Anda di halaman 1dari 56

modul

TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM


SOLVING)

OLEH:

TIARMA NOVA I M

DOSEN PEMBIMBING
1. Prof. Dr. Biner Ambarita, M.Pd. UNTUK SISWA
2. Dr. Malan Lubis, M.hum
KELAS XI SMA
Kata pengantar

Puji dan syukur penulis sampaikan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena atas segala berkat dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
modul pembelajaran menulis teks eksplanasi berbasis pemecahan masalah untuk
siswa kelas XI SMA. Modul ini disusun untuk membantu siswa dalam belajar
menulis teks eksplanasi. Pengembangan modul ini menggunakan metode
pemecahan masalah, yang membantu siswa untuk membangun konsep sebelum
menulis teks eskplanasi.
Pemecahan masalah menggunakan media gambar untuk memperkuat
gagasan yang dibuat. Pemecahan masalah di mulai dari tengah kertas sebagai
gagasan utamanya, kemudian menambahkan cabang dari pusatnya untuk
menambahi keterangan dari gagasan utama sebelumnya. Produk akhir yang
diharapkan setelah menggunakan modul ini adalah sebuah teks eksplanasi yang
baik.
Akhir kata, ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada semua pihak
yang telah membantu terselesaikannya modul ini. Penulis sangat berharap modul
ini sangat bermanfaat bagi guru dan siswa demi kelancaran proses pembelajaran,
khususnya pembelajaran menulis teks eksplanasi. Kritik dan saran akan selalu
diterima dengan terbuka untuk perbaikan modul pembelajaran ini kedepannya.

Medan, April 2017

Penulis

ii
Daftar isi

KATA PENGANTAR .......................................................................................... i

DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii

PETA KONSEP.................................................................................................... 1

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ............................................................ 2

PENDAHULUAN ................................................................................................. 4

Kegiatan Belajar 1

A. Pengantar .................................................................................................. 6
B. Pengertian Teks Eksplanasi .................................................................... 7
Latihan ...................................................................................................... 8
C. Struktur Teks Eksplanasi ........................................................................ 9
Latihan ...................................................................................................... 10
D. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi .................................................... 14
Latihan ...................................................................................................... 19
E. Hubungan Kausalitas Teks Eksplanasi.................................................. 23

Rangkuman..................................................................................................... 27

Uji Kompetensi Kegiatan Belajar 1 .............................................................. 28

Kegiatan Belajar 2

A. Menganalisis Struktur Teks Eksplanasi Berbasis Pemecahan Masalah 31


Latihan ...................................................................................................... 32
B. Menganalisis Kaidah Bahasa Teks Eksplanasi Berbasis Pemecahan
Masalah ..................................................................................................... 35
Latihan ...................................................................................................... 36

Rangkuman..................................................................................................... 38

Uji Kompetensi Kegiatan Belajar 2 .............................................................. 39

Kegiatan Belajar 3

A. Memproduksi Teks Eksplanasi Berbasis Pemecahan Masalah ........... 42

Latihan ............................................................................................................ 43

Soal .................................................................................................................. 45

iii
Rangkuman..................................................................................................... 45

Uji Kompetensi Kegiatan Belajar 3 .............................................................. 46

UJI KOMPETENSI KEGIATAN BELAJAR 1, 2 DAN 3 ............................... 47

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 51

GLOSARIUM....................................................................................................... 52

iiii
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

PETA KONSEP

Kompetensi Dasar

3.3 4.3 3.4 4.4

Mengidentifikasi Mengkonstruks Menganalisis Memproduksi


informasi i informasi struktur dan teks
(pengetahuan dan (pengetahuan kebahasaan eksplanasi
urutan kejadian) dan urutan teks secara lisan
dalam teks kejadian) dalam eksplanasi atau tulis
eksplanasi lisan teks eksplanasi dengan
dan tulis secara lisan dan memerhatikan
tulis struktur dan
kebahasaan

Kegiatan Belajar 2
Kegiatan Belajar 3

Kegiatan Belajar 1

 menjelaskan Mampu  Mengalisis


pengertian menjelaskan dan  Mampu
teks kejadian menjelaskan memproduksi
eksplanasi yang struktur teks teks
 mampu menunjukka eksplanasi eksplanasi.
n hubungan
memahami  Menganalisis
kausalitas
struktur dan dan
Mampu
kaidah teks mengkonstr
menjelaskan
eksplanasi uksi isi teks kaidah
eksplanasi kebahasaan
teks
eksplanasi

1
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL


A. BAGI SISWA
1. Keberuhasilan belajar dengan modul bergantung pada ketekunan maisng-
masing individu.
2. Belajar dengan menggunakan modul dapat dilakukan sendiri.
3. Sebagian besar informasi yang didapat dalam modul ini disertakan sumber
yang jelas.
4. Langkah yang perlu diikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini
adalah sebagai berikut:
a. Baca dan pahami indicator pencapaian kompetensi.
b. Jika mendapati kesulitan maka diskusikanlah dengan beberapa teman,
jika masih belum terpecahakan bertanyalah pada guru.
c. Setelah konsep-konsep materi dipahami, maka cobalah untuk
mengerjakan soal latihan.
d. Carilah referensi lainyang dapat mendukung jika dibutuhkan.
e. Periksalah hasil pelajaran latihansoal yang telah kalian lakukan.

2
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

B. BAGI GURU

Modul pembelajaran teks eksplanasi berbasis pemecahan masalah ini


dirancang untuk membantu siswa dalam proses belajar mulai dari merancang,
menjelaskan, mengorganisir, membimbing, mengarahkan, membantu sampai
dengan mengevaluasi hasil belajar siswa. Oleh sebab itu, diharapkan peran guru
adalah sebagai berikut:

1. Memberikan pemahaman awal pada siswa tentang pemanfaatan


penggunaan modul pembelajaran teks eksplanasi berbasis pemecahan
masalah.
2. Membantu siswa dalam memahami konsep danmenjawab kendala-
kendala yang ditemui dalam proses belajar.
3. Membantu siswa untuk menentukandan mengakses sumber belajar lain
yang diperlukan untuk belajar.
4. Mengorganisasi kegiatan belajar kelompok jika diperlukan untuk
diskusi.
5. Merancang pendapat seorang ahli atau pendamping guru dari tempat
kerja lain atau praktisi untuk membantu jika diperlukan.
6. Mencatat pencapaian kemajuan belajar siswa
7. Melaksanakan penilaian
8. Menjelaskan kepada siswa bagian yang perlu untuk didiskusikan lebih
lanjut.

3
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

PENDAHULUAN

Mengawali pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks eksplanasi,


modul ini akan membahas pengertian teks eksplanasi, hubungan kausal
dalam teks eksplanasi, struktur teks eksplanasi, kaidah teks eksplanasi,
dan metode pembelajaran berbasis pemecahan masalah.
Modul ini akan membekali Anda dengan wawasan dasar tentang materi
teks eksplanasi dan mampu menulis teks eksplanasi berbasis pemecahan masalah.
Metode pembelajaran berbasis pemecahan masalah menawarkan perbedaan yang
mendasar dalam belajar, metode pembelajaran ini melihat proses belajar yang
didasarkan atas epistemologi empiris. Teori ini menekankan akan kebutuhan
lingkungan belajar dengan menyediakan kesempatan siswa belajar untuk
mengembangkan dan membangun pengetahuan melalui pemecahan masalahnya.
Pemecahan masalah akan menyajikan dasar untuk melakukan refleksi dan
observasi, mengkonseptualisasi dan menganalisis pengetahuan dalam pikiran
siswa.
Sajian pemecahan masalah belajar dalam modul ini akan dikemas dalam dua
bagian untuk mencapai tujuan belajar di atas, yaitu:
Kegiatan Belajar 1
Akan mengajak Anda untuk memahami pengertian teks eksplanasi,
karakteristik teks eksplanasi, hubungan kausalitas dengan cara
mengkonstruksi informasi dalam teks eksplanasi.
Kegiatan Belajar 2
Akan mengajak Anda untuk memahami struktur teks eksplanasi, kaidah
kebahasaan teks eksplanasi.
Kegiatan Belajar 3
Akan mengajak Anda untuk memproduksi teks eksplanasi sesuai
dengan struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi.
Dengan demikian, setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan dapat:
1. menjelaskan pengertian teks eksplanasi;
2. menjelaskan karakteristik teks eksplanasi;

4
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

3. menuliskan hubungan kausalitas dalam teks eksplanasi;


4. mampu mengkonstruksi isi teks eksplanasi
5. menganalisis struktur teks eksplanasi;
6. menganalisis kaidah kebahasaan teks eksplanasi; dan
7. memproduksi teks eksplanasi sesuai dengan kaidah kebahasaan teks
eksplanasi.
Lalu bagaimana caranya agar Anda dapat menguasai tujuan modul ini
dengan baik? Perhatikan saran-saran berikut.
1. Bacalah dengan cermat uraian-uraian penting yang terdapat dalam modul ini.
Akan sangat baik apabila anda mencatat dan meringkas hal-hal penting dari
modul ini.
2. Kaitkan apa yang dipelajari dalam modul ini dengan pemecahan masalah
sehari-hari Anda agar dapat memperoleh ide dalam menulis teks eksplanasi.
3. Carilah referensi lain yang dapat mendukung jika dibutuhkan.
4. Kerjakan dengan sungguh-sungguh tugas dan latihan yang diperintahkan.
5. Untuk menilai penguasaan Anda atas setiap kegiatan belajar, kerjakanlah
latihan yang diberikan dengan baik. Kemudian, nilai sendiri tingkat
pencapaian Anda dengan membandingkan jawaban yang telah Anda buat
dengan kunci jawaban yang terdapat pada akhir modul.
6. Akan sangat baik sangat baik apabila Anda mendiskusikan apa yang telah
dipelajari, termasuk hal-hal yang dianggap masih sulit, dengan teman-teman
Anda.

Selamat belajar, semoga Anda Berhasil !

5
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

KEGIATAN BELAJAR 1

KOMPETENSI DASAR
3.3. Mengidentifikasi informasi (pengetahuan dan urutan kejadian) dalam teks
eksplanasi lisan dan tulis
4.3. Mengkonstruksi informasi (pengetahuan dan urutan kejadian) dalam
teks eksplanasi secara lisan dan tulis

INDIKATOR
1. Memahami pengertian teks eksplanasi
2. Memahami struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi
3. Mampu menjelaskan kejadian yang menunjukkan hubungan kausalitas
4. Mampu mengkonstruksi isi teks eksplanasi

A. pengantar

Kegiatan pembelajaran ini bertujuan untuk mencari, menemukan, atau


mengumpulkan informasi dan urutan kejadian dalam teks eksplanasi. Materi yang
akan disajikan terkait pengertian teks eksplanasi, setelah memahami pengertian
teks eksplanasi, dilanjutkan dengan memahami konsep isi dalam teks tersebut
serta menemukan hubungan kausalitas dalam teks yang disajikan.
Kegiatan pembelajaran ini akan menuntun kamu untuk mengenal teks
eksplanasi yang meliputi pengertian, struktur, dan kaidah kebahasaan teks
eksplanasi. Kegiatan pembelajaran ini dibangun menggunakan metode
pembelajaran pemecahan masalah. Pemecahan masalah merupakan salah satu
bentuk pembelajaran yang digunakan untuk melatih kemampuan menyajikan isi
materi dengan pemetaan pikiran. Pemecahan masalah menggunakan satu kata
kunci utama yang dihubungkan dengan cabang-cabang yang masih berhubungan
dengan mengelilingi kata kunci utama. Melalui pemecahan masalah, diharapkan
akan membantu kalian untuk mencapai indikator dalam kegiatan pembelajaran ini.

6
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Kegiatan pembelajaran dengan modul ini sudah dilenngkapi dengan


pemberian masalah dan pemecahannya. Dalam modul ini,masalah yang dimaksud
adalah dengan memberikan soal-soal (masalah) lalu siswa menyelesaikannya
(pemecahan masalah). Menurut (Gagne dalam Mulyasa, 2005:111) jika seorang
peserta didik dihadapkan pada suatu masalah, pada akhirmya mereka bukan hanya
sekedar memecahkan masalah, tetapi juga belajar sesuatu yang baru. Pemecahan
masalah memegang peranan penting baik dalam pelajaran sains maupun dalam
banyak disiplin ilmu lainnya, terutama agar pembelajaran berjalan dengan
fleksibel. (Depdiknas, 2008:33) menyebutkan : metode problem solving (metode
pemecahan masalah) bukan hanya sekedar metode mengajar tetapi juga
merupakan suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat
menggunakan metode - metode lainnya dimulai dengan mencari data sampai
kepada menarik kesimpulan.

B. Pengertian teks eksplanasi

Eksplanasi sendiri berasal dari bahasa Inggris yaitu Explanation yang


mempunyai arti tindakan menjelaskan atau menerangkan sebuah pernyataan atau
fakta. Maka bila didasarkan pada segi bahasa, pengertian Teks Eksplanasi
(Explanation Text) adalah sebuah teks yang memuat proses-proses yang berkaitan
dengan fenomena-fenomena sosial, alam, budaya, ilmu pengetahuan, dan lainnya.
Kata eksplanasi berasal dari bahasa Latin yaitu ex dan planare. Ex
memiliki arti membuat dan planare berarti luas, terang atau jelas. Jikalau
digabungkan menjadi membuat jelas atau terang. Artinya, teks eksplanasi adalah
teks yang bertujuan membuat masalah menjadi terang atau jelas. Teks eksplanasi
memberikan penjelasan terperinci tentang proses-proses terjadinya fenomena alam
atau sosial yang menjelaskan hubungan logis dari beberapa peristiwa.
Pardiyono (2007:155), “teks eksplanasi adalah sebuah teks yang
menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial.” Senada dengan
pendapat Priyatni (2015: 82), “teks eskplanasi adalah teks yang berisi penjelasan
tentang proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu

7
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

pengetahuan, atau budaya.” Teks ekplanasi bertujuan untuk memberikan


penjelasan mengenai fenomena alam maupun sosial. Teks eksaplanasi berisi
pernyataan-pernyataan yang berisi fakta tentang fenomena yang dijelaskan.
Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, coba kamu buat kesimpulan
tentang pengertian teks eksplanasi dengan bahasamu sendiri, sehingga kamu akan
lebih mudah memahami teks eksplanasi tersebut.

Sampah adalah salah satu


fenomena sosial yang terjadi di
masyarakat terutama di
perkotaan. Jumlah penduduk
yang meningkat membuat
kebutuhan juga ikut meningkat.
Akibatnya, volume sampah pun
semakin meningkat. Belum lagi
ditambah dengan kesadaran
masyarakat untuk mengelola sampah
masih kurang. Secara umum, sampah
dibedakan menjadi dua kategori yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Contoh
sampah organik adalah dedaunan dan sisa-sisa makanan. Sedangkan contoh sampah
anorganik adalah plastik, kertas, dan kaleng. Namun, jangankan membedakan
sampah, meminta masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya saja sangat
sulit. Banyak orang yang seenaknya membuang sampah ke sungai atau ke selokan.
Memang, dampaknya tidak terasa karena volume sampah yang dibuang oleh satu
orang sangat sedikit dan sampah itu langsung menjauh dari pandangan. Namun, jika
banyak orang yang seperti itu, lama kelamaan sungai akan tercemar dan jorok.
Padahal sungai seharusnya bersih tanpa sampah. Selain itu, ada juga orang yang suka
membuang sampah sembarangan, bahkan di tempat suci sekalipun.
Dikutip dari berbagai sumber

Setelah membaca penggalan teks di atas, jawablah pertanyaan di bawah ini!

a. Teks di atas adalah sebuah penggalan teks eksplanasi. Termasuk ke dalam


fenomena apakah teks tersebut?
b. Pernahkah kamu melihat fenomena tersebut? Ceritakanlah

8
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

C. Struktur teks eksplanasi

Setiap teks memiliki struktur yang menjadi ciri khasnya. Secara umum,
setiap teks mempunyai struktur dasar pembuka, isi, dan penutup. Teks eksplanasi
juga memiliki struktur umum yang demikian. Pardiyono (2007: 158), struktur teks
eksplanasi terdiri atas tiga bagian yaitu pernyataan umum, deretetan penjelas, dan
interpretasi.
1) Pernyataan umum merupakan gambaran awal tentang apa yang disampaikan
dengan pernyataan yang bersifat umum. Bisa juga dikatakan sebagai kalimat
pembuka untuk memperkenalkan pokok masalah yang akan dibahas. Harus
bersifat ringkas, menarik dan jelas yang mampu membangkitkan minat para
pembaca untuk membaca detailnya.
2) Deretan penjelasan (eksplanasi) merupakan inti penjelasan tentang proses
terjadinya fenomena. Biasanya berfungsi untuk menjawab pertanyaan
bagaimana dan mengapa peristiwa itu terjadi. Dan dijelaskan secara
bertahap untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat.
3) Interpretasi yang berisi pandangan atau simpulan penulis terhadap isi teks.
Struktur teks eksplanasi tersebut dapat dibuat ke dalam bentuk pemecahan
masalah. Struktur teks eksplanasi dengan menggunakan pemecahan masalah ini
akan membantu kamu untuk mengingat dengan mudah apa saja yang menjadi
struktur teks eksplanasi, karena pemecahan masalah menggunakan kata kunci.
Perhatikan pemecahan masalah dalam skema struktur teks eksplanasi di bawah
ini.

9
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Pembukaan

Penutup
Perkenalan
Pernyataan
Kesimpulan Interpretasi Umum Fenomena

Gambaran Awal
Pendapat berdasarkan
Fakta
Struktur Teks
Eksplanasi
Isi/ Inti

Penjel
as 1 Proses

Deretan Penjelas Penjel Penjelasan


as 2

Penjelas
3

Bacalah teks ini dengan cermat !


Dampak Penggunaan Smartphone

Smartphone atau
ponsel cerdas adalah telepon
genggam yang mempunyai
kemampuan dengan
pengunaan dan fungsi yang
menyerupai komputer.
Keberasaan smartphone saat
ini dinilai telah mampu menggeser kehidupan sosial budaya masyarakat,
khususnya kehidupan masyarakat di kota-kota besar.Teknologi tersebut tidak
bisa dilepaskan dari kehidupan manusia saat ini. Kemajuannya dari masa ke
masa membawa dampak yang banyak terhadap kehidupan masyarakat.
Kemajuan teknologi tersebut dipengaruhi oleh kemajuan ilmu pengetahuan.

10
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Dimulai dari kemampuan menggambar di goa-goa, menulis dengan tinta-tinta


alami, munculnya mesin ketik, televisi, komputer, hingga berbagai kehadiran
berbagai macam jenis gadget seperti yang ada saat ini.
Salah satu gadget yang sudah menjadi kebutuhan hidup masyarakat
banyak yaitu smartphone. Tergesernya nilai sosial budaya masyarakat akibat
smartphone dibuktikan dengan perubahan kebiasaan dan pola hidup
masyarakat misalnya, kebiasaan membaca buku yang berubah dengan
membaca e-book, kebiasaan menggunakan transportasi umum berubah
menjadi kebiasaan menggunakan armada transportasi online, dan masih
banyak lagi.
Smartphone telah mengubah kehidupan manusia dengan cara yang berbeda,
yang mempengaruhi cara bekerja, kehidupan pribadi dan hubungan antar
manusia. Dampak positif smartphone diantaranya meningkatkan
konektivitas, baik jarak dekat maupun jarak jauh, dan mengurangi jumlah
waktu dimana kita tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain.
Berkomunikasi melalui teks dalam pesan singkat memungkinkan seseorang
untuk melakukan percakapan dengan orang lain yang mungkin tidak tepat
untuk dilakukan di depan umum atau di acara tertentu, seperti dalam sebuah
acara rapat. Dengan terciptanya smartphone, pengguna dapat mengakses
akun jejaring sosial mereka melalui smartphone mereka, meningkatkan
jumlah metode dimana seseorang dapat berkomunikasi.
Selanjutnya, dampak negatif yang diperoleh dari penggunaan
smartphone diantaranya mengubah kepribadian anak. Dampak negatif
penggunaan smartphone yang paling mencolok pada anak adalah perubahan
tingkah laku.Terlalu sering menggunakan ponsel yang memiliki beberapa
aplikasi dan fitur menarik, membuat anak tidak terlalu peka terhadap
lingkungan. Dampak lainnya gangguan kesehatan. Penelitian yang dilakukan
oleh Badre tentang dampak negatif penggunaan ponsel bagi kesehatan tertuju
pada pola tidur seseorang.

11
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Badre menemukan bahwa ketika seorang anak menggunakan telepon


dan GSM secara berlebihan akan mengakibatkan kesulitan tidur pada malam
hari.
Dikutip dari berbagai sumber

SOAL!
Setelah membaca teks di atas, selesaikanlah soal di bawah ini.
1. Identifikasilah dan tuliskanlah masalah-masalah yang ada pada teks di
atas!
2. Setelah mengidentifikasi masalah yang ada pada teks, lalu
identifikasilah teks di atas sesuai dengan struktur teks eksplanasi!
Lalu buatalah skema seperti contoh di bawah ini!

12
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Setelah membaca dengan seksama, isilah skema di bawah ini sesuai dengan
struktur teks eksplanasi yang telah anda pelajari.

Smartphone merupakan….

PERNYATAA
N UMUM

Penjelas 1:

STRUKTUR Penjelas 2:
TEKS
DERETAN
EKSPLANASI PENJELAS

Fenomena penggunaan
INTERPRET smartphone sudah
ASI menjamur dimana-
mana......

13
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

D. Kaidah kebahasaan teks eksplanasi

Bagian sebelumnya kalian telah mempelajari tentang struktur teks


ekplanasi. Selain dari strukturnya, sebuah teks eksplanasi dapat juga kita kenali
melalu kaidah kebahasaan teks eksplanasi itu sendiri. Kaidah kebahasaan teks
eksplanasi akan membedakannya dari teks yang lain. Adapun yang menjadi
kaidah kebahasaan teks eksplanasi dapat dilihat pada gambar pemecahan masalah
di bawah ini.
Badai

Banjir
Sama dengan
Memuat istilah
fenomena Sampah
adalah Menjelaskan
kondisi
Pengangguran
Ialah

Merupakan
Kaidah kebahasaan Teks
Eksplanasi Penyebab

Sehingga

Tahap 1
Kata sambung sebab-
akibat Oleh karena itu

Tahap 2 Konjungsi
urutan
Mengakibatkan
Diakhiri

Diawali

14
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Berdasarkan pemecahan masalah di atas, dapat dideskripsikan yang


menjadi kaidah kebahasaan teks eksplanasi adalah sebagai berikut.
1) Memuat istilah yang berhubungan dengan fenomena alam maupun sosial.
Misalnya badai tropis, banjir, pengangguran, dll.
2) Struktur kalimatnya menyatakan hubungan yang direalisasikan oleh kata
sambung dan proses (verba) yang menunjukkan hubungan sebab akibat.
Misalnya sehingga, akibat, oleh karena itu, dll.
3) Menjelaskan kondisi (menjelaskan fenomena bukan menceritakan masa
lalu). Misalnya adalah, merupakan, ialah, dll.
4) Penggunaan konjungsi urutan. Misalnya tahap 1, diawali, berakhir,
setelahnya, berikutnya, sebelumnya, dll.
Sesuai dengan uaraian di atas, Kosasih (2014: 183), teks eksplanasi
memiliki kaidah kebahasaan yang menjadi ciri teks eksplanasi. Kaidah
kebahasaan itu antara lain adalah.
1) Menggunakan petunjuk keterangan waktu, misalnya beberapa saat,
setelah, pada tanggal, sebelumnya. Kata penunjuk keterangan yang
mungkin digunakan adalah selagi, ketika, ketika itu, pada masa lalu,
bertahun-tahun, selama, dalam masa sekarang.
2) Menggunakan keterangan cara, misalnya sangat ketat, dengan tertib,
penuh haru, melalui surat kabar, sedikit demi sedikit, sebaik-baiknya,
dengan jalan yang benar.
3) Menggunakan konjungsi atau kata hubung yang bermakna kronologis,
seperti kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya. Apabila teks itu disusun
secara kausalitas, konjungsi yang digunakan antara lain sebab, karena,
oleh sebab itu, demikian, jadi.

15
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Bacalah contoh teks eksplanasi “Api Abadi” di bawah ini dengan cermat.

Api Abadi

Sumber: http://www.tempo.co/

Api abadi di Desa Larangan merupakan salah satu objek


wisata unik dan menarik yang berada di Pamekasan. Sesuai dengan
namanya, Api abadi berarti api yang tidak akan pernah padam. Hujan
deras pun tidak akan mampu memadamkan api. Api hanya padam
saat terjadi hujan badai disertai angin kencang. Itupun saat hujan
mulai reda, api akan menyala.
Secara ilmiah, api abadi dapat dijelaskan bahwa di kawasan
tersebut mengandung banyak belerang yang selalu bergesekan
dengan oksigen sehingga menimbulkan api. Selama terjadi gesekan
antara belerang dan oksigen api tak pernah padam dan akan menjadi
api abadi.
Keberadaan api semakin lama semakin banyak anggota
masyarakat yang mengunjunginya. Untuk menghindari hal-hal yang
tidak diinginkan dari titik-titik api tersebut, pemerintah setempat
memagarinya dengan pagar besi.
Di sekitar lokasi, penduduk lokal memanfaatkan api abadi
untuk berjualan jagung. Jagung-jagung itu dapat dibakar sendiri oleh
pembeli atau pengunjung di atas api abadi sekitar 10 menit. Di
samping itu, penduduk setempat juga ada yang memanfaatkannya.

16
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Selain itu, masyarakat setempat juga membuka toko-toko yang


menjual souvenir khas Madura. Akibatnya kehidupan perekonomian
masyarakat setempat dengan adanya api abadi dapat meningkat dengan
baik dibandingkan sebelumnya yang terkenal dengan masyarakat kurang
mampu.
Fenomena api abadi sebenarnya bukan hanya terdapat di Madura,
tetapi terdapat di daerah lain di Indonesia seperti di Mrapen (Jawa
Tengah), dan yang baru-baru ini terjadi di Tuban. Namun, belum ada
kepastian asal-muasalnya keajaiban tersebut, karena bisa saja berasal dari
gunung berapi, atau memang ada kaitannya dengan legenda Kyai Moko,
seorang sakti yang ternama di Madura.
Dikutip dari berbagai
sumber
Teks di atas merupakan sebuah contoh teks eksplanasi tentang fenomena
alam. Sesuai dengan indikator dalam kegiatan ini, kalian harus mampu
menjelaskan isi teks eksplanasi “Api Abadi” di atas. Untuk membantu kalian
memahami isi teks eksplanasi di atas, semua informasi yang ada dalam teks di
atas akan dijabarkan dalam pemecahan masalah di bawah ini. Dengan
menjabarkannya dalam bentuk pemecahan masalah kalian akan lebih mudah
menangkap informasi yang ada pada teks di atas, karena pemecahan masalah ini
menggunakan kata-kata singkat sebagai kata kunci.

17
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Perhatikan contoh skema yang dibuat berdasarkan teks di atas!


Legenda Tidak pernah
padam

Mitos Saat hujan badai api


Belerang dan padam
Pengertian
oksigen
Penyebab dan ciri
bergesekan Menyala lagi saat
Alam hujan reda
Gunung
meletus Api Abadi Madura

Mrapen
Objek wisata Terdapat di kota

Tuban
Memasak makanan
sehari-hari Keuntungan

Bakar jangung

Berdasarkan pemecahan masalah di atas tentang teks eksplanasi yang


berjudul “Api Abadi” kita lebih mudah merinci dan memahami informasi apa saja
yang terdapat di dalam teks tersebut. Pemecahan masalah di atas sangat
membantu kalian untuk memahami isi teks eksplanasi. Jika kalian merasa ada
cabang lagi yang perlu ditambahkan pada pemecahan masalah di atas berdasarkan
isi teks “Api Abadi”, kalian dapat menambahi beberapa cabang lagi mengelilingi
kata kunci utama yang berada di tengah, untuk memperdalam kemampuan
memahami teks eskplanasi kalian.

18
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Bacalah teks berikut ini dengan cermat! Lalu, jawablah pertanyaan di bawah
ini dengan benar.
Bullying di media social

Manusia yang
merupakan mahkluk
sosial, perlu bergaul dan
berinteraksi dengan
lingkungan.Tidak jarang
dalam aspek sosialisasi
tersebut timbul banyak
perbedaan yang
seringkali memicu munculnya diskriminasi atau bahkan konflik antar
sesame. Tentu saja kejadian ini sering kita jumpai dalam berbagai aspek
kehisupan di masyarakat, baik itu di lingkungan pendidikan, dunia kerja
atau kehidupan bermasyarakat yang lebih luas lagi. Konflik di dalamnya
mengandung unsure kekerasan atau pelecehan secara fisik maupun
psikis, biasanya disebut dengan bullying.
Ada banyak sekali bentuk perilaku bullying yang dilakukan.
Secara fisik biasanya dengan cara memukul, menampar, mendorong atau
menendang. Secara verbal misalnya bersifat mengejek, memarahi,
menghina atau mencela. Secara mental, misalnya melakukan
pengancaman atau intimidasi dan secara sosial yakni mengucilkan.
Sungguh ironis memang, manusia yang seharusnya dapat bersosialisasi
dengan baik justru memiliki sikap yang jauh dari sebutan sebagai
mahkluk yang berakal dan beradab. Berdasarkan penelitian,
pelakubullying memilliki kepribadian otoriter, ingin dipatuhi, ingin
mengontrol dan menguasai orang lain, sulit melihat dari sudut pandang
orang lain, kurang memiliki rasa empati, berperilaku implusif, agresif
dan intimidatif..

19
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Hal ini didasari dari timbulnya rasa benci, cemburu, atau dendam. Selain
itu, ada juga untuk menyembunyikan rasa malu atau mendorong rasa
percaya diri dalam dirinya dengan menganggap bahwa orang lain tidak
ada artinya.Untuk itu, dia akan mencari sasaran aksi bullying dengan cara
mencari kelemahan atau sesuatu yang berbeda dalam diri target, misalnya
latar belakang sosialnya, fisiknya, budayanya, agamanya atau
intelektualnya.
Dampak yang terjadi pada korban bullying sanga berbahaya. Hasil
studi yang dimuat dalan sebuah jurnal mengungkapkan bahwa anak yang
menjadi korban bullying akan mengalami hambatan dakan perkembangan
mentalnya, tidak percaya diri, takut bersosialisasi, traumatis, hingga
depresi. Semua masalah itu bahkan dapat berlanjut hingga dewasa. Tidak
hanya itu, dalam jangka panjang korban bullying dapat menderita maslah
emosional dan perilaku, menimbulkan perasaan tidak aman, terisolasi,
rendah diri, stress, bahkan dapat berakhir dengan bunuh diri. Pesatnya
perkembangan teknologi saat ini membuat aksi bullying tidak hanya
dilakukan di dunia nyata saja, namun juga di dunia maua. Bully yang
seperti ini dapat disebut juga denga Cyber Bully. Contoh cyber bully yang
paling marak saat ini bully lewat sosial media. Kejahatan yang terjadi
dalam konteks sosial media ini pada awalnya memang terbatas pada
bullying secara verbal seperti perang kata-kata,mengirim pesan berupa
hinaan atau ancaman, menyebarkan gossip, membuat akun palsu target
danmelakukan aktivitas seperti update status, mengirim pesan atau
komentar yang merusak nama baik target, mengunggah informasi pribadi
target tanpa izin dan masih banyak lagi aksi lainnya. Namun, ternyata hal
ini dapat berujung pada kriminalitas, seperti percobaan pembunuhan,
bahkan tidak sedikit korban bullying lewat sosial media berakhir bunuh
diri.

20
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Ada banyak sekali kasus bullying lewat sosial media yang pada akhirnya
membuat korban mengambil keputusan untuk melakukan bunuh diri
karena tidak tahan dengan tekanan yang dialaminya di media online.
Kasus bunuh diri karena bullying lewat sosial media sudah banyak terjadi.
Salah satu contohnya yang terjadi di Indonesia adalah kasus Yoga
Cahyadi, seorang promotot music Effort Creative Yogyakarta yang bunuh
diri ke kereta api Sri Tanjung Yogyakarta. Ketua event organizer acara ini
melakukan tindakan nekat tersebut karena tekanan dan hujatan akibat
gagalnya acara music Lockstok Fest2 yang diselenggarakan di stadion
Maguwoharjo 25-26 Mei 2013. Pada awalnya aka nada 120 band yang
akan tampil dalam acara ini. Namun, rupanya hanya ada sekitar 60 band.
Beberapa band yang tidak hadir mengutarakan alas an mereka batal tampil
lewat sosial media. Hal ini umunya terkait karena masalah pembayaran
yang belum jelas. Dari 10 band nasional, hanya ada satu band yang
bersedia naik ke panggung. Tidak hanya itu,tiket yangdiharapkan bias
terjual 5000 buah perharinya, ternyata hanya terjual 1000 tiket. Dengan
begitu, Yoga dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab.
Kisah miris ini menjadi sebuah pelajaran penting bagi siapa pun. Perilaku
bullying yang dilakukan di dunia nyata maupu di dunia maya ternyata
sama menyakitkannya bagi korban.

Dikutip dari berbagai sumber

SOAL!
Setelah membaca teks tentang „Bullying di Sosial Media‟ di atas,
kerjakanlah soal di bawah ini.

1. Identifikasilah dan tuliskanlah masalah-masalah yang ada pada


teks di atas!
2. Identifikasi dan tuliskan dalam bentuk table seperti di bawah ini,
sesuai dengan kaidah kebahasaan teks eksplanasi seperti tabel di
bawah ini.

21
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Setelah membaca dengan seksama, isilah tabel di bawah ini sesuai dengan
struktur teks eksplanasi yang telah anda pelajari.

No Ciri Kaidah Kebahsaan Deskripsi


Teks
1. Pengertian dan ciri- ciri Bullying adalah….

2. Hubungan sebab akibat Terjadinya bullying di sosial


mediadisebabkan oleh….

Lalu, akibat dari bullying di sosial media


adalah…

3. Bagaimana kondisi Setelah melakukan bully di sosial media,


disekitar kondisi orang yang di bully akan
mengalami….

4. Tahapan terjadinya Bullying di sosial media terjadi pada


awalnya……

22
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

E. Hubungan kausalitas dalam teks eksplanasi

Pada bagian ini kalian ditugasi untuk menjelaskan hubungan kausalitas


yang terdapat dalam teks eksplanasi. Hubungan kausal (kausalitas) merupakan
perinsip sebab-akibat yang sudah pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap
kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan dari
sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang
diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan.

Bacalah teks eksplanasi di bawah ini dengan cermat, kemudian pahami


isinya sehingga kalian bisa menemukan hubungan kausalitas dalam teks yang
berjudul “Petir” di bawah ini.

PETIR

Petir merupakan
peristiwa lepasnya
muatan listrik statis
yang terjadi secara
dramatik dan alamiah.
Peristiwa ini terjadi
akibat dari keluarnya
Sumber: google.co.id
muatan-muatan listrik dari benda, dalam hal ini adalah awan. Pelepasan
listrik statis kadang-kadang terjadi secara perlahan dan tenang. Namun,
sesekali berlangsung cepat disertai percikan cahaya atau suatu bunyi
ledakan. Percikan cahaya yang muncul ini disebut dengan kilat.
Petir terjadi karena perbedaan potensial muatan antara awan dan
bumi, atau awan dengan awan lainnya. Muatan pada awan itu terjadi
karena awan bergerak terus-menerus secara teratur. Selama pergerakan

23
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

itu awan akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan


negatif akan berkumpul pada awan.
Awan sendiri terdiri dari jutaan butir air dan es beku di udara.
Selama proses interaksi, butiran air berbenturan dengan awan lain yang
sedang kembali mencair (kendensasi) ke atas salah satu sisi.
Sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Biasanya
ini terjadi sebelum awan „menumpahkan‟ hujan.
Awan sendiri terdiri dari jutaan butir air dan es beku di udara.
Selama proses interaksi, butiran air berbenturan dengan awan lain yang
sedang kembali mencair (kendensasi) ke atas. Butiran ini
mengakibatkan muatan negatif (elektron) terjatuh. Elektron tersebut
terkumpul di bagian bawah memberikan muatan negatif dan awan
yang naik yang kehilangan elektron, membawa muatan positif ke
bagian atas. Pada titik ini, udara yang naik mempunyai kemampuan
untuk membawa muatan positif ke awan bagian atas, bagian beku
lainnya akan terjatuh ke bagian awan terbawah atau menuju ke tanah.
Kombinasi antara benturan dan pembekuan ini menyebabkan
perbedaan muatan yang sangat besar, dan mengakibatkan terjadinya
sambaran petir.
Petir lebih sering terjadi pada musim hujan karena pada
keadaan ini udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga
daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan
bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa
terjadi antarawan yang berbeda muatan.

24
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Petir merupakan salah satu fenomena alam yang paling kuat dan
menghancurkan. Meskipun arus petir hanya sesaat, kira-kira selama 200
mikrodetik, tapi kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa. Efek dari
serangan langsung sangat jelas terlihat, mulai dari kerusakan bangunan,
kebakaran, sampai bahaya kematian bagi manusia.
Dikutip dari berbagai sumber

Setelah kalian memahami teks berjudul “Petir” di atas, maka kegiatan


yang kalian lakukan selanjutnya adalah menjelaskan kejadian yang menunjukkan
hubungan kausalitas. Hubungan kausalitas dalam sebuah teks biasanya ditandai
dengan adanya pernyataan pertama yang mengakibatkan sesuatu pada pernyataan
berikutnya. Di bawah ini sudah diberikan beberapa contoh yang menunjukkan
hubungan kausalitas dalam teks tersebut, untuk hubungan kausalitas yang lainnya
dalam teks ini kalian diminta untuk menemukannya sendiri.

1. Petir merupakan peristiwa lepasnya muatan listrik statis yang terjadi secara
dramatik dan alamiah. Peristiwa ini terjadi akibat dari keluarnya muatan-
muatan listrik dari benda, dalam hal ini adalah awan.
Hubungan Kausalitas :
Keluarnya muatan-muatan listrik dari awan mengakibatkan terjadinya petir.
2. Udara yang naik mempunyai kemampuan untuk membawa muatan positif ke
awan bagian atas, bagian beku lainnya akan terjatuh ke bagian awan terbawah
atau menuju ke tanah. Kombinasi antara benturan dan pembekuan ini
menyebabkan perbedaan muatan yang sangat besar, dan mengakibatkan
terjadinya sambaran petir.
Hubungan Kausalitas :
Kombinasi antara benturan dan pembekuan mengakibatkan terjadinya
sambaran petir.

25
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

3. …………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
……………………………...
Hubungan Kausalitas :
……………………………………………………………………...…………
…………………………………………………………...
4. …………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
……………………………

Hubungan Kausalitas :
……………………………………………………………………...…………
…………………………………………………………...

5. …………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
……………………………...

Hubungan Kausalitas :
……………………………………………………………………...…………
…………………………………………………………...

26
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

1. Teks eksplanasi adalah teks yang menerangkan atau menjelaskan tentang


fenomena alam maupun fenomena sosial yang terjadi.
2. Struktur teks eksplanasi teridi dari tiga bagian yaitu pernyataan umum, deretan
penjelas, dan interpretasi.
3. Kaidah kebahasaan teks eksplanasi teridiri dari empat yaitu: memuat istilah
tentang fenomena alam maupun fenomena sosial, menggunakan kata sambung
yang menunjukkan hubungan sebab akibat, menjelaskan kondisi, dan
penggunaan konjungsi urutan.
4. Menjelaskan isi teks eksplanasi dapat menggunakan metode pemecahan
masalah untuk membantu memahami isi teks eksplanasi. Pemecahan masalah
menggunakan pusat utama sebagai kata kunci yang kemudian dikelilingi
dengan cabang-cabang yang masih berhubungan dengan teks isi tersebut.
5. Hubungan kausalitas dalam sebuah teks eksplanasi menjelaskan tentang
hubungan sebab akibat yang ada dalam teks tersebut.

27
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Setelah mengenal mempelajari pengertian, struktur dan kaidah kebahasaaan


teks eksplanasi, bandingkanlah kedua teks di bawah ini,lalu konstruksikanlah
dan tuliskanlah menjadi sebuah teks eksplanasi yang utuh.

TEKS 1

ERUPSI GUNUNG SINABUNG

Selama enam
tahun terakhir,
aktivitas Gunung
Sinabung hampir
tidak pernah absen
setiap tahun. Pada
juni 2015,
muntahan awan
dan gas panas
dengan kecepatan
meluncur lereng
gunung sebanyak 3000 orang diungsikan. Tahun lalu, sebanyak tujuh warga di
Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, meninggal dunia akibat letusan
Gunung Sinabung. Aktivitas Gunung Sinabung meningkat sejak pekan lalu.
Dalam dua hari, gunung tersebut meletus hingga 12 kali dalam 24 jam. Catatan
pos pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
Gunung Sinabung menunjukkan gunung di Sumatera Utara itu meletus 12 kali
pada Jumat (03/02) dan Sabtu (04/02). Namun, frekuensi tersebut menurun
menjadi tujuh kali pada Minggu (05/02) dan enam kali pada Senin (06/02).

28
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Masyarakat pun diperingatkan untuk tidak melakukan aktivitas di dalam


radius tiga kilometer dari puncak gunung, dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-
Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur, serta di dalam jarak
4 km untuk sektor Utara-Timur Gunung Simabung. Beberapa instansi terkait
sepat memberikan arahan guna menenangkan penduduk yang mengalami
kepanikan akibat aktivitas gunung yang tidak lazim. Banyak warga yang mulai
kembali ke desanya yang selama ini mengungsi dijaga oleh aparat dan keamanan
desa. Aktivitas Gunung Sinabung rupanya terus meningkat hingga meletus dan
mengeluarkan lava pijar hingga pada Minggu dini hari status pun diubah menjadi
A sehingga aktivitas Gunung Sinabung menjadi dalam pengawasan pihak terkait.
Sementara dalam status pengawasan karena aktivitas yang mendadak,
beberapa informasi tambahan menyakatak proses letusan Gunung Sinabung
memiliki kemiripan dengan Gunung Krakatau yang meletus pada 1883. Dunia
mencatat pijar api letusan Krakatau terlihat sampai ke daratan Eropa,
menewaskan ratusan ribu jiwa. Semoga aktivitas Gunung Sinabung hanya
akttivitas gunung berapi biasa saja, dan letusannya tidak sampai memakan korban
lebih banyak ataupun menimbulkan kerugian lainnya.

Dikutip dari berbagai sumber

TEKS 2
GEMPA KUAT MENGGUNCANG NIAS SELATAN

Gempa dengan
kekuatan 5 Skala Richter
terjadi di Nias Selatan
Sumatera Utara, sebanyak
dua kali pada Minggu
(17/04) tidak menimbulkan
tsunami, jelas Badan
Nasional Penanggulangan
Bencana BNPB.

29
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Dalam keterangan tertulis yang diterima BBC Indonesia, BNPB menyebutkan


gempa pertama berkekuatan 5 SR dengan kedalaman 10 km, terjadi pada dini hari
sekitar pukul 01.08 WIB, sedangkan gemoa kedua dengan kekuatan 5,1 SR
dengan kedalaman 15 km terjadi pada pukul 04.09 WIB. Kepala pusat data
informasi dan human BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa tidak
berpotensi tsunami.
Sumber gempa yang dangkal membuat masyarakat Nias Selatan
merasakan guncangan gempa yang keras selama 15 detik, tetapi belum ada
laporan kerusakan bangunan akibat bencana tersebut. Gempa bumi terjadi akibat
pergeseran atau gerakan lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang
sangat dasyat. Selain itu gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang
begitu besar bagi lingkungansekitarnya. Getaran gempa bumi yang sangat besar
dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan
menimbulkan korban jiwa.
Gempa susulan masih dirasakan masyarakat Nias Selatan sampai Minggu
pagi. BNPB menyebutkan Kepulauan Nias, Mentawai, Siberut, Simeulue dan
pulau-pulau di sebelah Barat Pulau Sumatera merupakan daerah dengan tingkat
kerawanan yang tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami. Masyarakat setempat
memiliki kearifan local dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami, tetapi
BNPB menyatakan harus dibarengi dengan mitigasi bencana yang cukup
memadai. Pulau Nias pernah diguncang gempa besar pada 28 Maret 2005 lalu,
dengan kekuatan 8,7 SR dan sekitar 1.300 orang tewas. Gempa bumi dapat terjadi
kapan saja tanpa mengenal musim meskipun demikian, konsentraasi gempa
cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja.
Dikutip dari BBC News.com

SOAL!
Setelah membaca kedua teks di atas, selesaikanlah soal berikut ini.
1. Identifikasi dan tuliskanlah masalah yang ada pada kedua teks diatas!
2. Setelah diidentifikasi, bandingkanlah kedua teks berdasarkan struktur dan
kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang telah anda pelajari!
3. Bandingkanlah dan tuliskan hubungan kausalitas dari kedua teks diatas!
4. Setelah menyelesaikan semuanya, konstruksilah kedua teks tersebut dengan
menuliskannya menjadi sebuah teks eksplanasi yang utuh sesuat dengan
struktur dan kaidah kebahasaan teks!

30
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

KEGIATAN BELAJAR 2

KOMPETENSI DASAR
3.4 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi

INDIKATOR
1. Mengalisis dan menjelaskan struktur teks eksplanasi.
2. Menganalisis dan menjelaskan kaidah kebahasaan teks eksplanasi.

a. Menganalisis Struktur teks eksplanasi berbasis


pemecahan masalah
Secara umum, struktur teks eksplanasi terdiri atas pernyataan umum dan
urutan sebab akibat. Menurut Priyatni (2014: 83), struktur isi teks eksplanasi
terdiri dari judul, pernyataan umum, deretan penjelas dan penutup (simpulan).
Senada dengan pendapat Priyatni, Sani (2014: 298) menyatakan bahwa, struktur
teks eksplanasi terdiri dari pernyataan umum untuk memberi informasi tentang
suatu fenomena, dan rangkaian penjelasan mengapa dan bagaimana sesuatu
terjadi. Bagian-bagian itu menjadi bangunan teks eksplanasi seperti yang tampak
pada gambar bagan berikut.

Pernyataan Umum Pembuka gambaran


awal tentang hal yang
akan dijelaskan
Struktur
Teks Urutan sebab alam/
Eksplanasi urutan sebab sosial

Inti tentang apa yang


disampaikan
Urutan sebab alam/
urutan sebab sosial

Ulasan/ Penutup

31
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Lebih lanjut Kosasih (2014: 180), menyatakan struktur teks eksplanasi


sebagai berikut.
a) Identifikasi fenomena (phenomeneon identification), mengidentifikasi
sesuatu yang akan diterangkan;
b) Penggambaran rangkaian kejadian (explanation aequence), merinci
proses kejadian yang relevan dengan fenomena yang diterangkan sebagai
pertanyaan atas bagaimana atau mengapa.
c) Ulasan (review), berupa komentar atau penilaian tentang konsekuensi
atas kejadian yang dipaparkan sebelumnya.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa struktur
teks eksplanasi terdiri dari pernyataan umum, rangkaian penjelasan sebab akibat
dan ulasan (penutup). Berdasarkan struktur teks eskpalanasi di atas, dapat
disimpulkan bahwa bagian pernyataan umum berisi gambaran awal mengenai apa
yang disampaikan, bagian deretan penjelas yang bisa terdiri dari beberapa bagian
berisi inti penjelasan tentang proses terjadinya fenomena, dan bagian interpretasi
berisi simpulan mengenai isi informasi yang dijelaskan.

LATIHAN
Bacalah teks di bawah ini!

Ritual Sesajen
Dalam tradisi orang
Budha, ritual sesajen adat yang
sakral dan cukup menelan
biaya yang cukup tinggi ritual
penyucian arwah di laut. Hal
ini menjadi sebuah adat dan
budaya harus tetap

dilestarikan dalam budaya. Kematian bagi masyarakat adat atau yang


masih menganut aliran kepercayaan di pulau adalah sebuah proses

32
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

menuju dunia keabadian. Ritual sesajen merupakan ritual yang sakral


bagi orang Budha.
Bagi orang Budha jika sesorang meninggal dunia maka masih
ada sejumlah proses ritual sesajen yang harus dilakukan oleh keluarga
yang masih hidup. Untuk itu maka setiap orang yang meninggal dunia
dipercayakan rohnya akan melenggang ke nirwana atau surga apabila
telah dilakukan penyucian arwah atau bagi orang yang telah
meninggal tersebut. Untuk melakukan ritual/sesajen ini maka
dibutuhkan dana yang cukup lumayan karena akan membunuh korban
sembelihan mulai dari ternak kecil hingga ternak besar, tergantung
dari dari strata sosial seseorang.
Untuk mengenal lebih dekat ritual sesajen penyucian arwah
atau harus mengikutinya selama tiga hari berturut turut dalam
melakukan ritual sesajen. Ritual penyucian arwah harus dilakukan
pada bulan tertentu sesuai dengan kalender adat dan perputaran bulan.
Dilakukan pada hari ke enam setelah buan purnama pada bulan
kedelapan tahun masehi setiap tahunnya.salah satu tokoh masyarakat
dan pelaku adat setempat mengatatakan, orang yang meninggal dalam
sebuah kampung adat tertentu yang diikat oleh kekerabatab dan hirarki
suku akan melakukan ritual penyucian arwah secara serentak. Ritual
ini akan dilakukan atas kesepakatan semua keluarga dari setiap orang
yang meninggal dunia karena ini menyangkut dengan dana yang besar
yang akan dihabiskan. Ritual ini tidak dilakukan setiap tahun. Bisa
lima tahun sekali atau lebih sehingga jika ritualnya sudah dilakukan
ada puluhan orang mati yang arwahnya akan disucikan.

33
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Ritual akan dilakukan selama tiga hari berturt-turut. Pada hari pertama
adalah hari dimana semua keluarga dari orang yang meninggal akan
berkumpul. Disini semua kerabat serta orang yang berasal dari
kampung tersebut akan berkumpul dengan membawa masing masing
ternak dan makanan berupa besar atau kacang hijau. Kaum perempuan
bertanggungjawab untuk mengumpulkan makanan berupa beras
sementara para lelakinya bertanggungjawab mengumpulkan ternak.
Setelah semuanya berkumpul maka pada hari kedua akan dilakukan
ritual penyucian bagi setiap orang yang telah meninggal agar yang
telah meninggal tidak boleh lagi mengganggu keluarga yang masih
hidup karena mereka akan disucikan jalanya menuju nirwana. Setelah
itu maka para lelaki telah menyiapakan seeekor domba putih dipintu
luar kampung sebelah barat untuk dipotong menjadi dua. “domba
putih yang dipotong menjadi dua ini adalah lambang persembahan.

Dikutip dari berbagai sumber

SOAL!
Setelah membaca teks di atas selesaikanlah soal di bawah ini.

1. Identifikasilah masalah yang terdapat dalam teks di atas.


2. Analisis lah struktur teks eksplanasi teks di atas berdasarkan
masalah yang ada pada teks.
3. Setelah dianalisis buatlah dalam bentuk tabel!

34
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

B. Menganalisis kaidah bahasa teks eksplanasi berbasis


pemecahan masalah
Kaidah kebahasaan teks eksplanasi menurut Kemendikbud (2014) terdiri
dari (1) konjungsi; (2) kata kerja; (3) kata benda; (4) klausa kompleks dan klausa
simpleks; dan (5) kata istilah.
Fitur kebahasaan yang menandai teks eksplanasi tidak jauh berbeda dengan
fitur ataupun kaidah kebahasaan yang lazim ditemukan dalam teks prosedur,
terutama dalam hal penggunaan kata keterangan waktu dan konjungsinya. Teks
eksplanasi seperti yang tampak pada beberapa contoh banyaknya menggunakan
kata penunjuk keterangan waktu dan dengan keterangan bermakna cara.
1) Penunjuk keterangan waktu, misalnya beberapa saat, setelah, segera
setelah, pada tanggal, sebelumnya. Di samping itu, kata penunjuk
keterangan yang mugkin digunakan adalah selagi, ketika, ketika itu, pada
masa lalu, bertahun-tahun, selama, dalam masa sekarang.
2) Penunjuk keterangan cara, misalnya, sangat ketat, dengan tertib, penuh
haru, melalui surat kabar, sedikit demi sedikit, sebaik-baiknya, dengan
jalan yang benar.
3) Teks eksplanasi dapat pula ditandai oleh penggunaan konjungsi atau kata
penghubung yang bermakna kronologis, seperti kemudian, lalu, setelah itu,
pada akhirnya. Apabila teks itu disusun secara kausalitas, konjungsi yang
digunakan, antara lain, sebab, karena, oleh sebab itu.
Kalimat simpleks atau klausa simpleks disebut pula kalimat tunggal.
Menurut Kemendikbud (2014: 17), klausa simpleks adalah klausa yang terdiri atas
satu verba utama yang menggambarkan aksi, peristiwa, atau keadaan. Kalimat
simpleks dibentuk oleh satu struktur yaitu subjek, perdikator (pelengkap dan
keterangan). Jadi, kalimat simpleks atau kalusa simpleks merupakan kalimat yang
hanya terdapat satu verba utama dan dibentuk oleh unsur subjek dan predikat.
Klausa kompleks dinamakan juga sebagai kalimat kompleks. Menurut
Kemendikbud (2014: 16), klausa kompleks adalah klausa yang terdiri dari atas
lebih satu aksi, peristiwa, atau keadaan sehingga mempunyai lebih dari satu
kalimat yang memiliki lebih dari satu verba utama yang di dalamnya menyatakan

35
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

aksi, peristiwa dan kedaan, kalimat tersebut dapat menggunakan konjungsi


sebagai penghubung.

LATIHAN!
Permainan Tradisional yang Hampir Punah

Permainan
tradisional merupakan
sejumlah lakon
sehari-hari dalam
masyarakat yang
kemudian disejajarkan
menjadi sebuah
keriangan. Permainan
tersebut dijadikan
sebagai sebuah
permainan yang
hidup dan

berkembang dalam masyarakat secara regenerasi. Seluruh daerah di


permukaan bumi ini memiliki permainan tradisional. Namun, permainan
tradisional sudah hampir terpinggirkan dan tergantikan dengan permainan
modern. Hal ini terutama terjadi di kota-kota besar.
Permainan tradisional semakin hilang dengan hadirnya permainan
berbasis teknologi. Kecanggihan permainan dengan menggunakan teknologi
mutakhir seolah menyingkirkan makna dan nilai luhur terciptanya permainan
tradisional dahulu. Hampir semua di rumah-rumah keluarga berekonomi
menengah ke atas, tidak lagi menyuguhkan generasi mereka dengan
permainan tradisional. Yang ada hanya tumpukan permainan teknologi dan
harus dioperasikan menggunakan energi baterai bahkan aliran listrik.

36
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Interaksi antara orang tua dan anak juga semakin jarang terlihat karena
anak-anak disibukkan dengan tenaga otomatis dari permainan
canggihnya. Sikap individualisme ditanamkan sejak dini dengan permainan
teknologi saat ini. Dan orang tua tidak merasa bahwa hal tersebut adalah
ancaman. Tetapi justru menganggap bahwa keluarga mereka sudah modern
dan tidak harus memahamkan anak-anak dengan permainan tradisional.
Padahal, di dalam permainan tradisional tersimpan segudang nilai-nilai serta
pengetahuan yang bisa diberikan kepada anak. tujuannya agar anak
memahami bahwa zaman yang berkembang sepesat sekarang ini bermula dari
zaman yang masih sangat tradisional.
Contoh permainan tradisional yang mulai punah antara lain adalah
gundu (permainan kelereng), enggrang, lompat tali, layang-layang, bakiak,
congklak, engklek, dan lain-lain. Kelereng adalah permainan tradisional yang
cukup populer dikalangan anak laki-laki. Jumlah pemainnya 2-5 orang.
Kelereng terbuat dari kaca atau tanah liat dan berbentuk bulat. Kelereng yang
digunakan berdiameter setengah inch, tapi terkadang ada pula kelereng yang
lebih besar dan kecil, namun itu jarang digunakan dalam permainan karena
tenaganya pun harus disesuaikan dengan ukuran kelereng.
Aturan bermain kelereng yaitu seluruh kelereng dikumpulkan, dan 1
pemain yang akan memencarkan kelereng-kelereng tersebut. Seperti
permainan billiard, namun kalau kelereng, pemain akan terus bermain sampai
kelerengnya tidak menyentuh kelereng lawan. Jika kelerengnya tidak
menyentuh kelereng lawan, baru pemain akan diganti. Permainan ini
sebenarnya melatih arah mata, fokus, dan strategi. Permainan ini melatih
konsentrasi anak untuk membidik sasaran dengan tepat. Jika tidak konsentrasi
tentu tidak akan mengenai sasaran. Hal ini bisa diaplikasikan pada kehidupan
anak, bahwa dalam menuntut ilmu pengetahuan di sekolah harus dilandasi
konsentrasi agar maksud dan tujuan ilmu itu dipelajari mengakar kuat dalam
otak si anak.

37
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Beberapa cara dapat dilakukan agar permainan tradisional yang ada di daerah
tetap dilestarikan yaitu dengan memperkenalkannya kembali kepada anak
tentang permainan Tradisional. Ini merupakan hal pertama yang kita lakukan
agar permainan tradisional bisa dipertahankan yaitu memperkenalkannya
kembali kepada anak-anak. Kita bisa melakukannya melalui kegiatan-
kegiatan lomba baik di lingkungan sekolah ataupun di lingkungan tempat
tinggal mereka. Selain itu, membuat permainan tradisional menjadi lebih
menarik.Hilangnya minat anak-anak tentang permainan tradisional bisa juga
disebabkan karena kejenuhan akan cara-cara memainkannya dan tidak
menghibur. Oleh karena itu, sebagai generasi yang masih peduli kita bisa
mengubah permainan tersebut menjadi lebih menarik. Sebagai contoh kita
membuat suatu permainan tradisional yang meningkatkan kecerdasan anak.
Kita juga bisa mengadakan lomba dan memberikan penghargaan bagi
pemenang. Dengan begitu anak-anak akan termotivasi untuk terus bermaian
permainan tersebut.
Dikutip dari berbagai sumber.
SOAL!
Setelah membaca teks di atas, selesaikanlah soal di bawah ini.
1. Apa saja masalah yang terdapat dalam teks di atas? Tuliskan.
2. Analisislah kaidah kebahasaan dari teks diatas berdasarkan masalah
yang ada pada teks!
3. Setelah dianalisis, bautlah dalam bentuk paragraf yang utuh.

RANGKUMAN
1. Struktur teks eksplanasi dalam teks terdiri dari pernyataan umum yang
berisi tentang pengenalan awal tentang ritual sesajen, deretan penjelas
yang berisi informasi tentang ritual sesajen, dan interpretasi yang berisi
tentang kesimpulan mengenai ritual sesajen dan pandangan penulis.
2. Kaidah kebahasaan yang ada dalam teks memuat istilah fenomena,
menggunakan kata sambung sebab akibat, menggunakan konjungsi
urutan, dan menjelaskan kondisi.

38
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Bacalah teks tentang “Hujan Asam” di bawah ini dengan cermat.

Hujan Asam
Hujan asam
adalah segala macam
hujan yang memiliki
kadar keasaman
dibawah 5,6. Hujan
secara alami bersifat
asam karena
karbondioksida yang
larut dalam air hujan

membantu melarutkan mineral dalam tanah yang sangat dibutuhkan tumbuhan


dan binatang. Peristiwa hujan asam ini terjadi karena zat belerang (sulfur) hasil
pembakaran bahan bakar fosil yang ada di atmosfer. Hujan asam merupakan
salah satu dampak pemanasan global yang terjadinya dibumi ini. Fenomena ini
tentu sangat merugikan, karena hujan asam menyebabkan kerusakan sarana
dan prasarana yang ada dimuka bumi.
Hujan asam yang terjadi secara alami disebabkan oleh aktivitas gunung
berapi dan proses-proses biokimia yang terjadi di bumi ini seperti di rawa-
rawa, tanah, dan laut. Namun, saat ini hujan asam yang terjadi lebih banyak
disebabkan campur tangan manusia seperti dari industri dan kendaraan
bermotor. Hujan asam terjadi karena adanya gas sulfur oksida dikeluarkan dari
asap-asap pabrik dan gas nitrogen oksida yang dihasilkan dari banyaknya
kendaraan bermotor berkumpul menjadi satu dan bereaksi dengan uap air yang
ada di udara.

39
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Proses reaksi ini menghasilkan asam sulfat, asam nitrit dan asam nitrat yang
berkondensasi membentuk awan yang menjadikannya hujan asam.
Hujan asam mulai terjadi setelah adanya revolusi industri di eropa.
Dampak yang ditimbulkan hujan asam adalah terjadinya penurunan tingkat
keasaman (pH) didaerah kutub dari 6 menjadi 4,5. Dampak lain adalah
matinya organisme-organisme kecil yang disebut dengan diatom. Hujan asam
pertama kali ditemukan pada tahun 1852 oleh seseorang yang bernama Robert
Angus Smith di Kota Manchester. Baru pada tahun 1970-an, para ilmuwan
banyak melakukan penelitian tentang hujan asam yang ternyata menyebabkan
berbagai kerusakan lingkungan.
Kandungan asam dalam hujan menyebabkan hujan memiliki sifat sama
seperti larutan asam pada umumnya. Namun keasaman yang ada pada hujan
asam ini dapat merusak jaringan hidup. Hujan asam dengan kadar keasaman
tinggi dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada manusia. Kabut yang
mengandung asam sulfat bersama-sama dengan udara terhisap dan masuk ke
dalam saluran pernapasan manusia dapat merusak paru-paru.
Hujan asam dapat mempercepat proses korosi pada beberapa material
yang berasal dari logam. Logam yang mengalami korosi ini biasanya akan
menjadi rapuh dan keropos. Hujan asam yang larut bersama nutrisi di dalam
tanah akan menyapu kandungan nutrisi dalam tanah sebelum tumbuhan sempat
mempergunakannya untuk tumbuh. Zat kimia beracun seperti aluminium juga
akan terlepas dan bercampur dengan nutrisi. Apabila nutrisi ini diserap oleh
tumbuhan akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat daun berguguran,
kemudian tumbuhan akan terserang penyakit, kekeringan, dan mati.
Hujan asam yang jatuh pada danau akan meningkatkan keasaman
danau. Keasaman danau yang meningkat menyebabkan beberapa spesies biota
air mati karena tidak mampu bertahan di lingkungan asam. Meskipun ada
beberapa spesies yang dapat bertahan hidup tetapi karena rantai makanan
terganggu maka spesies tersebut dapat mengalami kematian pula.

Dikutip dari berbagai sumber

40
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Jawablah pertanyaan di bawah ini.

1. Analisislah dan tuliskan masalah yang ada pada teks di atas!


2. Analisislah teks berjudul “Hujan Asam” di atas sesuai dengan struktur
teks eksplanasi berdasarkan masalah yang ada pada teks! Buat dengan
tabel.
3. Analisislah teks berjudul “Hujan Asam” di atas sesuai dengan kaidah
teks eksplanasi berdasarkan masalah yang ada pada teks! Buat dengan
tabel.

41
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

KEGIATAN BELAJAR 3

KOMPETENSI DASAR
4.4 Memproduksi teks eksplanasi secara lisan atau tulis dengan
memerhatikan struktur dan kebahasaan

INDIKATOR
1. Mampu memproduksi teks eksplanasi sesuai dengan struktur dan akidah
kebahasaan teks berbasis metode pemecahan masalah

a. Memproduksi teks eksplanasi berbasis pemecahan


masalah

Kegiatan pembelajaran ini bertujuan untuk menjelaskan kegiatan menulis


teks eksplanasi berbasis pemecahan masalah. Pemecahan masalah adalah metode
pembelajaran yang digunakan untuk menulis teks eksplanasi. Pada bagian ini
kalian akan mencoba menulis sebuah teks eksplanasi. Untuk membantu kalian
menulis sebuah teks eksplanasi kalian dapat menggunakan pemecahan masalah
sebagai metode dalam menulis. Hal yang dimaksud dari pemecahan maslaj
tersebut adalah kalian akan diberikan contoh soal di bawah ini untuk dapat
memproduksi sebuah teks eksplanasi yang baik dan benar.
Pada pembelajaran berbasis masalah siswa dituntut untuk melakukan
pemecahan masalah-masalah yang disajikan dengan cara menggali informasi
sebanyak-banyaknya, kemudian dianalisis dan dicari solusi dari permasalahan
yang ada. Solusi dari permasalahan tersebut tidak mutlak mempunyai satu
jawaban yang benar artinya siswa dituntut pula untuk belajar secara kritis. Siswa
diharapkan menjadi individu yang berwawasan luas serta mampu melihat
hubungan pembelajaran dengan aspek-aspek yang ada di lingkungannya.

42
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

BUDAYA SIKEREI DI ERA MODERNISASI


Nenek moyang
orang Mentawai
mungkin dating
ke Pulau Siberut
sekitar 300 tahun
yang lalu. Asal
usul mereka
belum diketahui,
namun beberapa

literatur dan peneliti mengarahkan menduga kuat, mereka berasal dari Batak,
Sumatera Utara. Tipe budaya ini mungkin menyebar di seluruh Indonesia
pada masa lalu, tetapi telah dipengaruhi oleh kebudayaan lain (Hindu, Budha
dan Islam yang dating dari daerah luar). Sampai saat ini kebudayaan
Mentawai masih cukup asli karena kepulauan Mentawai terpisah, dan
orangnya tidak dipengaruhi oleh kebudayaan lain.
Struktur sosial masyarakat Mentawai bersifat patrilinial dan
kehidupan sosialnya dalam suku disebut Uma. Struktur sosial tradisional
adalah kebersamaan, mereka tinggal di rumah besar yang juga disebut Uma
di tengah tanah suku mereka. Struktur sosial itu juga bersifat egalitarian, yaitu
setiap anggota dewasa Uma mempunyai hak yang sama, kecuali “SIKEREI”
(atau dukun) yang mempunyai hak lebih tinggi karena dapat menyembuhkan
penyakit dan memimpin upacara keagamaan.

43
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Makanan pokok adalah sagu, pisang dan keladi. Makanan lainnya


seperti buah-buahan, madu dan jamur dukumpul dari hutan atau ditanam di
lading. Sumber protein seperti rusa, burung dan monyet diburu dan ikan
dipancing dari kolam dan sungai. Secara tradisional Uma mempunyai
wewenang tertinggi di Siberut. Tetapi karena pengaruh program permukiman
pemerintah dan aparat pemerintah desa, mengharuskan perubahan organisasi
sosial masyarakat mentawai. Akibatnya, pola kehidupan tradisional berkurang
dibeberapa daerah. Namun Uma masih mempunyai aspek yang penting sekali
bagi masyarakat Mentawai. Menurut agama tradisional (Arat Sabulungan)
seluruh benda hidup dan segala yang ada di alam mempunyai roh atau jiwa
(simagre). Roh dapat memisah dari tubuh dan berjalan sendiri.
Jika keharmonisan antara roh dan tubuhnya tidak dilestarikan roh akan
pergi, Di samping itu dapat menyebabkan penyakit. Konsep kepercayaan ini
berlaku dalam kehidupan sehari-hari di Siberut. Kegiatan sehari-hari dapat
menggangu keseimbangan dan keharmonisan roh di alam. Upacara agama
dikenal sebagao punen, puliaijat atau lia harus mengikuti kegiatan manusia
agar dapat dilihat orang biasa. Baik roh dari mahkluk hidup maupun yang
telah mati akan diberikan sesajian, dan makanan yang banyak disediakan
untuk semua anggota suku.
Rumah adat (uma) dihiasi, daging babi disediakan dan ada tarian
(turuk) untuk menyenangkan roh, sehingga mereka akan mengembalikan
keharmonisan. Selama upara, hal-hal yang tabu (kekei) dilarang. Selama 3
abad terakhir ini , agama tradisional Mentawai khususnya “tabu” (ritual-ritual
adat dan agama) dilarang, padahal hal itubagi mereka adalah alat pengontrol
pertambahan populasi penduduk. Pada momen-momen ini, kepala suku dan
tetua-tetua adat bisa memantau jumlah penduduk dari jumlah mereka yang
hadir. Jika terlihat sudah terlalu banyak, akan dikeluarkan kebijakan
pengaturan kelahiran secara adat.

44
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

Selain itu, lewat Tabu ini juga aka nada masehat untuk tidak merusak dan
eksploitasi hasil hutan secara berlebihan. Namun sekarang, tradisi itu sudah
mulai hilang. Akibatnya, penduduk meningkat cepat dansumber daya alam
mulai dieksploitasi tanpa memperhatikan peraturan adat.
Dikutip dari berbagai sumber

SOAL!
1. Analisislah teks di atas berdasarkan masalah yang ada pada teks.!
2. Setelah dianalisis, klasifikasilah masalah yang ada dalam teks diatas!
3. Buatlah 3 hubungan kausalitas dari teks di atas!
4. Tulislah sebuah paragraf eksplanasi berdasarkan yang telah anda
kerjakan sebelumnya!

D. RANGKUMAN

1. Pembelajaran berbasis masalah siswa dituntut untuk melakukan


pemecahan masalah-masalah yang disajikan dengan cara menggali
informasi sebanyak-banyaknya, kemudian dianalisis dan dicari solusi
dari permasalahan yang ada.
2. Jika memungkinkan pemecahan masalah juga bisa menggunakan
gambar untuk menambahi informasi tulisan yang akan dibuat.

45
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

SOAL
1. Klasifikasikanlah fenomena yang ada pada gambar diatas!
2. Pilihlah 2 gambar untuk anda observasi dan tuliskanlah teks
eksplanasi berdasarkan gambar yang anda observasi.
3. Setelah menuliskan teks eksplanasi, identifikasi dan analisislah
teks yang anda tulis berdasarkan struktur dan kaidah teks
eksplanasi!
4. Buatlah hubungan kausalitas dari teks yang anda tulis!
5. Bandingkanlah kedua teks yang anda tulis berdasarkan struktur
dan kaidah kebahasaan teks!

46
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

A. Pilihan Berganda
Pilihlah salah satu jawaban yang menurut Anda paling tepat!

1) Struktur teks eksplanasi yang berfungsi sebagai kesimpulan atau penutup


dalam teks eksplanasi adalalah …..
a. pernyataan umum
b. deretan penjelas
c. interpretasi
d. argumentasi
e. abstraksi
2) Perhatikan kerangka teks eksplani berikut ini!
(1) proses terjadinya gempa bumi
(2) penyebab terjadinya gempa bumi
(3) definisi gempa bumi
(4) akibat gempa bumi
(5) simpulan gempa bumu
Jika dikembangkan menjadi sebuah teks eksplanasi, urutan kerangka teks
eksplanasi yang tepat adalah …..
a. (3)- (1)-(2)-(4)-(5)
b. (3)-(4)-(1)-(2)-(5)
c. (3)-(4)-(2)-(1)-(5)
d. (3)-(2)-(1)-(4)-(5)
e. (3)-(2)-(4)-(1)-(5)

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab pertanyaan nomor 3-5!


1) Dengan tenaga yang besar dalam gelombang air tersebut, sangat wajar jika
bangunan di daratan bisa tersapu dengan mudah. (2) Gelombang tsunami ini
merambat dengan kecepatan yang tak terbayangkan. (3) Gelombang tersebut
bisa mencapai 500 sampai 1.000 kilometer per jam di lautan. (4) Pada saat

47
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

mencapai bibir pantai, kecepatannya berkurang menjadi 50 sampai 30


kilometer. (5) Meskipun berkurang pesat, kecepatan tersebut sudah bisa
menyebabkan kerusakan yang parah

3) Kalimat yang merupakan pendapat dinyatakan pada nomor …..


a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
c. (3) dan (4)
d. (4) dan (5)
e. (1) dan (5)
4) Kalimat pada teks eksplanasi di atas yang mempunyai hubungan kausalitas
(sebab-akibat) dinyatakan pada nomor …..
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)
e. (5)
5) Kalimat pada teks eksplanasi si atas yang mempunyai konjungsi dinyatakan
pada nomor …..
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)
e. (5)
6) Berikut ini yang tidak termasuk contoh teks fenomena alam adalah …..
a. kebakaran hutan

b. api abadi
c. lelehan gletser
d. hujan asam
e. pengangguran

48
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

7) Berikut ini yang tidak termasuk contoh teks eksplanasi fenomena sosial adalah
…..
a. pergunjingan sosial
b. sampah
c. kekeringan
d. sesajen
e. kemiskinan

Bacalah kedua teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 8-10!

TEKS 1 TEKS 2
Gletser merupakan sebuah Proses terbentuknya suatu
bongkahan es besar yang terbentuk masyarakat biasanya berlangsung
di atas daratan melalui proses tanpa disadari oleh hampir sebagian
pengkristalan salju. Terjadinya besar anggotanya. Dorongan
gletser akibat adanya proses manusia untuk bermasyarakat antara
sublimasi dan pembekuan salju. lain: pemenuhan kebutuhan dasar
Salju yang semula berbentuk biologis; kemungkinan untuk
butiran akan lepas menjadi padat bersatu dengan manusia lain;
dan akhirnya membentuk semacam keinginan untuk bersati dengan
bola salju. lingkungan hidupnya dan lain-lain.

8) Teks di atas merupakan jenis teks eksplanasi …..


a. teks I merupakan teks eksplanasi fenomena sosial, dan teks II merupakan
teks eksplanasi fenomena alam
b. teks I merupakan teks eksplanasi fenomena alam, dan teks II merupakan
teks eksplanasi fenomena social

c. teks I meruapakan teks eksplanasi bola salju, dan teks II merupakan teks
eksplanasi lingkungan hidup

49
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

d. teks I meruapakan teks eksplanasi deduktif, dan teks II merupakan teks


eksplanasi induktif
e. teks I meruapakan teks eksplanasi pengkristalan, dan teks II merupakan
teks eksplanasi bermasyarakat
9) Teks I dalam struktur teks eksplanasi termasuk ke dalam bagian …..
a. pernyataan umum
b. deretan penjelas
c. interpretasi
d. abstraksi
e. koda
10) Teks II dalam struktur teks eksplanasi termasuk ke dalam bagian …..
a. pernyataan umum
b. deretan penjelas
c. interpretasi
d. abstraksi
e. koda

B. Essay
Tulislah sebuah teks eksplanasi dengan tema “Fenomena Budaya ” sesuai dengan
struktur dan kaidah kebahasaannya.

50
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

DAFTAR PUSTAKA

DePorter, Bobbi dan Mike Hernacki. 2002. Quantum Learning: Membiasakan


Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.

Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks. Bandung: Yrama Widya.

Pardiyono. 2007. Teaching Genre Based Writing. Yogyakarta: Andi.

Priyatni, Endah Tri. 2014. Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam


Kurikulum 2013.Jakarta: PT. Bumi Aksara.

51
MODUL TEKS EKSPLANASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH

GLOSARIUM

diatom : atom-atom yang berukuran sangat kecil.

elektron : satuan muatan listrik negatif.

interaksi : hubungan yang dinamis antara orang perseorangan dan orang


perseorangan, antara perseorangan dengan kelompok, dan antara
kelompok dengan kelompok.

interpretasi : bagian dari struktur teks eksplanasi yang berisi pemberian kesan,
pendapat, atau pandangan terhadap sesuatu yang dijelaskan.

isolasi : penghambatan atau penahanan arus listrik oleh suatu bahan


sehingga arus listrik tidak dapat mengalir.

korosi : proses kimia atau elektrokimia yang kompleks yang merusak


logam melalui reaksi dengan lingkungannya.

nirwana : keadaan dan ketentraman sempurna bagi setiap wujud ekstensi


karena berakhirnya kelahiran kembali ke dunia (surga).

pH : tingkat keasaman sebuah zat.

spesies : satuan dasar klasifikasi dalam ilmu biologi.

52

Anda mungkin juga menyukai