Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN R-LAB

Charge Discharge

Nama : Hendriawan Kurniadi


NPM : 0906630292
Fakultas : Teknik
Departemen : Teknik Sipil

Kode Praktikum : LR01


Tanggal Praktikum : 8 November2010

Unit Pelaksana Pendidikan Ilmu Pengetahuan Dasar


(UPP-IPD)
Universitas Indonesia
Depok
Charge Discharge

I. Tujuan
Melihat karakteristik tegangan kapasitor pada saat pengisian dan
pelepasan muatan

II. Alat
 Kapasitor
 Resistor
 Amperemeter
 Voltmeter
 Variable power supply
 Camcorder
 Unit PC beserta DAQ dan perangkat pengendali otomatis

III. Teori
Pada rangkaian arus searah seperti pada Gbr.1, kapasitor akan
menjadi hambatan tak hingga. Hanya saat rangkaian dibuka dan
ditutp, arus akan mengalir. Saat rangkaian tertutup, arus akan
mengakibatkan kapasitor dimuati hingga sama dengan tegangan
yang diberikan sebesar V0. Sebaliknya, kapasitor akan melepaskan
muatan melalui resistor saat rangkaian dibuka. Karakteristik
tegangan pada kapasitor dapat diterangkan dengan fungsi
eksponensial.

Gbr.1. Rangkaian kapaitor dan resisitor arus searah

Besar tegangan saat rangkaian terbuka adalah

( ) ⁄
(1)

Dengan  adalah konstanta waktu [s]. Konstanta waktu atau waktu


paruh adalah waktu yang dibutuhkan hingga tegangan jatuh menjadi
yang ditentukan dari besar hambatan dan kapasitansi.
(2)

Hal yang sama, besar tegangan saat rangkaian tertutup adalah

( ) ( ⁄
) (3)

Penurunan tegangan akan melambat sebanding dengan waktu.


Tegangan kapasitor Vc(t) turun secara asimtotik menjadi nol. Kurva
karakteristik ini dapat dilihat pada Gbr. 2

Konstanta waktu dapat dihitung berdasarkan kurva pengisian


kapasitor. Tarik garis tangensial dari kurva pengisian pada titik t = 0
s dan tarik garis asimtot dari kurva pengisian. Buat garis yang tegak
lurus dari titik perpotongan antara tangensial dengan garis asimtot
ke sumbu x . Titik yang diperoleh pada sumbu adalah konstanta
waktu.

Gbr. 2 Kurva pengisian dan pengosongan dari kapasitor serta penentuan konstanta
waktu

Pada percobaan di R-Lab akan digunakan 4 buah model rangkaian ,


yaitu Model 1 , 2 , 3 dan 4. Untuk Model 1 dan 3 mengunakan
kapasitor dengan kapasitas yang sama, Untuk Model 2 dan 4
menggunakan kapasitor dengan kapasitas yang sama.
IV. Prosedur Percobaan
 Mengaktifkan Web cam (mengklik icon video pada halaman web
r-Lab).
 Memperhatikan tampilan video dari peralatan yang digunakan.
 Mengatur model rangkaian yang akan digunakan , yaitu model
1.
 Menghidupkan Power Supply yang digunakan.
 Mengukur beda potensial di kaki-kaki kapasitor dan arus
pengisian / pelepasan kapasitor.
 Mengulangi langkah 4 dan 6 untuk model rangkaian 2 , 3 dan 4.

V. Data Pengamatan

Waktu IC VC
1 3,97 1,03
2 3,18 1,82
3 2,55 2,45
4 2,04 2,96
5 1,63 3,37
6 1,31 3,69
7 1,05 3,95
8 0,84 4,16
9 0,67 4,33
10 0,53 4,47
11 0,42 4,58
12 0,33 4,67
13 0,25 4,75
14 0,2 4,8
15 0,15 4,85
16 3,86 3,86
17 3,1 3,1
18 2,49 2,49
19 2,01 2,01
20 1,62 1,62
21 1,31 1,31
22 1,06 1,06
23 0,86 0,86
24 0,7 0,7
25 0,57 0,57
26 0,46 0,46
27 0,38 0,38
28 0,31 0,31
29 0,25 0,25
30 0,21 0,21
1 11,17 1,43
2 8,02 2,43
3 5,79 3,15
4 4,17 3,67
5 2,99 4,04
6 2,15 4,31
7 1,53 4,51
8 1,07 4,66
9 0,73 4,77
10 0,49 4,84
11 0,31 4,9
12 0,17 4,95
13 0,06 4,98
14 0 5
15 0 5
16 11,27 3,61
17 8,17 2,61
18 5,94 1,9
19 4,34 1,39
20 3,18 1,02
21 2,34 0,75
22 1,73 0,55
23 1,28 0,41
24 0,93 0,3
25 0,7 0,22
26 0,52 0,17
27 0,4 0,13
28 0,29 0,09
29 0,21 0,07
30 0,17 0,05
1 2,79 2,21
2 1,66 3,34
3 1 4
4 0,6 4,4
5 0,35 4,65
6 0,2 4,8
7 0,1 4,9
8 0,04 4,96
9 0 5
10 0 5
11 0 5
12 0 5
13 0 5
14 0 5
15 0 5
16 2,92 2,92
17 1,76 1,76
18 1,09 1,09
19 0,67 0,67
20 0,43 0,43
21 0,27 0,27
22 0,18 0,18
23 0,12 0,12
24 0,07 0,07
25 0,05 0,05
26 0,03 0,03
27 0,02 0,02
28 0,01 0,01
29 0,01 0,01
30 0 0
1 6,77 2,83
2 3,19 3,98
3 1,5 4,52
4 0,67 4,78
5 0,24 4,92
6 0,03 4,99
7 0 5
8 0 5
9 0 5
10 0 5
11 0 5
12 0 5
13 0 5
14 0 5
15 0 5
16 7,12 2,28
17 3,47 1,11
18 1,76 0,56
19 0,92 0,29
20 0,5 0,16
21 0,27 0,09
22 0,15 0,05
23 0,09 0,03
24 0,06 0,02
25 0,03 0,01
26 0,02 0
27 0,02 0
28 0 0
29 0 0
30 0 0

VI. Tugas dan Evaluasi


1. Buatlah grafik tegangan V terhadap waktu (V vs t) saat
pengisian kapasitor untuk tiap model rangkaian yang digunakan
!
2. Buatlah grafik tegangan V terhadap waktu (V vs t) saat
pengosongan kapasitor untuk tiap model rangkaian yang
digunakan!
3. Hitung besar konstanta waktu dari rangkaian kapasitor
berdasarkan kurva yang dibuat dan besar konstanta waktu yang
dihitung dari nilai kompenen R dan C ! Bandingkan hasilnya !
Jawab:
1. Grafik V vs T saat pengisian pada
 Model 1
Waktu IC VC
1 3,97 1,03
2 3,18 1,82
3 2,55 2,45
4 2,04 2,96
5 1,63 3,37
6 1,31 3,69
7 1,05 3,95
8 0,84 4,16
9 0,67 4,33
10 0,53 4,47
11 0,42 4,58
12 0,33 4,67
13 0,25 4,75
14 0,2 4,8
15 0,15 4,85

Grafik V vs t Charge untuk Model 1


7
y = 1,7885e0,0828x
6 R² = 0,7151
5
Tegangan (V)

4
3
2
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Waktu (s)
 Model 2
Waktu IC VC
1 11,17 1,43
2 8,02 2,43
3 5,79 3,15
4 4,17 3,67
5 2,99 4,04
6 2,15 4,31
7 1,53 4,51
8 1,07 4,66
9 0,73 4,77
10 0,49 4,84
11 0,31 4,9
12 0,17 4,95
13 0,06 4,98
14 0 5
15 0 5

Grafik V vs t Charge untuk Model 2


7
6 y = 2,4224e0,0623x
R² = 0,6335
5
Tegangan (V)

4
3
2
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Waktu (s)
 Model 3
Waktu IC VC
1 2,79 2,21
2 1,66 3,34
3 1 4
4 0,6 4,4
5 0,35 4,65
6 0,2 4,8
7 0,1 4,9
8 0,04 4,96
9 0 5
10 0 5
11 0 5
12 0 5
13 0 5
14 0 5
15 0 5

Grafik V vs t Charge untuk Model 3


7
y = 3,3441e0,036x
6 R² = 0,5132
5
Tegangan (V)

4
3
2
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Waktu (s)
 Model 4
Waktu IC VC
1 6,77 2,83
2 3,19 3,98
3 1,5 4,52
4 0,67 4,78
5 0,24 4,92
6 0,03 4,99
7 0 5
8 0 5
9 0 5
10 0 5
11 0 5
12 0 5
13 0 5
14 0 5
15 0 5

Grafik V vs t Charge untuk Model 4


6 y = 3,9406e0,0218x
R² = 0,4053
5
Tegangan (V)

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Waktu (s)
2. Grafik V vs T saat pengosongan pada:
 Model 1
Waktu IC VC
16 3,86 3,86
17 3,1 3,1
18 2,49 2,49
19 2,01 2,01
20 1,62 1,62
21 1,31 1,31
22 1,06 1,06
23 0,86 0,86
24 0,7 0,7
25 0,57 0,57
26 0,46 0,46
27 0,38 0,38
28 0,31 0,31
29 0,25 0,25
30 0,21 0,21

Grafik V vs t Discharge untuk Model 1


4,5
4
3,5
Tegangan (V)

3
2,5
2
1,5 y = 4,6364e-0,209x
1 R² = 0,9997
0,5
0
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Waktu (s)
 Model 2
Waktu IC VC
16 11,27 3,61
17 8,17 2,61
18 5,94 1,9
19 4,34 1,39
20 3,18 1,02
21 2,34 0,75
22 1,73 0,55
23 1,28 0,41
24 0,93 0,3
25 0,7 0,22
26 0,52 0,17
27 0,4 0,13
28 0,29 0,09
29 0,21 0,07
30 0,17 0,05

Grafik V vs t Discharge untuk Model 2


4
3,5
3
Tegangan (V)

2,5
2
1,5
1 y = 4,7018e-0,303x
0,5 R² = 0,9997
0
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Waktu (s)
 Model 3
Waktu IC VC
16 2,92 2,92
17 1,76 1,76
18 1,09 1,09
19 0,67 0,67
20 0,43 0,43
21 0,27 0,27
22 0,18 0,18
23 0,12 0,12
24 0,07 0,07
25 0,05 0,05
26 0,03 0,03
27 0,02 0,02
28 0,01 0,01
29 0,01 0,01
30 0 0

Grafik V vs t Discharge untuk Model 3


3,5
3
2,5
Tegangan (V)

2
1,5
1
0,5 y = 0,0263x2 - 0,5665x + 2,8645
0 R² = 0,9049
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
-0,5
Waktu (s)
 Model 4
Waktu IC VC
16 7,12 2,28
17 3,47 1,11
18 1,76 0,56
19 0,92 0,29
20 0,5 0,16
21 0,27 0,09
22 0,15 0,05
23 0,09 0,03
24 0,06 0,02
25 0,03 0,01
26 0,02 0
27 0,02 0
28 0 0
29 0 0
30 0 0

Grafik V vs t Discharge untuk Model 4


2,5

1,5
Tegangan (V)

0,5
y = 0,0209x2 - 0,4323x + 2,0343
R² = 0,8176
0
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
-0,5
Waktu (s)
3. Charge pada:
 Model 1
V(t) = Vo e–t/
Y = 1,7885e0,0828x
-t/ = 0,0828t
 = 12,07 s
 Model 2
V(t) = Vo e–t/
Y = 2,4224e0,0623x
-t/ = 0,0623t
 = 16,05 s

 Model 3
V(t) = Vo e–t/
Y = 3,3441e0,036x
-t/ = 0,036t
 = 27,78 s
 Model 4
V(t) = Vo e–t/
Y = 3,9406e0,0218x
-t/ = 0,0218t
 = 45,87 s

Discharge pada:
 Model 1
V(t) = Vo e–t/
Y = 4,6364e-0,209x
-t/ = -0,209t
 = 4,78 s
 Model 2
V(t) = Vo e–t/
Y = 4,7018e-0,303x
-t/ = -0,303t
 = 3,30 s
 Model 3
Tidak dapat dicari, karena tidak dapat dibuat trendline
untuk persamaan eksponensialnya.
 Model 4
Tidak dapat dicari, karena tidak dapat dibuat trendline
untuk persamaan eksponensialnya.

Tidak dapat dilakukan perbandingan antara  yang didapat dari grafik


dengan  yang didapat dengan cara perhitungan, karena  tidak
dapat dicari dengan cara perhitungan. Hal ini desebabkan oleh tidak
diketahuinya kapasitas kapasitor yang digunakan.
VII. Analisis

Percobaan kali ini dilakukan dari jarak jauh menggunakkan jaringan


internet untuk mengakses peralatan yang berada di UPP-IPD, dengan
interface web. Pada interface web tersebut, dapat dilakukan
pengendalian peralatan percobaan dan pemonitoran percobaan
dengan adanya kamera.

Percobaan kali ini bertujuan untuk melihat karakteristik tegangan


kapasitor pada saat pengisian dan pelepasan muatan. Percobaan
dilakukan dengan 4 buah model rangkaian yang berbeda. Tiap model
rangkaian diuji selama 30 detik. Berdasarkan data yang didapatkan,
pengisian kapasitor dilakukan pada t=0 sampai t=15, sedangkan
pengosongan kapasitor dilakukan pada t=16 sampai t=30. Setiap
interval 1 detik diukur kuat arus dan juga tegangannya.

Pada praktikum kali ini tidak diketahui berapa nilai dari kapasitas
kapasitor yang digunakan, sehingga nilai dari konstanta waktu tidka
dapat dicari dengan menggunakan perhitungan. Kapasitas kapasitor
yang digunakan diperlukan untuk mencari nilai konstanta waktu,
sesuai dengan rumus:

=RC

Dari grafik yang telah didapat, dapat terlihat bahwa tegangan pada
kapasitor akan naik pada proses pengisian, lalu berhenti pada saat
tegangan pada kapasitor sama dengan tegangan pada sumber GGl.
Sebaliknya pada saat proses pengosongan kapasitor, tegangan akan
turun hingga nol. Dari bentuk kurva yang ada dapat pula ditarik
kesimpulan bahwa grafik tersebut adalah grafik eksponensial.

Persamaan grafik dapat dicari dengan feature “Trendline” di Microsoft


Office. Setelah didapatkan persamaan eksponensial dari grafik, dapat
dicari nilai dari konstanta waktu tiap grafik. Pada grafik discharge
untuk model 3 dan 4 tidak dapat dicari nilai konstanta waktunya,
kerena tidak dapat ditemukan persamaan eksponensial untuk
grafiknya.

VIII. Kesimpulan
 Pada proses pengisian kapasitor, tegangan pada kapasitor akan
naik hingga sama dengan tegangan sumber GGl.
 Pada proses pengosongan kapasitor, tegangan pada kapasitor
akan turun hingga sama dengan nol.
 Grafik V vs t pada proses pengisian dan pengosongan adalah
grafik eksponensial.
 Konstanta waktu mempengaruhi bentuk grafik eksponensial V vs
t.
IX. Referensi
 Giancoli, D.C.; Physics for Scientists & Engeeners, Third Edition,
Prentice Hall, NJ, 2000.
 Halliday, Resnick, Walker; Fundamentals of Physics, 7th Edition,
Extended Edition, John Wiley & Sons, Inc., NJ, 2005.
 Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid II
(terjemahan), Jakarta : Penebit Erlangga.