Anda di halaman 1dari 3

1.

Pengertian evaluasi penganggaran


Menurut Hansen dan Mowen (2004:354), “anggaran adalah suatu rencana
kuantitatif dalam bentuk moneter maupun nonmoneter yang digunakan untuk
menterjemahkan tujuan dan strategi perusahaan dalam satuan operasi”. Kemudian
menurut Freeman dalam Nordiawan (2006:48), “anggaran adalah sebuah proses yang
dilakukan oleh organisasi sektor publik untuk mengalokasikan sumber daya yang
dimilikinya ke dalam kebutuhan-kebutuhan yang tidak terbatas”.
Anggaran sering juga disebut Perencanaan Keuangan merupakan rencana yang
disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter
yang meliputi seluruh kegiatan organisasi untuk periode tertentu dimasa yang akan
datang. Perencanaan Keuangan atau budget sering pula disebut rencana keuangan
Husein Umar (2003:354).
Anggaran merupakan satuan keuangan maupun non keuangan, yang berisi
komitmen dan disetujui oleh pihak yang berwenang, yang berisikan lima Budgetary
Goal Characteristics, yaitu Partisipasi Penyusunan Anggaran (Budgetary
Participation), Kejelasan Sasaran Anggaran (Budget Goal Clarity), Evaluasi
Anggaran (Budgetary Evaluation), Umpan Balik Anggaran (Budgetary Feedback),
dan Kesulitan Sasaran Anggaran (Budget Goal Difficulty) yang hanya dapat di ubah
dalam kondisi tertentu, kemudian secara berkala dibandingkan dan dianalisis serta
dijelaskan, pada umumnya dalam jangka waktu satu tahun.
Evaluasi mempunyai arti yang berhubungan terhadap hasil kebijakan program dan
evaluasi bersifat sistematis selama dilaksanakan dengan mempergunakan berbagai
pendekatan dasar untuk mengumpulkan bukti sahih dan Hadi dan Mutrofin (2005:34).
Menurut Kennis (1979:710) Evaluasi anggaran adalah tindakan yang dilakukan
untuk menelusuri penyimpangan atas anggaran ke departemen yang bersangkutan dan
digunakan sebagai dasar untuk penilaian kinerja departemen. Menurut Brownell et.al
dalam Arifin (2007:27) evaluasi yang bersifat punitive dapat menyebabkan rendahnya
motivasi, sebaliknya evaluasi yang bersifat supportive dapat menghasilkan sikap dan
tingkah laku positif.
Evaluasi anggaran pada dasarnya adalah proses membandingkan antara anggaran
yang disusun dengan pelaksanaannya, sehingga dari perbandingan ini dapat diketahui
penyimpangan-penyimpangan yang terjadi. Penyimpangan-penyimpangan yang
terjadi tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mengukur efisiensi serta penilaian
terhadap kinerja.
Evaluasi anggaran merupakan tindakan yang dilakukan untuk menelusuri
penyimpangan atas anggaran dengan cara membandingkan anggaran dengan
realisasinya dan digunakan sebagai dasar penilaian kinerja. Dimana apabila evaluasi
yang dilakukan bersifat punitive maka motivasi menjadi rendah, dan sebaliknya jika
evaluasi yang dilakukan bersifat supportive akan menghasilkan tingkah laku yang
positif dan dapat meningkatkan kinerja manajemen.

2. Siapa yang melakukan evaluasi penganggaran


Munawar (2006) menjelaskan evaluasi adalah penilaian yang dilakukan terhadap
anggaran yang telah disusun dan mengetahui seberapa besar penyimpangan yang telah
terjadi dapat ditelusuri sampai kepada para pelaksana anggaran yang bertanggung
jawab. Munawar (2006) menemukan bahwa evaluasi anggaran berpengaruh terhadap
perilaku aparat pemerintah daerah Kupang. Hal ini menunjukkan bahwa dalam
menyiapkan anggaran mereka selalu melakukan evaluasi kegiatan-kegiatan yang telah
diprogramkan, namun pada saat pelaksanaan mereka tidak melakukan evaluasi
terhadap kegiatan yang telah dilakukan sehingga membuat kinerja mereka menjadi
rendah.

Menurut Ginting (2009 : 31), evaluasi anggaran menunjuk pada luasnya


perbedaan anggaran yang digunakan kembali oleh individu pimpinan departemen dan
digunakan dalam evaluasi kinerja mereka.

Evaluasi anggaran menunjuk pada luasnya perbedaan anggaran yang digunakan


kembali oleh individu pimpinan dan digunakan dalam evaluasi kinerja aparat.

3. Hasil digunakan

Pentingnya aspek evaluasi anggaran diterapkan dalam rangka untuk melakukan


prospektif yang berkaitan dengan hasil evaluasi dan tindak lanjut dari penggunaan
anggaran yang dikelola oleh aparat pemerintah. Hasil evaluasi juga diharapkan
mampu memberikan informasi tentang perimbangan anggaran, alokasi anggaran dan
berbagai pengawasan subsidi anggaran yang diperuntukkan kepada pemerintah.

Data yang dianalisis, yaitu : a) Struktur Organisasi perusahaan, b) Proses


penyusunan anggaran, c) Pelaksanaan anggaran, d) Penyimpangan atau selisih
anggaran dan realisasinya, dengan membuat bagan kendali Shewart sebagai alat bantu
untuk mengetahui apakah penyimpangan biaya masih terkendali dan terakhir dengan
fungsi anggaran. Dari hasil analisis ini dapat diketahui apakah hasil evaluasi tersebut
menunjukkan feedback yang baik terhadap fungsi anggaran yang sesungguhnya atau
belum.

Hasil evaluasi mengenai anggaran juga perlu ditinjau berdasarkan penanganan


masalah berdasarkan pelaksanaan program dan kegiatan yang ada. Selama ini evaluasi
atas penggunaan anggaran sangat berdampak positif untuk mempengaruhi hasil
kegiatan penganggaran yang teralokasikan sesuai dengan besarnya pemberian
anggaran dan penilaian tentang hasil bagi dari kegiatan pengelolaan.

Mengevaluasi dari setiap kegiatan penganggaran mempunyai efek positif terhadap


kemampuan aparat dalam menilai, memanfaatkan dan mengelola anggaran yang
diterapkan secara terencana, terarah dan tersusun sesuai dengan kinerja aparat dalam
pengelolaan yang tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga anggaran tidak ada yang
terlambat cair dan mudah dimanfaatkan dan digunakan untuk kegiatan pembangunan.
Apabila evaluasi dilakukan secara terencana dengan pengawasan yang terukur, akan
berdampak terhadap kinerja aparat dalam pengelolaan anggaran.
DAFTAR PUSTAKA

Kurrohman, Taufik. 2013. Evaluasi Penganggaran Berbasis Kinerja Melalui


Kinerja Keuangan Yang Berbasis Value For Money Di Kabupaten/Kota Di Jawa
Timur. Jurnal Dinamika Akuntansi Vol. 5, No. 1, pp. 1-11.

Artini, Ni Wayan Sri Yoni. 2015. Evaluasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja
Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar. Jurnal Manajemen & Bisnis,
Volume 12 Nomor 1.

Jalaluddin, dkk. 2009. Pengaruh Partisipasi Anggaran, Kejelasan Tujuan


Anggaran, Dan Evaluasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah (
Studi Empiris pada Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Banda Aceh ).
Jurnal Telaah & Riset Akuntansi Vol. 2, No. 1 Hal. 44-53.

Salbiah, dkk. 2012. Pengaruh Evaluasi Anggaran Terhadap Kinerja Satuan Kerja
Perangkat Daerah (Skpd) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi, Vol.
15, No. 2.