Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN PRATIKUM

BIODEVERSITAS

Oleh:

Gusti Agung Anintiya Nofianti

NPM: 1603010299

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS HINDU INDONESIA

2018
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan
tepat pada waktunya.
Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak
untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh
karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang
telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh
karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat
membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan
makalah selanjutnya.

Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.

Tabanan, 1 Juli 2018

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah, diantaranya adalah hutan tropis
yang mempunyai keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna. Sumber daya flora di wilayah
Indonesia diperkirakan sekitar 30-40 ribu spesies, diantaranya dikatagorikan sebagai tumbuhan
obat.
Saat ini, masyarakat semakin luas menggunakan tumbuhan obat dalam mengatasi masalah
kesehatannya dari pada menggunakan obat-obatan moderen. Hal ini menandai adanya kesadaran
untuk kembali ke alam (back to nature), dengan memanfaatkan produk-produk alami yang
diyakini memiliki efek samping yang relatif lebih rendah dibandingkan obat moderen.
Sejak lama masyarakat telah mengenal dan menggunakan obat-obatan alamiah yang
berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan, dan mineral. Mereka meramu dan meraciknya sendiri
atas dasar pengalaman yang diwariskan secara turun-temurun oleh generasi sebelumnya.
Suku zingiberaceae sejak lama dikenal sebagai tanaman obat, diantaranya memiliki efek
farmakologis dan telah banyak mengobati berbagai macam penyakit.

Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang penelitian tersebut di atas, maka permasalahan pokok yang
dapat dirumuskan dan menjadi kajian dalam penulisan makalah ini adalah: “Apa saja yang
termasuk dari golongan zingiberaceae termasuk klasifikasi, morfologi dan manfaatnya ”.

Maksud dan Tujuan Penulisan


Maksud dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas Pratikum.
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1. Untuk mengetahui apa saja yang termasuk kedalam zingiberaceae termasuk klasifikasi,
morfologi dan manfaatnya ”.

Kegunaan Penulisan
Dengan penulisan makalah ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan
bagi penulis ataupun pembaca dan menjadi referensi bagi penulis lain.
BAB II
PEMBAHASAN

1. Temu Putih
Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Marga : Curcuma
Jenis : Curcuma zedoaria (Berg.) Rosc.

Morfologi tanaman
Tumbuhan ini berupa terna tahunan, tinggi mencapai 2 m, tumbuh tidak berkelompok. Daun
berbentuk lanset memanjang berwarna merah lembayung di sepanjang tulang tengahnya.
Bunga keluar dari rimpang samping, menjulang ke atas membentuk bongkol bunga yang
besar. Mahkota bunga berwarna putih, dengan tepi bergaris merah tipis atau kuning.
Rimpang berwarna putih atau kuning muda, rasa sangat pahit .

Manfaat :
Pada pengobatan Cina, Curcuma zedoaria telah digunakan pada treatment kanker serviks.

2. Temulawak
Regnum : Plantae
Divisi : Sphermatophyta
Subdivisi : Angiospemae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Marga : Curcuma
Jenis : Curcuma xanthorihiza Roxb

Morfologi Temulawak

Temulawak termasuk jenis tumbuh-tumbuhan herba yang batang pohonnya berbentuk


batang semu dan tingginya dapat mencapai 2 sampai 2,5 meter berwarna hijau atau
cokelat gelap. Pelepah daunnya saling menutupi membentuk batang Daunnya bundar
panjang , mirip daun pisang, tiap batang mempunyai daun 2-9 helai dengan bentuk
bundar memanjang sampai bangun lanset, warna daun hijau atau coklat keunguan terang
sampai gelap, panjang daun 31-84 cm dan lebar 10-18 cm, panjang tangkai daun
termasuk helaian 43-80 cm. Mulai dari pangkalnya sudah memunculkan tangkai daun
yang panjang berdiri tegak.

Manfaat

1. Memelihara Fungsi Hati


2. Mengurangi Radang Sendi
3. Melawan Penyakit Kanker
4. Menurunkan Lemak Darah
5. Mengatasi Masalah Pencernaan
6. Melancarkan ASI
3. Bangle

Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Kelas : Monocotyledoneae
Bangsa : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Marga : Zingiber
Jenis : Zingiber montanum
Sinonim : Zingiber purpureum Roscoe, Zingiber cassumunar Roxb
Morfologi

Bangle tumbuh di daerah Asia tropika, dari India sampai Indonesia. Di Jawa
dibudidayakan atau ditanam di pekarangan pada tempat-tempat yang cukup mendapat
sinar matahari, mulai dari dataran rendah sampai 1.300 m dpi. Pada tanah yang tergenang
atau becek, pertumbuhannya akan terganggu dan rimpang cepat membusuk. Herba
semusim, tumbuh tegak, tinggi 1-1,5 m, membentuk rumpun yang agak padat, berbatang
semu, terdiri dari pelepah daun yang dipinggir ujungnya berambut sikat. Daun tunggal,
letak berseling. Helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata,
berambut halus, jarang, pertulangan menyirip, panjang 23–35 cm, lebar 20–40 mm,
warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk, bentuk tandan, keluar di ujung batang,
panjang gagang sampai 20 cm. Bagian yang mengandung bunga bentuknya bulat telur
atau seperti gelendong, panjangnya 6–10 cm, lebar 4–5 cm. Daun kelopak tersusun
seperti sisik tebal, kelopak bentuk tabung, ujung bergerigi tiga, warna merah menyala.
Bibir bunga bentuknya bundar memanjang, warnanya putih atau pucat. Bangle
mempunyai rimpang yang menjalar dan berdaging, bentuknya hampir bundar sampai
jorong atau tidak beraturan, tebal 2–5 mm. Permukaan luar tidak rata, berkerut, kadang-
kadang dengan parut daun, warnanya coklat muda kekuningan, bila dibelah berwarna
kuning muda sampai kuning kecoklatan. Rasanya tidak enak, pedas dan pahit. Bangle
digolongkan sebagai rempah-rempah yang memiliki khasiat obat. Panenan dilakukan
setelah tanaman berumur satu tahun. Perbanyakan dengan stek rimpang.

Manfaat

Demam, masuk angin


Perut mules
Sakit kepala karena demam
Sakit kuning,

4. Lengkuas
 Lengkuas (Alpinia galanga)
 Klasifikasi ilmiah
 Kerajaan: Plantae
 Divisi: Magnoliophyta
 Kelas: Liliopsida
 Ordo: Zingiberales
 Famili: Zingiberaceae
 Upafamili: Alpinioideae
 Bangsa: Alpinieae
 Genus: Alpinia
 Spesies: A. galanga

Morfologi Lengkuas

Tegak yang tingginya 2 m atau lebih. Batangnya yang muda keluar sebagai tunas dari pangkal
batang tua. Seluruh batangnya ditutupi pelepah daun. Batangnya ini bertipe batang semu.
Daunnya tunggal, bertangkai pendek, berbentuk daun lanset memanjang, ujungnya runcing,
pangkalnya tumpul, dan tepinya rata. Ukurannya daunnya adalah: 25-50 cm × 7-15 cm. Pelepah
daunnya berukuran 15-30 cm, beralur, dan berwarna hijau

Perbungaannya majemuk dalam tandan yang bertangkai panjang, tegak, dan berkumpul di ujung
tangkai. Jumlah bunga di bagian bawah lebih banyak daripada di atas tangkai, dan berbentuk
piramida memanjang. Kelopak bunganya berbentuk lonceng, berwarna putih kehijauan. Mahkota
bunganya yang masih kuncup pada bagian ujung warnanya putih, dan bawahnya berwarna hijau.
Buahnya termasuk buah buni, bulat, keras, dan hijau sewaktu muda, dan coklat, apabila sudah
tua.

Umbinya berbau harum, ada yang putih, juga ada yang merah. Menurut ukurannya, ada yang
besar juga ada yang kecil. Karenanya, dikenal 3 kultivar yang dibedakan berdasarkan warna dan
ukuran rimpangnya.[2] Rimpangnya ini merayap, berdaging, kulitnya mengkilap, beraroma khas,
ia berserat kasar, dan pedas jika tua. Untuk mendapatkan rimpang muda yang belum banyak
seratnya, panen dilakukan pada saat tanaman berusia 2,5-4 bulan

Manfaat Lengkuas
Kanker lambung
Leukemia
Melanoma
Kanker pankreas
Kanker usus besar
Kanker payudara
Kanker Hati

5. Kecombrang
Kerajaan: Plantae

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Liliopsida

Ordo: Zingiberales

Famili: Zingiberaceae

Genus: Etlingera

Spesies: E. elatior

Morfologi

Honje berwarna kemerahan seperti jenis tanaman hias pisang-pisangan. Jika batangnya sudah
tua, bentuk tanamannya mirip jahe atau lengkuas, dengan tinggi mencapai 5 m.
Batang-batang semu bulat gilig, membesar di pangkalnya; tumbuh tegak dan banyak, berdekat-
dekatan, membentuk rumpun jarang, keluar dari rimpang yang menjalar di bawah tanah.
Rimpangnya tebal, berwarna krem, kemerah-jambuan ketika masih muda. Daun 15-30 helai
tersusun dalam dua baris, berseling, di batang semu; helaian daun jorong lonjong, 20-90 cm ×
10-20 cm, dengan pangkal membulat atau bentuk jantung, tepi bergelombang, dan ujung
meruncing pendek, gundul namun dengan bintik-bintik halus dan rapat, hijau mengkilap, sering
dengan sisi bawah yang keunguan ketika muda.

Bunga dalam karangan berbentuk gasing, bertangkai panjang 0,5-2,5 m × 1,5-2,5 cm, dengan
daun pelindung bentuk jorong, 7-18 cm × 1-7 cm, merah jambu hingga merah terang, berdaging,
melengkung membalik jika mekar. Kelopak bentuk tabung, panjang 3-3,5 cm, bertaju 3, terbelah.
Mahkota bentuk tabung, merah jambu, hingga 4 cm. Labellum serupa sudip, sekitar 4 cm
panjangnya, merah terang dengan tepian putih atau kuning.

Buah berjejalan dalam bongkol hampir bulat berdiameter 10-20 cm; masing-masing butir 2-2,5
cm besarnya, berambut halus pendek di luarnya, hijau dan menjadi merah ketika masak. Berbiji
banyak, coklat kehitaman, diselubungi salut biji (arilus) putih bening atau kemerahan yang
berasa masam.

Manfaat

Obat Sakit Telinga


Memperbanyak ASI
6. Languas galanga (Lengkuas)

Morfologi
Languas galanga yang biasanya disebut lengkuas dengan family zingiberaceae, memiliki
batang yang termodifikasi menjadi akar dan tumbuh ke dalam tanah. Semua daun dari
lengkuas seakan-akan keluar dari bagian atas akarnya dan tersusun rapat satu sama lain yang
merupakan suatu roset akar (rosula), (Gembong, 1985).
Klasifikasi:

Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Class : Monocotyledoneae
Ordo : Zingiberales
Family : Zingiberaceae
Genus : Languas
Spesies : Languas galangal

Manfaat

Mengobati panu, serta bersifat antifungi dan anti bakteri.

7. Gandasuli
Klasifikasi Tanaman Gandasuli

Kingdom : Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Super Divisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae
Genus: Hedychium
Spesies: Hedychium coronarium Koenig

Morfologi Tanaman Gandasuli

Tanaman gandasuli merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga suku jahe-jahean
(Zingiberaceae). Tanaman gandasuli ini tanaman kecil dengan ukuran 1,5 - 2 m. Tanaman
gandasuli memiliki helaian daun berbentuk runcing dengan panjang 7-55 cm dengan lebar 3-
5 cm. Batang tanaman gandasuli melingkar di penampang, kuat, tidak bercabang, kemerahan
di bawah batang dan tertutup oleh lembar daun, satu untuk setiap ruas. Bunga tanaman
gandasuli ini majemuk berwarna putih dan berbau wangi. Akar tanaman gandasuli berbentuk
rimpang dengan ukuran 2,5 cm - 5 cm. Tanaman gandasuli berkembang biak dengan akar
rimpang. Habitat tanaman gandasuli berada pada dataran rendah hingga ketinggian 2500
mdpl dengan sinar matahari yang cukup dan curah yang sedang.
Manfaat Gandasuli

1. Gangguan pada saluran cerna (dispepsia)


2. Demam nifas
3. Pegal linu
4. Siklus menstruasi tidak teratur (amenorrhea)
5. Influenza dan sakit kepala

8. Serai Wangi
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Superdivision : Spermatophyta
Division : Magnoliophyta
Class : Liliopsida
Subclass : Commelinidae
Order : Cyperales
Family : Poaceae
Genus : Cymbopogon Spreng.
Species : Cymbopogon winterianus

Morfologi Cymbopogon winterianus:

Bunga
Tanaman sereh jarang memiliki bunga. Kalaupun ada bunga tanaman sereh ini tidak
mempunyai mahkota, mengandung banyak bulir, yang berkembang sempurna hanya satu
sedangkan yang lain bertangkai jantan atau mandul dan tandan besar.

Buah dan biji


Tanaman sereh juga jarang memiliki buah dan biji. Pada tanaman sereh yang memiliki
buah mempunyai bentuk bulat panjang , pipih dan berwarna putih kekuningan.

Akar
Akar tumbuhan Cymbopogon winterianus merupakan akar serabut yang tersusun atas
epidermis akar, korteks, sel endodermis, dan stele akar, serta mempunyai jaringan
meristem apikal yang selalu membelah diri. Epidermis akar terdiri dari selapis sel yang
tersusun rapat,berdinding tipis, dan memiliki rambut akar yang berfungsi memperluas
bidang penyerapan. Korteks akar terdapat parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Pada
stele akar terdapat xilem dan floem yang berselang-seling membentuk lingkaran.
Cymbopogon winterianus termasuk tumbuhan monokotil sehingga xilemnya tidak
berkembang hingga ketengah-tengah lingkaran pusat akar dan pada lingkaran pusatnya
terdapat parenkim empulur.

Batang
Batang tumbuhan Cymbopogon winterianus tidak berkayu dan tersusun atas epidermis
batang, jaringan pengangkut, jaringan korteks, dan empulur batang. Sebagian besar sel
epidermisnya berasal dari sel-sel utama yang mengandung serat atau fiber dan tersusun
teratur secara paralel. Jaringan pengangkut tersusun dalam berkas-berkas pengangkut
yang dikelilingi oleh jaringan parenkim dan tersebar diseluruh permukaan batang serta
masing-masing berkas terbungkus oleh sarung berkas pengangkut. Korteks batang
tersusun atas sel parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Pada jaringan parenkim korteks
terdapat sel atau kelenjar minyak, sehingga tumbuhan ini dapat digunakan untuk
membuat minyak atsiri.

Daun
Tumbuhan Cymbopogon winterianus termasuk tumbuhan C4, dimana terdapat dua jenis
sel fotosintetik yang jelas berbeda: sel seludang-berkas pembuluh dan sel mesofil. Sel
seludang-berkas pembuluh disusun menjadi kemasan yang sangat padat disekitar berkas
pembuluh. Di antara seludang-berkas pembuluh dan permukaaan daun terdapat sel
mesofil yang disusun lebih longgar. Pada permukaan atas dan bawah terdapat rambut-
rambut. Daunnya tersusun atas epidermis, stomata, sel-sel parenkim, jaringan kolenkim,
mesofil, dan jaringan pengangkut. Pada daun yang disayat melintang melalui tulang daun
akan terlihat epidermis atas terdiri dari satu lapis sel yang berbentuk agak bulat dengan
ukuran tidak selalu sama dan mempunyai rambut penutup.Epidermis bawah terdiri dari
sel yang serupa dengan sel epidermis atas tetapi ukurannya lebih kecil. Stomata terdapat
di kedua permukaan. Mesofil terdiri sel-sel parenkim yang tersusun renggang dan berisi
tetes-tetes minyak. Letak jaringan kolenkim adalah tersebar diantara jaringan parenkim.
Jaringan pengangkutnya terdiri atas xilem dan floem yang merupakan berkas pembuluh
tipe kolateral. Berkas pengangkut terdapat pada tulang daun.
Serbuk berwarna hijau. Fragmen pengenal adalah epidermis atas, epidermis bawah
dengan stomata tipe graminae; sel-sel epidermis dindingnya sedikit berombak; berkas
pembuluh dengan parenkim dan sel sekresi; rambut penutup terdiri dari satu sel.

Manfaat :

• Tanaman ini dapat digunakan sebagai menggantikan pestisida kimia yaitu untuk
insektisida, bakterisida, dan nematisida. Senyawa aktif dari tanaman ini berbentuk
minyak atsiri yang terdiri dari senyawa sitral, sitronella, geraniol, mirsena, nerol,
farnesol, metil heptenol dan dipentena. Daun dan tangkainya menghasilkan minyak asiri
yang dapat digunakan untuk mengusir nyamuk dan serangga.
• Sereh yang biasa kita kenal banyak digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga sebagai
bumbu dapur, penyedap masakan dan kue, serta sebagai pemberi bau harum pada
beberapa minuman panas seperti serbat, bajigur dan bandrek.
• Sereh banyak digunakan dalam masakan melayu , Indonesia dan Thailand. antara
masakan yang menggunakan sereh ialah tomyam, rendang dan kerabu. Selain daunnya,
sereh juga dapat diambil minyaknya yang dapat digunakan sebagai pewangi sabun mandi
atau parfum yang lebih kita kenal sebagai minyak wangi. Jika dicampur dengan bahan-
bahan lain seperti minyak kela dan minyak tanah, minyak sereh dapat dijadikan obat
gosok untuk melawan nyamuk atau gigitan lintah.
• Khasiat dari Cymbopogon winterianus adalah anti inflamasi, diaforetik, stomokik
(penambah nafsu makan) , antipiretik (penurun panas), dan analgesik. Kegunaan: Busung
air sesudah melahirkan, haid yang tidak teratur, mencret, muntah, radang selaput lendir
usus dan lambung, sakit perut, disengat lebah (obat luar), gusi bengkak (obat luar), lebam
(obat luar), rematik (obat luar), sakit kepala (obat luar), nyeri sendi: digosok dengan
minyak atsiri. Oleh sebab itu tumbuhan inipun disebut sereh obat karena dapat digunakan
untuk obat-obatan tradisional.
• Dapat menyembuhkan berbagai macam panyakit seperti batuk, sakit kepala, diare, nyeri
lambung, nyeri, ngilu, pegal-pegal, penyakit yang berhubungan dengan usus dan kanker.
• SABUN SEREH yang digunakan sebagai sabun biasa untuk mandi ini memiliki banyak
khasiat antara lain :
• Menyembuhkan gatal-gatal pada kulit
• Menyembuhkan jerawat
• Menghilangkan flek-flek hitam
• Menghilangkan bau badan
• Menyegarkan kulit tubuh
• Menghilangkan pegal-pegal
• Membersihkan daerah kewanitaan
• Memberikan rasa hangat sehabis mandi
• Sebagai Sabun Aromatherapi
BAB III
KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Zingiberaceae dikenal sebagai tanaman obat, diantaranya memiliki efek farmakologis
untuk menyembuhkan berbagai penyakit, yang termasuk golongan ini diantaranya yakni temu
putih, lengkuas, kecombrang, lengkuas, bangle,
tanaman ini ternyata sangat mudah ditanam karena lokasi penanaman dapat berupa lahan tegalan,
perkebunan atau pekarangan. Maka kita bisa memanfaatkan lahan kecil yang tidak terpakai
untuk penanaman ini.

3.2. Saran
Obat tradisional sangat mudah di tanam, melihat manfaatnya yang sangat berarti, maka kita
diharapkan mampu memanfaatkannya sebagai obat tradisional yang sangat mudah didapatkan.
Oleh karena itu mari kita mencintai dan membudidayakan tanaman obat temulawak.
DAFTAR PUSTAKA

http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=104
http://makalah15.blogspot.com/2015/02/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
http://hidup-sehat.com/manfaat-tanaman-bangle
http://www.agenqncjellygamat.com/manfaat-dan-khasiat-lengkuas-bagi-kesehatan/
http://www.kinisehat.com/2016/03/manfaat-gandasuli-kesehatan-wanita.html
http://rieckanciit.blogspot.com/2011/04/laporan-morfologi-tumbuhan-iii.html
Diakses tanggal, 1 Juli 2018