Anda di halaman 1dari 4

KOMITMEN MUTU

Indikator Hasil Belajar :


1. Memahami tindakan yang menghargai efektivitas, efisiensi, inovasi dan kinerja
berorientasi mutu dalam penyelenggarana pemeritahan dan pelayanan public
2. Menunjukan sikap prilaku kinerja kreatif dan inovatif yang berorientasi mutu dalam
penyelenggaran pemerintah dan pelayanan public

I. Konsep efektivitas, efesiensi, inovasi dan mutu


A. Efektivitas dan Efisiensi
- Efektivitas adalah sejauh mana organisasi dapat mencapai tujuan yang ditetapkan,
atau berhasil mencapai apapun yang coba dikerjakannya dengan memberikan
barang atau jasa yang dihargai oleh pelanggan.
Cara mengukur tingkat efektivitas adalah ketercapaian target yang telah
direncanakan baik dilihat dari capaian jumlah maupun mutu hasil kerja sehingga
dapat memberi kepuasan.
- Efisiensi adalah adalah sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan barang
dan jasa.
Cara mengukur tingkat efisiensi adalah dengan penghematan biaya, waktu, tenaga,
pikiran dalam menyelesaikan tugas.

A. Inovasi
Inovasi adalah cara utama suatu organisasi beradaptasi terhadap perubahan-perubahan
di pasar, teknologi.

B. Mutu
 Pengertian
Mutu adalah suatu kondisi dinamis berkaitan dengan produk, jasa, manusia,
proses, dan lingkungan yang sesuai atau bahkan melebihi harapan konsumen.
 Cara mengukur mutu
a. Target yang tercapai, jumlah, mutu hasil kerja bisa memberi kepuasan
( Efektivitas)
b. Penghematan biaya, tenaga, waktu dan pikiran dalam menyelesaiakn target
(efisiensi)

I. Nilai Dasar Orientasi Mutu


 Manajemen mutu
Manajemen mutu terpadu atau Total Quality Management (TQM) terdiri atas
kegiatan perbaikan berkelanjutan yang melibatkan setiap orang dalam organisasi
melalui ussaha yang terintegritas secara total untuk meningkatkan kinerja pada setiap
level organisasi.
 5 Pilar Manajemen Mutu Terpadu
1. Organisasi adalah pilar tengah yang membuat kerangka kerja berorientasi
mutu
2. Produk yang bermutu sebagai hasil kerja
3. Proses yang membuat hasil bermutu
4. Komitmen tinggi dari seluruh komponen organisasi
5. Pemimpin yang membuat organisasi kuat dan kredibel dalam menghasilkan
mutu.

Karakteristik Nilai Dasar Orientasi Mutu

1. Komitmen bagi kepuasan masyarakat


2. Pemberian layanan yang cepat, tepat dan ramah
3. Melayani dengan sepenuh hati
4. Memberi pelayanan yang dapat memberi perlindungan kepada publik
5. Pendekatan ilmiah dan inovatif dalam pemecahan masalah
6. Perbaikan cara berkelanjutan

I. Pendekatan Inovatif
8 Jenis Inovasi
1. Produk : penciptaan/ modifikasi barang atau jasa, meningkatkan citra, kualitas
dan fungsi
2. Konsep : perubahan cara pandang, atas masalah (ide, gagasan, pemikiran,
terobosan)
3. Metode : penerapan strategi, cara, dan teknik baru untuk mencapai hasil yang
lebih
4. Proses : kualitas proses kerja agar lebih sederhana dan lebih efisien
5. Hubungan : bentuk dan mekanisme baru berhubungan dengan pihak lain
6. Teknologi : penciptaan atau penggunaan teknologi baru untuk mememcahkan
masalah
7. Sumber Daya Manusia : perubahan kebijakan terkait kualitas tata nilai dan
kapasitas SDM
8. Struktur Organisasi : Pengadopsian model organisasi baru

A. Pendekatan Inovatif dalam Penyelenggaraan Pemerintahan


 Inovasi di Instansi Pemerintah
1. Inovasi Produk : tata letak ruangan kerja yang dapat memberi kenyamanan
pada pegawai dan masyarakat, bertambahnya jenis layanan.
2. Inovasi Proses : memberikan metode pelayanan baru, penggunaan teknologi
baru, prosedur yang disederhanakan, dan percepatan waktu pelayanan.
3. Inovasi Paradigma : perubahan model, mental yang mengubah mindset
pelanggan dalam pelayanan. Contoh : ATM untuk bertransaksi, layanan
berbasis internet (e-banking, e-learning, e-commerce).
 Etos bekerja dalam ASN
1. Bekerja penuh rahmat dan bersyukur
2. Bekerja penuh amanah dan tanggung jawab
3. Bekerja penuh keterampilan dan integritas
4. Bekerja penuh aktualisasi dan semangat
5. Bekerja penuh ibadah dan kecintaan
6. Bekerja penuh seni dan kreativitas cerdas
7. Bekerja penuh kehormatan dan keunggulan mutu
8. Bekerja penuh pelayanan dan kerendahan hati
Strategi Inovasi
1) Strategi eksplorasi adalah merancang organisasi untuk mendorong
kreativitas dan dimulainya ide-ide baru.
2) Strategi kerja sama adalah menciptakan kondisi dan system untuk
memduahkan terjalinnya kerja sama internal dan eksternal serta pertukaran
informasi.
3) Strategi kewirausahaan adalah menjalankan proses dan struktur untuk
menjamin bahwa ide-ide baru diutarakan untuk nantinya diterima dan
diterapkan.

 Inovasi Administrasi Publik


1. Peningkatan efisiensi
2. Perbaikan efektivitas
3. Perbaikan kualitas pelayanan
4. Tidak ada konflik kepentingan
5. Berorientasi kepentingan umum
6. Dilakukan secara terbuka
7. Memenuhi nilai-nilai kepatutan
8. Dapat dipertanggungjawabkan hasilnya tidak untuk kepentingan diri sendiri.

 Hambatan Inovasi
1. Keengganan untuk menutup program atau mengganti orang yang gagal
2. Ketergantungan pada pimpinan dalam melakukan inovasi
3. Teknologi tersedia, tetapi dibatasi oleh budaya atau norma
4. Tidak adanaya penghargaan atau insentif untuk berinovasi
5. Kurangnya keterampilan dalam mengelola manajemen perubahan
6. Anggaran jangka pendek dan perencaan horizontal
7. Tekanan dalam pelaksanaan dan beban administrasi
8. Budaya menghindari resiko

I. Berpikir Kreatif dan Inovatif

Kreativitas adalah menghasilkan ide-ide baru yang berguna dibidang apapun.


Inovatif adalah kemampuan untuk menemukan nilai komersil dari kreativitas.