Anda di halaman 1dari 16

PEDOMAN PERUSAHAAN

PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -


BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 1
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

1. Alur Proses Administrasi Kredit


a. Sentra

Penjelasan :
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 2
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

NO AKTIVITAS KEWENANGAN

1 Unit Bisnis mengirim dokumen kredit Unit Bisnis


2 Unit Administrasi Kredit menerima dokumen kredit Unit Administrasi Kredit
dan membuat Checklist Penerimaan Dokumen
Kredit (Lampiran 11).
3-4 Unit Administrasi Kredit meneliti NK3 yang diterima Pembuatan SKK oleh:
(terutama pengikatan jaminan dan asuransi). 1. Segmen Korporasi dan
Apabila ada yang tidak bisa didudukkan dalam Menengah:
SKK dan PK, maka Unit Administrasi Kredit Yurist/Analis
membuat memo pemberitahuan kepada Unit 2. Segmen Kecil:
Bisnis untuk dilakukan koreksi NK3 sesuai Asisten Administrasi
ketentuan yang berlaku. Apabila NK3 telah sesuai, Kredit.
Unit Administrasi Kredit menyiapkan Surat
Keputusan Kredit (SKK) dan mengirimkan kepada SKK diperiksa dan diparaf
Pemimpin Unit Bisnis untuk ditandatangani. oleh:
1. Segmen Korporasi:
Pengelola dan Pemimpin
Kelompok Administrasi
Kredit.
2. Segmen Menengah:
Pengelola Administrasi
Kredit.
3. Segmen Kecil:
Penyelia Administrasi
Kredit/ Wakil Pemimpin
(dhi. Wakil SKC)

5 Pemimpin Unit Bisnis menandatangani SKK. Asli Sebelum SKK ditanda


SKK dikirimkan kepada nasabah / calon nasabah tangani Pemimpin Unit
untuk dimintakan persetujuan. Bisnis divalidasi oleh Unit
Bisnis dan Risiko sesuai
kewenangan dan mengacu
kepada BPP Perkreditan.

6 Unit Administrasi Kredit mempersiapkan Pembuatan dokumentasi


dokumentasi terkait pemberian fasilitas kredit kredit:
meliputi Perjanjian Kredit (PK) dan perjanjian 1. Segmen Korporasi dan
accesoir beserta seluruh kelengkapan dokumen Menengah :
lainnya, sesuai dengan Surat Keputusan Kredit Yurist/Analis Administrasi
(SKK) yang telah disetujui oleh nasabah / calon Kredit
nasabah tersebut. 2. Segmen Kecil:
Asisten Administrasi
Kredit.
Dokumentasi kredit
diperiksa dan diparaf oleh:
1. Segmen Korporasi :
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 3
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

NO AKTIVITAS KEWENANGAN

Pengelola dan Pemimpin


Kelompok Administrasi
Kredit Korporasi
2. Segmen Menengah:
Pengelola Administrasi
Kredit.
3. Segmen Kecil:
Penyelia Administrasi
Kredit/ Wakil Pemimpin
(dhi. Wakil SKC)

7 Pemimpin Unit Bisnis dan debitur/calon debitur Pemimpin Unit Bisnis


melakukan penandatanganan Perjanjian Kredit
dan perjanjian accesoirnya.
8 Unit Administrasi Kredit membuat faksimile Facsimili Dibuat oleh:
pembukaan rekening pinjaman atas dasar perintah 1. Segmen Korporasi dan
tertulis dari Unit Bisnis untuk dikirimkan kepada Menengah :
Booking Office/Sentralisasi Back Office (SBO). Yurist/Analis Administrasi
Kredit.
2. Segmen Kecil:
Asisten Administrasi Kredit.

Diperiksa dan diparaf oleh:


1. Segmen Korporasi dan
Menengah :
Pengelola Administrasi
Kredit.
2. Segmen Kecil:
Penyelia Administrasi
Kredit.

Untuk tandatangan
mengacu kepada
kewenangan di petunjuk
pelaksanaan ini.
9 Booking Office/ Sentralisasi Back Office (SBO) Booking Office
melakukan pembukaan rekening pinjaman.

10 Unit Administrasi Kredit membuat dan mengisi Checklist syarat disposisi


checklist Syarat Pencairan (BNI-105). BNI – 105 yang menjadi
Formulir BNI-105 mengacu kepada PP Perkreditan kewenangan administrasi
Business Banking Buku III Bab II Formulir kredit dibuat oleh:
Persetujuan Kredit Sub Bab A. 1. Segmen Korporasi dan
Menengah :
Yurist/Analis Administrasi
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 4
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

NO AKTIVITAS KEWENANGAN

Kredit.
2. Segmen Kecil:
Asisten Administrasi Kredit

BNI - 105 diperiksa dan di


paraf oleh:
1. Segmen Korporasi dan
Menengah :
Pengelola Administrasi
Kredit.
2. Segmen Kecil:
Penyelia Administrasi
Kredit.

Untuk tandatangan
mengacu kepada
kewenangan di petunjuk
pelaksanaan ini.

11-12 Pembuatan memo pencairan dan disetujui oleh Unit Bisnis dan Risiko
Pemutus Kredit (Mengacu kepada proses kredit
yang berlaku)
13-14 Unit Administrasi Kredit melakukan pengecekan Pengecekan dan pembuatan
memo pencairan dan Checklist Syarat Disposisi memo oleh:
(BNI 105) yang telah dilengkapi dan ditanda 1. Segmen Korporasi dan
tangani oleh Unit Bisnis. Apabila ada syarat Menengah :
pencairan kredit belum terpenuhi dan tidak Yurist/ Analis Administrasi
tertuang dalam memo disposisi kredit, maka Unit Kredit.
Administrasi Kredit membuat memo kepada Unit 2. Segmen Kecil:
Bisnis baik di Kredit Korporasi, Sentra atau Asisten Administrasi Kredit
Cabang untuk pemenuhan syarat pencairan kredit
yang belum terpenuhi. Pemeriksaan memo dan
diparaf oleh:
1. Segmen Korporasi dan
Menengah :
Pengelola Administrasi
Kredit.
2. Segmen Kecil:
Penyelia Administrasi
Kredit.
Untuk tandatangan
mengacu kepada
kewenangan di petunjuk
pelaksanaan ini
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 5
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

NO AKTIVITAS KEWENANGAN

15 Unit Administrasi Kredit membuat faksimili Facsimili Dibuat oleh:


disbursement untuk dikirimkan kepada booking 1. Segmen Korporasi dan
office/SBO apabila seluruh syarat pencairan telah Menengah :
terpenuhi. Yurist/ Analis Administrasi
Kredit.
2. Segmen Kecil:
Asisten Administrasi Kredit.

Diperiksa dan diparaf oleh:


1. Segmen Korporasi dan
Menengah :
Pengelola Administrasi
Kredit.
2. Segmen Kecil:
Penyelia Administrasi
Kredit.
Untuk tandatangan
mengacu kepada
kewenangan di petunjuk
pelaksanaan ini.

16 Booking Office/SBO melakukan disbursement Booking Office/ SBO


berdasarkan faksimili dari Unit Administrasi Kredit.

17-19 Unit Administrasi Kredit melakukan: Penataan dokumen,


1. Penataan dokumen kredit. pelaporan dan pemantauan
2. Pelaporan dilakukan oleh Unit
3. Pemantauan Administrasi Kredit.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 6
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

b. Kantor Cabang
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 7
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

Penjelasan :

NO AKTIVITAS KEWENANGAN

1 Unit Bisnis mengirim dokumen kredit Unit Bisnis


2 Unit Administrasi Kredit menerima dokumen kredit Unit Administrasi Kredit
dan membuat checklist dokumen kredit yang
diterima (Lampiran 11).
3-4 Unit Administrasi Kredit meneliti NK3 yang diterima Pembuatan SKK oleh
(terutama pengikatan jaminan dan asuransi). Asisten Administrasi Kredit.
Apabila ada yang tidak bisa didudukkan dalam
SKK dan PK, maka Unit Administrasi Kredit SKK diperiksa dan diparaf
membuat memo pemberitahuan kepada Unit oleh Penyelia Administrasi
Bisnis untuk dilakukan koreksi NK3 sesuai Kredit / Penyelia yang
ketentuan yang berlaku. Apabila NK3 telah sesuai, membawahi fungsi
Unit Administrasi Kredit menyiapkan Surat Adminisrasi Kredit.
Keputusan Kredit (SKK) dan mengirimkan kepada
Pemimpin Unit Bisnis untuk ditandatangani.
5 Pemimpin Unit Bisnis menandatangani SKK. Asli Sebelum SKK ditanda
SKK dikirimkan kepada nasabah / calon nasabah tangani Pemimpin Unit
untuk dimintakan persetujuan. Bisnis divalidasi oleh Unit
Bisnis dan Risiko sesuai
kewenangan dan mengacu
kepada BPP Perkreditan.
6 Unit Administrasi Kredit mempersiapkan Pembuatan dokumentasi
dokumentasi terkait pemberian fasilitas kredit kredit oleh Asisten
meliputi Perjanjian Kredit (PK) dan perjanjian Administrasi Kredit.
accesoir beserta seluruh kelengkapan dokumen
lainnya, sesuai dengan Surat Keputusan Kredit Dokumentasi kredit
(SKK) yang telah disetujui oleh nasabah / calon diperiksa dan diparaf oleh
nasabah tersebut. Penyelia Administrasi Kredit/
Penyelia yang membawahi
fungsi Adminisrasi Kredit.

7 Pemimpin Unit Bisnis dan debitur/calon debitur Pemimpin Unit Bisnis


melakukan penandatanganan Perjanjian Kredit
dan perjanjian accesoirnya.
8 Unit Administrasi Kredit Kantor Cabang Bukti pembukaan rekening
melakukan pembukaan rekening pinjaman secara pinjaman oleh Asisten
manual maupun burekol. Administrasi Kredit.

Diperiksa dan diparaf oleh


Penyelia Administrasi Kredit
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 8
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

NO AKTIVITAS KEWENANGAN

9 Unit Administrasi Kredit membuat checklist Syarat Checklist syarat disposisi


Pencairan (BNI-105). BNI – 105 yang menjadi
Formulir BNI-105 mengacu kepada PP Perkreditan kewenangan administrasi
Business Banking Buku III Bab II Formulir kredit:
Persetujuan Kredit Sub Bab A. 1. Dibuat oleh Asisten
Administrasi Kredit.
2. Diperiksa oleh Penyelia
Administrasi Kredit.

Untuk tandatangan
mengacu kepada
kewenangan di petunjuk
pelaksanaan ini.
10-11 Pembuatan memo pencairan dan disetujui oleh Unit Bisnis dan Risiko
Pemutus Kredit (Mengacu kepada proses kredit
yang berlaku)
12-13 Unit Administrasi Kredit melakukan pengecekan Pengecekan dan pembuatan
memo pencairan dan Checklist Syarat Disposisi memo oleh Asisten
(BNI 105) maupun Checklist Pemenuhan Syarat Administrasi Kredit
Disposisi yang telah dilengkapi dan ditanda
tangani oleh Unit Bisnis. Apabila ada syarat Pemeriksaan memo dan
pencairan kredit belum terpenuhi dan tidak diparaf oleh Penyelia
tertuang dalam memo disposisi kredit, maka Unit Administrasi Kredit.
Administrasi Kredit membuat memo kepada Unit
Bisnis untuk pemenuhan syarat pencairan kredit Untuk tandatangan
yang belum terpenuhi. mengacu kepada
kewenangan di petunjuk
pelaksanaan ini
14 Unit Administrasi Kredit melakukan disbursement
apabila seluruh syarat pencairan telah terpenuhi.
15-17 Unit Administrasi Kredit melakukan: Penataan dokumen,
a. Penataan dokumen kredit. pelaporan dan pemantauan
b. Membuat Laporan dilakukan oleh Unit
c. Melakukan Pemantauan Administrasi Kredit.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 9
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

2. Pembuatan Surat Keputusan Kredit (SKK)


a. Pembuatan SKK mengacu pada ketentuan yang berlaku cfm. Pedoman Perusahaan (PP)
Perkreditan Business Banking dan Consumer&Ritel
b. Khusus pembuatan SKK diatur sebagai berikut:
1). Untuk Korporasi, pembuatan SKK dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit Korporasi dan
divalidasi oleh Unit Bisnis dan Risiko (Cfm BPP Perkreditan). SKK ditandatangani oleh
Pemimpin Unit Bisnis.
2). Untuk Sentra Kredit:
a) Business Banking:
Pembuatan SKK dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit dan divalidasi oleh Unit Bisnis
dan Risiko (Cfm BPP Perkreditan). SKK ditandatangani oleh Pemimpin Unit Bisnis.
b) Consumer & Ritel:
Pembuatan SKK dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit LNC dan diperiksa oleh
Penyelia / Pengelola Layanan Pinjamandan SKK ditandatangani oleh Pemimpin Unit
Bisnis.
3). Untuk Cabang / Kantor Cabang Pembantu, pembuatan SKK dilakukan oleh Unit Administrasi
Kredit Kantor Cabang / Kantor Cabang Pembantu dan divalidasi oleh Unit Bisnis dan Risiko
(Cfm BPP Perkreditan). SKK ditandatangani oleh Pemimpin Kantor Cabang / Pemimpin
Kantor Cabang Pembantu.
3. Pembuatan Dokumentasi Kredit
a. Pembuatan dokumentasi kredit (antara lain Perjanjian Kredit, Perjanjian Accesoir, Penutupan
asuransi jaminan, Pengikatan jaminan) mengacu pada ketentuan yang berlaku cfm. Pedoman
Perusahaan (PP) Perkreditan Business Banking dan Consumer&Ritel.
b. Dasar pembuatan dokumentasi kredit adalah kelengkapan data debitur (legalitas maupun
jaminan kredit) sesuai dokumen yang diserahkan oleh Unit Bisnis.
c. Untuk pembuatan dokumentasi kredit diatur sebagai berikut:
1) Untuk Korporasi, pembuatan dokumentasi kredit dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit
Korporasi dan dilakukan pemeriksaan oleh Pengelola/ Pemimpin Kelompok Administrasi
Kredit Korporasi.
2) Untuk Sentra Kredit:
a) Business Banking:
Pembuatan dokumentasi kredit dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit Wilayah (AMR
dan ASR) dilakukan pemeriksaan oleh Pengelola/Penyelia.
b) Consumer & Ritel:
Pembuatan dokumentasi kredit dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit LNC dan
dilakukan pemeriksaan oleh Penyelia/ Pengelola Layanan Pinjaman (ACR).
3) Untuk Cabang, pembuatan dokumentasi kredit dilakukan oleh Unit Administrasi Kredit Kantor
Cabang dan dilakukan pemeriksaan oleh Wakil Pemimpin Cabang / Penyelia yang secara
langsung membawahi fungsi administrasi kredit.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 10
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

4) Untuk Kantor Cabang Pembantu, pembuatan dokumentasi kredit dilakukan oleh Unit
Administrasi Kredit Kantor Cabang Pembantu dan dilakukan pemeriksaan oleh Pemimpin
Kantor Cabang Pembantu (KCP) / Penyelia yang secara langsung membawahi fungsi
administrasi kredit di KCP.
d. Pengikatan Jaminan
1) Unit Administrasi Kredit membuat surat untuk dilakukan pengikatan jaminan ke notaris
berdasarkan syarat-syarat yang terdapat dalam Perjanjian Kredit.
2) Setiap pengikatan jaminan harus diregister di Register Order Notaris & Penyerahan Jaminan
ke Notaris.
3) Pengikatan Jaminan maupun order ke notaris lain dilakukan pemantauan dengan
menggunakan format Laporan Proses di Notaris yang dibuat setiap bulan (Lampiran 3).
e. Penutupan asuransi
1) Unit Administrasi Kredit membuat surat untuk dilakukan penutupan objek pertanggungan ke
maskapai asuransi. Besarnya nilai penutupan asuransi seperti yang tertuang dalam Surat
Keputusan Kredit dan Perjanjian Kredit.
2) Setiap penutupan asuransi harus diregister di Register Order Penutupan Asuransi.
3) Apabila terdapat perbedaan nilai penutupan maupun debitur keberatan ditutup asuransi
harus mendapat keputusan dan persetujuan dari Unit Bisnis dan Risiko.
4) Unit Administrasi Kredit membuat laporan penutupan asuransi setiap bulan dengan
menggunakan format Laporan Penutupan Asuransi (lampiran 5)
4. Pengelolaan Rekening Pinjaman
Aktivitas pengelolaan rekening pinjaman meliputi pembukaan rekening kredit, maintenance
rekening kredit antara lain maintenance suku bunga kredit, jangka waktu kredit yang diberikan, dan
pelunasan pinjaman yaitu penutupan rekening kredit.
a. Pembukaan rekening pinjaman baru dilakukan setelah ada memo dari Unit Bisnis (termasuk
ketersediaan dana untuk propisi dan administrasi).
b. Untuk maintenance jangka waktu kredit karena perpanjangan fasilitas kredit dilakukan setelah
ada memo dari Unit Bisnis.
Setiap maintenance jangka waktu kredit hanya dilakukan jika PK/PPPK (Persetujuan Perubahan
Perjanjian Kredit) telah ditandatangani oleh debitur.

5. Pencairan Kredit
a. Proses pencairan kredit mengacu pada ketentuan yang berlaku cfm.Pedoman Perusahaan (PP)
Perkreditan Business Banking dan Consumer & Ritel.
b. Pencairan kredit dapat dilaksanakan apabila Perjanjian Kredit (PK) telah ditandatangani dan
syarat-syarat dalam SKK maupun PK telah terpenuhi.
c. Kewenangan memutus disposisi (pencairan) kredit:
1) Business Banking:
Berada pada Pemimpin Unit Bisnis dan Pemimpin Unit Risiko padanannya sesuai
segmentasinya.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 11
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

2) Consumer & Ritel:


Berada pada Pemimpin Unit
d. Langkah-langkah Unit Administrasi Kredit melakukan Checklist Syarat Disposisi Kredit (Form.
BNI 105 mengacu kepada PP Perkreditan Business Banking Buku III Bab II Formulir Persetujuan
Kredit Sub Bab A ):
1) Unit Administrasi Kredit membuat Checklist Syarat Disposisi Kredit (Form. BNI 105).
2) Formulir checklist Syarat Disposisi Kredit dibagi menjadi 2 bagian:
a) Bagian A yang merupakan data rincian persyaratan umum kelengkapan dokumen
yang berisi dokumen legalitas dan perijinan usaha, perjanjian, bukti kepemilikan
agunan atau jaminan, pengikatan dan asuransi.
b) Bagian B berisi hal-hal atau syarat-syarat yang secara khusus diatur dalam SKK dan
didudukkan dalam dokumen Perjanjian (misalnya syarat pencairan, covenant-covenant
yang harus dipenuhi debitur, dan sebagainya).
3) Kolom Checklist Awal diisi dan ditanda tangani oleh petugas Unit Administrasi Kredit
dengan memberikan tanda (√) apabila :
a) Dokumen telah diserahkan oleh debitur dan dikuasai oleh BNI ((Form bagian A).
b) Memenuhi syarat disposisi sebagaimana tertera dalam SKK dan PK (form bagian B).
4) Kolom Checklist akhir terbagi menjadi 2 bagian yang merupakan sarana check & balance
antara unit pengelola debitur dan unit administrasi kredit.
a) Pengelola debitur meneliti checklist awal yang disiapkan oleh Unit Administrasi Kredit
dan memberikan tanda (√) apabila telah sesuai serta memberikan tanda (-) jika belum
sesuai.
b) Petugas Unit Administrasi Kredit akan mencocokkan ulang atas data pada checklist
awal dan data checklist akhir yang disampaikan oleh pengelola debitur serta
memberikan tanda (√) apabila telah sesuai serta memberikan tanda (-) jika belum
sesuai.
5) Pengelola debitur maupun petugas administrasi kredit dapat mencantumkan informasi atau
penjelasan yang diperlukan dalam kolom “keterangan”.
6) Dalam hal seluruh syarat checklist dalam bagian A dan bagian B telah terpenuhi, maka
Unit Administrasi Kredit akan melakukan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
e. Unit Administrasi Kredit melakukan pengecekan pemenuhan syarat disposisi kredit:
1) Apabila memo pencairan telah diterima dan seluruh syarat pencairan telah terpenuhi, maka
Unit Administrasi Kredit melaksanakan pencairan kredit.
2) Apabila terdapat syarat pencairan kredit belum terpenuhi, namun sudah dimasukkan
kedalam memo pencairan dan telah ada memo penundaan (sesuai ketentuan BPP
Perkreditan) yang disetujui oleh Pemutus Kredit sesuai kewenangannya, maka Unit
Administrasi Kredit tetap melaksanakan pencairan kredit berdasarkan keputusan dari
Pemutus Kredit. Apabila belum ada memo penundaan, maka Unit Administrasi Kredit
membuat memo kepada Unit Bisnis untuk dilengkapi memo penundaan dimaksud.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 12
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

6. Pelunasan Kredit dan Penarikan Jaminan Kredit (Roya Jaminan)


Dalam hal debitur melunasi pinjaman dan/atau menarik sebagian dan/atau seluruh jaminan yang
ada, Unit Bisnis membuat Memo/nota intern/surat pengantar pelunasan dan/atau pelepasan jaminan
(BNI-106) kepada Unit Administrasi Kredit. Unit Administrasi Kredit menyiapkan semua kelengkapan
debitur apabila seluruh syarat pelunasan telah terpenuhi, antara lain Bukti Pengembalian Jaminan,
Surat Roya dan Surat Keterangan Lunas.
Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Unit Administrasi Kredit terkait dengan Pelunasan Kredit
maupun Penarikan Jaminan:
a. Memastikan telah menerima memo pelepasan /penggantian agunan (BNI-106).
b. Memastikan seluruh syarat yang tertuang dalam memo pelepasan/ penggantian agunan BNI 106
telah terpenuhi dan dilaksanakan.
c. Untuk pelunasan rekening pinjaman, dipastikan rekening telah ditutup dan dalam rekening
pinjaman telah tertulis “Pelunasan”.
d. Memastikan pejabat yang bertandatangan di BNI 106 sesuai dengan ketentuan kewenangan
yang berlaku.
1) Pelunasan Kredit:
a) Unit Administrasi Kredit menerima memo pelepasan/ penggantian agunan(BNI-106)
dari Unit Bisnis.
b) Unit Administrasi Kredit melaksanakan perintah sebagaimana dalam BNI-106 antara
lain penutupan rekening pinjaman dan pembebanan biaya, denda PSJT jika ada.
c) Unit Administrasi Kredit memastikan rekening pinjaman telah ditutup untuk selanjutnya
membuat surat-surat kelengkapan antara lain:
(1) Bukti Pengembalian Jaminan diserahkan dan ditandatangani oleh pemilik jaminan
atau pihak yang menerima pengalihan hak atas agunan dengan Pihak Bank(Unit
Bisnis dan Unit Administrasi Kredit) atau pihak yang mendapat kuasa dari pemilik
jaminan.
(2) Surat Roya yang ditandatangani oleh Unit Administrasi Kredit.
d) Surat Keterangan Lunas dibuat dan ditandatangani oleh Unit Bisnis.

2) Pelepasan/penggantian Jaminan Permanen:


a) Unit Administrasi Kredit menerima memo pelepasan/ penggantian agunan (BNI-106)
dari Unit Bisnis.
b) Unit Administrasi Kredit melaksanakan perintah sebagaimana dalam BNI-106
(termasuk apabila ada permintaan penutupan rekening pinjaman maupun penurunan
maksimum cash loan/ non cash loan).
c) Unit Administrasi Kredit membuat surat-surat kelengkapan antara lain:
(1) Bukti Pengembalian Jaminan diserahkan dan ditandatangani oleh pemilik jaminan
atau pihak yang menerima pengalihan hak atas agunan dengan Pihak Bank (Unit
Bisnis dan Unit Administrasi Kredit) atau pihak yang mendapat kuasa dari pemilik
jaminan.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 13
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

(2) Surat Roya yang ditandatangani oleh Unit Administrasi Kredit.


7. Penataan Dokumen
Dokumentasi dan administrasi merupakan rangkaian aktivitas untuk mendokumentasikan dan
mengadministrasikan dokumen kredit. Salah satu fungsi Unit Administrasi Kredit adalah memastikan
kelengkapan dokumen administrasi kredit. Untuk meminimalisir risiko terkait dengan dokumen kredit
diperlukan penelitian, penataan dokumen dan monitoring terhadap dokumentasi kredit yang dikelola
oleh masing-masing Unit Adminstrasi Kredit.
Dokumen kredit yang dikelola oleh Unit Administrasi Kredit terdiri dari file asli, file kerja dan file
referensi. Ketentuan penataan dokumen mengacu kepada PP sementara penataaan dokumen yang
ada di e-PP BNI.
8. Peminjaman Dokumen
Untuk kepentingan pengawasan dan aktivitas administrasi kredit maka Unit Administrasi Kredit
melayani peminjaman dokumen kredit kepada pihak-pihak yang membutuhkan antara lain Unit Bisnis,
Auditor Internal maupun Eksternal.
a. Ketentuan peminjaman dokumen kreditdiatur sebagai berikut :
1) Peminjaman dokumen kredit (File Asli dan / atau File Kerja) maksimum selama 1 (satu) hari
kerja.
2) Khusus File Asli hanya dipinjam ditempat, tidak diperkenankan keluar dari unit
AdministrasiKredit. Dalam keadaan tertentu dimungkinkan dipinjam dengan persetujuan
Pemimpin Unit Bisnis dan Pemimpin Kelompok/Pengelola/Penyelia Unit Administrasi Kredit.

b. Tata Tertib Peminjaman dokumen Kredit :


1) Peminjaman/Pengembalian dokumen Kredit menggunakan buku register Peminjaman/
Pengembalian File Kredit (BNI-127)
2) Peminjaman File hanya dapat dilakukan selama jam kerja berlangsung, kecuali ditentukan
lain (atas permintaan dan sesuai kebutuhan Peminjam).
3) Apabila peminjaman File Kredit dilakukan diluar jam kerja/melebihi batas waktu peminjaman
yang telah ditetapkan, Peminjam harus melengkapi dan mengisi kolom Keterangan pada
buku register.
4) Peminjam tidak diperkenankan mengambil dokumen-dokumen yang terdapat dalam bendel
File Kredit, tanpa seijin Petugas Unit Administrasi Kredit (baik untuk kepentingan foto copy
atau kepentingan-kepentingan lainnya).
5) Peminjam berkewajiban merapikan kembali dokumen-dokumen setelah dipergunakan, untuk
ditempatkan kembali sesuai daftar isi (seperti semula) dan tidak ada yang tercecer.
6) Peminjam bertanggung jawab menjaga kelengkapan dan kerapian dokumen pada saat
pengembalian bundel File Kredit kepada Petugas Unit Administrasi Kredit.
7) Peminjam bertanggung jawab atas kehilangan dan kerusakan dokumen-dokumen File
Kredityang dipinjam.

c. Proses Peminjaman dan Pengembalian Dokumen Kredit :


1) Peminjam mengisi buku register Peminjaman atau Pengembalian File Kredit.
2) Setelah pengisian buku register Peminjaman atau Pengembalian File selesai, Petugas Unit
Administrasi Kredit menyerahkan file kredit yang dipinjam.
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 14
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

3) Peminjam menerima file kredit yang dipinjam dan membubuhkan paraf bersama dengan
Petugas Unit Administrasi Kredit.
4) Untuk peminjaman file kredit harus dikembalikan pada hari yang sama cfm ketentuan yang
berlaku.Namun apabila dalam keadaan tertentu diperlukan peminjaman lebih dari 1 hari
diatur sbb :
a) Peminjaman lebih dari 1 hari tetapi tidak dibawa keluar kantor harus mendapatkan
persetujuan Kelompok/ Pengelola/ Penyelia Administrasi Kredit.
b) Peminjaman lebih dari 1 hari dan dibawa keluar kantor harus mendapat persetujuan dari
Kelompok/ Wakil Pemimpin atau Pemimpin Unit.
5) Untuk peminjaman file kredit yang tidak dikembalikan pada hari yang sama, maka Peminjam
wajib melakukan pemberitahuan kepada Petugas Unit Administrasi Kredit dan mendapat
persetujuan dari Kelompok/ Pengelola/ Penyelia Unit Administrasi Kredit dan selanjutnya
Peminjam harus melengkapi dan mengisi kolom Keterangan pada buku register Peminjaman/
Pengembalian File Kredit.
6) Untuk peminjaman file keluar kantor harus dibuatkan Memo Peminjaman File.
7) Pada waktu pengembalian file kredit oleh Peminjam, Petugas Unit Administrasi Kredit akan
memeriksa kembali file kredit yang dikembalikan tersebut dan kemudian mengembalikan file
kredit pada tempat yang tersedia.

9. Ketentuan Umum
1) Komparisi
Ketentuan terkait Komparisi mengacu pada ketentuan yang berlaku saat ini untuk seluruh segmen.
2) Kewenangan Tanda Tangan Dokumen Administrasi Kredit:
Menengah dan Usaha Kecil *) Kantor
Beda Gedung Kantor Cabang
No. Aktivitas Korporasi Satu gedung dengan
dengan Pemimpin Cabang Pembantu
Pemimpin RCR (KCP)
RCR
1 Surat order Pemimpin Pemimpin Kelompok 1. Untuk PBO/ Pemimpin
ke notaris Kelompok RCR segmen PBN KCP
dan asuradur Administrasi menengah
Kredit oleh
Korporasi Pengelola
AMR
2. Untuk
Apabila Pemimpin Kelompok segmen kecil
Administrasi Kredit berhalangan oleh Pimpinan
hadir / melakukan tugas dinas Sentra
lainnya maka penandatanganan: (Pemimpin/
Wakil SKC) +
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 15
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

ditarik ke 1. Segmen diparaf oleh


atas Menengah oleh Penyelia
(Manajemen Pengelola AMR + ADC.
Lini). Pemimpin
Kelompok RCR
wajib mem-
validasi
setelahnya.
2. Segmen Usaha
Kecil oleh
Pengelola AMR +
diparaf oleh
Penyelia ADC
2 Surat ke Pemimpin Pemimpin Kelompok Pengelola AMR PBO/ Pemimpin
eksternal Kelompok RCR PBN KCP
dan internal Administrasi
lainnya Kredit Apabila Pemimpin Kelompok RCR
Korporasi berhalangan hadir/ melakukan tugas
dinas lainnya maka penandatanganan
segmen kecil oleh:

Pengelola AMR Pimpinan Sentra


(Pemimpin/
Wakil SKC).
3 Checklist Pemimpin Pemimpin Kelompok a. Segmen Penyelia Pemimpin
Syarat Kelompok RCR Menengah yang KCP
Disposisi Administrasi oleh menyelia
(BNI-105) Kredit 1. Apabila Pemimpin Pengelola fungsi
Korporasi Kelompok RCR AMR Administra-
berhalangan hadir b. si Kredit.
Segmen Kecil
/ melakukan tugas
oleh Penyelia
dinas lainnya
yang
maka menyelia
penandatanganan fungsi
: Administrasi
Kredit
2. Segmen
Menengah oleh
Pengelola AMR
3. Segmen Usaha
Kecil oleh
Penyelia ADC
4 Facsimile Pemimpin Pemimpin Kelompok a. Segmen PBO/ Pemimpin
pembukaan Kelompok RCR Menengah PBN KCP
rekening Administrasi oleh
PEDOMAN PERUSAHAAN
PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI KREDIT Indeks : -
BAB : III
SUB BAB : -
SUB SUB BAB : -
NAMA BAB : ALUR PROSES ADM KREDIT Halaman : 16
NAMA SUB BAB : - No. Instruksi : IN/396/ADK/001
NAMA SUB SUB BAB : - Tgl. Berlaku : 28-08-2017

pinjaman/ Kredit Pengelola


maintenance Korporasi AMR
rekening
b. Segmen Kecil
pinjaman/ Apabila Pemimpin Kelompok oleh Penyelia
Pencairan Administrasi Kredit berhalangan ADC dan
Kredit hadir / melakukan tugas dinas disetujui oleh
lainnya maka penandatanganan: Pimpinan
2 (dua) 1. Segmen Sentra
Pengelola Menengah oleh (Pemimpin/
Administrasi Pengelola Wakil SKC)
Kredit atas izin AMR + ikut tanda
Pemimpin Pemimpin tangan.
Kelompok Kelompok RCR
Administrasi wajib mem- .
Kredit yang validasi
dibuktikan setelahnya.
dengan mem-
2. Segmen Usaha
validasi
Kecil oleh
setelahnya.
Pengelola
AMR + diparaf
oleh Penyelia
ADC
5 Penggunaan Petugas yang melakukan test key dan buku test key yang digunakan sesuai
Test Key dengan organisasinya. Pelimpahan kewenangan ditunjuk oleh Pemimpin Unit
masing

*) Diberlakukan setelah implementasi migrasi ADC SKC ke RCR, apabila belum implementasi masih
diberlakukan as-is.
10. Hal-hal yang tidak diatur secara khusus dalam Petunjuk Pelaksanaan ini, agar mengacu pada
ketentuan yang berlaku di BNI, antara lain namun tidak terbatas pada BPP Perkreditan, BPP Hukum
Perkreditan, BPP Pembuatan Perjanjian berikut perubahan, penambahan, dan pembaharuannya
yang akan ada dikemudian hari.