Anda di halaman 1dari 7

Ringkasan Materi Kuliah (RMK)

Kewajiban Kontijensi

Oleh :

Ni Luh Made Dian Purnami Putri (1807531005)

Gede Surya Wibawa (1807531021)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Udayana

2019
Kewajiban adalah “kemungkinan pengorbanan masa depan dari manfaat ekonomi
yang timbul dari kewajiban sekarang dari kesatuan tertentu untuk mentransfer aktiva atau jasa
produktif ke kesatuan lain di masa depan sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa
lalu”.

Jadi kewajiban mempunyai karakteristik:


1. Merupakan kewajiban sekarang yang diikuti dengan penyelesaian melalui kemungkinan
transfer masa depan atau penggunaan kas, barang atau jasa
2. Harus mempunyai kewajiban yang tak dapat dihindarkan
3. Transaksi atau kejadian lain yang menimbulkan kewajiban itu harus telah terjadi
Kewajiban Kontinjensi
Adalah kewajiban yang tergantung pada terjadinya atau tidak terjadinya satu atau
lebih kejadian masa depan untuk meneguhkan jumlah hutangnya, pihak yang dibayarkan,
tanggal pembayaran, atau keberadaanya.“Kontinjensi” adalah kondisi, situasi atau
serangkaian situasi yang ada yang melibatkan ketidakpasian mengenai keuntungan
(keuntungan kontinjensi) atau kerugian (kerugian kontinjensi) bagi sebuah perusahaan yang
akhirnya akan diselesaikan apabila satu atau lebih kejadian masa depan terjadi atau tidak
terjadi.
Kewajiban yang terjadi akibat “kontinjensi kerugian” disebut kewajiban kontinjensi.

Akuntansi untuk kewajiban Kontinjensi:


Apabila terjadi kerugian kontinjensi harus di identifikasi dahulu menjadi beberapa kriteria:
Kemungkinan besar (Probable) kejadian atau kejadian-kejadian masa
depan cenderung untuk terjadi
Cukup Mungkin (reasonablypossible) peluang kejadian atau kejadian-
kejadian masa depan lebih besar daripada kemungkinan kecil tetapi lebih kecil
dari kemungkinan besar
Kemungkinan kecil (remote) Peluang kejadian atau kejadian-kejadian
masa depan untuk terjadi tipis

Suatu estimasi kerugian dari kontinjensi kerugian harus diakrualkan dengan


pembebanan ke beban (pengeluaran) dan suatu kewajiban akan dicatat hanya jika
kedua kondisi berikut terpenuhi:
1) Informasi yang tersedia sebelum penerbitan laporan keuangan menunjukan
bahwa kemungkinan besar suatu kewajiban telah terjadipada tanggal
laporan keuangan
2) Jumlah kerugian dapat diestimasi dengan layak.
Perkara Pengadilan, Tuntutan dan pengenaan
Faktor-faktor berikut, harus dipertimbangkan dalam menentukan apakah suatu kewajiban
harus dicatat berkenaan dengan perkara yang ditunda atau yang mengancam dan tuntutan atau
pengenaan yang sebenarnya atau yang mungkin:
Periode waktu di mana terjadi penyebab dasar dari tindakan
Kemungkinan dari suatu hasil yang tidak menguntungkan
Kemungkinan untuk membuat taksiran yang layak atas jumlah kerugian
Untuk melaporkan kerugian dan kewajiban dalam laporan keuangan, penyebab
perkara pengadilan harus terjadi pada atau sebelum tanggal laporan keuangan.

Pengungkapan kontinjensi kerugian


Kontinjensi kerugian dan kewajiban dicatat jika kerugiannya mungkin dan dapat
diperkirakan. Tetapi jika kerugiannya kecil sekali hanya di ungkapkan saja di catatan
atas laporan keuangan.

Biaya garansi dan Jaminan


Jaminan (garansi produk) adalah suatu janji yang dibuat oleh penjual kepada
pembeli untuk memperbaiki kekurangan dalam kuantitas, kualitas, atau kinerja suatu
produk.
Metode dasar akuntansi untuk biaya jaminan:
1. Dasar kas
Menurut metode ini biaya jaminan dimasukan ke beban pada saat terjadi; dengan
kata lain, biaya jaminan dibebankan ke periode di mana penjual atau produsen
menepati jaminan itu. Artinya tidak ada kewajiban yang dicatat untuk biaya masa
depan dari jaminan, dan periode saat penjualan dicatat tidak harus dibebani
dengan biaya memperbaiki barang yang dijaminkan.
Metode ini digunakan karena pada tahun penjualan : 1. Tidak mungkin bahwa
kewajiban telah terjadi, atau 2. jumlah kewajiban itu tidak dapat
diperkirakan dengan layak.
2. Dasar akrual (pendekatan jaminan beban)
Menurut metode ini biaya jaminan dibebankan ke beban operasi dalam tahun
penjualan. Jadi metode ini digunakan apabila mungkin bahwa pelanggan akan
mengajukan tuntutan berdasar jaminan berkenaan dengan produk atau jasa yang
telah dijual, dan taksiran yang layak atas biaya yang terlibat dapat dibuat.
Contoh:
PT. ABC dalam bulan Maret 2013 memproduksi mesin baru, dan menjual 100
unit mesin dengan harga $5.000 per unit pada akhir tahun, 31 Des 2013. Setiap
mesin mendapat jaminan satu tahun dan perusahaan telah memperkirakan, dari
pengalaman masa lalu dengan mesin serupa, bahwa biaya jaminan mungkin rata-
rata $200 per unit.
Selanjutnya, sebagai akibat dari penggantian suku cadang dan servis yang
diberikan sesuai dengan jaminan mesin, perusahaan mengeluarkan biaya jaminan
$4.000 dalam tahun 2013 dan $16.000 dalam tahun 2014.
Buat jurnal yang diperlukan:

Penjualan 100 mesin, masing-masing $5.000, Maret s/d Desember 2013:


Cash/AccountReceivable $500.000
Sales $500.000

Pengakuan beban jaminan, Maret s/d Desember 2013


Warantexpense $4.000
Cash,Inventoryorsalariespayable $4.000

Akrualkan biaya jaminan (tahun 2014)


Warantexpense $16.000
Taksiran kewajiban menurut jaminan $16.000

Di neraca 31 Desember 2013 akan dilaporkan :


Taksiran kewajiban menurut jaminan sebagai kewajiban lancar $16.000
Sedangkan di laporan laba rugi akan nampak Beban jaminan $20.000

Pengakuan biaya jaminan yang terjadi tahun 2014 (atas penjualan tahun 2013)
Taksiran kewajiban menurut jaminan $16.000
Cash,Inventoryorsalariespayable $16.000

Jaminan penjualan:
Adalah jaminan yang dijual pada pembeli ketika pembeli membeli suatu produk
atau jasa, jadi dalam hal jaminan dijual secara terpisah dari produknya.
Misalnya: ketika kita membeli sebuah pesawat televisi, kita ditawai jaminan yang
diperpanjang atas produk tersebut dengan biaya tambahan.

Pendapatan pada penjualan jaminan yang diperpanjang ditangguhkan dan


biasanya diakui atas dasar garis lurus selama umur kontrak bersangkutan.
Contoh:
Tn. Rama membeli sebuah mobil Honda dari Astra seharga $20.000, di samping
jaminan yang biasa atas mobil itu, tn Rama juga membeli jaminan perpanjangan
yang melindungi tn Rama selama tambahan 3 tahun dengan biaya $600.
Jurnal untuk mencatat penjualan mobil oleh Astra adalah:
Kas $20.600
Penjualan $20.000
Pendapatan jaminan yang belum dihasilkan $600

Jurnal untuk mencatat pengakuan pendapatan pada akhir tahun ke empat


(amortisasi garis lurus)
Pendapatan jaminan yang belum dihasilkan $200 =($600 x 1/3 = $200))
Pendapatan jaminan $200

Hadiah dan Kupon yang ditawarkan kepada pelanggan


Hadiah dan kupon yang ditawarkan oleh penjual kepada pembeli, untuk
ditukarkan dengan barang lain, atau bisa juga berupa potongan tunai.
Tawaran hadiah yang menimbulkan kemungkinan kewajiban pada tanggal laporan
keuangan yang jumlahnya dapat ditaksir dengan layak, adalah kontinjen terhadap
terjadinya kejadian masa depan (penebusan)
Contoh:
PT. ABC menawarkan kepada pelanggannya mangkuk besar anti pecah seharga
$25 untuk 10 tutup kotak. Mangkuk besar itu berharga pokok $75, PT. ABC
mengestimasi bahwa 60% dari tutup kotak akan ditebus. Penawaran hadiah ini
dimulai Juni 2013. Transaksi-transaksi yang terjadi selama 2013 adalah sbb:
a. Membeli 20.000 mangkuk besar anti pecah secara tunai
b. Menjual 300.000 kotak kue secara tunai
c. Terjadi penebusan 60.000 tutup kotak oleh pelanggan
Jurnal-jurnal yang diperlukan sbb:
a. Pembelian mangkuk besar anti pecah pada harga $75
Persediaan mangkuk besar anti pecah $1.500.000
Kas $1.500.000
b. Penjualan 300.000 kotak kue pada harga $80
Kas $24.000.000
Penjualan $24.000.000
c. Penebusan 60.000 tutup kotak oleh pelanggan
Kas (60.000 : 10 x $25) $150.000
Beban hadiah $300.000
Persediaan mangkuk besar anti pecah $450.000 (60.000 : 10 x
$75)
d. Penyesuaian akhir periode untuk taksiran kewajiban bagi penawaran hadiah
yang berlaku
Beban hadiah $600.000
Taksiran kewajiban hadiah $600.000
Perhitungan:
Tutup kotak terjual dalam tahun 2013 300.000

Total taksiran penebusan (60%) 180.000


Tutup kota yang ditarik (ditebus) thn 2013 60.000 -
Taksiran penebusan masa depan 120.000
Jadi :
Biaya taksiran klaim yang masih berlaku:
120.000 : 10 x $75 - $25 = $600.000
Maka pada laporan keuangan akan disajikan sbb:
Pada neraca 31 Desember 2013 PT. ABC akan melaporkan persediaan mangkuk
besar $1.050.000 sebagai asset lancar, dan taksiran kewajiban lancar untuk hadiah
sebesar $600.000

Pada laporan laba rugi tahun 2013 PT. ABC akan melaporkan beban hadiah
sebagai beban penjualan senilai $900.000