Anda di halaman 1dari 1

Kata “Petojo” mungkin terdengar asing di telinga masyarakat luar Jakarta.

Jangankan luar
Jakarta, tidak sedikit masyarakat Jakarta Pusat yang saya temui tidak tahu apa atau dimana Petojo
itu. Namun, pada masa penjajahan Belanda, kawasan Petojo merupakan kawasan prominen.
Mengapa begitu? Hotel des Indes dulunya terletak di kawasan Petojo, begitu juga Gedung Harmonie
yang merupakan gedung tempat pesta dan hiburan Belanda. Kawasan Petojo terletak di Jakarta
Pusat dan sekarang terbagi menjadi dua kelurahan, yaitu Petojo Utara dan Petojo Selatan. Lalu,
darimana kata “Petojo” itu berasal?

Konon, di abad ke-17, wilayah ini dimiliki seorang komandan bernama Petuju Jongker. Maka
dari situ lah nama Petojo berasal. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa nama Petojo berasal
dari nama Datuk Petuju, anak buah Raja Bone yang datang ke Batavia untuk meminta bantuan
Belanda dalam perang menghadapi Sultan Hasanuddin dari Makassar.