Anda di halaman 1dari 9

KEPUTUSAN DIREKTUR RSI MASYITHOH BANGIL

Nomor : 124/RSI.M/SK/Dir/7/2019

TENTANG
SUSUNAN PENGURUS KOMITE KEPERAWATAN RSI MASYITHOH
PERIODE 2019 - 2023

DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM MASYITHOH

Menimbang : a. bahwa dalam rangka penyelenggaraan profesi staf keperawatan dan


meningkatkan profesionalisme, pembinaan etik dan disiplin tenaga
keperawatan, serta menjamin mutu pelayanan kesehatan dan melindungi
keselamatan pasien perlu dibentuk Komite Keperawatan;
b. bahwa pelaksanaan keperawatan dapat terlaksana dengan baik, perlu
adanya kebijakan Direktur RSI Masyithoh sebagai landasan bagi
penyelenggaraan Komite keperawatan;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan b,
perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur RSI Masyithoh;

Mengingat : 1. Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;


2. Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit;
3. Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan;
4. Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2009, pasal, 40 ayat 1 tentang
Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Rumah Sakit;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/Mekes/SK/II/ 2008 tentang
Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;
6. Peraturan Menteri kesehatan No. 40 Tahun 2017 tentang Jenjang Karir
Keperawatan;
7. Nota dinas nomor B-19.IN/ND/RSIM/Kom-Kep/07/2019 tentang ;
Permohonan penerbitan SK Pengurus Komite Keperawatan periode 2019
– 2023;

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RSI MASYITHOH TENTANG


SUSUNAN PENGURUS KOMITE KEPERAWATAN RSI
MASYITHOH PERIODE 2019 - 2023
KESATU :
Mencabut SK nomor 006/RSI.M/SK-Dir/II/2016 tentang Pengurus Komite Keperawatan RSI
Masyithoh Periode Tahun 2016 – 2021.
KEDUA :
Menetapkan Susunan Pengurus Komite Keperawatan RSI Masyithoh Periode 2019 - 2023.
KETIGA :
Dalam melaksanakan tugasnya komite keperawatan bertanggung jawab kepada Direktur
melalui Ketua komite keperawatan RSI Masyithoh.
KEEMPAT :
Segala biaya yang dikeluarkan akibat pelaksanaan Surat Keputusan ini dibebankan pada dana
yang tersedia di RSI Masyithoh
KELIMA :
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai ada keputusan dan evaluasi lainnya.
Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Bangil
Pada Tanggal : 19 Juli 2019
DIREKTUR RSI MASYITHOH

Dr. dr. H. HANDAYANTO, MM


NIK. 00.1.002
LAMPIRAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RSI MASYITHOH
NOMOR : 124/RSI.M/SK/Dir/7/2019
TENTANG : SUSUNAN PENGURUS KOMITE
KEPERAWATAN RSI MASYITHOH PERIODE
2019 – 2023

SUSUNAN PENGURUS KOMITE KEPERAWATAN RSI MASYITHOH


PERIODE 2019 - 2023

Ketua : Ns. Nanang Riono Wahyudi, S.Kep.


Sekretaris : Ucik Agustina, AMd. Kep.
Bendahara : Nina Rahmawati, AMd. Kep
Sub Komite :
I. Sub Komite Kredensial
Ketua : Idawati, S.Kep.
Anggota :
1. Luluk Puji Astuti, AMd. Keb.
2. Ns. Lualik Mutilah, S,Kep.
3. Ns. Yenny Purwanti, S.Kep. M.Kes.
4. Ns. Nanang Riono Wahyudi, S.Kep

II. Sub Komite Mutu Profesi


Ketua : Ns. Suhandik Puryanto, S.Kep.
Anggota :
1. Roichatul Jannah, S.Kep.
2. Ns. Lualik Mutilah, S,Kep.
3. Nor Fatimah, AMd.Kep.
4. Yuli Nur Faridah, AMd.Keb
5. Nina Rahmawati, AMd.Kep.

III. Sub Komite Etik Dan Disiplin Profesi


Ketua : Ainus Shobah, S.Kep.
Anggota :
1. Ummu Zuhroh, S.Kep
2. Elok Fitriyah AMd. Kep.
3. Bilqis, AMd. Keb.
4. Ns. Siti Farida Hartatik, S.Kep
URAIAN TUGAS DAN WEWENANG

1. Ketua
Ketua menjalankan tugas pokok dan fungsinya yaitu sebagai berikut :
a. Memberikan motivasi, dukungan, bimbingan dan arahan kepada sub komite
b. Memberikan masukan kepada bidang keperawatan dan direktur rumah sakit terhadap
ketenagaan, sistem dan standar pelayanan keperawatan
c. Bersama pengurus lain dan anggotanya menyususn rencana program komite keperawatan
d. Mengesahkan rencana program komite ke direktur rumah sakit dan mensosialisasikan
dengan bidang keperawatan dan anggota komite keperawatan
e. Terlibat langsung dalam pembuatan, pengembangan dan evaluasi standar praktek
keperawatan
f. Memfasilitasi dalam penyusunan, pelaksanaan pengembangan profesi keperawatan
g. Terlibat langsung dalam penyusunan standar etik, evaluasi penerapan kode etik profesi
dan proses pembinaan
h. Memberikan rekomendasi terhadap pemecahan masalah keperawatan
i. Berkoordinasi dengan bidang keperawatan dalam pelaksanaan, evaluasi standar praktek
keperawatan, penerapan etik profesi dan peningkatan profesionalisme tenaga
keperawatan
j. Melakukan kajian berbagai isu yang berkembang dan merujuk ke sub komite yang sesuai
k. Memberikan pertimbangan tentang penempatan tenaga keperawatan di rumah sakit
l. Memantau kegiatan/ program kerja dari sub komite
m. Menjalin hubungan dengan organisasi profesi nasional seperti PPNI dan IBI

2. Sekretaris
Sekretaris mempunyai tugas pokok dan fungsinya yaitu sebagai berikut :
a. Melaksanakan kegiatan tatausaha/kesekretariatan dan kerumahtanggaan komite
keperawatan
b. Membuat agenda kerja bersama ketua komite dan sub komite keperawatan
c. Menyusun dan memfasilitasi proses pelaksanaan program komite keperawatan
d. Melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan kegiatan komite keperawatan
e. Membuat dan mengedarkan undangan rapat-rapat yang terkait dengan komite
keperawatan
f. Membuat notulen rapat dan membuat laporan kepada pihak terkait
g. Mengendalikan surat masuk dan keluar komite keperawatan
h. Melaksanakan tugas pencatatan ide-ide atau masukan dari anggota komite keperawatan
untuk ditindak lanjuti dalam rapat komite keperawatan
i. Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan oleh ketua/wakil ketua komite keperawatan yang
berkaitan dengan lingkup tanggung jawab sebagai sekretaris komite.

3. Bendahara
Bendahara mempunyai tugas pokok dan fungsi adalah sebagai berikut :
a. Melakukan perencanaan dan pengendalian pendanaan komite keperawatan dalam
pelaksanaan tugas komite dan hal-hal lain yang terkait dengan pengelolaan keuangan
komite keperawatan
b. Melakukan pencatatan dan pembukuan serta mengumpulkan bukti keuangan
c. Memberikan informasi perkembangan keuangan komite keperawatan
d. Mengikuti rapat-rapat komite keperawatan
e. Melakukan koordinasi dengan ketua/wakil ketua komite dalam pelaksanaan keuangan
komite keperawatan
f. Mengumpulkan berkas pelaporan keuangan komite keperawatan
g. Mempersiapkan laporan keuangan bulanan, triwulanan dan tahunan sesuai dengan sistem
dan prosedur yang berlaku dilingkungan komite
h. Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan oleh ketua/wakil ketua komite keperawatan yang
berkaitan dengan lingkup tanggung jawab sebagai bendahara komite.

4. Sub.Komite Kredensial
Uraian tugas pokok dan fungsi dari Sub.Komite Kredensial adalah sebagai berikut :
a. Tugas
1) Menyusun porto folio untuk perkembangan professional
2) Menentukan komponen standar kredensial :
 Ijazah
 STR (surat tanda registrasi)
 Sertifikat pelatihan
 Surat tidak terlibat kriminal
 Surat pernyataan memiliki pengetahuan atau ketrampilan khusus yang diuraikan
dalam uraian tugas (bagi perawat yang sudah bekerja)
 Surat peryataan telah menyelesaikan program orientasi rumah sakit / orientasi di
unit tertentu
 Surat hasil pemeriksaan kesehatan (sesuai ketentuan)
3) Menentukan tahapan proses kredensial :
 Perawat mengajukan permohonan untuk memperoleh kewenangan klinis dengan
metode self assessment
 Sub komite mengkaji dan memberikan rekomendasi tindakan keperawatan yang
diajukan oleh pemohon
 Merancang program kredensial sesuai dengan jenjang kompetensi keahlian
 Menentukan jenis pendidikan formal dan pelatihan yang dapat diakui untuk
menunjang kompetensi
 Melaporkan hasil assessment dan pemeriksaan serta memberikan rekomendasi
kewenangan klinik kepada komite keperawatan
 Melakukan pemulihan kewenangan klinik
 Melakukan kredensial ulang secara berkala sesuai waktu yang ditetapkan
 Melakukan penegakan disiplin profesi keperawatan
 Melakukan pembinaan etika keperawatan
 Membantu menyelesaikan masalah-masalah dari dalam/luar meliputi pelanggaran
disiplin dan etik dalam pelayanan asuhan keperawatan melalui panitia panel
keperawatan.
 Memberikan pertimbangan dalam mengambil keputusan etis dalam asuhan
keperawatan.
1. Kewenangan
Sub komite kredensial dan disiplin mempunyai kewenangan menilai dan memutuskan
kewenangan klinis yang adekuat sesuai dengan kompetensi yang dimiliki setiap tenaga
keperawatan sesuai jenjang karir dan melakukan penegakan disiplin.
2. Mekanisme kerja
 Mempersiapkan kewenangan klinis mencakup kompetensi sesuai area (12
kompetensi kunci)
 Menyusun kewenangan klinis dengan kriteria : pendidikan, lisensi, prestasi
penjagaan dan peningkatan mutu pelayanan keperawatan, status personal, status
kesehatan serta tidak pernah terlibat dalam tindak kriminal dan kekerasan jika
melakukan praktek mandiri, dapat menjelaskan pola praktik dan implementasinya.
 Melakukan assessment kewenangan klinis dengan berbagai metode yang
disepakati.
 Membuat keputusan untuk memberikan kewenangan klinik dengan memberikan
rekomendasi kepada komite keperawatan.
 Melakukan pembinaan dan pemulihan kewenangan klinik secara berkala.
 Melakukan kredensial ulang secara berkala sesuai waktu yang ditetapkan
 Melakukan prosedur penegakan disiplin profesi dengan tahapan :
a) Mengidentifikasi sumber laporan
b) Pemeriksaan melalui panel disiplin profesi dengan proses pembuktian
(datangkan saksi ahli bila diperlukan) secara tertutup dan rahasia
c) Membuat keputusan: Keputusan diambil melalui panel, bila yang bersangkutan
keberatan maka dapat melekukan pembelaan dengan bukti-bukti, dan dipanelkan
kembali untuk memutuskannya.
d) Memberikan tindakan disiplin profesi keperawatan berupa :
 Teguran
 Peringatan tertulis
 Pembatasan dan pencabutan wewenang sementara/selamanya dan bekerja
dibawah supervisi
a. Memberikan keputusan kepada yang bersangkutan melalui direktur atas ajuan dari
sub komite kredensial dan disiplin berbentuk surat rekomendasi komite
keperawatan
e) Melakukan pembinaan profesionalisme keperawatan dan kebidanan dengan cara
:
 Terus menerus
 Terprogram
 Metode yang dilakukan : diskusi, ceramah, lokakarya simposium, bedside
teaching, refleksi diskusi kasus disesuaikan dengan SDM yang tersedia
 Ada kerjasama dengan bidang keperawatan,diklat dan organisasi
keperawatan lain yang terkait.

5. Sub.Komite Mutu Keperawatan


Uraian tugas pokok dan fungsi dari Sub.Komite Mutu Keperawatan adalah sebagai berikut:
a. Tugas
1) Menyusun dan merevisi rencana peningkatan mutu keperawatan dan kebidanan
2) Memantau dan memastikan kepatuhan perawat / bidan terhadap SAK dan SPO
3) Menyusun data dasar profil perawat / bidan sesuai area praktik
4) Melakukan pendataan kompetensi perawat / bidan sesuai jenjang karir pada setiap area
praktik
b) Mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pengembangan
profesional berkelanjutan (continuing professional development/ CPD) tenaga
keperawatan dan kebidanan berkoordinasi dengan bidang keperawatan.
c) Melakukan audit keperawatan
d) Melakukan koordinasi dengan unit mutu rumah sakit, untuk telaah temuan kualitas
sehingga dapat dilakukan tindak lanjut perubahan mutu
e) Mengadakan pertemuan ilmiah, pelatihan internal rumah sakit, berdasarkan hasil
assesment kompetensi dan kemajuan IPTEK
f) Mengadakan kegiatan ilmiah, pelatihan di luar rumah sakit bagi perawat sesuai area
praktik pada setiap jenjang karir.
g) Memfasilitasi proses pendampingan “couch” (preceptorship/ mentorship) selama
melaksanakan praktik keperawatan/ kebidanan
5) Mengidentifikasi perubahan kompetensi berdasarkan fakta melalui kaji ulang
Mempersiapkan bahan SAK dan SPO
6) Merevisi dan Menyusun SAK dan SPO keperawatan dan kebidanan
7) Mengevaluasi dan meningkatkan mutu dokumentasi keperawatan dan kebidanan
8) Menciptakan model dokumentasi yang simpel, mudah dan kompeten
9) Menyusun dan mengembangkan Metode Asuhan Keperawatan Profesional di RSI
Masyithoh
b. Kewenangan
Melaksanakan assesment, merencanakan, mempertahankan, mengembangkan mutu
profesi setiap tenaga keperawatan dan kebidanan
c. Mekanisme Kerja
1) Melakukan koordinasi dengan bidang keperawatan untuk memperoleh data dasar
tentang profil tenaga keperawatan dan kebidanan
2) Mengidentifikasi kesenjangan kompetensi sesuai dengan perkembangan IPTEK,
kesenjangan tersebut menjadi dasar perencanaan baik dilakukan di dalam maupun di
luar rumah sakit
3) Melakukan koordinasi dengan supervisor, CE (clinic Educator), melakukan “couch”
bimbingan (preceptor/mentorship) selama melaksanakan praktek
4) Melakukan audit keperawatan dan pembahasan kasus
5) Mengidentifikasi fenomena klinik, telaah kompetensi perawat sebagai bahan
mengadakan perbaikan mutu pelayanan keperawatan
6) Memberikan masukan kepada bidang keperawatan, direktur untuk pengembangkan
SDM dalam hal peningkatan dan mempertahankan kompetensi.
7) Melakukan pembinaan profesionalisme keperawatan dan kebidanan dengan cara :
 Terus menerus
 Terprogram
 Metode yang dilakukan : diskusi, ceramah, lokakarya simposium, bedside teaching,
refleksi diskusi kasus disesuaikan dengan SDM yang tersedia
8) Ada kerjasama dengan bidang keperawatan,diklat dan organisasi keperawatan lain
yang terkait.
6. Sub. Komite Etik Dan Disiplin Profesi
Uraian tugas pokok dan fungsi dari Sub. Komite Pelayanan dan Dokumentasi Keperawatan
adalah sebagai berikut :
a. Tugas
1) Menyusun Standar Etik Profesi, hak dan kewajiban perawat/ bidan, hak dan kewajiban
pasien, peraturan rawat inap dan mensosialisakannya
2) Memberikan pertimbangan rencana pengelolaan, pengadaan dan penggunaan alat-alat
kesehatan serta linen untuk pelayanan keperawatan
b. Kewenangan
Meningkatkan mutu dokumentasi keperawatan/kebidanan, mewujudkan SAK dan SPO
yang kompeten
a) Mekanisme kerja
1) Mengevaluasi metode asuhan keperawatan, dokumentasi keperawatan dan kebidanan,
kepatuhan pelaksanaan SPO, standar asuhan keperawatan, protokol keperawatan dan
pedoman yang berlaku dilingkungan rumah sakit.
2) Memantau dan menilai pelaksanaan standar asuhan keperawatan serta bekerja sama
dengan sub komite mutu dalam mengembangkan ke bentuk yang lebih komprehensif.

Ditetapkan di : Bangil
Pada Tanggal : 19 Juli 2019
DIREKTUR RSI MASYITHOH

Dr. dr. H. HANDAYANTO, MM


NIK. 00.1.002