Anda di halaman 1dari 34

PT.

RAPID NIAGA INTERNATIONAL


Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

MANUAL
PADUAN

HACCP – BASED INTEGRATED QUALITY MANAGEMENT PROGRAM (IQMP)


PROGRAM MANAJEMEN MUTU TERPADU (PMMT) BERDASARKAN KONSEPSI
HACCP

OF
PADA

DRIED SEAWEED
RUMPUT LAUT KERING

AT
DI

PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL


JL. IR. SUTAMI KOMP. PERGUDANGAN PARANGLOE INDAH BLOK L. 5 NO. 18
MAKASSA
SULAWESI SELATAN, INDONESIA
TELP : 0411-4730332
FAX : 0411-4730236
TAHUN 2018

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

MANUAL
PADUAN

HACCP – BASED INTEGRATED QUALITY MANAGEMENT PROGRAM (IQMP)


PROGRAM MANAJEMEN MUTU TERPADU (PMMT) BERDASARKAN KONSEPSI HACCP

OF
PADA

DRIED SEAWEED
RUMPUT LAUT KERING

AT
DI

PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL


HACCP / IQMP TEAM
TIM HACCP / PMMT
HACCP
POSITION IN COMPANY /
CERTIFICATE
NAME HACCP TEAM EDUCATION
NO No.
NAMA JABATAN DI PERUSAHAAN & PENDIDIKAN
SERTIFIKAT
TIM HACCP
HACCP
Quality Control / HACCP Team
1 Syamsuddin Leader Manager Pengawas Mutu / DIII
Ketua Tim HACCP
Purchasing Staff / HACCP Team
3 Muh. Nur Member Staf Pembelian / Anggota DIII
Tim HACCP
General Affair Manager / HACCP
4 Ansar Kadir Team Member Warehose / Anggota S1
Tim HACCP

VALIDATION TEAM :
TIM VALIDASI

NAME POSITION EDUCATION HACCP


NO
NAMA JABATAN PENDIDIKAN CERTIFICATE

Director
1 Noor Rahmah Amier S2
Direktur

Quality Control
2 Syamsuddin DIII
Pengawas Mutu

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

ASSIGNMENT OF HACCP TEAM


PENETAPAN TIM HACCP

Policy
Kebijakan

PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL commit to the production & marketing of safe fishery products in compliance
with International and Indonesian Requirements for HACCP in No, 52A/KEP-MEN/KP/2013 and SNI
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL dalam pelaksanaan produksi dan pemasaran produk perikanan yang aman
untuk melengkapi standar yang sesuai dengan HACCP di Indonesia dan International mengacu pada No. 52A/KEP-
MEN/KP/2013 dan SNI

Scope
Ruang Lingkup

The scope of HACCP system is the production of dried Sea Weed in the processing facilities on PT. RAPID NIAGA
INTERNATIONAL.
Ruang Lingkup system HACCP ini yaitu produksi Rumput Laut kering pada fasilitas pengolahan di PT. RAPID NIAGA
INTERNATIONAL.

HACCP Team
Tim HACCP

NAME POSITON IN COMPANY / Main Responsibility in HACCP Team


NO
NAMA JABATAN DI PERUSAHAAN Tanggung Jawab dalam Tim HACCP
HACCP Team Leader, Main Responsible for
Quality Control HACCP Plan
1. Syamsuddin
Pengawas Mutu Ketua Tim HACCP, Bertanggung Jawab terhadap
Rencana HACCP

Purchasing Staff Team Member, Main Responsible for Pre-


2. Muh. Nur Requisite Program (GMP & SSOP). Anggota Tim,
Staf Pembelian
Bertanggung Jawab terhadap Program Kelayakan
Dasar (GMP & SSOP).
Team Member, Main Responsible for
Development Human Resource and
General Affair Maintenance of Physycal Buildings.
3. Ansar Kadir
Bag. Umum Anggota Tim, Bertanggung Jawab terhadap
Pengembangan Sumber Daya Manusia dan
Perawatan Fisik Gudang.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL


HACCP Team Responsibility
Tanggung Jawab Tim HACCP

The HACCP Team Leader is responsible for the activities carried out by the team. The HACCP Team Leader reports to
the Director and result of the team activities.
Ketua Tim HACCP bertanggung jawab terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim HACCP.
Ketua Tim HACCP melaporkan hasil kegiatan kepada Direktur.
The HACCP Team is responsible for development and keeping up dated all documentation related to the HACCP
system. The HACCP Team shall involve and corporate with management and staff members as deemed necessary for
the efficiency of the system to control food safety.
Tim HACCP bertanggung jawab terhadap pengembangan dan pemutakhiran semua dokumen yang mengacu pada
system HACCP. Tim HACCP dan perusahaan dalam hal ini manajemen dan semua staff yang dianggap perlu hams
terlibat dalam rangka efisiensi system pengontrolan keamanan pangan.

Specifically the HACCP team is responsible for planning and implementing of internal audits and revalidation as
specified and deemed necessary.
Secara rind tanggung jawab Tim HACCP adalah untuk merencanakan dan menetapkan audit internal yang telah
ditetapkan dan validasi ulang yang dianggap perlu.

The HACCP manual, including any change to the manual, shall be approved by the signature of the Director dan the
HACCP Team Leader.
Panduan HACCP, termasuk perubahan dalam panduan tersebut, harus disetujui dengan penandatanganan dari
Direktur dan ketua Tim HACCP.

Validation Team
Tim Validasi

Name Position In Company /


No.
Nama Jabatan Dalam Pemsahaan

Director
1. NOOR RAHMAH
Direktur

Quality Control
2. SYAMSUDDIN
Pengawas Mutu

Date : April, 05th 2018


Tanggal : 05 April 2018

NOOR RAHMAH AMIER


Director

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

CONTENTS
DAFTAR ISI

1. BACKGROUND INFORMATION
INFORMASITENTANG PERUSAHAAN
1.1. Company Profile
Profit Perusahaan
1.2. Plant Organization
Struktur Organisasi Pabrik
1.3. Description of Plant Organization
Deskripsi Organisasi Pabrik
1.4. Product Description
Deskripsi Produk
1.5. Flow Diagram
Alur Proses
1.6. Description of Flow Diagram
Deskripsi Alur Proses

2. HAZARD ANALYSIS WORKSHEET


LEMBAR KERJA ANALISA BAHAYA

3. IDENTIFICATION OF CCP
IDENTIFIKASIPENGENDAL1AN T1TIK KR1T1S
3.1. Using Decision Tree
Menggunakan Diagram Keputusan
3.2. CCP at Flow Diagram
Pengendalian Titik Kritis pada Alur Proses

4. CONTROL ESTABLISHMENT OF CCP


PENGAWASAN PENGENDALIAN TITIK KRITIS YANG DITETAPKAN

5. PRE-REQUISITE PROGRAM (GMP / SSOP)


PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1. Good Manufacturing Practice (GMP)
Cara Berproduksi yang Baik
5.2. Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP)
Prosedur Pelaksanaan Standar Sanitasi

6. VERIFICATION PROCEDURE
PROSEDUR VERIFIKASI

7. RECALL PROCEDURE & CONSUMER COMPLAIN


PROSEDUR PENARIKAN & KOMPLAIN KONSUMEN

8. PRODUCT TRACKING
PENELUSURAN PRODUK

9. LABEL / SPECIFICATION
LABEL / SPESIFIKASI

10. APPENDIX
LAMPIRAN (FORM)

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

1. BACKGROUND INFORMATION
INFORMASITENTANG PERUSAHAAN

1.1 COMPANY PROFILE


PROFIL PERUSAHAAN

Name of Company
A. PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Nama Perusahaan

Company Address Jl. Ir Sutam Komp. Pergudangan Parangloe Indah


B.
Alamat Perusahaan Blok L. 5 No. 18 Makassar

Telephone Number
C 0411- 4730232
Nomor Telepon

Facsimile
D. 0411- 4730236
Faksimili

Name of Processing Plant


E. PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Nama Pabrik Pengolahan

Plant Address Jl. Ir Sutam Komp. Pergudangan Parangloe Indah


F.
Alamat Pabrik Blok L. 5 No. 18 Makassar

Telephone Number
G. 0411- 4730232
Nomor Telepon

Facsimile
H. 0411- 4730236
Faksimili

EU Approval Number
I. -
Nomor Approval UE

Number of Registration
J. -
Nomor Registrasi

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

1.2 PLANT ORGANIZATION


STRUKTUR ORGANIZATION PERUSAHAAN

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

1.3 DESCRIPTION OF PLANT ORGANIZATION


DESKRIPSI TENTANG STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN

The Director is responsible for developing dried Sea Weed business in Indonesia. They are responsible for
increasing production and making high quality, safe and legal products at a profit. Their subordinates are Marketing
Director. Quality Control Manager. General Affair Manager. Production Staff. And Purchasing Staff
Direktur bertanggung jawab terhadap pengembangan bisnis Rumput Laut kering di Indonesia. Mereka
bertanggungjawab terhadap peningkatan produksi dm produk yang berkualitas tinggi, aman dan legal sebagai sebuah
keuntungan. Adapun bawahannya adalah Direktur Pemasaran, Manager Pengawas Mutu, Manager Umum, Staf
Produksi, dm Staff Pembelian.

The Marketing Director is responsible for find product market and responsible for communication to the customer
as public relation spokesperson. His/her responsibility maintaining a good relationship with the buyer and find all
specification of product that buyer's want and then give it to the PC Manager to make that product.
Direktur Pemasaran bertanggungjawab terhadap pencarian pemasaran produk dan hubungan langsung dengan
pelanggan / pembeli. Tanggung jawab Direktur Pemasaran juga adalah menjaga hubungan yang baik dengan
pembelian dan mencari tahu spesifikasi produk yang diinginkan oleh pembeli kemudian menyerahkannya kepada
Manager Pengawas Mutu untuk membuat produk tersebut.
The Quality Control Manager is responsible for maintaining product quality ang ensuring that all product are
made within the guidelines outlined on HACCP plan and releasing product. His/her responsibility encompasses food
safety. HACCP implementation. GMP. SSOP. product quality testing, reporting and auditing. He/she is supported by a
team of OC Staffs.
Manager Pengawasan Mutu bertanggungjawab terhadap kegiatan mempertahankan mutu produk dm menjamin
bahwa semua produk yang diproduksi telah mengacu pada program HACCP dm kemudian mengirim produk tersebut
ke konsumen. Tanggung jawab Manager Pengawas Mutu mengacu pada keamanan pangan, penerapan Program
HACCP, GMP, SSOP, pengujian mutu produk, system pendokumentasian dm audit Manager Pengawas Mutu didukung
oleh Staf QC.
Purchasing Staff is responsible for raw material procurement, encompassing price. Quantity and quality of raw
material.
Staf Pembelian bertanggung jawab terhadap pengadaan bahan baku, pengaturan harga, jumlah dan mutu bahan
baku.
Production staff is responsible for production activities from receiving from receiving through to packing and
loading. He is in charge of the process in accordance with GMP and SSOP.
Staf Produksi bertanggungjawab terhadap aktifitas produksi mulai dari penerimaan bahan baku sampai
pengemasan dan ekspor. Dalam menjalankan kegiatan proses produksi, Staf Produksi mengacu pada Program
Kelayakan Dasar (GMP & SSOP).
The General Affair Manager is responsible for maintenance the physical facilities. He is also responsible for
providing the supporting material for production and office activities. The General Affair manager is responsible for
human resource development. He is responsible for recruitment, training and all personnel related issues.
Manager Umum bertanggungjawab terhadap perawatan fisik bangunan. Manager Umum juga bertanggung
jawab terhadap penyediaan bahan pendukung untuk aktifitas produksi dm kantor. Manager Umum juga
bertanggungjawab terhadap pengembangan SDM. Manager Umum juga bertanggungjawab terhadap perekrutan,
pelatihan dan semua hal yang menyangkut tentang karyawan.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

1.4 PRODUCT DESCRIPTION


DESKRIPSI PRODUK
Product Name Dried Seaweed
A.
Nama Produk Rumput Laut Kering
Species Name (Scientific
Name)
B. Echeuma Cottonii , Echeuma Spinosum
Nama Spesies (Nama
Ilmiah)
Raw Material Origin Caught from East Indonesia Seas ( Bulukumba, Sinjai, Bantaeng Bulukumba
Asal Bahan Baku and Bau-bau )
C. Diperoleh dari perairan Indonesia Timur, ( Takalar Jeneponto, Bantaeng,
Bulukumba dan Luwu)
How Raw Material is Dried Seaweed is received from the independent sillier in dry and clean
Received condition, packed in plastic sack then transported to the factory by truck.
D. Tata Cara Penerimaan Rumput Laut Kering diterima dalam kondisi kering dan bersih yang berasal
Bahan Baku dari supplier independent, disimpan dalam karung plastic dan kemudian
dikirim ke pabrik menggunakan mobil/truck
Finished Product Dried Seaweed
E.
Produk Akhir Rumput Laut kering
Receiving of Dried Seaweed. weighing, sortation. packing & labeling,
loading/ Stuffing, receiving of plastic wrap, receiving of sack.
Processing Step Penerimaan Rumput Laut kering, penimbangan, sortasi, pengemasan &
F.
Tahap Pengolahan pelabelan, penyimpanan, pemuatan/pengisian dalam container, penerimaan
karung
Sack:
Packaging Type Karung Plastik:
G.
Model Kemasan • Dimension : 900 mm x 600 mm

Stroge Requirement Keep in storage with Temperature Room


H.
Petunjuk Penyimpanan Disimpan dalam Gudang dengan Suhu ruangan
She if Life 12 Months
I.
Umur Simpan 12 Bulan
Name and Type of product, Production Code. Use by, Net Weight, Size,
Labels / Specification Country of Origin, Storage Requirement Name of Distributor.
J.
Label / Spesifikasi Nama dan Jenis Produk, Kode Produksi, Masa Penggunaan, Berat Bersih,
Ukuran, Petunjuk Penyimpanan, Nama Distributor.
Intended Use Proses before Consumtion
K.
Petunjuk Penggunaan Di proses sebelum Dikonsumsi
Intended Customer General Public
L.
Petunjuk Konsumen Masyarakat Umum
Applicable Regulation • NO. 52A/KEP-MEN/KP/2013
M.
Standar Regulasi

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

1.5 FLOW DIAGRAM


Alur Proses

Receiving of SeaWeed
Penerimaan Rumput Laut Kering

Weighting
Penimbangan

Sortasion
Sortasi
Receiving of Sack
Penerimaan Karung
Packing
Pengepakan dan Pelabelan

Storage
Penyimpanan

Loading / Stuffing
Pemuatan / Pengisian

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

1.6 DESCRIPTION OF FLOW DIAGRAM


DESKRIPSIALUR PROSES

Dried Seaweed is purchase from independent supplier that approved by the company. Packed in plastic wrap
and sack then transported to the factory by truck.
Rumput Laut kering diperoleh dari supplier yang telah disetujui oleh perusahaan, yang dikemas dalam
plastic dan karung kemudian dikirim ke pabrik menggunakan mobil

Dried Seaweed is checked the quality through organoleptic / sensory include appearance and smell while
received. Dried Seaweed is golden cocholate slightly red, clean, odorless, slightly salty, savory and scented
typical. Only Dried Seaweed that meet the quality standard is received for further processing and those that
not meet the quality standard is rejected and separated.
Pada saat penerimaan Rumput Laut kering, dilakukan pengecekan mutu organoleptik yang meliputi
penampakan dengan bau . Rumput Laut kering berwarna coklat kemerahan, bersih, sedikit asin, dan
beraroma khas. Hanya Rumput Laut Kering yang memenuhi standar yang bisa diproses lebih lanjut,
sedangkan yang tidak, akan di rijek dan dipisahkan dengan yang mutunya bagus.

Seaweed is weighing and sortation to clean the raw material from foreign material and sorting us buyer’s
specification then wrapping in plastic wrap and sack. After that Dried Seaweed keep in cold storage at room
temperature
Rumput Laut kering kemudian ditimbang dan disortir membersihkan bahan baku dari benda-benda asing,
penyortiran juga disesuaikan dengan spesifikast produk yang diinginkan oleh pembeli, setelah itu Rumput
Laut kering dimasukkan dalam karung kemudian disimpan dalam gudang penyimpanan dengan suhu kamar.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

2. HAZARD ANALYSIS WORKSHEET


LEMBAR KERJA ANALISIS BAHAYA
Is the Potential Hazard Significant ?
Process Apakah bahaya potensial itu signifikan? Preventive
Potential Hazard Couse of Hazard Severity Probability Justification
Flow Measure
Bahaya potential Penyebab bahaya Keparahan Kemungkinan Yes No Pertimbangan
Alur Proses Tindakan pencegahan
Low Medium High Low Medium High Ya Tidak
Rendah Sedang Tinggi Rendah Sedang Tinggi
Biological : Poor handling from Kondisi Rumput laut yang - Receiving is done quickly and
Biologi : supplier basah (MC >40%) dapat carefully
Penanganan yang merusak kualitas rumput laut Penerimaan dilakukan secara
High MC (>40%) kurang baik dan cepat dan hati-hati.
Kadar Air tinggi supplier √ √ √ - Measurement of MC with
measuring tool at receipt of
goods
1. Receiving Mengukur Kadar Air dengan
of Raw alat ukur saat penerimaan
Material barang
Penerimaa
n Bahan Kimiawi : √ √ √
Baku -Hg.Pb.Cd
Physical: Poor handling of Incoming Dried Seaweed is
Metal fragmen: the supplier at the checked for organoleptic by
Serpihan tali plastic time of drying trained QC Staff
dan pasir Penanganan yang √ √ √ Pengecekan mutu organoleptik -
kurang baik dari untuk Rumput Laut kering oleh
supplier pada saat staff QC
pengerinagan

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

2. HAZARD ANALYSIS WORKSHEET


LEMBAR KERJA ANALISIS BAHAYA

Is the Potential Hazard Significant ?


Apakah bahaya potensial itu signifikan?
Process Preventive
Potential Hazard Couse of Hazard Severity Probability Justification
Flow Measure
Bahaya potential Penyebab bahaya Keparahan Kemungkinan Yes No Pertimbangan
Alur Proses Tindakan pencegahan
Low Medium High Low Medium High Ya Tidak
Rendah Sedang Tinggi Rendah Sedang Tinggi
Biological: Equipment / scales - The equipment in use must be clean
Biologi : are less clean Peralatan yang di pakai harus bersih
bakteri pathogen : Peralatan
- E. Colt /timbangan yang - E.Coli < 3 ( SNI2720.1.2.2010 )
2. Weighing kurang bersih
√ √ √
Penimbangan Kimiawi:
-
Physikal :
-

3. Sortation Biological: - Contamination


Penyortiran Biologi from employee & The equipment in use must be clean
- E. Coli equipment Peralatan yang di pakai hints bersih
Kimiawi: Kontaminasi dari
- karyawan & √ √ √ The employee is free from
Physical : peralatan. communicable diseases
- Karyawan bebas dari penyakit
menular

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

2. HAZARD ANALYSIS WORKSHEET


LEMBAR KERJA ANALISIS BAHAYA
Is the Potential Hazard Significant ?
Apakah bahaya potensial itu signifikan?
Process Preventive
Potential Hazard Couse of Hazard Severity Probability Justification
Flow Measure
Bahaya potential Penyebab bahaya Keparahan Kemungkinan Yes No Pertimbangan
Alur Proses Tindakan pencegahan
Low Medium High Low Medium High Ya Tidak
Rendah Sedang Tinggi Rendah Sedang Tinggi
Biological: - Sacks
Biologi - wrappers are not
- E. Coli clean/ tear Karung
4. Packing & pembungkus tidak - E.Coli < 3 ( SNI 2720.1.2.2010 )
Labelling Kimiawi : bersih/sobek - Sacks wrap should be clean and not
Pengepakan - √ √ √ torn
dan Physical : Karung pembungkus harus bersih
Pelabelan. - Sisa-sisa dan tidak sobek
serpihan tali
plastik
Biological:
Biologi √ √ √
5. storage - E. Coli Fluctuation
Gudang √ √ Storage temperature room
Kimiawi : Temperature √
penyimpanan penyimpanan suhu kamar
- Jamur Fluktuasi suhu
Physical:
-
Biological: When the
Biologi: temperature √ √ √
6. Loading / - E. Coli deviation stuffing
stuffing Kimiawi: Penyimpangan suhu Container temperature - 18° C
Pemuatan/ - pada saat stuffing Suhu kontaener- 18° C
pengisian Physical :
-

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

2. HAZARD ANALYSIS WORKSHEET


LEMBAR KERJA ANALISIS BAHAYA

Is the Potential Hazard Significant ?


Apakah bahaya potensial itu signifikan?
Process Preventive
Potential Hazard Couse of Hazard Severity Probability Justification
Flow Measure
Bahaya potential Penyebab bahaya Keparahan Kemungkinan Yes No Pertimbangan
Alur Proses Tindakan pencegahan
Low Medium High Low Medium High Ya Tidak
Rendah Sedang Tinggi Rendah Sedang Tinggi
Biological:
Biologi:
7. Receiving Cross Sacks wrapper in use should be clean
of sack. E. Coli contamination and not torn
√ √ √
Penerimaan Kontaminasi Karung pembungkus yang di pakai
Karung silang harus yang bersih dan tidak sobek

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

3. IDENTIFICATION OF CCP
IDENTIFIKASI PENGENDALIAN TITIK KRITIS

3.1 USING DECISION TREE


DIAGRAM KEPUTUSAN
Q1 Q2 Q3 Q4
Do preventive measure exizt Could the effect with identified Will subsequent step eliminate
Does this step
at the step of subsequent hazard occur in excess of identified hazard or reduce this
eliminate/reduce the likely
step for the indentiffed acceptable levels or could this likely occurrence to acceptable
occurrence of a hazard to an
hazard? increase to un acceptable levels?
acceptable level?
Apakah ada upaya levels? Apakah pada tahap selanjutnya dapat
Apakah tahap ini
pencegahan pada tahap Apakah akibat dari bahaya yang menghilangkan bahaya yang
Proses Step Significant Hazard menghilangkan atau
tersebut atau tahap terjadi dapat melewati batas teridentifikasi atau mengurangi
Tahapan proses Bahaya signifikan mengurangi kemungkinan CCP
berikutnya terhadap bahaya yang bisa diterima atau dapat kemungkinan terjadinya pada batas
terjadinya bahaya pada nilai
yang teridentifikasi? meningkat sampai batas yang yang diterima?
yang bisa diterima?
 If NO : Not CCP tidak diterima?  If YES: Not CCP
 If NO : Not CCP
Jika TIDAK: Bukan CCP  If NO : Not CCP Jika YA: Bukan CCP
Jika TIDAK: Bukan CCP
 If Yes: proceed to 02 Jika TIDAK: Bukan CCP  If NO:CCP
 If Yes : CCP
Jika YA: Lanjutkan ke Q2  If Yes : Proceed to 04 Jika TIDAK: CCP
Jika YA: CCP
 Jika YA: Lanjutkan ke Q4
1. Receiving Of
Raw Material Moisture Content Yes Yes Yes
Penerimaan - -
Kada Air Ya Ya Ya
Bahan Baku

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

4. CONTROL ESTABHELISMENT OF CCP


PENGAWAS TITIK KRITIS YANG DITETAPKAN
Critical limit for Monitoring Procedures
Significant each preventive Prosedur pengawasan
CCP Hazard measure What How Frekuensi Who Corrective Action Verification Record Keeping
Titik kritis Bahaya Batas kritis setiap Apa Bagaimana Frekuensi Siapa Tindakan koreksi Verifikasi Dokumentasi
signifikan tindakan
pencegahan.
Receiving of Wet Seaweed <40% MC of Internal Each received Warehouse - if positive the moisture content (MC) more then 40% the goods Each received goods by Warehouse Staff
Raw Material Dried Testing with goods staff on duty (seaweed) will be rejected. QC
penerimaan Rumput Laut Seaweed tools Setiap Karyawan Staff Gudang
Bahan Baku Basah Kadar Pengujian penerimaan Gudang yang Jika positif kadar air lebih dari 40%, maka bahan baku akan Setiap penerimaan
Air Internal barang tengah ditolak/dikembalikan. barang oleh QC
Rumput dengan alat bertugas
Laut

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1 GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP)
CARA BERPRODUKSI YANG BAIK
Assigned Monitoring and
Procedure Step Reference Operation procedurs Reason Mandatory Procedure Corrective Action responsibility
Tahapan proses Acuan Alasan Verification Pengawasan
Prosedur pelaksanaan Prosedur wajib Tindakan koreksi Penanggungjawab dan verifikasi
pengesahan
7.Receivine of SNI - Sack is received from approved supplier. - The ensure Sack is - Sack is checked visually - If Sack not likely the Warehouse Staff - Sack Incoming
Sack 01-2690: Karung diterima dari supplier yang disetujui. received in good for packing condition specification, it will be Monitoring Inspection Record:
Penerimaan 2015 - Checking for packing condition of Sack by condition while received. rejected & return to Pengawas staff Laporan pengecekan
Karung visuallv. Untuk memastikan Selama proses supplier. gudang penerimaan karung:
Pengecekan secrat visual untuk kondisi kalau karung diterima penerimaan, karung Jika karung tidak sesuai
pengemasan karung. dalam kondisi baik dicek secara visual untuk dengan spesifikasi, maka
- Sack is stored in warehouse which kept drv - To ensure Sack is good kondisi pengemasannya. dirijek dm dikembalikan he
and clean. prior to use. - Sack is checked visuallv supplier.
karung disimpan dalam gudang yang kering Untuk memastikan for physical condition
dan bersih. kalau karung dalam prior to use.
- Distribution of Sack to the processing room kondisi baik sebelum Sebelum digunakan,
must be separated than distribution of raw digunakan. karung dicek kondisi
material and employee. - To prevent cross secara visual
Atur distribusi karung ruang proses harus contamination
terpisah dengan alur distribusi bahan baku Untuk mencegah
dan karyawan. kontaminasi silang.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1 GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP)
CARA BERPRODUKSI YANG BAIK
Assigned
Monitoring and
responsibility
Procedure Step Reference Operation procedures Reason Mandatory Procedure Corrective Action Verification
Penanggung
Tahapan proses Acuan Prosedur pelaksanaan Alasan Prosedur wajib Tindakan koreksi Pengawasan dan
jawab
verifikasi
pengesahan
6. Loading/ SNI - Before stuffing is performed the container is - To ensure product meet the - Product are released base on - If the temperature of QC Staff - Temperature
stuffing 01-2690: checked for cleanness specification and pass the recommendation. container can not reach Monitoring Monitor Log:
Pengisian/ 2015 sebelum dilakukan pengisian ke dalam container, laboratory analysis. Produk yang boleh diekspor 18°C. it must be changed. Pengawas staff laporan
pemuatan kondisi kebersihan container harm dicek. Untuk memastikan bahwa adalah produk yang telah Jika suhu container tidak QC pengawasan suhu:
produk telah sesuai spesifikasi direkomendasi oleh Dept QC, bisa mencapai -18°C maka
dan telah diuji laboratorium. container tersebut harus
- To ensure temperature of diganti.
container meet the standard
before leaving the factory and
during transportation.
Untuk memastikan bahwa suhu
container telah sesuai standar
sebelum meninggalkan pabrik
dan selama pengiriman ke
pelanggan.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1 GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP)
CARA BERPRODUKSI YANG BAIK
Assigned
Monitoring and
responsibility
Procedure Step Reference Operation procedures Reason Mandatory Procedure Corrective Action Verification
Penanggung
Tahapan proses Acuan Prosedur pelaksanaan Alasan Prosedur wajib Tindakan koreksi Pengawasan dan
jawab
verifikasi
pengesahan
1 .Receiving of SNI - Dried Seaweed is received from Poor handling from - Checking the to every Dried - Dried Seaweed that have not meet the PC Staff - Receiving of Dried
Raw Material 01- independent supplier, packed in supplier Seaweed bv organoleptic check standard is rejected Monitoring Seaweed condition
Penerimaan 2690:2015 plastic wrap and sack then Penanganan yang kurang (appreance, odor, color texture Rumput laut kering yang tidak Pengawasan staff record
Bahan Baku transported to the factory by truck baik dari supplier. Pengecekan untuk setiap memenuhi standar maka dirijek. QC Laporan kondisi
Rumput laut diterima dari supplier Rumput laut kering melalui - Is positive salmonella or E. Coli. Dried penerimaan Rumput
yang independen, dikemas dalam pengecekan organoleptik Seaweed that have been trosecced will laut kering:
plastic dan karung kemudian dikirim (penampakan, bau, wama, be rejected.
ke pabrik tekstur). Jika positif salmonella maka Rumput
- Dried Seaweed golden chocolate and - Random sampling every 3 laut kering yang telah diproses harus
slightly red clean, does not smell months doing for every supplier dirijek
rancid, a little salty, savory and for external laboratory test for - Receiving of Dried Seaweed will be
flavorful typical received. salmonella or E. Coli stopped from supplier who has
Rumput Laut kering berwarna Penyamplingm secara acak conitaminated woth salmonella and
cokelat sedikit kemerahan bersih, untuk setiap supplier untuk will be start again after doing for
tidak berbau tengik, dan beraroma pengujian salmonella atau E. salmonella or E. Coli
khas yang di terirna Coli di lab eksternal setiap 3 Penerimaan akan dihentikan dari
- Rejected raw material is separated bulan sekali supplier yang Rumput laut keringnya
bahan baku yang dirijek harus terkontaminasi salmonella dan akan
dipisahkan dari bahan baku yang diterima kembali setelah dilakukan
baik penanganan yang baik dan dibuktikan
dengan pengujian salmonella atau
E.Coli.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1 GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP)
CARA BERPRODUKSI YANG BAIK
Assigned
Monitoring and
responsibility
Procedure Step Reference Operation procedures Reason Mandatory Procedure Corrective Action Verification
Penanggung
Tahapan proses Acuan Prosedur pelaksanaan Alasan Prosedur wajib Tindakan koreksi Pengawasan dan
jawab
verifikasi
pengesahan
2. Weighing SNI - The scales must be calibrate prior to use to maintain the - Contaminate from workers - The scales must be clean if the accuracv of the scales is OC Staff and - Scale calibration
Penimbangan 01- accuracy and eauiranenl Timbangan harus selalu not eood. It must be-recalibrate Production Staff record:
2690:2015 Timbangan harus dikalibmsi sebelum dipakai agar Kontaminasi dari bersih. while the fish is hold. Monotoring Laporan kalibrasi
akurasinya terjaga, karyawan dan peralatan - Scale shall calibrated by Jika timbangan tidak akurat Pengawasan staff timbangan
- Personal & equipment is kept hygiene. - The accuracy of the scale External annually harus dikalibrasi ulang QC dan stiff
Karyawan dan peralatan harus selalu dalam keadaan Keakurasian timbangan Timbangan harus sementara bahan baku ditahan produksi.
bersih dikalibrasi eksternal tiap (ditampung).
tahun.
3. Sortation SNI 01- - Sorting of Dried Seaweed shell be carried out as auicklv - Improper sortation Quality checking is If foreign material was found, OC Staff - Sortation of Dried
penyortiran 2690:2015 and careful lv as oossible to maintained the quality Penyortiran yang kurartg performed to ensure only Dried Seaweed must be re- Monotorine Seaweed record:
Penyortiran Rumput laut kering harus dilakukan dengan baik good quality of dried sortation. Pengawasan stiff Laporan proses
cepat dan hati-hati untuk mempertahankan mutu. - Contaminatior from SeaWeed which going to Jika ditemukan benda-benda QC penyortiran Rumput
- Sorting of dried flying fish roe to clean the raw material employee & equipment the further processing. asing, maka Rumput laut kering laut kering:
from foreign material. Kontaminasi dari Mutu Rumput laut kering harus disortir ulang.
Penyortiran Rumput laut kering bertujuan untuk karyawan & peralatan. dicek untuk memastikan
membersihkan bahan baku dart benda-benda asing. bahwa hanya Rumput laut
- Personal & eauipment is kept hveiene. kering yang bermutu baik
Karyawan dan peralatan harus selalu dalam keadaan yang diproses lebih lanjut
bersih

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1 GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP)
CARA BERPRODUKSI YANG BAIK
Assigned
Monitoring and
responsibility
Procedure Step Reference Operation procedures Reason Mandatory Procedure Corrective Action Verification
Penanggung
Tahapan proses Acuan Prosedur pelaksanaan Alasan Prosedur wajib Tindakan koreksi Pengawasan dan
jawab
verifikasi
pengesahan
4. Packing and SNI 01- - The product is packaged in sack. - Temperature abuse Checkins label shall be at If not specification than shall QC Staff and - Packing monitoring
Labelling 2690:2015 Produk dikemas dalam karung plastik Penyimpangan suhu done every sack by watching be repacking and labeling Production Staff check sheet :
Pengepakan - Sack is should in good and clean condition. visually. Jika basil pengecekan tidak Monitoring laporan
dan pelabelan karung plastic dalam kondisi baik dan bersih. Pengecekan secara visual sesuai dengan spesifikasi, maka Pengawas staff QC pengawasan proses
- Label should mention the Name and Type of product. terhadap pengepakan dan hams dikemas ulang dan diberi & staff produksi pengemasan:
Production Code. Use By, Net Weight. Size. Country of pemakaian label yang baik label yang bam.
Origin. Storage Requirement. Name of Distribution dilakukan untuk setiap
Label Hants berisi nama dan jenis produk, kode produksi, karung
masa penggunaan, berat bersih, ukuran, Negara asal
bahan baku, petunjuk penyimpanan, nama distibusi.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.1 GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP)
CARA BERPRODUKSI YANG BAIK
Assigned
Monitoring and
responsibility
Procedure Step Reference Operation procedures Reason Mandatory Procedure Corrective Action Verification
Penanggung
Tahapan proses Acuan Prosedur pelaksanaan Alasan Prosedur wajib Tindakan koreksi Pengawasan dan
jawab
verifikasi
pengesahan
5.Cold Storage SNI - Storanging is performed in cold storage with temperature Fluctuation Checking the - If temperature can not reach - QC Staff an - Cold Storage
Gudang 01-2690: room temperature temperature of cold Replacing products position Production Staff temperature check
penyimpanan 2015 Penyimpanan dilakukan dalam gudang penyimpanan Fluktuasi suhu. storage even hour by to other cold storage (if Monitoring list:
dengan suhu kamar checking to the display needed!. Pengawas staff QC Laporan
Cold storage should be clean. on cold storage. Jika suhu gudang & staff produksi pengecekan suhu
Gudang penyimpanan harus selalu dalam keadaan bersih. Pengecekan suhu gudang penyimpanan lembab Produk kamar
setiap jam dengan dipindahkan ke gudang
melihat suhu pada penyimpanan yang lain (jika
monitor gudang dibutuhkan).
penyimpanan beku.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5.2 SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE (SSOP)


PROSEDUR PELAKSANAAN SANDAR SANITAS
Item Requirement Operating Procedure Assigned Record Keeping
Bagian Acuan Prosedur Pelaksanaan Responsibility Dokumentasi
Penanggung
Jawab
3. SANITARY
FACIUTEIES AND
CONTROLS
FASILITAS SANITASI
DAN
PENGAWASANNYA.
Kep/Men/052A/2013 - Bach plant shall provide its employee with adequate toilet facilities.
Setiap pabrik pengolahan hams menyediakan fasilitas toilet yang cukup dm memadai untuk
karyawan. Report of Toilet Condition
b. Toilet OC Monitoring
- Maintaining the toilet in a sanitary condition. Record. From No:
Toilet Pengawasan QC
Toilet harus dijaga kebersihannya. Laporan kondisi toilet,
- Keening the toilet in a good repair at all times.
Toilet harus selalu dirawat agar selalu dalam kondisi baik dan layak untuk digunakan.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5.2 SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE (SSOP)


PROSEDUR PELAKSANAAN SANDAR SANITAS
Item Requirement Operating Procedure Assigned Record Keening
Bagian Acuan Prosedur Pelaksanaan Responsibility Dokumentasi
Penanggung
Jawab
3. SANITARY
FACILTTEIES AND
CONTROLS
FASILITAS SANITASI
DAN
PENGAWASANNYA.
- The water supply shall be sufficient for the Operation intended and shall be devide from an adequate Report of Processing
source Sanitation Record. From No:
Pasokan air bersih harus mencukupi seiama pelaksanaan proses dan berasal dari sumber yang OC Monitoring Laporan Sanitasi Ruang
492/KepMen memadai. Pengawasan QC Proses:
Kes/TV/2010 - Portability of water and ice should be tested for microbiology (TCPn & E.Coli) every three month at
external laboratory because PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL still didn’t have a laboratory
a. Water Supply facility for internal laboratory testing General Affair. Report of Processing
Pasokan Air Pengujian mikrobiologi air untuk eksternal dilakukan tim bulan sekali oleh karena PT. RAPID NIAGA Mechanical & Sanitation Record. From No:
INTERNATIONAL masih belum mempunyai fasilitas laboratorium untuk pengujian lab. Internal. Electrical, and Laporan Sanitas Ruang
- Hand-washing facilities shall be adequed and convenient and be furnished with running water. OC Monitoring Proses
Fasilitas pencucian tangan harus mencukupi dan mudah digunakan serta menggunakan air mengalir. Pengawas Bag.
Umum, Bag.
M&E,
Pengawasan QC

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5.2 SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE (SSOP)


PROSEDUR PELAKSANAAN SANDAR SANITAS
Item Requirement Operating Procedure Assigned Record Keeping
Bagian Acuan Prosedur Pelaksanaan Responsibility Dokumentasi
Penanggung
Jawab
1. PERSONNELL
KARYAWAN
- Wearing veil cans or other effective hair restraints.
Menggunakan kerudung, topi atau sesuatuyang bisa mencegah jatuhnya rambut.
- Stroting clothing or other personal belongings in areas other than where food is exposed or where
equipment or utensils are washed.
Report of Processing Sanitation
b. Cleanliness Penyimpanan pakaian atau peralatan ditempat yang terpisah dengan tempat proses produk atau QC Monitoring
Record. From No:
kebersihan pencucian peralatan dan perlengkapan. Pengawasan QC
Laporan Sanitasi Ruang Proses:
Kep/Men/052A/2013 - Comfininf the following to areas other than were food may be exposed or where equipment or
utensils are washed : eating food, chewing gum. drinking beverages, or using tobacco
Penempatan khusus untuk area makan, minum dan merokok yang terpisah dengan tempat proses
produk atau pencucian peralatan dan perlengkapan.
c. Education and Employee should receive approved training in proper food handling techniques and food- production Report of education &
principles and should be informed of the danger of poor personal hygiene and unsanitary practices. General Affair training record, from no:
Training
Pendidikan dan Karyawan harus mendapatkan pelatihan yang memadai tentang teknik pengolahan makanan, Monitoring Laporan Pendidikan & Pelatihan
Pengawasan Bg. Karyawan No. Dok
pelatihan. prinsip keamanan pangan serta penyampaian terhadap dampak dart pada kebersihan karyawan dan
Umum
lingkungan yang tidak tenaga.
2. SANITARY
OPERATIONS
PELAKSANAAN
SANITASI
a. Sanitation Of All food contact surfaces (utensils and equipment) shall be cleaned before starting work and as Monitoring of Equipment/
Food-Contact frequently as necessary to protect against contamination of food. Utensils Condition For
Surfaces Semua peralatan harus bersih sebelum digunakan dan harus selalu dibersihkan setiap saat jika Processing Record. From No:
OC Monitoring
Kebersihan Kep/Men/052A/2013 diperlukan untuk menghindari kontaminasi terhadap produk Laporan pengawasan kondisi
Pengawasan
peralatan (kontak peralatan/perlengkapan untuk
langsung dengan proses, no. dok :
produk)

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

5. PRE-REQUISITE PROGRAM
PROGRAM KELAYAKAN DASAR
5.2 SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE (SSOP)
PROSEDUR PELAKSANAAN SANDAR SANITAS
Item Requirement Operating Procedure Assigned Responsibility Record Keeping
Bagian Acuan Prosedur Pelaksanaan Penanggung Jawab Dokumentasi
Personnel
Karyawan
a. Disease Control Employee who, by medical examination or supervisory observation, is shown to have, or appears to have, an illness, open
Pengawasan lesion by which there is a Purposeable possibility of food, food- contact surface or food packaging materials becoming
penyakit contaminated, shall be excluded from any operations which my be expected to results in such contamination until the
Report of SSOP Sick Record,
condition is corrected.
QC Monitoring From No:
Karyawan yang mempunyai/mengidap penyakit yang bisa mengkontaminasi produk yang diketahui melalui pemeriksaan
Pengawasan QC Laporan Pengawasan Kondisi
medis atau pengecekan supervisor, qc hams dijauhkan/ dikeluarkan dart aktivitas proses produksi yang bisa
Penyakit Karyawan:
mengkontaminasi produk sampai ada tindakan perbaikan pengobatan.

b. Cleanliness - Employee shall wear outer garments suitable to the operation in a manner that protect against the contamination of food,
kebersihan Kep/Men/052A/2013 food-contact surfaces os food-packaging materials,
Karyawan horns menggunakan pakaian proses yang layak kedalam ruang proses yang bisa melindungi kontaminasi
terhadap produk dan bahan pengemas.
- Washing hands thoroughly and sanitizing to protect against contamination with undesirable microorganism before
starting work, after each absence from the work station and at anv other time when the hands may have become or
contaminated. Report of Processing Sanitation
QC Monitoring
Pencucian tangan dan pembersihan setiap saat untuk menghindari terjadirtya kontaminasi dari bakteri sebelum melalui Record. From No:
Pengawasan
proses, setelah proses atau pada saat tangan karyawan kotor atau terkontaminasi. Laporan Sanitasi Ruang Proses:
- Removing all unsecured jewelrv and other objects that might fall into food, equipment or containers.
Tidak boleh memakai semua jenis perhiasan yang bisa terjatuh ke dalam prosuk atau peralatan.
- Maintaining cloves, if they are used in food handling, in an intact, clean and sanitary condition.
Pengaturan pemakaian sarung tangan, jika digunakan untuk proses produksi hams dalam keadaan utuh/tidak sobek, dan
dalam keadaan bersih.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

3.2 CCP FLOW PROGRAM


PROGRAM KELAYAKAN DASAR

Receiving of SeaWeed Receiving of Sack


Penerimaan Rumput Laut Kering Penerimaan Karung

Weighting
Penimbangan

Sorting
Penyortiran

Packing & Labelling


Pengepakan dan Pelabelan

NOTE : = CCP
Cold Strorage
Gudang Penyimpanan

Loading / Stuffing
Pemuatan / Pengisian

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

6. VERIFICATION AND VALIDATION


VERIFIKASI DAN VALIDASI
A. INTERNAL VERIFICATION
VERIFIKASI INTERNAL
1. Internal verification for HACCP Plan Notice well be carried out a minimum of once a year by HACCP team.
Verifikasi internal (audit internal) dalam program HACCP dilakukan minimal setahun sekali oleh Tim
HACCP.
2. Internal verification is also performed when factor warrant as follows:
Verifikasi internal juga dilakukan jika terjadi hal-hal sebagai berikut:
a. Changes in raw material
Perubahan bahan baku
b. Changes in product or process
Perubahan produk atau proses
c. Adverse audit findings
Temuan hasil audit
d. Re-occurring deviations
Penyimpangan yang terjadi terulang-ulang
e. New information on hazard or control measures
Adanya informasi terbaru tentang bahaya atau tindakan pengawasan.
f. On line observations, new distribution or customer handling practices.
Observasi/pengamatan langsung, distribusi baru atau praktek penanganan konsumen
3. Finished product verification consist of the following laboratory analysis:
Verifikasi produk akhir terhadap pengujian laboratorium adalah:
a. Daily : sensory/organoleptic evaluation
Harian: pengecekan organoleptik
4. Raw material verification consist of the following laboratory analysis:
Verifiaksi bahan baku terhadap pengujian laboratorium adalah :
a. Daily : sensory/ organoleptic evaluation
Harian: pengecekan organoleptik
B. EXTERNAL VERIFICATION
VERIFIKASI EKSTERNAL
1. External verification of HACCP Plan Notice well be carried out a minimum of once a year by the
government (Directorate General of Fishery) as competent authority to ensure that the HACCP plan,
GMP and SSQP have been accomplished satisfactory.
Verifikasi eksternal dalam program HACCP dilakukan setahun sekali oleh Departemen Kelautan dan
Perikanan (DKP) sebagai penanggung jawab yang berkompeten untuk memastikan bahwa program
HACCP, GMP & SSOP telah diterapkan dengan baik.
2. Raw materials external verification will be carry out every 3 month for salmonella testing because still
didn't have a laboratory facility for internal lab. Testing.
Verifikasi eksternal untuk bahan baku dilakukan setiap 3 bulan sekali untuk parameter pengujian
salmonella dikarenakan masih belum mempunyai fasilitas laboratorium untuk pengujian lab. Internal.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

3. Finished product external verification will be carry out every 3 month consist of the sensory/
organoleptic evaluation. Total Plate Count (TPC). E, Coli. Vibrio Cholera. Salmonella and Heavy
Metals because PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL still didn’t have a laboratory facility for
internal lab. Testing.
Verifikasi eksternal untuk produk akhir dilakukan setiap 3 bulan sekali untuk parameter pengujian
organolepdk, TPC, E. Coli, Vibrio cholera, Salmonella dan logam berat dikarenakan PT. RAPID
NIAGA INTERNATIONAL masih belum mempunyai fasilitas laboratorium untuk pengujian lab.
Internal.
4. Water and ice verification will be done every 3 mont for TPC and coliform because still didn’t have a
laboratory facility for internal lab. Testing.
Verifikasi air dan es dilakukan dap 3 bulan sekali yaitu pengujian TPC dan Caliform dikarenakan
belum mempunyai fasilitas laboratorium untuk pengujian lab. Internal
5. External calibration of equipment will be carried out at least once a year,
Kalibrasi eksternal untuk peralatan dilakukan setahun sekali.
C. VALIDATION
VALIDASI
1. Internal validation of HACCP plan is performed bv HACCP team. The government is only carry out the
verification to find out the HACCP plan is operating effectively,
Validasi internal untuk program HACCP dilakukan oleh dm HACCP. Pihak pemerintah hanya
melakukan verifikasi untuk memasdkan bahwa program HACCP telah dijalankan secara efektif.
2. Validation of HACCP plan must be available through documentation or supporting data that confirms
the plan is scientifically and technically sound and valid (see appendices for validation HACCP plan).
Validasi program HACCP harus didukung dengan dokumentasi atau data pembantu (literature) yang
memastikan program HACCP tersebut ilmiah, mudah diterapkan dan sah. (lihat daftar dokumen untuk
validasi program HACCP).

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

7. RECALL PROCEDURS & CONSUMER COMPLAIN


PROSEDUR PENARIKAN KOMPLAINKONSUMEN
7.1 RECALL PROCEDURS
PROSEDUR PENARIKAN
RECALL TEAM MEMBERS
ANGGOTA TIM PENARIKAN
POSITION IN
NO NAME COMPANY RESPONSIBILITY
NO NAMA JABATAN DALAM TANGGUNGJAWAB
PERUSHAAAN
l. Sesty QC Manager Recall team leader, responsible for designing the
-
Manager QC recall procedures.
Ketua Tim Penarikan, bertanggungjawab untuk
merancang prosedur palcakan.
- Responsible for investigation and conclusion.
Bertanggungjawab terhadap penelusuran dan
kesimpulan masalah.
2. Noor Rahmah Marketing Director Responsible for communication to the customer as
Amier Direktur public relation spokesperson.
Pemasaran Bertanggungjawab terhadap hubungan ke pelanggan.
Pembeli.

Procedures:
Prosedur
1. PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL will trace and recall the product if violation occurs during
distribution.
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL akan melacak dan menarik produk jika terjadi pelanggaran selama
distribusi.
2. In order to trace and recall. PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL will give the production code, quantity,
type of product, the shipment number of the product in question and also details of the problem,
Dalam melacak dan menarik produk, PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL akan memberikan kode
produksi, jumlah, jenis produk, jadwal pengapalan dari produk tersebut dan semua hal-hal yang
berhubungan dengan masalah pelanggaran tersebut.
3. Lot of the product recalled is separated, marked and is not release of distribution.
Produk yang ditarik jumlahnya harus dipisahkan, ditandai dan tidak boleh dilepas/dijual ke pasar.
4. QC manager will check the HACCP record and analyze the problem and if there are other affected lots.
Manager QC akan melihat dokumen HACCP dan menganalisa masalah jangan sampai berpengaruh dengan
produk yang lain.
5. QC Manager will further investigate and come up with a conclusion.
Manager QC akan melakukan penelusuran lebih lanjut lain membuat sebuah kesimpulan masalah.
6. QC Manager will make the report of recall, then will notify to Marketing Director.
Manager QC akan membuat laporan hasil penelusuran dan kemudian menyerahkan ke direktur pemasaran.
7. The Marketing director will explain the investigation result to the customer.
Direktur pemasaran akan menjelaskan hasil penelusuran kepada pelanggan.
8. Contact number of recall:
No. Telp tim Penarikan yang bisa dihubungi:
• For customer :
Noor Rahmah Amier Call Phone : +62 8124161033
Email :-
• For Regulatory
Muh. Syafaat Mustari Call Phone :-
Email :-

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

7.2 CONSUMER COMPLAIN


KOMPLAIN KONSUMEN
Direct of marketing is the first person will receive consumer complain from the buyer, then report it
to the Director. Based on his/her written report. QC Manager and HACCP team (Production Staff & QC
Staff! will start investigation together for probable cause, evaluate and analyze the problem to make a
decision what action should be taken.
Direktur Pemasaran adalah orang pertama yang akan menerima complain konsumen yang berasal dari
pembeli, kemudian menyampaikannya kepada direktur. Berdasarkan laporan tertulisnya tentang complain
tersebut, manager QC dan tim HACCP (staff produksi dan staff QC) bersama-sama akan memulai
investigasi untuk mencari tahu kemungkinan penyebab masalah lalu mengevaluasi dan menganalisa
masalah tersebut agar dapat menentukan tindakan yang tepat untuk masalah tersebut.

Base on that evaluation, we will make improvement on our production to overcome those complain. Action
taken will be documented together with the complain letter into a full report prepared by QC Manager then
distributed to the Director of Marketing and the Director. Director of Marketing will explain the
investigation result to the buyer as a feedback information to the costumer.
berdasarkan hasil evaluasi tersebut, maka kita hams membuat perbaikan dalam proses produksi
untuk mengatasi complain tersebut. Tindakan yang akan dilakukan akan dicatat dalam sebuah laporan yang
dibuat oleh manager QC yang dilampirkan juga laporan complain konsumen yang kemudian akan
dilaporkan kepada Direktur Pemasaran dan Direktur. Sebagai informasi kembali kepada konsumen,
Direktur Pemasaran akan menjelaskan tentang hasil investigasi tersebut kepada pembeli.

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

8. PRODUCT TRACKING
PENELUSVRAN PRODUK
The products are given the production code on the sack . If there are some problems to the product, we can carry
out the traceability to the product from the production code.
Produk diberikan kode produksi pada karung plastic . Jika ada masalah pada produk, kita dapat melakukan
pelacakan terhadap produk berdasarkan kode produksi tersebut.

CD Code of plan
CD Kode Pabrik
AA Code Of The Source Of Meat/ Supplier/ Area
AA kode asal bahan baku/ Supplier/ Area
YY Year of Production
YY Tahun Produksi
CP Code Of Company
CP Kode perushaan

Used by calculated for 12 month after productions date (buyer’s requirement)


Masa penggunaan dihitung selama 12 bulan setelah tanggal produksi (permintaan pelanggan/pembeli).

Traceability exercise or mock recall must be conducted at least once per year to the first level distribution.
System distribusi barang yang baik adalah meskipun tidak ada masalah pada produk, tetapi pelacakan atau
penarikan produk tetap harus dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun sebagai latihan

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi
PT. RAPID NIAGA INTERNATIONAL
Product : Dried Seaweed
Produk : Rumput Laut Kering

2. LABELS/ SPECIFIKATION
LABEL /SPESIFIKASI
The product is labeled as follows:
Produk diberi label sebagai berikut:
Label on master carton:
Label pada master karton:
a. Name of product
Nama produk
b. Type of product
Jenis produk
c. Production code, use by
Kode produksi, masa penggunaan
d. Net weight
Berat bersih
e. Storage requirement
Petunjuk penyimpanan
f. Origin of country
Asal bahan baku/produk

Tgl Penerbitan 05 April 2018 Dibuat : ttd Diperiksa : ttd Disahkan : ttd

Tgl Revisi