Anda di halaman 1dari 5

DIALOG HEALT COUCHING TENTANG ANEMIA

Pada suatu hari saya melakuakan percakapan oleh seorang ibu bujang sekolah bernama
Ny.L yang mengeluhkan lemas dan pusing,mata berkunag-kunang.Setelah melakukan
pendekatan maka terjadilah pembicaraan.
P: Selamat siang bu
Ny.L: Pagi dekk..
P: Apa kabar bu?
Ny.L: Kurang baik nak.
P: Lah kenapa bisa bu?Coba ceritakan apa yang terjadi siapa tau saya bisa membantu ibu.
Ny.L: Begini nak akhir-akhir ini saya merasakan pusing dan makin hari mulai cepat lelah
malah kadang terlihat pucat.
P: Hemm begitu ya bu?
NyL: Iya nak,sebenarnya saya ini kenapa nak?
P: Begini bu, dari cerita ibu barusan itu adalah ciri-ciri anemia bu/ kekurangan darah
NyL: Penyakit apa itu nak?
P : Anemia adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein
pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah
mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan
mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel
darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat
mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh. Selain yang ibu rasakan, masih
ada gejala lainnya seperti ,pucat atau kepucatan, merasa sering lelah, nafas pendek yang tidak
wajar selama olah raga, detak jantung cepat, daerah akral (tangan dan kaki) dingin, sakit kepala
Ny.L : Penyebabnya apa ya Nak?
P : Penyebabnya bermacam-macam Bu, diantaranya Kecelakaan, Persalinan, Pecah
pembuluh darah, Wasir (hemoroid), dan Perdarahan menstruasi yang sangat banyak juga bias
menyebabkan anemia
Ny.L : Terus Nak, cara pencegahannya bagaimana?
P : Ibu bisa makan makanan yang bergizi, seperti nasi, sayur, dan lauk. Buah juga sangat
penting ibu. Terutama makanan yang banyak mengandung zat besi seperti hati dan daging, ikan
laut, buah-buahan yang dikeringkan seperti buah aprikot, buah prem dan kismis.kacang-
kacangan, buncis (lima buncis), sayuran hijau seperti bayam dan brokoli,semua jenis padi-
padian, roti atau sereal yang mengandung zat besi
Ny.L : O….. begitu ya Nak?
P: Ya Bu. Mungkin ada yang ingin Ibu tanyakan lagi?
Ny.L : Tidak Nak terima kasih. Informasi yang kamu berikan tadi sudah cukup bagi saya. Saya
sekarang menjadi tahu apa itu anemia, apa saja penyebabnya dan bagaimana pencegahannya
P: Baiklah ibu, Nanti kalau ada yang ingin ibu tanyakan lagi bisa menghubungi saya
Ny.L : Iya nak, makasih yah.
P: Iya bu masama, semoga cepat sembuh 
Pendahuluan

A. Pengertian Anemia
Anemia adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin
(protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah
merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari
paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Anemia menyebabkan
berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah,
sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan
tubuh. Terjadinya anemia adalah pada saat darah tidak mempunyai cukup kandungan
hemoglobin dimana hemoglobin merupakan protein di dalam sel-sel darah merah yang
membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh anggota tubuh. Dan penyebab yang paling
sering dari ketidakcukupan hemoglobin dalam darah adalah karena tubuh tidak
mempunyai zat besi yang cukup untuk memproduksi hemoglobin. Anemia adalah suatu
keadaan dimana kadar Hb dan/atau hitung eritrosit lebih rendah dari harga normal.
Dikatakn sebagai anemia bila Hb < 14g/dl dan Ht < 14% pada pria atau Hb <12g/dl dan
Ht <37% pada wanita .
B. Penyebab kadar zat besi darah rendah antara lain:
1. Diet makanan tanpa zat besi. Ini adalah masalah yang paling sering terjadi pada anak-
anak dan remaja wanita. Pada anak-anak yang sering meminum susu dalam jumlah yang
banyak dan tidak memakan-makanan yang kaya akan zat besi serta wanita remaja dengan
diet makanan yang sembarangan mungkin lebih beresiko untuk menglami defisiensi atau
kekurangan zat besi.
2. Masa pertumbuhan Pada anak dengan usia dibawah tiga tahun sedang mengalami
pertumbuhan yang sangat cepat dan tubuh mereka membutuhkan banyak zat besi guna
pertumbuhan tersebut. Jika kebutuhan yang berlebih ini tidak dapat dipenuhi tubuh maka
dapat terjadi anemia
3. Masa kehamilan Wanita pada masa kehamilan atau sedang menyusui membutuhkan
2.5 kali lebih banyak zat besi seperti pad alaki-laki. Itulah mengapa pada wanita hamil
dilakukan pemeriksaan status anemia dan mengapa mereka perlu mengkonsumsi
makanan yang kaya akan zat besi atau mengkonsumsi pil zat besi setiap harinya.
4. Kehilangan darah yang banyak Ini adalah alasan yang paling sering dari timbulnya
anemia defisiensi zat besi pada orang dewasa. Kehilangan darah dapat disebabkan karena
perdarahan internal yang biasanya terjadi pada saluran percernaan, ulkus atau luka pada
usus, peradangan colon, kanker atau konsumsi obat seperti aspirin dan obat-obatan
sejenis dalam waktu lama dapat menjadi penyebab timbulnya perdarahan internal di
dalam perut atau saluran pencernaan. Itulah mengapa begitu penting mengetahui
penyebab terjadinya kadar zat besi dalam darah yang rendah. Pada wanita dimana mereka
mengalami siklus menstruasi bulanan juga dapat menjadi sebab terjadinya anemia
C. Gejala-gejala Anemia
1. Seringkali tanda anemia tanpa sebab apapun
2. Pucat atau kepucatan
3. Merasa sering lelah
4. Nafas pendek yang itdak wajar selama olah raga
5. Detak jantung cepat
6. Daerah akral (tangan dan kaki) dingin
7. Sakit kepala

D. Cara Mencegah Anemia


Beberapa jenis anemia dapat dicegah dan tergantung dari penyebab anemia itu
sendiri. Seperti yang disebabkan karena diet yang salah dan sembarangan. Untuk
pencegahan anemia dengan sebab kesalahan dalam diet, dapat mengkonsumsi atau diet
dengan memastikan makanan yang mengandung zat besi.
E. Daftar makanan yang kaya akan zat besi
1. Hati dan daging
2. Makanan laut
3. Buah-Buahan yang dikeringkan seperti buah aprikot, buah prem dan kismis.
4. Kacang-kacangan
5. Buncis (lima buncis)
6. Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
7. Semua jenis padi-padian
8. Roti atau sereal yang mengandung zat besi

F. Pengobatan Anemia
Pengobatan anemia zat besi tergantung pada faktor penyebab yang
menimbulkannya. Suatu contoh jika anemia yang terjadi adalah karena kehilangan darah
yang terlalu banyak maka penyebab dari kehilangan darah tersebut yang perlu diobati.
Jika anemia terjadi karena dalam konsumsi makanan tanpa kandungan zat besi maka
pengobatannya adalah mengubah diet makanan menjadi kaya akan zat besi.

G. Meningkatkan zat besi melalui diet


Tubuh kita mengabsorbsi atau menyerap dengan sangat baik zat besi pada makanan
daging. Makanlah dalam jumlah kecil daging serta dengan makanan sumber zat besi lain seperti
sayur-sayuran hijau yang dapat membantu anda untuk memperoleh zat besi dalam jumlah yang
banyak. Anda juga dapat mengkonsumsi vitamin c atau memakan makanan yang kaya akan
vitamin c seperti buah jeruk dan pada saat yang sama makanlah makanan yang kaya akan zat
besi atau pil zat besi yang dapat membantu tubuh anda menyerap zat besi dengan lebih baik dan
penyerapan yang maksimal. Beberapa makanan dapat berfungsi sebaliknya yaitu mencegah
penyerapan zat besi dalam tubuh yaitu kopi, teh, kuning telur, susu, serat dan protein kedelai.
Jadi cobalah hindari makan-makanan tersebut pada saat anda mengkonsumsi atau memakan
makanan yang kaya akan zat besi.

H. Pil zat besi dan masalah yang ditimbulkannya


Pil-pil zat besi dapat menimbulkan gangguan pada perut, konstipasi dan rasa panas pada
perut. Segera beritahukan ketidaknyamanan ini pada dokter.

I. Tips mengurangi ketidaknyamanan karena timbulnya gangguan yang disebabkan oleh


konsumsi pil zat besi:
1. Konsumsi pil bersamaan dengan makanan.
2. Mulailah secara bertahap, dari satu pil tiap hari selama 3-5 hari kemudian 2 pil
tiap harinya sampai anda tidak terganggu dengan jumlah yang harus anda
konsumsi berdasarkan rekomendasi dokter.
3. Tingkatkan jumlah konsumsi serat dalam diet jika terjadi gangguan konstipasi.
Meskipun serat akan menimbulkan gangguan dalam penyerapan zat besi pada
tubuh anda, tetapi tubuh anda masih tetap dapat menyerap zat besi
4. . • Jangan konsumsi pil zat besi pada waktu akan tidur jika dengan mengkonsumsi
pil tersebut akan mengganggu perut anda sehingga dapat mengganggu tidur anda.
5. Jika memang satu jenis pil zat besi menimbulkan masalah dan gangguan,
beritahukan hal tersebut dengan dokter tentang penggunaan pil zat besi jenis
lainnya.
LAPORAN PENYULUHAN NY “L” DI KEL. JONGAYA, KEC. SOMBA OPU, DENGAN MASALAH ANEMIA

OLEH;

NAMA : ST.NURLIAVNI

NIM : 1711039

TINGKAT :II

Anda mungkin juga menyukai