Anda di halaman 1dari 2

BIDANG KAJIAN DAN AKSI STRATEGIS

(KASTRAT)

Latar belakang

Mahasiswa adalah bagian kelompok pemuda yang memiliki kekhasan


tersendiri. Dalam konteks Indonesia, sejara pun mencatat peran-peran signifikan
dari pergerakan mahasiswa indonesia dalam momentum-momentum besar yang
terjadi dinegara ini. Dari masa prakemerdekaan sampai era reformasi sekarang ini
mahasiswa senantiasa memiliki vasilitas gerakan yang tidak ada habisnya.

Dalam peraturan pemerintahan No.30 tahun 1990 dijelaskan bahwa


mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada perguruan tinggi
tertentu. Mereka adalah orang-orang yang secara resmi menimba ilmu di
Universitas, Institut, maupun Sekolah Tinggi.

Panggilan mahasiswa dianggap sesuatu yang prestisius. Ia bukan sekedar


siswa lagi karena ada tambahan ‘maha’ sebelumnya. Lebih dari itu, identitas
tersebut tidak didapatkan dengan tiba-tiba, namun didapat dengan seleksi yang
super kuat. mahasiswa juga dapat berbagai gelar yaitu: ‘agent of change’, director
of change’, ‘creative minority’ calon pemimpin bangsa dan lain sebagainya.
Berbagai perubahan besar dalam persimpangan sejara negara ini senantiasa
menempatkan mahasiswa dalam posisi terhormat sebagai pahlawannya, bahkan
gerakan yang dibangun mahasiswa disebut sebagai pilar demokrasi yang kelima.

Penjabaran masalah

Berdasarkan latar belakang yang dibahas, Rantai pergerakan mahasiswa


lahir dari kondisi yang dihadapi masyarakat yang sudah tidak sesuai lagi dengan
cita-cita negara dan harapan masyarakat ada jarak terbentang antara realitas
dengan idealita yang diharapkan. Gerakan mahasiswa merespon berbagai situasi
dan kondisi tersebut atas dasar kesadaran moral, tanggung jawab intelektual,
pengabdian sosial dan kepedulian politiknya.
PEMBAHASAN

Mahasiswa merupakan bagian integral dari perguruan tinggi yang dikenal


sebagai simbol intelektualitas, maka pengabdian kepada masyarakat sesuai
kompetensi intelektualnya merupakan tanggung jawabnya secara moral dan secara
intelektual. Gerakan mahasiswa juga pada hakikatnya adalah gerakan intelektual
karena merupakan ciri khas yang inheren dalam diri mahasiswa sebagai kelas
menengah terdidik. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi gerakan ilmiah
yang dibangun diatas basis rasionalitas yang tangguh.

Mahasiswa menjadi tumpuan berbagai pihak. Mereka sering disebut


sebagai harapan bangsa, harapan negara, harapan masyarakat dan dianggap
sebagai jembatan nurani masyarakat banyak yang mampu mewakili aspirasi
masyarakat.

SOLUSI DAN LANGKA KONGKRET

Dengan adanya bidang kajian dan strategis dimana meruapak wadah yang
bertujuan untuk mebahas, menelaah dan menganalisis isu maupun permasalahan
yang sedang berkembang sehingga mencapai sasaran yang telah ditentuka. Oleh
karna itu mahasiswa dituntut untuk mampu menunjukan kadar intelektualnya
dengan mengajukan alternatif-alternatif solusi atas berbagai permasalahan.
Mahasiswa jangan sampai hanya mampu berteriak menolak tapi tak mampu
menyampaikan gagasan brilian dan ilmiah sebagai alternatif solusi. Mahasiswa
harus mampu memberikan kritik argumentatif sekaligus arahan perubahan sosial
yang sistematis dan metodologis.