1.9 System Objective


Dibawah ini adalah objektif yang ingin dicapai dari perancangan sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan di Event Organizer Dot
Of Corner dapat dilihat pada tabel 4.14.

Tabel 4. 14 Objektif Sistem

No Objektif Sistem Fungsional


1. Sistem mampu melayani pemesanan resepsi pernikahan a. Pengisian identitas customer
b. Pencatatan daftar pesanan
c. Konfirmasi persetujuan pesanan
d. Penghapusan pesanan
e. Status nominal pesanan
2. Sistem mampu memberikan informasi mengenai vendor, list vendor, list a. Pengecekkan ketersediaan vendor
harga vendor dan status ketersediaan vendor b. Pemilihan vendor
c. Pemilihan list harga vendor
d. Pemilihan menu vendor
e. Penginputan data vendor
3. Sistem mampu membuat opsi budgeting sesuai kebutuhan, vendor dan a. Pembuatan opsi budgeting
budgeting b. Pengisian nominal budgeting
c. Pengecekkan opsi budgeting
4. Sistem mampu menghitung total pesanan Penghitungan total pesanan
5. Sistem mampu membuat project charter Pembuatan data keseluruhan pesanan
6. Sistem mampu merekapitulasi transaksi keseluruhan pesanan Pelaporan hasil transaksi pesanan

4.1.10 Requirement Specification


Kebutuhan sistem adalah sebuah kemampuan sistem yang diperlukan dalam sistem target
sehingga dapat mengatasi dan mengurangi masalah – masalah yang terdapat pada sistem yang lama
ataupun menjadikan fitur baru pada sebuah sistem yang dibangun. Terdapat dua kebutuhan sistem yaitu
kebutuhan fungsional (functional requirement) dan kebutuhan non fungsional (non functional
requirement). Kebutuhan fungsional dan non fungsional dari sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan menggunakan requirement catalogue dapat dilihat pada tabel 4.15 adalah requirement
catalogue dari pengisian identitas customer sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
Adapun untuk detail Requirement Catalogue dari sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan dapat dilihat pada halaman C-1 Lampiran C Requirement Catalogue.

Tabel 4. 15 Requirement Catalogue Pengisian Identitas Customer

Requirement Catalogue : Pengisian identitas customer


Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari pelaku sistem High Customer Req No. 01
Functional Requirement (Deskripsi) :
Customer melakukan pencatatan ke sistem dan customer melakukan pengisian identitas customer, tanggal pernikahan sehingga
tersimpan di database identitas customer.
Non – Functional Reguirement :
4-21

Requirement Catalogue : Pengisian identitas customer


Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Senin - Minggu -
Response time 30 detik 30 – 2 Menit
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Memberikan informasi mengenai identitas customer.
- Mengenai informasi mengenai tanggal; pernikahan.
- Mempercepat customer dalam melakukan pemesanan resepsi pernikahan.
Comments/Suggested Solutions
- Memberikan pelayanan pemesanan resepsi pernikahan secara cepat dan tepat.
- Memudahkan customer dalam menginputkan datanya dalam pemesanan resepsi pernikahan.
Fungsi yang terkait
Penginputan data customer
Harapan
Dapat memproses data customer yang di inputkan oleh customer dan memberikan informasi terkait pemesanan resepsi pernikahan.

4.1.11 Business System


Setelah dilakukan identifikasi dan analisis sistem yang sedang bejalan. Maka akan ditentukan
alternatif pilihan bisnis sistem dari fungsi – fungsi yang telah didefiniskan dengan pertimbangan level
of automation (Level Otomasi), system boundary (batasan sistem atau pengguna) dan distribute nature
dapat dilihat di tabel 4.16 pada halaman 4-21 s/d halaman 4-22.

Tabel 4.16 Business System

No Objektif sistem Bisnis sistem Alasan Teknologi


1. Sistem mampu melayani Centralized Centralized karena pengaksesan Menggunakan aplikasi
pemesanan resepsi data untuk proses pengisian identitas pemesanan online website
pernikahan. customer dilakukan secara terpusat. atau mobile. Aplikasi ini
mampu melayani identitas
Level of Automation Level of Automation karena customer secara online.
customer dapat melakukan
pemesanan melalui smartphone Menggunakan database
maupun media pencatatan yang di sebagai tempat untuk
sediakan oleh event organizer dot of menyimpan data identitas
corner dan pencatatan identitas customer
customer akan secara otomatis ada di
media yang di sediakan.
2. Sistem mampu memberikan Centralized Centralized Karena pengaksesan Menggunakan teknologi yang
informasi mengenai vendor, data untuk proses informasi, dapat mencatat dan
list vendor, list harga vendor mengenai vendor, list harga vendor memberikan informasi data
dan status ketersediaan dan status ketersediaan vendor vendor yang tersedia di event
vendor. secara terpusat. organizer dot of corner.

Distributed Distributed karena customer dapat Menggunakan database


melakukan pemesanan vendor ke sebagai tempat untuk
lebih dari 1 vendor di event organizer menyimpan data vendor.
dot of corner.

Level Of Automation Level of Automation karena sistem


secara otomatis memberikan
informasi mengenai harga vendor,
data vendor dan ketersediaan vendor
secara real time.
3. Sistem mampu membuat Centralized Centralized karena pengaksesan Menggunakan teknologi yang
opsi budgeting sesuai data untuk proses informasi mengenai dapat mencatat dan
kebutuhan, vendor dan opsi budgeting, list vendor untuk opsi memberikan informasi opsi
budgeting. budgeting dilakukan secara terpusat. budgeting tersedia di event
organizer dot of corner.
Distributed Distributed karena dalam opsi
budgeting data vendor di inputkan
4-22

No Objektif sistem Bisnis sistem Alasan Teknologi


sesuai budgeting dan kebutuhan yang Menggunakan database
Level Of Automation tersedia di opsi budgeting. sebagai tempat untuk
Level of Automation karena sistem menyimpan opsi budgeting.
secara otomatis memberikan
informasi mengenai opsi budgeting
dan mencatat dalam pembaharuan
opsi budgeting untuk menyesuaikan
yang dimiliki oleh customer.
4. Sistem mampu menghitung Centralized Centralized karena pengaksesan Menggunakan teknologi yang
total pesanan data untuk proses penghitungan total dapat menghitung total
pesanan di lakukan secara terpusat. pesanan.

Level Of Automation Level of Automation sistem secara Menggunakan database


otomatis melakukan penghitungan sebagai tempat untuk
total pesanan. menyimpan data total
pesanan.
5. Sistem mampu membuat Centralized Centralized karena pengaksesan Menggunakan teknologi yang
project charter data untuk proses pembuatan project dapat membuat project
charter dilakukan secara terpusat. charter secara otomatis dan
di simpan ke dalam database.
Level of Automation Level Of Automation karena sistem
secara otomatis akan menginputkan
data-data yang di peroleh dari
identitas customer, vendor dan total
pesanan.
6. Sistem mampu Centralized Centralized karena pengaksesan Menggunakan teknologi yang
merekapitulasi transaksi data untuk proses rekapitulasi di dapat melakukan rekapitulasi
keseluruhan pesanan lakukan secara terpusat untuk di transaksi keseluruhan
akses oleh owner. pesanan.

Level of Automation Level of Automation sistem secara


otomatis melakukan rekapitulasi data
transaksi keseluruhan pesanan.

4.2 Perancangan
Berikut ini deskripsi beserta gambaran model untuk sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan yang akan dirancang.

4.2.1 Definisi Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan


Sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan adalah suatu sistem yang membantu
dalam proses pelayanan pemesanan resepsi pernikahan, pelayanan penghitungan total pesanan,
pelayanan opsi budgeting dan pelayanan project charter. Sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan dimulai dari customer mengisi identitas customer, customer memilih vendor sesuai
kebutuhan dan budgeting, customer memilih vendor yang telah di sediakan oleh event organizer dot of
corner, vendor yang di sediakan oleh event organizer adalah vendor yang bekerja sama dengan event
organizer dot of corner. Customer memilih list harga vendor yang tersedia di vendor dan memilih menu
vendor sesuai dengan vendor yang di pilih. Sistem menyimpan pesanan yang telah dipilih oleh customer
dan sistem dapat menghitung secara keseluruhan pesanan. Sistem akan memberikan informasi kepada
customer terkait total pesanan. Sistem mengkonfirmasi persetujuan pesanan, apabila budgeting
customer sesuai akan mendapatkan project charter. Customer dapat menghapus pesanan yang tidak
sesuai dengan kebutuhan untuk resepsi pernikahan. Project charter akan diberikan kepada customer yang
4-23

melakukan persetujuan pesanan. Apabila tidak sesuai, owner menyarankan opsi budgeting, didalam opsi
budgeting terdapat vendor yang sesuai budgeting dan kebutuhan customer. Customer melakukan
pengisian nominal budgeting sesuai kebutuhan untuk resepsi pernikahan. Customer dapat melihat
vendor yang di sediakan di opsi budgeting. Apabila customer menyepakati, sistem merekapitulasi hasil
keseluruhan total pesanan untuk di buatkan project charter. Kemudian, project charter diberikan kepada
customer.

4.2.2 Hierarki Proses Sistem Required


Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada proses pemesanan resepsi pernikahan,
penghitungan total pesanan, opsi budgeting, project charter pada sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan yang sedang berjalan (current system) dimana proses – proses tersebut
masih memiliki kekurangan, maka pada table 4.17 merupakan deskripsi mengenai proses – proses untuk
sistem target dapat dilihat pada halaman 4-23 s.d 4-24.

Tabel 4.17 Daftar Proses Sistem Required

No Nama Proses Deskripsi


1. Pelayanan pemesanan resepsi pernikahan Merupakan proses ketika customer melakukan pemesanan resepsi
pernikahan di event organizer dot of corner.
1.1 Pengisian identitas customer Merupakan proses pengisian identitas customer dalam melakukan
pemesanan resepsi pernikahan.
1.2 Pengecekkan ketersediaan vendor Merupakan proses pengecekkan ketersediaan vendor dilakukan ketika
customer memilih vendor yang akan menjadi vendor di resepsi pernikahan.
1.3 Pemilihan vendor Merupakan proses pemilihan vendor dilakukan ketika selesai customer
mengecek ketersediaan vendor
1.4 Pemilihan list harga vendor Merupakan proses pemilihan list harga vendor ketika selesai memilih vendor,
customer memilih list harga vendor sesuai dengan budgeting.
1.5 Pemilihan menu vendor Merupakan proses pemilihan menu vendor ketika selesai memilih list harga
vendor, customer memilih menu vendor sesuai dengan selera atau kesukaan
customer untuk di resepsi pernikahan.
1.6 Pencatatan daftar pesanan Merupakan proses pencatatan daftar pesanan ketika customer selesai
memilih vendor dan sistem otomatis menginputkan daftar pesanan customer.
2. Pelayanan penghitungan total pesanan Merupakan proses ketika customer telah selesai memlih dan sistem mencatat
daftar pesanan customer dan sistem menghitung total pesanan dari
customer.
2.1 Penghitungan total pesanan Merupakan proses penghitungan total pesanan. Ketika, telah selesai
melakukan pemilihan vendor dan sistem mencatat daftar pesanan dan
menghitung total pesanan.
2.2 Pengecekkan total pesanan Merupakan proses pengecekkan total pesanan. Ketika, sistem selesai
menghitung total pesanan dan customer mengecek total pesanan yang di
hitung otomatis.
2.3 Pengkonfirmasian persetujuan pesanan Merupakan proses pengkonfirmasian pesanan dilakukan ketika pemesanan
selesai dan penghitungan sudah selesai dibuat, vendor disepakati. Maka
customer melakukan persetujuan pesanan, apabila tidak sesuai di sarankan
ke opsi budgeting untuk menkonsultasikan kembali dengan staf marketing.
apabila sesuai, customer diberikan project charter.
2.4 Penghapusan pesanan Merupakan proses penghapusan pesanan dilakukan ketika pemesanan
selesai dan mengecek total pesanan. Customer melakukan penghapusan
pesanan ketika vendor tidak sesuai dengan kebutuhan.
3. Pelayanan opsi budgeting Merupakan proses pelayanan opsi budgeting dilakukan ketika budgeting
customer tidak sesuai. Customer mencocokan budgeting dengan opsi
budgeting yang tersedia.
3.1 Pengisian nominal budgeting Merupakan proses pengisian nominal budgeting dilakukan ketika budgeting
tidak sesuai dan customer melakukan pengisian nominal budgeting di kolom
yang telah di sediakan oleh system.
4-24

3.2 Pengecekkan opsi vendor Merupakan proses pengecekkan opsi vendor dlakukan ketika customer
melakukan opsi budgeting. Karena, didalamnya terdapat vendor yang sesuai
dengan opsi budgeting yang disesuaikan dengan kebutuhan.
3.3 Penghitungan total pesanan Merupakan proses penghitungan total pesanan, ketika telah melakukan opsi
budgeting
4. Pelayanan project charter Merupakan proses pelayanan project charter. Ketika, telah selesai melakukan
pemesanan resepsi pernikahan.
4.1 Pembuatan data keseluruhan pesanan Merupakan proses pembuatan data keseluruhan, isinya yaitu identitas
customer, list vendor dan paket harga, tempat pernikahan dan tanggal
pernikahan, daftar pesanan.
4.2 Pengecekkan project charter Merupakan proses pengecekkan project charter. Ketika, selesai pembuatan
data keseluruhan pesanan.
4.3 Pelaporan hasil transaksi pesanan Merupakan proses pelaporan hasil transaksi pesanan yang dilakukan oleh
sistem berdasarkan jumlah transaksi pemesanan dan project charter yang
dibuat untuk di laporkan kepada owner agar mengetahui rekapitulasi hasil
transakis pesanan
5. Pengelolaan menu Merupakan proses pengelolaan menu yang dilakukan oleh operator, vendor
untuk menginputkan opsi budgeting dan data vendor.
5.1 Penginputan data vendor Merupakan proses penginputan data vendor yang dilakukan oleh vendor
dalam menginputkan data vendor untuk diberikan informasi kepada
customer.
5.2 Pengecekkan data vendor Merupakan proses pengecekkan data vendor yang dilakukan oleh vendor.
Vendor mengecek data vendor yang telah di inputkan.
5.3 Pembuatan opsi budgeting Merupakan proses pembuatan opsi budgeting yang dilakukan oleh operator
dalam menginputkan vendor-vendor sesuai budgeting dan kebutuhan
customer.
5.4 Pengecekkan opsi budgeting Merupakan proses pengecekkan opsi budgeting yang dilakukan oleh operator
dalam mengecek opsi budgeting yang telah dibuat.

Pada gambar 4.7 merupakan gambar struktur proses required yang merupakan representasi
proses yang terdapat dalam sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan yang diusulkan dapat
dilihat pada halaman 4-28, dapat dilihat bahwa proses utama dan sub proses yang diberikan tanda garis,
berbentuk kotak merupakan proses dan sub proses pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan yang sudah di jelaskan sebelumnya. Dibawah ini merupakan penjelasan mengenai sub proses
yang ditambahkan pada perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.
1. Proses pelayanan pemesanan resepsi pernikahan
Proses pelayanan pemesanan resepsi pernikahan yang pada tahap analisis belum ada pemilihan
list harga vendor dan menu vendor, secara tulisan maka pada perancangan sistem menambahkan proses
pemilihan list harga vendor dan menu vendor. Secara tertulis dan disimpan kedalam database transaksi
pemesanan yang selanjutnya akan terhubung dengan proses penghitungan total pesanan, sehingga dapat
membantu staf marketing dalam menawarkan vendor, mempercepat proses pelayanan pemesanan
resepsi pernikahan yang dipesan oleh customer. Pada proses ini berhubungan dengan fase meningkatkan
hubungan dengan customer, karena customer dapat dengan mudah melakukan pemesanan resepsi
pernikahan dan dapat dengan mudah mendapatkan informasi status ketersediaan vendor dalam
mempertahankan customer yang sudah ada karena setiap proses saling berhubungan sehingga
mempermudah customer untuk mendapatkan informasi mengenai ketersediaan vendor, list harga vendor
dan menu vendor. Customer mengisi identitas customer untuk identitas dalam melakukan pemesanan
resepsi pernikahan. Customer memilih vendor sesuai kebutuhan, customer memilih list harga vendor
yang sudah di sediakan dan menu vendor sesuai dengan budgeting yang di sediakan. Vendor yang
tersedia adalah vendor yang bekerja sama dengan event organizer dot of corner. Vendor menyediakan
4-25

list harga dan menu vendor yang sesuai dengan budgeting dan kebutuhan customer. Pesanan yang telah
di pesan oleh customer di catat oleh sistem. Dibawah ini sub proses yang dari proses pelayanan
pemesanan resepsi pernikahan :
a. Sub proses pengisian identitas customer
Sub proses pengisian identitas customer berfungsi untuk customer dalam pengisian identitas
customer. Sehingga menjadi identitas dalam pemesanan resepsi pernikahan.
b. Sub proses pengecekkan ketersediaan vendor
Sub proses pengecekkan ketersediaan vendor berfungsi untuk memberikan informasi kepada
customer mengenai daftar vendor dan paket harga vendor. Sehingga ketika proses pelayanan
pemesanan resepsi pernikahan customer akan mengetahui vendor yang akan dipilih.
c. Sub proses pemilihan vendor
Sub proses pemilihan vendor dilakukan oleh customer dalam memilih vendor yang akan
menjadi vendor dalam resepsi pernikahan.
d. Sub proses pemilihan list harga vendor
Sub proses pemilihan list harga vendor dilakukan oleh customer dalam memilih list harga
vendor yang akan menjadi kebutuhan dalam resepsi pernikahan.
e. Sub proses pemilihan menu vendor
Sub proses pemilihan menu vendor dilakukan oleh customer dalam memilih menu vendor yang
akan menjadi menu pilihan customer dalam resepsi pernikahan.
f. Sub proses pencatatan daftar pesanan
Sub proses pencatatan daftar pesanan berfungsi untuk mencatat pesanan customer setelah
customer selesai memilih vendor yang di inginkan.
2. Proses pelayanan penghitungan total pesanan
Sub proses penghitungan total pesanan dilakukan setelah proses pelayanan pemesanan resepsi
pernikahan. Proses pencatatan pesanan secara tertulis dan tersimpan di database transaksi maka pada
proses penghitungan total pesanan otomatis dilakukan oleh sistem tersebut. Dibawah ini sub proses yang
ditambahkan dalam proses pelayanan penghitungan total pesanan :
a. Penghitungan total pesanan
Sub proses penghitungan total pesanan berfungsi ketika customer telah selesai melakukan
pesanan. Sistem otomatis melakukan penghitungan total pesanan.
b. Pengecekkan total pesanan
Sub proses pengecekkan total pesanan berfungsi dalam mengecek total pesanan yang selesai di
hitung. Customer memastikan total pesanan tidak ada yang salah input atau hitung.
c. Sub proses pengkonfirmasian persetujuan pesanan
Sub proses pengkonfirmasian persetujuan pesanan berfungsi untuk mengkonfrimasi pesanan
kepada customer, apabila budgeting customer sesuai atau tidak sesuai. Maka, staf marketing
menawarkan opsi budgeting kepada customer.
4-26

d. Sub proses penghapusan pesanan


Sub proses penghapusan pesanan berfungsi untuk menghapus pesanan yang tidak sesuai dengan
kebutuhan customer untuk resepsi pernikahan.
3. Proses pelayanan opsi budgeting
Pada proses pelayanan opsi budgeting dilakukan setelah proses penghitungan total pesanan
selesai dilakukan oleh customer. Pada proses ini berhubungan dengan yaitu meningkatkan hubungan
dengan customer. Karena customer dapat secara langsung mendapatkan informasi mengenai opsi
budgeting yang telah dibuat oleh operator. Didalam proses pelayanan opsi budgeting terdapat sub proses
yang ditambahkan diantaranya dapat :
a. Sub proses pengisian nominal budgeting
Sub proses pengisian nominal budgeting dilakukan oleh customer dengan menginputkan
nominal budgeting sesuai dengan nominal budgeting yang customer miliki. Setelah, pemilihan
opsi budgeting selesai maka masuk kedalam proses pengecekkan opsi vendor.
b. Sub proses pengecekkan opsi vendor
Sub proses pengecekkan opsi vendor berfungsi untuk mengecek vendor yang tersedia di opsi
budgeting.
c. Penghitungan total pesanan
Sub proses penghitungan total pesanan berfungsi ketika customer telah selesai melakukan opsi
budgeting. Sistem otomatis melakukan penghitungan total pesanan.
4. Proses pelayanan project charter
Proses pelayanan project charter merupakan proses yang baru ditambahkan untuk mengetahui
data keseluruhan pesanan. Proses pengelolaan project charter memiliki 3 sub proses diantaranya :
a. Pembuatan data keseluruhan pesanan
Sub proses pembuatan data keseluruhan pesanan berfungsi dalam melakukan rekapitulasi data
keseluruhan pesanan untuk di buat kan project charter.
b. Pengecekkan project charter
Sub proses pengecekkan project charter berfungsi dalam mengecek project charter, untuk di cek
valid data dalam project charter.
c. Pelaporan hasil transaksi pesanan
Sub proses pelaporan hasil transaksi pesanan berfungsi dalam melaporkan hasil transaksi
pesanan kepada owner.
5. Proses pengelolaan Menu
Proses pengelolaan menu merupakan proses utama yang ditambahkan untuk mengelola menu
yang tersedia di event organizer dot of corner setiap harinya. Proses pengelolaan menu memiliki 4 sub
proses diantaranya :
4-27

a. Penginputan data vendor


Sub proses penginputan data vendor berfungsi untuk vendor dalam melakukan penginputan data
vendor terutama lsit vendor, list harga, status ketersediaan vendor sesuai jumlah undangan dan
budgeting.
b. Pengecekkan data vendor
Sub proses pengecekkan data vendor dilakukan oleh vendor. Setelah, melakukan penginputan
data vendor.
c. Pembuatan opsi budgeting
Sub proses pembuatan opsi budgeting dilakukan oleh operator untuk menginputkan opsi
budgeting.
d. Pengecekkan opsi budgeting
Sub proses pengecekkan opsi budgeting berfungsi untuk mengecek opsi budgeting yang telah
dibuat oleh operator.
4-28

Gambar 4. 7 Struktur Proses Sistem Required


4-29

4.2.3 Ruang Lingkup Sistem Target


Ruang lingkup sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan untuk setiap target
direpresentasikan dalam bentuk diagram konteks, dapat dilihat pada gambar 4.8 merupakan representasi
diagram konteks sistem target dapat dilihat pada halaman 4-29.

Gambar 4. 8 Diagram Konteks Required Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan


4-30

4.2.4 Identifikasi External Entity


Identifikasi external entity bertujuan untuk mendefiniskan pihak – pihak yang berada diluar
sistem yang secara langsung berhubungan dengan sistem dalam memberikan dan menerima data atau
informasi. Berikut ini merupakan deskripsi dari external entity sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan dapat dilihat pada tabel 4.18

Tabel 4. 18 Deskripsi External Entity Required

Id External entity Deskripsi


A Customer Customer merupakan external enity yang menerima layanan pemesanan, penghitungan total
pesanan, opsi budgeting, project charter dan memberikan informasi identitas customer, tanggal
pernikahan, daftar pesanan, nominal uang, keterangan pesanan, jumlah undangan dan
mendapatkan project charter, daftar opsi budgeting dan status persetujuan pesanan dari sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan .
B Vendor Vendor merupakan external entity yang menerima informasi status ketersediaan vendor dari sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dan memberikan informasi list vendor, list harga
vendor, daftar menu vendor dan status ketersediaan vendor.
C Owner Owner merupakan external entity yang menerima informasi hasil rekapitulasi project charter, hasil
transaksi pesanan dari sistem infromasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

4.2.5 Identifikasi Pelaku Sistem


Hasil analisis yang dilakukan pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan terdiri
dari satu internal entity yaitu staf marketing, adapun usulan pelaku sistem untuk membantu proses
pengelolaan menu di event organizer dot of corner, terdapat 1 pelaku sistem yang di usulkan yaitu pelaku
sistem operator. Berikut ini merupakan dekripsi dari pelaku sistem sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan dapat dilihat pada tabel 4.19 dapat dilihat pada halaman 4-30.

Tabel 4. 19 Deskripsi Internal Entity Required


No Internal entity Deskripsi
1. Staf marketing Staf marketing merupakan internal entity yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada
customer berupa pelayanan pemesanan, penawaran vendor, pelayanan opsi budgeting dan
informasi project charter.
2. Operator Operator merupakan internal entity yang bertugas untuk membuat opsi budgeting.

4.2.6 Data Flow Diagram (DFD) Required


Untuk merepresentasikan aliran data pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan
digunakan pemodelan data flow diagram (DFD). Berikut ini menggambaran aliran data pada sistem
yang dirancang direpresentasikan dalam bentuk Data Flow Diagram (DFD) Required dapat dilihat pada
gambar 4.9 halaman 4-33. Data Flow Diagram (DFD) Required Level 1 sistem informasi inisiasi
penyelenggaraan pernikahan.
1. Proses
Data Flow Diagram (DFD) Required level 1 terdiri dari 5 proses yaitu proses pelayanan
pemesanan resepsi pernikahan, proses pelayanan penghitungan total pesanan, proses pelayanan
opsi budgeting, proses pelayanan project charter dan proses pengelolaan menu.
4-31

a. Proses pelayanan pemesanan resepsi pernikahan


Proses pelayanan pemesanan resepsi pernikahan dilakukan oleh customer menggunakan
sistem yang secara otomatis mencatat pesanan customer dan memberikan informasi
mengenai ketersediaan vendor untuk customer pesan, kemudian customer memilih vendor
sesuai kebutuhan, customer memilih list harga vendor dan menu vendor sesuai kebutuhan
dan budgeting customer, sistem akan secara otomatis mencatat pesanan dari customer.
Pesanan yang di catat sesuai dengan pesanan customer.
b. Proses pelayanan penghitungan total pesanan
Proses pelayanan penghitungan total pesanan dilakukan setelah proses pencatatan daftar
pesanan selesai. Proses pelayanan penghitungan total pesanan dilakukan oleh sistem, sistem
akan otomatis menghitung total pesanan customer. Sistem akan memberikan informasi
kepada customer terkait total pesanan. Customer akan mengecek total pesanan yang selesai
dibuat sehingga customer dapat mencocokan estimasi biaya yang dikeluarkan ketika
memesan resepsi pernikahan. Sistem akan mengkonfirmasi persetujuan pesanan customer,
apabila estimasi biaya sesuai, customer akan diberikan project charter, apabila tidak sesuai
customer akan di tawarkan opsi budgeting oleh sistem terebut. Customer dapat menghapus
pemesanan yang telah di pesan yang terdapat di penghitungan total pesanan.
c. Proses pelayanan opsi budgeting
Proses pelayanan opsi budgeting dilakukan setelah proses pengkonfirmasian persetujuan
pesanan selesai, proses pelayanan opsi budgeting dilakukan oleh customer dengan mengisi
nominal budgeting ke dalam kolom yang telah di sediakan sesuai dengan kebutuhan dan
budgeting dan sistem akan memberikan informasi kepada customer mengenai daftar opsi
budgeting, list vendor, status ketersediaan vendor, keterangan opsi budgeting yang tersedia
dan customer memilih sesuai budgeting yang customer miliki. Sistem akan menghitung
total pesanan.
d. Proses pelayanan project charter
Proses pelayanan project charter dilakukan setelah customer memilih opsi budgeting dan
persetujuan pesanan yang sesuai dengan budgeting customer. Customer akan diberikan
project charter atau rekapitulasi data keseluruhan pesanan yang di dalamnya terdapat id
project charter, identitas customer, informasi anggaran, daftar vendor, total pesanan, daftar
opsi budgeting, comments dan tanda tangan. Customer akan mengecek project charter yang
selesai dibuat oleh sistem. Hasil rekapitulasi transaksi pesanan dan rekapitulasi project
charter akan diberikan kepada owner.
e. Proses pengelolaan menu
Proses pengelolaan menu dilakukan oleh vendor untuk menginputkan list vendor, list harga
vendor, daftar menu vendor, status ketersediaan vendor dan vendor akan mengecek data
vendor yang telah di inputkan. Operator berfungsi untuk menginputkan opsi budgeting,
4-32

operator memberikan informasi status ketersediaan vendor kepada vendor. Operator


mengecek opsi budgeting yang telah dibuat.
2. Data store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Required level 1 terdapat 5 data store yaitu data store
customer, data store transaksi, data store project charter, data store opsi budgeting dan data
store vendor. Berikut ini merupakan penjelasan masing – masing data store pada Data Flow
Diagram Required level 1.
a. Data Store customer merupakan data store baru ditambahkan pada sistem target yang
berfungsi untuk menyimpan informasi identitas customer yang melakukan pemesanan
resepsi pernikahan di event organizer dot of corner sehingga dapat mengidentifikasi
customer yang melakukan transaksi pemesanan resepsi pernikahan di event organizer dot
of corner beserta identitas yang telah dicantumkan.
b. Data Store transaksi merupakan data store yang menyimpan informasi pemesanan resepsi
pernikahan, penghitungan total pesanan, opsi budgeting dan project charter sehingga dapat
menampung proses pemesanan sampai proses project charter.
c. Datastore project charter merupakan datastore yang menyimpan informasi mengenai data
keseluruhan pesanan untuk diberikan kepada customer dan owner.
d. Data store opsi budgeting merupakan data store yang menyimpan informasi opsi budgeting
yang isinya terdapat daftar opsi budgeting, keterangan opsi budgeting, list vendor, status
ketersediaan vendor.
e. Data store vendor merupakan data store yang menyimpan informasi list vendor, list harga
vendor, daftar menu vendor, status ketersediaan vendor.
3. Data/Informasi
Pada DFD Required Level 1 terdapat beberapa data yang baru ditambahkan dengan tujuan untuk
membantu mempermudah dalam melakukan pengolahan data dan meningkatkan pelayanan bagi
customer seperti pada proses pemesanan, penghitungan total pesanan, proses opsi budgeting
dan project charter.
4-33

Gambar 4. 9 DFD Required Level 1 Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan


4-34

Dibawah ini DFD required Level 2 proses 1 pelayanan pemesanan resepsi pernikahan yang
didalamnya terdapat 6 sub – proses yaitu sub – proses pengisian identitas customer, sub – proses
pengecekan ketersediaan vendor, sub – proses pemilihan vendor, sub – proses pemilihan list harga
vendor, sub – proses pemilihan menu vendor, sub – proses pencatatan daftar pesanan, maka terdapat 6
sub – proses pada proses pelayanan pemesanan resepsi pernikahan dapat dilihat pada gambar 4.10 DFD
required level 2 proses 1 pelayanan pemesanan resepsi pernikahan dihalaman 4-36 dan dibawah ini
penjelasan mengenai DFD required level 2 proses 1.

1. Proses
Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 1 terdiri dari 6 sub – proses yaitu sub –
proses pengisian identitas customer, sub – proses pengecekan ketersediaan vendor, sub – proses
pemilihan vendor, sub – proses pemilihan list harga vendor, sub – proses menu vendor, sub –
proses pencatatan daftar pesanan.
a. Proses pengisian identitas customer
Proses pengisian identitas customer dilakukan oleh customer ketika customer memesan
resepsi pernikahan, customer akan mengisi identitas, tanggal pernikahan, jumlah undangan.
Sistem akan menyimpan identitas customer ke penyimpanan customer, kemudian customer
memilih vendor yang sesuai dengan kebutuhan dan budgeting.
b. Proses pengecekan ketersediaan vendor
Proses pengecekan ketersediaan vendor dilakukan oleh sistem secara otomatis, sistem akan
memberikan informasi terkait vendor apabila vendor tersedia atau tidak tersedia. Kemudian
customer memilih sesuai keinginan dan kesukaan dari vendor untuk resepsi pernikahan.
Vendor yang terdapat di data event organizer dot of corner yang bekerja sama dengan event
organizer dot of corner.
c. Proses pemilihan vendor
Proses pemilihan vendor dilakukan oleh customer sesuai dengan nominal budgeting yang
customer miliki. Customer memilih vendor sesuai budgeting dan kebutuhan.
d. Proses pemilihan list harga vendor
Proses pemilihan list harga vendor dilakukan oleh customer untuk memilih list harga sesuai
dengan budgeting dan kebutuhan customer. Event organizer dot of corner bekerja sama
dengan vendor menyediakan beberapa list harga vendor untuk di pilih oleh customer.
e. Proses pemilihan menu vendor
Proses pemilihan menu vendor dilakukan oleh customer untuk memilih menu vendor sesuai
dengan pilihan list harga vendor yang di pilih oleh customer. Event organizer dot of corner
bekerja sama dengan vendor menyediakan beberapa menu vendor untuk di pilih oleh
customer.
4-35

f. Proses pencatatan daftar pesanan


Proses pencatatan daftar pesanan dilakukan oleh sistem secara otomatis, pencatatan daftar
pesanan di ambil dari pemilihan vendor yang di pilih oleh customer. Sistem mencatat
vendor pilihan dari customer. Sistem akan memberikan informasi pencatatan pesanan
kepada customer sesuai pilihan dari customer.
2. Data store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 1 terdapat 2 data store yaitu data store
customer, data store pesanan, data store vendor. Berikut ini merupakan penjelasan masing –
masing data store pada Data Flow Diagram Required level 1.
a. Data Store customer merupakan data store baru ditambahkan pada sistem target yang
berfungsi untuk menyimpan informasi identitas customer yang melakukan pemesanan di
event organizer dot of corner sehingga dapat mengetahui customer siapa saja yang
melakukan transaksi pemesanan di event organizer dot of corner beserta identitas yang telah
dicantumkan.
b. Data Store transaksi merupakan data store yang menyimpan informasi pemesanan resepsi
pernikahan sehingga dapat menampung proses pemesanan resepsi pernikahan,
penghitungan total pesanan, opsi budgeting dan project charter yang ada di event organizer
dot of corner.
c. Data Store vendor merupakan data store yang menyimpan informasi list vendor, list harga
vendor, daftar menu vendor dan status ketersediaan vendor yang ada di event organizer dot
of corner.
3. Data/Informasi
Pada DFD Required Level 2 Proses 1 terdapat beberapa data yang baru ditambahkan yaitu list
vendor, list harga vendor, daftar menu vendor, status ketersediaan vendor dan status persetujuan
pesanan sehingga dapat menanggulangi persoalan informasi ketersediaan vendor yang tidak
berurutan dan ketidak sesuaian dalam pembuatan pemesanan resepsi pernikahan.
4-36

Gambar 4. 10 DFD Required Level 2 proses 1 Pelayanan Pemesanan Resepsi Pernikahan


4-37

Dibawah ini DFD required Level 2 Proses 2 Pelayanan penghitungan total pesanan yang
didalamnya terdapat 4 sub – proses yaitu sub – proses penghitungan total pesanan, sub – proses
pengecekkan total pesanan, sub – proses pengkonfirmasian persetujuan pesanan dan sub – proses
penghapusan pesanan maka terdapat 4 sub – proses pada proses pelayanan penghitungan total pesanan
dapat dilihat pada gambar 4.11 DFD Required level 2 Proses 2 Pelayanan penghitungan total pesanan
dapat dilihat di halaman 4-39.

1. Proses
Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 2 terdiri dari 4 sub – proses yaitu sub –
proses penghitungan total pesanan, sub – proses pengecekkan total pesanan, sub – proses
pengkonfirmasian persetujuan pesanan dan sub – proses penghapusan pesanan.
a. Proses penghitungan total pesanan
Proses penghitungan total pesanan dilakukan oleh sistem, ketika customer selesai memilih
dan sistem mencatat secara otomatis pesanan dari customer dan sistem menghitung total
pesanan yang telah customer pesan. Kemudian sistem melanjutkan ke proses pengecekkan
total pesanan.
b. Proses pengecekan total pesanan
Proses pengecekan total pesanan yang dilakukan oleh customer dalam mengecek total
pesanan.
c. Proses pengkonfirmasian persetujuan pesanan
Proses pengkonfirmasian persetujuan pesanan dilakukan oleh sistem ketika penghitungan
total pesanan selesai dilakukan, sistem akan memberikan informasi kepada customer
apabila akan melanjutkan ke proses berikutnya. Apabila budgeting customer sesuai dengan
pilihan dari customer, customer akan mendapatkan project charter, project charter adalah
data keseluruhan pesanan yang telah di sepakati oleh customer, apabila budgeting tidak
sesuai customer akan di tawarkan opsi budgeting oleh staf marketing.
d. Proses penghapusan pesanan
Proses penghapusan pesanan dilakukan oleh customer ketika pemesanan resepsi pernikahan
tidak sesuai dengan kebutuhan dari customer. Customer menghapus salah satu atau dua
vendor dari pesanan yang telah di catat dan di hitung.
2. Data store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 2 terdapat 1 data store yaitu data store
transaksi merupakan datastore baru ditambahkan dalam sistem target yang berfungsi untuk
menyimpan informasi transaksi pesanan dalam menghitung total pesanan dari customer.
3. Data / informasi
Pada DFD Required Level 2 Proses 2 terdapat beberapa data yang baru ditambahkan yaitu total
harga pesanan, status persetujuan pesanan.
4-38

Dibawah ini merupakan gambar dari DFD Required level 2 proses 2 yaitu pelayanan
penghitungan total pesanan pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan dapat
dilihat pada halaman 4-39.
4-39

Gambar 4. 11 DFD Required level 2 proses 2 Pelayanan Penghitungan Total Pesanan


4-40

Dibawah ini DFD required Level 2 proses 3 pelayanan opsi budgeting yang didalamnya terdapat
3 sub proses diusulkan yaitu sub – proses pengisian nominal budgeting, sub – proses pengecekkan opsi
vendor dan sub – proses penghitungan total pesanan dapat dilihat pada gambar 4.12 DFD required level
2 proses 3 pelayanan opsi budgeting dan berikut ini merupakan penjelasan dari Data Flow Diagram
(DFD) Required Level 2 Proses 3 pelayanan opsi budgeting pada gambar 4.12 di halaman 4-41 beserta
perubahan yang terjadi dari DFD Current dengan DFD Required.

1. Proses
Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 3 terdiri dari 3 sub – proses yaitu sub –
proses pengisian nominal budgeting, sub – proses pengecekkan opsi vendor dan sub – proses
penghitungan total pesanan.
a. Proses pengisian nominal budgeting
Proses pengisian nominal budgeting dilakukan oleh customer ketika budgeting customer
tidak sesuai yang dimiliki. Staf marketing menawarkan opsi budgeting sesuai dengan opsi
budgeting yang telah di sediakan di sistem. Customer mengisi nominal budgeting dikolom
yang telah disediakan. Sistem akan memberikan informasi terkait opsi budgeting yang telah
di inputkan dan customer mengecek vendor yang di pilih di opsi budgeting.
b. Proses pengecekkan opsi vendor
Proses pengecekkan opsi vendor di lakukan oleh customer dalam mengecek opsi vendor
yang di sediakan di opsi budgeting.
c. Proses penghitungan total pesanan
Proses penghitungan total pesanan dilakukan oleh sistem, ketika customer selesai memilih
opsi budgeting, sistem mencatat secara otomatis pilihan opsi budgeting dari customer dan
sistem menghitung total pesanan yang telah customer pilih. Kemudian, sistem melanjutkan
ke proses project charter.
2. Data store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 3 terdapat 2 data store yaitu data store
transaksi merupakan datastore baru ditambahkan dalam sistem target yang berfungsi untuk
menyimpan informasi transaksi pesanan dan data store opsi budgeting yang berfungsi untuk
menyimpan daftar opsi budgeting ketika proses opsi budgeting dilakukan.
3. Data / informasi
Pada DFD Required Level 2 Proses 3 terdapat beberapa data yang baru ditambahkan yaitu daftar
opsi budgeting, list vendor, keterangan opsi budgeting yang berfungsi untuk memberikan
informasi kepada customer mengenai opsi budgeting.
4-41

Gambar 4. 12 DFD Required Level 2 Proses 3 Pelayanan Opsi Budgeting


4-42

Dibawah ini DFD required Level 2 Proses 4 Pelayanan project charter yang didalamnya terdapat
3 sub – proses yaitu sub – proses proses pembuatan data keseluruhan pesanan, sub – proses pengecekkan
project charter, sub – proses pelaporan hasil transaksi pesanan yang di usulkan untuk perancangan sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dilihat pada gambar 4.13 DFD Required level 2 Proses
4 Pelayanan project charter dapat dilihat di halaman 4-43.

1. Proses
Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 4 terdiri dari 3 sub – proses yaitu sub –
proses proses pembuatan data keseluruhan pesanan, sub – proses pengecekkan project charter,
sub – proses pelaporan hasil transaksi pesanan.
a. Proses pembuatan data keseluruhan pesanan
Proses pembuatan data keseluruhan pesanan yang dilakukan oleh sistem, data keseluruhan
pesanan secara otomatis di rekapitulasi oleh sistem untuk dijadikan project charter. project
charter ini akan diberikan kepada customer sebagai acuan perencanaan resepsi pernikahan.
b. Proses pegecekkan project charter
Proses pengecekkan project charter yang telah di rekapitulasi oleh sistem akan di cek oleh
customer apabila ada kesalahan input dan redaksional dalam tahap pembuatan data
keseluruhan pesanan.
c. Proses pelaporan hasil transaksi pesanan
Proses pelaporan hasil transaksi pesanan yang dilakukan oleh sistem dalam rekapitulasi
hasil project charter akan diberikan kepada owner sebagai laporan transaksi pemesanan
pernikahan di event organizer dot of corner.
2. Data store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 4 terdapat 2 data store yaitu data store
transaksi dan data store project charter. Berikut ini merupakan penjelasan masing – masing data
store pada Data Flow Diagram Required level 2 proses 4.
a. Data store transaksi merupakan data store yang menyimpan informasi identitas customer,
daftar vendor, total pesanan, status ketersediaan vendor, daftar opsi budgeting dan opsi
vendor untuk dijadikan project charter.
b. Data store project charter berfungsi menyimpan informasi dalam pembuatan project
charter.
3. Data / informasi
Pada DFD Required Level 2 Proses 4 terdapat beberapa data yang baru ditambahkan yaitu
project charter dan hasil rekapitulas project charter yang akan di informasikan kepada owner
dan customer.
Dibawah ini merupakan gambar dari DFD Required level 2 proses 4 yaitu pelayanan project
charter pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan dapat dilihat pada halaman
4-43.
4-43

Gambar 4. 13 DFD Required Level 2 Proses 4 Pelayanan Project Charter


4-44

Dibawah ini DFD required Level 2 Proses 5 Pengelolaan menu yang didalamnya terdapat 4 sub
– proses yaitu sub – proses penginputan data vendor, sub – proses pengecekkan data vendor, sub – proses
pembuatan opsi budgeting dan pengecekkan opsi budgeting yang di usulkan untuk perancangan sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dilihat pada gambar 4.14 DFD Required level 2 Proses
5 Pengelolaan menu dapat dilihat di halaman 4-45.

1. Proses
Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 5 terdiri dari 4 sub – proses yaitu sub –
proses penginputan data vendor, sub – proses pengecekkan data vendor, sub – proses pembuatan
opsi budgeting dan sub – proses pengecekkan opsi budgeting.
a. Proses penginputan data vendor
Proses penginputan data vendor yang dilakukan oleh vendor dalam menginputkan list
vendor, list harga vendor, daftar menu vendor, status ketersediaan vendor untuk diberikan
informasi kepada customer.
b. Proses pengecekkan data vendor
Proses pengecekkan data vendor yang dilakukan oleh vendor dalam mengecek data vendor
yang telah di inputkan.
c. Proses pembuatan opsi budgeting
Proses pembuatan opsi budgeting yang dilakukan oleh operator dalam menginputkan list
vendor, list harga vendor, opsi budgeting, status ketersediaan vendor, keterangan opsi
vendor. Opsi budgeting ini akan di pilih oleh customer, apabila budgeting customer tidak
sesuai dengan kebutuhan dan budgeting yang dimiliki customer.
d. Proses pengecekkan opsi budgeting
Proses pengecekkan opsi budgeting yang dilakukan oleh operator dalam mengecek opsi
budgeting yang dibuat.
2. Data store
Pada Data Flow Diagram (DFD) Required level 2 proses 5 terdapat 2 data store yaitu data store
vendor dan opsi budgeting. Berikut ini merupakan penjelasan masing – masing data store pada
Data Flow Diagram Required level 2 proses 5.
a. Data store vendor merupakan data store yang menyimpan informasi list vendor, list harga
vendor, opsi budgeting, status ketersediaan vendor, keterangan opsi vendor.
b. Data store opsi budgeting yang menyimpan informasi daftar opsi budgeting, keterangan
opsi budgeting, list vendor, status ketersediaan vendor.
3. Data / informasi
Pada DFD Required Level 2 Proses 5 terdapat beberapa data yang baru ditambahkan yaitu opsi
daftar opsi budgeting, list vendor, list harga vendor, opsi budgeting, status ketersediaan vendor,
keterangan opsi vendor yang akan di informasikan kepada customer.
4-45

Dibawah ini merupakan gambar dari DFD Required level 2 proses 5 yaitu pengelolaan menu pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan dapat dilihat pada halaman 4-45.

Gambar 4. 14 DFD Required Level 2 Proses 5 Pengelolaan Menu


4-46

4.2.7 Input / Output Description


Aliran data dan informasi yang dihasilkan serta entitas ekternal yang terkait dengan sistem
informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan, akan disampaikan pada tabel 4.20 Input / Output
Description pada halaman 4-46 s.d halaman 4-47.

Tabel 4. 20 Input / Output Description

Input / Output Description

No Dari Menuju Aliran Data


1. Customer Proses pengisian identitas customer a. Identitas customer
b. Tanggal pernikahan
c. Jumlah undangan
d. Nominal budgeting
2. Proses pengisian identitas Data store customer a. Identitas customer
customer b. Tanggal pernikahan
c. Jumlah undangan
d. Nominal budgeting
3. Data store vendor Proses pengecekkan ketersediaan a. Nama vendor
vendor b. List vendor
c. List harga vendor
d. Daftar menu vendor
e. Status ketersediaan vendor
4. Proses pemilihan vendor Data store transaksi a. Identitas customer
b. Daftar vendor
c. Status ketersediaan vendor
5. Proses pemilihan list harga Data store transaksi a. Identitas customer
vendor b. Daftar vendor
c. List vendor yang di pilih
d. List harga vendor yang di pilih
e. Status ketersediaan vendor
6. Proses pemilihan menu Data store transaksi a. Identitas customer
vendor b. Daftar vendor
c. List vendor yang di pilih
d. List harga vendor yang di pilih
e. Daftar menu vendor yang di pilih
f. Status ketersediaan vendor
7. Customer Proses pemesanan resepsi pernikahan a. Identitas customer
b. Daftar pesanan
c. Status Persetujuan Pesanan
8. Proses pemesanan resepsi Customer a. Daftar pesanan
pernikahan b. List vendor
c. List harga vendor
d. Daftar menu vendor
e. Status ketersediaan vendor
9. Proses pemesanan resepsi Data store transaksi a. Identitas customer
pernikahan b. Daftar vendor
c. List harga vendor yang di pilih
d. Menu vendor yang di pilih
e. Status ketersediaan vendor
10. Data store transaksi Proses penghitungan total pesanan a. Identitas customer
b. Daftar vendor
c. List harga vendor yang di pilih
d. Menu vendor yang di pilih
e. Status ketersediaan vendor
11. Proses penghitungan total Data store transaksi a. Identitas customer
pesanan b. Daftar vendor telah dicek
c. Total pesanan telah dicek
d. Status ketersediaan vendor telah dicek
12. Data store transaksi Proses opsi budgeting a. Identitas customer
b. Konfirmasi status persetujuan pesanan
c. Nominal budgeting tidak sesuai
13. Proses opsi budgeting Customer a. Daftar opsi budgeting
b. List vendor
4-47

Input / Output Description

No Dari Menuju Aliran Data


c. Status ketersediaan vendor
d. Keterangan opsi budgeting
14. Customer Proses opsi budgeting a. Identitas customer
b. Daftar opsi budgeting yang dipilih
c. Jumlah undangan
d. Opsi vendor
e. List vendor
f. Keterangan opsi budgeting
15. Proses penghitungan total Data store transaksi a. Identitas customer
pesanan b. Daftar opsi budgeting
c. Total pesanan opsi budgeting
16. Data store transaksi Proses pembuatan data keseluruhan a. Identitas customer
pesanan b. Daftar vendor
c. Total pesanan
d. Status ketersediaan vendor
e. Jumlah undangan
f. Daftar opsi budgeting
g. Opsi vendor
17. Proses pembuatan data Data store project charter a. Identitas customer
keseluruhan pesanan b. Project charter
18. Proses pembuatan data Customer a. Identitas customer
keseluruhan pesanan b. Project charter

4.3 Develop Required Data Model


Berikut ini merupakan rancangan model data dari Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan
Pernikahan di Event Organizer Dot Of Corner.

4.3.1 Penetapan Logical Data Structure


Logical data Structure merupakan diagram grafis yang benar – benar mewakili semua informasi
tentang apa dan bagaimana kaitannya dengan informasi dan konsep bisnis yang lain, serta bagaimana
aturan bisnis yang diterapkan penggunanya dalam sistem. Gambar 4.15 merupakan representasi Logical
Data Structure (LDS) dari sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan di event organizer dot
of corner.
4-48

Gambar 4. 15 Logical Data Structure (LDS)


Tabel 4.21 di halaman 4-48 s.d halaman 4-49 merupakan penjelasan mengenai antribut dari
masing – masing etitas dari model data yang dirancang pada sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan di event organizer dot of corner yang digambarkan pada gambar 4.15.

Tabel 4. 21 Deskripsi Entitas


Deskripsi Atribut
No. Nama Entitas Atribut Entitas Deskripsi
1. Customer a. ID_customer Entitas customer adalah entitas yang menampung data
b. Nama_customer entitas customer yang memesan resepsi pernikahan di
c. Nama_pasangan event organizer dot of corner.
d. Tanggal_pernikahan
e. Alamat
f. Nomor_telepon
g. Email
h. Jenis_kelamin
i. Photo
j. Jumlah_undangan
k. Nama_orang_tua
l. Nominal_budgeting
2. Menu a. ID_menu Entitas menu adalah entitas menu yang menampung
b. ID_staf_marketing data entitas menu resepsi pernikahan ditawarkan oleh
c. Nama_menu staf marketing.
d. Nama_vendor
e. List_vendor
f. List_harga_vendor
g. Daftar_menu_vendor
h. Deskripsi
3. Staf marketing a. ID_staf_marketing Entitas staf marketing adalah entitas yang menampung
b. Nama_staf_marketing data entitas staf marketing di event organizer dot of
c. Jenis_kelamin corner.
d. Alamat
e. Nomor_telepon
f. Email
g. Photo
4-49

4. Transaksi a. ID_transaksi Entitas transaksi adalah entitas yang menampung


b. ID_customer transaksi pemesanan, penghitungan total pesanan, opsi
c. Nama_pesanan budgeting, pelayanan project charter di event organizer
d. Jumlah_pesanan dot of corner.
e. Daftar_vendor
f. List_harga_vendor
g. Daftar_menu_vendor
h. Status_ketersediaan_vendor
i. Total_harga_pesanan
j. Daftar_opsi_budgeting
k. Nama_project_charter
5. Operator a. ID_operator Entitas operator adalah entitas yang menampung
b. ID_vendor operator dalam menginputkan data vendor untuk opsi
c. Nama_operator budgeting di event organizer dot of corner.
d. Jenis_kelamin
e. Alamat
f. Nomor_telepon
g. Email
h. Photo
6. Vendor a. ID_vendor Entitas vendor adalah entitas yang menampung
b. ID_operator beberapa vendor yang bekerja sama dengan event
c. Nama_vendor organizer dot of corner.
d. Photo
e. Status_ketersediaan_vendor
f. Alamat
g. Kontak
h. List_vendor
i. List_harga_vendor
j. Daftar_menu_vendor
k. Deskripsi
l. Opsi_vendor
7. Opsi budgeting a. ID_opsi_budgeting Entitas opsi budgeting adalah entitas yang menampung
b. ID_operator opsi budgeting untuk di sesuaikan dengan budgeting
c. ID_customer customer.
d. Nama_opsi_budgeting
e. Jumlah_nominal
f. Daftar_opsi_budgeting
g. List_vendor
h. List_harga_vendor
8. Project charter a. ID_project_charter Entitas project charter adalah entitas yang menampung
b. ID_customer project charter yang menampung hasil dari pemesanan
c. Nama_project_charter resepsi pernikahan, opsi budgeting dan penghitungan
d. Nama_customer total pesanan di event organizer dot of corner.
e. Hari_Tanggal_pernikahan
f. Waktu
g. Nomor_telepon
h. Email
i. Nominal_budgeting
j. Jumlah_undangan
k. Alamat
l. Daftar_pesanan
m. Total_pesanan
n. Comments
o. Tanggal_pembuatan
p. Tanda_tangan
q. Daftar_opsi_budgeting
r. Opsi_vendor

4.3.2 Entity Description (ETTD)


Tabel 4.22 dihalaman 4-50 adalah salah satu contoh Entity Description (ETTD) untuk entitas
customer dari model data yang telah dirancang untuk Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan
Pernikahan, adapun untuk detail deskripsi dari masing – masing entitas dapat dilihat pada halaman E-1
s.d E-3 Lampiran Entity Description (ETTD).
4-50

Tabel 4. 22 Entity Description Customer


Deskripsi Entitas
Nama Entitas : Customer
Pengguna Hak akses
Customer a. Menginputkan identitas customer
b. Mengelola data customer
Staf marketing Melihat data customer
Owner : customer
Pertumbuhan setiap periode :
Data customer bertambah setiap customer memesan resepsi pernikahan
Keamanan :
Penggunaan username dan password
Catatan :
Staf marketing hanya bisa melihat atribut data customer selain username dan password dari customer yang bersangkutan.

4.4 Drive System Function


Berikut merupakan penjelasan mengenai function classification, function and event description,
user role and function matrix, event and entity matrix, entity life history, I/O structure dialogue,
prototype pathway, dan rancangan purwarupa untuk Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan
Pernikahan.
4.4.1 Function Classification
Fungsi merupakan serangkaian proses dasar yang dilalui dalam pembangunan sebuah sistem,
setiap fungsi dapat dianggap sebagai satu set yang jelas dari pemrosesan sistem yang biasanya akan
dilakukan secara terus menerus dari awal sampai akhir. Fungsi dapat diklasifikasikan berdasarkan 3 cara
yaitu berdasarkan mode inisiasi, berdasarkan dampak dari data pada sistem, dan berdasarkan mode
operasinya [GOO95].
1. Berdasarkan mode inisiasi, yaitu user atau system.
a. User inititated
Sistem komputer melaksanakan suatu fungsi berdasarkan trigger yang dilakukan user
dimana terdapat suatu form seperti menu, button, dan sebagainya yang dapat dikontrol oleh
user.
b. System initiated
Sistem komputer melaksanakan suatu fungsi berdasarkan trigger dari sistem.
2. Berdasarkan dampak dari data pada sistem, update atau enquiry.
a. Update menunjukan pengubahan nilai data, dari data flow menuju data store.
b. Enquiry menunjukan pengambilan data dari sistem dan memberikannya kepada pengguna
atau sistem yang lain.
3. Berdasarkan mode operasinya, yaitu online atau offline.
a. Online merupakan interaksi yang dilakukan antara pengguna dengan sistem.
b. Offline diinisiasi dan berjalan tanpa intervensi atau interaksi dengan pengguna (end-user).
Tabel 4.23 pada halaman 4-51 merupakan penjelasan mengenai klasifikasi fungsi yang
terdapat pada sistem informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
4-51

Tabel 4. 23 Function Classification

Proses Function Type


No Nama Fungsi
pada DFD Initation Mode Update / Enquiry
1. Pengisian identitas customer 1.1 User Online Update
2. Pengecekkan ketersediaan vendor 1.2 System Online Enquiry
3. Pemilihan vendor 1.3, 1.4, 1.5 User Online Update
4. Pencatatan daftar pesanan 1.6 User Online Update
5. Penghitungan total pesanan 2.1 System Online Update
6. Pengecekkan total pesanan 2.2 System Online Enquiry
7. Pengkonfirmasian persetujuan pesanan 2.3 User Online Update
8. Penghapusan pesanan 2.4 User Online Update
9. Pengisian nominal budgeting 3.1 User Online Update
10. Pengecekkan opsi vendor 3.2 System Online Enquiry
11. Penghitungan total pesanan 3.3 System Online Update
12. Pembuatan data keseluruhan pesanan 4.1 User Online Update
13. Pengecekkan project charter 4.2 System Online Enquiry
14. Pelaporan hasil transaksi pesanan 4.3 System Online Update
15. Penginputan data vendor 5.1 User Online Update
16. Pengecekkan data vendor 5.2 System Online Enquiry
17. Pembuatan opsi budgeting 5.3 User Online Update
18. Pengecekkan opsi budgeting 5.4 System Online Enquiry

4.4.2 Function and Event Description


Tabel 4.24 merupakan deskripsi mengenai event untuk masing masing fungsi yang terdapat pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Tabel 4. 24 Function and Event Description

No Nama Fungsi Proses Pada DFD Event


1. Pengisian identitas customer 1.1 Pengisian identitas customer
2. Pemilihan vendor 1.3 a. Pengecekkan ketersediaan vendor
b. Pemilihan vendor
c. Pemilihan list harga vendor
d. Pemilihan menu vendor
3. Pencatatan daftar pesanan 1.6 a. Penghitungan total pesanan
b. Pengecekkan total pesanan
c. Pengkonfirmasian persetujuan pesanan
d. Penghapusan pesanan
4. Pemilihan opsi budgeting 3.1 a. Pengecekkan opsi budgeting
b. Penghitungan total pesanan
5. Pembuatan data keseluruhan pesanan 4.1 Pengecekkan project charter

4.4.3 User Role and Function Matrix


User roles and function matrix merepresentasikan sebuah dialog untuk sebuah fungsi yang
dilakukan oleh pengguna tertentu, keputusan apakah sebuah fungsi tersebut ditangani secara on-line atau
off-line biasanya dibuat dalam hubungannya dengan pengguna dalam sistem. Tabel 4.25 merupakan
matriks keterhubungan antara pengguna dengan fungsi yang terdapat pada Sistem Informasi Inisiasi
Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel 4. 25 User Role and Function Matrix
User Role Staf
Function Customer Operator Vendor Owner
marketing
Pengisian identtas customer X
Pengecekkan ketersediaan vendor X X
4-52

User Role Staf


Function Customer Operator Vendor Owner
marketing
Pemilihan vendor X
Pencatatan daftar pesanan X
Penghitungan total pesanan X
Pengkonfirmasian persetujuan pesanan X
Penghapusan pesanan X
Pengisian nominal budgeting X X
Pembuatan data keseluruhan pesanan X
Pelaporan hasil transaksi pesanan X
Penginputan data vendor
Pembuatan opsi budgeting

Keterangan :

X= Menggambarkan interaksi antara user dengan sistem, selain itu juga menunjukan adanya
pengaksesan function dalam sistem yang dilakukan oleh user role dalam sistem.
X= Menggambarkan adanya dialog kritis yang menunjukan adanya interaksi antara sistem dan
user role dengan frekuensi tinggi dan memberikan dampak pada sistem.
4.4.4 Event and Entity Matrix
Tabel 4.26 pada halaman 4.52 merupakan penjelasan mengenai hubungan antara entitas
customer, pesanan, menu, staf marketing, transaksi, opsi budgeting, project charter dengan masing-
masing event yang terdapat pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel 4. 26 Event and Entity Matrix
Entity Staf Opsi Project
Event Customer Pesanan Menu Transaksi
marketing budgeting charter
Pencatatan identitas customer C
Pengecekkan ketersediaan vendor M
Pemilihan vendor C
Pencatatan menu pernikahan yang C
dipilih
Penghitungan total harga pesanan C C
Pengkonfirmasian pemesanan M
Penghapusan pesanan M
Pemilihan opsi budgeting M
Pengecekkan opsi vendor M
Pembuatan data keseluruhan pesanan C
Pengecekkan project charter M

Keterangan :
C = Terdapat efek dari event terhadap entitas yaitu pembuatan entitas (Creation).
M= Terdapat efek dari event terhadap entitas yaitu modifikasi entitas (Modification).

4.4.5 Entity Life History (ELH)


Entity Life History (ELH) adalah daur hidup suatu entitas yang meliputi bagaimana sebuah
entitas diciptakan, bagaimana aktivitas kehidupannya dan bagaimana entitas dimusnahkan. Gambar 4.16
merupakan salah satu contoh untuk daur hidup dari entitas transaksi, adapun detail penggambaran daur
hidup untuk masing – masing entitas dapat dilihat secara lengkap pada halaman F-1 Lampiran F Entity
Life History (ELH).
4-53

Gambar 4. 16 Entity Life History Transaksi


4.4.6 I/O Structure Dialogue
I/O Structure Dialogue merepresentasikan sebuah dialog antara fungsional sistem dengan
pengguna untuk mengetahui input dan output fungsional, gambar 4.17 pada halaman 4-53 merupakan
salah satu contoh I/O Structure Dialogue untuk pemesanan resepsi pernikahan, untuk detail
penggambaran I/O Structure Dialogue dapat dilihat pada halaman G-1 lampiran I/O Structure Dialogue.
Input untuk melakukan pemesanan resepsi pernikahan yaitu daftar pesanan yang dipesan oleh
customer akan di catat di daftar pesanan.

Gambar 4. 17 I/O Structure Pemesanan Resepsi Pernikahan


Tabel 4.27 pada halaman 4-54 merupakan I/O Structure Description Pemesanan Resepsi
Pernikahan pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
4-54

Tabel 4.27 I/O Structure Description Pemesanan Resepsi Pernikahan


I/O Structure Description
I/O Structure Element Data Item Comment
Daftar pesanan a. ID Staf marketing
b. ID Pesanan
c. ID Customer
d. Nama pesanan
e. Jumlah pesanan
f. Keterangan pesanan
g. Daftar vendor
h. List harga vendor
i. Daftar menu vendor
j. Total harga pesanan
k. Status persetujuan pesanan

4.4.7 Prototype Pathway


Alur antarmuka pengguna dari sistem informasi yang dirancang direpresentasikan dalam bentuk
prototype pathway, tabel 4.28 merupakan salah satu contoh prototype pathway untuk project charter.
Adapun untuk detail prototype pathway dapat dilihat pada halaman H-1 Lampiran H prototype pathway.

Tabel 4. 28 Prototype Pathway Project Charter

Prototype Pathway
Function Name : Project Charter User Role : Customer
Prototype Pathway No. 004
4-55

4.4.8 Screenshoot Purwarupa


Customer, operator, vendor dan owner harus melakukan login berdasarkan username dan
password yang sudah di buat sebelumnya, customer melakukan pengisian identitas customer, customer
melakukan pemilihan menu pernikahan, event organizer dot of corner menyediakan vendor untuk di
pilih oleh customer. Vendor yang tersedia di menu pernikahan adalah vendor yang bekerja sama dengan
event organizer dot of corner, vendor yang tersedia adalah vendor gedung, catering, dekorasi, perias,
music group, air conditioner, upacara adat, peralatan logistic, master of ceremonies, video dan photo.
Customer memilih vendor sesuai kebutuhan dan budgeting customer, vendor yang dipilih customer
sesuai untuk resepsi pernikahan. Customer memilih list harga vendor dan menu vendor sesuai dengan
budgeting dan kebutuhan dari customer. Sistem akan mencatatan pesanan customer yang sudah di pilih,
sistem akan merekapitulasi hasil total pesanan yang dipilih oleh customer. Sistem akan memberikan
informasi terkait hasil total pesanan kepada customer, customer mencocokkan sesuai dengan budgeting
customer yang dimiliki. Bila, akan melanjutkan ke selanjutnya. Customer akan mendapatkan informasi
oleh sistem yaitu pengkonfirmasian persetujuan pesanan, bila customer setuju akan dilanjutkan ke
project charter. Project charter yaitu dokumen hasil dari transaksi pesanan customer yang di rekapitulasi
dari identitas customer dan hasil transaksi pesanan customer. Bila customer tidak setuju, customer akan
di tawarkan opsi budgeting oleh staf marketing. Staf marketing akan menkonfirmasi pesanan terkait
pesanan yang sesuai atau tidak sesuai, customer dapat menghapus pesanan satu atau dua dari pesanan
yang telah di pesan. Opsi budgeting di sediakan oleh event organizer dot of corner sesuai dengan
budgeting customer, customer mengisi nominal budgeting di kolom yang di sediakan, dalam opsi
budgeting terdapat vendor-vendor yang tersedia sesuai dengan budgeting customer. Nominal budgeting
yang di sediakan sesuai dengan budgeting customer. Customer memilih salah satu dari opsi budgeting
yang di sediakan, lalu klik tombol pilih. Lalu, akan muncul di penghitungan total pesanan, opsi
budgeting yang di pilih oleh customer. Kemudian, customer memilih tombol submit untuk melanjutkan
ke tahap project charter. Project charter akan diberikan kepada customer. Setelah mendapatkan project
charter, customer mencetak project charter, project charter sebagai acuan customer dalam tahap
selanjutnya.
Pada gambar 4.18 pada halaman 4-56 adalah screenshoot purwarupa pengisian identitas
customer untuk customer dalam mengisi identitas customer, identitas customer ini sebagai data identitas
customer untuk di project charter. Screenshoot purwarupa pengisian identitas customer merupakan salah
satu contoh rancangan user interface untuk Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan
berdasarkan prinsip user interface, adapun detail tampilan purwarupa atau user interface dapat dilihat
pada halaman I-1 Lampiran Screenshoot Purwarupa.
4-56

Gambar 4. 18 Screenshoot Purwarupa Pengisian Identitas Customer


BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini mengemukakan kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian dan perancangan sistem,
serta saran – saran dan rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya, agar dapat dilakukan perbaikan
– perbaikan dimasa yang akan datang.

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan perancangan Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan


Pernikahan di Event Oganizer Dot Of Corner yang telah dilakukan pada penelitian tugas akhir ini,
terdapat beberapa kesimpulan yang diperoleh sebagai berikut :

1. Sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dirancang untuk membantu dalam proses
pelayanan di Event Organizer Dot Corner agar setiap proses dapat tercatat, tersimpan kedalam
database dan memberikan informasi secara tepat dan akurat, saling terintegrasi dengan vendor
yang bekerja sama dengan dot of corner.
2. Perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat memberikan
informasi mengenai daftar vendor, list harga vendor yang tersedia secara realtime, dapat
memberikan informasi mengenai status ketersediaan vendor kepada customer. Customer
mengisi nominal budgeting sesuai kebutuhan yang sudah di sediakan oleh event organizer dot
of corner. Opsi budgeting yang tersedia untuk customer sesuai dengan budgeting dan kebutuhan
customer.
3. Perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat memberikan
informasi mengenai project charter. Dalam project charter terdapat data dan informasi yang
telah di sepakati antara staf marketing dengan customer. Data yang terdapat di project charter
sebagai acuan untuk tahap perencanaan resepsi pernikahan.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil analisis dan perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan


pernikahan yang telah dilakukan pada penelitian tugas akhir ini, terdapat beberapa saran yang telah di
analisis sebagai berikut :

1. Dalam menerapkan perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan, event


organizer dot of corner harus menyediakan SDM yang cukup baik dalam keahlian ataupun
jumlah SDMnya, serta mengubah budaya kerja dan kebiasaan dimana setiap proses bisnis yang
terdapat di event organizer dot of corner berorientasikan kepada kepuasan customer.
2. Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan diharapkan dapat diimplementasikan
pada teknologi berbasis ios dan website yang responsive pada smartphone sehingga
mempermudah dalam proses pemesaan, opsi budgeting, total pesanan, project charter dan serta
pengaksesan informasi dapat dilakukan dengan cepat.

5-1
5-2

5.3 Rekomendasi

Berdasarkan hasil analisis dan perancangan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan


pernikahan yang telah dilakukan pada penelitian tugas akhir ini, terdapat beberapa rekomendasi yang
diperoleh sebagai berikut :

1. Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di harapkan dapat di implementasikan


dengan metode-metode sistem pakar dalam pengembangan kedepannya.
2. Diperlukan pengembangan sistem yang lebih lanjut mengenai pengembangan pengelolaan
inisiasi penyelenggaraan pernikahan yang dapat memberikan manfaat untuk event organizer dot
of corner dengan menggunakan konsep yang relevan.
DAFTAR PUSTAKA

[ALT02] Alter, Steven, “Information Systems: The Foundation of E-Business”, Prentice Hall,
USA, 2002
[ANY09] Any, Noor. “Management Event”. Bandung: Alfabeta, (2009)
[FAJ12] Fajri, Nur, Zaki, (D400.050.005), “Aplikasi Online Wedding Organizer Berbasis Web
Menggunakan PHP dan MYSQL”, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2012
[GOO95] Goodland, Mike. & Slater, Caroline, “SSADM Version 4: A Practical Approach”,
London: McGraw-Hill, 1995
[IHS14] Ihsanudin (201122039), “Sistem pencatatan pernikahan pada kua kecamatan
karanganyar kabupaten karanganyar”, Universitas Surakarta, 2014
[HAR99] Hartono, Jogiyanto, “ANALISIS DAN DISAIN Sistem Informasi : Pendekatan
Terstruktur Teori Dan Praktek Aplikais Bisnis. Penerbit Andi Yogyakarta. 1999
[KEL95] Kelleher, Kevin, Casey G, Lois D, “Cause and Effect Diagram : Plain & Simple”, Joiner
Associates Inc, USA, 1995
[NUR17] Nurjanah, Ria, “Perancangan Sistem Informasi Kantin Menggunakan Customer
Relationship Management”, Universitas Pasundan, Bandung, 2017.
[OBR10] O’Brien, James A. & Marakas, George M. “Introduction to Information Systems
Fifteenth Edition”, New York: McGraw-Hill Irwin, 2010.
[PUT13] Putra, Pramana, Dio (418.090.102.26), “Perancangan Sistem Informasi Wira Wedding
Organizer Berbasis Web”, Universitas Mercu Buana, 2013
[PUT13] Putranto, Tri, Ragil, Azam, Muhammad, (08.01.53.0038), “Sistem informasi Persewaan
Wedding Organizer berbasis web”, Universitas STKUBANK, 2013
[RAY01] Raymond, McLeod,Jr “Sistem Informasi Edisi 7 Jilid 2”, Prenhallindo. Jakarta. 2001.
[SAJ74] Sajuti, Thalib, “Hukum Keluarga Indonesia”, Universitas Indonesia, Jakarta, 1974.
[SCH14] Schwalbe, Kathy, “Information Technology Project Manager, Seventh Edition”, Course
Technology, Cengage Learning, 2014
[SUS04] Susanto, Azhar, “Sistem Informasi Manajemen : Konsep dan Pengembangnya”,
Bandung, Lingga Jaya, 2004
[QOS14] Qosim, Much, (2010.53.192), “Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Pendataan
Pernikahan Pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Mejobo”, Universitas Muria
Kudus, 2014
[WIN13] Winarno, Joko, Roch’asah, (06650014), “Perancangan Sistem Informasi Pencatatan
Nikah dan Perceraian”, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2013
LAMPIRAN
LAMPIRAN A
DOKUMEN SURAT IZIN PENELITIAN

Berikut ini merupakan lampiran dokumentasi surat izin penelitian di Event Organizer Dot Of
Corner.

Gambar A- 1 Surat Izin Penelitian

A-1
Gambar A- 2 Surat Izin Penelitian

A-2
LAMPIRAN B
DOKUMEN BERITA ACARA WAWANCARA

Berikut ini merupakan lampiran dokumentasi berita acara wawancara yang dilakukan dengan
narasumber terkait di Event Organizer Dot Of Corner.

Gambar B- 1 Berita Acara Wawancara

B-1
Gambar B- 2 Berita Acara Wawancara

B-2
LAMPIRAN C
REQUIREMENT CATALOGUE

Kebutuhan sistem adalah sebuah kemampuan sistem yang diperlukan dalam sistem target
sehingga dapat mengatasi dan mengurangi masalah – masalah yang terdapat pada sistem yang lama
ataupun menjadikan fitur baru pada sebuah sistem yang dibangun. Terdapat dua kebutuhan sistem yaitu
kebutuhan fungsional (functional requirement) dan kebutuhan non fungsional (non functional
requirement). Kebutuhan fungsional dan non fungsional dari sistem informasi inisiasi penyelenggaraan
pernikahan menggunakan requirement catalogue.

Pada tabel C-1 adalah requirement catalogue dari pengecekan ketersediaan vendor sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel C- 1 Requirement Catalogue Pengecekan Ketersediaan Vendor


Requirement Catalogue : Pengecekan ketersediaan vendor
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari transaksi High Customer dan Vendor Req No. 02
pemesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Customer mengecek ketersediaan vendor, vendor masih tersedia atau tidak tersedia. Customer akan memilih vendor sesuai dengan
kebutuhan dan budgeting untuk resepsi pernikahan.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah customer mengisi -
identitas
Response time 30 detik 30-2 menit
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Mempercepat customer dalam mengetahui data vendor yang tersedia
- Mempercepat customer dalam pemesanan resepsi pernikahan di event organizer dot of corner
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan peralatan digital untuk menampilkan menu yang tersedia saat ini untuk di pilih oleh customer
Fungsi yang terkait
Pengisian identitas customer
Tampilan daftar vendor
Harapan
Dapat memproses pencatatan data vendor dan memberikan informasi mengenai daftar vendor

Dibawah ini pada tabel C-2 adalah requirement catalogue dari pemilihan vendor sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-1 s/d halaman C-2.

Tabel C- 2 Requirement Catalogue Pemilihan Vendor


Requirement Catalogue : Pemilihan vendor
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari transaksi High Customer Req No. 03
pemesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Customer melakukan pemesanan resepsi pernikahan, customer memilih vendor sesuai kebutuhan dan budgeting dari customer. Vendor
yang tersedia dan tidak tersedia. Data vendor yang ada adalah data vendor yang bekerja sama dengan event organizer dot of corner.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah customer mengisi -
identitas
Response time 2 detik 2 – 5 detik
C-1
Requirement Catalogue : Pemilihan vendor
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Mempercepat dalam memilih vendor yang di inginkan customer
- Mempercepat dalam memilih vendor sesuai kebutuhan dan budgeting customer
Comments/Suggested Solutions
Memanfaatkan aplikasi yang dapat menerima inputan dan dapat memilih sesuai kebutuhan dan budgeting customer
Fungsi yang terkait
Menampilkan daftar vendor, penghitungan budgeting
Harapan
Dapat mempercepat proses pemesanan resepsi pernikahan kepada customer

Dibawah ini pada tabel C.3 adalah requirement catalogue dari pemilihan list harga vendor
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel C- 3 Requirement Catalogue Pemilihan List Harga Vendor


Requirement Catalogue : Pemilihan List Harga Vendor
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari High Customer Req No. 04
pemesanan resepsi
pernikahan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Customer dapat memilih list harga vendor sesuai budgeting yang customer miliki, sistem menyediakaan paket harga sesuai kebutuhan
dan budgeting customer. Pilihan paket harga disediakan di sistem untuk di pilih oleh customer untuk di resepsi pernikahan.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah customer melakukan -
pemilihan vendor
Response time 5 detik 5 – 60 detik
Recovery 1 hari 1 – 3 hari
Benefit
- Mempercepat pemesanan resepsi pernikahan
- Mempermudah dalam pemilihan paket vendor
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang dapat menyediakan paket vendor
Fungsi yang terkait
Pencatatan daftar pesanan, pemilihan vendor
Harapan
Dapat mengatasi customer dalam mempercepat kebutuhan customer

Dibawah ini pada tabel C.4 adalah requirement catalogue dari pemilihan menu vendor sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-2 s/d halaman C-3.

Tabel C- 4 Requirement Catalogue Pemilihan Menu Vendor


Requirement Catalogue : Pemilihan Menu Vendor
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari High Customer Req No. 05
pemesanan resepsi
pernikahan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Customer dapat memilih menu vendor sesuai budgeting dan kebutuhan dari customer, vendor menyediakan menu paket sesuai
dengan selera. Menu paket yang disediakan oleh vendor sesuai dengan budgeting yang di sediakan.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah customer melakukan -
pemilihan paket vendor
Response time 5 detik 5 – 60 detik
Recovery 1 hari 1 – 3 hari
Benefit
C-2
Requirement Catalogue : Pemilihan Menu Vendor
- Mempercepat pemesanan resepsi pernikahan
- Mempermudah dalam pemilihan menu paket vendor
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang dapat menyediakan menu paket vendor
Fungsi yang terkait
Pencatatan daftar pesanan, pemilihan vendor
Harapan
Dapat mengatasi customer dalam mempercepat kebutuhan customer

Dibawah ini pada tabel C.5 adalah requirement catalogue dari pencatatan daftar pesanan sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel C- 5 Requirement Catalogue Pencatatan Daftar Pesanan


Requirement Catalogue : Pencatatan daftar pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari High Aplikasi Req No. 06
pemesanan resepsi
pernikahan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Aplikasi secara otomatis mencatat pemesanan resepsi pernikahan, pencatatan daftar pesanan yang dilakukan oleh aplikasi, otomatis
setelah customer memilih vendor sesuai dengan kebutuhan dan budgeting.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah customer melakukan -
pemilihan vendor
Response time 5 detik 5 – 60 detik
Recovery 1 hari 1 – 3 hari
Benefit
- Mempercepat pemesanan resepsi pernikahan
- Mempermudah dalam merekapitulasi daftar pesanan
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang dapat mencatat daftar pesanan dan memperbaharui pesanan
Fungsi yang terkait
Pencatatan daftar pesanan, pemilihan vendor
Harapan
Dapat mengatasi customer dalam mempercepat kebutuhan customer

Dibawah ini pada tabel C.6 adalah requirement catalogue dari penghitungan total pesanan
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-3 s/d halaman C-4.

Tabel C- 6 Requirement Catalogue Penghitungan Total Pesanan


Requirement Catalogue : Penghitungan total pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari daftar High Aplikasi Req No. 07
pesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Aplikasi menghitung keseluruhan pesanan yang dipilih customer
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Ketika pesanan selesai, -
penghitungan keseluruhan pesanan
Response time 5 detik 5 – 30 detik
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Mempermudah dalam pemesanan resepsi pernikahan
- Mempercepat dalam penghitungan total pesanan
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi dan database untuk menampung budgeting
C-3
Requirement Catalogue : Penghitungan total pesanan
Fungsi yang terkait
Pemilihan vendor, pencatatan daftar pesanan, menampilkan daftar vendor
Harapan
Dapat mempercepat proses penghitungan pesanan untuk melihat rekapitulasi budgeting.

Dibawah ini pada tabel C-7 adalah requirement catalogue dari konfirmasi persetujuan pesanan
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel C- 7 Requirement Catalogue Konfirmasi Persetujuan Pesanan


Requirement Catalogue : Konfirmasi persetujuan pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari total High Aplikasi Req No. 08
pesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Setelah penghitungan total pesanan, aplikasi akan memunculkan pemberitahuan terkait pemesanan dan customer menghitung
budgeting. Apabila tidak sesuai customer akan dibantu untuk ke menu opsi budgeting untuk di sesuaikan dengan budgeting yang
customer miliki.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah penghitungan total pesanan, -
apabila budgeting tidak sesuai.
Response time 5 detik 5 – 30 detik
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Membantu menentukan pilihan customer
- Mempercepat pemesanan resepsi pernikahan
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang dapat melakukan pemberitahuan terkait pemesanan resepsi pernikahan
Fungsi yang terkait
Pemilihan vendor, pencatatan daftar pesanan, menampilkan daftar vendor
Harapan
Dapat membantu mempercepat proses pemesanan resepsi pernikahan.

Dibawah ini pada tabel C-8 adalah requirement catalogue dari penghapusan pesanan sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-4 s/d halaman C-5.

Tabel C- 8 Requirement Catalogue Penghapusan Pesanan


Requirement Catalogue : Penghapusan pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari total High Customer Req No. 09
pesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Setelah penghitungan total pesanan, customer mengecek total pesanan. Apabila ada pesanan yang tidak sesuai dari daftar pesanan,
customer berhak menghapus pesanan atau menghapus vendor dari daftar pesanan.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah penghitungan total pesanan, -
apabila pesanan tidak sesuai
Response time 5 detik 5 – 30 detik
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Membantu customer untuk memilih vendor sesuai budgeting dan kebutuhan
- Mempercepat pemesanan resepsi pernikahan
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang dapat melakukan proses penghapusan pesanan untuk di sesuaikan keinginan dan budgeting dari
customer.
Fungsi yang terkait
Pemilihan vendor, pencatatan daftar pesanan, menampilkan daftar vendor

C-4
Requirement Catalogue : Penghapusan pesanan
Harapan
Dapat membantu mempercepat proses penghapusan pesanan

Dibawah ini pada tabel C-9 adalah requirement catalogue dari pengisian nominal budgeting
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-5.

Tabel C- 9 Requirement Catalogue Pengisian Nominal Budgeting


Requirement Catalogue : Pengisian nominal budgeting
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari total High Customer Req No. 10
pesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Setelah penghitungan total pesanan, customer mengecek budgeting yang dimiliki, apabila tidak sesuai, customer mengisi nominal
budgeting yang sudah di sediakan oleh sistem. Pengisian nominal budgeting sesuai budgeting dan kebutuhan dari customer.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah penghitungan total pesanan, -
apabila budgeting tidak sesuai.
Response time 5 detik 5 – 30 detik
Recovery 1 hari 1-3 hari
Benefit
- Membantu menentukan budgeting customer
- Membantu customer untuk memilih vendor sesuai budgeting dan kebutuhan
- Mempercepat pemesanan resepsi pernikahan
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang dapat melakukan proses opsi budgeting dan menampilkan opsi budgeting untuk dipilih sesuai keinginan
dan budgeting dari customer.
Fungsi yang terkait
Pemilihan vendor, pencatatan daftar pesanan, menampilkan daftar vendor
Harapan
Dapat membantu mempercepat proses opsi budgeting

Dibawah ini pada tabel C-10 adalah requirement catalogue dari pembuatan data keseluruhan
pesanan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-5 s/d halaman C-6.

Tabel C- 10 Requirement Catalogue Pembuatan Data Keseluruhan Pesanan


Requirement Catalogue : Pembuatan data keseluruhan pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Diperoleh dari transaksi High Aplikasi Req No. 11
pemesanan, total
pesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Mesin secara otomatis membuat laporan data keseluruhan pesanan yang diambil dari data identitas customer, total pesanan dan
transaksi. Pembuatan laporan disaat selesai dan customer menyepakati budgeting dan vendor yang dipilih.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setiap selesai pemesanan resepsi -
pernikahan
Response time 5 detik 5 detik – 30 detik
Recovery 1 hari 1 – 3 hari
Benefit
- Mempercepat dalam pemesanan resepsi pernikahan
- Mengetahui list vendor dan identitas customer
- Mempermudah rekapitulasi laporan untuk owner di event organizer dot of corner
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang mampu otomatis membuat laporan data keseluruhan pesanan
Fungsi yang terkait
Pemilihan vendor, pencatatan daftar pesanan, penghitungan total pesanan, pemilihan opsi budgeting

C-5
Requirement Catalogue : Pembuatan data keseluruhan pesanan
Harapan
Dapat mempercepat proses proses pembuatan project charter.

Dibawah ini pada tabel C-11 adalah requirement catalogue dari pelaporan hasil transaksi
pesanan sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan.

Tabel C- 11 Requirement Catalogue Pelaporan Hasil Transaksi Pesanan


Requirement Catalogue : Pelaporan hasil transaksi pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Project Charter, data High Aplikasi Req No. 12
keseluruhan pesanan
Functional Requirement (Deskripsi) :
Mesin secara otomatis membuat laporan hasil transaksi pesanan dengan cara mengambil seluruh data keseluruhan pesanan yang
kemudian di akses secara langsung oleh owner. Pembuatan laporan hasil transaksi pesanan dilakukan setiap 1 bulan sekali.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setiap satu bulan sekali -
Response time 4 detik 4 – 30 detik
Recovery 1 hari 1 – 3 hari
Benefit
Mempercepat owner mengetahui transaksi pemesanan resepsi pernikahan
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi yang mampu secara otomatis membuat rekapitulasi laporan
Fungsi yang terkait
Pembuatan data keseluruhan pesanan
Harapan
Dapat mempercepat proses pelaporan untuk owner mengetahui transaksi pesanan.

Dibawah ini pada tabel C-12 adalah requirement catalogue dari penginputan data vendor sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-6

Tabel C- 12 Requirement Catalogue Penginputan Data Vendor


Requirement Catalogue : Penginputan data vendor
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Status ketersediaan High Vendor Req No. 13
vendor dan vendor
Functional Requirement (Deskripsi) :
Vendor melakukan pembaharuan data vendor yang menerima masukan dari operator terkait status ketersediaan vendor, vendor akan
menginputkan list vendor, list harga vendor untuk di berikan informasi kepada customer.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah proses pengecekkan -
ketersediaan vendor
Response time 2 detik 2 – 5 detik
Recovery 1 hari 1 – 5 hari
Benefit
Mempermudah dalam mendapatkan informasi ketersediaan vendor
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi dapat menginputkan pembaharuan data vendor
Fungsi yang terkait
Pengelolaan data vendor, opsi vendor
Harapan
Dapat mempercepat pembaharuan data vendor

Dibawah ini pada tabel C-13 adalah requirement catalogue dari pembuatan opsi budgeting
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-7.
C-6
Tabel C- 13 Requirement Catalogue Pembuatan Opsi Budgeting
Requirement Catalogue : Pembuatan Opsi Budgeting
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Status ketersediaan High Operator Req No. 14
vendor dan vendor
Functional Requirement (Deskripsi) :
Operator menginputkan opsi budgeting ke dalam sistem untuk di pilih oleh customer. Operator menginputkan datanya sesuai data dari
vendor yang tersedia dan tidak terrsedia. Customer biisa memilih sesuai budgeting dan kebutuhan customer.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah proses pengelolaan vendor, -
operator inputkan data opsi budgeting
Response time 5 detik 5 – 60 detik
Recovery 1 hari 1 – 5 hari
Benefit
Memberikan kemudahan dalam mendapatkan opsi budgeting untuk customer
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi dalam menginputkan data vendor
Fungsi yang terkait
Pengelolaan data vendor
Harapan
Dapat mempercepat dalam mencari opsi budgeting sesuai kebutuhan dan budgeting dari customer.

Dibawah ini pada tabel C-14 adalah requirement catalogue dari pengecekkan opsi budgeting
sistem informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-7

Tabel C- 14 Requirement Catalogue Pengecekkan Opsi Budgeting


Requirement Catalogue : Pengecekkan opsi budgeting
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Opsi budgeting High Operator Req No. 15
Functional Requirement (Deskripsi) :
Operator mengecek opsi budgeting untuk di sesuaikan dengan opsi yang sudah dibuat.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Setelah pembuatan opsi budgeting -
Response time 5 detik 5 – 60 detik
Recovery 1 hari 1 – 5 hari
Benefit
Mempercepat dalam opsi budgeting
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi dalam mengelola opsi budgeting
Fungsi yang terkait
Pembuatan opsi budgeting
Harapan
Dapat mempercepat opsi budgeting

Dibawah ini pada tabel C-15 adalah requirement catalogue dari status nominal pesanan sistem
informasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan pada halaman C-7 s.d halaman C-8

Tabel C- 15 Requirement Catalogue Status Nominal Pesanan


Requirement Catalogue : Status nominal pesanan
Sumber data : Prioritas : Pelaku : Requirement ID :
Transaksi Pesanan High Aplikasi Req No. 16
Functional Requirement (Deskripsi) :
Aplikasi akan menjumlah total pesanan dengan di sesuaikan pilihan dari customer.
Non – Functional Reguirement :
Description Target Value Acceptable Range Comments
Waktu pelayanan Transaksi pesanan -
C-7
Requirement Catalogue : Status nominal pesanan
Response time 5 detik 5 – 60 detik
Recovery 1 hari 1 – 5 hari
Benefit
Aplikasi memberikan informasi terkait status nominal pesanan yang di pilih oleh customer
Comments/Suggested Solutions
Menggunakan aplikasi dalam menjumlahkan pesanan customer
Fungsi yang terkait
Daftar pesanan, Pemilihan list vendor dan Pemilihan List harga vendor
Harapan
Dapat memberikan informasi terkait jumlah pesanan customer

C-8
LAMPIRAN D
KAMUS DATA

Pada tabel D.1 adalah deskripsi dari data yang digunakan pada Perancangan Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Tabel D- 1 Kamus data


No Nama data Atribut data Keterangan
1. Customer a. ID_customer Identitas customer berfungsi untuk menyimpan
b. Nama_customer data ke dalam database agar setiap transaksi
c. Nama_pasangan yang dilakukan oleh customer tersimpan dan
d. Tanggal_pernikahan tercatat sehingga pengelola dapat mengetahui
e. Alamat customer yang memesan di dot of corner event
f. Nomor_telepon organizer
g. Email
h. Jenis_kelamin
i. Photo
j. Jumlah_undangan
k. Nama_orang_tua
l. Nominal_budgeting
2. Transaksi a. ID_transaksi Transaksi berfungsi untuk menyimpan data
b. ID_customer pesanan yang dipesan oleh customer dan
c. Nama_pesanan memberikan infromasi kepada customer dalam
d. Jumlah_pesanan status ketersediaan vendor.
e. Daftar_vendor
f. List_harga_vendor
g. Daftar_menu_vendor
h. Status_ketersediaan_vendor
i. Total_harga_pesanan
j. Daftar_opsi_budgeting
k. Nama_project_charter
3. Status persetujuan pesanan Status persetujuan pesanan Status persetujuan pesanan di gunakan oleh
customer untuk menyetujui pesanan pernikahan
sebelum dilakukannya opsi budgeting. Ketika
budgeting customer tidak sesuai.
4. List harga vendor a. ID_vendor List harga vendor berfungsi untuk menyimpan
b. ID_operator data vendor untuk diberikan informasi kepada
c. Nama_vendor customer.
d. Photo
e. Status_ketersediaan_vendor
f. Alamat
g. Kontak
h. List_harga_vendor
i. Deskripsi
5. Total harga pesanan a. ID_transaksi Total harga pesanan berfungsi untuk mengetahui
b. ID_Customer total harga pesanan yang di jumlah dan
c. Nama_pesanan memberikan informasi kepada customer jumlah
d. Jumlah_pesanan pesanan.
e. List_vendor
f. Total harga pesanan
6. Nominal budgeting Nominal budgeting Nominal budgeting digunakan oleh customer
apabila untuk memberikan informasi nominal
budgeting yang di miliki oleh customer.
7. Opsi budgeting a. ID_opsi_budgeting Opsi budgeting berfungsi untuk menyimpan opsi
b. ID_operator budgeting untuk di sesuaikan dengan budgeting
c. ID_customer dan kebutuhan customer.
d. Nama_opsi_budgeting
e. Jumlah_nominal
f. Daftar_opsi_budgeting
g. List_vendor
h. List_harga_vendor

D-1
8. Project charter a. ID_project_charter Project charter berfungsi untuk menyimpan hasil
b. ID_customer dari pemesanan resepsi pernikahan, opsi
c. Nama_project_charter budgeting dan penghitungan total pesanan di
d. Nama_customer event organizer dot of corner.
e. Hari_Tanggal_pernikahan
f. Waktu
g. Nomor_telepon
h. Email
i. Nominal_budgeting
j. Jumlah_undangan
k. Alamat
l. Daftar_pesanan
m. Total_pesanan
n. Comments
o. Tanggal_pembuatan
p. Tanda_tangan
q. Daftar_opsi_budgeting
r. Opsi_vendor
9. Operator a. ID_operator Operator berfungsi dalam menginputkan data
b. ID_vendor vendor untuk opsi budgeting dan memberikan
c. Nama_operator informasi kepada vendor terkait status
d. Jenis_kelamin ketersediaan vendor di event organizer dot of
e. Alamat corner.
f. No_telepon
g. Email
h. Photo
10. Vendor a. ID_vendor Vendor berfungsi dalam menginputkan data
b. ID_operator vendor, list vendor, list harga vendor dan status
c. Nama_vendor ketersediaan vendor di event organizer dot of
d. Photo corner.
e. Status_ketersediaan_vendor
f. Alamat
g. Kontak
h. List_vendor
i. List_harga_vendor
j. Daftar_menu_vendor
k. Deskripsi
l. Opsi_vendor

D-2
LAMPIRAN E
ENTITY DESCRIPTION (ETTD)
Berikut ini pada tabel E-1 merupakan deskripsi dari entitas menu dari model data yang telah
dirancang untuk Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Tabel E- 1 Entity Description Menu


Deskripsi Entitas
Nama entitas : Menu
Pengguna Hak akses
Customer a. Melihat menu
b. Memilih menu
Staf marketing Menawarkan menu
Owner : Operator dan customer
Pertumbuhan setiap periode :
Setiap vendor mengakses menu untuk pembaharuan data vendor, terkait degan list vendor, list harga vendor, daftar menu vendor dan
status ketersediaan vendor
Keamanan :
Penggunaan username dan password
Catatan :
Menu yang di tampilkan menu ke pihak customer adalah menu yang tersedia dan bekerja sama antara vendor dan event organizer dot
of corner. Menu yang tersedia adalah menu vendor untuk resepsi pernikahan .

Pada tabel E-2 merupakan deskripsi dari entity description (ETTD) dari entitas staf marketing
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel E- 2 Entity Description Staf Marketing
Deskripsi Entitas
Nama entitas : Staf marketing
Pengguna Hak akses
Customer Melihat data staf marketing
Staf marketing Mengelola data staf marketing
Owner : staf marketing
Pertumbuhan setiap periode :
1 bulan update data
Keamanan :
Penggunaan username dan password
Catatan :
Penambahan record staf marketing, hanya dilakukan ketika terjadi penambahan staf marketing baru.

Pada tabel E-3 merupakan deskripsi dari entity description (ETTD) dari entitas transaksi pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel E- 3 Entity Description Transaksi
Deskripsi Entitas
Nama entitas : Transaksi
Pengguna Hak akses
Customer a. Melihat data transaksi
b. Memilih list vendor
c. Memilih daftar menu vendor
d. Menghapus pesanan
e. Mengisi nominal budgeting
f. Melihat data total pesanan
g. Mendapatkan project charter
Staf marketing Melihat data transaksi transaksi dan status transaksi
Owner Melihat data transaksi pemesanan resepsi pernikahan
Owner : customer, owner

E-1
Deskripsi Entitas
Pertumbuhan setiap periode :
Data transaksi bertambah, setiap customer memesan resepsi pernikahan.
Keamanan :
Penggunaan username dan password
Catatan :

Pada tabel E-4 merupakan deskripsi dari entity description (ETTD) dari entitas opsi budgeting
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel E- 4 Entity Description Opsi budgeting
Deskripsi Entitas
Nama entitas : Opsi budgeting
Pengguna Hak akses
Customer Memilih data opsi budgeting
Operator Mengelola data opsi budgeting
Owner : customer, operator
Pertumbuhan setiap periode :
Update / pembaharuan apabila ada data terbaru dari vendor
Keamanan :
Penggunaan username dan password
Catatan :
Customer berhak memilih opsi budgeting sesuai budgeting dan kebutuhan.

Pada tabel E-5 merupakan deskripsi dari entity description (ETTD) dari entitas project charter
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel E- 5 Entity Description Project charter
Deskripsi Entitas
Nama entitas : Project charter
Pengguna Hak akses
Customer Mendapatkan project charter
Owner Mendapatkan hasil rekapitulasi hasil transaksi
Owner : customer, owner
Pertumbuhan setiap periode :
Project charter di dapatkan bila pemesanan resepsi pernikahan bertambah
Keamanan : Penggunaan username dan password
Catatan :
Customer yang mendapatkan project charter, customer yang memesan resepsi pernikahan.

Pada tabel E-6 merupakan deskripsi dari entity description (ETTD) dari entitas operator pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel E- 6 Entity Description Operator
Deskripsi Entitas
Nama entitas : Operator
Pengguna Hak akses
Operator Mengelola data operator
Owner Melihat data operator
Owner : operator
Pertumbuhan setiap periode :
Owner mengelola data operator
Keamanan :
Penggunan username dan password
Catatan :

E-2
Pada tabel E-7 merupakan deskripsi dari entity description (ETTD) dari entitas vendor pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel E- 7 Entity Description Vendor
Deskripsi Entitas
Nama entitas : Vendor
Pengguna Hak akses
Customer Melihat daftar vendor
Operator Mengelola data vendor
Vendor Menginputkan data vendor, mengelola data vendor
Owner : vendor
Pertumbuhan setiap periode :
Setiap vendor mengakses menu dan memperbaharui data vendor
Keamanan :
Penggunan username dan password
Catatan :
Setiap update / pembaharuan data vendor untuk keseluruhan vendor.

E-3
LAMPIRAN F
ENTITY LIFE HISTORY (ELH)

Berikut ini pada gambar F-1 merupakan daur hidup entitas opsi budgeting pada Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Gambar F- 1 Entity Life History Opsi Budgeting

Berikut ini pada gambar F-2 merupakan daur hidup entitas staf marketing pada Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan

Gambar F- 2 Entity Life History Staf Marketing

F-1
Berikut ini pada gambar F-3 merupakan daur hidup entitas menu pada Sistem Informasi Inisiasi
Penyelenggaraan Pernikahan.

Gambar F- 3 Entity Life History Menu

Berikut ini pada gambar F-4 merupakan daur hidup entitas customer pada Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Gambar F- 4 Entity Life History Customer

F-2
Berikut ini pada gambar F-5 merupakan daur hidup entitas project charter pada Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Gambar F- 5 Entity Life History Project Charter

F-3
LAMPIRAN G
I/O STRUCTURE DIALOGUE

I/O Structure Dialogue merepresentasikan sebuah dialog antara fungsional sistem dengan
pengguna untuk mengetahui input dan output fungsional, berikut ini pada gambar G-1 merupakan I/O
Structure Dialogue dari penghitungan total pesanan di Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan
Pernikahan.

Gambar G- 1 I/O Structure Penghitungan Total Pesanan

Tabel G-1 merupakan I/O description Penghitungan Total Pesanan pada Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel G- 1 I/O Structure Description Penghitungan Total Pesanan
I/O Structure Description
I/O Structure Element Data Item Comment
Daftar pesanan a. ID Staf marketing
b. ID Pesanan
c. ID Customer
d. Nama pesanan
e. Jumlah pesanan
f. Keterangan pesanan
g. Daftar vendor
h. List vendor
i. List harga vendor
j. Daftar menu vendor
k. Total harga pesanan

G-1
l. Status persetujuan pesanan
Konfirmasi Persetujuan Pesanan a. ID Staf marketing
b. ID Pesanan
c. ID Customer
d. Nama pesanan
e. List vendor
f. Total harga pesanan
g. Status persetujuan pesanan
Project charter a. ID project_charter
b. ID customer
c. Nama project charter
d. Nama customer
e. Hari Tanggal pernikahan
f. Waktu
g. Nomor telepon
h. Email
i. Nominal budgeting
j. Jumlah undangan
k. Alamat
l. Daftar pesanan
m. Total pesanan
n. Comments
o. Tanggal pembuatan
p. Tanda tangan
q. Daftar opsi budgeting
r. Opsi vendor
Pengisian nominal budgeting a. ID Opsi Budgeting
b. ID Operator
c. ID Customer
d. Nominal budgeting

Tabel G-2 merupakan I/O description Opsi budgeting pada Sistem Informasi Inisiasi
Penyelenggaraan Pernikahan.

Gambar G- 2 I/O Structure Opsi Budgeting

G-2
Tabel G-2 merupakan I/O Structure Description Opsi Budgeting pada Sistem Informasi Inisiasi
Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel G- 2 I /O Structure Description Opsi Budgeting
I/O Structure Description
I/O Structure Element Data Item Comment
Konfirmasi Persetujuan Pesanan a. ID Staf marketing
b. ID Pesanan
c. ID Customer
d. Nama pesanan
e. List vendor
f. Total harga pesanan
g. Status persetujuan pesanan
Pengisian nominal budgeting a. ID Opsi Budgeting
b. ID Operator
c. ID Customer
d. Nominal budgeting

Pada gambar G.3 merupakan I/O Structure Description project charter pada Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman G-3.

Gambar G- 3 I/O Structure Project Charter

Tabel G-3 merupakan I/O description Penghitungan Project Charter pada Sistem Informasi
Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.
Tabel G- 3 I/O Structure Description Project Charter
I/O Structure Description
I/O Structure Element Data Item Comment

G-3
Daftar pesanan a. ID Staf marketing
b. ID Pesanan
c. ID Customer
d. Nama pesanan
e. Jumlah pesanan
f. Keterangan pesanan
g. Daftar vendor
h. List vendor
i. List harga vendor
j. Daftar menu vendor
k. Total harga pesanan
l. Status persetujuan pesanan
Project charter a. ID project charter
b. ID customer
c. Nama project charter
d. Nama customer
e. Hari Tanggal pernikahan
f. Waktu
g. Nomor telepon
h. Email
i. Nominal budgeting
j. Jumlah undangan
k. Alamat
l. Daftar pesanan
m. Total pesanan
n. Comments
o. Tanggal pembuatan
p. Tanda tangan
q. Daftar opsi budgeting
r. Opsi vendor
Customer a. ID Customer
b. Nama customer
c. Nama pasangan
d. Tanggal pernikahan
e. Alamat
f. No telepon
g. Email
h. Jenis kelamin
i. Photo
j. Jumlah undangan
k. Nama orang tua
l. Nominal_budgeting

G-4
LAMPIRAN H
PROTOTYPE PATHWAY
Berikut pada tabel H-1 merupakan prototype pathway dari pemesanan resepsi pernikahan pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan

Tabel H-1 Prototype Pathway Pemesanan Resepsi Pernikahan

Prototype Pathway
Function Name : Pemesanan Resepsi Pernikahan User Role : Customer
Prototype Pathway No. 001

H-1
Berikut pada tabel H-2 merupakan prototype pathway dari penghitungan total pesanan pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan

Tabel H-2 Prototype Pathway Penghitungan Total Pesanan

Prototype Pathway
Function Name : Penghitungan Total Pesanan User Role : Customer
Prototype Pathway No. 002

H-2
Berikut pada tabel H-3 merupakan prototype pathway dari pelayanan opsi budgeting pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan

Tabel H-3 Prototype Pathway Pelayanan Opsi Budgeting

Prototype Pathway
Function Name : Pelayanan Opsi Budgeting User Role : Customer
Prototype Pathway No. 003

H-3
Berikut pada tabel H-4 merupakan prototype pathway dari pengelolaan menu pada Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Tabel H-4 Prototype Pathway Pengelolaan Menu

Prototype Pathway
Function Name : Pengelolaan Menu User Role : Vendor
Prototype Pathway No. 005

H-4
Berikut pada tabel H-5 merupakan prototype pathway dari pembuatan opsi budgeting pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan

Tabel H-5 Prototype Pathway Pembuatan Opsi Budgeting

Prototype Pathway
Function Name : Pembuatan Opsi Budgeting User Role : Operator
Prototype Pathway No. 006

H-5
Berikut pada tabel H-6 merupakan prototype pathway dari rekapitulasi project charter pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan.

Tabel H-6 Prototype Pathway Rekapitulasi Project Charter

Prototype Pathway
Function Name : Rekapitulasi Project Charter User Role : Owner
Prototype Pathway No. 007

H-6
LAMPIRAN I
SCREENSHOOT PURWARUPA

Dibawah ini adalah Screenshoot Purwarupa dari Perancangan Sistem Informasi Inisiasi
Penyelenggaraan Pernikahan.

1. Screenshoot Purwarupa Log in

Screenshoot purwarupa log in dapat digunakan oleh customer, owner, vendor dan operator untuk
dapat masuk ke aplikasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan berdasarkan hak akses usernya dapat
dilihat pada gambar I-1.

Gambar I- 1 Screenshoot Purwarupa Login


I-1
2. Screenshoot Purwarupa untuk Customer

Screenshoot Purwarupa customer hanya dapat digunakan oleh customer yang sudah memiliki akun
dan customer dapat melihat vendor yang tersedia di inisiasi penyelenggaraan pernikahan, melakukan
pengisian identitas customer, melakukan pemilihan vendor dan menu vendor, mendapatkan informasi
total pesanan, melakukan pemilihan opsi budgeting dan mendapatkan project charter. Pada gambar I-2
s/d gambar I-47 adalah screenshoot purwarupa untuk customer yang dapat diakses oleh customer dapat
dilihat pada halaman I-1 s/d halaman I-47.

Gambar I- 2 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Customer


I-2
Pada gambar I-3 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor untuk customer pada Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-3.

Gambar I- 3 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor

I-3
Pada gambar I-4 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor gedung untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-4.

Gambar I- 4 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Gedung

I-4
Pada gambar I-5 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor gedung untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-5.

Gambar I- 5 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung

I-5
Pada gambar I-6 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor gedung untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-6.

Gambar I- 6 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung

I-6
Pada gambar I-7 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor gedung untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-7

Gambar I- 7 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung

I-7
Pada gambar I-8 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor gedung untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-8.

Gambar I- 8 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Gedung

I-8
Pada gambar I-9 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor catering untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-9.

Gambar I- 9 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Catering

I-9
Pada gambar I-10 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor catering untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-10.

Gambar I- 10 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Catering

I-10
Pada gambar I-11 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor dekorasi untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-11.

Gambar I- 11 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Dekorasi

I-11
Pada gambar I-12 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor dekorasi untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-12.

Gambar I- 12 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Dekorasi

I-12
Pada gambar I-13 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor dekorasi untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-13.

Gambar I- 13 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Dekorasi

I-13
Pada gambar I-14 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor perias untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-14.

Gambar I- 14 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Perias

I-14
Pada gambar I-15 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor perias untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-15.

Gambar I- 15 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Perias

I-15
Pada gambar I-16 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor perias untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-16.

Gambar I- 16 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Perias

I-16
Pada gambar I-17 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor music group untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-17.

Gambar I- 17 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Music Group

I-17
Pada gambar I-18 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor music group untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-18.

Gambar I- 18 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Music Group

I-18
Pada gambar I-19 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor music group untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-19.

Gambar I- 19 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Music Group

I-19
Pada gambar I-20 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor air conditioner untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-20.

Gambar I- 20 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Air Conditioner

I-20
Pada gambar I-21 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor air conditioner untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-21.

Gambar I- 21 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Air Conditioner

I-21
Pada gambar I-22 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor upacara adat untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-22.

Gambar I- 22 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Upacara Adat

I-22
Pada gambar I-23 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor upacara adat untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-23.

Gambar I- 23 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Upacara Adat

I-23
Pada gambar I-24 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor peralatan logistik untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-24.

Gambar I- 24 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Peralatan Logistik

I-24
Pada gambar I-25 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor peralatan logistic untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-25.

Gambar I- 25 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Peralatan Logistik

I-25
Pada gambar I- 26 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor Master of Ceremonies untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-26.

Gambar I- 26 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Master Of Ceremonies

I-26
Pada gambar I-27 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor master of ceremonies
untuk customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-27.

Gambar I- 27 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Master Of Ceremonies

I-27
Pada gambar I-28 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor master of ceremonies
untuk customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-28.

Gambar I- 28 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Master Of Ceremonies

I-28
Pada gambar I-29 ini adalah screenshoot purwarupa menu vendor video dan photo untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-29.

Gambar I- 29 Screenshoot Purwarupa Menu Vendor Video dan Photo

I-29
Pada gambar I-30 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi vendor video dan photo untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-30.

Gambar I- 30 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Vendor Video dan Photo

I-30
Pada gambar I-31 ini adalah screenshoot purwarupa pencatatan dan penghitungan pesanan
untuk customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-31.

Gambar I- 31 Screenshoot Purwarupa Pencatatan dan Penghitungan Pesanan

I-31
Pada gambar I-32 ini adalah screenshoot purwarupa menu opsi budgeting untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-32.

Gambar I- 32 Screenshoot Purwarupa Menu Opsi Budgeting

I-32
Pada gambar I-33 ini adalah screenshoot purwarupa menu opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-33.

Gambar I- 33 Screenshoot Purwarupa Menu Opsi Vendor

I-33
Pada gambar I-34 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-34.

Gambar I- 34 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-34
Pada gambar I-35 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-35.

Gambar I- 35 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-35
Pada gambar I-36 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-36.

Gambar I- 36 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-36
Pada gambar I-37 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-37.

Gambar I- 37 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-37
Pada gambar I-38 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-38.

Gambar I- 38 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-38
Pada gambar I-39 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-39.

Gambar I- 39 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-39
Pada gambar I-40 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-40.

Gambar I- 40 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-40
Pada gambar I-41 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-41.

Gambar I- 41 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-41
Pada gambar I-42 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-42.

Gambar I- 42 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-42
Pada gambar I-43 ini adalah screenshoot purwarupa deskripsi opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-43.

Gambar I- 43 Screenshoot Purwarupa Deskripsi Opsi Vendor

I-43
Pada gambar I-44 ini adalah screenshoot purwarupa penghitungan total pesanan untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-44.

Gambar I- 44 Screenshoot Purwarupa Penghitungan Total Pesanan

I-44
Pada gambar I-45 ini adalah screenshoot purwarupa project charter untuk customer pada Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-45.

Gambar I- 45 Screenshoot Purwarupa Project Charter

I-45
Pada gambar I-46 ini adalah screenshoot purwarupa hasil project charter untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-46.

Gambar I- 46 Screenshoot Purwarupa Hasil Project Charter

I-46
Pada gambar I-47 ini adalah screenshoot purwarupa hasil project charter untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-47.

Gambar I- 47 Screenshoot Purwarupa Hasil Project Charter

I-47
3. Screenshoot Purwarupa Owner

Screenshoot purwarupa owner dapat digunakan oleh owner untuk mendapatkan informasi project
charter dan transaksi pesanan dari aplikasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat dilihat pada
gambar I-48.

Gambar I- 48 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Owner

I-48
Pada gambar I-49 ini adalah screenshoot purwarupa beranda owner untuk mendapatkan
informasi dari project charter dan transaksi pesanan pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan
Pernikahan di halaman I-49.

Gambar I- 49 Screenshoot Purwarupa Beranda Owner


I-49
Pada gambar I-50 ini adalah screenshoot purwarupa rekapitulasi project charter untuk owner
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-50.

Gambar I- 50 Screenshoot Purwarupa Rekapitulasi Project Charter

I-50
Pada gambar I-51 ini adalah screenshoot purwarupa transaksi pesanan untuk owner pada Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-51.

Gambar I- 51 Screenshoot Purwarupa Transaksi Pesanan

I-51
Pada gambar I-52 ini adalah screenshoot purwarupa hasil transaksi pesanan pada Sistem
Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-52.

Gambar I- 52 Screenshoot Purwarupa Hasil Transaksi Pesanan

I-52
4. Screenshoot Purwarupa Vendor

Screenshoot purwarupa vendor dapat digunakan oleh vendor untuk menginputkan data vendor untuk
memberikan informasi ke customer melalui aplikasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat dilihat
pada gambar I-53.

Gambar I- 53 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Vendor

I-53
Pada gambar I-54 ini adalah screenshoot purwarupa menu pemilihan vendor untuk vendor pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-54.

Gambar I- 54 Screenshoot Purwarupa Menu Pemilihan Vendor

I-54
Pada gambar I-55 ini adalah screenshoot purwarupa penginputan vendor gedung untuk vendor
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-55.

Gambar I- 55 Screenshoot Purwarupa Penginputan Vendor Gedung

I-55
Pada gambar I-56 ini adalah screenshoot purwarupa penginputan vendor catering untuk vendor
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-56.

Gambar I- 56 Screenshoot Purwarupa Penginputan Vendor Catering

I-56
Pada gambar I-57 ini adalah screenshoot purwarupa penginputan vendor untuk vendor pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-57.

Gambar I- 57 Screenshoot Purwarupa Penginputan Vendor

I-57
5. Screenshoot Purwarupa Operator

Screenshoot purwarupa operator dapat digunakan oleh operator untuk menginputkan opsi budgeting
untuk memberikan informasi ke customer melalui aplikasi inisiasi penyelenggaraan pernikahan dapat
dilihat pada gambar I-58.

Gambar I- 58 Screenshoot Purwarupa Selamat Datang Operator

I-58
Pada gambar I-59 ini adalah screenshoot purwarupa beranda operator untuk operator pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-59.

Gambar I- 59 Screenshoot Purwarupa Beranda Operator

I-59
Pada gambar I-60 ini adalah screenshoot purwarupa menu pemilihan vendor untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-60.

Gambar I- 60 Screenshoot Purwarupa Menu Pemilihan Vendor

I-60
Pada gambar I-61 ini adalah screenshoot purwarupa pengisian opsi vendor gedung untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-61.

Gambar I- 61 Screenshoot Purwarupa Pengisian Opsi Vendor Gedung

I-61
Pada gambar I-62 ini adalah screenshoot purwarupa pengisian opsi vendor catering untuk
customer pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-62.

Gambar I- 62 Screenshoot Purwarupa Pengisian Opsi Vendor Catering

I-62
Pada gambar I-63 ini adalah screenshoot purwarupa pengisian opsi vendor untuk customer pada
Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-63.

Gambar I- 63 Screenshoot Purwarupa Pengisian Opsi Vendor

I-63
Pada gambar I-64 ini adalah screenshoot purwarupa hasil transaksi pesanan untuk customer
pada Sistem Informasi Inisiasi Penyelenggaraan Pernikahan di halaman I-64.

Gambar I- 64 Screenshoot Purwarupa Hasil Transaksi Pesanan

I-64
LAMPIRAN J
FAKTA TEMPAT PENELITIAN

Berikut ini merupakan lampiran bukti observasi yang dilakukan di Event Organizer Dot Of
Corner.

Gambar J- 1 Daftar Harga Paket Vendor


J-1
Gambar J- 2 Daftar Harga Paket Vendor

J-2
Gambar J- 3 Daftar Harga Paket Vendor

J-3
Gambar J- 4 Daftar Harga Paket Vendor

J-4
Gambar J- 5 Daftar Harga Paket Vendor
J-5
Gambar J- 6 Daftar Harga Paket Vendor

J-6
Gambar J- 7 Daftar Harga Paket Vendor

J-7
Gambar J- 8 Daftar Harga Paket Vendor

J-8
Gambar J- 9 Daftar Harga Paket Vendor

J-9
Gambar J- 10 Daftar Harga Paket Vendor

J-10