Anda di halaman 1dari 4

1. Apa yang dimaksud matematika sebagai ratunya ilmu?

Matematika sebagai ratu atau ibunya ilmu dimaksudkan bahwa matematika adalah
sebagai sumber dari ilmu yang lain dan pada perkembangannya tidak tergantung
pada ilmu lain. Dengan kata lain, banyak ilmu-ilmu yang penemuan dan
pengembangannya bergantung dari matematika. Sebagai contoh: banyak teori-teori
dan cabang-cabang dari fisika dan kimia yang ditemukan dan dikembangkan melalui
konsep kalkulus.

2. Apa yang dimaksud matematika sebagai pengetahuan absolute?

Pandangan yang absolute bahwa kebenaran secara matematika adalah kebenaran


secara mutlak, dan bahwa matematika merupakan satu-satunya dan mungkin
merupakan bidang dari ilmu pengetahuan yang objektif, tidak dipertanyakan dan
pasti. Hal ini kontras dengan pandangan yang bertentangan bahwa kebenaran
matematika itu dapat dibenarkan, dan tidak akan dapat di anggap sebagai revisi
pembenaran seperti di atas.

3. Bagaimana pembuktian deduktif dalam matematika?

Pembuktian deduktif mendasarkan sebuah kebenaran jika berlaku secara umum


maka pada keadaan khusus pasti kebenaran itu juga berlaku. Misalnya : jumlah dua
bilangan ganjil akan menghasilkan bilangan genap. Dibuktikan secara deduktif
dengan melakukan pemisalan secara umum bahwa bilangan ganjil dapat dituliskan
sebagai 2n + 1 untuk n bilangan asli. Maka 2 bilangan ganjil dijumlahkan menjadi
(2n + 1)+(2n + 1) = (2n + 2n + 1 + 1) = 4n + 2 = 2(2n + 1) Karena 2n + 1 merupakan
bilangan ganjil maka 2 kali bilangan ganjil pasti akan menghasilkan bilangan genap,
sehingga terbukti bahwa jumlah dari 2 bilangan ganjil akan menghasilkan bilangan
genap.

4. Bagaimana pembuktian dengan cara induktif?

"Penalaran induktif adalah suatu kegiatan, suatu proses atau suatu aktivitas berpikir
untuk menarik kesimpulan atau membuat pernyataan baru yang bersifat umum
berdasar pada beberapa pernyataan khusus yang diketahui atau dianggap benar."
Secara sederhana dapat dinyatakan bahwa penalaran secara Induktif adalah suatu
kegiatan proses atau aktivitas berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat
umum berdasarkan pada beberapa pernyataan/kenyataan khusus yang diketahui
benar. Sehingga kesimpulan sebagai hasil dari penalaran Indiktif tidak mungkin
mengandung nilai kepastian yang mutlak, karena dalam hal ini terdapat aspek
probabilitas. Misalnya : dalam ilmu biologi orang mengadakan penelitian berupa
pengamatan bahwa hewan menyusui tidak bertelor (beranak) (kebenaran khusus
hanya berdasarkan penelitian pada sampel) maka kemudian dibuat kesimpulan
bahwa setiap binatang menyusui selalu beranak (diberlakukan sebagai kebenaran
umum). Kebenaran ini dianggap benar sampai ada penelitian baru yang
membuktikan berbeda.

5. Jelaskan apa yang diutarakan dalam absolutis, absolutis progresif, platonisme,


formalisme, konvensionalisme, empirisme, dan empirisme kuasi?

a) Dalam matematika aliran absolutisme berupa lambang kepastian, kebenaran


pasti, dan tidak dapat ditentang atau dibantahkan. Pandangan filsafat
pendidikan matematika mengenai Absolutis Progresif yaitu aliran yang
memandang matematika sebagai akibat dari upaya manusia untuk mencari
kebenaran dari pada hasilnya, melalui ide-idenya tanpa harus menyalahi aturan.
Aliran ini lebih menekankan pada usaha manusia untuk mencari kebenaran dari
pada hasil benar atau salahnya.
b) Dalam platonisme, matematika dianggap abstrak. Maksudnya adalah
matematika dianggap abstrak, real atau nyata yang berisi sebuah objek. Salah
satu pengusung aliran platonisme adalah Kurt Godel yang menyatakan bilangan
matematika abstrak, sehingga diperlukan adanya keberadaan suatu objek
penjelas yang bersumber dari pikiran manusia. Platonisme sendiri memiliki
kelemahan yaitu aliran ini tidak mampu memberikan penjelasan dan definisi
yang tepat terkait cara ahli matematika dalam memperoleh pengetahuannya.
c) Konvensionalisme dalam aliran matematika adalah pandangan yang
menyebutkan bahwa pengetahuan matematika dan kebenarannya didasarkan
pada kesepakatan atau konvensi. Konvensionalisme merupakan suatu
pandangan yang terlepas dari sosial matematika dan hanya memberikan sedikit
informasi. Dalam aliran ini, menerapkan logika mengenai kebenaran-kebenaran
dan prinsip-prinsip logika yang disepakati mengenai titik mulai dan meneruskan
metode konsep yang menjadi dasar utama dalam sistem logika.
d) Pandangan empiris berisi tentang pengetahuan matematika yang menyebutkan
bahwa kebenaran matematika adalah generalisasi empirik yang berdasarkan
pengamatan. Kebenaran matematika memiliki dasar kebenaran empirik yang
berasal dari dunia nyata. Aliran ini berperan sebagai pengalaman yang akan
membentuk tingkah laku, sikap serta watak anak sesuai dengan tujuan
pendidikan yang diharapkan.
e) Suatu pandangan yang menyebutkan bahwa matematika sebagai sesuatu yang
ahli matematika sebagai perlakuan, dan dengan semua kekurangan yang
melekat pada ciptaan manusia. Aliran ini lebih menekankan pada praktek bukan
secara tulis.

6. Apa yang dimaksud dengan konstruksivisme sosial?

Konstruktivisme sosial menyatakan bahwa pembelajaran didasarkan


pada penyelesaianmasalah adaptif kehidupan nyata yang berlangsung secara sosial
melalui pengalamanbersama dan diskusi dengan orang lain sedemikian rupa
sehingga ide-ide barudicocokkan dengan pengetahuan yang ada dan pelajar
menyesuaikan aturan untukmemahami dunia.

Konstruktivisme sosial menempatkan fokus pada pelajar sebagaibagian dari


kelompok sosial, dan belajar sebagai sesuatu yang muncul dari prosesinteraksi
kelompok, bukan sebagai sesuatu yang terjadi di dalam individu.

7. Jelaskan keterkaitan antara pengetahuan objektif dan subjektif matematika?

Hubungan antara pengetahuan objektif dan subjektif matematika adalah sentral


untuk konstruktivisme social filsafat matematika. Maksudnya saling bergantungan,
melayani untuk kreasi masing-masing. Pengetahuan matematika objektif
dikontruksi ulang sebagai pengetahuan subjektif oleh individu, melalui interaksi
dengan guru dan siswa, dan dengan interpretasi teks dan sumber lain yang
membosankan. Seperti ditekankan, interaksi dengan orang lain, khususnya melalui
umpan balik negative, menyediakan arti perkembangan yang sesuai antara
pengetahuan subjektif matematika individu dan penerimaan social matematika
objektif.

8. Apa yang dimaksud sejarah matematika, sosiologi matematika, dan psikologi


matematika?

9. Jelaskan maksud aims and ideologis of mathematic education?


10. Jelaskan tujuan pendidikan matematika?
11. Jelaskan unsur-unsur ideology pendidikan matematika?
12. Bagaimana teori penilaian pembelajaran matematika?
13. Jelaskan apa yang dikemukakan teori anak, dalam perkembangan usia?
14. Bagaimana ideolagi pendidikan terhadap pendidik matematika progresif teori
pengetahuan matematika sekolah?
15. Jelaskan teori belajar mengajar polya, Vigotsky, brunner, piaget dan Jhost tentang
pembelajaran matematika?
16. Sebutkan apa-apa saja yang menjadi kendala pada pembelajaran matematika dalam
kurikulum nasional?
17. Jelaskan apa yang dimaksud hierarki pembelajaran matematis?
18. Jelaskan maksud matematika netral dan bebas nilai?
19. Jelaskan maksud pembelajaran matematika berbasis inkuiri, dalam pembelajaran
matematika disekolah!
20. Esensi filsafat pendidikan matematika, mencakup nilai pendidikan matematika
dalam pembelajaran matematika, jelaskan dengan membuat ilustrasinya!
21. Esensi filsafat pendidikan matematika, mencakup tujuan dalam pembelajaran
matematika, jelaskan dengan membuat contohnya!
22. Esensi filsafat pendidikan matematika, adalah teori mengajar dalam pembelajaran
matematika, jelaskan apa maksudnya?
23. Jelaskan apa yang di maksud dengan penilaian berbasis kreatifitas dengan
tantangan global masa kini!
24. Jelaskan apa perlunya pembelajaran matematika, berbantuan berbasis IT/ITC
disekolah?
25. Bagaimana peran guru dan siswa yang di perlukan dewasa ini dalam pembelajaran
matematika di sekolah?
26. Jelaskan sikap anda dalam penerapan pembelajaran di sekolah dengan program full
day?
27. Bila anda mengajarkan materi lingkaran disekolah menengah pertama,cara anda
mengajarkan supaya dapat harga 𝜋 , aliran teori belajar mana yang diterapkan?
28. Bagaimana formula bilangan eksponensial dengan simbolik, dan harganya sebagai
bilangan apa?
29. Buatlah penemuan suatu formula dalam bahan ajar pada pembelajaran matematika
disekolah menengah?
30. Bandingkan pendekatan pembuktian dengan pendekatan induktif dan deduktif.
Berikan contohnya!
31. Apa yang dapat diberikan suatu nilai dalam pola bilangan Fibonacci? Dan tunjukkan
bilangan tersebut!
32. Buatlah peta konsep dalam pembelajaran matematika pada materi aritmatika social!
33. Dalam pembelajaran persegi disekolah menengah, buatlah dengan metode
permainan bahwa persegi itu dapat beberapa cara menentukan pada bingkainya!
34. Dengan cara apakah pembelajaran matematika transformasi di sekolah
diimplementasikan sesuai dengan perkembangan teknologi dewasa ini?
35. Apa- apa saja sumbangan Newton dalam perkembangan pendidikan matematika
hingga kini?