Anda di halaman 1dari 11

DENTAL ANATOMI

“TERMINOLOGI”

KETUA : CHITRA ANNESHA PRATIWI

SEKRETARIS : NADIA SHINTA KASIH

MODERATOR : ANGGI ANGRAINI

PENYAJI : 1. IHUT HAMONANGAN

2. ILMAN ALWAN SALEH

3. NURHAYANI PUTRI

4. TIOLA ELTEN PRASHTILYA

DOSEN PEMBIMBING : 1. Drg. Masra RN,M.Kes

2. Drg. Firdaus, M.Si

3. Drg. Efa Ismardianita, M.Kes

TAHUN AJARAN 2015/2016


UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG
1.PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Terminologi (bahasa latin: terminus) atau peristilahan yang mempelajari
istilah dan penggunaannya. Istilah adalah kata dan gabungan kata yang
digunakan dalam konteks tertentu. Kajian terminology antara lain mencakup
pembentukannya serta kaitan dengan suatu budaya.
Dalam dunia medis kebanyakan istilah diambil dari bahasa Yunani atau Latin,
meskipun beberapa dari bahasa modern, terutama Jerman, Prancis, dan Inggris.
Secara umum, istilah yang berkaitan dengan diagnosis dan operasi memiliki asal
usul Yunani, sedangkan anatomi berasal dari Latin. Pemahaman tentang struktir
istilah medis dan kemampuan untuk memecah istilah medis menjadi beberapa
bagian dapat membantu anda memaksimalkan manfaat kamus kesehatan dan
membuat terminulogi medis lebih mudah di pahami.

1.2 TUJUAN
Agar lebih mudah memahami istilah – istilah dalam bidang kesehatan
khususnya kedokteran gigi.

1.3 TOPIK PEMBAHASAN


Apasaja istilah – istilah yang digunakan dalam kedokteran gigi

1.4 PERMASALAN
1. Jaringan apasaja yang menyusun gigi?
2. Apa saja nomenklatur yang umum dalam kedokteran gigi?
3. Apa perbedaan hard tissue dan soft tissue?
4. Apasaja yang termasuk terminology gigi?
5. Apasaja yang termasuk jaringan periodontal penyususn kepala dan leher?
6. Apa saja anatomi gigi?
2.PEMBAHASAN

2.1 Menganalisa Masalah

1. Jaringan penyususn gigi:

Jaringan penyususn gigi terdiri dari hard tissue atau jaringan keras dan
soft tissue atau jaringan lunak.
a. Hard tissue (jaringan keras)
1. Email atau enamel
Merupakan lapisan terluar dari gigi serta merupakan struktur terkeras
pada tubuh manusia. Enamel diselubungi oleh cuticula dentis yang
berfungsi sebagai barrier terhadap keadaan asam rongga mulut
ataupun rangsangan profiolysis.
2. Sementum
merupakan lapisan luar berwarna kuning suram dari akar gigi. Bagian
dari gigi yang berbatasan langsung dengan bagian tulang rahang
dimana gigi tumbuh.
3. Dentin
Merupakan jaringan yang berwarna kekuningan dibawah email dan
sementum, yang menyusun bagian dalam setiap mahkota serta akar
gigi.
b. Soft tissue (jaringan lunak)
Pulpa
Merupakan rongga yang didalamnya terdapat peembuluh darah dan
serabut - serabut syaraf.

2. Nomenklatur pada gigi:

1.Cara Zsigmondy :

1. Gigi permanent :

87654321 12345678

87654321 12345678

Contoh : P2 atas kanan = 5 |


I 1 bawah kiri = | 1

1. Gigi decidui :

V IV III II I I II III IV V

V IV III II I I II III IV V

Contoh : c bawah kanan = III |

m2 atas kiri = | V

1. Cara FDI

System 2 angka dari federation dental international (FDI)

i. Angka pertama menunjukan kuadran gigi

ii. Angka kedua menunjukan elemen gigi

1. Gigi Permanent

1-4 untuk gigi permanent

1 = rahang atas kanan 1 2

2 = rahang atas kiri 4 3

3 = rahang bawah kiri

4 = rahang bawah kanan

1817161514131211 2122232425262728

4847464544434241 3132333435363738

1. Gigi decidui

5 – 8 untuk gigi susu

5 = rahang atas kanan 5 6

6 = rahang atas kiri 8 7

7 = rahang bawah kiri


8 = rahang bawah kanan

55 54 53 52 51 61 62 63 64 65

85 84 83 82 81 71 72 73 74 75

Contoh :

43 = permanen, caninus bawah kanan

25 = permanen, premolar dua atas kiri

73 = decidui, caninus bawah kiri

65 = decidui, molar dua atas kiri

3. Cara Palmers

cara yang paling mudah dan universal untuk dental record

1. Gigi tetap

87654321 12345678

87654321 12345678

Gigi yang dilihat dari lateral

Contoh :

P2 atas kanan = 5 |

I1 bawah kiri = | 1

1. Gigi Decidui

EDCBA ABCDE

EDCBA ABCDE

Contoh :

c bawah kanan = C |

m2 atas kiri = | E
4. Cara Amerika

dengan menghitung dari atas kiri, ke kanan, kebawah kanan lalu bawah kiri.

1. Gigi tetap

16 15 . . . . . 9 8 . . . . . 2 1

17 18 . . . . .24 25 . . . . .31 32

Contoh :

P2 atas kanan = 13

I1 bawah kiri = 25

1. Gigi Decidui

X IX . . VI V IV . . I

XI XII . . XV XVI XVIII . . … XX

Contoh :

m2 bawah kanan = XI

c atas kiri = III

5. Cara Haderup

+ +

– –

Contoh :

P2 atas kanan = 5 +

I1 bawah kiri = – 1

c bawah kanan decidui = 03 +

m2 atas kiri decidui = +05

6.Cara applegate
Kebalikan dari cara amerika yaitu dengan menghitung dari atas kanan, kebawah kiri, lalu
kebawah kanan

1. Gigi Permanent

1 2 . . . . . 8 9 . . . . . 15 16

32 31 . . . . …25 24 . . . . . . 18 17

1. Gigi Decidui

I II . . . V VI . . . . X

XX . . .XVI XV . . . X I

7. System Scandinavian

Jarang digunakan dalam praktek dokter gigi

+ = untuk gigi atas

– = untuk gigi bawah

8 Cara G. B. Denton

1. Gigi tetap : 2 1

3 4

P2ataskanan=2.5

1. Gigi susu : b a

c d

m2 atas kiri = a.5

9. Cara Utrecht / Belanda

Dengan menggunakan tanda-tanda :

S = superior / atas

I = inferior / bawah

d = dexter / kanan
s = sinister / kiri

1. Gigi permanent (penulisan dengan huruf besar)

Contoh : P2 atas kanan = P2 Sd

I1 bawah kiri = I1 Is

1. Gigi Decidui (penulisan dengan huruf kecil)

Contoh : c bawah kanan = c Id

m2 atas kiri = m2 S

3.Perbedaan hard tissue dan soft tissue

a. dilihat dari penyusunan

Hard tissue: zat kapur,kalsium,email,karoten

Soft tissue: pembulu darah,protein

b.dilihat dari fungsinya

Hard tissue: melindungi jaringan lunak dibawahnya dan sebagai alat gerak pasif,terdapat
jaringan ikat dan otot di dalamnya.

Soft tissue: alat gerak aktif yang menghubungkan dan mendukung tubuh.

Example: tulang dan tulang rawan.

4.Bagian-bagian terminologi gigi:

1. maksila: rahang atas

2. mandibula: rahang bawah

3. lingual: lidah

4. bukal: pipi

5. labial: bibir

6. mesial: depan
7. distal : belakang

8. dekstra : kanan

9. sinistra: kiri

10. superior: atas

11. anterior : depan

12. posterior: belakang

13. inferior: bawah

14. palatal: langit-langit

15. proksimal: gigi yang berhadapan pada satu lengkung

16. insisar: permukaan kunyah bagian anterior

17. oklusal: permukaan kunyah bagian posterior

18. oklusi: hubungan kontak antara maksila dan mandibula saat mulut tertutup

19. oklusi sentris: hubungan kontak antara maksila dan mandibula waktu relasi sentris

20. oklusi aktif: hubungan kontak antara maksila dan mandibula saat pergerakan kekanan dan
kiri

21. relasi sentris: hubungan antara maksila dan mandibula dimana kepala sendi atau caput
berada pada bagian dorsal dalam fosa glenoid tanpa mengurangi pergerakan ke lateral.

5. Jaringan Periodontal:

1. Ginggiva

Merupakan bagian dari jaringan periodontal yang paling luar.

2. Tulang Alveolar
Merupakan bagian maksila dan mandibular yang membentuk dan mendukung soket gigi.
3. Ligamen periodontal
Merupakan jaringan pendukung yang mengisi ruangan antara permukaan gigi dengan
dinding soket, mengelilingi akar gigi bagian coronal dan turut serta mendukung gingiva.
4. Sementum
Merupakan suatu lapisan jaringan klasifikasi yang tipis dan menutupi permukaan akar
gigi.
6.Macam – macam anatomi gigi:

1. mahkota : bagian yang menonjol dari gigi

2. leher: bagian yang terletak anatara mahkota dan akar gigi

3. akar: bagian yang tertanam di tulang rahang

4. enamel: bagian yang melindungi gigi dengan zat yang sangat keras yang berada pada
bagian terluar gigi.

5. Dentin: lapisan yang berada di setelah lapisan enamel yng di bentuk dari zat kapur dan
merupakan bagian terluas dari struktur gigi.

6. Rongga gigi : rongga yang didalamnya terdapat pembuluh darah kapiler dan serabut-
serabut syaraf.

7. Sementum : Bagian dari akar gigi yang berdampingan dan berbatasan langsung dengan
bagian tulang rahang dimana gigi tumbuh.
REFERENSI

1. www.egcmedbooks.com
2. https://balidentistry.wordpress.com/2012/12/09/jaringan-periodontal/
3. http://www.scribd.com/doc/128073440/Rumus-Nomenklatur-Gigi-FDI#scribd
4. https://www.google.com/search?q=anatomi+gigi&client=firefox-a&rls=org.mozilla:en-
US:official&channel=sb&biw=1010&bih=419&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&sqi
=2&ved=0CBsQsARqFQoTCMPfxfTdmcgCFZJajgoduiYNHQ