Anda di halaman 1dari 2

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

SUKU DINAS KESEHATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA


PUSKESMAS KECAMATAN TANJUNG PRIOK
Jalan Papanggo II B No. 69 Tanjung Priok Telp./Faks. (021) 65832994
Email : pkmtgpriok@yahoo.co.id
JAKARTA
Kode Pos : 14340

NOTULENSI

Hari : Kamis
Tanggal : 19 September 2019
Waktu : 09.00 WIB s.d selesai
Tempat : Aula lantai 3 Kelurahan Sunter Jaya
Pimpinan Rapat : Sumadi, SKM
Acara : Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kel. Sunter Jaya
Peserta : 1. Ketua PKK Tingkat Kota Administrasi JU
2. Ketua PKK Tingkat Kecamatan Tanjung Priok
3. Para Ketua RW Kelurahan Sunter Jaya
4. Para LMK RW Kelurahan Sunter Jaya
5. Para Ketua PKK RW Kelurahan Sunter Jaya

A. BAHASAN MATERI RAPAT


- Nara sumber memberikan materi tentang STBM yaitu merupakan pendekatan untuk merubah
perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.
- Nara sumber menyampaikan bahwa strategi STBM dengan 5 pilar yaitu :
1. Stop BABS ( Buang Air Besar Sembarangan)
2. CTPS ( Cuci Tangan Pakai Sabun)
3. PAM-RT (Pengelolaan Air Minum dan Makanan RT)
4. Pengelolaan Sampah RT dengan aman
5. Pengelolaan Limbah Cair RT dengan aman
- Nara sumber menyampaikan komponen STBM terdiri dari :
1. Perubahan Perilaku
2. Peningkatan akses sanitasi yang berkelanjutan
3. Dukungan institusi kepada masyarakat (enabling environment)
- Nara sumber menyampaikan bahwa kerangka pilar STBM yaitu berupa :
Outcome : Menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan yang
berkaitan dengan sanitasi dan perilaku melalui penciptaan kondisi sanitasi total
Output : Meningkatnya pembangunan sanitasi higene melalui pengingkatan demand, supply,
dan enabling environmet.
- Narasumber menjelaskan jika sanitasi total berbasis masyarakat adalah hal wajib yang
dilakukan oleh masyarakat agar tercapainya angka kesakitan yang rendah. Dengan rendahnya
hygine sanitasi masyarakat akan mengakibatkan gizi buruk, stunting, serta berbagai penyakit
yang mengganggu tumbuh kembang bayi dan balita. Sebagai contoh, kali/sungai yang sudah
tercemar tinja manusia akan mengakibatkan tingginya angka kesakitan akibat diare karena tinja
yang mencemari air tanah, sehingga penggunaan sir tanah/sumur diperkotaan di daerah pinggir
kali/sungai seharusnya tidak di sarankan dan diganti dengan air PAM.
- Ahli kesehatan lingkungan bertugas sebagai fasilitator dan seluruh lintas sector terkait
seharusnya saling membantu untuk mewujudkan program STBM karena kinerja seorang Lurah
pun dinilai dari terwujudnya program STBM. Pelaksanaan STBM di Kecamatan Tanjung Priok
pertama kali dilaksanakan di Kelurahan Sunter Agung dengan perkiraan angka wilayah elit lebih
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
SUKU DINAS KESEHATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA
PUSKESMAS KECAMATAN TANJUNG PRIOK
Jalan Papanggo II B No. 69 Tanjung Priok Telp./Faks. (021) 65832994
Email : pkmtgpriok@yahoo.co.id
JAKARTA
Kode Pos : 14340

banyak dan wilayah non elit yg masih BABS terdapat sekitar 6% berdasarkan pendataan yang
dilakukan pada tahun 2017.
- Verifikasi STBM akan dilakungan pada tanggal 24 – 27 September 2019. Maka diharapkan
seluruh perangkat RW dan Kader PKK bersiap untuk menemani petugas verifikator dilapangan.
Verifikasi dilakukan secara bergantian tergantung jadwal yang telah dibuat petugas Puskesmas.

B. KESIMPULAN
sanitasi total berbasis masyarakat adalah hal wajib yang dilakukan oleh masyarakat agar
tercapainya angka kesakitan yang rendah. Dengan rendahnya hygine sanitasi masyarakat akan
mengakibatkan gizi buruk, stunting, serta berbagai penyakit yang mengganggu tumbuh kembang
bayi dan balita. Strategi STBM dengan 5 pilar yaitu :
6. Stop BABS ( Buang Air Besar Sembarangan)
7. CTPS ( Cuci Tangan Pakai Sabun)
8. PAM-RT (Pengelolaan Air Minum dan Makanan RT)
9. Pengelolaan Sampah RT dengan aman
10. Pengelolaan Limbah Cair RT dengan aman
Sedangkan komponen STBM terdiri dari :
4. Perubahan Perilaku
5. Peningkatan akses sanitasi yang berkelanjutan
6. Dukungan institusi kepada masyarakat (enabling environment)

C. TINDAK LANJUT
 Perangkat RW bersedia mensosialisasikan tentna g5 pilar STBM kepada lapisan masyarakat
 Perangkat RW akan bersiap diwilayah untuk membantu jalannya verifikasi STBM 5 Pilar
 Verifikasi STBM dilakukan pada 24-27 September 2019 sesuai jadwal bergantian setiap RW
nya

Jakarta, 19 September 2019


Notulis,

(Aisyah Aminy)