Anda di halaman 1dari 2

NAMA : SILVI NOFITA SARI

NIM : 011700020

PRODI : TKN 17

1. Weak Nuclear Force (Gaya Nuklir lemah)

Gaya nuklir lemah , yang juga mempunyai jangkauan yang pendek, terjadi antara elektron
dengan proton atau neutron. Gaya inilah yang bertanggung jawab atas keseimbangan proton dan
neutron. Saat inti atom mengalami peluruhan radio aktif, inti atom yang tidak stabil dapat
memancarkan radiasi berbahaya. Gaya ini lebih lemah di banding elektromagnetis & nuklir kuat
karena perbandinganya adalah adalah 10−11 kali kekuatan gaya elektromagnetik dan 10−13 kali
gaya nuklir kuat. salah satu efek dari gaya ini adalah peluruhan beta.

2. W boson dan Z boson

W bosons

Boson W terkenal karena peran mereka dalam peluruhan nuklir . Misalnya, peluruhan beta
kobalt-60 .

Reaksi ini tidak melibatkan seluruh inti kobalt-60, tetapi hanya mempengaruhi satu dari 33
neutronnya. Neutron diubah menjadi proton dan juga memancarkan elektron (disebut partikel
beta dalam konteks ini) dan elektron antineutrino:

Neutron bukanlah partikel elementer, tetapi merupakan gabungan dari up quark dan dua down
(udd). Faktanya adalah salah satu down quark yang berinteraksi dalam peluruhan beta, berubah
menjadi up quark untuk membentuk proton (uud). Pada tingkat yang paling mendasar, kekuatan
yang lemah mengubah quark tunggal:

𝑑 → 𝑢 + 𝑊−
diikuti oleh peluruhan dari :
Z boson

Z boson adalah antipartikelnya sendiri . Dengan demikian, semua bilangan kuantum dan
muatannya nol. Interaks Z boson yang melibatkan neutrino memiliki ciri yang khas: satu-
satunya mekanisme yang diketahui untuk hamburan elastis neutrino dalam materi; neutrino
hampir cenderung menyebar secara elastis (melalui pertukaran Z boson) dengan tidak elastis
(melalui pertukaran W boson).

3. Kenapa tidak ditemukan inti atom stabil yang memiliki Z>83 dan N>126 ?

Bila jumlah proton dalam sebuah inti terus meningkat, maka pada suatu titik keseimbangan
gaya elektrostatis dan gaya inti tidak dapat dipertahankan lagi sekalipun jumlah netron teru
meningkat. Inti stabil dengan jumlah proton paling banyak adalah (Z = 83, dan N =
126). Semua inti atom dengan Z > 83 akan akan berada dalam keadaan tidak stabil atau akan
bersifat radioaktif.