Anda di halaman 1dari 9

A.

Pengertian Tes RMIB


Tes RMIB (Rothwell-Miller Interest Blank) adalah sebuah tes yang disusun dengan
tujuan untuk mengukur minat seseorang berdasarkan sikapnya terhadap suatu pekerjaan.
Dalam tes RMIB anak, tes ini bertujuan untuk mengukur minat atas sikapnya terhadap
pekerjaan akan dipilih mereka yang di masa depan. Sikap tersebut didasarkan pada gagasan
stereotip terhadap pekerjaan itu hal yang didasarkan atas ide-ide stereotype terhadap
pekerjaan yang bersangkutan. Pemikiran yang mendasari pembentukan tes ini adalah
bahwa setiap orang memiliki konsep-konsep stereotype terhadap jenis-jenis pekerjaan yang
tersedia atau yang disediakan oleh masyarakat, dan yang kemudian memilih pekerjaan yang
sesuai dengan ide-ide tersebut, meskipun terdapat juga stereotype yang tidak berdasarkan
ide tertentu atau tidak ada hubungannya sama sekali dengan pekerjaan yang dimaksud.
stereotype seperti ini lebih banyak mendasarkan konsepnya pada hal-hal yang menarik
daripada hal-hal yang merupakan kekhususan dari pekerjaan tersebut. dan keadaan
semacam ini sangat memungkinkan terjadinya atau timbulnya stereotype yang benar atau
salah sama sekali.

Misalnya saja stereotype dari dokter hewan menurut anak-anak adalah orang yang
menyayangi hewan dan selalu dikelilingi oleh hewan yang lucu. tetapi pendapat umum
yang mengatakan bahwa pekerjaan seorang pramugari adalah pekerjaan yang penuh
dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti jalan-jalan keluar negeri, dan sebagainya
adalah tidak sesuai dengan kenyataan, seperti tugas melayani penumpang yang justru
merupakan tugas pokok dari seorang pramugari.

Tapi tujuan terpenting dari tes ini bukanlah hanya sekedar untuk mengetahui
kebenaran dari stereotype tersebut, tetapi untuk mengetahui bahwa konsep tersebut benar-
benar ada dan dapat merupakan pengaruh yang kuat terhadapa konsep-konsep seseorang
mengenal suatu pekerjaan karena biasanya apabila seseorang menyatakan suka atau tidak
suka terhadapa suatu pekerjaan tertentu, maka mereka juga memperlihatkan sikap yang
sama terhadapnya idenya, meskipun secara kenyataan banyak pekerjaan yang berbeda
dengan konsepnya.

1
Hal –hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah:

 Dapat dimasukkan kedalam susunan batarry tes


 Lebih mudah dikerjakan oleh subjek
 Tugas pengisian dari tes ini akan menimbulkan interest subjek dan kerjasama yang aktif
sifatnya.
 Skor dapat disusun dengan lebih cepat
 Lebih cocok apabila diberikan kepada orang dewasa
 Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek.

B. Sejarah Tes RMIB


Menurut sejarahnya, tes tersebut disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun
1947. saat itu tes hanya memiliki 9 jenis kategori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada.
kemudian pada tahun 1958, tes diperluas dari 9 kategori menjadi 12 kategori oleh Kenneth
Miller. dan sejak itu, maka tes interest tersebut sebagai Test Interest.

C. Kelompok dan Kategori 12 Jenis Pekerjaan Menurut Rothwell-Miller

1. OUTDOORS
Aktivitas yang dilakukan di luar, ruang terbuka, tidak berhubungan dengan hal-hal yang
sifatnya rutin.
Untuk laki-laki misalnya: petani, juru ukur, prospector bahan tambang, nelayan
Untuk perempuan misalnya: pekerja pertanian, guru olah raga, ahli tanaman, dll

2. MECHANICAL
Pekerjaan yang berhubungan dengan mesin, alat, mekanik, dll.
Untuk laki-laki misalnya: insinyur sipil, montir, ahli pembuat alat, tukang listrik, tukang
las, dll.
Untuk perempuan misalnya: petugas perawat alat, operator mesin, ahli lensa, dll

3. COMPUTATIONAL
Pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka.
Untuk laki-laki misalnya: akuntan, ahli statistik, auditor, petugas bank, guru
matematika, kasir bank, juru bayar

2
Untuk perempuan misalnya: akuntan, auditor, pegawai keuangan, kasir, dll.

4. SCIENTIFIC
Pekerjaan yang menyangkut analisa, penyelidikan, penelitian, eksperimen kimia dan
ilmu pengetahuan lainnya.
Untuk laki-laki misalnya: ilmuwan, insinyur kimia, ahli meteorology, ahli biologi, ahli
pertanian, ahli astronomi, ahli geologi, petugas laboratorium
Untuk perempuan: idem

5. PERSONAL CONTACT
Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia, diskusi, membujuk, bergaul dan kontak
dengan orang lain.
Untuk laki-laki misalnya: marketing, penyiar, salesman, agen periklanan, pewawancara,
juru lelang, petugas humas
Untuk perempuan: pengusaha mode, penyiar, SPG, pewawancara, pedagang keliling,
peraga alat kosmetik, petugas humas, peraga penjualan barang, dll.

6. AESTHETIC
Pekerjaan yang berhubungan dengan hal seni dan menciptakan sesuatu
Untuk laki-laki, misalnya: seniman, artis komersial, guru kesenian, decorator, ahli
interior, fotografer, penata panggung, penata etalasi, perancang motif tekstil, guru
kesenian, perancang busana, dll
Untuk perempuan: idem

7. LITERARY
Pekerjaan yang berhubungan dengan buku, membaca, mengarang.
Untuk laki-laki misalnya: wartawan, pengarang, penulis drama, ahli sejarah, ahli
perpustakaan, penulis majalah, kritikus buku, penyiar
Untuk perempuan: idem

3
8. MUSICAL
Pekerjaan yang berhubungan dengan music dan memainkan alat musik
Untuk laki-laki misalnya: pianis, dirigen, composer, kritikus musik, ahli pustaka musik,
pemain band
Untuk perempuan: idem

9. SOCIAL SERVICE
Pekerjaan yang berkaitan dengan pelayanan terhadap kepentingan masyarakat,
kesejahteraan umum, membimbing, menasihati, memahami, melayani, dsb.
Untuk laki-laki misalnya: guru, psikolog, kepala sekolah, pekerja social, Pembina
rohani, petugas kesejahteraan masyarakat, dll
Untuk perempuan: idem

10. CLERICAL
Pekerjaan yang menuntut ketepatan, ketelitian, kerapihan
Untuk laki-laki misalnya: karyawan bank, pegawai tata usaha, petugas pengiriman
barang, petugas arsip, pegawai pos, dll
Untuk perempuan misalnya: sekertaris, juru ketik, resepsionis, penulis steno, pegawai
tata usaha, petugas arsip, pegawai bank, pegawai pos, dll

11. PRACTICAL
Pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan praktek.
Untuk laki-laki misalnya: tukang kayu, tukang bangunan, ahli meubel, tukang batu, ahli
ledeng, pembuat sepatu, dll
Untuk perempuan misalnya: penjahit, pembuat gerabah, penata rambut, juru masak, dll

12. MEDICAL
Pekerjaan yang berhubungan dengan pengobatan, perawatan penyakit, penyembuhan
dalam hal yang terkait biologis dan medis.
Untuk laki-laki misalnya: dokter, ahli bedah, ahli farmasi, fisioterapis, mantri, dll
Untuk perempuan misalnya: idem.

4
D. Prosedur Pengerjaan Tes RMIB Anak Usia 5-10 Tahun

1. Jenis tes
Tes RMIB termasuk dalam jenis tes verbal, artinya materi tes diberikan dalam bentuk
tulisan. Tes ini juga temasuk tes individu atau kelompok, artinya dapat diberika secara
individual maupun kelompok.

2. Jumlah soal
Jumlah soal dalam tes ini adalah 216 soal pekerjaan yang terbagi dalam 9 kelompok. Per
kelompok terdiri dari 24 soal pekerjaan.

3. Waktu
Waktu dalam mengerjakan tes ini adalah tidak terbatas pada anak-anak. Pada orang
dewasa waktu pengerjaannya adalah 20 menit.

4. Prosedur Pengerjaan
Prosedur pengerjaan tes ini adalah:
a) Mengisi identitas pada lembar kerja tes (Nomor, Nama, Usia, Pendidikan, Tanggal).
b) Sebelum mengerjakan tes, testee di minta untuk mendengarkan tester membacakan
petunjuk bagaimana mengerjakan tes berhitung ini.
c) Setelah selesai petunjuk di bacakan, kemudian testee di minta untuk mulai
mengerjakan tes dalam waktu yang tidak terbatas.
d) Dalam mengerjakan tes, testee di minta untuk memilih salah satu dari dua pekerjaan
yang paling disukai dan tidak disukai lalu memberikan ranking dari 1-12.
e) Setelah selesai memberikan rankng untuk semua jenis pekerjaan, testee diminta untuk
menuliskan 3 jenis pekerjaan yang di sukainya, tidak tergantung pada jenis pekerjaan
yang terdapat di dalam daftar. Boleh menulis pekerjaan yang terdapat dalam daftar
boleh juga tidak.
f) Setelah selesai mengerjakan tes, testee diminta untuk memeriksa kembali pekerjaan
tesnya agar tidak ada satupun yang terlewati.
g) Hasil tes tersebut akan dihitung oleh tester atau dihitung bersama-sama dengan testee.

5
5. Langkah-langkah dalam skoring dan Interpretasi
Langkah-langkah dalam skoring adalah:
a) Sesudah ranking dibuat oleh testee, maka hasil ranking tersebut kemudian dipindah
ke dalam suatu kerangka yang terdapat di bagian terakhir dari pada formulir tes ini.
b) Ranking dari kelompok A dimasukan ke dalam kerangka sesuai dengan aslinya.
Ranking kelompok B dimulai dari kolom Me. Kelompok C dimulai dari kolom Comp
dan seterusnya sehingga dalam kelompok akhir akan terdapat bahwa jenis pekerjaan
yang letaknya terbawah dalam susunan daftar pekerjaan akan menjadi paling atas
dalam kelompok tabulasi.
c) Untuk mengadakan pengecekan apakah tidak terdapat kesalahan dalam
memindahkan angka-angka ranking, maka sesudah dijumlahkan, hasil penjumlahan
dari semua anga harus sama dengan 702.
d) Apabila terdapat dua angka yang sama, maka masing-masing akan dikurangi atau
ditambah dengan 0,5 sesuai dengan keperluannyaa.
e) Misalkan: terdapat angka kembar 5 , dan angka 6 tidak ada, maka kedua angka
tersebut ditambah 0,5 sehingga masing-masing menjadi 5,5. Sedangkan apabila
angka kembar 7 dan angka 6 tidak ada, maka kedua angka tersebut dikurangi 0,5 dan
masing-masing menjadi 6,5.

Interpretasi

Kekonsistenan seseorang dalam memberikan jawaban dapat dilihat dari:


f) Penyeberan pilihan pekerjaan apakah menetap pada kategori yang sama tiap-tiap
kelompok.
g) Pilihan 3 pekerjaan apakah sesuai dengan hasil ranking.
h) Cara pemberian ranking apakah berurutan, contoh : setelah memberi nomor 1 pada
suatu pekerjaan lalu memberi nomor 2, 3, 4 dan seterusnya pada pekerjaan
dibawahnya.
i) Apabila anak memberikan jawaban yang tidak konsisten, maka hal ini dapat diartikan
sebagai:
1) Pengetahuan tentang pekerjaan-pekerjaan tersebut sangatlah kurang.
2) Memberikan indikasi pada sikap acuh tak acuh terhadap jenis pekerjaan yang
terdapat.
3) Kelalaian atau kecerobohan daripada testee, bahkan dapat diartiakan sebagai
sikap oposisi pada tugas.

6
4) Kemungkinan bahwa pekerjaan yang bersngkutan tidak mewakili kategori yang
ada.
5) Kemungkinan bahwa beberapa elemen dari pekerjaan itu sendiri cenderung untuk
menyalahi steorotip yang terdapat.

Apabila dilihat dari raw-scorenya, maka skor rendah dapat diartikan sebagai indikasi
adanya minat yang lebih besar dibandingkan dengan pekerjaan dengan skor yang lebih
tinggi. Jadi dengan melihat bagaimana urutan skor untuk masing-masing pekerjaan,
dapat dilihat pola minat seseorang. Semakin rendah skor, pekerjaan semakin disukai dan
semakin tinggi skor, pekerjaan semakin tidak disukai.

6. Penggunaan Hasil
Hasil interpretasi dari tes minat Rothwell – Miller dapat digunakan sebagai
bahan pertimbangan dalam mengarahkan atau memberikan saran pada individu. Selain
itu, dapat pula dipergunakan sebagai bahan diskusi kelompok untuk mengembangkan
suatu apresiasi terhadap kebutuhan akan adanya pekerjaan yang memuaskan.

Di samping itu, penggunaan utama dari hasil interpretasi ini adalah untuk
membantu individu menentukan minat utamanya, yang kemudian akan diikuti dengan
studi yang mendalam tentang pekerjaan yang terdapat di dalam lingkup minatnya.

E. Kesimpulan
Tes RMIB ini adalah tes ini sangat simple untuk dikerjakan. Untuk mengungkapkan
minat kita yang sebenarnya, kita tidak perlu bersusah payah untuk mengerjakan banyak
soal, tetapi hanya dengan memilih dan meberi rangking pada pekerjaan-pekerjaan yang
tersedia di dalam soal. Bila di tes lain skor tertinggi adalah penentu minat kita, tetapi tes ini
menentukan minat kita dengan melihat skor terendah. Dan hasilnya cukup mencengangkan
karena sangat sesuai dengan kepribadian saya sendiri. Dengan adanya tes ini kita semakin
terbantu untuk mengetahui tetntang minat kita terhadap suatu bidang pekerjaan

7
 Kekuatan dan kelemahan tes
a. Kekuatan
1) Tes ini cukup simple pengerjaannya
2) Tes ini mampu mengungkap minat pekerjaan seseorang hanya dengan memilih
pekerjaan-pekerjaan yang tersedia
3) Waktu pengerjaan tes ini untuk anak tidak terbatas walaupun untuk orang dewasa
pengerjaan dilakukan selama 20 menit
4) Dapat diberikan secara individual maupun kelompok
b. Kelemahan dari tes ini adalah
1) Ada nama-nama jenis pekerjaan yang tidak familiar sehingga membuat testee
bingung dalam memilih.
2) Pemberian ranking untuk skor yang sama cukup membingungkan.

8
DAFTAR PUSTAKA

https://www.psychologymania.com/2011/07/tes-rmib-rothwell-miller-interest-blank.html
http://blogpsikologi.blogspot.com/2016/03/konsep-tes-rmib-administrasi-skoring.html
https://titianlay05.blogspot.com/2015/12/tes-minat-rmib-rothwell-miller-interest.html