Anda di halaman 1dari 5

Nama : Christie Adelia

NPM : 173112340340081

Fakultan /Jurusan : Ekonomi/Akuntansi – Karyawan

Tugas Audit I

2-1 Sebutkanlah empat jenis jasa utama yang diberikan oleh akuntan publik, serta jelaskan masing
masingnya.

Jawab :

1. Jasa akuntansi dan pembukuan, Banyak klien yang memiliki staf akuntansi terbatas
mengandalkan KAP untuk menyusun laporan keuangnnya. Sebagian klien kecil ini tidak memiliki
personel atau keahlian untuk memanfaatkan perantik lunak akuntansi guna membuat ayat
jurnal dan buku besarnya. Dengan demikian, KAP melakukan berbagai jasa akuntasi dan
pembukuan untuk memenuhi kebutuhan klien tersebut.
2. Jasa Perpajakan, KAP menyiapkan SPT pajak perusahaan dan perorangan baik untuk klien audit
maupun non audit. Hampir setiap KAP melakukan jasa perpajakan, yang mungkin mencakup
pajak bumi dan bangunan, pajak hadiah, perencanaan pajak, serta aspek – aspek lain dari jasa
perpajakan.
3. Jasa Kosultasi Manajemen, Kebanyakan KAP memberikan jasa tertentu yang memungkinkan
kliannya mengoperasikan bisnis secara lebih efektif. Jasi ini berkisar dari saran singkat untuk
memperbaiki system akuntasi klien hingga nasihat menyangkut manajemen risiko, teknologi
informasi, dan rancangan system e-commerce, uji tuntas merger dan akusisi, serta konsultasi
manfaataktuaria.
4. Jasa Atestasi, yang diberikan KAP berkaitan dengan penerbitan laporan yang memuatsuatu
kesimpulan tentang keandalan asersi (pernyataan) tertulis yang menjadi tanggungjawab pihak
lain, dilaksanakan melalui pemeriksaan, review dan prosedur yangdisepakati bersama.
Asersi yang menjadi obyek dalam penegasan atestasi dapat berupaProyeksi dan Perkiraan
Keuangan (Laporan Keuangan Prospektif Keuangan, PerkiraanKeuangan dan Proyeksi
Keuangan), Pelaporan Informasi Keuangan Proforma, Pelaporantentang Struktur
Pengendalian Intern atas Laporan Keuangan tersebut. Dalammelaksanakan program ini
KAP tunduk pada Standar Atestasi dalam SPAP.

2-2 Apakah karakteristik utama organisasi dan tindakan kantor akuntan publik yang mengatur mereka
untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya secara kompeten dan independen?

Jawab :

1. Kebutuhan akan indenpendensi dari klien, Independensi memungkinkan auditor tidak bias
dalam menarik kesimpulan tentang laporan keuangan.
2. Pentingnya struktur untuk memicu kompetensi, Kompetensi memungkinkan auditor
melaksanakan audit dan melakukan jasa – jasa lain secara efisien serta efektif.
3. Meningkatnya risiko tuntutan hokum yang dihadapi auditor, Dalam satu dsawarsa, KAP
mengalami peningkatan biaya yang berkaitan dengan tututan hokum. Beberapa struktur
organisosial dapat memberikan tingkat perlindungan tertentu bagi setiap naggota kantor
akuntan public (KAP).

2-3 Apakah perananan dari Public Company Accounting Oversight Board di Amerika Serikat?

Jawab :

Penana Public Company Accounting Oversight Board di Amerika Serikat adalah mengawasi auditor
perusahaan public atau terbuka, menetapkan standar audit dan pengendalian mutu untuk audit atas
perusahaan terbuka serta melakukan pemeriksaan atas pengendalian mutu di kantor – kantor yang
melakukan audit tersebut.

2-4 Apakah peranan Bapepam-LK dalam masyarakat dan bahaslah hubungannya dengan dan
pengaruhnya terhadap praktik audit ?

Jawab :

Menetapkan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP) dan persyaratan pengungkapan bagi
laporan keuangan.

Dengan fungsinya :

1. Penyusunan peraturan di bidang pasar modal;


2. Penegakan peraturan di bidang pasar modal;
3. Pembinaan dan pengawasan terhadap pihak yang memperoleh izin usaha, persetujuan,
pendaftaran dari Badan dan pihak lain yang bergerak di pasar modal;
4. Penetapan prinsip-prinsip keterbukaan perusahaan bagi Emiten dan Perusahaan Publik;
5. Penyelesaian keberatan yang diajukan oleh pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursa Efek, Kliring
dan Penjaminan, dan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian;
6. Penetapan ketentuan akuntansi di bidang pasar modal;
7. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang lembaga keuangan;
8. Pelaksanaan kebijakan di bidang lembaga keuangan, sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku;
9. Perumusan standar, norma, pedoman kriteria dan prosedur di bidang lembaga keuangan;
10. Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lembaga keuangan;
11. Pelaksanaan tata usaha Badan.

2-5 Apa peran yang dimainkan oleh IAPI terhadap para anggotanya?

Jawab :

Peran IAPI terhadapa anggotanya ialah menyelenggarakan pendidikan professional berkelanjutan.


2-6 Apa tujuan dari Pernyataan Standar bagi penugasan atestasi yang diterbitkan oleh IAPI?

Jawab :

Bertujuan untuk mewujudkan Akuntan Publik yang berintegritas, berkualitas dan berkompetensi
berstandar internasional, mendorong pertumbuhan dan independensi profesi yang sehat dan kondusif
bagi profesi Akuntan Publik, menjaga martabat profesi Akuntan Publik dan kepercayaan publik,
melindungi kepentingan public dan Akuntan Publik, serta mendorong terwujudnya good governance di
Indonesia.

2-7 Siapa yang bertanggung jawab menetapkan standar audit untuk audit atas perusahaan publik di
Amerika Serikat? Siapa yang bertanggung jawab menetapkan standar audit untuk perusahaan swasta?
Jelaskan

Jawab :

Standar audit perusahaan public di Amerika Serikat dibawah tanggung jawab Public Company
Accounting Oversight Board (PCAOB) karena peran PCAOB adalah mengawasi auditor perusahaan public
ataui terbuka sedangkan standar audit perusahaan swasta di Amerika Serikat dibawah tanggung jawab
Auditing Standards Board (ASB).

2-8 Jelaskan perbedaan antara standar audit yang berlaku umum dan prinsip-prinsip akuntansi yang
berlaku umum, serta berikan dua contoh untuk maisng-masingnya?

Jawab :

Standar auditing yang berlaku umum adalah pedoman umum untuk membantu auditormemenuhi
tanggung jawab profesionalnya dalam audit atas laporan keuangan historis.Sedangkan prinsip –prinsip
akuntansi yang berlaku umum adalah sebagai standar untukdapat membandingkan kinerja dan posisi
keuangan perusahaan satu dengan yang lainnya.

Contoh :

1. Perusahaan harus konsisten misalnya selama periode berjalan perusahaan menggunakanmetode


persediaan FIFO sedangkan tahun lalu menggunakan metode persediaan LIFO,itu tidak konsisten.
Perusahaan dapat mengganti metode persediaan harus dengan alasanyang jelas tidak boleh
mengganti metode hanya untuk mendapatkan keuntungan dankepentingan perusahaan.
2. Auditor yang bekerja dilapangan harus memperoleh cukup bukti audit yang tepat
denganmelakukan inspeksi, observasi, tanya-jawab, dan konfirmasi agar memiliki dasar yanglayak
untuk memberikan pendapat menyangkut laporan keuangan yang diaudit.

2-9 Standar pekerjaan lapangan yang pertama menyatakan bahwa audit harus dilaksanakan oleh
seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang memadai sebagai auditor. Apakah
cara-cara yang dapat dilakukan auditor untuk memenuhi persyaratan standar itu?

Jawab :
Auditor memiliki keharusan untuk memiliki pendidikan formal dibidang auditing dan akuntansi,
pengalaman praktik yang memadai bagi pekerjaan yang sedang dilakukan, serta mengikuti pendidikan
professional yang berkelanjutan.

2-10 Standar audit yang berlaku umum mendapat sejumlah kritik dari berbagai sumber karena telah
gagal menyediakan pedoman yang bermanfaat bagi pelaksanaan audit. Kritik-kritik tersebut menyatakan
bahwa standar harus dibuat lebih khusus agar para praktisi dapat meningkatkan mutu kinerjanya
sebagaimana yang telah ditetapkan oleh standar itu saat ini, banyak pihak mengkritik karena standar itu
hanya menjadi sekedar alasan atas pelaksanaan audit yang tidak memadai. Evaluasilah kritik terhadap
ke-10 standar audit yang berlaku umum ini.

Jawab :

Jika auditor percaya bahwa persyaratan standar tidak praktis atau tidak mungkin dilakukan, auditor
dibenarkan untuk mengikuti standar alternatif. Demikian pula jika masalahnya tidak bernilai material,
juga tidak perlu mengikuti standar. Akan tetapi,beban untuk menunjukkan alasan yang membenarkan
penyimapangan dari standar itu berada dipihak auditor.

2-11 Jelaskan peran International Standards on Auditing. Bahaslah apakah seorang akuntan public yang
melakukan audit yang sesuai dengan standar audit yang berlaku umum secara simultan menaati standar
internasional audit.

Jawab :

Peran ISA adalah berupaya meningkatkan keseragaman praktik auditing dan jasa – jasaterkait diseluruh
dunia dengan mengeluarkan persyaratan mengenai berbagai fungsi auditdan atestasi serta dengan
mendorong penerimaannya diseluruh dunia.

Ya, karena seorang akuntan public yang mengaudit laporan keuangan sesuai dengan ISA, maka akuntan
public tersebut dapat dikatakan menaati persyaratan internasional audit.

2-12 Apakah arti istilah pengendalian mutu dalam kaitannya dengan kantor akuntan publik?

Jawab :

Pengendalian mutu adalah metode – metode yang digunakan untuk memastikan bahwa kantor itu
memenuhi tanggung jawab profesionalnya kepada klien dan pihak – pihak lain.

2-13 Berikut ini adalah contoh persyaratan prosedur pengendalian mutu pada sebuah kantor akuntan
publik “Siapa pun yang dipertimbangkan menjasi karyawan dalam kantor ini harus sudah menyelesaikan
pendidikan audit dasar serta sudah diwawancarai dan disetujui pengangkatannya sebagai karyawan
oleh partner audit, sebelum ia ditugaskan sebagai staff audit”. Unsur pengendalian mutu manakah yang
mempengaruhi prosedur ini serta apa tujuan dari persyaratan ini?

Jawab :
Maksud dari pengendalian mutu tersebut agar karyawan yang akan berkerja sebagai staff audit
perkerjaannya dapat dipertanggung jawabkan karena Auditor harus memiliki pendidikan formal
dibidang auditing terlebih dahulu.

2-14 Jelaskan apa arti dari istilah review sejawat (per review). Apa implikasi review sejawat bagi profesi?

Jawab :

Review sejawat (peer priview) adalah suatu telaah, oleh akuntan public, atas ketaatan KAP pada system
pengendalian mutu kantor itu sendiri.

Implikasi review sejawat adalah untuk menentukan dan melaporkan apakah KAP yang ditelaah itu telah
mengembangkan kebijakan dan prodesur yang memadia bagi kelima unsur pengendalian mutu, dan
mengikuti kebijakan serta prosedur itu dalam praktik.

2-15 Sebutkan dua pasal praktik di mana kantor akuntan public dapat termasuk di dalamnya? Apa tujuan
utama dari pasal-pasal tersebut?

Jawab :

 Center for Public Company Audit Firms (CPCAF)


 Private Companies Practice Section (PCPF)
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas praktik oleh KAP sesuai dengan standar
pengendalian mutu AICPA