Anda di halaman 1dari 4

TALITHA PROPERTY

1. Bagaimana hubungan hipertensi dengan keluhan pasien yang terasa pusing dan pegal di
leher?
2. Apa hubungan hipertensi dengan diet rendah garam?
Salah satu zat gizi mikro yang berperan penting dalam peningkatan tekanan darah
adalah natrium. Studi meta analisis menunjukkan hasil penurunan tekanan darah
sistolik sebesar 4 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik sebesar 2,5
mmHg setelah diturunkan asupan natrium sebesar 50 mmol. Natrium menyebabkan
tubuh menahan air dengan tingkat melebihi ambang batas normal tubuh, sehingga dapat
meningkatkan volume darah dan menyebabkan tekanan darah meningkat.

( Journal of Nutrition College, Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 - HUBUNGAN DURASI


AKTIVITAS FISIK DAN ASUPAN NATRIUM DENGAN TEKANAN DARAH PADA WANITA
MENOPAUSE - Fitra Aprilindo Sase, Adriyan Pramono)

3. Bagaimana anatomi dan fisiologi dari jantung?


4. Bagaimana patofisiologi dari hipertensi?
5. Apa saja jenis jenis hipertensi?
Berdasarkan tingginya TD (JNC VII) :

Berdasarkan etiologinya:

- Hipertensi esensial / primer / idiopatik : hipertensi tanpa kelainan dasar patologi yang
jelas. Penyebabnya multifaktoral meliputi factor genetic dan lingkungan. Factor genetic
mempengaruhi kepekaan terhadap natrium, kepekaan terhadap stress, resistensi insulin
dll. Sedangkan yg lingkungan antara lain merokok, stress, emosi, obesitas, dll.
- Hipertensi sekunder : termasuk dalam kasus ini adalah hipertensi akibat penyakit ginjal
(hipertensi renal), hipertensi endokrin, kelainan saraf pusat, obat-obatan, dll

(Farmakologi dan Terapi FKUI hal. 346)

6. Apa saja factor resiko dari hipertensi? (organ target)


- Jantung : dapat terjadi hipertrofi ventrikel kiri sampai gagal jantung
- Otak : dapat terjadi stroke karena pecahnya pembuluh darah serebral
- Ginjal : dapat menyebabkan penyakit ginjal kronik sampai gagal ginjal
- Mata : dapat terjadi retinopati hipertensif berupa bercak-bercak perdarahan pada retina
dan edema papil nervus optikus
(Farmakologi dan Terapi FKUI hal. 347)

7. Bagaimana pemeriksaan penunjang pada scenario?


- Urinalisis: protein, leukosit, eritrosit, silinder
- Hemoglobin/hematocrit
- Elektrolit darah:Kalium
- Ureum/kreatinin
- GDP
TALITHA PROPERTY

- Kolesterol total
- Elektrokardiografi

Apabila keuangan tdk menjadi kendala maka diperlukan:

- TSH
- Leukosit darah
- Trigliserida, kolesterol HDL, kolesterol LDL
- Kalsium dan fosfor
- Foto toraks
- Ekokardiografi dilakukan karena dapat menemukan HVK lebih dini dan lebih spesifik
(spesifitas sekitar 95-100%)
Indikasi ekokardiografi pada pasien hipertensi adalah:
 Konfirmasi gangguan jantung atau mumur
 Hipertensi dengan kelainan katup
 Hipertensi pada anak atau remaja
 Hipertensi saat aktivitas, tetapi normal saat istirahat
 Hipertensi disertai sesak napas yang belum jelas sebabnya

(Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I hal. 1269)

8. Bagaimana tata laksana secara farmakologi dan non farmakologi?


Non farmakologi:
- Menurunkan berat badan bila terdapat kelebihan (indeks massa 27)
- Membatasi alcohol
- Mempertahankan asupan kalsium dan magnesium yang adekuat
- Berhenti merokok
- Mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan

( mansjoer, dkk Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 1 FKUI )

- Arteri
- Histologi pembuluh darah
TALITHA PROPERTY

(diFiore’s Atlas of Histology eleventh edition – hal. 175)

- Hubungan hormone dengan tekanan darah


mengapa pada wanita resiko kardiovaskuler lebih tinggi
Wanita menopause lebih rentan terhadap hipertensi, hal ini disebabkan kurangnya
hormon estrogen pada wanita menopause sehingga dapat menyebabkan penyempitan
pembuluh darah yang berakibat tekanan darah meningkat. Hal ini diperburuk lagi dengan
kondisi menopause yang pada umumnya dimulai pada usia lansia awal dimana pada
usia tersebut individu akan cenderung melakukan aktivitas fisik yang ringan, terjadinya
perubahan komposisi tubuh, dan penurunan beberapa fungsi organ-organ
tubuh seiring bertambahnya usia. Untuk mencegah peningkatan tekanan darah pada
wanita menopause sebaiknya mengurangi asupan tinggi natrium dan membatasi pada
tingkat asupan yang baik yaitu <2400 mg natrium per hari. Pekerjaan rumah tangga
salah satu kegiatan aktivitas fisik intensitas sedang, walupun dilakukan ≥30
menit/hari selama seminggu, namun tidak dapat dipastikan apakah benar-benar
termasuk sebagai aktvitas fisik intensitas sedang yang dapat menurunkan tekanan
darah.
TALITHA PROPERTY

Oleh Karena itu wanita menopause perlu menambah aktivitas fisik intensitas sedang
seperti kegiatan berjalan cepat, besepeda santai, atau senam kesehatan yang
dilakukan setidaknya 30 menit dan dilakukan minimal 5 hari dalam seminggu.

( Journal of Nutrition College, Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 - HUBUNGAN DURASI


AKTIVITAS FISIK DAN ASUPAN NATRIUM DENGAN TEKANAN DARAH PADA WANITA
MENOPAUSE - Fitra Aprilindo Sase, Adriyan Pramono)