Anda di halaman 1dari 10

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT JATI

DINAS KESEHATAN PROVINSI DAERAH KHUSUS


IBUKOTA JAKARTA

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT JATI


DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
NOMOR TAHUN
TENTANG
PENDELEGASIAN PENCAMPURAN OBAT OLEH STAF PARAMEDIK DI
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT JATI
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT JATI,

Menimbang : a. Bahwa Rumah Sakit mengidentifikasi staf


paramedic yang kompeten yang diizinkan untuk
melakukan pencampuran obat-obatan;

b. Bahwa berdasarkan pertimbangan diatas, maka


perlu ditetapkan pendelegasian pencampuran
obat oleh staf paramedik di Rumah Sakit dengan
keputusan Direktur Rumah Sakit;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29


Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36
Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44
Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36
Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan.
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 1691 Tahun 2011 Tentang
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang
Standar Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit.
7. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta
Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Organisasi
Perangkat Daerah.

MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD KRAMAT JATI
TENTANG PENDELEGASIAN PENCAMPURAN OBAT
OLEH STAF PARAMEDIK DI RSUD KRAMAT JATI.

Kesatu : Staf paramedik yang berhak melakukan


pencampuran obat di ruangan adalah perawat dan
bidan di masing-masing ruangan yang bertugas dan
mempunyai surat tugas di RSUD Kramat Jati.

Kedua : Daftar nama perawat dan bidan yang berhak


melakukan pencampuran obat di Rumah Sakit
sebagaimana tercantum dalam lampiran I (pertama)
keputusan ini.

Ketiga : Daftar nama tersebut wajib mengikuti pelatihan


pencampuran obat yang diadakan oleh Tim Instalasi
Farmasi.

Keempat : Agar seluruh pemberi pelayanan kepada pasien


untuk mengetahui dan melaksanakan ketentuan ini.

Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan


akan dievaluasi dalam 3 (tiga) tahun atau bila
terdapat kekeliruan dalam keputusan ini.

Dikeluarkan di Jakarta
Pada tanggal

DIREKTUR RUMAH SAKIT


UMUM DAERAH KRAMAT JATI,

dr. Purbo Antarsih, M.Kes


NIP 196109211988032002
Lampiran
Keputusan Direktur RSUD Kramat Jati
Nomor : Tahun
Tanggal : 16 Oktober 2018

NO NAMA NIP / NRK JABATAN

1 Rudatin 197108111991032002 Bidan


2 Mamay Rosmayani 197009301992012001 Bidan
3 R. Haerurohmah 198106152007012013 Bidan
4 Anna Maria Retno Widawati 198708112010012021 Bidan
5 Tri Martini 198003032011012002 Bidan
6 Sri Jayanti Jamal 198702122011012021 Bidan
7 Nur Hasanah 198705092010012028 Bidan
8 Siti Jamila 197506121996032003 Perawat
9 Julinda Fransisca, S.Kep 197407062006042027 Perawat
10 Rinna Meha 197905072010012010 Perawat
11 Mira Dwi Astuti 198205162011012015 Perawat
12 Nuraini 197302141996032002 Perawat
13 Fitri Anita 102.11.001 Bidan
14 Nur Wihayati 102.12.006 Bidan
15 Dina Wahyuningsih 102.13.008 Bidan
16 Nuria Budiarsih 102.13.009 Bidan
17 Niken Gladis Irmastuti 102.14.013 Bidan
18 Dione Nurul Fajri 102.14.014 Bidan
19 Nurnaningsih 102.14.015 Bidan
20 Mahati 102.14.016 Bidan
21 Erna Hasanah 102.15.041 Bidan
22 Yessi Elsera M. 102.18.066 Bidan
23 Melia Dhita Roslianti 102.18.067 Bidan
24 Ns. Rikka Harliana, S.Kep 102.13.032 Perawat
25 Ns. Brian Ashari, S.Kep 102.13.027 Perawat
26 Ns. Nurcholis, S.Kep 102.16.043 Perawat
27 Ns. Merlin Jovany, S.Kep 102.17.059 Perawat
Ranti Bangkit Ma'ruffi,
28 Ns. 102.17.060 Perawat
S.Kep
29 Shodikotul Amanah 102.12.004 Perawat
30 Kodri Perdaus 102.12.017 Perawat
31 Wilda Ferasari 102.13.021 Perawat
32 Suwarti 102.13.022 Perawat
33 Putri Sri Damayanti 102.13.023 Perawat
34 Syah Fitria 102.13.024 Perawat
35 Luvy Raniyati 102.13.025 Perawat
36 Ludin Putra Silaen 102.13.026 Perawat
37 Niki Putri Utami 102.13.028 Perawat
38 Dini Setiani 102.13.029 Perawat
39 Marizka Puspasari 102.13.033 Perawat
40 Pembriyanti 102.14.038 Perawat
41 Murtiningsih 102.16.044 Perawat
42 Tiary Indah Lestari 102.16.045 Perawat
43 Sarah 102.16.047 Perawat
44 Fani Infanta Teruni Winasis 102.16.048 Perawat
45 Suhendar 102.16.049 Perawat
46 Galih Nurpauji Darmawan 102.16.050 Perawat
47 Choiriyah Darmawanti 102.16.046 Perawat
48 Nurjanah Linawati 102.16.054 Perawat
49 Kustinah 102.16.055 Perawat
50 Hafiizhoh Fithriyyah 102.17.061 Perawat
51 Nia Plania Sitompul 102.18.064 Perawat
52 Dian Retno Andriani 102.17.057 Perawat
53 Aofa Abdillah 102.18.068 Perawat
54 Yonas Galing Mahardika 102.18.071 Perawat
55 Ayub Akbar 102.18.072 Perawat
56 Anisa Rianti 102.18.073 Perawat
57 Dwi Puspitasari 102.18.074 Perawat
58 Frida Renni Anggela 102.18.075 Perawat
59 Ivana Ary Mursetyaningsih 102.18.076 Perawat
60 Ade Awaludin 102.18.077 Perawat
61 Dela Kusuma Wardani 102.18.079 Perawat
Brigita Suryaningsi
62 102.18.078 Perawat
Andayan
63 Liya Setiaji 102.18.082 Perawat
64 Cahya Rizki Fadiilah 102.18.083 Perawat
65 Dessy Ayu Prastyana 102.18.084 Perawat
66 Diana Mastuty 102.18.085 Perawat
67 Irene Dana Astuti 102.18.086 Perawat
68 Lufita Rusdiyanti 102.18.087 Perawat
69 Ari Dwi Jayanti 102.18.088 Perawat
70 Rafidah Kamaliah 102.18.089 Perawat
71 Aulia Putri 102.18.090 Perawat
72 Depi Widiyanti 102.18.091 Perawat
73 Putry Puspita Sary 102.18.092 Perawat
74 Liza Azizah Rohmat 102.18.093 Perawat
75 Shendy Maulana Pratama 102.18.094 Perawat
76 Hadi Kurniawan 102.18.095 Perawat

DIREKTUR RUMAH SAKIT


UMUM DAERAH KRAMAT JATI,

dr. Purbo Antarsih, M.Kes


NIP 196109211988032002
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT JATI

PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


KRAMAT JATI
PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

NOMOR: /SK/--/

TENTANG

BATASAN PENULISAN RESEP OLEH STAF MEDIK DI RUMAH SAKIT


UMUM DAERAH KRAMAT JATI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT JATI

Menimbang : a. Bahwa Rumah Sakit mengidentikfikasi staf


medik yang kompeten yang diizinkan untuk
menuliskan resep atau memesan obat-obatan;
b. Bahwa Rumah Sakit menentukan batas-batas
untuk penulisan resep obat kontras oleh staf medik;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan di atas maka
perlu ditetapkan batasan penulisan resp oleh
staf medik di rumah sakit dengan keputusan
Direktur Rumah Sakit;
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29
Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36
Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44
Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36
Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan.
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 1691 Tahun 2011 Tentang Keselamatan Pasien
Rumah Sakit.
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan
Farmasi Di Rumah Sakit.
7. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12
Tahun 2014 Tentang Organisasi Perangkat
Daerah.

Memutuskan...
MEMUSTUSKAN

Menetapkan : BATASAN PENULISAN RESEP OLEH STAF MEDIK


DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRAMAT
JATI.

KESATU : Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kramat


Jati Tentang Batas Penulisan Resep oleh Staf Medik di Rumah
Sakit.
KEDUA : Staf medik yang berhak melakukan penulisan resep adalah
dokter purnawaktu, dokter paruhwaktu, dan dokter tamu yang:
1. Mempunyai Surat Tugas
2. Mempunyai SIP di Rumah Sakit
3. Mempunyai Clinical Appointment
4. Mempunyai Clinical Privilege
5. Dokter umum yang meresepkan terapi lanjutan oleh dokter
spesialis psikiatri dengan jumlah obat tidak lebih dari
pemakaian 1 minggu
KETIGA : Daftar nama dokter yang berhak menuliskan resep dan
memesan obat sebagaimana tercantum dalam lampiran
keputusan ini.
KEEMPAT : Pembatasan penulisan resep berlaku untuk obat kontras:
Obat kontras hanya dapat diresepkan oleh dokter spesialis yang
melakukan tindakan menggunakan zat kontras (yaitu dokter
spesialis radiologi, spesialis jantung - pembuluh darah, dokter
spesialis urologi) sesuai dengan kewenangan klinis yang
ditetapkan oleh Rumah Sakit.
KELIMA : Apabila terjadi permasalahan dalam penulisan resep pada saat
diterima di unit farmasi, tim farmasi segera melakukan
konfirmasi ulang kepada staf medis penulis resep.
KEENAM : Agar seluruh pemberi pelayanan kepada pasien untuk
mengetahui dan melaksanakan ketentuan ini.
KETUJUH : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan
dievaluasi dalam 3 (tiga) tahun atau bila terdapat kekeliruan
dalam penetapan keputusan ini.

Ditetapkan di : Jakarta
Tanggal : 17 Juli 2017

DIREKTUR RSU
DAERAH KRAMAT JATI

Dr. Purbo Antarsih, M.kes


NIP: 19610921198803200
Lampiran 1
Keputusan Direktur RS
Nomor :
Tanggal :

KEBIJAKAN PENULISAN RESEP

1. Dokter yang boleh menulis resep di Rumah Sakit umum daerah kramat jati adalah
semua dokter yang telah mendapatkan surat penugasan dai kepala RS yang memuat
kewenangan klinis yang boleh dilakukan di Rumah Sakit.
2. Lemabaran resep dilayani apabila sudah memenuhi persyaratan, meliputi:
a) Identitas penulis resep
b) Tempat dan tanggal penulisan resep
c) Identitas pasien : nama, nomor medical record, umur, alamat, berat badan jika
diperlukan.
d) Tanda R/ pada bagian kiri setiap penulisan item resep atau item obat
e) Nama obat, satuan dosis/kekuatan, rute pemberian atau bentuk sediaan, jumlah
obat, signa obat dituliskan dengan jelas
f) Penulisan Signa prn / jika perlu harus disertai dengan indikasi penggunaan atau
waktu diperlukannya, misal: prn sakit kepala, prn mual
g) Bila ada permintaan obat yang penulisannya mirip dengan obat lain, beri tanda
garis bawah atau huruf kapital
h) Tanda tangan / paraf dokter penulis resep di bagian akhir penulisan resep
i) Tanda seru atau paraf dokter untuk resep obat yang mengandung obat dengan
jumlah dosis yang melebihi dosis maksimum
3. Pada penulisan obat narkotika dan psikotropika/khusus agar sah harus dibubuhi tanda
tangan dokter ( bukan paraf)
4. Tanda tangan dan paraf dokter sesuai dengan spesimen tanda tangan dan paraf
5. Resep resmi harus ditulis oleh dokter peminta, bila pesanan obat per telepon, resep
dituliskan oleh dokter jaga IGD sesuai dengan advis per telepon oleh dokter spesialis
6. Resep harus ditulis pada lembar kertas resep yang memiliki logo atau kop resmi
7. Resep harus ditulis lengkap dengan tulisan tangan yang jelas dan mudah dibaca
8. Saat dokter psikiatri tidak ada, dokter umum boleh menuliskan resep terapi obat
lanjutan bagi pasien psikiatri, dengan jumlah obat tidak lebih dari terapi satu minggu
atau sampai dengan jadwal praktek dokter psikiatri berikutnya
9. Ada prosedur rekonsiliasi obat saat pasien masuk rawat inap yang dilaksanakan oleh
dokter