Anda di halaman 1dari 14

B.

Metabolisme

ada 2 macam metabolisme ,yaitu anabolisme dan katabolisme.

2.7.Anabolisme

anabolisme adalah proses biosintesis molekul substansi kompleks dari komponen


yang sederhana.proses ini membutuhkan energi (endergonik). pada anabolisme terjadi suatu
proses oksidasi dan reduksi.contoh anabolisme adalah fotosintesis dan kemosisntesis.

1) FOTOSINTESIS

fotosintesis adalah suatu proses

1. konversi energi cahaya menjadi energi


kimia berupa senyawa gula,

2. reduksi-oksidasi,dan

3. fotoreduksi CO2 .

contoh : reaksi reduksi-oksidasidalam beberapa hal fotosintesis merupakan


proses yang berlawanan dengan respirasi.

TABEL 3.4. PERBEDAAN PROSES FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI

FOTOSINTESIS RESPIRASI
Reaktan CO2 dan H 2 O C6 H 12 O6 dan O2
Produk C6 H 12 O6 dan O2 CO2 dan H 2 O
Energi endergonik eksergonik
Tipe reaksi Reduksi Osidasi

a) lokasi berlangsungnya fotosintesis

daun merupakan organ utama tempat berlangsungya fotosintesis. agar daun


dapat menjalankan tugasnya dengan baik maka harus dipenuhi syarat-syarat
sebagai berikut :
1. terdiri atas sel-sel yang tersusun teratur agar cahaya matahari dapat
diterima secara efisien.

2. sel-sel tersebut harus berisi/ mengandung kloroplas.

3. diantara sel-sel yang tersusun teratur terdapat ruang antar sel agar
udara dari luar dapat masuk melalui ruang antar sel tersebut.

4. sel-sel yang menyusun daun harus dilindungi jaringa penutup (lapisan


epidermis) supaya tidak cerai-berai.

5. pada lapisan epidermis harus terdapat lubang-lubang untuk keluar


masuknya udara (stomata).

6. untuk mengedarkan hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian

7.

tumbuhan diperlukan jaringan pengangkut berupa floem pada


daun.xilem mengangkut air dari dalam tanah yang dibutuhkan oleh
daun.

7 . supaya daun kuat,perlu adanya jaringan penyongkong( skerenkim


/kolenkim).

fotosintesis pada daun berlangsung di kloroplas. kloroplas pada tumbuhan tingkat


tinggi berbentuk seperti lensa dan mempunyai gambaran tiga dimensi. pengamatan dengan
mikroskop elektron pada penampang membujur kloroplas menunjukan bahwa kloroplas
mempunyai membran(selaput) rangkap,yaitu membran luar dan membran dalam.membran ini
membungkus matriks protein tidak berwarna ynag disebut stroma. membrn dalam
membentuk percabangan sejajar permukaan dan masing-masing percabangan letaknya
sejajar. di bebrapa tempat membran dalam menebal dan membentuk struktur pipih seperti
uang logam yang disebut tilakoid. jumlah tilakoid berkisar dari satu sampai banyak dengan
susunan bertumpuk-tumpuk. .tumpukan tilakoid disebut grana (jamak: granum). tilakoid
merupakan struktur yang membran tunggal.
gambar 3.23 struktur ultra kloroplas. kloroplas mempunyai membran rangkap,yaitu membran
luar dan dalam. membran dalam lanjutkan percabangan dan pada beberapa tempat menebal
membentuk struktur yang pipih seperti uang logam disebut tilakoid. tumpukan tilakoid
disebut granum.tilakoid mempunyai struktur membran tunggal.

b) Tahapan fotosintesis

fotosintesis dibedakan menjadi dua tahapan sebagai berikut :

1. reaksi cahaya(reaksi terang),suatu reaksi yang tidak tergantung


suhu,tetapi tergantung cahaya.

2. reaksi gelap ,reaksi yang tidak tergantung cahaya,tetapi tergantung


suhu.

1) reaksi cahaya

terjadi pada membran tilakoid kloroplas. proses ini dimulai setelah cahaya
matahari ditangkap oleh pigmen fotosintesis. pigmen fotosintesis hanya
menyerap cahaya matahari antara panjang gelombang 400 nm- 700 nm (violet-
merah). jarak antara tersebut dinamakan photosynthetically active radiation
(PAR).

ada dua macam pusat reaksi sebagai berikut ;


1. klorofil diaktifkan oleh energi cahaya dengan panjang gelombang
700 nm dan disebut pusat reaksi P-700 .

2. klorofil diaktifkan oleh energi cahaya dengan panjang gelombang


680 nm da disebut reaksi P-680.

 skema proses reaksi terang

hasi akhir reaksi cahaya berupa :

a) hidrogen dalam bentuk molekul NADPH2 ,

b) karbondioksida,dan

c) energi( dari cahaya) dalam bentuk ATP,untuk sisntesis glukosa.

keterangan :
1. pigmen antena ,terdiri atas kumpulan pigmen aksesori(4)
mengandung klorofil dan karotenoid.

2. pusat reaksi terdiri atas klorofil a, P-680 pusat reaksi yang


diaktifkan oleh panjang gelombangenenrgi cahaya 700 nm,dan P-
680 pusat reaksi yang diaktifkan oleh panjang gelombang 680 nm.

3. aseptor elektron

4. pigmen aksesori terdiri atas klorofil b dan karotenoid.

2) reaksi gelap

reaksi gelap pada tumbuhan C-3,C-4 dan CAM berlangsung pada tempat dan
waktu yang tidak sama.

a. fotosintesis pada tumbuhan C-3

mekanisme reaksi gelap berlangsung sebagai berikut. CO2 diikat


oleh gula beratom C-5 (RuDP/RuBP) menjadi senyawa beratom C-6
yang tidak stabil. enzim yang berperan adalah RBP karboksilase.

senyawa perantra yang tidak stabil pecah menjadi dua senyawa


beratom C-3 ,yaitu asam fosfogliserat(PGA) yang merupakan molekul
tidak berenergi tinggi. ATP dan NADPH dari reaksi terang digunakan
untuk mereduksi PGA menjadi molekul berenergi tinggi, yaitu PGAL .

dua molekul PGA dapat menghasilkna satu molekul glukosa,


sedangkan 10 molekul PGAL akan pecah menjadi RuDP.
hasil fotosistesis pada tumbuhan C-3 adalah senyawa beratom
karbon 3 atau C-3 (asam fosfogliserat =PGA ).

b. fotosintesis pada tumbuhan C-4

tumbuhan yang tergolong C-4 contohnya jagung atau tebu. pada


tumbuhan ini senyawa yang terbentuk pertama adalah 4-karbon ,yaitu
asam oksalo asetat (AOA) . asam terbentu kalau atom berikatan
dengan C-3, yaitu fosfoenol piruvat(PEP) dengan perentara enzim
PEP- karboksilase .
AOA yang terbentuk segera diubah menjadi asam malat atau
asam asparapat dengan maksud CO2 yang terikat oleh enzim dapat
dipindah kedaur calvin. karboksilase dilepaskan pada reaksi
dekarboksilasi dan bergabung dengan RuDP yng nantinya akan
menghasilkan dua molekul PGA, selanjutnya masuk daur calvin. asam
malat/aspartat akan berubah menjadi asam piruvat dan asam piruvat
menjadi PEP (setelah difosforilasi oleh ATP).

c. fotosintesis pada CAM

banyak terjadi pada tubuhan jenis sukulen yang tergolong


scrassulaceae.pada kelompok tumbuhan ini asam-asam
organik,teretama asam malat dan asam isositrat,berkumpul dalam daun
pada malam hari.

jika udara pada malam hari kurang menguntungkan untuk


transpirasi,stomata membuka dan CO2 berdifusi kedalam daun. dan
pada siang hari stomata menutup asam malat dan asam organik lain
mengalami dekarboksilasi agar CO2 dapat diikat oleh RuDP dan
mulailah daur calvin.
keterangan :
morfologi dan potongan melintang daun,daun tersusun oleh sel-sel
yang berisi kloroplas : (2,3) kloroplas merupakan tempat fotosintesis
terdiri atas selaput dalam dan luar,stroma dan grana : (4,5) grana
merupakan kumpulan tilakoid,mengandung klorofil ; (60 tilakoid
mempunyai selaput membran tunggal dan lumen; dan (7) pada
membran tilakoid terdapat fotosistem I dan fotosistem II .

c) faktor yang mempengaruhi laju fotosintesis

laju fotosintesis dipengaruhi oleh faktor luar dan faktor dalam.

faktor luar yang mempengaruhi fotosintesis.


1. konsentrasi CO2

2. intensitas cahaya

3. air dan suhu

4. tersedianya unsur

faktor dalam yang mempengaruhi fotosintesis .

1. keadaan struktur daun yang memungkinkan resistensi terhadap difusi


CO2 dari atmosfer ke permukaan kloroplas.

2. penimbunan sejumlah besar hasil fotosintesis di dalam kloroflas.

d) fotorespirasi

sinar matahari yang sangat cerah dapat menyebabkan pengaruh negatif


terhadap fotosintesis.fotosisntesis menjadi lebih cepat pada cahaya yang
terang. hal ini akan menyebabkan tingkat pengurangan CO2 lebih cepat
dengan menghasilkan gas oksigen dalam jumlah besar.
jika konsentrasi oksigen tinggi dan konsentrasi CO2 rendah maka terjadi
proses perubahan biokimia dalam tanaman C3 dan secara drastis menurunkan
produksi glukosa. perubahan ini terjadi karena O2 dan CO2 berkompetisi
pada sisi aktif enzim ribulosa bi phosfhate (RBP) karboksilase. RBP
karboksilase meningkat dan CO2 menurun .
RBP karboksilase mengikat O2 menjadi RBP untuk memasuki daur calvin.
ATP dan NADPH dari reaksi cahaya dimanfaatkan untuk reaksi lain( tidak
masuk dalam daur calvin). tanpa daur calvin, glukosa tidak direproduksi,
proses metabolisme dan pertumbuhan menurun.
proses tersebut dinamakan fotorespirasi ( foto : cahaya menstimulasi reaksi
mengubah O2 selama fotolisis ; respirasi = O2 dikonsumsi dan CO2
dilepaskan). fotoresoirasi dapat mengurangi produksi glukosa pada tanaman
C-3 sampai 50% pada saat intensitas cahaya memuncak.
fotorespirasi tidak efektif pada tumbuhan C4 karena phosphoenol
phyrupate (PEP) karboksilase mempunyai afinitas cahaya yang tinggi terhadap
CO2 . pengikatan CO2 terus berlanjut walaupun dalam konsentrasi yang
rendah.

2) kemosisntesis

proses sintesis yang tidak memerlukan cahaya,tetapi memerlukan senyawa kimia sebagai
sumber energi. antara fotosintesis dan kemosintesis mempunyai persamaa,yaitu :

 merupakan reaksi mengubah tenaga

 membutukan suatu elektron

 serta donor hidrogen sumber karbon dan energi.

perbedaan keduanya :

 fotosintesis elektron dan hidrogen berasal dari proses fotolisis air,yaotu


pemecahan air untuk memperoleh hidrogen untuk mereduksi CO2 dalam
membentuk karbohidrat. sementara kemosintesis sebagai donor elektron
adalah substansi anorganik seperti nitrogen, hidrogen,besi,atau senyawa
sulfur. bakteri dapat mengoksidasi hidrogen dalam asam sulfida untuk
memperoleh tenaga guna mensintesis karbohidrat sehingga disebut bakteri
kemosintetik.
CO2 + 2H2S ( CH2O + H2O + 2S)

b. Katabolisme
katabolisme merupakan proses perombakan molekul-molekul kompleks
menjadi sederhana . kebanyakan proses katabolisme adalah eksorgonik
(melepas energi) pada katabolisme juga terjadi suatu proses oksidasi dan
reduksi. oksidasi adalah hilangnya elektron pada suatu unsur /senyawa
,sedangkan reduksi merupakan penambahan elektron dari sebuah
unsur/senyawa.

misalnya : FE 2+ FE 3+
2 H+ + O2- H2O

pada proses katabolisme terjadi reaksi oksidasi,menghasilkan energi, dan


membebaskan elektron . lihat skema dibawah ini :
keterangan :

molekul ATP merupakan satu-satunya sumber energi yang dapat digunakan dalam sel
.

1. mengikat atom hidrogen

2. kehilangan atom hidrogen

glukosa merupakan sumber energi bagi organisme hidup


.molekul gula sering dioksidasi salama respirasi seluler. resp[irasi
seluler adalah proses pelepasan energi kimia molekul organik di
dalam sel. hubungan antara respirasi tingkat sel dan pernapasan yang
dilakukan oleh manusia yang melakukan aktivitas (gerak) dapat
digambarkan seperti gambar berikut :

skema pemecahan lemak dan protein menjadi sumber energi

berdasarkan ada tidanya oksigen,respirasi seluler dibagi menjadi dua,yaitu


respirasi aerob dan anaerob.
 skema hubungan antar respirasi seluler dengan pernapasa n pada manusia.

1) respirasi aeorob

membutuhkan oksigen. respirasi aerob terjadi dalam 4 tahap sebagai


berikut:

1. Glikolisis
glikolisis merupakan sekolompok reaksi yang mendegradasi
glukosa,glukosa 1-fosfat,atau fruktosa menjadi asam piruvat yang terjadi di
dalam sitosol. beberapa bagian dari reaksi glikolisis juga terjadi didalam
kloroplas ataupun plastida lain. glikolisis merupakan tahap pertama dari tiga
reaksi yang lain,yaitu konversi asam piruvat menjadi asetil-koA ,siklus krebs
(daur asam trikarboksilat), dan transpor elektron yang terjadi didalam
mitokondria. glikolisis mempunyai bebrapa fungsi yaitu:

 konversi glukosa menjadi asam piruvat,

 menghasilkan ATP , tetapi pada awal reaksi glikolisis, ATP


digunakan misalnya pada fosforilasi glukosa sehingga
menghasilkan glukosa 6-fosfat,

 dan mereduksi hasil akhir berupa asam piruvat .


2. Dekarboksilasi oksidatif

Reaksi tahap kedua dimulai ketika dua piruvat terbentuk dengan glikolisis yang
memasuki kompartemen dalam mitokondria. Suatu enzim memisahkan tiap molkul
piruvat tiga-karbon menjadi satu molekul CO2 dan satu gugus asetil dua-karbon. CO2
berdifusi keluar sel dan gugus asetil bergabung dengan koenzim A (CoA),membentuk
asetil CoA. Elektron dan ion hidrogen yang dilepaskan dari reaksi,bergabung dengan
koenzim NAD+,membentuk NADH.

3. Siklus krebs
Siklus krebs memecahkan asetil Koa menjdi CO2. Pertama, atom dua-karbon
dari asetil KoA ditransfer menjadi aksaloasetat empat-karbon,membentuk sitrat(suatu
bentuk asam sitrat). Selanjutnya dua NAD+ menerima ion hidrogen dan elektron
sehingga membentuk NADH. ATP terbentuk dalam fosforilasi tingka substrat. FAD
dan NAD+ lain menerima ion hidrogen dan elektron. Tahap terakhir jalur ini
menghasilkan oksaloasetat.

4. Transfer elektron
Tahap ini juga terjadi di mitokondria. Tahap ini dimulai dengan koenzim
NADH dan FADH2,yang tereduksi pada dua tahap awal espirasi aerob.koenzim ini
mendonasikan pasangan elektron dan ion hidogen ke rantai transfer elektron di
membran mitokondia dalam. Dengan masuknya elektron ke rantai,elektron melepas
energinya sedikit demi sedikit. Beberapa molekul dari rantai transfer memperoleh
energi untuk mentransfer ion hidrogen secara aktif dari kompartemen mitokondria
dalam ke kompartemen luar. Ion terakumulasi di kompartemen luar sehingga
terbentuk gradien konsentrasi H+ dalam membran motokondria dalam.
Gradien ini menarik ion hidrogen kembali ke kompartemen mitokondria dalam.
Bagaimanapun ion hidrogen tidak dapatberdifusi menembus lipid bilayer tanpa
bantuan. Ion dapat menembus membran untuk mengikatkan gugus fosfat ke
ADP,kemudian membentuk ATP.

Daftar Pustaka
Fahn, A. 1992. Anatomi Tumbuhan Edisi Ketiga, Yogyakarta: Gadjah Mada University
Press.
Sumardi, Issirep dan Pudjoarinto. 1993. Struktur dan Perkembangan Tumbuhan.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Campbell A dan Reece B.J.2008.Biologi edisi kedepalan jilid 2.Jakarta.Erlangga
Dorothy E.S.1992.Inti Sari Biokimia. Jakarta.F.A Davis company
Fried G dan Hademenos G.2005.Biologi Edisi kedua.Jakarta.Erlangga