Anda di halaman 1dari 445

tr

S for
o Y
n
our
g Di
eg
r
i
,
tal Experien
ce

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


I
Laporan Tahunan

2018

Analisa dan Laporan


Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
II PT Telekomunikasi
Telkom Indonesia
Indonesia Tbk | Laporan
(Persero)(Persero) Tbk | Laporan
TahunanTahunan
2018 2018
TEMA
Laporan Tahunan

2018
Stronger, for Your Digital Experience
e
nc
r, pe
rie
Era digital memunculkan berbagai inovasi untuk menghasilkan solusi-solusi
ge
x
lE
n ita digital yang berkualitas disertai dengan pengalaman pelanggan terbaik.
ro ur Dig
St for Yo Meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap layanan digital dalam
mendukung aktivitasnya mengakibatkan adopsi digital di seluruh segmen
pelanggan semakin meningkat pula. Fenomena ini mengakibatkan bisnis
legacy yang selama ini menjadi fokus utama operator telekomunikasi semakin
ditinggalkan pelanggan. Operator telekomunikasi yang masih mengandalkan
kekuatan bisnis legacy semakin kurang relevan dalam mendukung aktivitas
dan bisnis pelanggannya.

Kami menyadari bahwa satu-satunya cara agar kami kuat dan tetap relevan
bagi pelanggan adalah dengan memberikan solusi-solusi digital yang
berkualitas dan pengalaman pelanggan yang terbaik. Kami berkeyakinan
bahwa hanya dengan kapabilitas digital yang kuat kami mampu menjadi
mitra terbaik bagi pelanggan dalam menunjang aktivitas maupun mendukung
kegiatan usaha mereka.

Untuk itu, selama tahun 2018 kami telah menunjukkan komitmen tersebut melalui konsistensi kami dalam
peningkatan kapabilitas digital, baik di sisi layanan, infrastruktur maupun pengalaman pelanggan. Kami terus
memperkuat dan mengembangkan layanan-layanan digital yang memberikan kenyamanan, dan juga membantu
mendigitasi proses bisnis pelanggan guna meningkatkan kualitas dan daya saing usaha mereka. Hal ini terlihat dari
bisnis digital kami yang tumbuh secara signifikan dan telah berhasil mengompensasi penurunan bisnis legacy. Kami
juga memperkuat jaringan infrastruktur digital tulang punggung (backbone), akses berbasis fiber optic (serat optik)
dan seluler berkecepatan tinggi, serta meningkatkan kapabilitas, kapasitas dan efisiensi proses pada proses IT kami
dari front-end hingga back-end, berikut berbagai platform dan aplikasi sebagai enabler-nya. Selain itu, kami telah
mengembangkan digital touch point dan memanfaatkan big data analytic dan customer insight untuk memastikan
pengalaman digital dapat dirasakan pelanggan.

Kami percaya bahwa upaya-upaya dan pencapaian yang telah kami lakukan sepanjang 2018 telah memperkuat
kapabilitas kami sebagai operator telekomunikasi digital. Itu semua kami dedikasikan kepada pelanggan melalui
penyediaan layanan yang berkualitas dengan pengalaman pelanggan terbaik.

DISCLAIMER
Dalam menyusun Laporan ini, Telkom menyeleksi dan menyajikan informasi dan data yang bersifat material bagi
investor, pemerintah dan pihak yang berkepentingan lainnya. Materi yang digunakan untuk menyusun Laporan ini
bersumber dari berbagai dokumen dan narasumber yang terpercaya. Selain dari informasi dan data yang bersifat
historis, Laporan ini juga menyajikan pandangan Telkom ke depan (forward-looking statement) seperti target,
harapan, perkiraan, estimasi, prospek atau proyeksi atas kinerja operasional dan kondisi usaha Telkom di masa
mendatang. Meskipun Telkom telah mempertimbangkan dengan matang dan menyajikan secara wajar informasi atau
data tersebut di dalam Laporan ini, Telkom menyadari bahwa terdapat resiko dan ketidakpastian yang dipengaruhi
oleh berbagai macam faktor seperti perubahan situasi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia. Oleh sebab itu, sejalan
dengan penerapan tata kelola yang baik, Telkom tidak menjamin pandangan ke depan yang dinyatakan dalam Laporan
ini adalah benar dan akurat, dan dapat terpenuhi seluruhnya.

Laporan ini dapat diunduh di www.telkom.co.id. Selanjutnya, Telkom mengundang pembaca untuk menyampaikan
pertanyaan dan saran atas Laporan ini melalui: http://www.telkom.co.id

Unit Investor Relation Tel. +62-21-5215 109


Andi Setiawan Fax. +62-21-5220 500
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk E-mail : investor@telkom.co.id
Telkom Landmark Tower, Lantai 39 Facebook : TelkomIndonesia
The Telkom Hub Instagram : telkomindonesia
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52 Twitter : @telkomindonesia
Jakarta 12710, Indonesia

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 1


22
Laporan Dewan Komisaris
dan Direksi

04
Highlight Telkom
42
Tentang Telkom

92
Analisa dan
218
Tanggung Jawab Sosial
Pembahasan Manajemen Perusahaan

148
Tata Kelola Perusahaan

230
Program Kemitraan
270
Laporan Keuangan
dan Bina Konsolidasian
Lingkungan

238
Lampiran

1 Tema 48 Kegiatan Usaha


1 Disclaimer 50 Penghargaan dan Sertifikasi
2 Daftar Isi 56 Struktur Organisasi Telkom
58 Profil Dewan Komisaris
4 HIGHLIGHT TELKOM 66 Profil Direksi

1 6
10
Kaleidoskop 2018
Profil Telkom dan Entitas Anak
14 Infrastruktur
74
78
80
Karyawan Telkom
Komposisi Pemegang Saham
Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi,
16 Produk dan Pelanggan dan Perusahaan Ventura Bersama
17 Ikhtisar Data Keuangan Penting 87 Kronologi Pencatatan Saham
18 Informasi Saham 89 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
21 Informasi Obligasi, Sukuk atau 91 Nama dan Alamat Lembaga dan/
Obligasi Konversi dan Medium Term atau Profesi Penunjang Pasar Modal
Notes (MTN)
92 ANALISA DAN PEMBAHASAN

2
22

24
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Laporan Dewan Komisaris
4 MANAJEMEN
94

Tinjauan Operasi
per Segmen Usaha
30 Laporan Direksi 114 Aspek Pemasaran
40 Surat Pernyataan Tanggung 120 Kinerja Keuangan Komprehensif
Jawab atas Laporan Tahunan 2018 134 Kemampuan Membayar Utang
135 Struktur Modal
42 TENTANG TELKOM 136 Investasi Barang Modal

3 44
46
Visi, Misi, dan Strategi
Riwayat Singkat Telkom
137

Ikatan Material untuk Investasi
Barang Modal
DAFTAR ISI
MEMBACA ISI LAPORAN
Untuk kemudahan para pemangku kepentingan, Telkom membagi Laporan ini menjadi dua bagian utama. Bagian Pertama, yaitu sejak
dari halaman muka Laporan hingga bagian “Laporan Manajemen” dan “Surat Pernyataan”, dipersembahkan bagi pembaca yang ingin
memahami Telkom dengan waktu yang singkat. Bagi para investor dan pemangku kepentingan lain yang ingin mengetahui Telkom secara
rinci dapat melanjutkan membaca Laporan ini dari Bagian Pertama seperti yang disebutkan di atas, hingga Bagian Kedua, yaitu bagian
“Tentang Telkom” dan seterusnya sampai akhir.

139 Tingkat Kolektibilitas Piutang 213 Akses Informasi dan Data


139 Informasi dan Fakta Material Perusahaan kepada Publik
Setelah Tanggal Laporan Akuntan 214 Kode Etik Perusahaan
140 Makroekonomi 215 Budaya Perusahaan
141 Industri Telekomunikasi
Indonesia 218 TANGGUNG JAWAB SOSIAL
143

144
Prospek dan Kelangsungan
Usaha Perusahaan
Perbandingan Target pada
6 PERUSAHAAN
220

Tanggung Jawab Barang
atau Jasa
Awal Tahun dengan Realisasi 222 Praktik Ketenagakerjaan,
145 Target atau Proyeksi untuk Kesehatan, dan
Satu Tahun Mendatang Keselamatan Kerja
145 Dividen 225 Pengembangan Sosial
146 Realisasi Penggunaan Dana Kemasyarakatan
Penawaran Umum 228 Lingkungan Hidup
146 Informasi Transaksi Material
yang Mengandung Benturan 230 PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA



Kepentingan, Transaksi
dengan Pihak Afiliasi, Investasi,
Divestasi dan Akuisisi
7 LINGKUNGAN
232

Laporan Program Kemitraan dan
Bina Lingkungan (PKBL)
147 Perubahan Ketentuan
Peraturan Perundang-undangan 238 LAMPIRAN
147

148
Perubahan Kebijakan Akuntansi

TATA KELOLA PERUSAHAAN


8 240

242
Lampiran 1: Agenda dan Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris
Lampiran 2: Agenda dan Kehadiran

5 150

156
Prinsip dan Landasan
Tata Kelola
Struktur Tata Kelola Perusahaan

243
Dewan Komisaris pada Rapat
Gabungan
Lampiran 3: Agenda dan Kehadiran
156 Penilaian Tata Kelola Perusahaan Direksi pada Rapat Gabungan
157 Rapat Umum Pemegang Saham 244 Lampiran 4: Agenda dan Kehadiran
(RUPS) Rapat Direksi
169 Dewan Komisaris 248 Lampiran 5: Daftar Istilah
176 Komite Audit 252 Lampiran 6: Daftar Singkatan
181 Komite Nominasi dan 255 Lampiran 7: Referensi Silang Surat
Remunerasi Edaran OJK No. 30/SEOJK.04/2016
185 Komite Evaluasi dan
Monitoring Perencanaan dan Risiko 270 LAPORAN KEUANGAN
189 Direksi
195 Sekretaris Perusahaan 9 KONSOLIDASIAN
Laporan Keuangan Konsolidasian
198 Unit Audit Internal Teraudit 2018
201 Sistem Pengendalian Internal Laporan Keuangan PKBL
203 Sistem Manajemen Risiko Teraudit 2018
209 Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System) LEMBAR UMPAN BALIK
211 Pelaksanaan Kebijakan
Kepemilikan Saham Direksi dan
Dewan Komisaris
211 Program Kepemilikan Saham
Karyawan Telkom
212 Perkara Penting yang Dihadapi
212 Informasi tentang Sanksi
Administratif
01
HIGHLIGHT
TELKOM
6 Kaleidoskop 2018
10 Profil Telkom dan Entitas Anak
14 Infrastruktur
16 Produk dan Pelanggan
17 Ikhtisar Data Keuangan Penting
18 Informasi Saham
21 Informasi Obligasi, Sukuk atau Obligasi Konversi
dan Medium Term Notes (MTN)

4 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018
5
interaktif penerapan teknologi digital masa depan.
hadirkan Telkom Digital eXperience (TDX) wahana
Sebagai wujud kontribusi untuk bangsa, Telkom
Analisa dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
KALEIDOSKOP 2018

Januari - Peresmian Telkom Integrated Operation


Center (TIOC) yang merupakan pusat pengendalian
terpadu pengelolaan jaringan dan layanan untuk
pelanggan yang beroperasi 24/7.

Februari - Telkom bekerjasama dengan Telstra April - Telkomsel sukses menjalankan registrasi Kartu
Corporation Ltd (Telstra) membentuk Global Delivery SIM Prabayar dengan tingkat keberhasilan di atas 80%
Center (GDC) di Indonesia untuk mewujudkan pada akhir periode registrasi, membuka peluang bagi
komitmen dalam meningkatkan global exposure Telkomsel untuk meningkatkan kualitas layanan sesuai
talenta-talenta ICT Indonesia. kebutuhan pelanggan.

April - Telin sebagai entitas anak Telkom kembali mengadakan Bali Annual Telkom International Conference (“BATIC”) 2018
dengan tema Unlocking Opportunities in the Borderless Digital World. BATIC 2018 merupakan ajang untuk sharing inovasi,
kesempatan bisnis, serta berkolaborasi dengan menghadirkan delegasi dari beragam komunitas telekomunikasi global.

6 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


LICENSED IPTV BROADCASTER

April - Telin Hong Kong meresmikan Data Center Juni - IndiHome sebagai Licensed IPTV Broadcaster Piala
neuCentrIX yang dilengkapi dengan fasilitas kelas Dunia FIFA 2018 mengadakan acara Nonton Sama-
dunia dan terkoneksi secara seamless ke seluruh sama (Nosa) yang digelar di beberapa Kantor Wilayah
infrastruktur global untuk mendukung kebutuhan Telekomunikasi (Witel) seluruh Indonesia. Acara ini
pelanggan akan layanan data center yang aman ditujukan untuk seluruh masyarakat yang ingin menonton
dan berkualitas tinggi. pertandingan Piala Dunia.

Agustus - Peluncuran Satelit Merah Putih di


Cape Canaveral, Florida berperan penting dalam
menghadirkan layanan connectivity di area-area Agustus - Dengan semangat ‘Menangkan Hari Ini,
yang tidak dapat dijangkau oleh jaringan serat optik Majukan Bangsa’, Telkomsel sukses menghadirkan
atau infrastruktur lainnya, khususnya di wilayah uji coba teknologi revolusioner 5G di Telkomsel 5G
terdepan, terluar, dan tertinggal. Experience Center pada gelaran Asian Games 2018.

Agustus - Telkom sukses sebagai Official Prestige


Telco Partner Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang
melalui penyediaan infrastruktur Information and
Communication Technology (ICT) berkualitas tinggi.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 7


Agustus - Telkom sukses menjadi trusted partner dengan menyediakan layanan Information and Communication Technology
(ICT) berkualitas tinggi pada event IMF-WB Group 2018 di Bali.

Agustus - Telkom bersama Pertamina menandatangani Perjanjian Kerja September - Dalam rangka memperingati
Sama untuk membangun sistem digital Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hari Pelanggan Nasional (HPN), Direktur
Umum (SPBU). Digitalisasi SPBU ini merupakan langkah untuk meningkatkan Consumer Siti Choiriana melakukan
transparansi dan keakuratan data pasokan dan konsumsi BBM. kunjungan langsung ke rumah pelanggan.

September - Telkom melakukan pemulihan jaringan Oktober - Telkom ikut mendukung kelancaran
telekomunikasi dengan cepat di sejumlah lokasi bencana layanan teknologi dan informasi pada perhelatan
seperti Lombok, Palu dan Banten. Asian Para Games 2018 6-13 Oktober 2018.

Oktober - Telkom Gelar Kompetisi E-sports Millennials Games


Day 2018. Acara ini ditujukan untuk mengembangkan inovasi
games digital, yang diharapkan dapat mendorong perkembangan
industri games di Indonesia.

8 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


November - Peresmian The Telkom Hub oleh Presiden RI Joko Widodo.
The Telkom Hub merupakan kawasan perkantoran TelkomGroup sebagai
Center of Excellence and Source of Inspiration to Build Digital Indonesia.

November - Peresmian pengintegrasian data Desember - Operasionalisasi Indonesia Global Gateway (IGG),
perpajakan secara host to host antara Direktorat yang menghubungkan gateway internasional ke barat melalui
Jendral Pajak Kementerian Keuangan dan Telkom. SEA-ME-WE 5 dan ke timur melalui SEA-US, merupakan
tonggak penting Telkom menuju Global Digital Hub.

Desember - Pencapaian lebih dari 5 Juta Pelanggan Desember - Telkomsel semakin kokoh sebagai market
IndiHome di akhir tahun 2018 merupakan wujud kepercayaan leader selular dengan 189.081 BTS di akhir 2018,
masyarakat Indonesia atas IndiHome yang semakin terbukti dimana 73% di antaranya adalah BTS 3G dan 4G yang
sebagai mesin pertumbuhan baru Perseroan. meng-cover 90% dari populasi.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 9


PROFIL TELKOM DAN ENTITAS ANAK
PROFIL TELKOM

Nama Perusahaan Kepemilikan


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 52,09% Pemerintah Republik Indonesia
47,91% Publik
Nama Komersial
Telkom Legalitas
NPWP 01.000.013.1-093.000
Bidang Usaha, Jenis Barang dan Jasa TDP 101116407740
Penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, SIUP 0029/IUP-UB/X/2017/DPMPTSP
informatika, serta optimalisasi pemanfaatan
sumber daya yang dimiliki Perseroan. Tanggal Pendirian Perusahaan
19 November 1991
Status Perusahaan
Perusahaan Terbuka, Badan Usaha Milik Negara

Alamat dan Kontak Kantor Pusat Media Sosial


Graha Merah Putih Facebook : TelkomIndonesia
Jl. Japati No. 1, Bandung Instagram : telkomindonesia
Jawa Barat, Indonesia - 40133 Twitter : @telkomindonesia
Telepon : +62-22-4521404
Faksimili : +62-22-7206757
Website : www.telkom.co.id
E-mail : corporate_comm@telkom.co.id
investor@telkom.co.id

Landasan Hukum Pendirian

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.25 tahun 1991, status Perusahaan diubah menjadi Perseroan
Terbatas milik Negara (“Persero”) berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H., No.128, tanggal
24 September 1991 yang disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No.C2 6870.HT.01.01.Tahun 1991 tanggal 19 November 1991 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No.5 tanggal 17 Januari 1992, Tambahan No.210.

10 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
3

Tentang
Telkom
Pencatatan Saham Modal Dasar
Persero mencatatkan sahamnya di Bursa Efek 1 saham Seri A Dwiwarna
Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange 399.999.999.999 saham Seri B
(NYSE) pada 14 November 1995
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 4
Kode Saham 1 saham Seri A Dwiwarna
Bursa Efek Indonesia: TLKM 99.062.216.599 saham Seri B

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
New York Stock Exchange: TLK
Rating
Jenis Saham Internasional : Baa1 (stable) dari Moody’s
Saham Seri A Dwiwarna dan saham Seri B BBB (stable) dari Fitch
Domestik : idAAA dari Pefindo
5

Perusahaan
Tata Kelola
Telkom adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan:

7 Kantor Telkom Regional 761 Unit Mobile GraPARI


61 Wilayah Telekomunikasi 1.142 Unit Mobile IndiHome
422 Outlet Plasa Telkom 11 Entitas anak dengan
11 Global Offices di luar negeri (Singapura, kepemilikan langsung, 6
Hong Kong, Timor Leste, Australia, aktif beroperasi

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Malaysia, Macau, Taiwan, Amerika Serikat, 1 Entitas anak dengan
Myanmar, Arab Saudi dan Selandia Baru) kepemilikan langsung,
11 GraPARI Luar Negeri di Arab Saudi, tidak aktif beroperasi
Singapura, Hong Kong, Macau, 21 Entitas anak dengan
Taiwan dan Malaysia kepemilikan tidak
429 GraPARI di Indonesia, langsung
7
termasuk 7 GraPARI TelkomGroup
dan Bina Lingkungan
di Bandung, Surabaya,
Program Kemitraan

Tangerang dan Medan


dan yang dikelola pihak ketiga

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 11


PROFIL ENTITAS ANAK

www.telkomsel.com www.metra.co.id www.telkomsat.co.id

PT Telekomunikasi Seluler PT Multimedia Nusantara (Telkom PT Telkom Satelit Indonesia


(Telkomsel) adalah operator seluler Metra) adalah perusahaan investasi (Telkomsat) adalah perusahaan yang
dengan jaringan terluas yang dan sub-holding, melakukan bergerak di bidang infrastruktur
dapat menjangkau sekitar 99% ekspansi ke berbagai layanan dasar jaringan telekomunikasi satelit,
populasi Indonesia, dengan bisnis layanan digital dan industri ICT dengan bisnis inti memberikan
inti jasa telekomunikasi seluler melalui akuisisi, partnership, dan layanan jaringan satelit untuk data
dan penyelenggaraan jaringan membangun ekosistem bisnis yang dan internet.
telekomunikasi seluler. kuat.

www.pins.co.id www.telkomakses.co.id

PT PINS Indonesia (PINS) aktif dalam PT Jalin Pembayaran Nusantara PT Telkom Akses (Telkom Akses)
bisnis integrasi perangkat, jaringan, (Jalin) merupakan perusahaan jasa bergerak dalam jasa penggelaran
sistem, proses dan Internet of Things pengelolaan sistem dan switching dan pengelolaan infrastruktur
(IoT). Bisnis intinya adalah penyedia ATM, EDC dan Uang Elektronik untuk jaringan akses fixed-broadband,
berbagai peralatan sarana teknologi, Gerbang Pembayaran Nasional atau dengan bisnis inti jasa konstruksi
informasi dan komunikasi serta sarana National Payment Gateway. penggelaran jaringan akses fixed
IoT. broadband, managed service &
operation maintenance jaringan
akses fixed-broadband.

www.telin.co.id www.mitratel.co.id www.telkominfra.co.id

PT Telekomunikasi Indonesia PT Dayamitra Telekomunikasi PT Infrastruktur Telekomunikasi


International (Telin) adalah (Mitratel) adalah penyedia layanan Indonesia (Telkom Infra) adalah
operator telekomunikasi global infrastruktur menara telekomunikasi penyedia jasa pengelolaan
yang menyediakan solusi layanan (tower provider) yang berskala telekomunikasi (managed service)
telekomunikasi & IT di luar negeri. Saat nasional, dengan bisnis inti meliputi dan solusi infrastruktur domestik
ini Telin memiliki 7 anak perusahaan tower construction dan tower dan internasional. Bisnis inti
semuanya di luar negeri. managed services (collocation & dari Telkom Infra adalah jasa
reseller). infrastruktur telekomunikasi dan
pengelolaan submarine cable.

www.metranet.co.id

PT Metranet (Metranet) adalah PT Graha Sarana Duta (Telkom


penyedia media dan konten digital Property) adalah penyedia jasa
terintegrasi, dengan bisnis inti media properti dengan mengedepankan
online, digital content dan digital leverage asset idle Telkom. Bisnis
billing. intinya adalah property management,
property development, property lease
dan property facilities.

12 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018
13
Analisa dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
Merah Putih Telkom-3S Telkom-2
(1080BT) (1180BT) (1570BT)

SHM

MAN MOS
AMS
LON
LUX WRS
DUB
FRA KIV
PRS SWI
EIG MRS
VNA SEO

MDR MLN SOF


LSB
PAL IST
SHA TYO

MAC
HKG
SHI
C2C
ALG TWN
RYD RGN
CAI
APCN-2
BKK
ND HAN
DUB
SJC
SG BSW
DJI DVO
IMEWE BBG DUM
BTM
MDO SMPCS
SEA-ME-WE 5
SEA-ME-WE 4
JHB
JKT
SBY
DPS DIL
IGG

Digital Fiber Optic


id-Con Data Center
Platform
id-Ring Backbone
Point of
Presence (PoP)
Satellite
Indonesia Indonesia Digital Ring Network
Digital Convergence
22 data center: Big Data & 161.652 km yang • 46 PoP 3 Satelit
• 5 data center Analytics, meliputi: di jaringan dengan total
(luar negeri) API Factory • 96.952 km domestik kapasitas
• 14 data center & Internet of • 72 PoP 133 TPE yang
serat optik
neuCentrIX di jaringan terdiri dari:
Things domestik
(dalam negeri) internasional • Satelit
• 3 data center • 64.700 km
Merah Putih
tier 3 dan serat optik
(60 TPE)
4 (dalam internasional
• Telkom 3S
negeri)
(49 TPE)
• Telkom-2
(24 TPE)

14 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


INFRASTRUKTUR
Misi dari infrastruktur dan program pengembangan jaringan Telkom adalah
untuk mengembangkan dan memelihara jaringan yang gesit dan tangguh
serta infrastruktur TI untuk mendukung inovasi layanan digitalnya

TOR
CHG
SJ

JUS NYX

UNITY ASH

SLO LAX
FASTER

TNG-IA AAG
HWI
GUA

SEA-US

Point of Presence (POP)


Sambungan Langsung Internasional (SLI)
Serat Optik Bawah Laut (SEA-ME-WE 4) SP
Serat Optik Bawah Laut (SEA-ME-WE 5)
Serat Optik Bawah Laut APCN-2
Serat Optik Bawah Laut EIG
Serat Optik Bawah Laut SEA - US
Serat Optik Bawah Laut IGG
Serat Optik Bawah Laut SMPCS
Telekomunikasi Indonesia Internasional (TELIN)

id-Access Mobile Fiber Optic


Wi-Fi
Indonesia Digital Access Network Access Network

189.081 BTS: • 268 Telkom 382.361 Access


• 50.310 BTS 2G Cloud Point:
• 82.118 BTS 3G • 30 juta Homes • 136.110
Passed Managed
• 56.653 BTS 4G
• 9,1 juta Optical Access Point
Port
30.485 tower: • 246.251
• 18.000 tower Homespot
Telkomsel
• 12.485 tower
Mitratel

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 15


PRODUK DAN PELANGGAN
Telkom memiliki empat segmen operasi utama yang selaras dengan strategi parenting dan laporan keuangannya
yang didasarkan pada segmentasi pelanggan.

MOBILE Pelanggan
Pelanggan Pascabayar
Menyediakan mobile voice, Seluler 5,4 juta
SMS, mobile broadband, dan
digital service kepada pelanggan
163 juta Pelanggan Prabayar
157,6 juta
seluler.
Pelanggan Mobile Broadband

107 juta

ENTERPRISE Pelanggan Pelanggan Pelanggan


Menyediakan layanan ICT Korporat UKM Institusi
end-to-end solution kepada Pemerintah
pelanggan korporasi, UKM, dan
institusi Pemerintah. 1.900 300.416 979

CONSUMER
Menyediakan layanan telepon Pelanggan Pelanggan Pelanggan
tidak bergerak, TV berbayar, dan Telepon Rumah Fixed IndiHome
data internet kepada pelanggan Broadband
retail (perumahan, apartemen, dan
premium cluster).
11,1 juta 7,3 juta 5,1 juta

WHOLESALE AND Pelanggan Other Pelanggan


INTERNATIONAL Licensed Operator Transponder &
BUSINESS (OLO) Closed User Group
Menyediakan layanan (CUG)
interkoneksi, sewa sirkit, satelit,
tower & infrastruktur dan 8 26
international business kepada
pelanggan Other Licensed Pelanggan Internet Pelanggan
Operator dan pelanggan Service Provider Global Partner
internasional (organic maupun
aggregator). 132 186

LAIN-LAIN BLANJA.com MelOn


Menyediakan layanan digital
kepada berbagai pelanggan. 3,2 juta 34,7 juta
pelanggan pengguna aktif
Keterangan:
Data yang disajikan dalam halaman ini adalah data sampai dengan tanggal 31 Desember 2018.

16 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Laporan Laba Rugi Komprehensif Tahun yang berakhir 31 Desember
(dalam miliar Rupiah, kecuali untuk laba per lembar
saham dan laba per ADS disajikan dalam Rupiah) 2018 2017 2016 2015 2014
2

Dewan Komisaris
Total pendapatan 130.784 128.256 116.333 102.470 89.696

dan Direksi
Laporan
Total beban 93.691 85.362 77.888 71.552 61.564
EBITDA 59.181 64.609 59.498 51.415 45.673
Laba bruto 38.845 43.933 39.195 32.418 29.206
Laba tahun berjalan 26.979 32.701 29.172 23.317 21.274
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada: 3
Pemilik entitas induk 18.032 22.145 19.352 15.489 14.471
Kepentingan non pengendali 8.947 10.556 9.820 7.828 6.803

Tentang
Telkom
Total laba komprehensif tahun berjalan 31.921 30.369 27.073 23.948 22.041
Laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 22.844 19.952 17.331 16.130 15.296
Kepentingan non pengendali 9.077 10.417 9.742 7.818 6.745
4
Laba bersih per saham 182,03 223,55 196,19 157,77 148,13

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Laba bersih per ADS (1 ADS : 100 saham biasa) 18.203 22.355 19.619 15.777 14.813

Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Konsolidasian Tahun yang berakhir 31 Desember


(dalam miliar Rupiah) 2018 2017 2016 2015 2014
Aset 206.196 198.484 179.611 166.173 141.822 5
Liabilitas 88.893 86.354 74.067 72.745 55.830
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 98.910 92.713 84.384 75.136 67.721

Perusahaan
Tata Kelola
Modal kerja bersih (aset lancar- kewajiban lancar) (2.993) 2.185 7.939 12.499 1.976
Investasi pada entitas asosiasi 2.472 2.148 1.847 1.807 1.767

Pengeluaran Modal Tahun yang berakhir 31 Desember


(dalam miliar Rupiah) 2018 2017 2016 2015 2014
6
Telkom 13.186 11.572 10.309 9.641 8.099

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Telkomsel 13.885 15.080 12.564 11.321 13.002
Anak Perusahaan lainnya 6.549 6.504 6.326 5.439 3.560
Total 33.620 33.156 29.199 26.401 24.661

Tahun yang berakhir 31 Desember


Rasio Keuangan dan Operasi Konsolidasian
2018 2017 2016 2015 2014 7
Rasio Laba terhadap Aset (ROA) (%)(1) 13,1 16,5 16,2 14,0 15,0
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Rasio Laba terhadap Ekuitas (ROE) (%)(2) 23,0 29,2 27,6 25,0 24,7
Rasio Laba terhadap Pendapatan (Marjin Usaha) (%)(3) 29,7 34,3 33,7 31,6 32,6
Rasio Lancar (%)(4) 93,5 104,8 120,0 135,3 106,1
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (%)(5) 75,8 77,0 70,2 77,9 64,9
Rasio Liabilitas terhadap Aset (%)(6) 43,1 43,5 41,2 43,8 39,4 8
Rasio Utang terhadap Ekuitas (x) (7)
0,38 0,32 0,30 0,37 0,27
Rasio Utang terhadap EBITDA (x)(8) 0,74 0,55 0,53 0,67 0,51
Lampiran

Rasio EBITDA terhadap Beban Bunga (x) (9)


16,9 23,3 21,2 20,7 25,2
Keterangan:
(1) ROA merupakan laba tahun berjalan dibagi jumlah aset pada 31 Desember akhir tahun.
(2) ROE merupakan laba tahun berjalan dibagi total ekuitas pada 31 Desember akhir tahun.
(3) Marjin usaha merupakan laba bruto dibagi total pendapatan.
(4) Rasio lancar merupakan aset lancar dibagi liabilitas jangka pendek pada 31 Desember akhir tahun.
(5) Rasio liabilitas terhadap ekuitas merupakan jumlah liabilitas dibagi total ekuitas pada 31 Desember akhir tahun.
(6) Rasio liabilitas terhadap jumlah aset merupakan jumlah liabilitas dibagi jumlah aset pada 31 Desember akhir tahun.
9
(7) Rasio utang terhadap ekuitas merupakan debt (termasuk utang sewa pembiayaan) dibagi total ekuitas.
(8) Rasio utang terhadap EBITDA merupakan debt (termasuk utang sewa pembiayaan) dibagi jumlah EBITDA.
Laporan Keuangan

(9) Rasio EBITDA terhadap beban bunga merupakan jumlah EBITDA dibagi biaya pendanaan.
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 17


INFORMASI SAHAM
INFORMASI SAHAM TELKOM DI BEI
Berikut laporan harga saham tertinggi, terendah, penutupan, volume perdagangan, jumlah saham beredar serta kapitalisasi pasar
dari saham biasa yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode yang tertera:

Harga Saham Jumlah Saham


Kapitalisasi
Tertinggi Terendah Penutupan Volume Beredar
Tahun Kalender Pasar
(lembar saham) Tidak Termasuk
(Rp miliar)
(dalam rupiah) Treasury Stock
2014 3.010 2.060 2.865 24.035.761.600 98.175.853.600 288.792
2015 3.170 2.485 3.105 18.742.850.400 98.198.216.600 312.984
2016 4.570 3.045 3.980 23.017.915.300 99.062.216.600 401.184
Triwulan pertama 3.510 3.045 3.325 5.852.647.000 98.198.216.600 335.160
Triwulan kedua 4.010 3.305 3.980 5.808.895.400 99.062.216.600 401.184
Triwulan ketiga 4.570 3.950 4.310 5.821.745.500 99.062.216.600 434.448
Triwulan keempat 4.400 3.640 3.980 5.534.627.400 99.062.216.600 401.184
2017 4.840 3.780 4.440 21.225.443.500 99.062.216.600 447.552
Triwulan pertama 4.190 3.780 4.130 4.560.626.200 99.062.216.600 416.304
Triwulan kedua 4.670 4.010 4.520 4.954.694.500 99.062.216.600 455.616
Triwulan ketiga 4.840 4.500 4.680 4.320.051.800 99.062.216.600 471.744
Triwulan keempat 4.710 3.910 4.440 7.390.071.000 99.062.216.600 447.552
2018 4.460 3.250 3.750 24.436.003.500 99.062.216.600 371.483
Triwulan pertama 4.460 3.520 3.600 6.414.771.900 99.062.216.600 362.880
Triwulan kedua 3.890 3.250 3.750 6.052.816.300 99.062.216.600 378.000
Triwulan ketiga 4.110 3.250 3.640 6.605.907.500 99.062.216.600 360.586
Triwulan keempat 4.110 3.460 3.750 5.362.507.800 99.062.216.600 371.483
September 3.670 3.250 3.640 1.766.607.400 99.062.216.600 360.586
Oktober 3.910 3.460 3.850 1.995.151.900 99.062.216.600 381.390
November 4.110 3.680 3.680 1.810.267.200 99.062.216.600 364.549
Desember 3.840 3.610 3.750 1.557.088.700 99.062.216.600 371.483

Harga saham Telkom di hari perdagangan terakhir pada tanggal 28 Desember 2018 di BEI ditutup di level Rp3.750. Dengan harga
saham tersebut, kapitalisasi pasar Telkom mencapai Rp371,5 triliun atau 5,3% dari total kapitalisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

INFORMASI SAHAM TELKOM DI BEI


(Bursa Efek Indonesia)

Volume (Miliar Saham) Harga (Rp)

8
5.000
7

6 4.000

5
3.000
4

3 2.000

2
1.000
1

0 0
Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4
2017 2017 2017 2017 2018 2018 2018 2018

18 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
INFORMASI AMERICAN DEPOSITARY SHARES (ADS) TELKOM DI NYSE 2
Pada hari terakhir perdagangan di NYSE untuk tahun 2018, yaitu tanggal 31 Desember, harga penutupan untuk 1 ADS Telkom adalah

Dewan Komisaris
sebesar US$26,21. Berikut laporan harga tertinggi, terendah, penutupan serta volume perdagangan ADS Telkom yang tercatat di

dan Direksi
Laporan
New York Stock Exchange (NYSE) untuk periode yang tertera:

Harga Per ADS


Tertinggi Terendah Penutupan Volume
Tahun Kalender
(ADS) 3
(dalam US$)

2014 24,38 16,95 22,62 104.501.896

Tentang
Telkom
2015 23,54 17,05 22,20 87.438.232
2016 34,65 21,22 29,16 110.532.172
2017 36,19 28,10 32,22 76.122.383
Triwulan pertama 31,34 28,10 31,17 23.813.869
4
Triwulan kedua 34,45 30,26 33,67 16.694.062
Triwulan ketiga 36,19 33,50 34,30 14.436.754

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Triwulan keempat 34,55 29,15 32,22 21.177.698
2018 32,51 21,75 26,21 98.313.215
Triwulan pertama 32,51 25,96 26,42 23.643.043
Triwulan kedua 28,31 23,66 26,01 33.909.842
Triwulan ketiga 28,41 21,75 24,48 22.674.248 5
Triwulan keempat 27,70 23,11 26,21 18.086.082
September 24,65 21,75 24,48 5.432.992

Perusahaan
Tata Kelola
Oktober 25,71 23,11 25,20 5.616.490
November 27,70 25,43 25,90 4.416.682
Desember 27,11 24,74 26,21 8.052.910

Efektif mulai tanggal 26 Oktober 2016, Telkom melakukan perubahan rasio Depositary Receipt (DR) dari 1 Depositary Shares (DS)
mewakili 200 saham menjadi 1 DS mewakili 100 saham.
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
INFORMASI SAHAM TELKOM DI NYSE
(New York Stock Exchange)

Volume (Miliar Saham) Harga (US$)


7
40
3,5
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

35
3
30
2,5
25
2
20
8
1,5
15
Lampiran

1 10
0,5 5

0 0 9
Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4
2017 2017 2017 2017 2018 2018 2018 2018
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 19


INFORMASI AKSI KORPORASI TERKAIT SAHAM
Berdasarkan keputusan RUPST tanggal 27 April 2018, para pemegang saham Telkom menyetujui pengalihan modal saham yang
diperoleh kembali sejumlah 1.737.779.800 lembar saham dengan biaya perolehan sebesar Rp2.541 miliar melalui pengurangan
modal ditempatkan dan disetor penuh dari semula 100.799.966.400 lembar saham menjadi 99.062.216.600 lembar saham.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, 27 April 2018

Public Expose Telkom 2018

20 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
INFORMASI OBLIGASI, SUKUK ATAU OBLIGASI KONVERSI
DAN MEDIUM TERM NOTES (MTN)
2

Dewan Komisaris
Tanggal Jangka Tingkat
Nama Jumlah Tanggal Wali Peringkat

dan Direksi
Jatuh Waktu Bunga Penjamin

Laporan
Obligasi (Rp juta) Terbit Amanat (Pefindo)
Tempo (tahun) (%)
PT Bahana AAA
PT Bank id
Sekuritas;
Obligasi II Tabungan
PT Danareksa
Tekom Tahun 1.995.000 25 Juni 2010 6 Juli 2020 10 10,20 Negara
Sekuritas;
2010 seri B
PT Mandiri
(Persero)
Tbk
3
Sekuritas
Obligasi PT Bahana PT Bank id
AAA
Berkelanjutan Sekuritas; Permata

Tentang
Telkom
2.200.000 23 Juni 2015 23 Juni 2022 7 9,93
I Telkom Tahun PT Danareksa Tbk
2015 seri A Sekuritas;
Obligasi PT Mandiri
Berkelanjutan Sekuritas;
2.100.000 23 Juni 2015 23 Juni 2025 10 10,25 PT Trimegah
I Telkom Tahun
2015 seri B Sekuritas Tbk 4
Obligasi
Berkelanjutan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
1.200.000 23 Juni 2015 23 Juni 2030 15 10,60
I Telkom Tahun
2015 seri C

Obligasi
Berkelanjutan
1.500.000 23 Juni 2015 23 Juni 2045 30 11,00
I Telkom Tahun
2015 seri D 5

Perusahaan
Tata Kelola
Tingkat
Bunga
Tanggal Jangka (%)/
Nama Jumlah Tanggal Peringkat
Jatuh Waktu Cicilan Arranger Pemantau
MTN (Rp juta) Terbit (Pefindo)
Tempo (tahun) Imbalan
Per Tahun
(Rp juta)
6
MTN I 262.000 4 September 2018 14 September 2019 1 7,25% PT Bahana PT Bank id
AAA
Telkom Sekuritas, Tabungan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Tahun 2018 PT BNI Negara
seri A Sekuritas, (Persero)
MTN I 200.000 4 September 2018 4 September 2020 2 8,00% PT CGS- Tbk
Telkom CIMB
Tahun 2018 Sekuritas
seri B Indonesia,

MTN I 296.000 4 September 2018 4 September 2021 3 8,35%


PT
Danareksa 7
Telkom Sekuritas dan Bina Lingkungan
Tahun 2018
Program Kemitraan

dan PT
seri C Mandiri
Sekuritas
MTN Syariah 264.000 4 September 2018 14 September 2019 1 Rp19.000 PT Bahana PT Bank id
AAA Sy
Ijarah I Sekuritas, Tabungan
Telkom PT BNI Negara
Tahun 2018 Sekuritas, (Persero)
seri A PT CGS- Tbk 8
CIMB
MTN Syariah 296.000 4 September 2018 4 September 2020 2 Rp24.000
Sekuritas
Ijarah I
Indonesia,
Lampiran

Telkom
PT
Tahun 2018
Danareksa
seri B
Sekuritas
MTN Syariah 182.000 4 September 2018 4 September 2021 3 Rp15.000 dan PT
Ijarah I Mandiri
Telkom
Tahun 2018
Sekuritas 9
seri C
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 21


02
LAPORAN
DEWAN
KOMISARIS
DAN DIREKSI
24 Laporan Dewan Komisaris
30 Laporan Direksi
40 Surat Pernyataan Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan 2018

22 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


Photo: courtesy by Space-X
Peluncuran Satelit Merah Putih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


23
Analisa dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
LAPORAN DEWAN KOMISARIS

Hendri Saparini | Komisaris Utama

24 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
“Secara keseluruhan, kami menilai sepanjang tahun 2018 Direksi

Laporan
telah menjalankan tugas, fungsi dan perannya dengan baik, di
tengah situasi industri yang penuh tantangan, khususnya seluler.”
3

PANDANGAN UMUM TERHADAP MAKRO EKONOMI

Tentang
Secara keseluruhan, kami menilai sepanjang tahun 2018 Direksi

Telkom
DAN INDUSTRI telah menjalankan tugas, fungsi dan perannya dengan baik,
di tengah situasi industri yang penuh tantangan, khususnya
Di tengah perekonomian dunia yang penuh tantangan akibat seluler. Direksi menunjukkan kemampuan dan kapabilitasnya
yang baik dalam menetapkan dan menjalankan strategi baik
perang dagang antara Amerika dan Cina serta perlambatan
ekonomi di beberapa kawasan, ekonomi Indonesia masih dapat dalam aspek operasional maupun finansial, menyusun prioritas
4
tumbuh cukup baik sebesar 5,17%, atau lebih baik daripada serta membuat penyesuaian atas strategi sesuai karakteristik

Pembahasan
industri telekomunikasi yang sangat dinamis.

Manajemen
Analisa dan
tahun sebelumnya sebesar 5,07%. Pemerintah juga berhasil
mengendalikan inflasi yang tercatat sebesar 3,13%, sehingga
daya beli masyarakat relatif terjaga. Pertumbuhan ekonomi Keberhasilan dalam aspek operasional ditunjukkan dengan
yang cukup baik ini didorong oleh kuatnya belanja rumah suksesnya program registrasi kartu SIM prabayar yang
tangga, korporasi dan pemerintah yang salah satunya dipicu dilakukan entitas anak, Telkomsel. Pelanggan fixed broadband
oleh pembangunan infrastruktur di berbagai bidang yang cukup IndiHome meningkat 72,2% menjadi 5,1 juta pada akhir tahun 5
masif. Keseimbangan kebijakan fiskal dan moneter yang tepat, 2018. Selain itu, penguatan jaringan infrastruktur terus
serta adanya berbagai paket stimulus ekonomi dalam beberapa menerus dilakukan dalam rangka Perseroan dapat memberikan

Perusahaan
pengalaman digital terbaik bagi para pelanggan. Sepanjang

Tata Kelola
tahun terakhir, juga mendukung tercapainya pertumbuhan
ekonomi yang cukup baik tersebut.  tahun 2018, telah dibangun lebih dari 28.000 BTS baru yang
seluruhnya 4G LTE, penyelesaian sistem kabel bawah laut
Tantangan yang cukup berat juga dihadapi industri Indonesia Global Gateway dan peluncuran Satelit Merah Putih.
telekomunikasi di Indonesia, khususnya seluler, dimana Pencapaian ini sangat penting, untuk menjaga momentum
bisnis legacy yaitu layanan voice dan SMS terus mengalami sumber pertumbuhan baru yang memiliki potensi besar di
penurunan sebagaimana terjadi di berbagai belahan masa depan. 6
dunia seiring penggunaan smartphone yang merubah

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
pola komunikasi masyarakat. Selain itu, Pemerintah juga Dalam aspek finansial, Direksi berhasil mendorong entitas anak
memberlakukan program registrasi kartu SIM prabayar mulai Telkomsel untuk menjalankan berbagai strategi dengan baik
bulan Oktober 2017 hingga bulan April 2018, yang dalam jangka sehingga pendapatan Telkomsel hanya mengalami penurunan
pendek berdampak pada kompetisi industri yang makin ketat, sebesar 5,3%, lebih tinggi dari industri yang mengalami
meskipun dalam jangka panjang akan memberikan manfaat penurunan 7,4% tercermin dari pendapatan 3 besar operator
yang besar, bukan hanya bagi para operator dan industri seluler di Indonesia. Di lain pihak, Direksi mampu menjaga
kinerja bisnis fixed line yang tumbuh sangat baik, sehingga
7
seluler, tapi juga bagi negara dan masyarakat seluruhnya.
menjaga pendapatan konsolidasi Perseroan tetap tumbuh
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

PENGAWASAN DAN PENILAIAN KINERJA DIREKSI positif sebesar 2%. Walaupun pencapaian EBITDA dan Laba
SEPANJANG TAHUN 2018 Bersih, masing-masing sebesar Rp59,2 triliun dan Rp18,0
triliun, menurun dibandingkan pencapaian tahun lalu, namun
Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap kinerja kinerja Perseroan lebih baik dibandingkan dengan operator
Direksi, untuk memastikan Perseroan telah melakukan telekomunikasi lainnya. Hal ini menunjukkan kemampuan
langkah-langkah dan strategi yang tepat sejalan dengan Direksi yang baik dalam membuat perubahan strategi dan 8
visi, misi, strategic objective dan program kerja yang telah mengambil inisiatif yang diperlukan untuk merespon situasi
ditentukan sebelumnya. yang kurang menguntungkan.
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 25


Selain pencapaian operasional dan finansial, Dewan Untuk segmen Consumer, IndiHome diharapkan menjadi
Komisaris menilai Direksi telah secara sistematis melakukan pendorong utama pertumbuhan, dimana permintaan atas
berbagai inisiatif dalam rangka meningkatkan kemampuan layanan fixed broadband berkualitas tinggi masih sangat
digitalnya, dalam rangka mencapai strategic objective besar, dan peluang untuk terus tumbuh masih terbuka lebar
Perseroan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital mengingat penetrasi layanan fixed broadband di Indonesia
(digital telco company). Inisiatif tersebut di antaranya saat ini masih relatif rendah, yaitu sekitar 12%.
penguatan infrastruktur jaringan berbasis serat optik baik
backbone maupun akses, penguatan organisasi yang telah Di segmen Enterprise, tren penggunaan layanan solusi ICT
bertransformasi ke dalam bentuk Customer Facing Unit (CFU) terpadu pada korporasi, institusi pemerintah, serta di kalangan
berbasis segmen pelanggan agar lebih lincah (agile) dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam rangka meningkatkan
cepat melayani pelanggan, menumbuhkan budaya inovasi dan efisiensi semakin meningkat dan akan memberi peluang bagi
melakukan aktivitas inorganik untuk semakin memperkuat Perseroan untuk tetap menumbuhkan segmen ini.
kemampuan digital Perseroan.
Sedangkan pada segmen Wholesale and International Business,
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas kinerja Direksi keberhasilan Perseroan menyelesaikan proyek strategis kabel
yang baik sepanjang tahun 2018. Kami senantiasa mendukung laut Indonesia Global Gateway (IGG) yang menghubungkan
upaya-upaya dalam rangka membuat Telkom terus tumbuh kabel bawah laut SEA-ME-WE5 dengan sistem kabel bawah
di tengah kondisi yang penuh tantangan dan menjadi lebih laut SEA – US dan suksesnya peluncuran satelit Merah Putih,
tangguh untuk dapat memberikan pengalaman terbaik bagi akan membuat Perseroan memiliki peluang-peluang bisnis
para pelanggan. yang lebih besar.

Pada tahun 2018, Dewan Komisaris memiliki beberapa Selain melalui pertumbuhan organik, Dewan Komisaris juga
kebijakan baru dalam rangka meningkatkan peran pengawasan mendukung Direksi untuk secara aktif melakukan eksplorasi
untuk memastikan Perseroan dapat tetap berekspansi, namun untuk melakukan inisiatif inorganic yang dapat meningkatkan
dijalankan secara prudent dengan prinsip kehati-hatian demi nilai tambah dan memberikan sinergi bagi Perseroan.
melindungi dan menjaga kepentingan Pemegang Saham.
PENILAIAN ATAS KINERJA KOMITE DI BAWAH
PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA DEWAN KOMISARIS

Secara umum, Dewan Komisaris memandang bahwa prospek Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris
usaha Perseroan masih cukup baik dengan banyak peluang dibantu oleh 3 (tiga) komite, yaitu Komite Audit, Komite
yang memungkinkan Perseroan untuk dapat terus tumbuh Nominasi dan Remunerasi (KNR) serta Komite Evaluasi dan
di masa mendatang. Dengan jaringan infrastruktur terluas Monitoring Perencanaan dan Resiko (KEMPR). Sepanjang tahun
berbasis teknologi serat optik dan beragam fasilitas pendukung, 2018, Dewan Komisaris menilai ketiga Komite tersebut telah
Perseroan berada di posisi terdepan untuk menyediakan bekerja dengan baik dalam memberikan rekomendasi kepada
layanan konektivitas data beserta konten yang telah menjadi Dewan Komisaris sehingga mekanisme pengawasan terhadap
kebutuhan dasar masyarakat dan permintaannya terus Direksi dapat berjalan dengan baik pula. 
meningkat. Selain itu, kami juga memiliki posisi yang kuat dalam
melayani tren digitalisasi proses bisnis di kalangan perusahaan Sepanjang tahun 2018, yaitu Komite Nominasi dan Remunerasi
baik besar maupun kecil dalam rangka meningkatkan efisiensi (KNR) telah mengadakan 44 kali rapat dan menghasilkan
atau mengembangkan bisnisnya. berbagai rekomendasi penting terkait pergantian jabatan dan
remunerasi Direksi Telkom. Sementara itu, Komite Audit (KA)
Pada segmen Mobile, layanan digital business termasuk telah melakukan rapat sebanyak 26 kali pada tahun 2018,
digital service & solution, akan menjadi pendorong utama dengan kegiatan utama yang telah dijalankan antara lain
pertumbuhan seiring dengan semakin luasnya penggunaan berupa supervisi Integrated Audit untuk tahun buku 2018 dan
telepon pintar (smartphone). Selain itu, kami berharap industri rencana serta pelaksanaan program kerja Unit Internal Audit.
seluler pada tahun 2019 akan lebih baik dengan suksesnya Komite Audit juga memantau proses audit Program Kemitraan
program registrasi kartu SIM prabayar yang akan mendorong dan Bina Lingkungan (PKBL) yang dilaksanakan oleh unit
kompetisi yang lebih sehat.

26 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Community Development Center (CDC) tahun buku 2018. Selain Kami juga menilai bahwa penerapan dan pengelolaan
itu, Komite Audit menjalankan tanggung jawabnya menelaah Whistleblowing System (WBS) di Telkom berjalan dengan baik.
informasi pengaduan yang masuk melalui Whistleblowing WBS berperan dalam membantu kami melakukan pengawasan 3
System (WBS). terhadap potensi fraud dan penyimpangan kebijakan serta
pelanggaran regulasi internal, termasuk juga di anak-anak
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko perusahaan. Dewan Komisaris secara aktif memantau sekaligus

Tentang
Telkom
(KEMPR) telah mengadakan 10 kali rapat komite, 15 kali rapat mengambil kebijakan dalam kasus-kasus yang dilaporkan
teknis untuk melakukan evaluasi Rencana Jangka Panjang melalui WBS.
Perseroan (RJPP) 2018-2022 dan menyusun RJPP 2019-2023
serta tindakan atau perbuatan Direksi yang memerlukan Sepanjang tahun 2018, terdapat 24 pengaduan yang kami
persetujuan Dewan Komisaris. Selain itu, KEMPR membantu terima dengan 5 pengaduan di antaranya dinilai layak untuk di 4
Dewan Komisaris menelaah usulan rencana strategis Direksi investigasi lebih lanjut.
sepanjang tahun 2018. KEMPR juga memantau Rencana Kerja

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
dan Anggaran Perseroan (RKAP) dan belanja modal tahun PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN
2018 serta melakukan penyusunan untuk tahun 2019. Dalam KOMISARIS
hal manajemen risiko, KEMPR telah melakukan pengawasan
atas kegiatan manajemen risiko Telkom yang mencakup aspek Pada tahun 2018, terjadi perubahan komposisi Dewan
mitigasi risiko, efektifitas pengendalian risiko, dan monitoring
manajemen risiko.
Komisaris Perseroan.  RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 telah
memutuskan pemberhentian dengan hormat Bapak Hadiyanto,
5
dan pengukuhan pemberhentian Ibu Devi W Suradji yang
Kami mendorong agar seluruh anggota Komite terus sudah tidak menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak 22

Perusahaan
Tata Kelola
meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasannya di Desember 2017 setelah ditunjuk menjadi Direksi PT Angkasa
industri telekomunikasi serta di bidang keuangan, sehingga Pura 1. Disamping itu, Bapak  Dolfie Othniel Fredric Palit tidak
dapat bekerja dengan lebih baik lagi dalam membantu Dewan lagi menjabat sebagai Komisaris setelah ditetapkan menjadi
Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan kepada Direksi. calon tetap legislatif pada tanggal 20 September 2018.

PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG Berikut ini merupakan susunan Dewan Komisaris Perseroan per 6
UNGGUL DI TELKOM tanggal 31 Desember 2018:

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Kami menjunjung tinggi nilai-nilai tata kelola perusahaan yang Hendri Saparini : Komisaris Utama
baik atau Good Corporate Governance (GCG), dan memandang Rinaldi Firmansyah : Komisaris
penerapan praktik terbaiknya sangat penting dalam mendukung
Edwin Hidayat Abdullah : Komisaris
tercapainya kinerja Perseroan dalam jangka panjang dan
Isa Rachmatarwata : Komisaris
berkelanjutan. Oleh karena itu hal tersebut menjadi salah satu
fokus pengawasan Dewan Komisaris. 
Margiyono Darsasumarja : Komisaris Independen 7
Pamijati Pamela Johanna : Komisaris Independen dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Praktik terbaik dalam pengelolaan manajemen risiko  adalah Waluyo


salah satu aspek yang sangat diperlukan agar mampu Cahyana Ahmadjayadi : Komisaris Independen
mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin timbul. Dewan
Komisaris senantiasa berperan aktif dalam memantau dan
memberikan saran-saran atas risiko yang dihadapi oleh
Perseroan. Dewan Komisaris juga menilai bahwa sepanjang 8
tahun 2018 Direksi telah menerapkan praktik GCG secara efektif
dan konsisten, berstandar tinggi dengan menjunjung nilai-nilai
Lampiran

transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan


kewajaran.

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 27


Dari Kiri ke Kanan
Isa Rachmatarwata (Komisaris), Edwin Hidayat Abdullah (Komisaris), Hendri Saparini (Komisaris Utama), Cahyana
Ahmadjayadi (Komisaris Independen), Pamijati Pamela Johanna Waluyo (Komisaris Independen), Margiyono Darsasumarja
(Komisaris Independen), Rinaldi Firmansyah (Komisaris).

28 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
APRESIASI KEPADA PEMANGKU KEPENTINGAN
DAN PENUTUP
3
Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan terima
kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direksi,
jajaran manajemen dan seluruh karyawan atas dukungan dan

Tentang
Telkom
kerjasama yang terjalin selama tahun 2018. Semoga kerjasama
dan sinergi yang sudah terbangun dapat terus ditingkatkan
sehingga dapat mencapai kinerja yang labih baik pada masa
yang akan datang. 
4
Rasa terima kasih dan apresiasi yang sama juga kami sampaikan
kepada segenap pemegang saham, pelanggan, mitra bisnis,

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
serta pemangku kepentingan lainnya atas dukungan yang
diberikan kepada Telkom sepanjang tahun 2018.

Kami berharap kerjasama dan sinergi dengan seluruh pemangku


kepentingan dapat terus terjalin di masa mendatang, sehingga
5
Telkom dapat meningkatkan kinerja secara berkelanjutan di
masa yang akan datang.

Perusahaan
Tata Kelola
Jakarta, 30 April 2019

Hendri Saparini 6
Komisaris Utama

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 29


LAPORAN DIREKSI

Alex Janangkih Sinaga | Direktur Utama

30 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
“Stronger, for Your Digital Experience.”
3

Tentang
Era digital semakin memberikan pengaruh yang nyata, ditandai Kami percaya bahwa yang telah kami lakukan dan capai

Telkom
dengan munculnya banyak inovasi untuk menghasilkan sepanjang tahun 2018, seperti yang akan kami uraikan lebih
berbagai solusi digital yang berkualitas di masyarakat yang lanjut, telah memperkuat kapabilitas Telkom sebagai Digital
disertai dengan pengalaman terbaik para pelanggan yang Telecommunication Company untuk memenuhi kebutuhan
menggunakannya. Kondisi tersebut mendorong semakin pelanggan dan memberikan pengalaman digital yang terbaik.
tingginya adopsi digital di seluruh segmen pelanggan dalam
4
melakukan aktivitasnya, yang mengakibatkan layanan KINERJA PERUSAHAAN TAHUN 2018

Pembahasan
legacy yang menjadi sumber pendapatan utama operator

Manajemen
Analisa dan
telekomunikasi semakin kurang relevan dan ditinggalkan. Hal Perseroan mencatat pendapatan konsolidasi tahun 2018
ini menjadi ancaman yang cukup berat namun sekaligus sebagai sebesar Rp130,8 triliun, tumbuh positif sebesar 2,0%, lebih
peluang bagi operator telekomunikasi untuk mempercepat rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan
transformasinya menjadi Digital Telecommunication Company tahun 2017. Hal ini terutama diakibatkan oleh menurunnya
dengan semakin fokus pada penyediaan konektivitas bisnis legacy sebesar 21,1%. Namun pendapatan bisnis digital 5
berkecepatan tinggi dan layanan digital. Perseroan yang meliputi konektivitas broadband dan layanan
digital, tumbuh secara signifikan sebesar 23,1%. Dengan hasil

Perusahaan
Menyikapi hal tersebut, Telkom terus melakukan penguatan tersebut, kontribusi bisnis digital di tahun 2018 meningkat

Tata Kelola
kapabilitas digital dalam hal layanan, infrastruktur dan menjadi 63,0% dari 52,1% di tahun 2017. Pertumbuhan
pengalaman digital pelanggan. Dalam hal layanan, secara pendapatan bisnis digital yang menggembirakan ini membuat
berkelanjutan Telkom memperkuat dan mengembangkan Perseroan secara konsolidasi mampu mengkompensasi
layanan-layanan digital sesuai kebutuhan pelanggan penurunan pendapatan bisnis legacy selama tahun 2018.
sekaligus meningkatkan daya saing bisnis. Telkom sepenuhnya Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Perseroan berada
memahami bahwa pelanggan, khususnya segmen Mobile pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication 6
dan Consumer membutuhkan beragam layanan digital yang Company yang berkomitmen tinggi memperkuat kapabilitas

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
berkualitas sehingga pelanggan dapat melakukan berbagai bisnis digital untuk melayani berbagai kebutuhan layanan
aktivitas dengan mudah, nyaman dan menyenangkan. digital para pelanggan.
Sedangkan untuk segmen Enterprise, Telkom menyediakan
berbagai layanan untuk mendigitasi proses bisnis mereka Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi
sehingga dapat lebih efisien, kompetitif dan menghasilkan (EBITDA) Perseroan tahun 2018 mengalami penurunan
value yang tinggi. Untuk mendukung layanan-layanan tersebut,
Telkom terus memperkuat infrastruktur digital yang meliputi
sebesar 8,4% menjadi Rp59,2 triliun yang antara lain
diakibatkan meningkatnya Beban operasi sebesar
7
jaringan tulang punggung pita lebar (broadband backbone), 12,5% menjadi Rp71,6 triliun, sejalan dengan investasi
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

jaringan akses berbasis serat optik, meluncurkan satelit Merah pembangunan infrastruktur broadband, baik mobile
Putih, memperluas jaringan seluler 4G LTE pada area urban dan maupun fixed line. Pembangunan infrastruktur, khususnya
rural, meningkatkan kapabilitas dan kapasitas IT dari front-end infrastruktur broadband, sangat penting bagi Perseroan
hingga back-end, serta mengembangkan berbagai platform dan untuk mengantisipasi penurunan bisnis legacy sekaligus
aplikasi sebagai enabler solusi dan layanan digital. Sedangkan mempercepat peningkatan kontribusi bisnis digital dan
untuk pengalaman digital pelanggan, Telkom terus menerus memastikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan. 8
melakukan pengembangan digital touch point, personalisasi
layanan melalui pemanfaatan customer insight dan data
Lampiran

analytic serta penyederhanaan proses untuk memberikan


pengalaman digital terbaik bagi seluruh pelanggan.

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 31


Seiring dengan menurunnya EBITDA, Laba Bersih Perseroan Untuk meningkatkan kapabilitas digital, selain
tahun 2018 turun 18,6% menjadi sebesar Rp18,0 triliun atau mengembangkan layanan digital seperti musik, game, video
turun sebesar 13,7% apabila tidak memperhitungkan dampak dan teknologi finansial, Telkomsel juga terus memperkuat
positif dari revaluasi aset terhadap Laba Bersih di tahun 2017. infrastruktur broadband dengan membangun 28.376 BTS baru
yang seluruhnya berbasis teknologi 4G LTE sehingga di akhir
Di segmen Mobile, 3 (tiga) operator utama mencatatkan tahun 2018 jangkauan 4G LTE lebih dari 90% populasi. Sebagai
penurunan bisnis legacy yang semakin drastis yaitu sekitar 21%. hasilnya, trafik data tumbuh tajam sebesar 101,7% menjadi 4,3
Di sisi lain, terjadi persaingan yang sangat ketat pada layanan PetaByte dan Average Revenue Per User (ARPU) layanan mobile
mobile data yang dipicu oleh perang harga yang sangat intens data meningkat sebesar 15,9%.
selama masa registrasi kartu SIM prabayar. Kedua hal tersebut
mengakibatkan total pendapatan 3 (tiga) operator utama Segmen Enterprise yang mencakup pelanggan korporasi besar,
menurun sebesar 7,4%. Telkomsel telah mengambil inisiatif Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Institusi pemerintahan,
untuk mencegah kondisi industri yang semakin tidak sehat dengan layanan berupa end-to-end ICT solution yang meliputi
dengan mendorong harga paket layanan mobile data menuju ke connectivity, IT Service, data center & cloud, business process
tingkat yang wajar dan terjangkau dalam rangka memberikan outsourcing, digital solution dan layanan pendukung lainnya.
value yang optimal, baik bagi operator maupun bagi pelanggan. Tahun 2018, segmen Enterprise mencatat pertumbuhan
Selain itu, Telkomsel juga berupaya menahan penurunan bisnis pendapatan sebesar 10,1% menjadi Rp21,1 triliun. Pendorong
legacy yang disebabkan penggunaan layanan OTT, di antaranya utama pertumbuhan pendapatan tersebut adalah layanan IT
dengan menawarkan program-program paket voice dan paket Service yang tumbuh sebesar 48,2%. Hal ini seiring dengan
SMS. Dari upaya-upaya tersebut, Telkomsel berhasil menahan meningkatnya kebutuhan pelanggan segmen Enterprise untuk
laju penurunan pendapatan hanya sebesar 4,3%, lebih baik mendigitasi proses bisnisnya sehingga pelanggan korporasi
dibanding penurunan total pendapatan 3 (tiga) operator utama semakin kompetitif dan UKM semakin berkembang serta
sebesar 7,4%. institusi pemerintahan baik pusat maupun daerah, dapat
memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Program registrasi kartu SIM prabayar membatasi jumlah kartu
SIM prabayar untuk setiap pelanggan sehingga pada akhir Pada segmen Consumer, IndiHome yang merupakan paket
tahun 2018, jumlah pelanggan Telkomsel mengalami penurunan layanan terpadu berbasis jaringan serat optik yang meliputi
sebesar 17% menjadi 163,0 juta pelanggan. Program registrasi layanan telepon rumah, internet berkecepatan tinggi, dan
kartu SIM prabayar ini dalam jangka pendek berdampak negatif layanan televisi interaktif dengan teknologi IPTV, mencatat
terhadap industri seluler, namun kami yakin dalam jangka kinerja yang sangat baik. Jumlah pelanggan IndiHome tumbuh
panjang program ini akan memberikan manfaat yang besar, 72,2% menjadi 5,1 juta pelanggan di akhir tahun 2018 dari 2,96
baik bagi negara, bagi industri telekomunikasi maupun bagi juta pelanggan pada akhir tahun 2017. Pencapaian ini semakin
pelanggan. Program ini akan membantu pemerintah dalam mengukuhkan IndiHome sebagai market leader bisnis fixed
menjaga keamanan nasional dengan tersedianya data identitas broadband di Indonesia dengan market share sekitar 80%.
pelanggan seluler yang lebih lengkap dan valid. Sedangkan Sebagai hasilnya, IndiHome mencatat kenaikan pendapatan
bagi industri telekomunikasi khususnya seluler, hal ini akan sebesar 66,9% dan memberikan kontribusi sebesar 82,9%
mendorong terciptanya persaingan yang lebih sehat dan terhadap segmen Consumer, meningkat dari 62,2% pada
lebih efisien karena lebih berorientasi pada penjualan paket tahun sebelumnya sehingga pendapatan segmen Consumer
isi ulang daripada penjualan kartu perdana. Selain itu, dengan meningkat 25,1% menjadi Rp13,9 triliun.
diketahuinya profil pelanggan dengan lebih akurat, operator
akan lebih kreatif menawarkan paket layanan yang tepat sesuai
dengan profil dan kebutuhan pelanggan.

32 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Segmen Wholesale and International Business yang meliputi PROGRAM KERJA STRATEGIS
operator telekomunikasi, internet service provider dan
digital player, baik domestik maupun global, menyediakan Pada tahun 2018 Perseroan menetapkan 3 (tiga) program 3
berbagai layanan yang terdiri dari carrier service, layanan strategis, yaitu, pertama, Memberikan pengalaman terbaik
menara telekomunikasi dan managed service telekomunikasi. bagi pelanggan (Delivering Best Customer Experience); kedua,
Segmen ini mencatat pendapatan sebesar Rp10,1 triliun Memperluas bisnis digital (Expanding Digital Business); dan

Tentang
Telkom
dengan pertumbuhan 35,6%, naik dari Rp7,4 triliun pada Tahun ketiga, Mengintensifkan inisiatif inorganik secara smart
2017. Kontribusi bisnis digital pada segmen ini di tahun 2018 (Intensifying Smart Inorganic).
meningkat menjadi 57% dari 53% di tahun 2017.
Memberikan Pengalaman Terbaik Bagi Pelanggan
Total belanja modal pada tahun 2018 adalah sebesar Rp33,6 triliun 4
atau 25,7% dari pendapatan. Belanja modal tersebut terutama Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang ketat,
digunakan untuk meningkatkan kapabilitas digital dengan terus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan merupakan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
membangun infrastruktur broadband yang meliputi BTS 4G LTE, hal yang mutlak. Kemampuan untuk menghadirkan pengalaman
jaringan akses serat optik ke rumah, jaringan backbone serat terbaik bagi pelanggan, seperti memahami kebutuhan
optik bawah laut dan terestrial, Satelit Merah Putih dan Data pelanggan lebih awal dan memberikan layanan yang melampaui
Center & Cloud. Sampai dengan akhir Tahun 2018, Telkom telah ekspektasi pelanggan, akan meningkatkan engagement
memiliki total BTS sebanyak 189.081 unit dengan BTS 3G dan 4G
LTE sebanyak 138.771 unit, sedangkan jaringan backbone serat
pelanggan dan membuka berbagai peluang bisnis baru. Untuk
5
itu, Perseroan terus berupaya agar pelanggan senantiasa
optik mencapai panjang 161.652 km. merasakan pengalaman digital yang istimewa dalam setiap
journey-nya. Perseroan menyediakan digital touch point untuk

Perusahaan
Tata Kelola
Di tahun 2018, kami membangun jaringan backbone serat mempermudah interaksi, membeli produk dan layanan, serta
optik ke 13 Ibukota Kabupaten dan Kota (IKK), sehingga pada berbagai kemudahan lainnya termasuk untuk menyampaikan
akhir tahun 2018, secara akumulasi Telkom telah berhasil keluhan, upgrade layanan hingga melakukan pembayaran. Pada
menghubungkan 458 IKK dengan jaringan backbone serat setiap journey pelanggan, Perseroan melakukan pengukuran
optik, yang diharapkan akan meningkatkan akses broadband pengalaman dengan standar global Net Promoter Score (NPS).
dan menstimulasi layanan ICT hingga ke pelosok Indonesia. Informasi NPS selanjutnya digunakan untuk meningkatkan 6
Sementara itu, dengan diluncurkannya Satelit Merah Putih pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan dan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
di bulan Agustus 2018, Telkom mengoperasikan 3 satelit meningkatkan kualitas produk dan layanan.
dengan total kapasitas 133 transponder equivalent (TPE)
guna memenuhi kebutuhan transmisi terutama kawasan- Secara bersamaan, Perseroan juga menggunakan data analitik
kawasan yang tidak terjangkau oleh serat optik, untuk melayani secara intensif untuk melakukan pengembangan produk dan
berbagai pelanggan di sektor perbankan, media elektronik, layanan yang khas sesuai kebutuhan pelanggan serta penguatan
transportasi dan pertambangan. Investasi yang berkelanjutan
ini kami lakukan dalam rangka memperkuat kapabilitas
proses bisnis dalam memenuhi permintaan dan menyelesaikan
keluhan pelanggan. Kami juga telah mengembangkan aplikasi
7
Perseroan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis digital dan Customer Relationship Management (CRM) yang baru, kami
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan. namakan New Customer Experience (NCX), yang memungkinkan
Telkom memperoleh dan mengintegrasikan informasi seperti
data historis dan preferensi pelanggan untuk digunakan dalam
memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 33


Di sisi internal, Telkom terus memperkuat organisasi berbasis Mengintensifkan Inisiatif Inorganik Secara
segmen pelanggan atau Customer Facing Unit (CFU) sebagai Smart
strategi go-to-market untuk memastikan engagement
dengan pelanggan. Organisasi dan pola kerja yang agile terus Aktivitas inorganik menjadi bagian penting dalam penguatan
dikembangkan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan kapabilitas digital Perseroan. Strategi inorganik dilakukan, baik
efektifitas kerja serta mengakomodasi semangat inovasi dan melalui pendekatan akuisisi, maupun melalui kerjasama atau
kolaborasi sebagai bagian dari digital culture untuk memastikan partnership dengan pihak lain yang memiliki kapabilitas digital
pengalaman digital terbaik bagi pelanggan sebagai fokus yang unggul. Inisiatif inorganik bertujuan untuk menciptakan
penting Perseroan. nilai tambah melalui peningkatan kapabilitas digital,
memperkuat ekosistem penyediaan layanan digital dan bisnis
Memperluas Bisnis Digital lainnya yang dapat memberikan sinergi value secara group.

Di tengah bisnis legacy yang terus mengalami penurunan, Di bulan Januari 2018, melalui entitas anak PT Metranet,
strategi Perseroan adalah memperkuat dan meningkatkan Perseroan mengakuisisi 30,4% saham Cellum Global Zrt, dalam
bisnis digital yang meliputi konektivitas dan layanan digital rangka meningkatkan kapabilitas digital khususnya di bidang
yang semakin dibutuhkan oleh pelanggan. Oleh karena itu, pembayaran digital (digital payment). Kehadiran Cellum Global
Perseroan terus melakukan ekspansi dan akselerasi bisnis Zrt diharapkan dapat memperkuat back-end dari platform
digital dengan memperkuat kapabilitas digitalnya. Berbagai pembayaran digital yang dimiliki Perseroan.
inisiatif telah dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan
bisnis digital, sejalan dengan perluasan infrastruktur jaringan Pada bulan April 2018, melalui entitas anak PT Multimedia
backbone dan jaringan akses broadband di seluruh Indonesia. Nusantara, Perseroan mengakuisisi 51% saham PT Swadharma
Sarana Informatika yang bergerak dalam bisnis ATM managed
Pada segmen Mobile telah dikembangkan layanan digital service. Selanjutnya pada bulan Desember 2018, melalui entitas
advertising, mobile banking, internet of things (IoT) dan mobile anak PT Sigma Cipta Caraka, Perseroan mengakuisisi 70% saham
financial services,di samping digital lifestyle yang berfokus PT Collega Inti Pratama yang bergerak di bidang penyediaan
pada penyediaan pengalaman hiburan berbasis teknologi ICT solution untuk perbankan dan lembaga keuangan. Kedua
seluler seperti layanan musik, video streaming, games dan akuisisi tersebut diharapkan akan memperkuat ekosistem
platform layanan mobile value added service (VAS) lainnya. bisnis digital payment dan meningkatkan kompetensi ICT
Pada segmen Enterprise, kami menyediakan solusi digital solution pada sektor finansial, perbankan dan asuransi.
secara end to end kepada para pelanggan korporasi, Usaha
Kecil Menengah (UKM) dan Institusi Pemerintah meliputi Di bulan September 2018, melalui entitas anak PT Metranet,
connectivity, IT Service, data center & cloud, business process Perseroan bekerjasama dengan Oona, perusahaan digital
outsourcing, digital solution dan layanan pendukung lainnya. berbasis di Hong Kong, meluncurkan layanan mobile video
Pada segmen Consumer, IndiHome semakin diperkaya streaming berbasis advertising yang diharapkan akan
melalui penambahan variasi paket internet kecepatan tinggi, memperkuat kapabilitas Perseroan untuk layanan video.
penambahan channel TV, video, game dan berbagai pilihan
minipacks yang menarik serta memonetisasi digital inventory MEMBANGUN BUDAYA DIGITAL
untuk digital advertising. Selanjutnya pada segmen Wholesale
and International Business, kami menyediakan konektivitas Sebagai bagian dari transformasi perusahaan, Perseroan
digital dan data center kepada para service provider dan membangun sumber daya manusia dengan budaya digital
digital player, baik domestik maupun global. Selain itu kami yang tetap mengacu kepada The Telkom Way sebagai sistem
juga mengembangkan ragam layanan digital lain seperti nilai yang diformulasikan sebagai Philosophy to Be the Best,
e-commerce dan digital lifestyle yang dapat digunakan oleh Principles To Be The Star dan Practices To Be The Winner.
semua segmen pelanggan.

34 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


Duduk
Alex Janangkih Sinaga (Direktur Utama)

Dari Kiri ke Kanan


Zulhelfi Abidin (Direktur Network & IT Solution), David Bangun (Direktur Digital & Strategic Portfolio),
Harry Mozarta Zen (Direktur Keuangan), Abdus Somad Arief (Direktur Wholesale & International Service),
Dian Rachmawan (Direktur Enterprise & Business Service), Siti Choiriana (Direktur Consumer Service),
Herdy Rosadi Harman (Direktur Human Capital Management)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 35


Dalam rangka membangun budaya digital, Perseroan Telkom menerapkan budaya digital melalui konsep Digital
melakukan perubahan fundamental dalam hal organisasi dan Workstyle dan Open Space. Digital Workstyle memiliki pola
budaya kerjanya. Organisasi yang bersifat fungsional dan kerja dengan konsep paperless, wireless, seamless dan
hirarkikal ditransformasi menjadi organisasi yang bersifat flat riskless sedangkan Open Space bermakna un-assigned desk,
dan lebih fleksibel. Dalam organisasi ini, diterapkan model dan collaboration space dan warm ambience sehingga dapat
cara kerja baru yang berbeda dengan cara kerja sebelumnya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja dengan tetap
yang lebih bersifat mata rantai proses sehingga kurang sigap menjaga terwujudnya worklife integration. Lingkungan
merespon perubahan yang sangat cepat. Model dan cara kerja digital ini juga dilengkapi dengan berbagai tools untuk
kerja baru ini diterapkan dalam bentuk organisasi “tribe” dan mendukung cara kerja yang lebih agile, di antaranya Diarium
“squad” yang merupakan team-team lintas fungsi dan lintas yang merupakan platform proses administrasi human capital,
keahlian yang bekerja bersama-sama membangun produk Esperantum merupakan platform kolaborasi kerja serta
layanan secara agile dengan melibatkan pengguna dalam Cognitium yang mendukung proses pengembangan kompetensi
setiap keputusan pengembangan produk layanan. Dengan karyawan.
model dan cara kerja baru ini, setiap inovasi dan perubahan
yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan pengguna dapat PROGRAM LEVERAGE ASET
dilakukan secara cepat. Model dan cara kerja seperti startup ini
menjadi relevan untuk digunakan dalam membangun produk- Transformasi digital yang di antaranya melalui modernisasi
produk digital yang memiliki ketidakpastian tinggi. Namun teknologi alat produksi, mengakibatkan kebutuhan space menjadi
demikian, perubahan ini juga menuntut Perseroan untuk berkurang sehingga Telkom menjalankan Program Leverage Aset
menyediakan talent-talent digital yang memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan space yang tidak digunakan lagi. Program
terbaik dalam mengembangkan inovasi produk digital. Leverage Aset dititikberatkan pada peningkatan efisiensi
biaya dan peningkatan kontribusi pendapatan tambahan bagi
Telkom menyediakan Program Digital Amoeba dan Program Perseroan. Aset-aset tersebut antara lain dimanfaatkan untuk
Indigo untuk mewadahi aktivitas inovasi produk digital sekaligus “Carrier-Neutral Data Center”, perkantoran untuk entitas anak
pengembangan talent. Digital Amoeba merupakan program yang menyewa dari pihak ketiga dan kerjasama komersial, baik
pengembangan inovasi karyawan sedangkan Program Indigo dengan entitas anak maupun dengan pihak lain. Peningkatan
merupakan program pengembangan inovasi dengan inovator efisiensi ditunjukkan dengan pemanfaatan aset properti seluas
dari luar perusahaan sekaligus sumbangsih Perseroan dalam 113.885m2 sejak tahun 2016 hingga akhir 2018 oleh berbagai
pengembangan startup-startup digital dan talent Indonesia. entitas anak yang sebelumnya menyewa dari pihak ketiga.
Dalam Program Digital Amoeba, setiap karyawan didorong Perseroan pada tahun 2018 juga berhasil mencetak pendapatan
untuk berkontribusi ide-ide terbaik untuk digitisasi dan sebesar Rp324 miliar dari kerjasama pemanfaatan aset secara
pengembangan produk-produk digital. Setiap karyawan yang komersial dengan pihak lain.
idenya terpilih diberikan kesempatan untuk merealisasikannya
dengan menggunakan cara-cara inovasi terbaik yaitu design IMPLEMENTASI IFRS 9 DAN IFRS 15
sprint, lean & agile methodology serta kemampuan growth
hack untuk akselerasi proses inovasi. Dengan bekal tersebut Telkom sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang
karyawan terpilih akan dapat bekerja secara kolaboratif tercatat di New York Stock Exchange, telah menerapkan
dalam squad-squad dan tribe-tribe yang sudah dibentuk. standar akuntansi International Financial Reporting Standard
Untuk pengembangan talent digital atau startup digital di luar (IFRS) secara penuh sejak tahun 2011. Sejalan dengan
Perseroan, Telkom menyelenggarakan Program Indigo dua perkembangan standar akutansi, Perseroan telah menerapkan
kali dalam setahun dengan memberikan kesempatan kepada IFRS 9 dan IFRS 15 secara penuh untuk laporan keuangan Tahun
para talent menyampaikan ide-ide digital terbaiknya. Telkom Buku 2018 dengan melakukan pengembangan dan penguatan
memberikan kesempatan dan dukungan kepada talent dan IT System serta penyempurnaan proses bisnis sesuai Sarbane
startup terpilih untuk merealisasikan idenya. Startup-startup Oxley Act. Saat ini Perseroan juga sedang melakukan persiapan
tersebut juga diarahkan untuk berkolaborasi dengan tribe-tribe penerapan IFRS 16 yang berlaku mulai Tahun Buku 2019 ini.
Digital Amoeba terkait untuk mengakselerasi inovasinya .

36 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN Pada tahun 2018, Indonesian Institute for Corporate
SERTA PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA Directorship (IICD) melakukan penilaian terhadap 200 emiten
LINGKUNGAN dengan market kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia
menggunakan instrumen penilaian yaitu Corporate Governance
3
Sebagai entitas yang tidak terpisahkan dari masyarakat, kami Scorecard dari Organisation for Economic Co-operation and
senantiasa berupaya mewujudkan tanggung jawab sosial Development Principle. Dalam penilaian tersebut, Telkom

Tentang
Telkom
kepada masyarakat dan lingkungan. “Telkom Indonesia Untuk berhasil meraih “The Best State Owned Enterprise” untuk
Indonesia” sebagai tema pelaksanaan tanggung jawab sosial, kategori Big Capitalization. Hal ini menunjukkan bahwa
Perseroan mempunyai 3 (tiga) pilar meliputi Lingkungan Telkom telah melakukan tata kelola perusahaan dengan baik,
Digital yaitu penyediaan fasilitas digital untuk mendukung transparan dan bisa memberikan pertanggungjawaban yang
dan menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat, memadai. 4
Masyarakat Digital yaitu pemberdayaan komunitas melalui
edukasi pemanfaatan layanan digital secara optimal untuk GAMBARAN PROSPEK USAHA

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
memudahkan aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari, dan
Ekonomi Digital yaitu dukungan kepada usaha mikro, kecil dan Perseroan berkeyakinan bahwa peluang untuk dapat terus
menengah terutama industri kreatif berupa pelatihan untuk tumbuh di masa mendatang masih sangat menjanjikan.
“go digital”, “go online”, dan “go global” serta penyelenggaraan Konektivitas dan layanan digital saat ini telah menjadi
kebutuhan dasar masyarakat, baik diperkotaan maupun
eksibisi produk-produk UKM.
di pedesaan. Sedangkan bagi pelaku usaha dan Institusi
5
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perseroan juga pemerintah, layanan digital telah menjadi kebutuhan utama
melakukan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya serta

Perusahaan
Tata Kelola
dalam bentuk program peningkatan kesejahteraan dan meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Dengan
kehidupan sosial masyarakat yang dilaksanakan dengan seluruh infrastruktur dan kapabilitasnya, Perseroan berada di
berpedoman pada Peraturan Menteri BUMN Republik posisi terdepan untuk mengambil peluang-peluang tersebut
Indonesia. Selama Tahun 2018, dana Program Kemitraan yang dalam rangka memastikan pertumbuhan berkelanjutan di
telah disalurkan sebesar Rp279,98 miliar kepada 7.498 Mitra masa mendatang.
Binaan yang terdiri dari usaha sektor industri, perdagangan, 6
pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa dan Untuk segmen Mobile, terdapat peluang bisnis pada 3

Sosial Perusahaan
(tiga) area fokus yaitu meningkatkan potensi pertumbuhan

Tanggung Jawab
lain-lain. Sementara itu, realisasi Program Bina Lingkungan
adalah sebesar Rp105,88 miliar yang meliputi 7 bidang, pada High Value Customer, layanan mobile solution untuk
yaitu Bantuan korban bencana alam, Bantuan pendidikan, enterprise dan pengembangan berbagai layanan digital
Bantuan peningkatan kesehatan, Bantuan pengembangan seperti mobile financial service, game dan video. Saat ini, High
prasarana atau sarana umum, Bantuan sarana ibadah, Bantuan Value Customer memberikan kontribusi signifikan terhadap
pelestarian alam dan Bantuan sosial kemasyarakatan dalam pendapatan Telkomsel. Untuk memberikan pengalaman terbaik
rangka pengentasan kemiskinan. dalam rangka menjaga loyalitas sekaligus meningkatkan 7
jumlah High Value Customer, kami melakukan profiling dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA KELOLA dengan memanfaatkan big data analytic sehingga dapat
PERUSAHAAN menawarkan layanan yang beraneka ragam dan berkualitas
sesuai dengan kebutuhan High Value Customer. Kami juga terus
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate mengembangkan layanan solusi untuk segmen Enterprise
Governance, GCG) merupakan landasan bagi Telkom untuk yaitu Mobile Security, NB-IoT dan solusi digital seluler lainnya
menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dan yang memanfaatkan portofolio produk Telkomsel myBusiness.
8
pengembangan usaha. Untuk itu, Telkom telah menerapkan Sementara itu pada layanan Digital Lifestyle, kami fokus pada
manajemen risiko yang berkelanjutan dengan menjalankan penyediaan pengalaman gaya hidup seperti digital musik,
video dan game. Pada Mei 2018, kami meluncurkan MAXstream
Lampiran

lima prinsip utama tata kelola dan delapan prinsip pengelolaan


perusahaan sesuai dengan Penerapan Pedoman Tata Kelola sebagai platform dan menjadi portal video satu atap dengan
Perusahaan Terbuka dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). menggabungkan OTT Video apps, linear channel, dan VOD
content. Kami juga menyediakan ekosistem game digital yang
lengkap serta merilis game pertama “Shellfire” pada Oktober
2018 di bawah merek Dunia Games. 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 37


Peningkatan penggunaan smartphone, yang pada akhir tahun kabel laut South East Asia – United States (SEA-US) dan sistem
2018 telah mencapai 66% dari total pelanggan segmen Mobile kabel laut South East Asia – Middle East – Western Europe5
pada entitas anak Telkomsel, akan mendorong pertumbuhan (SEA-ME-WE5) dan sekaligus mengintegrasikan SEA-US dan
konsumsi data untuk digital service & solution. Rata-rata SEA-ME-WE5 dengan jaringan serat optik backbone domestik
konsumsi data pelanggan Telkomsel sebesar 4 Gigabyte yang menjangkau hampir seluruh IKK di Indonesia, menjadikan
per bulan, masih lebih rendah dibandingkan konsumsi data Telkom menjadi Global Digital Hub yang menyediakan direct
pelanggan beberapa operator di negara lain seperti Malaysia, broadband conectivity alternatif antara kawasan Eropa, Asia
Thailand dan India yang sudah mencapai lebih dari 10 Gigabyte dan Amerika dengan cepat dan efisien. Sebagai Global Digital
per bulan. Hub, Perseroan juga akan melakukan pengembangan data
center, cloud, content dan platform untuk menyasar segmen
Pada segmen Enterprise, peluang untuk meningkatkan pasar Carriers, Internet Service Provider, Digital Player dan
pertumbuhan bisnis masih terbuka cukup lebar. Kami Enterprise di pasar domestik dan internasional.
meyakini bahwa trend digitalisasi proses bisnis di kalangan
korporasi akan terus semakin menguat, demikian pula di
Institusi pemerintahan, baik pusat maupun daerah. Selain itu, SASARAN KINERJA TAHUN 2019
penetrasi layanan ICT di kalangan UKM masih relatif rendah.
Kami meyakini bahwa kehadiran kami dengan penyediaan Pada tahun 2019, Perseroan berkomitmen dan berupaya
layanan ICT akan membantu pengembangan bisnis di untuk terus bertumbuh secara sehat dan mampu meraih
kalangan UKM sekaligus menjadi peluang pasar bagi kami tingkat profitabilitas yang baik. Untuk itu, Perseroan telah
untuk dapat tumbuh bersama-sama. Kami juga secara aktif mencanangkan 3 (tiga) program utama di tahun 2019, yaitu:
mengeksplorasi peluang-peluang peningkatan kapabilitas 1. Pertama, Embracing Best in Class Digital Customer
digital melalui aktifitas inorganik untuk memperkuat layanan Experience, yaitu mentransformasikan pengalaman terbaik
digital yang terintegrasi. pelanggan dengan melakukan optimalisasi proses bisnis
dengan memperkuat aspek system, process dan people.
Pada segmen Consumer, peluang untuk terus tumbuh masih 2. Kedua, Intensifying Digital Business, yaitu melakukan
terbuka lebar. Hingga akhir tahun 2018, penetrasi layanan ekspansi konektivitas broadband dan mendorong layanan
fixed broadband di Indonesia masih relatif rendah, yaitu dan solusi digital untuk mempertahankan dominasi pasar,
sekitar 12%, sedangkan jumlah rumah tangga kelas menengah dan
terus bertambah. Di samping itu, tingkat persaingan juga 3. Ketiga, Driving Smart Initiatives on Cost Effectiveness,
relatif rendah yang disebabkan penyedia layanan fixed yaitu melakukan optimalisasi biaya dengan penekanan
broadband membutuhkan belanja modal (capital expenditure) pada organisasi, sistem dan proses bisnis yang lebih
yang relatif tinggi. ramping serta memaksimalkan kapabilitas group untuk
meningkatkan profitabilitas.
Untuk segmen Wholesale and International Business,
keberhasilan Perseroan menyelesaikan pembangunan Dengan eksekusi yang baik atas program-program tersebut,
kabel laut serat optik Indonesia Global Gateway (IGG) yang kami yakin di tahun 2019, Perseroan akan dapat tumbuh di atas
membentang sepanjang 5.400 km, menghubungkan sistem rata-rata industri.

38 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI TAHUN Kami juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran
2018 manajemen dan seluruh karyawan atas dedikasi dan kerja
kerasnya di masa-masa yang penuh tantangan ini. Selanjutnya 3
Pada tahun 2018 terjadi perubahan susunan Direksi dan kami mengajak seluruh manajemen dan karyawan untuk
Komisaris Perseroan. Pada tanggal 20 April 2018, Bapak Mas’ud bekerja lebih keras dan cerdas guna mencapai kinerja yang
Khamid, Direktur Consumer Service, ditunjuk sebagai Direktur lebih baik di masa mendatang.

Tentang
Telkom
di Pertamina. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) Tahun Buku 2017 tanggal 27 April 2018, Ibu Siti Choiriana Kinerja dan pencapaian Perseroan sepanjang Tahun 2018,
diangkat sebagai Direktur Consumer Service menggantikan kami sampaikan secara komprehensif di dalam buku Laporan
Bapak Mas’ud Khamid. Tahunan ini termasuk Laporan Keuangan Konsolidasian dan
Laporan Keuangan Pusat Pengelolaan Program Kemitraan 4
Dengan adanya pergantian tersebut di atas, maka komposisi dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2018 yang telah diaudit oleh
Direksi Perseroan per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut: Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
anggota Ernst & Young Global Limited) dengan opini Laporan
Alex Janangkih Sinaga : Direktur Utama Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar dalam
semua hal yang material.
Harry Mozarta Zen : Direktur Keuangan
David Bangun : Direktur Digital and Strategic
Portfolio
Jakarta, 30 April 2019
5
Dian Rachmawan : Direktur Enterprise and Business
Service

Perusahaan
Tata Kelola
Abdus Somad Arief : Direktur Wholesale and
International Service
Herdy Rosadi Harman : Direktur Human Capital
Management Alex Janangkih Sinaga
Zulhelfi Abidin : Direktur Network and IT Solution Direktur Utama

Siti Choiriana : Direktur Consumer Service


6
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
penghargaan setinggi-tingginya bagi anggota Direksi yang
telah mengakhiri masa jabatannya di Perseroan atas semua
sumbangsihnya. Semoga dapat mengemban amanah sebaik-
baiknya di tempat baru. Pada kesempatan ini mewakili jajaran
Direksi, kami juga menyampaikan ucapan terima kasih dan
penghargaan setinggi-tingginya kepada pemegang saham, 7
Dewan Komisaris, pelanggan setia, para mitra bisnis dan dan Bina Lingkungan
pemangku kepentingan lainnya, atas dukungan yang diberikan
Program Kemitraan

kepada Perseroan sepanjang tahun 2018.

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 39


SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2018
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Kami yang bertanda-tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2018 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab
penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 30 April 2019

Dewan Komisaris

Hendri Saparini
Komisaris Utama

Edwin Hidayat Abdullah Rinaldi Firmansyah Isa Rachmatarwata


Komisaris Komisaris Komisaris

Margiyono Darsasumarja Pamijati Pamela Johanna Waluyo Cahyana Ahmadjayadi


Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen

Hadiyanto Dolfie Othniel Fredric Palit


Komisaris Komisaris Independen
(sampai dengan 27 April 2018) (sampai dengan 20 September 2018)
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2018
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Kami yang bertanda-tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2018 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab
penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 30 April 2019

Direksi

Alex Janangkih Sinaga


Direktur Utama

Harry Mozarta Zen David Bangun Dian Rachmawan


Direktur Keuangan Direktur Digital & Strategic Portfolio Direktur Enterprise &
Business Service

Abdus Somad Arief Herdy Rosadi Harman


Direktur Wholesale & Direktur Human Capital
International Service Management

Zulhelfi Abidin Siti Choiriana


Direktur Network & IT Direktur Consumer
Solution Service

Mas’ud Khamid
Direktur Consumer Service
(sampai dengan 20 April 2018)
03
TENTANG
TELKOM
44 Visi, Misi, dan Strategi
46 Riwayat Singkat Telkom
48 Kegiatan Usaha
50 Penghargaan dan Sertifikasi
56 Struktur Organisasi Telkom
58 Profil Dewan Komisaris
66 Profil Direksi
74 Karyawan Telkom
78 Komposisi Pemegang Saham
80 Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi, dan Perusahaan
Ventura Bersama
87 Kronologi Pencatatan Saham
89 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
91 Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
Pasar Modal

42 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


of Inspiration to Build Digital Indonesia.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


43
TelkomGroup sebagai Center of Excellence and Source
Analisa dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

The Telkom Hub, merupakan kawasan perkantoran9


6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
VISI, MISI, DAN STRATEGI

Transform and Digitize

VISI
“Be the King of Digital in the Region”
“Be the King of Digital in the Region” merupakan visi Telkom dengan sasaran untuk menjadi
salah satu dari 10 (sepuluh) perusahaan Asia Pasifik dengan kapitalisasi pasar terbesar di
industri telekomunikasi pada tahun 2020. Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat 3 program
utama yang dijalankan selama tahun 2018, yaitu Delivering Best Customer Experience,
Expanding Digital Business dan Intensifying Smart Inorganic. Telkom bertransformasi menuju
Digital Telecommunication Company dengan paradigma peningkatan pelayanan pelanggan,
penguatan bisnis broadband dan digital dan implementasi lean operation. Peningkatan
pelayanan kepada pelanggan dilakukan dengan merumuskan experience dalam setiap journey
pelanggan, sehingga dapat memahami kebutuhan pelanggan lebih dini dan men-deliver
layanan melebihi ekspektasi mereka. Peningkatan bisnis broadband dan digital dilakukan
dengan menghadirkan layanan broadband yang handal dan berkualitas tinggi, didukung oleh
layanan digital yang inovatif sesuai dengan perkembangan lifestyle dan ekspektasi pelanggan.
Sedangkan lean operation diimplementasikan untuk mengefisienkan proses secara digital
yang didukung oleh organisasi dan kepemimpinan yang memiliki digital culture yang efektif,
agile dan kolaboratif.

MISI
“Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization”
Misi Telkom adalah “Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization”, dimana Telkom
menjadi pelopor inovasi di Indonesia untuk menjadi pemain global terkemuka. Telkom
berperan aktif dalam pengembangan ekosistem digital yang mendorong berbagai inovasi
dan meningkatkan daya saing industri digital di Indonesia.

Strategic OBJECTIVE
Top 10 Market Capitalization Telco in Asia Pacific
by 2020 and maintain its stronghold position

44 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut Telkom melakukan strategi pertumbuhan yang
kompetitif melalui inovasi pada business model, value chain, dan teknologi digital. Telkom 3
bergerak dalam lingkup portofolio TIMES yang berfokus pada customer value semua
segmen pelanggan yang dikelola. Untuk mewujudkan strategi tesebut telah diformulasikan

Tentang
Telkom
10 inisiatif strategis dengan akronim “Digital Now”.

Defend and sustain the leading 4


Defend 1 D mobile position
legacy and

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
lay digital
foundation 2 I Ignite Indonesia into a broadband nation

5
Grow Enterprise business through
3 G

Perusahaan
Tata Kelola
digital ecosystem
Grow adjacent
Invest in smart platform & intensify
digital 4 I digital services expansion
portofolio
Transform into a global ‘hub’ for 6
5 T world wide digital ecosystem

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Acquire capabilities &
6 A maximize value through digital
and telecom A&A
Expand 7
Internationally dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Localize technology businesses


7 L through innovation and investment

Navigate major operating and


Transform
8 N organizational model transformation
8

operating model Optimize synergies across


9 O
Lampiran

and realize the TelkomGroup and SOE

synergies
10 W World-class people and culture
9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 45


RIWAYAT SINGKAT TELKOM
Sejarah Telkom dimulai pada tahun 1965 saat Pemerintah memisahkan layanan Pos dan Telekomunikasi dengan membagi PN
Postel menjadi Perusahaan Negara Pos Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Dalam
perjalanannya, Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan hingga pada tahun 1995, Telkom menjadi Perusahaan Terbuka
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE).

Sepanjang tahun 2000-an, seiring dengan berkembangnya Over the Top Application (OTT) atau aplikasi digital berbasis internet,
Telkom bertransformasi untuk menghadapi disrupsi digital melalui berbagai pendekatan, antara lain mengubah portofolio produk,
membangun customer centric organization dan mengembangkan jaringan infrastruktur yang mendukung bisnis digital.

Selanjutnya, Telkom melakukan ekspansi bisnis untuk mencari sumber pertumbuhan baru. Transformasi dan ekspansi yang
dilakukan saat ini menunjukkan komitmen Telkom menghadapi disruptive competitive growth dan menjadi salah satu digital
telecommunication company terbesar di Asia Pasifik.

2018
Pada tanggal 7 Agustus 2018, Satelit Merah Putih
diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station,
Orlando, Florida, Amerika Serikat. Satelit Merah Putih
membawa 60 transponder yang mampu menjangkau
Kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Peresmian The Telkom Hub pada November 2018,


sebagai Center of Excellent and Source of Inspiration
to Build Digital Indonesia.

Pada bulan Desember 2018, Telkom menyelesaikan


pembangunan kabel laut Indonesia Global Gateway
(IGG), yang ditujukan untuk menghubungkan dua
sistem kabel laut utama yaitu the South East Asia-
Middle East-Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5)
dan the Southeast Asia-United States (SEA-US)
Submarine Cable Systems. IGG juga direncanakan
untuk menghubungkan 12 kota besar di Indonesia
diantaranya Batam, Jakarta, Surabaya, dan Manado.

Jumlah pelanggan IndiHome mencapai 5,1 juta


pelanggan sampai 31 Desember 2018.

2017 2016 2015


• Satelit Telkom 3S diluncurkan. Menyelesaikan pembangunan kabel laut Meluncurkan IndiHome paket layanan
• Menyelesaikan jalur kabel serat optik South East Asia-Middle East-Western terdiri internet broadband, fixed wireline
bawah laut Southeast Asia-United Europe 5 (SEA-ME-WE 5). telepon dan layanan TV interaktif.
States (SEA-US).
• Telkomsel memenangkan tambahan
spektrum sebesar 30 MHz di
frekuensi 2,3 GHz.

46 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
2014 2011 2010
Menjadi operator pertama di Indonesia Reformasi infrastruktur telekomunikasi Menyelesaikan proyek kabel serat optik
3
yang menyediakan layanan 4G LTE. melalui penyelesaian proyek Super bawah laut JaKaLaDeMa.
Nusantara Highway, serta proyek True

Tentang
Telkom
Broadband Access untuk menyediakan
akses internet dengan kapasitas 20 Mbps
hingga 100 Mbps kepada pelanggan di
seluruh Indonesia.
4
1991-1995 1999 2005

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 1991 Meluncurkan satelit Telkom-1. Meluncurkan satelit Telkom-2.
menetapkan sebagai Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) menjadi Perusahaan
Perseroan.

Pada tanggal 26 Mei 1995, Telkom


5
mendirikan entitas anak, Telkomsel,
sebagai operator seluler.

Perusahaan
Tata Kelola
Kemudian Telkom melakukan penawaran
umum perdana pada tanggal 14 November
1995 di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek
Surabaya (yang sejak saat itu bergabung
menjadi BEI). Telkom juga mendaftarkan
saham di NYSE dan LSE, dan secara 6
terbuka menawarkan saham tanpa listing
di Bursa Efek Tokyo.

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
1974 1965
PN Telekomunikasi berubah menjadi Perusahaan Umum Pemerintah memisahkan layanan pos dan
Telekomunikasi Indonesia (Perumtel), yang menyediakan telekomunikasi dengan membagi PN Postel menjadi 7
layanan telekomunikasi, dan kemudian memisahkan PT Industri Perusahaan Negara Pos Giro dan Perusahaan Negara dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Telekomunikasi Indonesia, yang memproduksi peralatan Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).


telekomunikasi, menjadi perusahaan independen.

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 47


KEGIATAN USAHA

KEGIATAN USAHA BERDASARKAN ANGGARAN DASAR PERUSAHAAN

Anggaran Dasar terakhir dengan akta No.35 tanggal 15 Mei 2018 menetapkan maksud dan tujuan kegiatan usaha PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk, yaitu melakukan usaha di bidang penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika serta
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi
berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip
Perseroan Terbatas. Berdasarkan hal tersebut, maka kegiatan usaha Telkom yaitu:

Usaha Utama Usaha Penunjang

1. Merencanakan, membangun, menyediakan, mengembangkan, 1. Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan pengiriman
mengoperasikan, memasarkan/menjual/menyewakan dan uang melalui jaringan telekomunikasi dan informatika.
memelihara jaringan telekomunikasi dan informatika dalam
arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan ketentuan 2.
Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka
peraturan perundangan. optimalisasi sumber daya yang dimiliki Perseroan, antara
lain pemanfaatan aktiva tetap dan aktiva bergerak, fasilitas
2. Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan/ sistem informasi, fasilitas pendidikan dan pelatihan, fasilitas
menjual dan meningkatkan layanan jasa telekomunikasi pemeliharaan dan perbaikan.
dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan
memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. 3. Bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka optimalisasi
sumber daya informatika, komunikasi atau teknologi
3. Melakukan investasi termasuk penyertaan modal pada yang dimiliki oleh pihak lain pelaku industri informatika,
perusahaan lainnya sejalan dengan dan untuk mencapai komunikasi dan teknologi, sejalan dengan dan untuk
maksud dan tujuan Perseroan. mencapai maksud dan tujuan Perseroan.

48 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PORTOFOLIO PRODUK DAN/ATAU JASA

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Secara umum kegiatan usaha Telkom sejalan dengan Anggaran Dasar, yaitu penyediaan jasa telekomunikasi, informatika, dan
jaringan. Kegiatan tersebut telah dikembangkan Telkom menjadi berbagai segmen usaha sesuai dengan strategi transformasi
digital dan perkembangan industri telekomunikasi. Saat ini, Telkom memiliki portofolio produk sebagai berikut:

3
Portofolio Produk dan Jasa

Tentang
Telkom
• Fixed Voice
Fixed
• Fixed Broadband

• Mobile Legacy (voice & SMS) 4


Mobile • Mobile Broadband
• Digital Service

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
• Satellite
Network Infrastructure • Tower
• Infrastructure & Network Management
5
• Wholesale Telecommunications Services

Perusahaan
Wholesale and International

Tata Kelola
• International Services

• Enterprise Connectivity
• Device dan Hardware
• Data Center dan Cloud
Enterprise Digital
• IT Service 6
• Business Process Outsourcing (BPO) Service

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
• Professional and Advanced Service
• Digital Advertising
• Financial Technology
• Video / TV
Digital Life and Smart Platform
• E-commerce
• Digital Life & Life Content 7
• Big Data & Smart Platform dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Perkembangan Teknologi menyebabkan alat produksi Telkom tidak lagi memerlukan space yang besar. Mengecilnya space dari
perangkat tersebut menghasilkan idle aset dan space yang dapat didayagunakan untuk memberikan benefit yang lebih maksimal
bagi TelkomGroup. Pada tahun 2018 Telkom secara fokus dan intensif menginisiasi program leverage asset (pendayagunaan
aset). Telkom membagi leverage asset menjadi dua kategori berdasarkan mitra kerjasama, yaitu Synergy Group (Internal group
costumer) di mana pendayagunaan ini adalah untuk menghasil efisiensi biaya dan Strategic & Retail Partnership (external
8
group costumer) bertujuan untuk mendapatkan pendapatan dari idle aset, Telkom menawarkan layanan seperti pengembangan
properti, penyewaan properti, fasilitas properti, dan manajemen properti yang dikelola oleh entitas anak, PT Graha Sarana Duta
(Telkom Property).
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 49


PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
PENGHARGAAN

FEBRUARI
20 23 Februari
Indonesia CSR Award II
Telkom mendapatkan penghargaan kategori Platinum
dengan skor 99,25 sebagai Perusahaan Publik yang
Melaksanakan Prinsip CSR
Oleh: Economic Review, Indonesia Asia Institute

24 Februari
The 13th SRA 2017
20 Februari Telkom meraih juara 1 dalam kategori Infrastruktur
Oleh: NCSR+ SWA
Top Brand Award
IndiHome memperoleh Top Brand kategori Internet
Service Provider Fixed dalam Top Brand Award
Oleh: Frontier & Majalah Marketing

MARET
02 Maret
Indonesia Corporate Secretary & Corcomm
Award 2018
Dengan skor 95,00, Telkom memenangkan juara 1 dalam
kategori Perusahaan Public Listed dan mendapatkan
Platinum Award

02 Oleh: Economic Review

22 Maret
22 Best CEO Obsession Award
Alex Janangkih Sinaga sebagai Direktur Utama Telkom
meraih penghargaan sebagai Best Achiever in CEO SOE dan
Telkom sebagai Best Achiever
Oleh: Obsession Media Group

23 Maret
Most Innovative Business Award
Telkom mendapatkan penghargaan sebagai Perusahaan
Terbaik untuk Inovasi Produk dan Marketing di Sektor
Telekomunikasi
Oleh: Majalah Warta Ekonomi

29 Maret
PR Indonesia Award
Telkom meraih penghargaan kategori Terpopuler di Media,
Corporate dan Marketing PR

23 Oleh: PR Indonesia Magazine

50 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
APRIL

dan Direksi
Laporan
12 April
Asia’s Best Companies 2018 - Indonesia
Telkom meraih penghargaan di 6 kategori yaitu Best 3
Managed Companies (Peringkat 2), Best CEO (Peringkat 2),
Best CFO (Peringkat 2), Best Investor Relation (Peringkat 2),

Tentang
Telkom
Best Corporate Social Responsibility (Peringkat 2) dan Best
Commitment to Corporate Governance (Peringkat 3)
Oleh: Finance Asia

25 April
25 April Revolusi Mental BUMN Track Award
4
Info Bank 7th Digital Brand Awards Telkom meraih beberapa penghargaan di antaranya Best of the

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Telkom meraih peringkat 3 dalam kategori BUMN Best BUMN, mendapat Gold dalam kategori Indonesia Melayani
Oleh: Info Bank Magazine Terbaik dan meraih Silver dalam kategori Indonesia Bersih Terbaik
Oleh: BUMN Track Magazine

MEI 5

04 Mei

Perusahaan
Tata Kelola
HR Asia
Telkom kembali meraih predikat Best Company to Work for in
Asia 2018 dalam Business Media Internasional.
Oleh: HR Asia Magazine

31 Mei 6
04 Indonesia Top 100 Most Valuable Award

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Telkom meraih peringkat 1 pada Most Valuable Indonesian
Brands 2018 dengan US$ 5.168 Million Brand Value & AAA
03 Mei Brand Rating
Selular Award 2018 Oleh: Brand Finance & SWA Magazine
Telkom mendapatkan penghargaan sebagai Best
Social Contribution Program dan Best Home Internet
Oleh: selular.id
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

JUNI
01 01 Juni
Asia Pacific Stevie Award 2018 8
Telkom dinobatkan sebagai Organization of the Year dengan
meraih 56 Awards di antaranya 14 Gold, 30 Silver dan 12 Bronze
Lampiran

Oleh: Stevie International

08 Juni
Asian Excellence Award
Telkom meraih penghargaan sebagai Asia’s Best CEO,
Asia’s Best CFO dan Best Investor Relation Company (Indonesia)
9
Oleh: Corporate Governance Asia
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 51


JULI
11 Juli
Sri Kehati Appreciation 2018
Telkom mendapatkan apresiasi sebagai #20
Kehati Appreciation
Oleh: SWA & Kehati

11 Juli
The Special Achievement in GIS (SAG) Award
Ceremony
Telkom meraih penghargaan sebagai Special Achievement in GIS
Oleh: ESRI User Conference

AGUSTUS
15 Agustus
Asia Pacific ICT Award
Telkom dinobatkan sebagai Telecom Service Provider of the
Year dan Telecom CEO of the Year
Oleh: Frost and Sullivan

15 Agustus
06 Indonesia Original Brand Award 2018
Telkom meraih penghargaan sebagai 007 Product Category SLI
IndiHome meraih penghargaan dalam kategori Product Fixed
06 Agustus Broadband
Tempo Country Contributor Award Oleh: Bussiness Digest and SWA
Telkom berada di peringkat 3 Besar dalam Sektor
Infrastruktur, Utility, dan Transportasi
Oleh: Majalah Tempo

SEPTEMBER
25 September
Social Media Award
Telkom meraih penghargaan dalam kategori Internet Service
Provider Fixed
Oleh: Marketing Magz + Media Wave

26 September
04 9th BUMN Awards
Telkom mendapat Special Award sebagai Pembayar Pajak
Terbesar dan BUMN predikat sangat bagus selama lima
04 September tahun berturut-turut
Asia Pacific HRM Congress Awards 2018 Oleh: Info Bank Magazine
Abdus Somad Arief sebagai Direktur Wholesale and
International Service Telkom menerima penghargaan
sebagai Exemplary Leader
Oleh: TIMES Ascent

52 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
OKTOBER

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
19 Oktober
IPRA Golden World Awards for Excellence 2018
Campaign Musik untuk Indonesia meraih IPRA Golden World
Award kategori Inhouse Social Media 3
Oleh: International Public Relations Association

24 Oktober
24

Tentang
Telkom
Indonesia Best Brand Award
Telkom meraih penghargaan sebagai Indonesia Best Brand
Oleh: CMO Asia

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
NOVEMBER
14 14 November 5
ASEAN Engineering Award
1. Direktur Digital and Strategic Portfolio Telkom menerima

Perusahaan
Tata Kelola
penghargaan “Honorary Member” dari The ASEAN
Federation of Engineering Organisations 2018
2. Direktur Wholesale and International Service menerima
penghargaan “Honorary Fellow” dari The ASEAN
Federation of Engineering Organisations 2018
3. Telkom meraih penghargaan sebagai
Outstanding Engineering Achievement Award 2018
ASEAN
6
23 atas keberhasilannya menyelesaikan proyek satelit

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Merah Putih untuk menyediakan Broadband dan Link
berkecepatan tinggi dalam menjangkau pengguna
internet di daerah pedesaan khususnya Indonesia Timur
4. Telkom meraih penghargaan sebagai ASEAN Outstanding
Engineering Achievement Award 2018 dalam
menyediakan Broadband dan Link kecepatan tinggi 7
dengan menggunakan Under Water FO Cable System dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

sepanjang Pulau Sulawesi, Maluku, sampai ke Papua


Oleh: Persatuan Insinyur Indonesia (PII)

13 November 23 November
Economic Challenges Award 2018 Apresiasi Indonesia Untuk BUMN
Telkom memenangkan kategori Infrastruktur Telkom meraih 4 penghargaan di antaranya Palu and 8
Oleh: Metro TV Donggala Saviors: Quick Emergency Response in
Telecommunication Infrastructure Recovery, BUMN
Penyelamat Bencana, BUMN Populer di Sektor Informasi dan
Lampiran

Telekomunikasi serta Top 5 BUMN dalam Inovasi


Oleh: Warta Ekonomi

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 53


DESEMBER
06 06 Desember
Top IT & Telco Award
IndiHome meraih Top Fixed Internet Provider 2018
Oleh: Majalah itWorks

10 Desember
The 10th IICD Award 2018
Telkom meraih Best SOE dan Top 50 Big Capitalization Public
Listed Company
Oleh: IICD dan Kontan

19 13 Desember
Digital Inclusion Award 2018
Telkom meraih penghargaan dalam kategori Established
Company
Oleh: Mastel

19 Desember
Investor Award
(Tokoh Finansial Indonesia)
03 Desember Telkom mendapat apresiasi sebagai BUMN Terbaik 2018
IDX Appreciation 2018 dalam Bidang Non Keuangan Sektor Telekomunikasi &
Telkom sebagai Perusahaan Terbuka mencatatkan Penyiaran
Saham Terbaik dalam kategori Kapitalisasi Pasar di Oleh: Majalah Investor
Atas Rp10 Triliun
Oleh: IDX, KPEI, KSEI

06 Desember
Mobile DNA Awards 2018
IndiHome memenangkan Gold Winner dalam kategori
Provider Internet Broadband
Oleh: Markplus INC

54 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
SERTIFIKASI

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Telkom mendapatkan berbagai macam sertifikasi sebagai perwujudan komitmen Telkom untuk memberikan yang terbaik bagi
pelanggan dan menerapkan standar internasional. Berikut daftar sertifikasi dan ISO yang dimiliki Telkom:

Badan atau Lembaga yang


No Penerima Tahun Sertifikasi Masa Berlaku
memberikan 3
1. Telkom 2018 SNI ISO/IEC 27001:2013 TUV Rheinland 2021
2018 ISO 9001:2015 QMS TUV Rheinland 2021

Tentang
Telkom
2018 ISO 27001:2013 ISMS TUV Rheinland 2021
2018 ISO 22301:2012 BCMS TUV Rheinland 2021
2018 ISO 20000-1:2011 ITSMS TUV Rheinland 2021
2. Laboratorium Penguji (Divisi 2016 ISO 17025:2008 Komite Akreditasi Nasional 2019
Digital Service)
3. Laboratorium Kalibrasi 2016 ISO 17025:2008 Komite Akreditasi Nasional 2019
4
(Divisi Digital Service)
4. Telkomsel 2013 ISO/IEC 27001:2013 Bureau Veritas Certification 2019

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
2014 ISO 9001:2008 TUV-NORD *)
5. Telkom Infra 2015 ISO 9001:2008 URS International 2018
6. TelkomMetra 2015 ISO 9001:2008 TUV Rheinland 2018
7. Metrasat 2015 ISO 9001:2008 TUV Rheinland 2018
8. AdMedika 2015 ISO 9001:2008 Guardian Independent 2018 5
Certification (GIC)
2016 ISO/IEC 27001:2013 British Standards Institution (BSI) 2019

Perusahaan
Tata Kelola
9. MD Media 2018 IT IL Foundation Certificate in IT IT IL Foundation NA
Service Management
10. Infomedia 2016 ISO 27001:2013 TUV NORD Indonesia 2019
11. Finnet 2017 ISO/IEC 27001:2005 TUV Rheinland 2020
12. Telkomsigma 2014 EMS ISO 14001 British Standard 2019
Institution (BSI)
2014 Oracle Platinum Partner Oracle 2019 6
2016 Health & Safety Certification British Standards Institution (BSI) 2019

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
2016 Integrated Management System British Standards Institution (BSI) 2019
Certification PAS 99:2012
2016 ISO 27001 British Standards Institution (BSI) 2019
2017 Payment Card Industry Data TUV Rheinland 2019
Security
2018 ISO 27001:2013 Bureau Veritas Indonesia 2021
13. Telin 2016 ISO 20000 - 1:2011 PT SGS 2019 7
2018 ISO 27000-1:2013 Intertek 2019
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

2018 ISO 20000-1:2011 Intertek 2021


14. Telin Singapore 2016 Tier III Data Center Certification Uptime Institute 2018
2016 Tier IV Data Center Certification Uptime Institute 2019
15. Graha Sarana Duta 2016 ISO 9001: 2015 LLOYD Register 2019
16. Telkomsat 2016 ISO 9001:2008 TUV Rheinland Cert GmbH Am 2018
Grauen Stein – 51105 KoIn 8
2017 OHSAS 18001:2007 TUV Rheinland Cert GmbH Am 2020
Grauen Stein – 51105 KoIn
Lampiran

17. Telkom Akses 2017 ISO9001:2015 British Standards Institution (BSI) 2019
2017 OHSAS 18001:2007 British Standards Institution (BSI) 2019
2016 CIQS 2000:2009 TPCC 2019
18. PINS 2018 ISO 9001:2015 URS Services Indonesia 2019

19. SSI
2018
2017
Renewal Gold Certified Partner
ISO 9001 : 2015
CISCO
Lioyd’s Register LRQA
*)
2020
9
Keterangan:
Laporan Keuangan

*) Dilakukan proses update setiap tahun.


Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 55


STRUKTUR ORGANISASI TELKOM
Struktur organisasi Telkom per tanggal 31 Desember 2018. Direktur Utama
(Alex Janangkih Sinaga)

Direktur Enterprise & Direktur Consumer Direktur Wholesale & Direktur Network, Direktur Digital &
Business Service (COO) Service (CRO) International Service IT & Solution Strategic Portfolio
(Dian Rachmawan) (Siti Choiriana) (Abdus Somad Arief) (Zulhelfi Abidin) (David Bangun)

C AVP Sekretariat
Direktorat DSP
O AVP Sekretariat AVP Sekretariat AVP Sekretariat AVP Sekretariat
Direktorat EBIS Direktorat CONS Direktorat WINS Direktorat NITS VP Corporate Strategic
R Planning
P (Torkis Ropinda
Sihombing)
O VP Enterprise
Planning Strategy
VP Planning &
Resource Mgt
VP Strategy &
Planing
VP Infrastructure
Strategy & Governance SVP Portfolio & Synergy
R (Yusron Hariyadi) (Suarjaya Alit Mandala) (Mohamad Ramzy) (Era Kamali Nasution) (Pramasaleh Hario
Utomo)
A VP Enterprise VP Marketing VP Traffic VP IT Strategy &
T Business Development Management Production & Solution Governance VP Integrated
Portfolio Management
(Dudy Effendi) (Aulia E. Marinto) (Tri Nugroho BW) (Rizal Akbar)
E (Saiful Hidajat)

O VP Enterprise OVP Consumer


VP Network
VP Infrastructure &
Infastructure VP Synergy
F Parenting Operation
(Bagyo Nugroho)
Fulfillment
(Sujito)
Production & Solution
Service Performance
(Admiral Dasrin)
(Kukuh Pribadijanto)

F (Bastian Sembiring)

I VP Enterprise
OVP Consumer
VP Infrastructure
EVP Strategic
Investment
Performance Management
C Integration
Assurance
(Agus Winarno)
(Moh. Riza Sutjipto)
(Setyanto Hantoro)

E (Joni Heri)
VP Strategic
Investment Digital Telco
(Yusuf Wibisono)

VP Strategic
Investment ICT
& Services
(Bhimo Aryanto)

SVP Media & digital


Business
(Joddy Hernady)

VP Media & Digital


Strategy & Development
(Ign. Wiseto Prasetyo
Agung)

VP Media & Digital


Parenting & Performance
(Asli Brahmana)
U EVP Divisi EGM Divisi TV Video EVP Divisi EGM Divisi Service
N Enterprise Service (Anak Agung Gede Wholesale Service Operation
(Judi Achmadi) Mayun Wirayuda) (Priyono) (Revolin Simulsyah)
I
T EVP Divisi EGM Divisi Service
Business Service Solution
B (Tri Gunadi) (Abdi Mulyanta Ginting)

I EVP Divisi EGM Divisi Planning


S Government Service & Deployment
(M. Amperandus
(Mohammad Salsabil) EGM Divisi
N Simanjuntak) Digital Service

I EGM Information
Technology
S (Alip Priyono)
Kepala Project CX
Transformation
(Sri Safitri)

EVP Telkom EVP Telkom EVP Telkom EVP Telkom


EVP Telkom Regional I
Regional II Regional III Regional IV Regional V
(Stanislaus Susatyo)
(Teuku Muda Nanta) (I Ketut Budi Utama) (Joko Raharjo) (Suparwiyanto)

56 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


Direktur Human
Direktur Keuangan
Capital Management
(Harry Mozarta Zen) SVP Corporate SVP Internal Audit SVP Program
(Herdy Rosadi Harman)
Secretary (Harry Suseno Management Office
(Afriwandi) Hadisoebroto) (Ikhsan)

AVP Sekretariat AVP Sekretariat VP Corporate VP Planning &


PMO Controller
Direktorat KEU Direktorat HCM Communication Development Audit
Team
(Arif Prabowo) (Imam Santoso)

SVP VP HC Strategic VP Infrastructure &


Group Financial Planning VP Regulatory AVP PMO Planning
Management Operation Audit
Analysis & Control Management & Design
(Dharma Syahputra) (Purwadi Siswana)
(Edi Witjara) (Henry Christiadi)

VP Financial
VP HC VP Information
Controller CFU Consumer, AVP Monitoring
Development VP Corporate Technology Audit
WIB & Digital Service
Office Support (Rahadian Krishna & Reporting
(Irphan Wijaya) (Dwi Heriyanto B.)
(Hardi Purwanto) Sundara)

VP Financial VP HC Organizational
Controller CFU Effectiveness VP Legal & VP Integrated &
AVP Communications
Enterprise (Danang Baskoro Compliance Financial Audit
& Supporting
(Devindra Kamal) Dwinugroho) (Junian Sidharta) (Agus Widjajanto)

VP Telkom
VP Corporate Finance Smart Office
(Siti Rakhmawati) (Ardi Purwanto)

VP Financial Policy &


Process Management
(Muchamad Noor Hidayat)

VP
Investor Relation
(Andi Setiawan)

SGM SSO Finance Center SGM Assesment Center


(Fajar Wibawa) Indonesia
(Teuku Zilmahram)
SGM SSO
Procurement & Sourcing
SGM Community
(Weriza)
Development Center
SGM Asset Management (Sindhu Aryanto)
Center
(Heru Kurniawan)
Project Director SGM HC Business Partner
Proyek T-ISCM (Djonet Hartono)
(I Ketut Dody Wirawan)
Kepala Project SGM Telkom Corporate
SSO TelkomGroup University
(Devi Alzy) (Rina Djunita Pasaribu)
Kepala Project IFRS
(Martinus Wisnu Adji)

EVP Telkom EVP Telkom


Regional VI Regional VII
(Edwin Aristiawan) (Aris Dwi Tjahjanto)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 57


PROFIL DEWAN KOMISARIS
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS YANG MENJABAT PER 31 DESEMBER 2018

Lahir : Kebumen, 16 Juni 1964


Usia/Umur : 54 tahun
Hendri Saparini
Komisaris Utama Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1988 Sarjana Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
1997 Master dari International Development Policy,
University of Tsukuba, Jepang.
1999 Doktor dari International Political Economy,
University of Tsukuba, Jepang.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tanggal 19 Desember 2014.

Riwayat Jabatan
2016 – sekarang Anggota Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN).
2015 – sekarang Ketua Komite Kebijakan Publik Kementerian BUMN.
2014 – sekarang Anggota Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK.
2009 – sekarang Pengajar Tamu di LAN, Lemhanas dan beberapa Lembaga Pemerintah
2013 – 2016 Founder and Executive Director of CORE Indonesia.

Lahir : Tanjung Pinang, 10 Juni 1960


Rinaldi Firmansyah Usia/Umur : 58 tahun
Komisaris Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1985 Sarjana Teknik, Institut Teknologi Bandung.
1988 Master of Bisnis Administration,
Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) Jakarta.
2014 Doktor bidang Manajemen, Universitas Padjajaran, Bandung.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 17 April 2015.

Riwayat Jabatan
2016 – sekarang Advisory Board Member, Daestrum Capital.
2014 – sekarang Komisaris, PT Elnusa Tbk.
2015 Komisaris, PT Indosat Tbk.
2013 – 2016 Komisaris, PT Bluebird Tbk.
2013 – 2016 Komisaris Utama, PT PLN Batam.
2007 – 2012 CEO Telkom.
2004 – 2007 CFO Telkom.

58 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Lahir : Jakarta, 28 April 1971
Edwin Hidayat Abdullah Usia/Umur : 47 tahun
Komisaris Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta
3
Riwayat Pendidikan
1995 Sarjana Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Tentang
2005 Master of Public Management di Lee Kuan Yew School of Public

Telkom
Policy, NUS (in Cooperation with Kennedy School of Government,
Harvard University) di Singapura dan Amerika Serikat.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 April 2018. 4
Riwayat Jabatan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
2018 – sekarang Komisaris Utama, PT Icon+.
2015 – sekarang Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata.
2016 – 2018 Komisaris, PT Pertamina.
2015 – 2016 Komisaris, PT Telkomsel.
2004 – 2015 Komisaris, Independen PT Bumi Serpong Damai Tbk.
5

Perusahaan
Tata Kelola
Lahir : Jombang, 30 Desember 1966
Isa Rachmatarwata Usia/Umur : 52 tahun
Komisaris Kewarganegaraan : Indonesia 6
Domisili : Jakarta

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Riwayat Pendidikan
1990 Sarjana Matematika, Ilmu Pasti & Alam, Institut Teknologi Bandung.
1994 Master of Mathematic Actuarial Science,
University of Waterloo, Kanada.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 April 2018.
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Riwayat Jabatan
2017 – sekarang Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan.
2013 – 2017 Staf Ahli Menteri Keuangan
bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal.
2013 Pegawai Tinggi pada Badan Kebijakan Fiskal,
Kementerian Keuangan.
2006 – 2012 Kepala Biro Perasuransian, Badan Pengawas Pasar Modal dan 8
Lembaga Keuangan (BPPMLK), Kementerian Keuangan.
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 59


Lahir : Klaten, 14 September 1976
Margiyono Darsasumarja Usia/Umur : 42 tahun
Komisaris Independen Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
2008 Sarjana Hukum, Universitas Indonesia.
2012 Master di bidang Cyber Law, School of Law, University of Leeds.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 17 April 2015.

Riwayat Jabatan
2012 - 2015 Advocat Coordinator untuk Reform the Reformers Program pada
Komitmen untuk Pembaharuan Pemerintahan.
2012 - 2014 Pengajar Hukum Media & Internet di Universitas Bakrie.
2001 - 2011 Manajer Pengembangan Media, Voice of Human (VHR) Media.

Lahir : Garut, 12 Juli 1955


Cahyana Ahmadjayadi Usia/Umur : 63 tahun
Komisaris Independen Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bandung

Riwayat Pendidikan
1980 Sarjana Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung.
2004 Master di bidang Hukum Teknologi/Hukum Bisnis,
Universitas Padjajaran, Bandung.
2010 Doktor di bidang Hukum Cyber, Unversitas Padjajaran, Bandung.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 21 April 2017.

Riwayat Jabatan
2010 – 2013 Komisaris, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
2011 Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Polkam,
Kementerian Komunikasi dan Informatika.
2006 Founder Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).
2005 Dirjen Aplikasi Telematika, Kementerian Komunikasi
dan Informatika.
2002 Deputi Bidang Jaringan Komunikasi dan Informasi,
Kementerian Komunikasi dan Informatika.
1993 Regional Director Telkom Wilayah V-Jawa Barat.

60 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Lahir : Jakarta, 20 Juni 1958
Pamijati Pamela Johanna Usia/Umur : 60 tahun
Waluyo Kewarganegaraan : Indonesia 3
Komisaris Independen Domisili : Tangerang

Riwayat Pendidikan

Tentang
Telkom
1983 Master dari University of Tech. Deflt, Netherland.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 17 April 2015.

Riwayat Jabatan 4
2014 – 2015 Direktur Pemasaran Korporasi, Obession Media Group.
2006 – 2014 Asisten Direktur Penjualan dan Pemasaran, Metro TV.

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
2000 – 2006 Humas Korporasi, Metro TV & Media Group.

Perusahaan
Tata Kelola
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 61


ANGGOTA DEWAN KOMISARIS YANG BERAKHIR JABATANNYA
PADA TAHUN 2018

Lahir : Ciamis, 10 Oktober 1962


Hadiyanto Usia/Umur : 56 tahun
Komisaris Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bogor

Riwayat Pendidikan
1986 Sarjana Hukum, Universitas Padjajaran, Bandung.
1993 Master of Law (LLM), Harvard University Law School, USA.
2012 Doktor Ilmu Hukum, Universitas Padjajaran, Bandung.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 11 Mei 2012.

Riwayat Jabatan
2006 – 2016 Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan.
2007 – 2012 Komisaris Utama, PT Garuda Indonesia, Tbk.
2007 – 2009 Komisaris Utama, PT Bank Export Indonesia.
2005 – 2006 Kepala Biro Hukum, Sekretariat Jenderal Departemen Keuangan.
2003 – 2005 Alternate Executive Director, World Bank.

Lahir : Kijang, Kepulauan Riau, 27 Oktober 1968


Dolfie Othniel F. Palit Usia/Umur : 50 tahun
Komisaris Independen Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1995 Sarjana dari Institut Teknologi Bandung.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tanggal 19 Desember
2014.

Riwayat Jabatan
2012 – 2014 Anggota Badan Anggaran, DPR RI.
2009 – 2014 Anggota DPR RI.
2011 Anggota Panitia Khusus UU tentang BPJS.
2010 Anggota Panitia Khusus UU Pencegahan dan Pemberantasan
Tindak Pidana Uang.
2004 – 2009 Direktur Eksekutif, Lembaga Konsultan Strategis (Strategic
Planning) Riset Kebijakan dan Otonomi Daerah (REKODE).
2001 – 2003 Direktur Eksekutif, Yayasan Bumi Indonesia Hijau.

62 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PENDIDIKAN, PELATIHAN, SEMINAR DAN KONGRES

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi para anggota Dewan Komisaris, Telkom memberikan kesempatan bagi para
anggota Dewan Komisaris untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan sepanjang tahun 2018.

Nama Komisaris Pendidikan / Pelatihan/Seminar/Kongres Waktu Tempat


Hendri Saparini Mobile World Congress 2018 26 Februari - 2 Maret 2018 Barcelona, Spanyol
3
Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia
Industry

Tentang
Telkom
Pertemuan dengan Softbank dan NEC 17-21 Juli 2018 Jepang
Sosialisasi Integrated Talent Management 1 Agustus 2018 Jakarta, Indonesia
System (Kementerian BUMN)
EduTech Asia 2018 8-10 Oktober 2018 Singapura
Rinaldi Firmansyah Mobile World Congress 2018 26 Februari - 2 Maret 2018 Barcelona, Spanyol 4
Asia Pacific Risk Symposium 6 Juni 2018 Singapura

Pembahasan
Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia

Manajemen
Analisa dan
Industry
Pertemuan dengan Softbank dan NEC 17-21 Juli 2018 Jepang
ICT, Consumer’s Integration and Industry 4.0 14 September 2018 Singapura
Association for Financial Professional 4-7 November 2018 Chicago, USA
Edwin Hidayat Abdullah Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia 5
Industry
Isa Rachmatarwata Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia

Perusahaan
Tata Kelola
Industry
Factory and Research Visit 9-11 September 2018 Shenzhen, China
Margiyono Darsasumarja Bali Annual Telkom Conference (BATIC) 2018 3-6 April 2018 Bali, Indonesia
Asia Pacific Risk Symposium 6 Juni 2018 Singapura
Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia
Industry 6
Factory and Research Visit 9-11 September 2018 Shenzhen, China

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
RIMS Cyber Risk Annual Conference 22-25 September 2018 San Diego, USA
Cahyana Ahmadjayadi Mobile World Congress 2018 26 Februari - 2 Maret 2018 Barcelona, Spanyol
Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia
Industry
Pertemuan dengan Softbank dan NEC 17-21 Juli 2018 Jepang
The IRES - 506th International Conference
on E-Education, E-Business, E-Management
9-10 Desember 2018 Kyoto, Jepang 7
and E-Learning dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Pamijati Pamela Johanna Diskusi update knowledge perkembangan 21-24 Februari 2018 Athena, Yunani
Waluyo layanan fixed broadband di Eropa
Strategic Discussion on Global Telco 4 Juli 2018 Jakarta, Indonesia
Industry
EduTech Asia 2018 8-10 Oktober 2018 Singapura
8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 63


HUBUNGAN AFILIASI KOMISARIS

Sesuai dengan prinsip transparansi dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG, Telkom mengungkapkan
hubungan afiliasi anggota Dewan Komisaris dengan sesama Komisaris, Direksi, dan pemegang saham utama dan pengendali,
termasuk juga nama pihak yang terafiliasi.

Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan


Pemegang Pemegang
Dewan Komisaris (BOC) BOC BOD Saham BOC BOD Saham
Pengendali(1) Pengendali(1)
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak

Hendri Saparini √ √ √ √ √ √

Rinaldi Firmansyah √ √ √ √ √ √

Edwin Hidayat Abdullah √ √ √ √ √ √

Isa Rachmatarwata √ √ √ √ √ √

Margiyono Darsasumarja √ √ √ √ √ √

Cahyana Ahmadjayadi √ √ √ √ √ √

Pamijati Pamela Johanna


√ √ √ √ √ √
Waluyo

Hadiyanto* √ √ √ √ √ √

Dolfie Othniel Fredric


√ √ √ √ √ √
Palit **

Keterangan:
(1) Pemegang saham pengendali dalam hal ini adalah Pemerintah Indonesia yang diwakili Menteri BUMN sebagai pemegang saham utama.
* Tidak menjabat lagi sejak 27 April 2018.
** Tidak menjabat lagi sejak 20 September 2018.

PERNYATAAN INDEPENDENSI

Telkom mewajibkan Komisaris Independen untuk menandatangani Pernyataan Independensi Komisaris Independen dalam hal
Komisaris Independen telah menjabat lebih dari 2 (dua) periode. Hingga saat disusunnya Laporan ini, Komisaris Independen Telkom
baru menjabat sejak tahun 2015 dan 2016 sehingga belum menjabat lebih dari 2 (dua) periode.

64 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018
65
pemerataan koneksi broadband di Indonesia.
Analisa dan Laporan

Kekompakan teknisi IndiHome menjadi bagian dari


Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom Indonesia Telkom
Manajemen dan Direksi
PROFIL DIREKSI
DIREKSI YANG MENJABAT PER 31 DESEMBER 2018

Lahir : Pematang Siantar, 27 September 1961


Usia/Umur : 57 tahun
Alex Janangkih Sinaga
Direktur Utama Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1986 Sarjana Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung.
1994 Master di bidang Telematika, University of Surrey,
Guildford-Inggris.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tanggal
19 Desember 2014.

Riwayat Jabatan
2012 – 2014 Direktur Utama, Telkomsel.
2007 – 2012 Direktur Utama, Multimedia Nusantara.
2005 – 2007 Executive General Manager Divisi Enterprise Service.
2002 – 2005 Executive General Manager Divisi Fixed Wireless Network.
2002 Senior Manager Business Performance Telkom Divisi Regional II Jakarta.
2000 – 2002 General Manager Telkom Jakarta Barat.
1998 – 1999 General Manager Telkom Surabaya Barat.
1997 – 1998 General Manager Telkom Malang.

Lahir : Tanjung Pinang, 9 Januari 1969


Harry Mozarta Zen Usia/Umur : 49 tahun
Direktur Keuangan Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1993 Sarjana Teknik Jurusan Metalurgi Fakultas Teknik,
Universitas Indonesia.
1996 MBA Corporate Finance and Financial Institutions & Market,
State University of New York, Buffalo.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 22 April 2016.

Riwayat Jabatan
2008 – 2015 Direktur Utama, PT Credit Suisse Securities Indonesia.
2007 – 2008 Direktur, Barclays Capital.
2001 – 2007 Co-Head Investment Banking, PT Bahana Sekuritas.
1996 – 2001 Assistant Vice President Global Corporate Banking, Citibank.
1993 – 1994 Official Assistant Global Consumer Banking, Citibank.

66 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Lahir : Bandung, 5 September 1965
David Bangun Usia/Umur : 53 tahun
Direktur Digital & Strategic Portfolio Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bandung
3
Riwayat Pendidikan
1989 Sarjana Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung.
1999 Master of Engineering in Electrical Engineering,

Tentang
Telkom
Cornell University, New York, USA.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 21 April 2017.
4
Riwayat Jabatan
2014 - 2017 Direktur Utama, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
2013 – 2014 Executive General Manager Network of Broadband.
2011 – 2014 Komisaris, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin).
2011 – 2013 Executive General Manager Infratel.
2009 – 2011 Vice President Infrastructure & Service Planning.
2007 – 2009 Assistant Vice President Investment Analysis.
5

Perusahaan
Tata Kelola
Lahir : Surabaya, 14 Mei 1964
Dian Rachmawan Usia/Umur : 54 tahun
Direktur Enterprise & Kewarganegaraan : Indonesia
Business Service Domisili : Bogor 6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Riwayat Pendidikan
1987 Sarjana Teknik Elektro dan Telekomunikasi,
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.
1994 Master of Science in Communication and Real Time System,
Telecommunications Engineering, University of Bradford, Inggris.

Dasar Penunjukan 7
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 21 April 2017. dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Riwayat Jabatan
2014 – 2017 Direktur Consumer Service Telkom.
2011 – 2014 CEO PT Telekomunikasi Indonesia International (Hong Kong) Limited.
2007 – 2011 Direktur Network Operation & Engineering Business &
Partnership Development, Telin.
2005 – 2007
2004 – 2005
Executive General Manager Divisi Fixed Wireless Network Telkom.
General Manager, Telkom Jakarta Selatan.
8
2001 – 2004 General Manager Interconnection & Partnership
Telkom Regional II Jakarta.
Lampiran

2000 – 2001 AVP Interconnection Planning, Kantor Pusat Telkom.

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 67


Lahir : Sidoarjo, 25 September 1963
Abdus Somad Arief Usia/Umur : 55 tahun
Direktur Wholesale & Kewarganegaraan : Indonesia
International Service Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1988 Sarjana Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung. 
2000 Master Sistem Teknologi dan Informasi,
Institut Teknologi Bandung.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 21 April 2017.

Riwayat Jabatan
2018 – sekarang Komisaris Utama PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).
2017 – sekarang Komisaris Utama PT Telkom Indonesia International (Telin).
2015 – 2017 Komisaris Utama, PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia.
(Telkom Infra).
2015 – 2017 Komisaris Utama, PT Teltranet Aplikasi Solusi (Telkom Telstra).
2014 – 2017 Direktur Network & IT Solution, Telkom.
2015 Komisaris, PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma).
2015 Komisaris, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
2012 – 2014 Direktur Network, Telkomsel.
2012 – 2014 Komisaris, PT Daya Mitra Telekomunikasi (Mitratel).
2011 – 2012 Komisaris Utama, PT Pramindo Ikat Nusantara.
2009 – 2012 Executive General Manager Divisi Enterprise Service, Telkom.
2010 – 2011 Komisaris, PT Infomedia Nusantara.
2008 – 2009 Vice President of Business Development, Telkom.
2007 – 2008 Deputy Executive General Manager Divisi Enterprise Service, Telkom.

Lahir : Bandung, 28 Juni 1963


Herdy Rosadi Harman Usia/Umur : 55 tahun
Direktur Human Kewarganegaraan : Indonesia
Capital Management Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1986 Sarjana Hukum, Universitas Padjajaran, Bandung.
1993 Master of Business Administration
dari Asian Institute Management Philippines,
Institute Management Telkom University.
1998 Master of Law (LLM), American University,
Washiongton DC, Amerika Serikat.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom
tanggal 19 Desember 2014.

Riwayat Jabatan
2012 – 2014 Direktur Human Capital Management, Telkomsel.
2007 – 2012 VP Regulatory Management, Telkom.
2006 – 2007 VP Legal & Compliance, Telkom.
2004 – 2006 General Manager Management Support, Telkom.

68 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Lahir : Bukittinggi, 1 Januari 1962

Dewan Komisaris
Zulhelfi Abidin Usia/Umur : 56 tahun

dan Direksi
Laporan
Direktur Network & IT Solution Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Riwayat Pendidikan
1987 Sarjana Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung.
1996 Master Computer Science, University of Wollongong, Australia. 3
Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 21 April 2017.

Tentang
Telkom
Riwayat Jabatan
2017 – 2018 Komisaris Utama, PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia.
2015 – 2017 Direktur, BRI.
2014 – 2015 Senior Executive Vice President, BRI.
2012 – 2015 Komisaris, Bank BRI Syariah. 4
2007 – 2014 Kepala Divisi Teknologi Sistem Informasi, BRI.

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
5

Perusahaan
Tata Kelola
Lahir : Magetan, 28 Mei 1970
Usia/Umur : 48 tahun
Siti Choiriana 6
Direktur Consumer Service Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Riwayat Pendidikan
1993 Sarjana Teknik Elektro,
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.
2005 Magister Manajemen Teknologi,
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.
7
Dasar Penunjukan dan Bina Lingkungan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 April 2018.
Program Kemitraan

Riwayat Jabatan
2017 – 2018 Komisaris, Telkom Sigma.
2013 – 2018 Executive Vice President Divisi Enterprise Service, Telkom.
2016 – 2017 Chief of Commissioner, Patrakom.
2016 – 2016
2013 – 2015
Komisaris, AdMedika.
Komisaris, Finnet.
8
2012 – 2013 Deputy Executive Vice President Divisi Enterprise Service, Telkom.
2009 – 2012 General Manager Enterprise Finance & Banking.
Lampiran

Divisi Enterprise Service, Telkom.


2007 – 2009 General Manager Enterprise Divisi Telkom Regional V Surabaya.

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 69


DIREKSI YANG BERAKHIR JABATANNYA PADA TAHUN 2018

Lahir : Gresik, 12 Desember 1964


Mas’ud Khamid Usia/Umur : 54 tahun
Direktur Consumer Service Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Surabaya

Riwayat Pendidikan
1989 Sarjana Teknik Fisika,
Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Dasar Penunjukan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 21 April 2017.

Riwayat Jabatan
2015 – 2017 Chief of Commissioner, Telkom Sigma.
2012 – 2017 Direktur Sales, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
2012 – 2014 Komisaris, PT PINS Indonesia.
2011 – 2012 Executive General Manager Telkom Flexi.
2011 – 2012 Komisaris, PT Metra Digital Media.
2010 – 2011 Executive General Manager Telkom West Area.
2008 – 2010 Executive General Manager Divisi Telkom Regional II Jakarta.
2007 – 2008 Executive General Manager Divisi Telkom Regional V Jawa Timur.

70 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PENDIDIKAN, PELATIHAN, SEMINAR DAN KONGRES

Dewan Komisaris
dan Direksi
Untuk meningkatkan kompetensi Direksi, Telkom memberikan kesempatan kepada setiap anggota Direksi untuk mengikuti

Laporan
pendidikan dan pelatihan sepanjang tahun buku 2018.

Nama Direksi Pendidikan/Pelatihan/Seminar/Kongres Waktu Tempat


Alex Janangkih World Economic Forum 2018 dan Indonesia Investment 23-26 Januari 2018 Davos, Switzerland 3
Sinaga Day Bersama Kementerian BUMN
Pembicara di Rakor BUMN dengan Kementerian BUMN 12 Maret 2018 Bogor

Tentang
Pembicara di Rakor BUMN dengan Kementerian BUMN 25 April 2018 Solo

Telkom
Keynote speech Bandung ICT Expo 2018 27 September 2018 Bandung
Pembicara di Rakor BUMN dengan Kementerian BUMN 28 Oktober 2018 Bontang
Harry Mozarta Pembicara di 19th Malaysia-Indonesia International 17-18 Oktober 2018 Pontianak
Zen Conference on Economics, Management and Accounting
4
Pembicara dalam diskusi Panel: Contemporary Issue of 11 Desember 2018 Jakarta
SAK Full IFRS di Kongres XIII Ikatan Akuntan Indonesia

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
David Bangun Executive Training of Strategic Merger & Acquisition 10-15 Juni 2018 Wharton University,
USA
Privat Discussion McKinsey “The Digital Archipelago: How 29 Agustus 2018 Jakarta
Online Commerce is Driving Indonesia’s Economic”
Focus Group Discussion KADIN “Kebijakan Implementasi 17 Oktober 2018 Jakarta
E-Logistik Menuju era 4.0” 5
The Conference of Asean Federation of Engineering 14 November 2018 Singapura
Organization (CAFEO)

Perusahaan
Round Table Forum Kementrian Kominfo “Outlook Industri 12 Desember 2018 Jakarta

Tata Kelola
Telekomunikasi Indonesia 2019: Peluang dan Tantangan
serta Kebijakan Regulasinya”
Dian Rachmawan Diskusi Panel HKI : “Digital Transformation To Support 26 Juli 2018 Legian – Bali
Indonesia’s Fourth Industrial Revolution”.
Leadership Talk “Hidup di Era Digital Mulai 2020” 25 Oktober 2018 Auditorium Microsoft
Indonesia Bursa Efek
Indonesia, Tower 2,18F
6
Workshop “Inovasi & Transformasi Digital” 31 Oktober 2018 Gedung BPPT II lt. 2

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Seminar Nasional HKI “Mengintegrasikan Pembangunan 1 November 2018 Hall A, Conference
Infrastruktur dalam Konsep Pengembangan Kawasan Room 3 JIEXPO
Industri Modern” Kemayoran
Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan Politeknik 3 November 2018 Swiss-Bel Balikpapan
Negeri Balikpapan “Peningkatan Inovasi Teknologi Terapan
dengan Strategi Bisnis Menuju Kemandirian dan Daya
Saing”
7
CX Summit 2018: Delivering the WOW Customer Experience 12 Desember 2018 The Ritz Carlton Mega
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

through Digital Transformation. Kuningan Jakarta.


Leadership Development Program Pejabat Pimpinan Tinggi 13 Desember 2019 The Park Lane Hotel,
Pratama Kementerian Kesehatan. Jakarta Selatan
Kongres Forum TI BUMN: “Tata Kelola TI dan Transformasi 19 Desember 2019 Hotel Rafles, Mega
Digital dalam memperkuat Sinergi BUMN”. Kuningan, Jakarta

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 71


Nama Direksi Pendidikan/Pelatihan/Seminar/Kongres Waktu Tempat
Abdus Somad Pacific Telecomunication Council Januari 2018 Hawaii
Arief IT Infrastucture Summit 2018 Maret 2018 Jakarta
Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2018 April 2018 Bali
Asia Pacific Satellite Conference (APSAT) 2018 Juli 2018 Jakarta
Herdy Rosadi Keynote Speaker pada Rakortas Direktorat SDM dan 7 Februari 2018 Gresik
Harman Hukum PT Pegadaian, “Pengelolaan Human Capital pada
era Transformasi”.
Keynote Speaker pada Sidang Pleno ke-14 AFEBI (Asosiasi 18-20 April 2018 Pekanbaru
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia), “Mempersiapkan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam menghadapi
Tantangan Revolusi Industri 4.0”.
Keynote Speaker pada Rakor Teknis Pengelola SDM BPK- 2 Mei 2018 Padang
RI, “Tantangan Pengelola SDM di Era Digital”
Keynote Speaker di Kementerian Pertahanan, “Sharing 23 Mei 2018 Jakarta
Pengelolaan SDM”
Keynote Speaker di KPK, “Sharing Pengelolaan SDM” 4 Juni 2018 Jakarta
Keynote Speaker pada Seminar Nasional Fakultas Ekonomi 4 Juli 2018 Bangkalan
dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura, “Tantangan dan
peluang Fakultas Ekonomi dan Bisnis menghadapi era
Digital”
Keynote Speaker pada Seminar Ikatan Internal Auditor 29 Agustus 2018 Bali
(IIA), “Managing Risk in Talent Management”
Keynote Speaker pada Kongres Nasional Indonesia 21 November 2018 Jakarta
Kompeten, “Transformasi peran praktisi SDM dalam
menghadapi Revolusi Industri 4.0”
Keynote Speaker pada Festival Budaya Kementerian 4 Desember 2018 Jakarta
Keuangan RI, “Transformation Story: Transformasi Mindset
dan Produktivitas di Era Digital”
Zulhelfi Abidin Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2018 April 2018 Bali
Workshop Leading 5G Innovations by ZTE 2 April 2018 Four Season Hotel
Jakarta
Workshop Security Awarness 19 April 2018 The Westin Hotel
Jakarta
Strategic Discussion on Global Telco Industry Update 4 Juli 2018 Telkom Landmark
Tower, Jakarta
Siti Choiriana Sharing dan Diskusi Terbuka dalam Rangka Hari 23 Mei 2018 Jakarta
Kebangkitan Nasional dengan tema “Pemberdayaan Anak
Muda di BUMN Digital”
Inspiring Talk pada MMT Graduation ITS dengan tema 24 Agustus 2018 Surabaya
“How Millennials are Changing the Rule of Business”
Narasumber pada acara KOWANI (Kongres Wanita 13 September 2018 Yogyakarta
Indonesia) dengan tema “Transforming Society Through
Women Empowerment”
Narasumber pada Rakor BUMN dengan tema “SOE Digital 28 Oktober 2018 Bontang
Transformation”
Narasumber pada Seminar Manajemen Bisnis ITS 3 November 2018 Surabaya
dengan tema “Big Data Analytics & Artificial Intelligent in
Business”

72 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI

Dewan Komisaris
dan Direksi
Sesuai dengan prinsip transparansi dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG, Telkom mengungkapkan

Laporan
hubungan afiliasi anggota Direksi dengan sesama Direksi, Komisaris, dan pemegang saham utama dan pengendali, termasuk juga
nama pihak yang terafiliasi.

3
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan

Pemegang Pemegang

Tentang
Direksi (BOD) BOC BOD Saham BOC BOD Saham

Telkom
Pengendali(1) Pengendali(1)

Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak

Alex Janangkih Sinaga √ √ √ √ √ √ 4


Harry Mozarta Zen √ √ √ √ √ √

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
David Bangun √ √ √ √ √ √

Dian Rachmawan √ √ √ √ √ √

5
Abdus Somad Arief √ √ √ √ √ √

Perusahaan
Herdy Rosadi Harman √ √ √ √ √ √

Tata Kelola
Zulhelfi Abidin √ √ √ √ √ √

Siti Choiriana* √ √ √ √ √ √

6
Mas’ud Khamid** √ √ √ √ √ √

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Keterangan:
(1) Pemegang saham pengendali dalam hal ini adalah Pemerintah Indonesia yang diwakili Menteri BUMN sebagai pemegang saham utama.
* Menjabat mulai tanggal 27 April 2018.
** Menjabat sampai dengan tanggal 20 April 2018.

7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 73


KARYAWAN TELKOM
Bagi Telkom, karyawan merupakan mitra bisnis yang paling utama. Saat ini, karyawan Telkom bekerja secara profesional sepanjang
tahun 2018 untuk mencapai target dan visi Telkom yang bertransformasi menjadi Digital Telecommunication Company. Telkom
terus membangun kompetensi dan budaya digital karyawan.

PROFIL KARYAWAN

47,0% Total Karyawan

Karyawan Telkom

Karyawan Entitas Anak


53,0%

12,4%
Pendidikan
15,1%
Pasca Sarjana (S2 dan S3)

Sarjana
16,0%
Diploma

56,5%
Pra Kuliah

23,0% Usia
41,6%

< 30 tahun

30-45 tahun

35,4% > 45 tahun

25,1%
Gender

Pria

Wanita
74,9%

74 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Per akhir tahun 2018, TelkomGroup memiliki 24.071 karyawan yang terdiri dari 12.765 karyawan perusahaan induk dan 11.306

Dewan Komisaris
karyawan entitas anak. Melanjutkan upaya revitalisasi dan peningkatan efisiensi SDM pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah

dan Direksi
Laporan
karyawan Telkom pada tahun 2018 lebih rendah 8,5% dari tahun 2017.

Jumlah Karyawan Tahun 2016-2018

2018 2017 2016


3
Karyawan Telkom 12.765 13.956 14.933
Karyawan Entitas Anak 11.306 10.109 8.943
Total 24.071 24.065 23.876

Tentang
Telkom
JUMLAH KARYAWAN BERDASARKAN SEBARAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA
KARYAWAN 4
Pada tahun 2018, Telkom memiliki 8.027 orang karyawan atau 62,9% yang berlatar belakang sarjana dan pascasarjana. Sedangkan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
pada entitas anak secara keseluruhan, karyawan yang bergelar sarjana dan pascasarjana sebesar 8.563 orang atau 75,7%.

Dari sisi usia, sebagian besar karyawan TelkomGroup didominasi oleh karyawan berusia di bawah 45 tahun yaitu sebesar 58,4%
atau 14.062 orang. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa TelkomGroup memiliki komposisi karyawan dengan latar belakang
usia dan pendidikan yang baik serta cukup untuk proses regenerasi internal.
5
Jumlah Karyawan Berdasarkan Pendidikan Tahun 2016 - 2018

Perusahaan
Tata Kelola
2018 2017 2016
Entitas
Telkom Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Anak
Pra Kuliah 2.484 1.146 3.630 15,1 4.077 16,9 4.523 18,9

Diploma 2.254 1.597 3.851 16,0 4.228 17,6 4.478 18,8 6


Sarjana 5.943 7.666 13.609 56,5 13.017 54,1 12.324 51,6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Pascasarjana
2.084 897 2.981 12,4 2.743 11,4 2.551 10,7
(S2 dan S3)
Total 12.765 11.306 24.071 100,0 24.065 100,0 23.876 100,0

Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia Tahun 2016 - 2018 7


dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

2018 2017 2016


Entitas
Telkom Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Anak
Di bawah 30 tahun 1.942 3.606 5.548 23,0 4.572 19,0 3.512 14,7

Antara 30-45 tahun 2.261 6.253 8.514 35,4 8.490 35,3 8.514 35,7
8
Di atas 45 tahun 8.562 1.447 10.009 41,6 11.003 45,7 11.850 49,6

Total 12.765 11.306 24.071 100,0 24.065 100,0 23.876 100,0


Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 75


JUMLAH KARYAWAN BERDASARKAN POSISI JABATAN, STATUS KEPEGAWAIAN DAN
GENDER

TelkomGroup memiliki beberapa tingkatan jabatan, yaitu manajemen senior, manajemen madya, pengawas, dan tingkat jabatan
lainnya. Komposisi karyawan terbesar tahun 2018 ada pada posisi jabatan pengawas yaitu sebesar 45,9% atau 11.050 orang.

Kemudian, dari sisi gender, jumlah karyawan pria tercatat 18.021 orang, lebih banyak dari jumlah karyawan wanita yaitu 6.050
orang. Telkom tidak membedakan karyawan pria dan wanita dalam hal kesempatan kerja, namun minat pria lebih besar dari minat
wanita untuk bekerja di Telkom, khususnya untuk jenis pekerjaan lapangan.

Jumlah Karyawan Berdasarkan Posisi Jabatan Tahun 2016 - 2018

2018 2017 2016


Entitas
Telkom Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Anak
Manajemen Senior 211 192 403 1,7 655 2,7 620 2,6

Manajemen Madya 4.092 2.001 6.093 25,3 5.585 23,2 5.290 22,2

Pengawas 7.060 3.990 11.050 45,9 11.547 48,0 12.044 50,4

Lainnya 1.402 5.123 6.525 27,1 6.278 26,1 5.922 24,8

Total 12.765 11.306 24.071 100,0 24.065 100,0 23.876 100,0

Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender Tahun 2016 - 2018

2018 2017 2016


Entitas
Telkom Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Anak
Pria 9.786 8.235 18.021 74,9 18.231 75,8 18.311 76,7

Wanita 2.979 3.071 6.050 25,1 5.834 24,2 5.565 23,3

Total 12.765 11.306 24.071 100,0 24.065 100,0 23.876 100,0

76 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PERSAMAAN KESEMPATAN DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
TelkomGroup secara terus menerus melakukan pengembangan kompetensi karyawan, khususnya kemampuan berinovasi dan
kreativitas karyawan agar dapat berkontribusi maksimal pada kemajuan bisnis Telkom. Secara umum, Telkom berkomitmen
memberikan kesempatan yang sama bagi setiap karyawan untuk mengikuti program pengembangan kompetensi yang dijalankan.

Pada tahun 2018, sebanyak Rp130,6 miliar dana telah digunakan Telkom untuk pengembangan kompetensi, meningkat Rp109,6 3
miliar atau 19,2% dibandingkan tahun 2017. Jumlah tersebut tidak termasuk dana beasiswa pendidikan.

Tentang
Telkom
Jenis Program 2018 2017 2016
Pengembangan Entitas
Kompetensi Telkom Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Anak
Pelatihan 5.509 9.773 15.282 91,6 23.034 96,7 26.381 98,5
4
Sertifikasi 717 623 1.340 8,0 657 2,8 286 1,1

Beasiswa Pendidikan 72 - 72 0,4 133 0,5 118 0,4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Total 6.298 10.396 16.694 100,0 23.824 100,0 26.785 100,0

Perusahaan
Tata Kelola
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

Great People Trainee Program

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 77


KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
Struktur saham Telkom terdiri dari 1 lembar saham Seri A Dwiwarna, dan 99.062.216.599 lembar saham Seri B (saham biasa) dengan
modal dasar yang ditempatkan dan disetor penuh adalah sebanyak 99.062.216.600 lembar saham. Satu lembar saham Seri A
Dwiwarna tersebut merupakan milik Pemerintah Republik Indonesia.

Komposisi Pemegang Saham Telkom Pada Tanggal 31 Desember 2018

Saham Seri A
Saham Seri B (Saham Biasa) %
Dwiwarna
Pemerintah Republik Indonesia 1 51.602.353.560 52,09
Publik 47.459.863.039 47,91
Total 1 99.062.216.599 100,0

Komposisi pemegang saham Telkom per tanggal 31 Desember 2018 secara detail adalah sebagai berikut:

1. Pemegang Saham dengan Kepemilikan Lebih dari 5% (Pemegang Saham Utama/Pengendali)

Identitas Orang atau


Jenis Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan
Kelompok
Seri A Pemerintah 1 -
Seri B Pemerintah 51.602.353.560 52,09

2. Kepemilikan Saham oleh Direktur dan Komisaris

Pada tanggal 31 Desember 2018 tidak ada Komisaris atau Direktur yang memiliki lebih dari 1,0% saham Telkom.

Persentase
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Jumlah Saham
Kepemilikan
Komisaris Hendri Saparini 654.505 <0,01
Rinaldi Firmansyah 454.113 <0,01
Direksi Alex Janangkih Sinaga 1.683.359 <0,01
Harry Mozarta Zen 689.492 <0,01
Dian Rachmawan 1.575.562 <0,01
Abdus Somad Arief 1.515.022 <0,01
Herdy Rosadi Harman 1.514.720 <0,01
David Bangun 1.000 <0,01
Siti Choiriana 540 <0,01
Total 8.088.313 <0,01

78 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
3. Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5%

Dewan Komisaris
Pemegang Saham Biasa Telkom dengan Kepemilikan Perorangan Kurang dari 5%, pada tanggal 31 Desember 2018.

dan Direksi
Laporan
Persentase Kepemilikan
Jumlah Saham Biasa yang
Kelompok Saham Biasa
Dimiliki
Beredar (%)
Asing Badan usaha/Institusi 36.389.952.660 36,73
Perorangan/Individu 21.534.800 0,02 3
Lokal Badan usaha/Institusi
Perusahaan terbatas 2.795.328.652 2,82

Tentang
Telkom
Reksa dana 2.542.271.749 2,56
Perusahaan asuransi 3.170.313.097 3,20
Dana pensiun 1.564.740.600 1,58
Lain-lain 109.623.249 0,11
Perorangan/Individu 866.098.232 0,87 4
Total 47.459.863.039 47,91

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
4. Persentase Saham yang Dimiliki di Indonesia dan di Luar Indonesia
Pada tanggal 31 Desember 2018, sebanyak 70.803 pemegang saham (termasuk Pemerintah), terdaftar sebagai pemegang saham
biasa, yang mencakup juga 36.411.487.460 saham biasa yang dimiliki oleh 2.157 pemegang saham di luar Indonesia. Dengan demikian
36,76 % saham Telkom dimiliki oleh pemegang saham di luar Indonesia dan sisanya dikuasai oleh pemegang saham dalam negeri.
Pada tanggal yang sama terdapat 83 pemegang saham ADS yang memiliki 68.824.067 ADS (1 ADS setara dengan 100 saham biasa).
5
5. Daftar 20 Pemegang Saham Publik Terbesar
Berikut ini adalah daftar 20 pemegang saham publik terbesar hingga 31 Desember 2018.

Perusahaan
Tata Kelola
No Nama Institusi Persentase
1. BPJS Ketenagakerjaan 3,03
2. GIC 2,28
3. Lazard Asset Mgt 2,10 6
4. BlackRock Investment Mgt - Index 1,99

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
5. Vanguard Group 1,69
6. Vontobel Asset Mgt 1,38
7. Employees Provident Fund Board 1,24
8. Eastspring Investments 1,18
9. Matthews International Capital Mgt 0,80 7
10. Norges Bank Investment Mgt 0,78
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

11. Taspen 0,75


12. American Depositary Receipts 0,74
13. AIA Indonesia 0,73
14. Schroder Investment Mgt 0,62
15. Comgest 0,61 8
16. Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) 0,57
Lampiran

17. JPMorgan Asset Mgt (JF Asset Mgt) 0,56


18. Mandiri Investasi 0,53
19. State Street Global Advisors 0,52
20. Monetary Authority of Singapore 0,46
9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 79


ENTITAS ANAK, PERUSAHAAN ASOSIASI,
PERUSAHAAN VENTURA BERSAMA

Pemerintah Indonesia
52,09%

Publik
47,91%

100% 65% 100% 100% 100%

30,95%

0,01%

99,9% 51% 49% 60% 51% 49% 60% 51%

0,01% 0,01% 0,01% 0,01%

30,4% 52% 48% 99,9% 99,9% 99,9% 60% 99,9%


PT. Satelit
Multimedia
Indonesia

Keterangan :
Kepemilikan langsung (terkonsolidasi)

Kepemilikan tidak langsung


(terkonsolidasi)

Tidak terkonsolidasi

80 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


24%

4,33%
100%

100%
100%

USA

15,67%
100%

100%

70%

25%
MALAYSIA
100%

100%

70%
100%
100%

51%
100%

100%

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


100%

55%

81
Analisa dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
Pada tanggal 31 Desember 2018, Telkom telah mengonsolidasikan Laporan Keuangan semua entitas anak yang dimiliki secara
langsung maupun tidak langsung, sebagai berikut:

ENTITAS ANAK DENGAN KEPEMILIKAN LANGSUNG

Kepemilikan Jumlah Aset


Perusahaan Bidang Usaha Status Operasi Alamat
Saham (Rp miliar)
PT Telekomunikasi 65% Telekomunikasi – Beroperasi 82.650 Telkom Landmark
Selular operator fasilitas Tower lt. 1-20, The
Jakarta, Indonesia telekomunikasi Telkom Hub.
dan jasa Jl. Jend Gatot
telepon seluler Subroto Kav. 52,
menggunakan Jakarta 12710,
teknologi Global Indonesia
System for Mobile
Communication
(GSM)
PT Dayamitra 100% Telekomunikasi Beroperasi 13.053 Telkom Landmark
Telekomunikasi Tower lt. 25-27,
Jakarta, Indonesia The Telkom Hub.
Jl. Jend Gatot
Subroto Kav. 52,
Jakarta 12710,
Indonesia
PT Multimedia 100% Jasa jaringan Beroperasi 16.524 Telkom Landmark
Nusantara telekomunikasi Tower lt. 41, The
Jakarta, Indonesia dan multimedia Telkom Hub.
Jl. Jend Gatot
Subroto Kav. 52,
Jakarta 12710,
Indonesia
PT Telekomunikasi 100% Telekomunikasi Beroperasi 10.408 Telkom Landmark
Indonesia Tower lt. 16-17, The
International Telkom Hub.
Jakarta, Indonesia Jl. Jend Gatot
Subroto Kav. 52,
Jakarta 12710,
Indonesia
PT Telkom Akses 100% Pembangunan, Beroperasi 4.244 Gedung Telkom
Jakarta, Indonesia jasa dan Jakarta Barat.
perdagangan Jl. S. Parman Kav.
bidang 8 Jakarta Barat,
telekomunikasi 11440, Indonesia
PT Graha Sarana 100% Penyewaan kantor Beroperasi 5.805 Menara
Duta dan manajemen Multimedia.
Jakarta, Indonesia gedung dan jasa Jl. Kebon Sirih No.
pemeliharaan, 10, Jakarta Pusat,
konsultan sipil dan 10110, Indonesia
pengembang

82 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Perusahaan
Kepemilikan
Saham
Bidang Usaha Status Operasi
Jumlah Aset
(Rp miliar)
Alamat 3
PT PINS Indonesia 100% Jasa dan Beroperasi 4.004 Telkom Landmark
Jakarta, Indonesia pembangunan Tower lt. 42, The

Tentang
Telkom
telekomunikasi Telkom Hub.
Jl. Jend Gatot
Subroto Kav. 52,
Jakarta 12710,
Indonesia 4
PT Infrastruktur 100% Pembangunan, Beroperasi 3.351 Telkom Landmark
Telekomunikasi jasa dan Tower lt. 19, The

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Indonesia perdagangan Telkom Hub.
Jakarta, Indonesia bidang Jl. Jend Gatot
telekomunikasi Subroto Kav. 52,
Jakarta 12710,
Indonesia
PT Telkom 100% Telekomunikasi Beroperasi 3.192 Telkom Landmark
5
Indonesia Satelit - menyediakan Tower lt. 21, The
Jakarta, Indonesia sistem komunikasi Telkom Hub.

Perusahaan
Tata Kelola
satelit, jasa dan Jl. Jend Gatot
sarana terkait Subroto Kav. 52,
Jakarta 12710,
Indonesia
PT Metranet 100% Jasa portal Beroperasi 782 Mulia Business
Jakarta, Indonesia multimedia Park, Gedung J. 6
Jl. Letjen MT

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Haryono Kav. 58
– 60 Pancoran,
Jakarta, 12780,
Indonesia
PT Jalin 100% Jasa pembayaran – Beroperasi 298 Menara Dea, Tower
Pembayaran
Nusantara
kegiatan prinsipal,
kegiatan switching,
1 Lt. 8.
Jl. Mega Kuningan
7
Jakarta, Indonesia kliring, dan Barat IX Kav. E.4.3
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

settlement No. 1 Jakarta,


12950, Indonesia
PT Napsindo 60% Telekomunikasi Berhenti 5 -
Primatel - menyediakan beroperasi pada
Internasional Network Access tanggal 13 Januari
Jakarta, Indonesia Point (NAP), Voice 2006 8
Over Data (VOD),
dan jasa terkait
Lampiran

lainnya

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 83


ENTITAS ANAK DENGAN KEPEMILIKAN TIDAK LANGSUNG

Kepemilikan Status Jumlah Aset


Perusahaan Bidang Usaha Deskripsi
Saham Operasi (Rp miliar)
PT Sigma Cipta 100% Jasa teknologi Beroperasi 7.785 Telkom Landmark Tower
Caraka informatika – lt. 23, The Telkom Hub.
Tangerang, implementasi dan Jl. Jend Gatot Subroto
Indonesia integrasi sistem, Kav. 52, Jakarta 12710,
outsourcing, dan Indonesia
pemeliharaan lisensi dan
piranti lunak
Telekomunikasi 100% Telekomunikasi Beroperasi 3.413 Maritime Square, #09-
Indonesia 63 Harbour Front Center,
International Pte. Singapore – 099253
Ltd.,
Singapura
PT Infomedia 100% Jasa data dan informasi Beroperasi 2.389 PT Infomedia Nusantara
Nusantara – menyediakan jasa Head Office. Jl. RS.
Jakarta, Indonesia informasi telekomunikasi Fatmawati 77-81 Jakarta,
dan jasa informasi 12150, Indonesia
lainnya dalam bentuk
media cetak dan
elektronik, dan jasa call
center
PT Telkom 55% Jasa pengembangan dan Beroperasi 2.128 Telkom Landmark Tower,
Landmark Tower manajemen properti The Telkom Hub.
Jakarta, Indonesia Jl. Jend Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Metra Digital 100% Jasa layanan informasi Beroperasi 1.339 Telkom Landmark Tower
Media dalam bentuk direktori lt. 18, The Telkom Hub.
Jakarta, Indonesia khusus Jl. Jend Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Finnet Indonesia 60% Jasa teknologi Beroperasi 1.001 Menara Bidakara 1, Lt.
Jakarta, Indonesia informatika 12. Jl. Jend Gatot Subroto
Kav. 71-73, Jakarta
Selatan 12870, Indonesia
TS Global Network 70% Jasa satelit Beroperasi 832 Jalan Teknorat 1/2,
Sdn. Bhd Cyber 3, 6300 Cyberjaya,
Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan,
Malaysia Malaysia
Telekomunikasi 100% Telekomunikasi Beroperasi 1.185 Suite 905, 9/F, Ocean
Indonesia Centre, 5 Canton Road,
International Ltd., Tsim Sha Tsui, Kowloon,
Hong Kong Hong Kong
PT Metra Digital 100% Jasa perdagangan Beroperasi 979 Telkom Landmark Tower
Investama informasi dan teknologi lt. 21, The Telkom Hub.
Jakarta, Indonesia multimedia, hiburan dan Jl. Jend Gatot Subroto
investasi Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia

84 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Deskripsi
Saham Operasi (Rp miliar)
Telekomunikasi 100% Telekomunikasi Beroperasi 677 Timor Plaza Lt. 4. Rua
Indonesia Presidente Nicolao
International S.A., Lobato, Comoro, Dili, 3
Dili, Timor Leste Timor Leste
PT Nusantara 100% Jasa dan perdagangan Beroperasi 290 Menara Multimedia,

Tentang
Telkom
Sukses Investasi Gedung Annex, Lt. 2. Jl.
Jakarta, Indonesia Kebon Sirih No 10-12,
Jakarta Pusat, Indonesia
PT Administrasi 100% Jasa administrasi Beroperasi 346 STO Telkom Gambir
Medika asuransi kesehatan Gedung C Lt. 3. Jl. Medan 4
Jakarta, Indonesia Merdeka Selatan No.
12, Jakarta Pusat, 10110,

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Indonesia
PT Melon 100% Jasa penjualan konten Beroperasi 457 Telkom Landmark Tower
Jakarta, Indonesia digital lt. 45, The Telkom Hub.
Jl. Jend Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia 5
PT Metraplasa 60% Jasa jaringan & Beroperasi 168 Mulia Business Park,

Perusahaan
Tata Kelola
Jakarta, Indonesia e-commerce Gedung J. Jl. Letjen MT
Haryono Kav. 58 – 60
Pancoran, Jakarta 12780,
Indonesia
PT Graha Yasa 51% Jasa pariwisata Beroperasi 250 Jl. Cimanuk No. 33
Selaras Bandung 6
Jakarta, Indonesia

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Telekomunikasi 100% Telekomunikasi Beroperasi 115 Level 4, 241
Indonesia Commonwealth Street
International Surry Hills NSW 2010,
Australia Pty. Ltd., Australia
Sydney, Australia
PT Nutech Integrasi 60% Jasa penyedia sistem Beroperasi 93 Jl. Tanjung Barat Raya
7
Jakarta, Indonesia integrator No. 17 Pasar Minggu,
dan Bina Lingkungan
Jakarta Selatan, 12510
Program Kemitraan

Telekomunikasi 100% Telekomunikasi Beroperasi 57 800 Wilshire Boulevard,


Indonesia Suite 620 Los Angeles,
International Inc., California 90017
Los Angeles, USA
PT Satelit 100% Jasa satelit Beroperasi 16 Telkom Landmark Tower
Multimedia lt. 41, The Telkom Hub.
8
Indonesia Jl. Jend Gatot Subroto
Jakarta, Indonesia Kav. 52, Jakarta 12710,
Lampiran

Indonesia

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 85


Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Deskripsi
Saham Operasi (Rp miliar)
Telekomunikasi 70% Telekomunikasi Beroperasi 76 Suite 7-3, Level 7, Wisma
Indonesia UOA II No. 21, Jalan
International Pinang, KLCC, 50450,
(Malaysia) Sdn. Kuala Lumpur, Malaysia.
Bhd.
Kuala Lumpur,
Malaysia
PT Swadharma 51% Jasa pengisian kas dan Beroperasi 460 St Arteri JORR, No. 70,
Sarana Informatika pemeliharaan ATM Jati Melati, Pondok
Jakarta, Indonesia Melati, Bekasi,
Indonesia.

86 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Sejak 14 November 1995, saham Telkom telah tercatat dan diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock
Exchange (NYSE) dengan masing-masing kode saham TLKM dan TLK.

Komposisi Kepemilikan Saham


Tanggal Tindakan Korporasi Pemerintah Republik
3
Publik %
Indonesia
13/11/1995 Pra-Penawaran Umum Perdana 8.400.000.000 - -

Tentang
Telkom
Penjualan Saham Milik Pemerintah (933.334.000) 933.334.000 -
Emisi Saham Baru Telkom - 933.333.000 -
Komposisi Kepemilikan Saham 7.466.666.000 1.866.667.000 20,0
11/12/1996 Block Sale Saham Milik
Pemerintah
(388.000.000) 388.000.000 - 4
Komposisi Kepemilikan Saham 7.078.666.000 2.254.667.000 24,2

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
15/05/1997 Pemerintah Membagikan Saham
Insentif Kepada Para Pemegang (2.670.300) 2.670.300 -
Saham Publik
Komposisi Kepemilikan Saham 7.075.995.700 2.257.337.300 24,2
7/5/1999 Block Sale Saham Milik
Pemerintah
(898.000.000) 898.000.000 - 5
Komposisi Kepemilikan Saham 6.177.995.700 3.155.337.300 33,8
2/8/1999 Pembagian Bonus Saham (Emisi)

Perusahaan
Tata Kelola
(Setiap 50 Saham Mendapatkan 4 494.239.656 252.426.984 -
Saham)
Komposisi Kepemilikan Saham 6.672.235.356 3.407.764.284 33,8
7/12/2001 Block Sale Saham Milik
(1.200.000.000) 1.200.000.000 -
Pemerintah
Komposisi Kepemilikan Saham 5.472.235.356 4.607.764.284 45,7
6
16/07/2002 Block Sale Saham Milik

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
(312.000.000) 312.000.000 -
Pemerintah
Komposisi Kepemilikan Saham 5.160.235.356 4.919.764.284 48,8
1/10/2004 Pemecahan Nilai Nominal Saham
10.320.470.712 9.839.528.568 48,8
dengan Rasio 1:2
21/12/2005 Program Pembelian Saham
Kembali (I)(1)
- (211.290.500) - 7
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.628.238.068 48,3
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

29/06/2007 Program Pembelian Saham


- (215.000.000) -
Kembali (II)(2)
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.413.238.068 47,7
20/06/2008 Program Pembelian Saham
- (64.284.000) -
Kembali (III)(3)
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.348.954.068 47,5
8
19/05/2011 Program Pembelian Saham
- (520.355.960) -
Kembali (IV)(4)
Lampiran

Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 8.828.598.108 46,1


14/06/2013 Pengalihan Program Pembelian
Saham Kembali III Kepada - 59.811.400 0,3
Karyawan Melalui Program ESOP
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 8.888.409.508 46,3
9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 87


Komposisi Kepemilikan Saham
Tanggal Tindakan Korporasi Pemerintah Republik
Publik %
Indonesia
30/07/2013 Pengalihan Program Pembelian
Saham Kembali I Melalui Private - 211.290.500 -
Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.099.700.008 46,9
2/9/2013 Pemecahan Nilai Nominal Saham
51.602.353.560 45.498.500.040 46,9
dengan Rasio 1:5
13/06/2014 Pengalihan Program Pembelian
Saham Kembali II Melalui Private - 1.075.000.000 -
Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 46.573.500.040 47,4
21/12/2015 Pengalihan Sisa Program
Pembelian Saham Kembali III - 22.363.000 -
Melalui Private Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 46.595.863.040 47,5
29/06/2016 Pengalihan Sisa Program
Pembelian Saham Kembali IV - 864.000.000 -
Melalui Private Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040 47,9
2017 Tidak ada tindakan korporasi - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040 47,9
02/07/2018 Pengalihan Saham Hasil
Pembelian Kembali Melalui
- 1.737.779.800 -
Penarikan Kembali Dengan Cara
Pengurangan Modal
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040 47,9
Keterangan:
(1) Program pembelian kembali saham tahap pertama dimulai pada tanggal 21 Desember 2005 (bertepatan dengan RUPSLB ketika program
tersebut disetujui) dan berakhir pada bulan Juni 2007.
(2) Program pembelian kembali saham tahap kedua dimulai pada tanggal 29 Juni 2007 (bertepatan dengan RUPSLB ketika program tersebut
disetujui) dan berakhir pada bulan Juni 2008.
(3) Program pembelian kembali saham tahap ketiga dimulai pada tanggal 20 Juni 2008 (bertepatan dengan RUPSLB ketika program tersebut
disetujui) dan berakhir pada bulan Desember 2009.
(4) Program pembelian kembali saham tahap keempat dimulai pada tanggal 19 Mei 2011 (bertepatan dengan RUPST ketika program tersebut
disetujui) dan berakhir pada bulan November 2012.

88 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
KRONOLOGI PENCATATAN EFEK LAINNYA
Pada tanggal 16 Juli 2002, Telkom menerbitkan obligasi untuk pertama kalinya dengan nilai nominal sebesar Rp1.000 miliar untuk 3
jangka waktu 5 (lima) tahun dan diperdagangkan di Bursa Efek Surabaya. Lima tahun berselang, pada tanggal 16 Juli 2007, Telkom
membayar seluruh utang obligasi tersebut. Telkom menerbitkan obligasi kedua pada tanggal 25 Juni 2010, dengan nilai masing-

Tentang
Telkom
masing sebesar Rp1.005 miliar untuk Seri A dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dan Rp1.995 miliar untuk Seri B dengan jangka
waktu 10 (sepuluh) tahun. Obligasi tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Telkom telah melunasi Obligasi II Seri A
yang jatuh tempo pada tanggal 6 Juli 2015.

Pada tanggal 16 Juni 2015, Telkom kembali menerbitkan obligasi berkelanjutan I Telkom Tahap I dengan masing-masing sebesar
4
Rp2.200 miliar untuk Seri A yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun, Rp2.100 miliar untuk Seri B yang berjangka waktu 10 (sepuluh)
tahun, Rp1.200 miliar untuk Seri C yang berjangka waktu 15 (lima belas) tahun, dan Rp1.500 miliar untuk Seri D yang berjangka

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
waktu 30 (tiga puluh) tahun. Obligasi tersebut telah dicatatkan di BEI. Pada 26 September 2018, Rapat Umum Pemegang Obligasi
(Obligasi II Telkom Tahun 2010), menyetujui pengganti Wali Amanat Obligasi dari semula PT Bank CIMB Niaga Tbk menjadi PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Nama Jumlah Tanggal


Tanggal
Jatuh
Jangka
Waktu
Tingkat
Penjamin
Wali Tanggal 5
Obligasi (Rp juta) Terbit Bunga Amanat Pelunasan
Tempo (tahun)
Obligasi I 1.000.000 16 Juli 2002 16 Juli 2007 5 17,00 % PT Danareksa Sekuritas PT BNI Tbk, 16 Juli 2007

Perusahaan
Tata Kelola
Telkom Tahun PT BRI Tbk
2002
Obligasi II 1.005.000 25 Juni 2010 6 Juli 2015 5 9,60 % PT Bahana Sekuritas; PT Bank 6 Juli 2015
Telkom Tahun PT Danareksa Sekuritas; CIMB Niaga
2010 Seri A PT Mandiri Sekuritas Tbk
Obligasi II 1.995.000 25 Juni 2010 6 Juli 2020 10 10,20% PT Bahana Sekuritas; PT Bank 6
Telkom Tahun PT Danareksa Sekuritas; Tabungan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
2010 Seri B PT Mandiri Sekuritas Negara
(Persero)
Tbk
Obligasi 2.200.000 23 Juni 23 Juni 2022 7 9,93% PT Bahana Sekuritas; PT Bank
Berkelanjutan 2015(1) PT Danareksa Sekuritas; Permata
I Telkom Tahun
2015 Seri A
PT Mandiri Sekuritas;
PT Trimegah Sekuritas
Tbk
7
Tbk
dan Bina Lingkungan
Obligasi 2.100.000 23 Juni 2015 23 Juni 2025 10 10,25%
Program Kemitraan

Berkelanjutan
I Telkom Tahun
2015 Seri B
Obligasi 1.200.000 23 Juni 2015 23 Juni 2030 15 10,60%
Berkelanjutan
I Telkom Tahun 8
2015 Seri C
Obligasi 1.500.000 23 Juni 2015 23 Juni 2045 30 11,00%
Lampiran

Berkelanjutan
I Telkom Tahun
2015 Seri D

Keterangan:
(1) Obligasi Berkelanjutan I Telkom tahun 2015 Seri A diterbitkan tanggal 16 Juni 2015 namun transaksi penjualan resmi di tanggal 23 Juni 2015.
9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 89


Pada 4 September 2018, Telkom telah menerbitkan Medium Term Notes I Telkom Tahun 2018 dengan nilai pokok Rp758.000.000.000
(tujuh ratus lima puluh delapan miliar Rupiah) dan Medium Term Notes Syariah Ijarah I Telkom Tahun 2018 dengan sisa imbalan
ijarah Rp742.000.000.000 (tujuh ratus empat puluh dua miliar Rupiah). Kedua Medium Term Notes tersebut masing-masing
diterbitkan dalam tiga seri. Agen pemantau yang ditunjuk dalam penerbitan MTN ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk.

Jangka (%)/
Nama Waktu Cicilan
Jumlah Tanggal Tanggal Tanggal
(tahun) Imbalan Arranger Pemantau
MTN (Rp juta) Terbit Jatuh Tempo Pelunasan
Tingkat Per Tahun
Bunga (Rp juta)
MTN I Telkom 262.000 4 September 14 September 1 7,25% PT Bahana PT Bank
Tahun 2018 2018 2019 Sekuritas, Tabungan
seri A PT BNI Negara
MTN I Telkom 200.000 4 September 4 September 2 8,00% Sekuritas, (Persero)
Tahun 2018 2018 2020 PT CGS-CIMB Tbk
seri B Sekuritas
MTN I Telkom 296.000 4 September 4 September 3 8,35% Indonesia,
Tahun 2018 2018 2021 PT Danareksa
seri C Sekuritas dan
PT Mandiri
Sekuritas
MTN Syariah 264.000 4 September 14 September 1 Rp19.000 PT Bahana PT Bank
Ijarah I 2018 2019 Sekuritas, Tabungan
Telkom PT BNI Negara
Tahun 2018 Sekuritas, (Persero)
seri A PT CGS-CIMB Tbk
MTN Syariah 296.000 4 September 4 September 2 Rp24.000 Sekuritas
Ijarah I 2018 2020 Indonesia,
Telkom PT Danareksa
Tahun 2018 Sekuritas dan
seri B PT Mandiri
MTN Syariah 182.000 4 September 4 September 3 Rp15.000 Sekuritas
Ijarah I 2018 2021
Telkom
Tahun 2018
seri C

90 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
NAMA DAN ALAMAT LEMBAGA DAN/ATAU PROFESI

Dewan Komisaris
dan Direksi
PENUNJANG PASAR MODAL

Laporan

Profesi Penunjang Fee Tahun Periode


Alamat Jasa
Pasar Modal 2018 Penugasan
Auditor KAP Purwantono, Gedung Bursa Efek Melakukan Integrated Audit Rp49.245 Sejak 2012
3
Eksternal/ Sungkoro & Surja Indonesia Tower 2, Lt. 7 PT Telkom Indonesia (Persero) juta
Akuntan Publik (a member firm of Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 53 Tbk (Telkom) dan Audit Umum
Ernst & Young Global Jakarta - 12190 atas laporan keuangan entitas

Tentang
Telkom
Limited) anak. Penerbitan Consent
Letter.
Biro PT Datindo Entrycom Wisma Sudirman Jl. Jend. Bertindak sebagai lembaga Rp136 juta Sejak 1995
Administrasi Sudirman Kav. 34 35 Jakarta penyimpanan (Kustodian)
Efek - 10220 saham biasa Telkom yang
diperdagangkan di BEI. 4
Wali Amanat PT Bank Tabungan Menara Bank BTN Jl. Gajah Mewakili kepentingan - Sejak
Negara (Persero) Tbk Mada No. 1 Jakarta - 10130 pemegang obligasi dengan September

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Perusahaan untuk obligasi II 2018
Telkom.
PT Bank Permata Gedung WTC II Lt. 28 Jl. Jend Mewakili kepentingan Rp75 juta Sejak 2015
Tbk. Sudirman Kav. 29 31 Jakarta pemegang obligasi dengan
- 12920 Perusahaan untuk obligasi
berkelanjutan tahap I Telkom.
PT Bank CIMB Niaga Graha CIMB Niaga, Lt. 20 Mewakili kepentingan Rp75 juta Sampai 5
Tbk Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 pemegang obligasi dengan September
Jakarta - 12190 Perusahaan untuk obligasi II 2018
Telkom.

Perusahaan
Tata Kelola
Kustodian PT Kustodian Sentral Gedung Bursa Efek Menyediakan jasa kustodian Rp10 juta Sejak 1995
Sentral Efek Indonesia Indonesia Tower 1, Lt. 5 sentral dan penyelesaian
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 53 transaksi saham di BEI.
Jakarta - 12190 Layanan jasa penyimpanan
dan penyelesaian transaksi
efek, distribusi hasil corporate

Agen PT Pemeringkat Efek Panin Tower Senayan City,


action.
Menyediakan peringkat atas Rp150 juta Sejak 2012
6
Pemeringkat Indonesia Lt. 17 Jl. Asia Afrika Lot. 19 risiko kredit atas penerbitan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Jakarta - 10270 obligasi Telkom.

Moody’s Moody’s Investors Service Menyediakan peringkat atas US$70.000 Sejak 2018
Singapore Pte. Ltd, 50 risiko kredit Telkom.
Raffles Place #23-06,
Singapore Land Tower,
Singapura - 048623

Fitch Fitch (Hong Kong) Limited Menyediakan peringkat atas US$65.000 Sejak 2018
7
19/F Man Yee Building 68 risiko kredit Telkom. dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Des Voeux Road Central,


Hong Kong + 852 2263 9963
Bank Kustodian The Bank of New 240 Greenwich Street Bertindak sebagai - Sejak 1995
ADS York Mellon New York, NY 10286 lembaga penyimpanan
Corporation United States (Kustodian) saham ADS yang
+1 212 495 1784 diperdagangkan di NYSE.
Agen Resmi
Pelayanan di
Puglisi and
Associates
850 Library Ave # 204,
Newark Amerika Serikat -
Bertindak sebagai perwakilan
resmi di Amerika Serikat
US$500 Sejak 2012
8
Amerika Serikat 19711 berkaitan dengan sekuritas
sesuai dengan persyaratan
undang-undang.
Lampiran

Konsultan Hadiputranto, Pacific Century Place, Bertindak sebagai konsultan Rp225 juta Sejak 1995
Hukum Hadinoto & Partners Level 35 Sudirman Central hukum perseroan terkait
Business District Lot. 10 pasar modal.
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Notaris Notaris/PPAT Jl. Suryo No. 54 Kebayoran Bertindak sebagai notaris Rp25 juta Sejak 2012 9
Ashoya Ratam, SH, Baru Jakarta - 12180
MKn
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 91


04
ANALISA DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
94 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
114 Aspek Pemasaran
120 Kinerja Keuangan Komprehensif
134 Kemampuan Membayar Utang
135 Struktur Modal
136 Investasi Barang Modal
137 Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
139 Tingkat Kolektibilitas Piutang
139 Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan
Akuntan
140 Makroekonomi
141 Industri Telekomunikasi Indonesia
143 Prospek dan Kelangsungan Usaha Perusahaan
144 Perbandingan Target pada Awal Tahun dengan Realisasi
145 Target atau Proyeksi untuk Satu Tahun Mendatang
145 Dividen
146 Realisasi Penggunaan Dana Penawaran Umum
146 Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan
Kepentingan, Transaksi dengan Pihak Afiliasi, Investasi,
Divestasi dan Akuisisi
147 Perubahan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan
147 Perubahan Kebijakan Akuntansi

92 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
3

Tentang
Telkom
4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
5

Perusahaan
Tata Kelola
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

Telkom Integrated Operation Center, fokus9


untuk memberikan network quality, service
Laporan Keuangan

performance serta pengalaman pelanggan bagi


Konsolidasi

seluruh pelanggan Telkom.


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 93
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA

• Menawarkan layanan voice, SMS,


broadband dan digital services.
MOBILE

• Cakupan nasional dengan lebih dari


189.000 BTS.
• Merupakan operator jaringan
seluler terbesar di Indonesia.

• Menawarkan solusi ICT dan Smart


ENTERPRISE

Enabler terpadu yang menyeluruh


untuk pelanggan korporat
dan institusional.
• Market leader yang melayani klien
1.900 perusahaan, 300.416 UKM
dan 979 institusi pemerintah.

• Menawarkan internet berkecepatan


CONSUMER

tinggi, sambungan telepon tetap,


dan IPTV melalui IndiHome dengan
jumlah pelanggan 5,1 juta.
• Menguasai pangsa pasar terbesar
dalam fixed broadband dan IPTV
di Indonesia.
INTERNATIONAL BUSINESS
WHOLESALE AND

• Menawarkan layanan telekomunikasi,


tower, infrastruktur, data center
and cloud dan platform digital untuk
carrier dan provider baik domestik
maupun internasional.

• Menawarkan berbagai layanan


gaya hidup digital mulai dari
Lain - Lain

musik, video, e-payment, dan


platform e-commerce.
• Berfokus pada pembuatan digital
experience yang unik dan berbeda.
• Jasa pengelolaan gedung, property
dan optimalisasi aset Telkom.

94 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Pendapatan Beban ( Rp Milliar ) Beban
(Rp Miliar) (Rp Miliar)

10.084 40.041 14.624 3


21.054 8% 45% 17%
16%
13.891 21.717 1.042

Tentang
Telkom
11% 24% 1%

85.338
130
65%
0% 11.739
13% 4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Belanja Modal
(Rp Miliar)

5.325
16% 5
18
0%
6.321

Perusahaan
Tata Kelola
19% 6.958
21%
14.373
44%

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Mobile Enterprise Consumer

WIB Lain-lain

7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 95


IKHTISAR KINERJA PER SEGMEN USAHA

Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar kinerja per segmen usaha Grup Telkom tahun 2016 hingga 2018.

Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember


Pertumbuhan
Hasil Operasi Berdasarkan Segmen 2018-2017 2018 2017 2016
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Mobile
Pendapatan
Pendapatan eksternal (5,3) 85.338 5.934 90.073 83.998
Pendapatan antar segmen 25,7 3.880 270 3.086 2.724
Total pendapatan segmen (4,2) 89.218 6.204 93.159 86.722
Beban eksternal 1,5 (40.041) (2.784) (39.452) (37.814)
Beban antar segmen 7,1 (15.408) (1.071) (14.382) (12.547)
Total beban segmen 3,0 (55.449) (3.856) (53.834) (50.361)
Hasil segmen (14,1) 33.769 2.348 39.325 36.361
Penyusutan dan amortisasi (3,4) (13.095) (911) (13.560) (12.808)
Provisi diakui selama
50,5 (438) (30) (291) (221)
periode berjalan
Consumer
Pendapatan
Pendapatan eksternal 25,1 13.891 966 11.105 10.410
Pendapatan antar segmen 697,9 2.290 159 287 1.877
Total pendapatan segmen 42,0 16.181 1.125 11.392 12.287
Beban eksternal 13,3 (11.739) (816) (10.360) (11.024)
Beban antar segmen 142,6 (3.792) (264) (1.563) (2.793)
Total beban segmen 30,3 (15.531) (1.080) (11.923) (13.817)
Hasil segmen 222,4 650 45 (531) (1.530)
Penyusutan dan amortisasi 7,8 (3.060) (213) (2.839) (2.881)
Provisi diakui selama
13,8 (438) (30) (385) (392)
periode berjalan
Enterprise
Pendapatan
Pendapatan eksternal 10,1 21.054 1.464 19.130 15.816
Pendapatan antar segmen 7,1 17.995 1.251 16.801 12.877
Total pendapatan segmen 8,7 39.049 2.715 35.931 28.693
Beban eksternal 5,2 (21.717) (1.510) (20.653) (17.813)
Beban antar segmen 7,2 (16.116) (1.121) (15.027) (9.647)
Total beban segmen 6,0 (37.833) (2.631) (35.680) (27.460)
Hasil segmen 382,5 1.216 85 252 1.233
Penyusutan dan amortisasi (0,4) (2.128) (148) (2.136) (1.386)
Provisi diakui selama
(2,1) (764) (53) (668) 119
periode berjalan

96 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
Hasil Operasi Berdasarkan Segmen 2018-2017 2018 2017 2016
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar) 3
WIB
Pendapatan

Tentang
Telkom
Pendapatan eksternal 35,6 10.084 701 7.439 5.866
Pendapatan antar segmen 9,0 16.678 1.160 15.305 14.451
Total pendapatan segmen 17,7 26.762 1.861 22.744 20.317
Beban eksternal
Beban antar segmen
18,6
7,1
(14.624)
(6.010)
(1.017)
(418)
(12.333)
(5.611)
(10.451)
(4.805)
4
Total beban segmen 15,0 (20.634) (1.435) (17.944) (15.256)

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Hasil segmen 27,7 6.128 426 4.800 5.061
Penyusutan dan amortisasi 32,1 (3.146) (219) (2.382) (1.715)
Provisi diakui selama
(44,1) (71) (5) (127) (238)
periode berjalan
Lain-lain
5
Pendapatan
Pendapatan eksternal 3,2 130 9 126 19

Perusahaan
Tata Kelola
Pendapatan antar segmen 47,2 886 62 602 209
Total pendapatan segmen 39,6 1.016 71 728 228
Beban eksternal 6,4 (1.042) (72) (979) (417)
Beban antar segmen (55,7) (31) (2) (70) (12)
Total beban segmen 2,3 (1.073) (74) (1.049) (429)
Hasil segmen 82,2 (57) (4) (321) (201) 6
Penyusutan dan amortisasi (4,5) (21) (1) (22) (19)

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Provisi diakui selama
150,0 (5) (0) (2) (1)
periode berjalan

7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 97


IKHTISAR OPERASIONAL

Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember


Satuan
2018 2017 2016
PELANGGAN
Pelanggan Seluler (000) pelanggan 162.987 196.322 173.920
Pasca bayar (kartuHalo) (000) pelanggan 5.400 4.739 4.180
Pra bayar (simPATI, Kartu As, Loop) (000) pelanggan 157.587 191.583 169.740
Pelanggan Broadband (000) pelanggan 113.813 111.074 89.058
Fixed broadband 1) (000) pelanggan 7.260 5.266 4.329
IndiHome (000) pelanggan 5.104 2.965 1.624
Mobile broadband 2) (000) pelanggan 106.553 105.808 84.729
Pelanggan Telepon Tetap (000) pelanggan 11.111 10.957 10.663
Fixed wireline (POTS) (000) pelanggan 11.111 10.957 10.663
INFRASTRUKTUR
Kapasitas Satelit TPE 133 73 60
Point of Presence PoP 118 99 69
Domestik PoP 46 42 40
Internasional PoP 72 57 29
BTS unit 189.081 160.705 129.033
BTS 2G unit 50.310 50.324 50.344
BTS 3G unit 82.118 82.228 72.327
BTS 4G unit 56.653 28.153 6.362
Tower unit 30.485 29.061 25.558
Fiber Optic Backbone Network km 161.652 155.524 106.000
Domestik km 96.952 90.854 85.770
Internasional km 64.700 64.670 20.230
Wi-Fi Services access point 382.361 352.642 362.200
LAYANAN PELANGGAN
Plasa Telkom 3)
lokasi 422 535 566
GraPARI TelkomGroup lokasi 7 4 -
Plasa Telkom Digital lokasi 10 - -
GraPARI lokasi 440 442 423
Internasional lokasi 11 10 7
Domestik lokasi 429 432 416
GraPARI Mobile unit 761 761 487
IndiHome Mobile unit 1.142 1.142 -
PEGAWAI Orang 24.071 24.065 23.876

Keterangan:
1) Pelanggan fixed broadband terdiri dari pelanggan IndiHome dan pelanggan high speed internet (HIS)
2) Mobile broadband termasuk Flash user, Blackberry user, dan PAYU
3) PlasaTelkom outlet adalah layanan face-to-face dengan pelanggan yang terdiri dari GraPARI TelkomGroup, Plasa Telkom Digital dan Plasa lain yang tersebar
di seluruh Indonesia

98 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
3

Tentang
Telkom
4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
5
Silaturahmi keluarga jadi lebih nyata dengan layanan video
call di layar TV IndiHome.

Perusahaan
Tata Kelola
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Micro BTS Outdoor merupakan salah satu solusi untuk perluasan coverage
atau peningkatan capacity di lokasi strategis dan pusat bisnis.
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 99


SEGMEN MOBILE “SIM Card registration
menjadi titik tolak
bagi Telkomsel untuk
memetakan kembali
pelanggan sehingga dapat
menyediakan customize
program yang sesuai.”

Trafik data meningkat 101,7%


menjadi 4.373.077 TB

Lebih dari 23 juta


pelanggan TCASH terdaftar

Telkom menjalankan segmen bisnis Mobile melalui entitas


anak, Telkomsel yang merupakan operator seluler terkemuka di
Indonesia dengan 163 juta pelanggan dan menguasai lebih dari
59,1% pangsa pasar seluler. Telkomsel juga terus memperkuat
BTS
infrastruktur broadband dengan membangun 28.376 BTS baru
(Unit)
yang seluruhnya berbasis teknologi 4G LTE sehingga di akhir
tahun 2018 jangkauan 4G LTE lebih dari 90% populasi. Dari 250.000

penambahan BTS ini, Telkomsel memiliki cakupan jaringan


200.000 56.653
terluas dengan lebih dari 189 ribu BTS. Telkomsel berkomitmen 28.153
untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan dan 150.000 6.362
menghadirkan layanan telekomunikasi terkini yang akan
100.000
menjadi tren teknologi telekomunikasi mendatang. 72.327 82.228 82.118
958.733
50.000
Sepanjang tahun 2018, industri telekomunikasi seluler 50.344 50.324 50.310
0
Indonesia mengalami perubahan yang sangat dinamis
FY 2016 FY 2017 FY 2018
dan mengalami penurunan yang dipicu oleh percepatan
2G 3G 4G
pergeseran dari layanan Legacy ke Bisnis Digital, persaingan
yang semakin ketat menuju perang harga di layanan
Data serta adanya implementasi kebijakan registrasi Meskipun pada tahun 2018 terdapat persaingan ketat
kartu SIM prabayar. pada layanan mobile broadband terutama selama proses
registrasi kartu SIM prabayar, namun upaya-upaya segmen
Bisnis Digital tetap menjadi mesin pertumbuhan dan Mobile melalui Telkomsel dengan mendorong tingkat harga
mencatat pertumbuhan Pendapatan sebesar 19,8% sehingga data ke level wajar dan menahan penurunan bisnis legacy,
meningkatkan kontribusi Bisnis Digital terhadap total di antaranya dengan menawarkan program-program
Pendapatan secara substansial menjadi 53,0% dari 42,3% seperti paket voice dan paket SMS, berhasil dengan cukup
pada tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh pertumbuhan baik, sehingga Telkomsel hanya mencatatkan penurunan
pelanggan Data menjadi 106,6 juta, peningkatan ARPU sebesar 4,3%, dan setelah konsolidasi, segmen Mobile hanya
Data serta pertumbuhan penggunaan Data sebesar 101,7% mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 5,3% dibanding
menjadi 4.373.077 TB. tahun 2017. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan angka
penurunan pendapatan tiga operator utama sebesar 7,4%.

100 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Dinamika industri telekomunikasi Indonesia juga ditandai yang menghubungkan perangkat, mesin dan obyek yang

Dewan Komisaris
oleh persaingan yang semakin ketat pada layanan Data mencakup teknologi didalamnya dengan internet sehingga

dan Direksi
Laporan
yang dipicu oleh perang harga terutama selama proses menjadikannya asset “inteligen” yang dapat berinteraksi
registrasi kartu SIM prabayar, membuat industri seluler dengan lingkungan eksternal. TCASH merupakan electronic
menjadi tidak sehat. Telkomsel mengambil inisiatif untuk money service untuk transaksi keuangan yang mendukung
menaikkan harga layanan Data dengan tetap menjaga level tujuan pemerintah untuk memperluas inklusi keuangan dan
premium ideal dan berharap seluruh operator melakukan mencapai masyarakat tanpa uang tunai. Bisnis Big Data
hal yang sama untuk memperbaiki kondisi industri dan dapat memberikan mobile consumer insights terhadap pasar dan 3
memberikan peluang pertumbuhan. bisnis API yang memberikan peluang besar bagi pengembang
aplikasi, UKM dan perusahaan besar untuk meningkatkan
Program registrasi kartu SIM prabayar yang dilakukan layanan mereka sejalan dengan pertumbuhan pasar online.

Tentang
Telkom
oleh Pemerintah memberikan dampak penurunan jumlah
pelanggan yang cukup signifikan pada semua operator seluler Digital Lifestyle terus berfokus pada penyediaan pengalaman
namun dalam jangka panjang akan memberikan manfaat hiburan seluler yang unggul bagi pelanggan. Dengan
yang positif. Telkomsel patuh pada kebijakan Pemerintah dan menargetkan beragam segmen melalui berbagai layanan,
yakin dengan adanya registrasi kartu SIM prabayar maka akan
terbentuk sebuah keseimbangan kompetisi baru yang lebih
Telkomsel bertujuan untuk menjadi penyedia hiburan
seluler yang terdepan di Indonesia melalui layanan video,
4
sehat dengan data pelanggan yang lebih resmi dan akurat games, musik dan platform layanan mobile VAS lainnya.
sehingga dapat menyediakan customize program yang lebih Pengembangan produk-produk inovatif dan solusi digital

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
tepat untuk pelanggan. Di samping itu, hal ini akan mendorong untuk segmen Enterprise di antaranya Mobile Security, NB-
terjadinya efisiensi biaya karena menurunnya biaya produksi IoT dan solusi seluler lainnya yang memanfaatkan portofolio
dan distribusi kartu karena model bisnis penjualan akan produk Telkomsel myBusiness. Pada Mei 2018, Telkomsel
lebih berorientasi pada penjualan paket isi ulang pulsa meluncurkan MAXstream sebagai platform dan menjadi portal
daripada penjualan kartu perdana sehingga diharapkan juga video satu atap dengan menggabungkan OTT video apps,
akan memberikan struktur Pendapatan yang lebih sehat. linear channel, dan VOD content. Telkomsel juga menyediakan 5
Telkomsel juga mulai memfokuskan diri untuk meningkatkan ekosistem game digital lengkap serta merilis game pertama
jumlah High Value Customer (HVC). Saat ini, HVC memberikan “Shellfire” pada Oktober 2018 di bawah merek Dunia Games.

Perusahaan
Tata Kelola
kontribusi signifikan terhadap pendapatan Telkomsel. Untuk
menjaga loyalitas dan meningkatkan jumlah HVC, Telkomsel Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan
melakukan profiling agar lebih fokus dalam memberikan dan menghadirkan layanan telekomunikasi terkini, pada
layanan berkualitas tinggi. perhelatan Asian Games 2018 Telkomsel melakukan uji coba
5G dengan menghadirkan “Telkomsel 5G Experience Center” di
Telkom memiliki beberapa produk untuk melayani beberapa Gelora Bung Karno, Jakarta. Di sini pengunjung dapat mengenal
segmen pelanggan yang berbeda. Market brand untuk dan merasakan langsung implementasi dari teknologi 6
pelanggan pascabayar adalah kartuHalo, sedangkan revolusioner melalui berbagai perangkat yang dilengkapi

Sosial Perusahaan
pelanggan prabayar terdiri dari simPATI, Kartu As dan dengan teknologi 5G seperti Live Streaming, Football 2020,

Tanggung Jawab
Loop. Layanan mobile broadband dipasarkan di bawah Future Driving, Cycling Everywhere dan Autonomous Bus.
merek Telkomsel Flash dan didukung oleh teknologi
LTE/HSDPA/3G/EDGE/GPRS.

Sejumlah investasi dan inisiatif juga telah dilakukan untuk


Trafik Data
mempercepat pertumbuhan Layanan Digital, sejalan dengan
dukungan akses terhadap Layanan Digital di Indonesia dan
(TB) 7
5.000.000
misi Telkomsel untuk membangun Indonesia sebagai bangsa
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

4.373.077
digital dengan portofolio Layanan Digital Telkom terdiri 4.000.000
dari Digital Advertising, Mobile Banking, Internet of Things
(IoT), Mobile Financial Services, Big Data & API (Application 3.000.000
2.168.245
Programming Interface) dan Digital Lifestyle. 2.000.000

958.733
Digital Advertising dan bisnis Mobile Banking mencakup 1.000.000

beberapa kategori layanan yaitu Digital Advertising, Mobile 8


0
Coupon dan Mobile Banking dengan upaya Telkom untuk FY 2016 FY 2017 FY 2018
senantiasa meningkatkan produk dan layanan Telkom serta
Lampiran

mengembangkan saluran yang lebih banyak lagi. Telkomsel


IoT (Internet of Things) adalah layanan pelanggan Enterprise

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 101


Kinerja Keuangan Segmen Mobile Tahun 2016 - 2018

Segmen Mobile merupakan kontributor terbesar terhadap pendapatan Telkom pada tahun 2018, yaitu 65,4% dari total
pendapatan. Berikut tabel kinerja segmen Mobile selama tiga tahun terakhir:

2018-2017 2018 2017 2016


Segmen Mobile
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan (5,3) 85.338 5.934 90.073 83.998
Beban 1,5 (40.041) (2.784) (39.452) (37.814)
Hasil (10,5) 45.297 3.150 50.621 46.184

Meskipun pada tahun 2018 persaingan ketat pada layanan mobile broadband terutama selama proses registrasi kartu SIM
prabayar, namun upaya-upaya Telkom dengan mendorong tingkat harga data ke level wajar dan menahan penurunan bisnis legacy,
di antaranya dengan menawarkan program-program seperti paket voice dan paket SMS, berhasil dengan cukup baik. Segmen
Mobile hanya mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 5,3% dibanding tahun 2017. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan
angka penurunan pendapatan 3 operator utama sebesar 7,4%.

Sepanjang tahun 2018, pendapatan segmen Mobile tercatat sebesar Rp85.338 miliar (US$5.934 juta), turun Rp4.735 miliar atau
5,3% dari tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan ini terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari voice sebesar
Rp6.815 miliar atau 18,3% dan pendapatan SMS turun sebesar Rp4.007 miliar atau 30,4% dari tahun sebelumnya. Namun demikian,
penurunan pendapatan dari voice dan SMS ini dikompensasi oleh peningkatan pendapatan yang signifikan data dan internet seluler
sebesar Rp7.193 miliar atau tumbuh 18,9% dari tahun sebelumnya, didorong oleh trafik mobile data yang tumbuh sebesar 101,7%.
Sementara itu, beban untuk segmen Mobile tahun 2018 naik sebesar 1,5% dibandingkan tahun 2017, menjadi Rp40.041 miliar, yang
terutama disebabkan oleh kenaikan beban operasi dan pemeliharaan seiring dengan pembangunan BTS baru sepanjang tahun
2018. Peningkatan ini dikompensasi dengan adanya penurunan beban depresiasi dan beban pemasaran karena pemilihan program
pemasaran yang lebih selektif. Segmen Mobile mencatatkan laba sebesar Rp45.297 miliar pada tahun 2018.

Pada periode 2016-2017, Segmen Mobile mencatatkan Pendapatan sebesar Rp90.073 miliar, meningkat Rp6.075 miliar atau
7,2% dibandingkan Rp83.998 miliar pada tahun 2016. Peningkatan pendapatan ini didorong pertumbuhan pada pendapatan
data dan internet seluler yang disebabkan meningkatnya konsumsi mobile data. Beban segmen tahun 2017 juga mengalami
peningkatan sebesar Rp1.638 miliar atau 4,3% menjadi Rp39.452 miliar, sejalan dengan pembangunan jaringan infrastruktur dan
peningkatan volume bisnis. Jika dibandingkan tahun 2016, hasil usaha segmen Mobile meningkat sebesar Rp4.437 miliar atau 9,6%,
menjadi Rp50.621 miliar.

102 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018
103
Analisa dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
6

8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
SEGMEN ENTERPRISE
“Peluncuran Satelit
Merah Putih memperkuat
kapabilitas kami dalam
menyediakan layanan
konektivitas bagi para
pelanggan kami, hingga
ke daerah yang tidak
terjangkau oleh
serat optik.”

1.900 pelanggan korporasi


300.416 pelanggan UKM
979 pelanggan institusi pemerintah

Segmen Enterprise menyediakan layanan solusi end to end dan


ekosistem bagi pelanggan korporasi, usaha kecil menengah
(UKM), dan institusi pemerintahan yang terdiri dari layanan
60 TPE Satelit Merah Putih
Digital Connectivity, Data Center and Cloud, Service, Digital
Service, Business Process Outsourcing, Device serta adjacent
49 TPE Satelit Telkom-3S
service. Di samping mengeksploitasi produk eksisting, Telkom
aktif melakukan eksplorasi bisnis bermitra dengan berbagai
24 TPE Satelit Telkom-2
global player antara lain dalam bidang Internet of Thing, Big
Data Analytics, Financial Service, Smart City dan lainnya.

Dari sisi layanan, pendapatan terbesar pada segmen ini berasal


dari layanan connectivity, yang merupakan layanan dasar bagi
para pelanggan, dan berkontribusi sekitar 47,3% yang didukung 3 Data Center
oleh layanan IT Service yang tumbuh sebesar 48,2% pada
segmen Enterprise. Tingginya pertumbuhan tersebut seiring
dengan spesifikasi tier 3 dan 4
dengan semakin besarnya permintaan akan digitalisasi di
kalangan korporasi, UKM dan institusi pemerintah.
(dalam negeri)

Sampai 31 Desember 2018, pelanggan di segmen ini mencapai


303.295 pelanggan, yang terdiri dari 1.900 pelanggan Posisi Telkom pada bisnis Enterprise sangat kuat. Selain
korporasi, 300.416 pelanggan UKM dan 979 pelanggan didukung oleh jaringan infrastruktur terluas berbasis serat
institusi Pemerintah. Kami berkeyakinan bahwa segmen optik untuk menyediakan layanan connectivity berkualitas
Enterprise memiliki peluang pertumbuhan yang cukup baik tinggi, penyediaan layanan end to end solution kepada para
di masa mendatang, seiring dengan kebutuhan yang semakin pelanggan Telkom juga dilakukan secara bersama-sama
tinggi akan pentingnya layanan ICT yang terintegrasi untuk dengan beberapa entitas anak dan cucu perusahaan yang
meningkatkan efisiensi kerja. memiliki beragam bisnis untuk memberikan total solution.

104 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Komposisi Pendapatan Segmen Enterprise
(RpMiliar)
12.000
9.971
10.000 9.945

8.000

6.000
3
4.000 3.325 2.808
2.243 2.722 1.959
2.000 1.802 1.579

Tentang
Telkom
674 646 930 772 778
0
Connectivity DC & Cloud IT Services BPO Digital Services Device Adjacent Services

2017 2018

4
Untuk memperkuat kapabilitas bisnis khususnya di industri bisnis model dengan mendorong vertikalisasi bisnis dengan
keuangan dan perbankan kami telah mengakuisisi PT Collega masuk ke berbagai industri dengan menawarkan layanan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Inti Pratama melalui PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma) dan berbasis bisnis digital.
PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) melalui PT Multimedia
Nusantara (Telkom Metra). Kami juga melihat penetrasi layanan ICT di kalangan Usaha
Kecil Menengah (UKM) masih relatif rendah. Kami berharap
Di masa mendatang, kami akan berupaya untuk mencari mesin- kehadiran kami dengan penyediaan layanan ICT dapat
mesin pertumbuhan baru yang lebih bersifat berkelanjutan membantu pengembangan bisnis di kalangan UKM mengingat 5
(recurring), dengan mengeksplorasi peluang-peluang untuk besarnya manfaat yang dihasilkan, dan sekaligus merupakan
menjadi penyedia bisnis digital. Kami akan memperkuat peluang pasar bagi kami untuk dapat tumbuh bersama-sama.

Perusahaan
Tata Kelola
Kinerja Keuangan Segmen Enterprise Tahun 2016-2018
Kontribusi pendapatan segmen Enterprise pada pendapatan Telkom sebesar 16,1% dari total pendapatan di tahun 2018. Berikut
tabel kinerja segmen Enterprise selama tiga tahun terakhir:
6
2018-2017 2018 2017 2016

Sosial Perusahaan
Segmen Enterprise

Tanggung Jawab
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan 10,1 21.054 1.464 19.130 15.816
Beban 5,2 (21.717) (1.510) (20.653) (17.813)
Hasil 56,5 (663) (46) (1.523) (1.997)

Pendapatan segmen Enterprise tahun 2018 tercatat sebesar Rp21.054 miliar, naik Rp1.924 miliar atau 10,1% dari tahun sebelumnya. 7
Peningkatan ini tersebut berasal dari pendapatan internet, komunikasi data dan jasa teknologi informatika services sebesar dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Rp1.233 miliar dan pendapatan e-business sebesar Rp251 miliar. Pendorong utama pertumbuhan pendapatan ini berasal dari
IT service, yang tumbuh sebesar 48,2%. Tingginya pertumbuhan tersebut seiring dengan meningkatnya kebutuhan perusahaan
untuk men-digitasi proses bisnisnya agar lebih kompetitif, institusi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk memberikan
layanan yang lebih baik kepada masyarakat, serta UKM dalam rangka mendukung perkembangan bisnisnya. Di sisi lain, beban
untuk segmen Enterprise tahun 2018 naik sebesar 5,2% dibandingkan tahun 2017, menjadi Rp21.717 miliar. Peningkatan Beban
tersebut sejalan dengan peningkatan volume bisnis. Setelah memperhitungkan alokasi beban antar segmen, segmen Enterprise
mencatatkan rugi hasil usaha, namun mengalami perbaikan dengan mencatatkan rugi hasil usaha sebesar Rp663 miliar, 8
turun sebesar Rp860 miliar atau 56,5% dibandingkan rugi hasil usaha di tahun sebelumnya.
Lampiran

Pada periode 2016-2017, pendapatan segmen Enterprise meningkat sebesar Rp3.314 miliar atau 21,0%, menjadi Rp19.130
miliar dibandingkan Rp15.816 miliar pada tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan meningkatnya kebutuhan digitalisasi
pelanggan khususnya di pelanggan korporasi, UKM dan institusi Pemerintah. Beban segmen Enterprise juga mengalami
peningkatan menjadi Rp20.653 miliar, naik Rp2.840 miliar atau 15,9% dibandingkan Rp17.813 miliar pada tahun 2016. Setelah
memperhitungkan alokasi beban antar segmen, segmen Enterprise mencatat rugi hasil usaha sebesar Rp1.523 miliar di tahun
2017, lebih baik dibandingkan rugi hasil usaha pada tahun 2016 sebesar Rp1.997 miliar, sebagai akibat peningkatan pendapatan 9
yang lebih besar dibandingkan peningkatan beban.
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 105


SEGMEN CONSUMER “Dengan modernisasi
jaringan, peningkatan
layanan pelanggan,
dan variasi konten yang
lebih menarik, Telkom
berkeyakinan dapat
memberikan pengalaman
terbaik bagi pelanggan
IndiHome.”

5,1 Juta
Pelanggan IndiHome meningkat

IndiHome menyediakan layanan fixed broadband berbasis serat


optik yang terdiri dari internet berkecepatan tinggi, telepon
9,1 Juta
rumah dan TV interaktif dengan teknologi IPTV, untuk memenuhi Optical Port
kebutuhan retail perumahan, apartemen, dan premium cluster. (akses broadband berbasis
Pada tahun 2018, pelanggan IndiHome tumbuh 72,2% dari 2,9 serat optik)
juta pelanggan pada tahun 2017 menjadi 5,1 juta pelanggan
di tahun 2018.

Pertumbuhan pelanggan di atas, tidak terlepas dari marketing


strategy berupa more for less program, yaitu layanan
bundling yang menyediakan program yang sesuai dengan
kebutuhan pelanggan dengan harga lebih terjangkau. Telkom
memanfaatkan momentum hari-hari perayaan seperti Tahun
Baru Imlek, Ramadhan, Hari Kemerdekaan Indonesia, Natal, dan
Tahun Baru sebagai masa promosi untuk IndiHome. Bersamaan
dengan itu, momen FIFA World Cup 2018 ditahun 2018 juga
dimanfaatkan IndiHome dengan menjadi penyiar resmi seluruh
pertandingan Piala Dunia FIFA 2018 secara langsung.

Disamping promosi saat peristiwa khusus, Telkom terus


menambahkan layanan dan fitur bermanfaat pada produk
IndiHome untuk meningkatkan daya tariknya bagi calon
pelanggan. Salah satunya dengan memperkaya saluran TV
melalui berbagai pilihan minipacks menarik untuk pelanggan.
Tahun 2018, pelanggan IndiHome dimanjakan 18 pilihan
Minipack, dibandingkan 11 Minipack di tahun 2017. Permintaan

106 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
atas Minipack terus meningkat, terbukti dengan 4,4 juta Untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan,

Dewan Komisaris
transaksi add on Minipack sepanjang tahun 2018, tumbuh modernisasi jaringan juga dilakukan dengan melakukan

dan Direksi
Laporan
243% dibanding 2017. shutdown STO dan mentransformasikannya menjadi T-Cloud.
Seiring dengan perkembangan teknologi, Telkom telah
Di sisi lain, komunitas gamer yang besar di Indonesia menjadi melakukan shutdown sebanyak 719 STO dari 1.234 STO di tahun
salah satu pasar potensial bagi IndiHome. Dengan IndiHome 2018. Dari 719 STO ini, 268 di antaranya telah ditransformasikan
Paket Gamer, pelanggan mendapatkan manfaat in-game (poin menjadi T-Cloud. Telkom berencana pada 2020, seluruh 1.234
permainan) yang dapat ditukar dengan fitur-fitur menarik.
Selain itu, untuk meningkatkan pengalaman pelanggan Telkom
STO akan di-shutdown dan seluruhnya ditransformasikan
menjadi T-Cloud pada tahun 2021. Telkom Cloud merupakan
3
juga menawarkan untuk meningkatkan kecepatan internet, STO hasil proses modernisasi menjadi Node dengan 100%
paket promosi panggilan ke semua operator GSM, dan konten akses serat optik. Dengan meningkatnya kualitas dan kapasitas

Tentang
Telkom
Over-The-Top seperti UseeTV Go, iflix, HOOQ, dan CATCHPLAY. jaringan sebagai hasil modernisasi STO, maka kualitas layanan
kepada para pelanggan diharapkan akan meningkat.
Tidak dapat dipungkiri bahwa layanan fixed broadband sangat
tergantung kehandalan infrastruktur dan teknisi pendukung. Peningkatan pelayanan dan kapasitas diatas menjadikan Telkom
Modernisasi jaringan terus dilakukan dengan penggantian sebagai market leader dengan market share yang diestimasi
jaringan tembaga menjadi jaringan serat optik yang dilakukan sekitar 84,5%. Telkom yakin bahwa peluang pertumbuhan bisnis 4
oleh entitas anak perusahaan, Telkom Akses. Penguatan skill fixed broadband di Indonesia masih sangat terbuka seiring
teknisi telah meningkatkan prosentase waktu pasang baru pertumbuhan populasi rumah tangga kelas menengah dan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
(Mean Time To Install atau MTTI) di bawah 3 hari menjadi 97% penetrasi layanan internet berkecapatan tinggi yang Telkom
di tahun 2018 dari 87% di tahun 2017. Selain itu, prosentase estimasikan berkisar 12%, sangat rendah bila dibandingkan
penyelesaian gangguan di bawah satu hari naik menjadi 82% dengan Malaysia, Vietnam dan Thailand yang sudah mencapai
ditahun 2018 dari 42% di tahun 2017, dengan penurunan sekitar 34%, 43% dan 44%. Telkom menekankan pada retail
signifikan waktu rata-rata perbaikan gangguan (Mean Time To market sebagai positioning pasar dengan melakukan ekspansi
Repair atau MTTR) dari 23,4 jam di tahun 2017 menjadi 9,8 jam keseluruh Indonesia. Untuk memastikan ketersediaan layanan 5
di tahun 2018. Semua Upaya ini Telkom lakukan dalam rangka IndiHome di seluruh Indonesia, Telkom telah membangun
meningkatkan pengalaman pelanggan. jaringan akses broadband berbasis serat optik sejumlah

Perusahaan
9,1 juta optical port.

Tata Kelola
Kinerja Keuangan Segmen Consumer Tahun 2016-2018
Segmen Consumer memberikan kontribusi pendapatan sebesar 10,6% dari total pendapatan Telkom pada tahun 2018. Berikut
tabel kinerja segmen Consumer selama tiga tahun terakhir: 6

Sosial Perusahaan
2018-2017 2018 2017 2016

Tanggung Jawab
Segmen Consumer
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan 25,1 13.891 966 11.105 10.410
Beban 13,3 (11.739) (816) (10.360) (11.024)
Hasil 188,9 2.152 150 745 (614)

Kinerja keuangan segmen Consumer pada tahun 2018 sangat baik, ditandai dengan pencapaian pendapatan sebesar Rp13.891
7
miliar, tumbuh Rp2.786 miliar atau 25,1% dibanding tahun 2017. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

IndiHome yang tumbuh 72,2% menjadi 5,1 juta pelanggan di akhir tahun 2018, peningkatan pelanggan minipacks, dan up-sell
layanan seperti penambahan kecepatan internet. Pada tahun 2018, Pendapatan IndiHome tumbuh 66,9% menjadi Rp11.520 miliar,
dan berkontribusi sekitar 82,9% terhadap Pendapatan segmen Consumer, meningkat signifikan dari kontribusi sebesar 62,2% pada
tahun sebelumnya. Sementara itu, beban tahun 2018 untuk segmen Consumer tercatat Rp11.739 miliar, mengalami peningkatan
sebesar 13,3% dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan aktivitas ekspansi bisnis IndiHome. Namun demikian, kenaikan
beban segmen Consumer lebih rendah dibandingkan peningkatan pendapatan, yang menunjukkan efektivitas pengendalian biaya.
Setelah alokasi beban antar segmen, hasil usaha segmen Consumer pada tahun 2018 tercatat meningkat cukup tinggi sebesar 8
188,9% menjadi Rp2.152 miliar.
Lampiran

Pada periode 2016-2017, pendapatan di segmen Consumer sebesar Rp11.105 miliar, meningkat Rp695 miliar atau 6,7%
dibandingkan Rp10.410 miliar pada tahun 2016 sejalan dengan peningkatan jumlah pelanggan IndiHome. Sedangkan beban pada
tahun 2017 mengalami penurunan sebesar Rp664 miliar atau 6,0% dari Rp11.024 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp10.360 miliar.
Hal ini mendorong segmen Consumer membukukan laba hasil usaha sebesar Rp745 miliar, lebih baik dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang mencatatkan rugi usaha sebesar Rp614 miliar dengan kata lain pertumbuhan hasil usaha segmen Consumer
dari tahun 2016 ke 2017 meningkat sebesar 221,3%. 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 107


SEGMEN WHOLESALE AND
INTERNATIONAL BUSINESS (WIB) “Dengan adanya
Indonesia Global
Gateway, Telkom mampu
menyediakan koneksi
direct broadband
alternative antara Eropa,
Asia dan Amerika”

161.652 km
Jaringan backbone serat optik
96.952 km (domestik)
64.700 km (internasional)

Point of Presence (PoP)


Segmen Wholesale and International Business (WIB) 72 PoP internasional
menyediakan layanan kepada operator lain, service provider
dan digital player baik domestik maupun global, yang 46 PoP domestik
dikelompokkan menjadi beberapa business line yaitu Carrier
Service, Infrastructure, Tower dan International Non Carrier.
Bisnis segmen WIB mengalami pertumbuhan sebesar 35,5%
pada tahun 2018 yang didorong oleh produk voice traffic, digital
enabler, infrastructure managed service dan tower.

Carrier service tumbuh sebesar 29,1% karena dilakukan strategi 5 data center (luar negeri)
marketing yang menyasar dan mengambil ceruk pasar transit
global dengan mengalirkan trafik antar negara. Bisnis digital 14 data center neuCentrIX (dalam negeri)
enabler juga tumbuh sangat signifikan sebesar 112,6% didorong
oleh pertumbuhan bisnis data center dan digital platform.

Telkom memiliki jaringan backbone berbasis serat optik sepanjang


161.652 km, dimana 96.952 km didalamnya merupakan jaringan
domestik. Sepanjang tahun 2018, Telkom telah membangun
beberapa sistem kabel bawah laut untuk memperkuat backbone
serat optik, di antaranya kabel laut SLM (Sabang-Lhokseumawe-
Medan), PATARA (Papua Utara) yang akan menghubungkan
12.485 unit tower
Sentani dan Sarmi dan MATANUSA (Mangkajang-Takisung-
Nunukan-Sangatta). Tiga sistem kabel bawah laut ini diharapkan
akan siap untuk beroperasi pada pertengahan tahun 2019.
Dengan terkoneksinya jaringan domestik melalui kabel laut 2018, Telkom berhasil menyelesaikan sistem kabel Indonesia
diharapkan akan memberikan dampak positif untuk pemerataan Global Gateway (IGG) sekitar 5.400 km yang menghubungkan
akses komunikasi dan informasi broadband dengan kualitas dua sistem kabel laut utama SEA-US dan SEA-ME-WE 5. Dengan
yang sama di seluruh wilayah Indonesia. Telkom juga mempunyai tersambungnya SEA-US dan SEA-ME-WE 5, Telkom mampu
kepemilikan pada infrastruktur kabel bawah laut global yang menyediakan koneksi direct broadband alternatif antara
menghubungkan benua Eropa, Asia dan Amerika. Pada tahun kawasan Eropa, Asia dan Amerika.

108 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Telkom telah memiliki 14 data center netral di 10 kota di Bisnis internasional Telkom yang dijalankan oleh entitas anak

Dewan Komisaris
Indonesia. Selain itu, entitas anak Telkom yaitu Telin memiliki 5 yaitu Telin, telah hadir di 11 global office berlokasi di Singapura,

dan Direksi
Laporan
data center di luar negeri yang terdiri dari 3 lokasi di Singapura Hong Kong, Macau, Timor Leste, Australia, Myanmar, Malaysia,
(Telin-1, Telin-2 dan Telin-3), 1 lokasi di Timor Leste dan 1 lokasi di Taiwan, Amerika Serikat, Arab Saudi dan Selandia Baru,
Hong Kong. Semua data center tersebut diberi nama komersial yang menjalankan bisnis wholesale network, wholesale
NeuCentrIX, merupakan data center netral bagi operator voice, data center, MVNO, MNO dan BPO. Untuk memperkuat
telekomunikasi dan service provider domestik maupun global. bisnis internasional, Telkom melakukan beberapa corporate
Saat ini, Telkom sedang merencanakan untuk membangun satu
data center besar di Indonesia yang akan difungsikan sebagai
action melalui Telin. Pada tanggal 18 dan 25 April 2018, Telin
meningkatkan kepemilikan saham di Telin Malaysia dan di
3
Main Hub atau induk dari semua data center NeuCentrIX. TSGN menjadi 70%. Kedua aksi korporasi ini bertujuan untuk
Keseluruhan data center baik domestik maupun global akan memberikan fleksibilitas dan kendali mayoritas kepada

Tentang
Telkom
terhubung secara seamless, yang diharapkan dapat menjadi Telin dalam mendorong Telin Malaysia menjalankan strategi
tempat berkumpulnya para pelaku bisnis digital, internet bisnis, termasuk pengembangan inisiatif bisnis baru dan
service provider, pelanggan-pelanggan enterprise dan lainnya mensinergikan kapabilitas yang dimiliki TelkomGroup.
sehingga mendukung terwujudnya Telkom sebagai hub atau
pusat ekosistem digital. Telkom mengelola bisnis tower melalui entitas anak, Mitratel,
yang menyewakan ruang kepada operator telekomunikasi 4
Telkom juga mengoperasikan Content Delivery Networks untuk menempatkan peralatan telekomunikasi mereka di
(CDN) sehingga pelanggan dapat menikmati akses konten yang menara-menara yang dimiliki. Pada tahun 2018, Mitratel

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
membutuhkan bandwith yang sangat besar dengan kualitas agresif melakukan penawaran untuk kolokasi maupun bisnis
prima, baik dari sisi kecepatan dan kualitas visual. reseller tower milik operator sehingga mencatat pertumbuhan
sebesar 6,6% dan menguasai 27,5% market share tower. Saat
Pada tahun 2018, Telkom menambah 4 point of presence ini Mitratel memiliki 12.485 unit menara dengan 15.712 tenant.
(PoP) menjadi 46 PoP di domestik. Sedangkan untuk global, Dari bisnis reseller tower, Mitratel mencatat 6.494 tenant.
terdapat tambahan 25 PoP menjadi 72 PoP di kota besar dunia 5
di 33 negara. Dengan bertambahnya jumlah PoP, diharapkan Telkom juga mengelola bisnis infrastruktur telekomunikasi
dapat meningkatkan kemudahan dalam memberikan meliputi energy solution, construction solution, managed

Perusahaan
layanan dan berinterkoneksi. services dan submarine cables melalui entitas anak, Telkom

Tata Kelola
Infra. Bisnis Telkom Infra mengalami pertumbuhan signifikan
Dengan semakin kuatnya infrastruktur Telkom baik domestik sebesar 113,0% yang didukung oleh proyek energy solution
maupun global tersebut, diharapkan dapat mewujudkan yang merupakan upaya Telkom dalam monetisasi kapabilitas
Indonesia menjadi Global Digital Hub. membangun dan mengelola infrastruktur telekomunikasi.

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Indonesia Global Gateway
Cable System

7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

SEA-ME-WE-5

SINGAPORE

SEA-US
TARAKAN
BATAM
DUMAI

8
MANADO

BALIKPAPAN
Lampiran

IGG
JAKARTA
MADURA MAKASSAR

DENPASAR

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 109


Kinerja Keuangan Segmen Wholesale and International Business Tahun 2016-2018
Segmen Wholesale and International Business memberikan kontribusi pendapatan sebesar 7,7% dari total pendapatan Telkom
pada tahun 2018. Berikut tabel kinerja segmen Wholesale and International Business selama tiga tahun terakhir:

2018-2017 2018 2017 2016


Segmen WIB
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan 35,6 10.084 701 7.439 5.866
Beban 18,6 (14.624) (1.017) (12.333) (10.451)
Hasil 7,2 (4.540) (316) (4.894) (4.585)

Segmen WIB pada tahun 2018 membukukan pendapatan sebesar Rp10.084 miliar, naik cukup tinggi sebesar Rp2.645
miliar atau 35,6% dari Rp7.439 miliar pada tahun 2017. Kontribusi bisnis digital pada segmen ini di tahun 2018 meningkat
menjadi 57% dari 53% di tahun 2017. Pencapaian tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan interkonesi
internasional dari bisnis voice traffic antar negara yang dikelola oleh Telin sebesar Rp1.241 miliar. Peningkatan Pendapatan
lainnya juga dikontribusikan oleh managed service solution dari Telkom Infra sebesar Rp996 miliar dan pendapatan
jaringan berupa lease line dan transponder sebesar Rp319 miliar. Di sisi lain, beban segmen WIB tercatat Rp14.624 miliar
untuk tahun 2018, mengalami peningkatan sebesar Rp2.291 miliar atau 18,6% dibandingkan tahun 2017. Peningkatan
tersebut seiring dengan penguatan infrastruktur Telkom baik domestik maupun global, seperti pembangunan kabel bawah
laut berbasis serat optik dan pembangunan menara telekomunikasi. Secara Group, peran utama segmen WIB adalah
mendukung penyediaan infrastruktur dan managed services terutama kepada segmen Mobile. Hal tersebut menyebabkan
segmen WIB mencatatkan rugi hasil usaha setelah alokasi beban antar segmen, dimana segmen WIB mencatat rugi hasil
usaha sebesar Rp4.540 miliar pada tahun 2018, lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mencatatkan rugi hasil usaha
sebesar Rp4.894 miliar.

Pada periode 2016-2017, Segmen Wholesale and International Business membukukan pendapatan sebesar Rp7.439 miliar
di tahun 2017, meningkat Rp1.573 miliar atau 26,8% dibandingkan dengan Rp5.866 miliar pada tahun 2016. Peningkatan
pendapatan tersebut sejalan dengan peningkatan kapasitas infrastruktur Telkom, sehingga mampu memberikan layanan
yang lebih luas kepada pelanggan baik di domestik maupun luar negeri. Beban usaha pada tahun 2017 mengalami
peningkatan sebesar Rp1.882 miliar atau 18,0% menjadi Rp12.333 miliar dibandingkan Rp10.451 miliar pada tahun
2016 terutama disebabkan pengeluaran untuk pengembangan infrastuktur. Peningkatan beban yang lebih besar dari
peningkatan pendapatan, menyebabkan rugi usaha sebesar Rp4.894 miliar di tahun 2017, meningkat Rp309 miliar atau
6,7%, dibandingkan rugi usaha Rp4.585 miliar pada tahun sebelumnya.

Konstruksi Kabel Laut Indonesia Global Gateway.

110 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
SEGMEN LAIN - LAIN
“Inovasi produk

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
yang berkelanjutan
dan pembentukan
ekosistem digital, 3
meningkatkan
kepuasan dan

Tentang
Telkom
kenyamanan pelanggan
dalam mengadopsi
gaya hidup digital.” 4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
3,2 Juta
registered user 5
di BLANJA.com

Perusahaan
Tata Kelola
Pada segmen lain-lain, Telkom menawarkan layanan digital
advertising, financial services, TV/video, e-Commerce, digital
content dan lifestyle, big data serta smart platform. Telkom
juga mengoperasikan venture capital fund melalui entitas 34,7 Juta 6
anak, PT Metra Digital Innovation, juga dikenal sebagai MDI active user MelOn

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Ventures, untuk berinvestasi dalam startup digital.

Dalam periklanan digital, Telkom menyediakan layanan


yaitu biro iklan digital, integrated digital media, dan big data khusus seperti pendidikan dan migrant worker. Blanja.com
analytics. Telkom juga menjalankan platform ad exchange juga meningkatkan penggunaan mobile apps, melakukan
yang mempertemukan penerbit, pengiklan, dan biro iklan integrasi dengan LinkAja dalam satu akun, meluncurkan seller
untuk dapat melakukan aktivitas iklan digital secara efektif apps, mengintensifkan penggunaan QR code dan me-leverage 7
dan efisien dengan menghubungkan pembeli dan penjual penggunaan big data analytic.
bersama-sama dalam satu advertisement market place.
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

MelOn, merupakan penyedia konten digital berupa database


Layanan e-Commerce melalui BLANJA.com, online music dan aplikasi online digital music content dengan 34,7
marketplace yang memfasilitasi penjualan consumer-to- juta pengguna aktif. Pada tahun 2018, jumlah transaksi
consumer dan business-to-consumer. Selain itu Blanja.com di aplikasi online digital music content MelOn mencapai
juga mengembangkan layanan B2B commerce dengan 3,4 juta. Di bulan September 2018, Telkom melalui entitas
target market internal TelkomGroup, BUMN, pemerintah
dan korporasi. BLANJA.com, saat ini memiliki sekitar 3,2 juta
anak PT Metranet meluncurkan layanan mobile video
streaming berbasis advertising bekerjasama dengan Oona,
8
pengguna terdaftar dengan jumlah transaksi 130,1 ribu dan nilai sebuah perusahaan digital yang berbasis di Hong Kong.
sebesar Rp102,9 miliar. Untuk meningkatkan User Interface Kerjasama ini diharapkan memperkuat kapabilitas Telkom
Lampiran

(UI) dan User Experience (UX), Blanja.com mengembangkan untuk layanan video.
layanan B2B commerce untuk kategori atau kebutuhan

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 111


Untuk meningkatkan kapabilitas di bidang digital, Telkom berkontribusi membangun industri kreatif digital Indonesia.
melaksanakan program Digital Amoeba dan Indigo Creative Sejumlah startup telah bersinergi dengan Telkom dalam
Nation. Digital Amoeba merupakan program Corporate penyediaan produk dan solusi digital seperti PrivyID, Kofera,
Innovation Lab yang bertujuan menjaring dan mengakselerasi Run System, Nodeflux, Bahaso, Qiscus dan Opsigo. Selain
inovasi dari karyawan Telkom. Di akhir 2018, 52 tim masih itu, pada Januari 2018, Metranet melakukan akuisisi 30,4%
aktif melakukan validasi produk baru dan proses baru, 14 saham di Cellum Global Zrt (Cellum), penyedia solusi transaksi
di antaranya siap untuk diakselerasi lebih jauh menjadi seluler internasional. Akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat
portofolio bisnis potensial. Sedangkan Indigo Creative kemampuan tekhnologi Telkom melalui pengembangan
Nation merupakan program open innovation Telkom yang mobile wallet serta mendapatkan mitra B2B eksklusif dengan
bekerja sama dengan startup digital dalam mengembangkan Cellum untuk operasi di masa depan.
bisnis digital baru sekaligus program inisiatif Telkom dalam

Kinerja Keuangan Segmen Lain-Lain Tahun 2016-2018


Kontribusi segmen lain-lain terhadap pendapatan Telkom pada tahun 2018 sebesar 0,1%. Berikut tabel kinerja segmen lain-lain
selama tiga tahun terakhir:

2018-2017 2018 2017 2016


Segmen Lain-lain
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan 3,2 130 9 126 19
Beban 6,4 (1.042) (72) (979) (417)
Hasil (6,9) (912) (63) (853) (398)

Sepanjang tahun 2018, kinerja segmen ini membukukan pendapatan sebesar Rp130 miliar, naik 3,2% dari pendapatan tahun
2017. Pendapatan ini terjadi karena peningkatan transaksi di Blanja.com maupun Melon. Beban segmen lain-lain mencapai
Rp1.042 miliar untuk tahun 2018, meningkat 6,4% dibandingkan beban tahun 2017 yang disebabkan peningkatan investasi di
bisnis digital. Berbagai situasi tersebut, menyebabkan rugi segmen lain-lain tahun 2018 menjadi Rp912 miliar, meningkat 6,9%
dibandingkan rugi tahun lalu.

Pada periode 2016-2017, Pendapatan di segmen lain-lain mencatatkan pendapatan sebesar Rp126 miliar, meningkat Rp107
miliar atau 563,2% dibandingkan Rp19 miliar pada tahun 2016. Sedangkan peningkatan beban di tahun 2017 sebesar Rp562 miliar
atau 134,8%, menjadi Rp979 miliar. Hal tersebut menyebabkan rugi hasil usaha meningkat sebesar Rp455 miliar atau 114,3%,
menjadi Rp853 miliar dibandingkan Rp398 miliar pada tahun 2016.

112 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PROGRAM LEVERAGE ASSET

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Telkom memiliki aset properti yang sangat besar berjumlah lebih dari 3.000 lahan dan bangunan yang terbentang dari Sabang
sampai Merauke. Sejalan dengan perkembangan teknologi, perangkat telekomunikasi yang digunakan saat ini berukuran jauh
lebih kecil dibandingkan sebelumnya, sehingga memerlukan area yang juga lebih kecil. Mengecilnya space dari perangkat tersebut
menghasilkan idle aset dan space yang dapat didayagunakan untuk memberikan benefit yang lebih maksimal bagi TelkomGroup.
3
Pada tahun 2018 Telkom secara fokus dan intensif menginisiasi program Leverage Assets (pendayagunaan aset). Telkom membagi
Leverage Assets menjadi dua kategori berdasarkan mitra kerjasama, yaitu Synergy Group dan Strategic & Retail Partnership.
Synergy Group (SG) merupakan pendayagunaan aset tetap yang dikhususkan untuk kebutuhan internal TelkomGroup, meliputi:

Tentang
Telkom
perkantoran, gudang, pusat pelayanan (Plasa Telkom Digital, GraPARI TelkomGroup), dan call center.

Telkom Landmark Tower (TLT) & Telkomsel Smart Office (TSO) yang pembangunannya selesai pada tahun 2017 dan 2016 menjadi
salah satu master piece dari pendayagunaan aset yang bertujuan agar tercipta sinergitas yang semakin baik di dalam entitas
TelkomGroup. Kantor - kantor pusat anak usaha dan entitas TelkomGroup yang sebelumnya berjauhan kini sudah berada di dalam
lingkungan The Telkom Hub (Kawasan yang meliputi Grha Merah Putih, Telkom Landmark Tower, Telkomsel Smart Office), luas Semi
4
Gross Area (SGA) yang sebelumnya menyewa di luar aset TelkomGroup kini dapat sepenuhnya di absorb sebesar 113.885 m2.

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Hingga tahun 2018 total SGA yang telah didayagunakan untuk synergy group adalah seluas 272.368 m2 (penambahan luas
23.953 m2 di tahun 2018), yang tersebar di lebih dari 493 lokasi diseluruh Indonesia (penambahan luas 106 lokasi di tahun 2018).

Selain mendukung kegiatan operasional dan ekspansi TelkomGroup, Synergy Group juga bertujuan untuk menghasilkan efisiensi
biaya yang diperoleh dari penurunan base rent. Efisiensi ini dihasilkan dari perpindahan entitas TelkomGroup yang sebelumnya
menyewa tanah dan bangunan diluar aset Telkom, kemudian memanfaatkan aset Telkom. 5
Proyek Synergy Group telah beroperasi dan dimanfaatkan oleh entitas TelkomGroup, seperti Telkomsel, Telkom Akses, Telkomedika,
PINS, Mitratel, Telkom Sigma, Infomedia, Telkomsat. Beberapa dari proyek tersebut di antaranya adalah Grha Merah Putih Sorong,

Perusahaan
Tata Kelola
Balai Merah Putih Pematang Siantar, kantor cabang Telkomsel (Jakarta Pusat, Bengkulu, Pangkalpinang, dan Bandung), gudang
Telkomsel Pontianak dan call center Infomedia Bogor.

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Grha Merah Putih TelkomGroup, Sorong - Papua Barat Balai Merah Putih, Pematang Siantar - Sumatera Utara 7
dan Bina Lingkungan
Strategic and Retail Partnership (SRP) merupakan pendayagunaan aset tetap yang dikhususkan untuk eksternal TelkomGroup.
Program Kemitraan

Pada tahun 2018 Telkom mencatatkan pendapatan sebesar Rp 324 miliar. Adapun pendapatan tersebut diperoleh dari sektor yang
bervariasi meliputi: food and beverage, hospitality, consumer goods, education, collaboration space, dan retail lainnya. Bentuk
kerjasama yang ditawarkan berupa sewa, kerjasama usaha, Bangun Guna Serah (BGS).

Hingga tahun 2018 Telkom telah bekerja sama dengan pemain lokal dan global di lebih dari 40 lokasi, beberapa nama besar tersebut
di antaranya: McDonald’s, Mercure (Accor Hotels), Alfamart, Indomaret, Pertamina Retail, Starbucks, Coffee Bean, dan Maxx Coffee.
Kegiatan pendayagunaan aset ini mengolaborasikan pemanfaatan asset dan diperkaya oleh ekosistem digital TelkomGroup.
8
Lampiran

9
McDonald’s, Pekanbaru - Riau Alfamart, Jimbaran - Bali Mercure Nexa Hotel, Bandung - Jawa Barat
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 113


ASPEK PEMASARAN

PANGSA PASAR

Telkom memiliki pangsa pasar cukup dominan di hampir Terkait dengan segmen Enterprise, ada beberapa indicator
semua segmen bisnis. yang dapat menggambarkan posisi pangsa pasar Telkom.
Dari sisi bandwidth in service Telkom memperkirakan posisi
Untuk segmen Mobile, pangsa pasar Telkom berdasarkan
pangsa pasar kami pada tahun 2018 sekitar 73%. Melalui
jumlah pelanggan hingga akhir tahun 2018 mencapai
59,1%. Jumlah pelanggan seluler Telkomsel di akhir tahun Telkom Sigma, Telkom memperkirakan menguasai pangsa
2018 mencapai 163 juta, dengan 107 juta di antaranya pasar system integration sebesar 55,4%. Untuk Business
merupakan pelanggan mobile broadband. Posisi pangsa Process Outsourcing (BPO), Telkom memperkirakan
pasar ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menguasai pasar sekitar 41% melalui anak perusahaan
yang sebesar 54,5%. Peningkatan pangsa pasar seluler ini Infomedia. Sedangkan untuk bisnis satelit, Telkom
tidak terlepas dari keberhasilan Telkom dalam menjalankan memperkirakan menguasai pasar sekitar 37%.
registrasi kartu SIM prabayar dan efektivitas program
marketing Telkom.

Pangsa Pasar System Integration


Pangsa Pasar Seluler

120,0%
150,0% 100,0%

80,0%
100,0%
60,0% 42,0% 59,0% 55,4%
43,2 45,5 40,9
40,0%
50,0% 58,0% 41,0% 44,6%
20,0%

0,0%
56,8 54,5 59,1
0,0% FY 2016 FY 2017 FY 2018

FY 2016 FY 2017 FY 2018 Telkom Sigma Kompetitor

Telkomsel Kompetitor

Untuk segmen WIB, di bisnis tower, Telkom memperkirakan


Pada segmen Consumer, Telkom berhasil meningkatkan menguasai pangsa pasar sebesar 27,5% melalui entitas
pangsa pasar Telkom secara signifikan pada layanan fixed anak Mitratel. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya,
broadband. Jumlah pelanggan IndiHome pada akhir tahun pangsa pasar Mitratel naik dari 26,6% karena adanya
2018, meningkat menjadi 5,1 juta pelanggan dari 2,9 juta penambahan jumlah tenant.
pelanggan pada tahun sebelumnya. Dengan kenaikan
jumlah pelanggan ini, IndiHome menguasai 84,5% pangsa
pasar fixed broadband di Indonesia. Posisi pangsa pasar Pangsa Pasar Tower
ini menguat dibandingkan tahun 2017 yang sebesar 81,1%.
Keberhasilan meningkatkan pangsa pasar ini di antaranya 120,0%
merupakan hasil dari penguatan infrastruktur akses dan 100,0%
IT yang berdampak pada kualitas layanan, peningkatan
80,0%
produktivitas teknisi, dan strategi pemasaran yang tepat.
60,0% 75,7% 73.4% 72,5%

40,0%
Pangsa Pasar Fixed Broadband
20,0%
24,3% 26,6% 27,5%
150,0% 0,0%
FY 2016 FY 2017 FY 2018
Mitratel Kompetitor
100,0% 18,7% 18,8% 15,5%

50,0% 81,3% 81,1% 84,5%

0,0%
FY 2016 FY 2017 FY 2018
IndiHome Kompetitor

114 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
3

Tentang
Telkom
4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
STRATEGI PEMASARAN
5
Telkom menjalankan strategi pemasaran dan promosi Telkom mengintensifkan usaha dalam menyediakan
yang komprehensif untuk meningkatkan brand dan layanan yang disesuaikan untuk pelanggan dengan

Perusahaan
omzet penjualan. Hal tersebut dilakukan antara lain

Tata Kelola
menggunakan profil pelanggan yang dibuat melalui
melalui komunikasi pemasaran dan pengembangan kompilasi data agar layanan dan produk yang
jalur distribusi. Telkom juga menggunakan strategi ditawarkan lebih personal dan menarik. Telkom juga
promosi above dan below the line (ATL dan BTL) untuk mengembangkan proses managemen hubungan
memasarkan produk dan layanan yang menargetkan pelanggan end-to-end terlacak, yang memungkinkan
komunitas atau kelompok tertentu. Selain itu, Telkom untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang
menggunakan iklan media cetak dan elektronik seperti sedang terjadi, tanpa menunggu keluhan pelanggan,
point of sales broadcasting, termasuk melalui promosi sehingga Telkom dapat menyelesaikan masalah secara 6
dan sponsorship kegiatan acara atau events. Strategi proaktif sebelum pelanggan merasa tidak nyaman.
pemasaran juga disesuaikan berdasarkan karekteristik

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
segmen bisnis dan pelanggan yang ditargetkan Telkom
agar lebih efektif dan efisien.
Mobile
Pada segmen Mobile, Telkom fokus pada peningkatan
Consumer profitabilitas dan ARPU melalui pricing yang lebih sehat.
Sebagai contohnya pada 2018 Telkom memperkenalkan
Pada tahun 2018, IndiHome masih merupakan produk program “More for More”, dimana memberikan value
terkemuka untuk pasar pelanggan consumer. Tidak
hanya menargetkan segmen perumahan sebagai
lebih bagi pelanggan dengan ARPU yang lebih tinggi.
Telkom juga terus mempromosikan pilihan paket mobile
7
segmen pasar utama, tetapi pada 2018 Telkom juga untuk mendorong pelanggan layanan mobile broadband
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

memaksimalkan penetrasi ke apartemen dan cluster yang ada agar meningkatkan penggunaan layanan.
premium. Strategi pemasaran yang dilakukan yaitu: Selain itu Telkom terus mempromosikan pilihan paket
(i) pemberian harga promo dan nilai pelanggan, (ii) data dengan target segmen kaum muda yang dipasarkan
Secara konsisten menawarkan produk dengan nilai dalam brand Loop. Usaha Telkom dalam meningkatkan
menarik melalui berbagai saluran penjualan terutama ARPU yaitu menyediakan layanan digital lifestyle dan
saluran digital; dan (iii) melakukan kampanye dan payment sebagai layanan mobile-based digital life.
promosi sepanjang tahun seperti Tahun Baru Imlek,
Ramadhan, Hari Kemerdekaan Indonesia, Natal Pada 2018 Telkom terus memperkenalkan produk baru 8
dan Promo Tahun Baru. dan memperbaharui mobile agar terlihat menarik
bagi berbagai grup pelanggan. Sebagai contoh Telkom
Pada tahun 2018, Telkom memiliki strategi penjualan memperkenalkan MAXstream, sebuah platform
Lampiran

yang fokus pada penerapan dynamic pricing yang video yang menawarkan konten gratis maupun
memungkinkan harga untuk mencerminkan kondisi berbayar, demikian juga Shellfire, platform game yang
wilayah Indonesia yang berbeda-beda dengan lebih menyediakan pilihan in-app purchase dan Langitmusik,
baik, sembari menyediakan produk utama lebih baik dan layanan streaming musik. Telkom meningkatkan
cepat kepada pelanggan. Telkom juga memperkenalkan kesempatan pelanggan untuk menggunakan TCASH,
program point kepada para penjual untuk memberikan
insentif yang lebih besar saat akhir minggu dan hari libur
termasuk mempeluas kemampuan non-subscriber untuk 9
agar memberikan kemudahan pelanggan.
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 115


menggunakan TCASH. Telkom juga bekerja sama dengan Wholesale and International
partner tambahan seperti layanan taksi, SPBU serta
merchant makanan dan minuman untuk menggunakan
Business
TCASH sebagai alat pembayaran.
Pelanggan wholesale and international business
Telkom adalah sebagian besar Other License Operators
Enterprise
(OLO’s), service providers, global wholesaler and
carrier dan perusahaan yang terkait dengan produk
Untuk pelanggan enterprise, Telkom menerapkan
atau layanan Telkom seperti international data
strategi pemasaran dalam memenangkan persaingan
center atau international connectivity (IPLC) selain
di pelanggan pasar high end market menggunakan
pelanggan ritel MNO dan MVNO internasional. Namun,
akun strategic managing untuk meningkatkan kualitas
baik untuk portofolio wholesale and international
hubungan yang lebih baik daripada pesaing melalui
business dan infrastruktur jaringan Telkom,
layanan yang lebih terfokus dan disesuaikan kebutuhan
yang fokus pada penerapan:
pelanggan. Telkom juga menerapkan strategi
• Attractive pricing, yaitu skema bisnis yang kreatif
pemasaran di bawah program “Disruptive Digitized
dan inovatif baik untuk bisnis traffic (voice) maupun
Nation”, yang terdiri dari:
bisnis jasa jaringan untuk memenuhi kebutuhan
• Ignite DISRUPTIVE Government Initiatives; di mana
pelanggan dan pencapaian business goal.
Telkom bertujuan menjadi mitra Pemerintah di
• Meningkatkan layanan data center International,
bidang penyediaan teknologi dan layanan Informasi
MNO, MVNO dan BPO untuk mempertahankan relasi
dan Komunikasi (ICT) berkolaborasi pada proyek
yang kuat dengan pelanggan.
strategis ICT yang berfokus pada digital customers
experience;
Pada tahun 2018, Telkom memiliki sales channel yang
• Lead End to End Enterprise DIGITIZED Ecosystem;
berbeda di setiap lini bisnis yang bertindak sebagai
di mana Telkom memasarkan solusi end-to-end
saluran penjualan dan distribusi untuk setiap entitas
digital ICT kepada pelanggan korporat dengan
anak. Telkom memiliki manajemen layanan pelanggan
menyediakan solusi khusus dan segmented untuk
untuk pelanggan wholesale and international business
setiap pelanggan berbasis vertikalisasi market dan
seperti Account Manager, OLO care center, wholesale
industri; dan
digital touch point Apps (domestik dan internasional),
• Build NATION’s Digital-Driven SMB; di mana Telkom
dan World Hub Operation Command Center (WHOCC)
memasarkan solusi dasar ICT dalam bentuk
yang mendukung selama 24 jam setiap hari.
massifikasi layanan connectivity dan paket-paket
solusi kepada UKM di Indonesia melalui penyediaan
platform digital yang tepat untuk ikut menumbuh Layanan Digital dan Lainnya
kembangkan bisnis UKM.
Strategi pemasaran Telkom untuk layanan digital
Pada tahun 2018, Telkom memiliki strategi penjualan services fokus pada strengthening dan improving
yaitu: (i) Menyediakan Account Manager untuk inovasi digital, yaitu:
• Memperkaya konten digital;
perusahaan besar, yang bertindak sebagai interaksi
• Menciptakan layanan digital services yang unik;
point of contact untuk layanan end-to-end kepada
• Meningkatkan brand, platform, operasional dan
pelanggan, dari inisiasi sampai layanan purna jual, (ii) pengalaman pelanggan;
Menyediakan Government Relationship Officer untuk • Membangun model bisnis digital dalam rangka
menjaga hubungan dengan pelanggan sepanjang tahun mendukung ekonomi digital Indonesia;
untuk mempermudah perpanjangan kontrak tahun • Leverage Assets dan inventory sebagai insight
berikutnya dan penyediaan layanan saat ini, dan (iii) dalam peningkatan layanan digital dan pengalaman
Menyediakan Business Account Manager untuk segmen pelanggan; dan
UKM menengah, Tele Account Management (TAM) • Menumbuhkan portofolio bisnis digital dengan
melayani segmen UKM kecil, dan untuk segmen UKM berinvestasi pada digital startup sebagai bagian dari
mikro dilayani dengan metode Value-Added Reseller. ekosistem digital Indonesia.

Sepanjang tahun 2018, Telkom memiliki manajemen Telkom memiliki strategi pemasaran yang disesuaikan
layanan pelanggan atau purna jual melalui beberapa untuk setiap jenis bisnis digital dan kebutuhan
cara, yaitu call dan contact center untuk menangani pelanggannya. Telkom menawarkan customer care
permintaan dan keluhan pelanggan, serta memberikan dan channel management, termasuk contact centers
informasi tentang beberapa produk dan layanan. dan dedicated account management untuk perusahaan
besar, website dan media sosial.

116 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
JARINGAN DISTRIBUSI

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Digital Touch Point
Digital touch point merupakan layanan berbasis aplikasi web dan mobile yang disediakan untuk pelanggan IndiHome dan korporat.
Telkom menyediakan myIndiHome sebagai layanan self-care berbasis aplikasi mobile untuk pelanggan IndiHome. Melalui aplikasi
tersebut, pelanggan dapat melakukan permintaan pasang baru, pengelolaan tagihan dan pembayaran, pelaporan dan monitoring
masalah jaringan, dan mengakses layanan video on demand dan program reward pelanggan. Telkomsel juga menawarkan
myTelkomsel, yaitu layanan aplikasi self-care mobile bagi pelanggan Telkomsel yang menyediakan informasi layanan yang
3
memungkinkan untuk membeli paket dan produk serta sebagai account management. Pada setiap journey pelanggan, Telkom
melakukan pengukuran pengalaman dengan standar global Net Promoter Score (NPS). Informasi NPS selanjutnya digunakan untuk
meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan.

Tentang
Telkom
4

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
5

Perusahaan
Tata Kelola
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
myTelkomsel myIndiHome myCarrier

Authorized Dealers, Retail Outlets dan Account Management Team


Modern Channel
Tim yang mengelola hubungan dan portofolio khusus
Jaringan distribusi ini menyediakan produk Telkomsel, seperti untuk pelanggan korporasi, UKM dan institusi Pemerintah
kartu perdana, kartu SIM prabayar dan top-up voucher. Telkom serta wholesale. 7
mengoperasikan jaringan authorized dealers and retail outlets
Sales Specialist
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

di seluruh Indonesia yang bersifat non-eksklusif dengan diskon


pada semua produk yang dipasarkan.
Sales Specialist merupakan individu yang memiliki pemahaman
Partnership Stores teknis yang mendalam mengenai produk dan layanan bagi
pelanggan korporasi dan bekerja sama dengan account manager.
Skema ini merupakan perpanjangan jalur distribusi Telkom
melalui kerja sama dengan berbagai outlet pemasaran pihak Channel Partner
ketiga, seperti toko komputer atau elektronik, bank melalui 8
jaringan ATM dan jaringan bisnis lainnya. Bagi pelanggan enterprise, Telkom bekerja sama dengan VAR
(Value Added Reseller) yang melaksanakan aktifitas penjualan
Contact Center dan pemasaran untuk memenuhi permintaan pelanggan
Lampiran

enterprise yang spesifik dan bagi pelanggan retail untuk


Berfungsi sebagai call center, Telkom memiliki contact center menawarkan paket retail. Telkom juga bekerjasama dengan
yang membantu pelanggan untuk mengakses produk dan pihak ketiga untuk melakukan aktifitas penjualan melalui
layanan termasuk mengecek tagihan, mendapatkan informasi event tertentu.
promosi, dan penanganan keluhan serta akses terhadap fitur
layanan tertentu. Telkom mengoperasikan fasilitas contact 9
center 24 jam di Jakarta, Semarang, Bandung, Surabaya,
dan Malang.
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 117


Customer Service Point
Telkom memiliki Plasa Telkom, GraPARI Telkomsel dan GraPARI TelkomGroup sebagai walk-in customer service points bagi
pelanggan untuk mengakses seluruh produk dan layanan Telkom dan Telkomsel. Termasuk dalam hal ini mengecek tagihan,
melakukan pembayaran, pembatalan pasang baru, mendapatkan informasi promosi, dan penanganan keluhan.

Sampai dengan 31 Desember 2018, Telkom memiliki 422 outlet Plasa Telkom dan 429 GraPARI center di Indonesia, serta 11
GraPARI luar negeri (Saudi Arabia, Singapore, Hong Kong, Macau, Taiwan dan Malaysia) dan 7 GraPARI TelkomGroup. Selain itu,
Telkom juga mengoperasikan 761 unit mobile GraPARI dan 1.142 unit mobile IndiHome.

GraPARI TelkomGroup (GTG) memberikan pelayanan bagi pelanggan Telkom dan Telkomsel dengan konsep tata ruang yang didesain berdasarkan Journey
experience pelanggan secara lebih aktif dan persuasif untuk mewujudkan customer intimacy. Pelanggan juga dapat merasakan Pengalaman Digital Pelanggan
melalui berbagai fasilitas digital yang canggih, unik, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat digital.

Website TCASH Wallet


Telkom mengelola laman www.telkom.co.id, Merupakan aplikasi digital wallet yang memungkinkan
www.telkomsel.com dan www.indihome.co.id dalam rangka pelanggan untuk membeli paket layanan data atau suara,
memudahkan pelanggan Telkom untuk mengakses produk dan pembayaran tagihan dan pembelian produk tertentu.
layanan. Beberapa fitur layanan yang tersedia yaitu e-billing,
registrasi, informasi collective billing dan pengajuan keluhan.

Social Media
Sesuai dengan gaya hidup digital yang semakin berkembang
saat ini, Telkom memanfaatkan social media seperti Facebook,
Instagram dan Twitter, untuk memberikan informasi dan
berkomunikasi dengan pelanggan mengenai produk dan
layanan Telkom.

118 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Untuk semakin meningkatkan pengalaman pelanggan, Telkom melakukan penguatan Customer Relationship Management (CRM)
berbasis IT melalui aplikasi NCX (New Customer Experience). Dengan aplikasi ini, Telkom bisa mendapatkan dan mengintegrasikan
informasi seperti data historis dan preferensi pelanggan, yang dapat digunakan untuk memberikan pengalaman pelanggan
yang lebih baik. NCX juga dapat membantu proses pendekatan kepada pelanggan, akuisisi pelanggan, proses pembuatan
kontrak hingga pembuatan order, sehingga para pelanggan Telkom mendapatkan layanan terbaik berkualitas tinggi. NCX telah
dioperasikan secara bertahap untuk segmen Enterprise dan Wholesale and International Business pada tahun 2018, sedangkan
untuk segmen Consumer dijadwalkan akan beroperasi pada tahun 2019.
3

Tentang
PENGALAMAN DIGITAL PELANGGAN KAMI

Telkom
OUR CUSTOMERS DIGITAL EXPERIENCE

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
5

Perusahaan
Tata Kelola
6

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 119


KINERJA KEUANGAN KOMPREHENSIF
TINJAUAN POSISI KEUANGAN
Pada akhir tahun 2018, Telkom mencatat Total Aset sebesar Rp206.196 miliar, atau naik 3,9% dari posisi akhir tahun sebelumnya.
Kenaikan Total Aset ini terutama disebabkan kenaikan Aset Tetap seiring dengan pembangunan infrastruktur.

Sedangkan Total Liabilitas Telkom pada akhir tahun 2018 tercatat sebesar Rp88.893 miliar, atau naik sebesar 2,9% yang
terutama disebabkan kenaikan Utang dalam rangka mendukung pendanaan dalam pembangunan infrastruktur sekaligus untuk
mengoptimalkan struktur permodalan.

Tabel berikut menunjukkan posisi keuangan Telkom selama tiga tahun, dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2018.

Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember


Pertumbuhan
Tabel Posisi Keuangan Konsolidasian 2018-2017 2018 2017 2016
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Jumlah Aset Lancar (9,0) 43.268 3.009 47.561 47.701
Jumlah Aset Tidak Lancar 8,0 162.928 11.330 150.923 131.910
Jumlah Aset 3,9 206.196 14.339 198.484 179.611
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2,0 46.261 3.217 45.376 39.762
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4,0 42.632 2.965 40.978 34.305
Jumlah Liabilitas 2,9 88.893 6.182 86.354 74.067
Ekuitas yang dapat diatribusikan ke
6,7 98.910 6.878 92.713 84.384
pemilik entitas induk

Perbandingan Posisi Keuangan


Komposisi aset dan liabiltas selama periode 2018, 2017 dan 2016 dapat dilihat pada diagram berikut.

Komposisi Aset 2016-2018


2018 2017 2016
43.268 47.561 47.701
21,0% 24,0% 26,6%

162.928 150.923 131.910


79,0% 76,0% 73,4%

Aset Tidak Lancar Aset Lancar

Komposisi Liabilitas 2016-2018


2018 2017 2016
42.632 40.978 34.305
48,0% 47,5% 46,3%

46.261 45.376 39.762


52,0% 52,5% 53,7%

Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang

120 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Perbandingan Posisi Keuangan, untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2018 Dibandingkan

Dewan Komisaris
dengan Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017

dan Direksi
Laporan
1. Aset a. Liabilitas Jangka Pendek
Telkom memiliki total aset sebesar Rp206.196 miliar Pada tanggal 31 Desember 2018, posisi liabilitas jangka
(US$14.339 juta) per 31 Desember 2018, meningkat 3,9% dari pendek Telkom mencapai Rp46.261 miliar (US$3.217
Rp198.484 miliar pada tahun 2017 juta), naik 2,0% dibandingkan Rp45.376 miliar pada 31
Desember 2017. Peningkatan liabilitas jangka pendek
a. Aset Lancar Telkom terutama disebabkan oleh: 3
Posisi aset lancar mencapai Rp43.268 miliar (US$3.009 • Peningkatan utang bank jangka pendek sebesar
juta) pada tanggal 31 Desember 2018, turun Rp4.293 Rp1.754 miliar atau 76,6% yang sebagian disebabkan
miliar atau 9,0% dari Rp47.561 miliar pada tanggal 31 oleh peningkatan utang bank jangka pendek dari pihak

Tentang
Telkom
Desember 2017. Penurunan aset lancar Telkom terutama ketiga yaitu DBS dan MUFG Bank, untuk keperluan
disebabkan oleh: modal kerja bagi Telkom dan entitas anak. Fasilitas
• Penurunan kas dan setara kas sebesar Rp7.706 miliar utang bank yang diperoleh entitas anak digunakan
atau 30,6% terkait pembayaran dividen, pengeluaran untuk keperluan modal kerja.
belanja modal dan pembayaran utang bank • Peningkatan pinjaman jangka panjang yang jatuh
• Penurunan aset keuangan lancar lainnya sebesar
Rp869 miliar atau 40,0% karena penurunan aset
tempo dalam satu tahun sebesar Rp1.087 miliar atau
20,9% karena obligasi dan wesel bayar yang jatuh
4
keuangan tersedia untuk dijual. tempo dalam satu tahun sebesar Rp525 miliar
• Penurunan tagihan restitusi pajak sebesar Rp312 miliar • Peningkatan uang muka pelanggan sebesar

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
atau 34,4%. Rp329 miliar atau 26,5%.

Penurunan tersebut dikompensasi oleh:
• Peningkatan piutang usaha sebesar Rp2.192 miliar atau Peningkatan tersebut dikompensasi oleh:
23,8% yang disebabkan peningkatan piutang usaha • Penurunan utang pajak sebesar Rp1.610 miliar atau
dari pihak ketiga sebesar Rp1.611 miliar. 57,7% disebabkan penurunan pajak pertambahan nilai
• Peningkatan pajak dibayar dimuka sebesar di entitas anak. 5
Rp802 miliar atau 41,2% karena adanya peningkatan • Penurunan utang usaha sebesar Rp808 miliar atau
pajak pertambahan nilai dibayar dimuka. 5,2% disebabkan penurunan utang usaha pada pihak
• Peningkatan aset lancar lainnya sebesar Rp799 miliar ketiga sebesar Rp905 miliar.

Perusahaan
Tata Kelola
atau 11,1%. • Penurunan pendapatan diterima dimuka sebesar
• Peningkatan piutang lain-lain sebesar Rp385 miliar Rp237 miliar atau 4,4%.
atau 112,6% .
• Peningkatan aset tersedia untuk dijual sebesar b. Liabilitas Jangka Panjang
Rp330 miliar atau 3.300,0%. Posisi liabilitas jangka panjang Telkom per 31 Desember
2018 mencapai Rp42.632 miliar (US$2.965 juta), naik
b. Aset Tidak Lancar
Pada tanggal 31 Desember 2018, posisi aset tidak lancar
Rp1.654 miliar atau 4,0% dari Rp40.978 miliar per tanggal
31 Desember 2017. Peningkatan liabilitas jangka panjang
6
mencapai Rp162.928 miliar (US$11.330 juta), naik Rp12.005 Telkom disebabkan oleh:

Sosial Perusahaan
miliar atau 8,0% dibandingkan Rp150.923 miliar pada 2017.

Tanggung Jawab
• Peningkatan pinjaman jangka panjang sebesar
Peningkatan aset tidak lancar terutama disebabkan oleh: Rp5.774 miliar atau 20,6% yang disebabkan oleh
• Peningkatan aset tetap sebesar Rp13.077 miliar peningkatan utang bank sebesar Rp4.859 miliar,
atau 10,0% sejalan dengan peningkatan obligasi dan wesel bayar sebesar Rp974 miliar dan
pembangunan infrastruktur. pinjaman lainnya sebesar Rp754 miliar. Peningkatan ini
• Peningkatan aset tak berwujud sebesar Rp1.502 miliar dikompensasi oleh penurunan utang sewa pembiayaan
atau 42,5% karena peningkatan goodwill dari akuisisi sebesar Rp672 miliar serta pinjaman penerusan
Swadharma Sarana Informatika, Collega Inti Pratama
dan Telin Malaysia
sebesar Rp141 miliar, dan 7
• Peningkatan liabilitas pajak tangguhan sebesar
• Peningkatan penyertaan jangka panjang sebesar Rp319 miliar atau 34,2%.
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Rp324 miliar atau 15,1% karena akuisisi Cellum dan


penyertaan jangka panjang lainnya. Peningkatan ini dikompensasi oleh penurunan liabilitas
diestimasi manfaat pensiun dan imbalan pasca kerja
Peningkatan tersebut dikompensasi oleh: lainnya sebesar Rp4.640 miliar atau 45,5% karena
• Penurunan aset tidak lancar lainnya sebesar Rp2.598 penurunan manfaat pensiun sebesar Rp2.405 dan imbalan
miliar atau 21,2% yang sebagian besar disebabkan oleh kesehatan pasca kerja sebesar Rp2.224.
penurunan uang muka pembelian aset tetap.
• Penurunan aset pajak tangguhan sebesar Rp300 miliar
3. Ekuitas 8
atau 10,7%.
Telkom mencatat jumlah ekuitas meningkat Rp5.173 miliar
atau 4,6% dari Rp112.130 miliar pada 31 Desember 2017
2. Liabilitas
menjadi Rp117.303 miliar (US$8.157 juta) per 31 Desember 2018.
Lampiran

Telkom memiliki liabilitas per 31 Desember 2018 dengan


Peningkatan jumlah ekuitas terutama disebabkan saldo laba
total Rp88.893 miliar (US$6.182 juta), naik 2,9% dari
ditahan meningkat sebesar Rp6.099 miliar atau 7,2% karena
Rp86.354 miliar pada 2017.
peningkatan total laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp22.844
miliar. Peningkatan tersebut dikompensasi oleh penurunan
kepentingan non pengendali sebesar Rp1.024 miliar. 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 121


Perbandingan Posisi Keuangan, untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017 Dibandingkan
dengan Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016

1. Aset Peningkatan liabilitas jangka pendek Telkom terutama


Pada 31 Desember 2017, Telkom memiliki total aset sebesar disebabkan oleh:
Rp198.484 miliar, meningkat 10,5% dari Rp179.611 miliar pada • Peningkatan utang usaha sebesar Rp2.056 miliar atau
tahun 2016. 15,2% disebabkan peningkatan utang usaha pada pihak
ketiga sebesar Rp2.707 miliar.
a. Aset Lancar • Peningkatan utang bank jangka pendek sebesar Rp1.378
Posisi aset lancar mencapai Rp47.561 miliar pada tanggal 31 miliar atau 151,3%
Desember 2017, turun Rp140 miliar atau 0,3% dari Rp47.701 • Peningkatan beban yang masih harus dibayar sebesar
miliar pada tanggal 31 Desember 2016. Penurunan aset Rp1.347 miliar atau 11,9% terkait beban operasi,
lancar Telkom terutama disebabkan oleh: pemeliharaan dan jasa telekomunikasi.
• Penurunan kas dan setara kas sebesar Rp4.622 miliar • Peningkatan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo
atau 15,5% terkait pembayaran dividen dan pengeluaran dalam satu tahun sebesar Rp688 miliar atau 15,2%.
belanja modal. • Peningkatan uang muka pelanggan dan pemasok sebesar
• Penurunan piutang lain-lain sebesar Rp195 miliar Rp400 miliar atau 47,6%.
|atau 36,3%.
• Penurunan pajak dibayar dimuka sebesar Rp191 miliar Peningkatan tersebut dikompensasi oleh:
atau 8,9%. • Penurunan utang pajak sebesar Rp164 miliar atau 5,6%.
• Penurunan pendapatan diterima dimuka sebesar Rp136
Penurunan tersebut dikompensasi oleh: miliar atau 2,4%.
• Peningkatan aset lancar lainnya sebesar Rp1.937 miliar
atau 36,9% terkait izin penggunaan frekuensi. b. Liabilitas Jangka Panjang
• Peningkatan piutang usaha sebesar Rp1.859 miliar atau Posisi liabilitas jangka panjang Telkom per 31 Desember
25,2% yang disebabkan peningkatan piutang usaha dari 2017 mencapai Rp40.978 miliar, naik Rp6.673 miliar atau
pihak ketiga sebesar Rp1.208 miliar. 19,5% dari Rp34.305 miliar per tanggal 31 Desember 2016.
• Peningkatan aset keuangan lancar lainnya sebesar Rp702 Peningkatan liabilitas jangka panjang Telkom disebabkan
miliar atau 47,7%. oleh:
• Peningkatan tagihan restitusi pajak sebesar Rp316 miliar • Peningkatan liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan
atau 53,4%. imbalan pasca kerja lainnya sebesar Rp4.069 miliar atau
66,4%.
b. Aset Tidak Lancar • Peningkatan pinjaman jangka panjang sebesar Rp1.607
Pada tanggal 31 Desember 2017, posisi aset tidak lancar miliar atau 6,1% yang disebabkan oleh peningkatan
mencapai Rp150.923 miliar, naik Rp19.013 miliar atau 14,4% utang bank sebesar Rp1.965 miliar dan pinjaman lainnya
dibandingkan Rp131.910 miliar pada 2016. Peningkatan aset sebesar Rp499 miliar. Peningkatan ini dikompensasi
tidak lancar terutama disebabkan oleh: oleh penurunan utang sewa pembiayaan sebesar Rp342
• Peningkatan aset tetap sebesar Rp15.673 miliar miliar, obligasi dan wesel bayar sebesar Rp340 miliar
atau 13,7% karena peningkatan jaringan transmisi. serta pinjaman penerusan sebesar Rp175 miliar.
• Peningkatan aset pajak tangguhan sebesar • Peningkatan liabilitas lainnya sebesar Rp565 miliar atau
Rp2.035 miliar atau 264,6% karena revaluasi aset. 1.948,3%
• Peningkatan aset tidak lancar lainnya sebesar • Peningkatan liabilitas pajak tangguhan sebesar Rp188
Rp762 miliar atau 6,6%. miliar atau 25,2%.
• Peningkatan aset tak berwujud sebesar Rp441 miliar • Peningkatan liabilitas diestimasi penghargaan masa
atau 14,3%. kerja sebesar Rp145 miliar atau 23,7%.
• Peningkatan penyertaan jangka panjang sebesar
Rp301 miliar atau 16,3%. 3. Ekuitas
Peningkatan tersebut dikompensasi oleh penurunan Telkom mencatat jumlah ekuitas meningkat Rp6.586 miliar atau
beban manfaat pensiun dibayar dimuka sebesar 6,2% dari Rp105.544 miliar pada 31 Desember 2016 menjadi
Rp199 miliar. Rp112.130 miliar per 31 Desember 2017. Peningkatan jumlah
ekuitas terutama disebabkan saldo laba ditahan meningkat
2. Liabilitas sebesar Rp8.281 miliar atau 10,8% karena peningkatan total laba
Telkom memiliki liabilitas per 31 Desember 2017 dengan total komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
Rp86.354 miliar, naik 16,6% dari Rp74.067 miliar pada 2016. pemilik entitas induk menjadi Rp19.952 miliar. Peningkatan
tersebut dikompensasi oleh penurunan kepentingan non
a. Liabilitas Jangka Pendek pengendali sebesar Rp1.743 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2017, posisi liabilitas jangka
pendek Telkom mencapai Rp45.376 miliar, naik 14,1%
dibandingkan Rp39.762 miliar pada 31 Desember 2016.

122 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
TINJAUAN LABA RUGI

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Tahun 2018, Telkom mencatat Pendapatan konsolidasi sebesar Rp130,8 triliun tumbuh positif sebesar 2,0%. Pendapatan bisnis
digital Telkom yang meliputi konektivitas broadband dan layanan digital mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 23,1%,
yang mampu mengkompensasi menurunnya bisnis legacy sebesar 21,1%. Hasil kinerja tersebut menunjukkan bahwa kontribusi
bisnis digital di tahun 2018 meningkat cukup signifikan menjadi 63,0% dari 52,1% di tahun 2017. Pencapaian tersebut sekaligus
menunjukkan bahwa Telkom berada pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication Company dengan terus
memperkuat kapabilitas bisnis digital, sekaligus menunjukkan komitmen yang semakin semakin kokoh untuk melayani berbagai 3
kebutuhan digital para pelanggan.

Beban Operasi tumbuh sebesar 12,5% menjadi Rp71,6 triliun, sejalan dengan investasi pembangunan infrastruktur baik mobile

Tentang
Telkom
maupun fixed line. Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, khususnya infrastruktur broadband sangat penting untuk
memastikan pengalaman digital pelanggan yang terbaik. Sementara Total Beban tahun 2018 tercatat Rp93,96 triliun, atau
mengalami peningkatan sebesar 9,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun 2018, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) Telkom mengalami penurunan sebesar 8,4%
menjadi Rp59,2 triliun seiring dengan pembangunan infrastruktur broadband yang berkelanjutan. 4
Laba Bersih Telkom turun 18,6% menjadi sebesar Rp18,0 triliun atau turun sebesar 13,7% apabila tidak memperhitungkan income

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
sebagai dampak revaluasi aset di tahun 2017.

Tabel berikut menunjukkan Laba Komprehensif Telkom selama tiga tahun dari tahun 2016 sampai dengan 2018, dengan setiap
persentase merupakan perbandingan dari total pendapatan atau beban.

Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember


5
Pertumbuhan
Tabel Laba Rugi
2018-2017 2018 2017 2016
Komprehensif
(%)

Perusahaan
(Rp miliar) (US$ juta) % (Rp miliar) % (Rp miliar) %

Tata Kelola
Pendapatan 2,0 130.784 9.095 100,0 128.256 100,0 116.333 100,0
Pendapatan telepon (17,3) 36.319 2.526 27,8 43.911 34,2 46.039 39,6
Selular (18,3) 30.431 2.116 23,3 37.246 29,0 38.497 33,1
Tidak Bergerak (11,7) 5.888 409 4,5 6.665 5,2 7.542 6,5
Pendapatan
5,6 5.463 380 4,2 5.175 4,0 4.151 3,6
6
interkoneksi

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Pendapatan data,
internet dan jasa 12,6 77.153 5.365 59,0 68.535 53,4 58.971 50,6
teknologi
Internet dan data
18,9 45.154 3.140 34,5 37.961 29,6 28.308 24,3
seluler
SMS (30,4) 9.185 639 7,0 13.192 10,3 15.980 13,7
Internet komunikasi,
7
data dan jasa 29,0 19.454 1.353 14,9 15.085 11,8 13.073 11,2 dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

teknologi informatika
TV berbayar 29,0 2.508 174 1,9 1.944 1,5 1.546 1,3
Lain-lain 141,4 852 59 0,7 353 0,3 64 0,1
Pendapatan jaringan (8,0) 1.723 120 1,3 1.873 1,5 1.444 1,2
Pendapatan
telekomunikasi lainnya
15,6 10.126 704 7,7 8.762 6,8 5.728 4,9
8
Penjualan periferal (19,2) 1.851 129 1,4 2.292 1,8 1.490 1,3
Sewa menara
14,2 909 63 0,7 796 0,6 733 0,6
Lampiran

telekomunikasi
Call center service (8,5) 1.052 73 0,8 970 0,8 678 0,6
E-Payment (11,1) 449 31 0,3 505 0,4 424 0,4
E-Health 19,8 563 39 0,4 470 0,4 415 0,4
CPE dan terminal 170,5 1.450 101 1,1 536 0,4 192 0,2 9
Lain-lain 20,6 3.852 268 2,9 3.193 2,5 1.796 1,5
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 123


Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember
Pertumbuhan
Tabel Laba Rugi
2018-2017 2018 2017 2016
Komprehensif
(%) (Rp miliar) (US$ juta) % (Rp miliar) % (Rp miliar) %
Beban 9,8 93.691 6.515 100,0 85.362 100,0 77.888 100,0
Beban penyusutan dan
4,7 21.406 1.489 22,8 20.446 24,0 18.532 23,8
amortisasi
Beban operasi,
pemeliharaan dan jasa 19,6 43.791 3.045 46,7 36.603 42,9 31.263 40,1
telekomunikasi
Operasi dan
11,7 25.214 1.753 26,9 22.577 26,4 18.610 23,9
pemeliharaan
Beban pemakaian
28,0 5.473 381 5,8 4.276 5,0 3.687 4,7
frekuensi radio
Sewa sirkit dan CPE 96,6 5.125 356 5,5 2.607 3,1 2.578 3,3
Beban hak
penyelenggaraan dan
2,1 2.297 160 2,5 2.249 2,6 2.217 2,8
Kewajiban Pelayanan
Universal
Beban pokok
20,5 1.860 129 2,0 1.544 1,8 1.481 1,9
penjualan handset
Listrik, gas dan air 1,4 1.051 73 1,1 1.037 1,2 960 1,2
Beban pokok
penjualan kartu SIM (16,3) 765 53 0,8 914 1,1 624 0,8
dan voucer
Sewa kendaraan dan
37,2 413 29 0,4 301 0,4 367 0,5
fasilitas pendukung
Sewa menara 1,7 480 33 0,5 472 0,6 322 0,4
Asuransi (34,4) 193 13 0,2 294 0,3 256 0,3
Lain-lain 177,1 920 64 1,0 332 0,4 161 0,2
Beban karyawan (2,6) 13.178 916 14,1 13.529 15,8 13.612 17,5
Gaji dan tunjangan 3,3 8.077 562 8,6 7.821 9,2 7.476 9,6
Cuti, insentif dan
(1,4) 3.292 229 3,5 3.339 3,9 3.865 5,0
tunjangan lainnya
Beban pensiun (34,1) 1.120 78 1,2 1.700 2,0 1.068 1,4
Program Pensiun Dini - - - 0,0 - - 628 0,8
Beban LSA (36,9) 161 11 0,2 255 0,3 237 0,3
Beban imbalan
kesehatan pasca kerja 21,4 335 23 0,4 276 0,3 163 0,1
berkala
Imbalan karyawan
82,3 113 8 0,1 62 0,1 82 0,1
lainnya
Beban imbalan pasca
(23,8) 32 2 0,0 42 0,0 48 0,1
kerja lainnya
Lain-lain 41,2 48 3 0,1 34 0,0 45 0,1
Beban interkoneksi 43,4 4.283 298 4,6 2.987 3,5 3.218 4,1
Beban pemasaran (20,0) 4.214 293 4,5 5.268 6,2 4.132 5,3

124 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember
Pertumbuhan

dan Direksi
Tabel Laba Rugi

Laporan
2018-2017 2018 2017 2016
Komprehensif
(%) (Rp miliar) (US$ juta) % (Rp miliar) % (Rp miliar) %
Beban umum dan
16,7 6.137 427 6,6 5.260 6,2 4.610 5,9
administrasi
Beban umum 23,7 1.792 125 1,9 1.449 1,7 1.626 2,1
3
Provisi penurunan
15,4 1.724 120 1,8 1.494 1,8 743 1,0
nilai piutang
Pelatihan, pendidikan

Tentang
Telkom
(12,8) 463 32 0,5 531 0,6 399 0,5
dan rekrutmen
Beban penagihan 16,3 157 11 0,2 135 0,2 152 0,2
Perjalanan (12,6) 415 29 0,4 475 0,6 436 0,6
Jasa profesional 65,3 823 57 0,9 498 0,6 594 0,8
Rapat (3,3) 233 16 0,2 241 0,3 207 0,3
4
Sumbangan sosial (8,1) 181 13 0,2 197 0,2 134 0,2

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Lain - lain 45,4 349 24 0,4 240 0,3 319 0,4
Beban lain-lain (46,3) 682 47 0,7 1.269 1,5 2.521 3,2
Rugi (laba) selisih
33,3 (68) (5) (0,1) (51) (0,1) 52 0,1
kurs bersih
Beban lain-lain (43,2) 750 52 0,8 1.320 1,5 2.469 3,2 5
Penghasilan lain-lain 68,6 1.752 122 1.039 750
Laba Usaha (11,6) 38.845 2.701 43.933 39.195

Perusahaan
Tata Kelola
Penghasilan pendanaan (29,3) 1.014 71 1.434 1.716
Biaya pendanaan 26,7 (3.507) (244) (2.769) (2.810)
Bagian laba bersih
(13,1) 53 4 61 88
perusahaan asosiasi
Laba sebelum pajak (14,7) 36.405 2.532 42.659 38.189
Beban pajak
(5,3) (9.426) (655) (9.958) (9.017)
6
penghasilan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Laba Tahun Berjalan (17,5) 26.979 1.876 32.701 29.172
Jumlah Pendapatan
Komprehensif Lain - 311,9 4.942 344 (2.332) (2.099)
Bersih
Jumlah Laba
Komprehensif Tahun 5,1 31.921 2.220 30.369 27.073
Berjalan 7
Laba tahun berjalan dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

yang diatribusikan
18.032 1.254 22.145 19.352
kepada pemilik entitas
induk
Laba tahun berjalan
yang diatribusikan
8.947 622 10.556 9.820
kepada kepentingan
non pengendali
8
Laba komprehensif
tahun berjalan yang
22.844 1.589 19.952 17.331
diatribusikan kepada
Lampiran

pemilik entitas induk


Laba komprehensif
tahun berjalan yang
diatribusikan kepada 9.077 631 10.417 9.742
kepentingan non
pengendali 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 125


Perbandingan Laba Rugi
Komposisi pendapatan dan beban selama tahun 2016 hingga 2018 dapat dilihat sebagai berikut.

Komposisi Pendapatan 2016-2018


2018 2017 2016
10,126 5.463 8.762 5.175 5.728 4.151
7,7% 4,2% 6,8% 4,0% 4,9% 3,6%

1.723 1.873 1.444


1,3% 1,5% 1,2%

36.319 43.911 46.039


27,8% 34,2% 39,6%

77.153 68.535 58.971


59,0% 53,4% 50,7%

Telepon Interkoneksi Data, Internet dan Teknologi Informasi Jaringan Telekomunikasi Lainnya

Komposisi Beban 2016-2018


2018 2017 2016

4.214 6.137 5.268 5.260 4.132 4.610


4,5% 6,6% 6,2% 6,2% 5,3% 5,9%
4.283 2.987 3.218
13.178 4,6% 13.529 3,5% 4,1%
13.612
14,1% 15,8% 17,5%
682 1.269 2.521
21.406 0.7% 20.446 1,5% 3,2%
22,8% 24,0% 18.532
23,8% 31.263
43.791 36.603 40,1%
46,7% 42,9%

Penyusutan Amortisasi Operasi, Pemeliharaan dan Jasa Telekomunikasi Karyawan Interkoneksi

Pemasaran Umum dan Administrasi Lain-lain

126 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Perbandingan Laba Rugi Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2018 Dibandingkan dengan

Dewan Komisaris
Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017

dan Direksi
Laporan
1. Pendapatan d. Pendapatan Interkoneksi
Telkom mencatat kenaikan pendapatan sebesar Rp2.528 Pendapatan interkoneksi Telkom terdiri dari pendapatan
miliar atau 2,0%, dari Rp128.256 miliar pada tahun 2017 interkoneksi dari sambungan telepon tidak bergerak
menjadi Rp130.784 miliar (US$9.095 juta) pada tahun
2018. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
Telkom dan pendapatan interkoneksi dari jaringan
seluler Telkomsel. Pendapatan interkoneksi termasuk
3
pendapatan data, internet dan jasa teknologi informasi. sambungan langsung international incoming dari
layanan SLI 007. Pendapatan interkoneksi pada tahun

Tentang
Telkom
a. Pendapatan Telepon Seluler 2018 meningkat sebesar Rp288 miliar atau 5,6% dari
Pendapatan voice seluler menyumbang 23,3% dari Rp5.175 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp5.463 miliar
pendapatan konsolidasian tahun 2018. Pendapatan (US$380 juta) tahun 2018, yang disebabkan peningkatan
telepon seluler turun sebesar Rp6.815 miliar atau pendapatan dari layanan voice traffic yang menyasar
18,3%, dari Rp37.246 miliar pada tahun 2017 menjadi dan mengambil ceruk pasar transit global dengan
Rp30.431 miliar (US$2.116) pada tahun 2018. Penurunan mengalirkan trafik antarnegara. 4
ini disebabkan karena pelanggan lebih memilih untuk
menggunakan layanan Over the Top yang merupakan e. Pendapatan Jaringan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
salah satu substitusi dari layanan seluler. Telkom memiliki pendapatan jaringan yang turun
sebesar Rp150 miliar atau 8,0%, dari Rp1.873 miliar pada
b. Pendapatan Telepon Tidak Bergerak 2017 menjadi Rp1.723 (US$120 juta) pada tahun 2018.
Pendapatan telepon tidak bergerak menurun sebesar
Rp777 miliar atau 11,7%, dari Rp6.665 miliar pada tahun f. Pendapatan Jasa Telekomunikasi Lainnya
2017 menjadi Rp5.888 miliar (US$409) pada tahun 2018 Pendapatan jasa telekomunikasi lainnya meningkat 5
karena penurunan penggunaan layanan voice akibat sebesar Rp1.364 miliar atau 15,6%, dari Rp8.762 miliar
terkanibalisasi layanan seluler. pada tahun 2017 menjadi Rp10.126 miliar (US$704
juta) pada tahun 2018. Peningkatan tersebut terutama

Perusahaan
Tata Kelola
c. Pendapatan Data, Internet, dan Jasa Teknologi disebabkan oleh:
Informatika • Peningkatan pendapatan CPE dan terminal sebesar
Telkom memperoleh pendapatan data, internet dan jasa Rp914 miliar atau 170,5% berasal dari layanan ICT
teknologi informasi sebesar Rp77.153 miliar (US$5.365 solution pelanggan enterprise, dan
juta) pada tahun 2018, naik Rp8.618 miliar atau 12,6% • Peningkatan pendapatan lain-lain sebesar Rp441
dari Rp68.535 miliar pada 2017. Pendapatan dari
kegiatan usaha ini menyumbang 59,0% dari pendapatan
miliar atau 19,2%. 6
konsolidasian pada tahun yang berakhir 31 Desember Peningkatan ini dikompensasi oleh penurunan penjualan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
2018. Peningkatan pendapatan data, internet dan jasa periferal sebesar Rp441 miliar atau 19,2%.
teknologi informasi terutama dikontribusi oleh:
• Peningkatan pendapatan internet dan data seluler g. Penghasilan Lain-Lain
sebesar Rp7.193 miliar atau 18,9% yang dipicu oleh Penghasilan lain-lain meningkat sebesar Rp713 miliar
pertumbuhan penggunaan Data sebesar 101,7% atau 68,6% dari Rp1.039 miliar pada tahun 2017 menjadi
menjadi 4.373.077 TB Rp1.752 miliar (US$122 juta) pada tahun 2018.
• Peningkatan pendapatan internet, komunikasi data 7
dan jasa teknologi informatika sebesar Rp4.369miliar 2. Beban dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

atau 29,0% sejalan dengan meningkatnya Jumlah beban meningkat sebesar Rp8.329 miliar atau 9,8%,
pertumbuhan pelanggan Fixed Broadband dari 5,3 meningkat dari Rp85.362 miliar pada tahun 2017 menjadi
juta menjadi 7,2 juta, yang di dalamnya termasuk Rp93.691 miliar (US$6.515 juta) pada tahun 2018.
pelanggan IndiHome,
• Peningkatan pendapatan TV berbayar sebesar a. Beban Operasi, Pemeliharaan, dan Jasa Telekomunikasi
Rp564 miliar atau 29,0% seiring dengan peningkatan Beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi
transaksi add on minipack oleh Pelanggan IndiHome berkontribusi sebesar 46,7% dari total beban 8
menjadi 4,4 juta sepanjang tahun 2018, tumbuh Perusahaan. Peningkatan beban operasi, pemeliharaan
243% dibanding 2017, dan dan jasa telekomunikasi sebesar Rp7.188 miliar
Lampiran

• Peningkatan pendapatan lain-lain sebesar Rp499 atau 19,6%, naik dari Rp36.603 miliar pada tahun
miliar atau 141,4%. 2017 menjadi Rp43.791 miliar (US$3.045 juta) pada
tahun 2018.
Peningkatan ini dikompensasi dengan penurunan
pendapatan SMS sebesar Rp4.007 miliar atau 30,4%
karena pergeseran preferensi pelanggan dari SMS ke 9
layanan over the top (OTT).
Laporan Keuangan


Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 127


Peningkatan ini disebabkan oleh hal-hal berikut: 2018. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh:
• Peningkatan beban operasi dan pemeliharaan • Peningkatan beban umum sebesar Rp343 miliar atau
sebesar Rp2.637 miliar atau 11,7% disebabkan oleh 23,7%.
peningkatan beban terkait pemeliharaan jaringan • Peningkatan beban jasa profesional sebesar Rp325
untuk meningkatkan layanan broadband, baik seluler miliar atau 65,3%, dan
maupun fixed. • Peningkatan provisi penurunan nilai piutang sebesar
• Peningkatan beban sewa sirkit dan CPE sebesar Rp230 miliar atau 15,4%.
Rp2.518 miliar atau 96,6%. Seiring dengan
peningkatan pendapatan segmen enterprise dalam g. Laba (Rugi) Selisih Kurs-Bersih
Laba selisih kurs bersih sebesar Rp68 miliar (US$5 juta)
penyediaan end-to-end IT Solution.
pada tahun 2018, dibandingkan Rp51 miliar pada tahun
• Peningkatan beban pemakaian frekuensi radio 2017, yang menunjukkan dampak fluktuasi kurs mata uang
sebesar Rp1.197 miliar atau 28,0% terkait pembayaran asing terhadap Perseroan relatif kecil.
performance bond setiap tahunnya sebesar Rp20
miliar dan Rp1.030 miliar masing-masing untuk pita h. Beban Lain-Lain
frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz oleh Telkomsel. Beban lain-lain turun sebesar Rp570 miliar atau 43,2%
• Peningkatan beban lainnya sebesar Rp588 miliar dari sebesar Rp1.320 miliar pada tahun 2017 menjadi
Rp750 miliar (US$52 juta) pada tahun 2018.
atau 177,1%.

• Peningkatan beban pokok penjualan handset sebesar 3. Laba Usaha dan Marjin Laba Usaha
Rp316 miliar atau 20,5%. Dengan adanya berbagai peningkatan dan penurunan
Peningkatan ini dikompensasi oleh penurunan beban transkasi tersebut di atas, Telkom mencatat penurunan laba
pokok penjualan kartu SIM dan voucher sebesar usaha sebesar Rp5.088 miliar atau 11,6%, dari Rp43.933
Rp149 miliar atau 16,3% disebabkan oleh penurunan miliar pada tahun 2017 menjadi Rp38.845 miliar (US$2.701
biaya produksi dan distribusi kartu karena penerapan juta) pada tahun 2018. Marjin laba usaha turun dari 34,3%
pada tahun 2017 menjadi 29,7% pada tahun 2018.
registrasi SIM Card yang mengubah model bisnis

penjualan akan lebih berorientasi pada penjualan paket 4. Laba Sebelum Pajak Penghasilan dan Marjin Laba Sebelum
isi ulang pulsa daripada penjualan kartu perdana. Pajak Penghasilan
Telkom mencatat laba sebelum pajak mengalami penurunan
b. Beban Penyusutan dan Amortasi sebesar Rp6.254 miliar atau 14,7%, dari Rp42.659 miliar
Beban penyusutan dan amortisasi meningkat sebesar pada tahun 2017 menjadi Rp36.405 miliar (US$2.532 juta)
Rp960 miliar atau 4,7%, dari Rp20.446 miliar pada tahun pada tahun 2018. Marjin laba sebelum pajak turun dari
33,3% pada tahun 2017 menjadi 27,8% pada tahun 2018.
2017 menjadi Rp21.406 miliar (US$1.489 juta) di tahun

2018 sejalan dengan peningkatan nilai aset tetap. 5. Beban Pajak Penghasilan
Beban pajak penghasilan turun sebesar Rp532 miliar atau
c. Beban Karyawan 5,3%, dari Rp9.958 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp9.426
Beban karyawan menyumbang 14,1% dari total beban miliar (US$655 juta) pada tahun 2018, sejalan dengan
Perusahaan. Beban karyawan turun sebesar Rp351 miliar penurunan laba sebelum pajak.
atau 2,6%, dari Rp13.529 miliar pada tahun 2017 menjadi
Rp13.178 miliar (US$916 juta) pada tahun 2018. Penurunan 6. Pendapatan (Beban) Komprehensif Lain
tersebut berasal dari penurunan beban pensiun sebesar Pada tahun 2018, Telkom memiliki pendapatan komprehesif
Rp580 miliar atau 34,1% karena pada tahun ini tidak ada lain sebesar Rp4.942 miliar (US$344 juta). Pada tahun 2017,
beban jasa lalu seperti tahun 2017. Penurunan tersebut Telkom mencatatkan beban komprehensif lain sebesar
dikompensasi oleh peningkatan beban gaji dan tunjangan Rp2.332 miliar.
karyawan sebesar Rp256 miliar atau 3,3%.
7. Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada
d. Beban Interkoneksi Pemilik Entitas Induk
Beban interkoneksi meningkat sebesar Rp1.296 miliar Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
atau 43,4%, dari Rp2.987 miliar pada tahun 2017 entitas induk turun sebesar Rp4.113 miliar atau 18,6%, dari
menjadi Rp4.283 miliar (US$298 juta) pada tahun 2018, Rp22.145 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp18.032 miliar
sejalan dengan upaya untuk meningkatkan pendapatan (US$1.254 juta) tahun 2018.
interkoneksi.
8. Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada
e. Beban Pemasaran Kepentingan Non Pengendali
Beban pemasaran mengalami penurunan sebesar Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
Rp1.054 miliar atau 20,0%, dari Rp5.268 miliar pada kepentingan non pengendali turun sebesar Rp1.609 miliar
tahun 2017 menjadi Rp4.214 miliar (US$293 juta) pada atau 15,2%, dari Rp10.556 miliar pada tahun 2017 menjadi
tahun 2018 karena strategi program pemasaran yang Rp8.947 miliar (US$622 juta) pada tahun 2018.
efektif dan efisien, terutama dilayanan seluler seiring
model bisnis penjualan akan lebih berorientasi pada 9. Laba Komprehensif Tahun Berjalan
penjualan paket isi ulang pulsa daripada penjualan kartu Laba komprehesif tahun berjalan meningkat sebesar Rp1.552
perdana. miliar atau 5,1%, dari Rp30.369 miliar pada tahun 2017 menjadi
Rp31.921 miliar (US$2.220 juta) pada tahun 2018.
f. Beban Umum dan Administrasi
Beban umum dan administrasi tercatat meningkat 10. Laba per Saham
sebesar Rp877 miliar atau 16,7%, dari Rp5.260 miliar pada Telkom membukukan laba bersih per saham turun sebesar
2017 menjadi Rp6.137 miliar (US$427 juta) pada tahun Rp41,52 atau 18,6%, dari Rp223,55 pada tahun 2017 menjadi
Rp182,03 pada tahun 2018.
128 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018
1

Highlight Telkom
2
Perbandingan Laba Rugi Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017 Dibandingkan dengan

Dewan Komisaris
Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016

dan Direksi
Laporan
1. Pendapatan seluler Telkomsel. Pendapatan interkoneksi termasuk
Telkom mencatat kenaikan pendapatan sebesar Rp11.923 sambungan langsung international incoming dari
miliar atau 10,2%, dari Rp116.333 miliar pada tahun 2016 layanan SLI 007. Pendapatan interkoneksi pada tahun
menjadi Rp128.256 miliar pada tahun 2017. Peningkatan
tersebut terutama disebabkan oleh pendapatan data,
2017 meningkat sebesar Rp1.024 miliar atau 24,7% dari
Rp4.151 miliar pada 2016 menjadi Rp5.175 miliar pada
3
internet dan jasa teknologi informasi. tahun 2017, yang disebabkan peningkatan pendapatan
interkoneksi domestik.

Tentang
Telkom
a. Pendapatan Telepon Seluler
Pendapatan seluler Telkom menyumbang 29,0% dari e. Pendapatan Jaringan
pendapatan konsolidasian pada tahun 2017. Pendapatan Telkom memiliki pendapatan jaringan yang meningkat
telepon seluler turun sebesar Rp1.251 miliar atau 3,2%, sebesar Rp429 miliar atau 29,7%, dari Rp1.444 miliar
dari Rp38.497 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp37.246 pada tahun 2016 menjadi Rp1.873 miliar pada tahun 2017.
miliar pada tahun 2017. Penurunan ini disebabkan oleh 4
penurunan pendapatan cellular usage sebesar Rp1.062 f. Pendapatan Jasa Telekomunikasi Lainnya
miliar atau 2,8%. Jasa telekomunikasi lainnya meningkat sebesar Rp3.034

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
miliar atau 53,0%, dari Rp5.728 miliar pada tahun 2016
b. Pendapatan Telepon Tidak Bergerak
menjadi Rp8.762 miliar pada tahun 2017. Peningkatan
Pendapatan telepon tidak bergerak menurun sebesar
tersebut terutama disebabkan oleh:
Rp877 miliar atau 11,6%, dari Rp7.542 miliar pada
• Peningkatan pendapatan lain-lain sebesar Rp1.397
tahun 2016 menjadi Rp6.665 miliar pada tahun 2017.
miliar atau 77,8%.
Penurunan pendapatan telepon tidak bergerak terjadi
karena turunnya pendapatan pemakaian sebesar Rp815
• Peningkatan penjualan periferal sebesar Rp802 5
miliar atau 53,8%.
miliar atau 21,2%.
• Peningkatan pendapatan CPE dan terminal sebesar

Perusahaan
Rp344 miliar atau 179,2%.

Tata Kelola
c. Pendapatan Data, Internet, dan Jasa Teknologi
Informatika • Peningkatan pendapatan call center sebesar Rp292
Telkom memperoleh pendapatan data, internet dan miliar atau 43,1%.
jasa teknologi informasi sebesar Rp68.535 miliar
naik Rp9.564 miliar atau 16,2% dari Rp58.971 miliar g. Penghasilan Lain-Lain
pada tahun 2016. Pendapatan dari kegiatan usaha ini Penghasilan lain-lain meningkat sebesar Rp289 miliar
menyumbang 53,4% dari pendapatan konsolidasian atau 38,5% dari Rp750 miliar pada tahun 2016 menjadi 6
pada tahun yang berakhir 31 Desember 2017. Peningkatan Rp1.039 miliar pada tahun 2017.
pendapatan data, internet dan jasa teknologi informasi

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
terutama disebabkan oleh: 2. Beban
• Peningkatan internet dan data seluler sebesar Jumlah beban meningkat sebesar Rp7.474 miliar atau 9,6%,
Rp9.653 miliar atau 34,1% yang dipicu oleh meningkat dari Rp77.888 miliar pada tahun 2016 menjadi
pertumbuhan pemakaian data mobile broadband Rp85.362 miliar pada tahun 2017.
sebesar 84,7 juta pelanggan di tahun 2016 menjadi
a. Beban Operasi, Pemeliharaan, dan Jasa Telekomunikasi
105,8 juta pelanggan di tahun 2017.
• Peningkatan pendapatan internet, komunikasi data Telkom mencatat beban operasi, pemeliharaan dan
7
dan jasa teknologi informatika sebesar Rp2.012 jasa telekomunikasi yang berkontribusi sebesar 42,9% dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

miliar atau 15,4% sejalan dengan meningkatnya dari total beban Perusahaan. Peningkatan beban
pertumbuhan pelanggan Fixed Broadband dari 4,3 operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi sebesar
juta menjadi 5,3 juta, yang di dalamnya termasuk Rp5.340 miliar atau 17,1%, naik dari Rp31.263 miliar pada
pelanggan IndiHome. tahun 2016 menjadi Rp36.603 miliar pada tahun 2017.
• Peningkatan pendapatan TV Berbayar sebesar Rp398 Peningkatan ini disebabkan oleh hal-hal berikut:
miliar atau 25,7% seiring dengan bertambahnya • Peningkatan beban operasi dan pemeliharaan
pelanggan IndiHome. sebesar Rp3.967 miliar atau 21,3% untuk 8
• Peningkatan pendapatan lain-lain sebesar Rp289 pemeliharaan jaringan.
miliar atau 451,6%. • Peningkatan beban pemakaian frekuensi radio
Lampiran

• Peningkatan ini dikompensasi dengan penurunan sebesar Rp589 miliar atau 16,0% terkait tambahan
pendapatan SMS sebesar Rp2.788 miliar atau 17,4% penggunaan frekuensi radio oleh Telkomsel.
karena adanya layanan over the top (OTT). • Peningkatan beban pokok penjualan kartu SIM dan
vouchers sebesar Rp290 miliar atau 46,5%.
d. Pendapatan Interkoneksi • Peningkatan beban lain-lain sebesar Rp171 miliar
Pendapatan interkoneksi Telkom terdiri dari pendapatan atau 106,2%. 9
interkoneksi dari sambungan telepon tidak bergerak • Peningkatan beban sewa menara sebesar Rp150
miliar atau 46,6%.
Laporan Keuangan

Telkom dan pendapatan interkoneksi dari jaringan


Konsolidasi


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 129
b. Beban Penyusutan dan Amortasi h. Beban Lain-Lain
Beban penyusutan dan amortisasi meningkat sebesar Beban lain-lain turun sebesar Rp1.149 miliar atau 46,5%
Rp1.914 miliar atau 10,3%, dari Rp18.532 miliar pada dari sebesar Rp2.469 miliar pada tahun 2016 menjadi
tahun 2016 menjadi Rp20.446 miliar di tahun 2017 Rp1.320 miliar pada tahun 2017.
terkait dengan percepatan penyusutan transmisi yang
dilakukan Telkomsel. 3. Laba Usaha dan Marjin Laba Usaha
Dengan adanya berbagai peningkatan dan penurunan
c. Beban Karyawan transkasi tersebut di atas, Telkom mencatat laba usaha
Beban karyawan menyumbang 15,8% dari total beban yang meningkat sebesar Rp4.738 miliar atau 12,1%, dari
Perusahaan. Beban karyawan turun sebesar Rp83 miliar Rp39.195 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp43.933 miliar
atau 0,6%, dari Rp13.612 miliar pada tahun 2016 menjadi pada tahun 2017. Marjin laba usaha meningkat dari 33,7%
Rp13.529 miliar pada tahun 2017. Penurunan tersebut pada tahun 2016 menjadi 34,3% pada tahun 2017.
berasal dari:
• Penurunan beban cuti, insentif dan tunjangan lainnya 4. Laba Sebelum Pajak Penghasilan dan Marjin Laba
sebesar Rp526 miliar atau 13,6%. Sebelum Pajak Penghasilan
• Penurunan beban program pensiun dini sebesar Telkom mencatat laba sebelum pajak meningkat sebesar
Rp628 miliar karena tidak adanya program tersebut Rp4.470 miliar atau 11,7%, dari Rp38.189 miliar pada tahun
di tahun 2017. 2016 menjadi Rp42.659 miliar pada tahun 2017. Marjin laba
sebelum pajak meningkat dari 32,8% pada tahun 2016
Penuruan tersebut dikompensasi oleh: menjadi 33,3% pada tahun 2017.
• Peningkatan beban pensiun berkala bersih sebesar
Rp632 miliar atau 59,2% sejalan dengan peningkatan 5. Beban Pajak Penghasilan
kewajiban pensiun. Beban pajak penghasilan meningkat sebesar Rp941 miliar
• Peningkatan beban gaji dan tunjangan karyawan atau 10,4%, dari Rp9.017 miliar pada tahun 2016 menjadi
sebesar Rp345 miliar atau 4,6% sejalan dengan Rp9.958 miliar, sejalan dengan peningkatan laba sebelum
peningkatan jumlah karyawan. pajak.
• Peningkatan beban imbalan kesehatan pasca kerja
berkala bersih sebesar Rp113 miliar atau 69,3%. 6. Pendapatan (Beban) Komprehensif Lain
Pada tahun 2017, Telkom memiliki beban komprehesif
d. Beban Interkoneksi lain sebesar Rp2.332 miliar disebabkan oleh rugi aktuaria
Beban interkoneksi menurun sebesar Rp231 miliar sebesar Rp2.375 miliar. Pada tahun sebelumnya, Telkom
atau 7,2%, dari Rp3.218 miliar pada tahun 2016 menjadi mencatatkan beban komprehensif lain sebesar Rp2.099
Rp2.987 miliar pada tahun 2017. Penurunan ini sejalan miliar.
dengan penurunan pendapatan pemakaian telepon.
7. Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada
e. Beban Pemasaran Pemilik Entitas Induk
Telkom memiliki beban pemasaran yang meningkat Laba tahun berjalan yang dapat distribusikan kepada
sebesar Rp1.136 miliar atau 27,5%, dari Rp4.132 miliar pemilik entitas induk meningkat sebesar Rp2.793 miliar
pada tahun 2016 menjadi Rp5.268 miliar pada tahun atau 14,4%, dari Rp19.352 miliar pada tahun 2016 menjadi
2017. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh Rp22.145 miliar tahun 2017.
peningkatan promosi Telkomsel.
8. Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada
f. Beban Umum dan Administrasi Kepentingan Non Pengendali
Beban umum dan administrasi tercatat meningkat Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
sebesar Rp650 miliar atau 14,1%, dari Rp4.610 miliar kepentingan non pengendali meningkat sebesar Rp736
pada tahun 2016 menjadi Rp5.260 miliar. Peningkatan miliar atau 7,5%, dari Rp9.820 miliar pada tahun 2016
tersebut terutama disebabkan oleh: menjadi Rp10.556 miliar pada tahun 2017.
• Peningkatan provisi penurunan nilai piutang sebesar
Rp751 miliar atau 101,1% terkait dengan metode 9. Laba Komprehensif Tahun Berjalan
estimasi yang lebih prudent yang dilakukan oleh Laba komprehesif tahun berjalan meningkat sebesar
manajemen. Rp3.296 miliar atau 12,2%, dari Rp27.073 miliar pada tahun
• Peningkatan beban pelatihan, pendidikan dan 2016 menjadi Rp30.369 miliar pada tahun 2017.
rekrutmen sebesar Rp132 miliar atau 33,1%.
Peningkatan tersebut dikompensasi oleh penurunan 10. Laba per Saham
beban umum sebesar Rp177 miliar atau 10,9%. Telkom membukukan laba bersih per saham meningkat
sebesar Rp27,36 atau 13,9%, dari Rp196,19 pada tahun 2016
g. Laba (Rugi) Selisih Kurs-Bersih menjadi Rp223,55 pada tahun 2017.
Laba selisih kurs bersih sebesar Rp51 miliar pada tahun
2017, sedangkan pada tahun 2016 mengalami rugi
selisih kurs bersih sebesar Rp52 miliar.

130 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
TINJAUAN ARUS KAS

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Berikut ini tabel yang menampilkan informasi tentang arus kas konsolidasi Telkom, seperti yang ada dalam Laporan Keuangan
Konsolidasian tahun 2016 hingga 2018.

Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember


Pertumbuhan
Tabel Arus Kas 2018-2017 2018 2017 2016
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar) 3
Arus Kas Bersih:
dari kegiatan operasi (7,6) 45.671 3.176 49.405 47.231

Tentang
Telkom
untuk kegiatan investasi 6,3 (35.090) (2.440) (33.007) (27.557)
untuk kegiatan pendanaan (12,3) (18.458) (1.284) (21.052) (17.905)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara
69,3 (7.877) (548) (4.654) 1.769
kas
Dampak perubahan kurs terhadap kas dan 4
434,4 171 12 32 (119)
setara kas
Kas dan setara kas pada awal tahun (15,5) 25.145 1.749 29.767 28.117

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Kas dan setara kas pada akhir tahun (30,6) 17.439 1.213 25.145 29.767

Perbandingan Arus Kas


5
Komposisi arus kas masuk dan arus kas keluar tahun 2016 hingga 2018, ditampilkan dalam bentuk diagram berikut.

Komposisi Arus Kas Masuk

Perusahaan
Tata Kelola
2018 2017 2016
131.469 127.669 118.326
78,3% 90,3% 89,5%

962 1.550 3.007 6


0,6% 1,1% 2,3%

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
35.398 12.219 10.921
21,1% 8,6% 8,3%

Komposisi Arus Kas Keluar


2018 2017 2016
7
85.798 78.264 71.095 dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

48,8% 53,6% 54,5%

36.052 34,557 30.564


20,5% 23,7% 23,4%

53.856 33.271 28.826


8
30,7% 22,8% 22,1%
Lampiran

Operasi Investasi Pendanaan

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 131


Perbandingan Arus Kas untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2018 Dibandingkan dengan
Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017

Telkom memiliki total kas dan setara kas pada 31 Desember 2018 Penerimaan kas tersebut berasal berasal dari:
sebesar Rp17.439 miliar (US$1.213 juta), turun Rp7.706 miliar • Hasil dari penjualan aset tetap sebesar Rp629 miliar,
atau 30,6% dibandingkan tahun 2017 yang tercatat sebesar • Penempatan deposito berjangka dan aset keuangan
Rp25.145 miliar. Penerimaan kas terbesar senilai Rp131.469 tersedia untuk dijual sebesar Rp171 miliar,
miliar atau 78,3% berasal dari kegiatan operasi, diikuti dengan • Hasil dari klaim atas asuransi sebesar Rp153 miliar, dan
penerimaan dari kegiatan pendanaan sebesar Rp35.398 miliar • Penerimaan dividen dari entitas asosiasi sebesar
atau 21,1% dan penerimaaan dari kegiatan investasi sebesar Rp9 miliar.
Rp962 miliar atau 0,6%.
Pengeluaran kas kegiatan investasi sebesar Rp36.052 miliar,
Kas yang diterima sebagian besar Telkom gunakan untuk mengalami peningkatan sebesar Rp1.495 miliar atau 4,3%
kegiatan operasi sebesar Rp85.798 miliar atau 48,8%, kegiatan dibandingkan Rp34.557 miliar pada tahun 2017. Pengeluaran
pendanaan sebesar Rp53.856 miliar atau 30,7% dan kegiatan kas tersebut digunakan untuk kegiatan:
investasi sebesar Rp36.052 miliar atau 20,5%. • Pembelian aset tetap sebesar Rp31.562 miliar,
• Pembelian aset tak berwujud sebesar Rp2.972 miliar,
1. Arus Kas Kegiatan Operasi • Kenaikan pada aset lainnya sebesar Rp461 miliar,
Pada tahun 2018, Telkom mencatat arus kas bersih dari • Pembelian bisnis setelah dikurangi kas yang diperoleh
kegiatan operasi sebesar Rp45.671 miliar (US$3.176 juta), sebesar Rp420 miliar,
dibandingkan Rp49.405 miliar pada tahun 2017. Penerimaan • Penambahan penyertaan jangka panjang sebesar Rp337
kas kegiatan operasi sebesar Rp131.469 miliar, mengalami miliar, dan
peningkatan Rp3.800 miliar atau 3,0% dibandingkan tahun • Uang muka pembelian aset tetap sebesar Rp300 miliar.
2017. Penerimaan kas tersebut berasal berasal dari:
• Penerimaan pendapatan dari pelanggan dan operator 3. Arus Kas untuk Kegiatan Pendanaan
lain sebesar Rp127.855 miliar, Telkom mencatat arus kas bersih terkait kegiatan pendanaan
• Pendapatan bunga diterima sebesar Rp1.036 miliar, dan pada tahun 2018 sebesar Rp18.458 miliar (US$1.284 juta)
• Penerimaan restitusi pajak sebesar Rp2.578 miliar. dibandingkan dengan Rp21.052 miliar pada tahun 2017.
Penerimaan kas kegiatan pendanaan sebesar Rp35.398
Pengeluaran kas kegiatan operasi sebesar Rp85.798 miliar miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp23.179 miliar atau
(US$5.966 juta) pada tahun 2018, mengalami peningkatan 189,7% dari Rp12.219 miliar yang diterima pada tahun 2017.
Rp7.534 miliar atau 9,6% dibandingkan tahun 2017. Penerimaan kas tersebut berasal dari:
Pengeluaran kas tersebut digunakan untuk kegiatan: • Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya sebesar
• Pembayaran kas untuk beban sebesar Rp54.099 miliar, Rp35.364 miliar dan
• Pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp12.657 • Penerimaan setoran modal pada entitas anak dari
miliar, pemegang saham non pengendali sebesar Rp34 miliar.
• Pembayaran pajak penghasilan badan dan final sebesar
Rp10.375 miliar, Pada tahun 2018, Telkom memiliki pengeluaran kas
• Pembayaran beban bunga sebesar Rp3.735 miliar, untuk kegiatan pendanaan sebesar Rp53.856 miliar. Jika
• Pembayaran pajak pertambahan nilai bersih sebesar dibandingkan dengan Rp33.271 miliar pada tahun 2017,
Rp3.434 miliar, dan jumlah tersebut naik sebesar Rp20.585 miliar atau 61,9%.
• Pembayaran kas lainnya - bersih sebesar Rp1.498 miliar. Pengeluaran kas tersebut digunakan untuk kegiatan:
• Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
2. Arus Kas untuk Kegiatan Investasi Perusahaan dan pemegang saham non pengendali
Pada tahun 2018 arus kas bersih terkait kegiatan investasi entitas anak masing-masing sebesar Rp16.609 miliar dan
mencapai Rp35.090 miliar (US$2.440 juta) meningkat Rp10.134 miliar, serta
dibandingkan Rp33.007 miliar pada tahun 2017. Penerimaan • Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya sebesar
kas dari kegiatan investasi sebesar Rp962 miliar pada tahun Rp27.113 miliar.
2018, dibandingkan dengan Rp1.550 miliar pada tahun 2017.
Jumlah tersebut menurun sebesar Rp588 miliar atau 37,9%.

132 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
Perbandingan Arus Kas untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2017 Dibandingkan dengan

Dewan Komisaris
Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016

dan Direksi
Laporan
Telkom memiliki total kas dan setara kas pada 31 Desember Penerimaan kas tersebut berasal berasal dari:
2017 sebesar Rp25.145 miliar, turun Rp4.622 miliar atau 15,5% • Penjualan aset tetap sebesar Rp1.367 miliar.
dibandingkan tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp29.767 • Klaim atas asuransi sebesar Rp155 miliar.
miliar. Penerimaan kas terbesar senilai Rp127.669 miliar atau • Dividen diterima dari entitas asosiasi sebesar
90,3% berasal dari kegiatan operasi, diikuti dengan penerimaan Rp28 miliar. 3
dari kegiatan pendanaan sebesar Rp12.219 miliar atau 8,6% dan
penerimaaan dari kegiatan investasi sebesar Rp1.550 miliar Pengeluaran kas kegiatan investasi sebesar Rp34.557 miliar,

Tentang
Telkom
atau 1,1%. mengalami peningkatan sebesar Rp3.993 miliar atau 13,1%
pada tahun 2017 dibandingkan Rp30.564 miliar pada tahun
Kas yang diterima sebagian besar Telkom gunakan untuk 2016. Pengeluaran kas tersebut digunakan untuk kegiatan:
kegiatan operasi sebesar Rp78.264 miliar atau 53,5%, kegiatan • Pembelian aset tetap sebesar Rp32.294 miliar.
investasi sebesar Rp34.557 miliar atau 23,7% dan kegiatan • Penempatan deposito berjangka dan aset keuangan
pendanaan sebesar Rp33.271 miliar atau 22,8%. tersedia untuk dijual sebesar Rp676 miliar. 4
• Pembelian aset tak berwujud sebesar Rp508 miliar.
1. Arus Kas Kegiatan Operasi • Penambahan uang muka pembelian aset tetap sebesar

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Pada tahun 2017, Telkom mencatat arus kas bersih dari Rp490 miliar.
kegiatan operasi sebesar Rp49.405 miliar, dibandingkan • Penambahan penyertaan jangka panjang sebesar Rp269
Rp47.231 miliar pada tahun 2016. Penerimaan kas kegiatan miliar.
operasi sebesar Rp127.669 miliar, mengalami peningkatan • Akuisisi bisnis sebesar Rp243 miliar.
Rp9.343 miliar atau 7,9% dibandingkan tahun 2016. • Kenaikan pembelian aset lainnya sebesar Rp77 miliar.
Penerimaan kas tersebut berasal berasal dari: 5
• Penerimaan pendapatan dari pelanggan dan operator 3. Arus Kas untuk Kegiatan Pendanaan
lain sebesar Rp125.111 miliar. Telkom mencatat arus kas bersih terkait kegiatan pendanaan
• Pendapatan bunga diterima sebesar Rp1.431 miliar. pada tahun 2017 sebesar Rp21.052 miliar dibandingkan

Perusahaan
Tata Kelola
• Penerimaan kas lainnya-bersih sebesar Rp542 miliar. dengan Rp17.905 miliar pada tahun 2016. Penerimaan kas
• Penerimaan restitusi pajak sebesar Rp585 miliar. kegiatan pendanaan sebesar Rp12.219 miliar, mengalami
kenaikan sebesar Rp1.298 miliar atau 11,9% dari Rp10.921
Pengeluaran kas kegiatan operasi sebesar Rp78.264 miliar miliar yang diterima pada tahun 2016. Penerimaan kas
pada tahun 2017, mengalami peningkatan Rp7.169 miliar tersebut berasal dari:
atau 10,1% dibandingkan tahun 2016. Pengeluaran kas
tersebut digunakan untuk kegiatan:
• Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya sebesar
Rp12.169 miliar.
6
• Pembayaran kas untuk beban sebesar Rp49.604 miliar. • Penerimaan setoran modal pada entitas anak dari

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
• Pembayaran pajak penghasilan badan dan final sebesar pemegang saham non pengendali sebesar Rp50 miliar.
Rp11.846 miliar.
• Pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp11.739 Pada tahun 2017, Telkom memiliki pengeluaran kas
miliar. untuk kegiatan pendanaan sebesar Rp33.271 miliar. Jika
• Pembayaran beban bunga sebesar Rp3.133 miliar. dibandingkan dengan pengeluaran kas sebesar Rp28.826
• Pembayaran pajak pertambahan nilai-bersih sebesar miliar pada tahun 2016, jumlah tersebut naik sebesar
Rp1.942 miliar. Rp4.445 miliar atau 15,4%. Pengeluaran kas tersebut 7
digunakan untuk kegiatan: dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

2. Arus Kas untuk Kegiatan Investasi • Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
Pada tahun 2017 arus kas bersih terkait kegiatan investasi Perusahaan dan pemegang saham non pengendali
mencapai Rp33.007 miliar dibandingkan Rp27.557 miliar entitas anak masing-masing sebesar Rp11.627 miliar dan
pada tahun 2016. Penerimaan kas kegiatan investasi sebesar Rp12.355 miliar.
Rp1.550 miliar pada tahun 2017, jika dibandingkan dengan • Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya sebesar
Rp3.007 miliar pada tahun 2016. Jumlah tersebut mengalami Rp9.289 miliar.
penurunan sebesar Rp1.457 miliar atau 48,5%. 8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 133


KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
Indikator likuiditas Telkom tahun 2018 cukup baik. Hal ini menunjukkan Telkom dan entitas anak memiliki kemampuan yang baik
untuk membayar utang-utangnya, baik utang jangka pendek maupun jangka panjang. Sumber likuiditas Telkom dan entitas anak
terutama berasal dari kas masuk dan keluar dari kegiatan usaha, pembiayaan dan investasi. Lihat pembahasan pada bagian
“Likuiditas” terkait dengan pembahasan mengenai utang Telkom dan entitas anak pada catatan 15 dan 16 pada Laporan Keuangan
Konsolidasian.

LIABILITAS JANGKA PENDEK


Telkom dan entitas anak menjaga posisi likuiditas selalu dalam tingkatan yang baik untuk menjamin kelancaran usaha dan
pemenuhan kewajiban yang jatuh tempo. Pengelolaan posisi likuiditas tersebut dilakukan dengan cara yang efisien untuk
menghindari inefisiensi dalam penggunaan sumber daya.

Untuk menjaga posisi likuiditas dalam tingkatan yang baik, Telkom dan entitas anak mengawasi rasio likuiditas, khususnya rasio
lancar, agar selalu berada di tingkat yang memadai, dan di sisi lain tetap dijaga agar tidak berlebihan guna menghindari inefisiensi.

Rasio likuiditas jangka pendek Telkom dan entitas anak ditampilkan dalam rasio lancar (current ratio), rasio cepat (quick ratio) dan
rasio kas (cash ratio) pada tabel berikut.

Rasio 2018 2017 2016


Rasio Lancar 93,5% 104,8% 120,0%
Rasio Cepat 66,8% 81,3% 98,4%
Rasio Kas 40,5% 60,2% 78,6%

Dengan rasio lancar sebesar 93,5%, yang di atas rata-rata industri, mengindikasikan bahwa Telkom memiliki tingkat likuiditas
dan kemampuan yang baik untuk memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo. Untuk menjaga likuiditas perusahaan, Telkom
melakukan upaya sebagai berikut :
• Menjaga rasio lancar di atas rasio lancar industri.
• Mempertahankan tersedianya fasiitas pinjaman yang dapat ditarik jika diperlukan. Pada akhir tahun 2018, jumlah fasilitas
pinjaman yang belum ditarik adalah sebesar Rp 8.507 miliar

LIABILITAS JANGKA PANJANG


Rasio-rasio likuiditas jangka panjang menjadi alat ukur Telkom dan entitas anak untuk menganalisis kemampuan membayar
liabilitas jangka panjang. Tiga rasio yang digunakan yaitu rasio utang terhadap ekuitas, rasio utang terhadap EBITDA dan rasio
EBITDA terhadap beban bunga pada tabel berikut ini.

Rasio 2018 2017 2016


Rasio Utang Terhadap Ekuitas 0,38X 0,32X 0,30X
Rasio Utang Terhadap EBITDA 0,74X 0,55X 0,53X
Rasio EBITDA Terhadap Beban Bunga 16,9X 23,3X 21,2X

Rasio utang terhadap ekuitas sebesar 0,38 kali, rasio utang terhadap EBITDA sebesar 0,74 kali dan rasio EBITDA terhadap beban
bunga sebesar 16,9 kali, mengindikasikan pengelolaan liabilitas jangka panjang terkendali dan memiliki risiko gagal bayar yang
sangat kecil.

Saat ini, indikator kondisi keuangan cukup kuat dan dalam rangka menjaga stabilitas keuangan perusahaan dan meningkatkan
efektifitas pengelolaan pendanaan dan modal kerja, Telkom merasa perlu untuk melakukan strategi reprofiling utang, yaitu
memperbaiki profil utang dengan merubah sebagian porsi utang berbunga floating menjadi berbunga tetap. Adapun tujuan utama
dari upaya reprofiling utang ini adalah penghematan beban bunga dan mengurangi exposure fluktuasi suku bunga di masa datang.
Beberapa strategi yang telah dilakukan sebagai berikut:
• Mengoptimalikan penggunaan sumber dana internal untuk memenuhi kenbutuhan pendanaan perusahaan.
• Melakukan negosiasi ulang dengan mitra perbankan terkait penurunan bunga pinjaman untuk pinjaman dengan suku bunga
mengambang.
• Melakukan negosiasi ulang dengan mitra perbankan terkait jenis bunga pinjaman, dari semula pinjaman dengan bunga
mengambang (floating) menjadi pinjaman dengan bunga tetap (fixed).
• Menerbitkan instrumen utang berbunga tetap melalui penerbitan Medium Term Notes (MTN).

134 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
STRUKTUR MODAL

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Sumber pendanaan Telkom berasal dari utang jangka pendek, utang jangka panjang dan ekuitas dengan komposisi terbesar
struktur modal Telkom berasal dari ekuitas. Berikut tabel dan diagram yang menggambarkan komposisi dan struktur modal
Telkom selama tiga tahun terakhir.

2018 2017 2016 3


40.044 33.183 30.888

Tentang
Telkom
28,0% 25,9% 26,6%

4.043 2.289 911


2,8% 1,8% 0,8%
4
98.910 92.713 84.384
69,2% 72,3% 72,6%

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Utang Jangka Pendek Utang Jangka Panjang Ekuitas

2018 2017 2016


5
Struktur Modal
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Jangka Pendek 4.043 281 2.289 911

Perusahaan
Tata Kelola
Jangka Panjang 40.044 2.785 33.183 30.888
Utang 44.087 3.066 35.472 31.799
Ekuitas 98.910 6.878 92.713 84.384
Jumlah modal yang diinvestasikan 142.997 9.944 128.185 116.183
6
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Telkom mengkaji posisi struktur permodalan, tingkat leverage dan kinerja pembayaran utang sebagai dasar keputusan penambahan
atau pembayaran utang secara berkala. Hasilnya kajian tersebut menjadi dasar kebijakan manajemen atas struktur modal dengan
memperhatikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Telkom kemudian menentukan komposisi pendanaan dari modal dan utang
yang optimal dan mengambil keputusan penambahan atau pembayaran utang, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jika
memungkinkan, skema pembiayaan dapat diperbaharui kembali dengan skema pendanaan yang lebih efisien.

Telkom memiliki kepentingan menjaga peringkat kredit dan struktur modal. Salah satunya yaitu mengelola agar setidaknya setara
7
dengan yang dimiliki kompetitor. Sejalan dengan itu, Telkom mengoptimalkan biaya modal (weighted average cost of capital) serta
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

manfaat pajak. Dalam menjaga keseimbangan struktur modal, Telkom menggunakan beberapa rasio keuangan.

Pada tahun 2018, rasio utang terhadap modal (DER) Telkom adalah 0,38 kali dan debt service coverage ratio adalah 1,9 kali. Ini
menunjukkan kemampuan Telkom yang sangat baik dalam melunasi utangnya. Selama tahun 2018, Perusahaan telah mematuhi
persyaratan permodalan yang diberikan oleh pihak eksternal. Informasi kebijakan manajemen atas manajemen modal dapat dilihat di
Catatan 37 pada Laporan Keuangan Konsolidasian.
8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 135


INVESTASI BARANG MODAL
Investasi barang modal di Telkom dilakukan sesuai kebutuhan jangka pendek, menengah, dan panjang. Telkom memahami
bahwa untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital, Telkom perlu merespon perubahan teknologi yang dinamis dengan
mengakselerasi investasi barang modal yang diselaraskan dengan strategi Telkom mengembangkan portofolio bisnis digital.

TUJUAN INVESTASI BARANG MODAL


Tujuan investasi barang modal yaitu memperkuat insfrastruktur digital agar dapat mempertahankan pertumbuhan yang kompetitif
dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Hal ini dilakukan Telkom untuk mengantisipasi perubahan industri telekomunikasi di era
digital dengan memperluas portofolio bisnis berbasiskan connectivity dan layanan digital.

JENIS INVESTASI BARANG MODAL


Investasi barang modal yang dilakukan Telkom dapat dikategorikan sebagai berikut:
• Broadband services, terdiri dari akses broadband, IT, aplikasi dan konten, serta service node;
• Network infrastructure, terdiri dari jaringan transmisi, metro ethernet and Regional Metro Junction (RMJ), dan IP backbone serta satelit;
• Optimazing legacy, terdiri dari telepon kabel tidak bergerak; dan
• Investasi barang modal pendukung lainnya.

NILAI INVESTASI BARANG MODAL


Jumlah investasi barang modal pada tahun 2018 mencapai Rp33.620 miliar (US$2.338 juta) atau sekitar 25,7% dari pendapatan, naik
Rp464 miliar atau 1,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah tersebut mencakup investasi barang modal Telkom dan entitas anak.

Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember


2018 2017 2016 (Disajikan kembali)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Telkom (entitas induk) 13.186 917 11.572 10.309
Entitas anak
Telkomsel 13.885 966 15.080 12.564
Lainnya 6.549 455 6.504 6.326
Subtotal untuk entitas anak 20.434 1.421 21.584 18.890
Jumlah untuk TelkomGroup 33.620 2.338 33.156 29.199

Telkomsel melakukan investasi barang modal terbesar dengan total Rp13.885 miliar sedangkan Telkom sebesar Rp13.186 miliar.
Jumlah investasi barang modal dari entitas anak lainnya yaitu sebesar Rp6.549 miliar.

Komposisi Investasi Barang Modal TelkomGroup Tahun 2016-2018


2018 2017 2016
13.885 15.080 12.564
41,3% 45,5% 43,0%
6.549 6.504 6.326
19,5% 19,6% 21,7%

13.186 11.572 10.309


39,2% 34,9% 35,3%

Telkom Telkomsel Entitas Anak Lainnya

Berikut ini beberapa investasi barang modal Telkom dan anak usahanya:
• Membangun BTS sebanyak 28.376 buah tumbuh 18 % dari tahun sebelumnya. Total BTS per akhir tahun 2018 yaitu 189.081 BTS
dengan BTS 3G dan 4G sebanyak 138.771 unit.
• Pembangunan jaringan kabel serat optik di 13 Ibu Kota Kabupaten (IKK), sehingga pada penghujung tahun 2018, secara akumulasi
Telkom telah berhasil menghubungkan 458 IKK dengan backbone serat optik. Total jaringan backbone serat optik yang dimiliki
Telkom mencapai 161.652 km.
• Membangun proyek kabel laut the Indonesia Global Gateway (IGG).
• Membuat dan meluncurkan satelit Merah Putih.
• Pembangunan data center.

136 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL 2

Dewan Komisaris
TUJUAN IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL

dan Direksi
Laporan
Telkom memiliki sejumlah ikatan yang material untuk investasi barang modal oleh perusahaan induk maupun entitas anak.
Tujuan investasi tersebut terutama untuk pengadaan dan instalasi peralatan transmisi dan jaringan. Tabel berikut ini menyajikan
ikatan yang material untuk investasi barang modal, termasuk perjanjian-perjanjian terkait proyek yang dilakukan oleh Telkom
sebagai perusahaan induk dan anak perusahaannya.
3
Telkom

Tentang
Pihak yang terkait dengan kontrak Tanggal perjanjian awal Bagian yang signifikan dari perjanjian

Telkom
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
TII dan NEC Corporation 12 Mei 2016 Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL)
Indonesia Global Gateway
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
Konsorsium Bisnis Submarine Cable 10 November 2017 Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) 4
Sabang-Lhoksemawe-Medan (SLM)
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
PT Sisindokom Lintas Buana 15 November 2017
Ekspan PE-VPN CISCO
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
PT Sisindokom Lintas Buana 26 April 2018
Ekspan PE-VPN CISCO
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
PT ZTE Indonesia 31 Mei 2018
OLT dan ONT Platform ZTE
PT ZTE Indonesia 13 September 2018 Perjanjian Pengadaan ONT Platform ZTE
5
Perjanjian Pengadaan Set Top Box (STB)
PT ZTE Indonesia 30 Oktober 2018
Platform ZTE Tahap-2

Perusahaan
Tata Kelola
Pengadaan dan Pemasangan DWDM
PT Huawei Tech Investment 23 November 2018
Platform Huawei
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
PT Lintas Teknologi Indonesia 13 Desember 2018
DWDM Platform Nokia NARU 2018
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
PT NEC Indonesia 13 Desember 2018 Ekspan ISP SKKL Platform NEC untuk
NARU 2018 dan Reengineering Transport
6
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
PT Datacomm Diangraha 14 Desember 2018 Ekspan Metro Ethernet Platform
Nokia-ALU
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
PT Huawei Tech Investment 17 Desember 2018 Metro Ethernet, BRAS, PCEF, dan PE
Transit Platform Huawei
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
PT Mastersystem Infotama 31 Desember 2018
Ekspan IP Backbone Platform CISCO 7
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan dan Bina Lingkungan
PT Lancs Arche Consumma 31 Desember 2018
Program Kemitraan

DWDM Platform Coriant NARU 2018

Telkomsel
Pihak yang terkait dengan kontrak Tanggal perjanjian awal Bagian yang signifikan dari perjanjian

PT NSN, NSN Oy, dan Nokia Siemens Network GmbH &


Perjanjian Pembangunan Jaringan 8
17 April 2008 Kombinasi 2G dan 3G (Combined 2G and
Co. KG
3G CS Core Network Rollout Agreements)
Lampiran

Perjanjian untuk Dukungan Teknik (TSA)


PT Ericsson Indonesia dan PT Ericsson AB 17 April 2008 untuk Jaringan Kombinasi 2G dan 3G
(Combined 2G and 3G CS Core Network)
Perjanjian Next Generation Convergence
PT Datacrfat Indonesia, PT Dimension Data Indonesia
3 Februari 2010 Core Transport Rollout and Technical
dan PT Huawei
Support 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 137


Pihak yang terkait dengan kontrak Tanggal perjanjian awal Bagian yang signifikan dari perjanjian

Perjanjian Online Charging System (OCS)


Amdocs Software Solutions Limited Liability Company
8 Februari 2010 and Service Control Points (SCP) System
dan PT Application Solutions
Solution Development

Perjanjian Technical Support untuk


PT Application Solutions 8 Februari 2010 Menyediakan Jasa technical support
untuk OCS dan SCP
Perjanjian untuk Pengembangan dan
Amdocs Software Solutions Limited Liability Company Perpanjangan Customer Relationship
5 Juli 2011
dan PT Application Solutions Management dan Contact Center
Solutions
Perjanjian untuk Dukungan Teknik
PT Huawei 25 Maret 2013 (TSA) untuk Pengadaan Gateway GPRS
Support Node (GGSN) Service Complex
Wipro Limited, Wipro Singapore Pte. Ltd. dan PT WT Perjanjian Pengembangan dan
23 April 2013
Indonesia Pengadaan OSDSS Solution
Perjanjian Pengadaan GGSN Service
PT Ericsson Indonesia 22 Oktober 2013
Complex Rollout
PT Ericsson Indonesia, PT NSNI, NSN Oy, PT Huawei dan Perjanjian Ultimate Radio Network
1 Februari 2018
PT ZTE Indonesia Infrastructure ROA dan TSA

SUMBER DANA IKATAN MATERIAL UNTUK MITIGASI RISIKO DARI MATA UANG
INVESTASI BARANG MODAL ASING DALAM IKATAN MATERIAL UNTUK
INVESTASI BARANG MODAL
Di tahun 2018, Telkom mengalokasikan belanja modal
berdasarkan rencana bisnis dengan sumber dana dari Telkom memahami adanya risiko nilai tukar mata uang
internal maupun eksternal. Sejauh ini, Telkom memiliki tingkat asing ketika berkomitmen dengan mata uang asing untuk
leverage yang baik untuk mendanai belanja modal. Informasi investasi barang modal. Di sisi lain, Telkom berpeluang
detail mengenai barang modal yang diinvestasikan dapat mendapatkan keuntungan selisih kurs dari nilai tukar atas
dilihat pada pembahasan “Investasi Barang Modal”. deposito berjangka dan piutang dalam mata uang asing, yang
ditetapkan minimal 25% dari liabilitas jangka pendek dalam
MATA UANG YANG MENJADI DENOMINASI mata uang asing yang terutang. Dengan kondisi tersebut,
DALAM IKATAN MATERIAL UNTUK Telkom meminimalisir risiko nilai tukar dengan ‘saling hapus’
INVESTASI BARANG MODAL atau ‘offsetting’ antara kerugian kurs dari ikatan material
untuk investasi barang modal dan keuntungan kurs dari
Telkom menggunakan mata uang rupiah dan mata uang asing, deposito berjangka dan piutang. Secara umum, hal tersebut
yaitu US Dollar, Euro dan HKD untuk transaksi dan ikatan menurunkan exposure risiko nilai tukar mata uang asing
yang material untuk investasi barang modal. Komposisi nilai menjadi tidak material.
ikatan material untuk investasi barang modal per 31 Desember
2018 terbesar yaitu dalam bentuk Rupiah, dengan rincian Pembahasan lebih detail mengenai ikatan material untuk
sebagai berikut. investasi barang modal dan risiko nilai tukar mata uang asing
dapat dilihat pada Catatan 34 ikatan dan perjanjian signifikan
dan Catatan 36 manajemen risiko keuangan pada Laporan
Tabel Ikatan Keuangan Konsolidasian tahun 2018.
Jumlah Mata Uang
Material Setara Rupiah
Asing
berdasarkan (miliar)
(dalam jutaan)
Mata Uang
Rupiah — 7.988
US Dollar 94 1.349
Euro 1,23 20
HKD 0,79 1
Total — 9.358

138 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Telkom memiliki tingkat kolektibilitas piutang pada tahun 2018 sebesar 31,9 hari dengan rasio perputaran piutang adalah 11,5%.
Telkom telah membentuk provisi atas penurunan nilai piutang usaha berdasarkan tingkat penurunan nilai historis secara kolektif
dan historis kredit para pelanggan secara individual untuk mengantisipasi sebagian piutang usaha yang tidak tertagih sepanjang
tahun 2018.

Telkom tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi dan piutang usaha ketiga dalam menghitung dan menampilkan jumlah 3
piutang yang jatuh tempo. Nilai piutang jatuh tempo konsolidasi per 31 Desember 2018 dan 2017 yang tidak diturunkan nilainya
tercatat sebesar Rp4.296 miliar dan Rp3.354 miliar. Artinya, piutang usaha yang tidak diturunkan nilainya dianggap baik dan dapat
tertagih. Untuk pembahasan mengenai piutang Telkom, lihat Catatan 5 pada Laporan Keuangan Konsolidasian.

Tentang
Telkom
Rasio Lama Penagihan Rata-rata
Rasio
2018 2017 2016
Rasio lama penagihan rata-rata (hari) 31,9 26,2 23,1 4
Rasio perputaran piutang (%) 11,5 13,9 15,8

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL SETELAH TANGGAL
LAPORAN AKUNTAN
5
Sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate
governance), Telkom menyampaikan informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan, sebagai berikut:

Perusahaan
1. Berdasarkan akta notaris Bornardo Nasution, S.H. No. 12 tanggal 18 Januari 2019 dan No. 13 tanggal 21 Januari 2019 Telkomsel

Tata Kelola
mendirikan anak perusahaan PT Telkomsel Mitra Inovasi (PT TMI) dan PT Fintek Karya Nusantara (PT Finarya) dengan
kepemilikan penuh oleh Telkomsel.
2. Pada tanggal 25 Januari dan 14 Januari 2019, Telkomsel melakukan pelunasan pinjaman MUFG dan BNI masing-masing
sebesar Rp750 miliar dan Rp1.000 miliar.
3. Berdasarkan akta notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., No. 22 tanggal 6 Maret 2019 tentang Pernyataan Keputusan Pemegang
Saham dari para pemegang saham PT Persada Sokka Tama (PST), disetujui pengalihan hak atas saham PST kepada Dayamitra 6
dari Nyonya Rahina Dewayani dan Nyonya Rahayu sebesar masing-masing 2.559.000 dan 6.000 lembar saham sehingga
Dayamitra memiliki 2.565.000 lembar saham atau 95% kepemilikan di PST.

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
4. Pada bulan Januari, Februari dan Maret 2019, Perusahaan menerima keputusan dari Mahkamah Agung sebagai hasil dari
pemeriksaan pajak untuk masa pajak Januari s.d. Aprik dan September 2007. Berdasarkan keputusan, Mahkamah Agung
menolak banding Otoritas Pajak dan menguatkan keputusan Pengadilan Pajak.
Pada tanggal 11 Maret 2019, Otoritas Pajak menerbitkan surat keputusan atas keberatan Perusahaan, dimana Otoritas
Pajak mengabulkan semua keberatan Perusahaan dan penambahan jumlah kelebihan bayar untuk masa pajak Januari s.d.
April 2016.
5. Pada tanggal 18 Februari 2019, Telkomsel menerima SP2PK dari kantor pajak terkait PPN tahun fiskal 2018 senilai Rp290
7
miliar. Pada tanggal 25 Maret 2019, Telkomsel menerima pembayaran SP2PK dari kantor pajak terkait PPN tahun fiskal 2010 dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

senilai Rp290 miliar.

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 139


MAKROEKONOMI
EKONOMI GLOBAL DAN INDONESIA 2018
Pada tahun 2018, ekonomi global tumbuh pada kisaran 3% atau Dinamika ekonomi global yaitu kenaikan suku bunga Federal
relatif stabil dibanding tahun sebelumnya. Negara-negara Fund Rate sebanyak 4 kali sepanjang tahun 2018, direspon
berkembang (Emerging Market and Developing Economies/ dengan prudent oleh Bank Indonesia yang juga menaikkan
EMDE) masih menjadi pendorong utama pemulihan ekonomi tingkat suku bunga acuan atau BI 7-day reverse repo
global, dengan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,2%. rate sebanyak 6 kali di tahun 2018. Dari bulan Mei hingga
Negara-negara berkembang kawasan Asia Timur & Pasifik, Desember 2018, suku bunga acuan BI naik 175 bps dari
Asia Tenggara dan Asia Selatan mengalami pertumbuhan 4,5% menjadi 6,0% . Kenaikan suku bunga acuan ini juga
relatif lebih baik dibandingkan negara berkembang di kawasan berhasil mengatasi fluktuasi nilai Rupiah, sehingga hanya
lain. Adapun negara-negara maju (Advanced Economies) terdepresiasi sebesar 6,9% sepanjang tahun 2018, meskipun
mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,2% sepanjang Rupiah sempat melemah cukup dalam pada bulan Oktober.
tahun 2018. Penerapan kebijakan fiskal dan moneter yang berhati-hati di
sertai cadangan devisa yang cukup besar telah memperkuat
Beberapa tantangan utama perekonomian dunia pada tahun ketahanan dan kapasitas Indonesia dalam menghadapi
2018 adalah perang dagang (trade war) antara Amerika gejolak eksternal.
Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (China), kenaikan
suku bunga Federal Fund Rate yang cukup agresif dan belum Kokohnya perekonomian Indonesia menghasilkan kenaikan
tuntasnya persoalan keluarnya United Kingdom dari Uni peringkat Sovereign Credit Rating (SCR) Indonesia dari
Eropa (Brexit). Secara umum, beberapa hal tersebut telah lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investor Service
memberikan dampak terhadap ekonomi global, termasuk dari Baa3/Outlook Positif menjadi Baa2/Outlook Stabil pada
terhadap Indonesia. 13 April 2018. Dengan perbaikan rating ke level Baa2 oleh
Moody’s, kini Indonesia telah diakui oleh empat lembaga
Sepanjang tahun 2018, berdasarkan Badan Pusat Statistik rating internasional berada pada satu tingkat lebih tinggi dari
perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,17%, atau lebih level Investment Grade (layak investasi) sebelumnya.
baik dibanding tahun 2017 sebesar 5,07%. Pemerintah juga
berhasil mengendalikan inflasi yang tercatat relatif rendah
sebesar 3,13% pada tahun 2018, dibanding inflasi tahun
sebelumnya sebesar 3,61%. Tingkat inflasi yang terkendali
mampu menjaga daya beli masyarakat, di mana konsumsi
rumah tangga masih memiliki peran utama dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi yang berkontribusi lebih dari separuh
PDB Indonesia.

140 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Industri telekomunikasi di Indonesia mengalami situasi yang perusahaan, baik bagi korporasi besar maupun bagi usaha
beragam. Industri seluler mengalami tantangan yang cukup kecil dan menengah (UKM). Secara umum, diperkirakan tingkat
berat pada tahun 2018. Selain layanan voice dan SMS (bisnis penetrasi layanan ICT solution bagi kalangan korporasi masih
legacy) yang terus mengalami penurunan di antaranya relatif rendah, sehingga peluang bagi pemain di bisnis ini untuk
sebagai akibat penggunaan layanan Over The Top (OTT)
yang menawarkan kemudahan komunikasi data, voice, dan
tumbuh masih cukup baik.
3
video sehingga semakin menurunkan penggunaan layanan Di sisi lain, Pemerintah juga mendorong pertumbuhan industri
komunikasi konvensional. Pemerintah juga menetapkan digital dan menstimulasi digitalisasi pertumbuhan ekonomi

Tentang
program registrasi kartu SIM prabayar sesuai dengan Peraturan di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informasi, melalui

Telkom
Menteri KOMINFO nomor 14 tahun 2017 yang diberlakukan Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI), terus
sejak bulan Oktober 2017 dan berakhir pada bulan April 2018. mengupayakan pemerataan akses telekomunikasi dan
Registrasi kartu SIM prabayar memicu terjadinya perang harga membangun infrastruktur untuk mendukung konektivitas
khususnya pada layanan data, sebagai salah satu strategi internet agar dapat dimanfaatkan di daerah 3T (terluar,
operator untuk mempertahankan pelanggan atau menarik
pelanggan baru. Namun demikian, pada paruh kedua tahun
tertinggal, terdepan) termasuk di daerah-daerah perbatasan
Indonesia. BAKTI menargetkan minimal ada satu BTS di setiap 4
2018 industri seluler mengalami sedikit perbaikan dibandingkan desa dan pada 2020 diharapkan setiap desa sudah terkoneksi
kondisi pada semester pertama, setelah Telkomsel mengambil jaringan internet. Pemerintah juga berinisiatif membangun

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
inisiatif untuk menaikkan harga layanan datanya yang dimulai jaringan backbone berbasis serat optik di kawasan 3T yang
pada bulan Juli dengan mendorong harga paket layanan mobile disebut Palapa Ring. Palapa Ring dimulai pada tahun 2016
broadband menuju ke level harga yang wajar. dan untuk segmen Barat telah selesai dan dapat digunakan
oleh operator telekomunikasi. Palapa Ring segmen Tengah
Dalam jangka panjang, Registrasi kartu SIM prabayar diyakini dan segmen Timur diharapkan dapat mulai beroperasi dan
akan memberikan manfaat yang besar baik bagi negara, bagi
industri telekomunikasi dan bagi masyarakat. Registrasi kartu
digunakan para operator pada tahun 2019. Backbone serat
optik Palapa Ring ini diharapkan akan mendukung percepatan 5
SIM prabayar membantu pemerintah dalam mendukung penetrasi dan pemerataan layanan broadband di seluruh
keamanan nasional dengan tersedianya data identitas warga kawasan Indonesia.

Perusahaan
negara yang lebih lengkap dan valid. Sedangkan bagi industri

Tata Kelola
telekomunikasi khususnya seluler, akan terbentuk sebuah
keseimbangan kompetisi baru yang lebih sehat. Selain itu, PERSAINGAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI
dengan diketahuinya profil pelanggan dengan lebih akurat,
maka operator akan dapat membuat program-program Telkom memiliki produk dan layanan yang lengkap mencakup
marketing yang tepat yang disesuaikan dengan tuntutan dan layanan seluler, fixed broadband dan fixed voice, enterprise,
kebutuhan sesuai profil pelanggannya. Disamping itu, hal ini interkoneksi hingga layanan satelit dengan gambaran umum
akan mendorong terjadinya efisiensi biaya karena menurunnya persaingan sebagai berikut. 6
biaya produksi dan distribusi kartu karena model bisnis
Bisnis Seluler (Mobile Business)

Sosial Perusahaan
penjualan akan lebih berorientasi pada penjualan paket isi ulang

Tanggung Jawab
pulsa daripada penjualan kartu perdana. Bagi industri seluler,
program Registrasi kartu SIM prabayar ini diumpamakan Layanan dasar seluler yaitu voice dan SMS terus menunjukkan
menarik busur panah ke belakang beberapa saat, sehingga tren penurunan seiring dengan meningkatnya penggunaan
industri seluler dapat melesat maju ke depan dengan lebih layanan Over The Top (OTT). Hal ini menjadi tantangan utama
cepat dan berkelanjutan dalam jangka panjang. yang dihadapi Telkomsel, anak perusahaan Telkom, maupun
operator seluler lainnya seperti Indosat dan XL. Telkomsel
Untuk industri fixed broadband, pada tahun 2018, permintaan masih menjadi market leader dengan coverage terluas, 7
layanan fixed broadband berbasis serat optik yang menawarkan sedangkan XL dan Indosat masih bersaing dengan harga yang
internet berkecepatan tinggi semakin berkembang dan saat lebih kompetitif.
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

ini telah menjadi kebutuhan masyarakat di rumah, khususnya


untuk memberikan akses informasi dan hiburan. Layanan fixed Telkomsel masih dominan di kawasan luar Jawa, sedangkan
broadband berkualitas tinggi juga menawarkan value added persaingan di Pulau Jawa sangat kompetitif bagi para operator
lain yang terus dikembangkan seperti home security. seluler di Indonesia. Persaingan terutama terjadi di Pulau
Jawa dimana semua operator fokus membangun jaringannya,
Penetrasi penggunaan layanan fixed broadband bagi perumahan sementara di luar Pulau Jawa, Telkomsel relatif dominan
di Indonesia masih relatif rendah, yang diperkirakan baru sekitar dengan didukung jangkauan infrastrukturnya yang luas. 8
12% dari keseluruhan rumah tangga di Indonesia. Selain itu, Aturan kewajiban Registrasi kartu SIM prabayar yang dimulai
tingkat kompetisi pada bisnis ini relatif sehat. Dengan semakin pada bulan Oktober 2017, meningkatkan persaingan karena
tumbuhnya kalangan menengah, diperkirakan permintaan akan operator melakukan perang harga menawarkan paket untuk
Lampiran

layanan fixed broadband berkualitas tinggi masih akan cukup baik. menarik banyak pelanggan yang mendaftarkan SIM card di
jaringannya. Program registrasi kartu SIM prabayar membatasi
Untuk industri layanan ICT solution yang pada umumnya jumlah kartu SIM prabayar untuk setiap pelanggan sehingga
digunakan untuk pelanggan korporasi, kebutuhan akan pada akhir tahun 2018, jumlah pelanggan Telkomsel mengalami
digitalisasi proses bisnis dirasakan semakin penting untuk penurunan sebesar 17% menjadi 163,0 juta pelanggan.
dapat meningkatkan daya saing dan eifisiensi sebuah 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 141


Ketiga operator juga mengalami penurunan bisnis legacy Bisnis Enterprise
yang semakin drastis yaitu di kisaran 21%. Di sisi lain terjadi
persaingan yang sangat ketat pada layanan mobile data yang Melalui lini bisnis Enterprise, Telkom memberikan solusi digital
dipicu oleh perang harga yang semakin intens selama masa dan ICT terintegrasi. Dalam menjalankan bisnis enterprise
registrasi kartu SIM prabayar. Kedua hal tersebut mengakibatkan Telkom didukung oleh mitra dan anak perusahaan seperti
pendapatan 3 operator utama mengalami penurunan sebesar Telkom Sigma dalam aspek pengembangan platform solusi dan
7,4%. Telkomsel telah mengambil inisiatif untuk untuk kebutuhan data center, Infomedia dalam memenuhi kebutuhan
mencegah kondisi industri yang semakin tidak sehat dengan call center dan BPO, Telkomsat dalam penyediaan transponder
mendorong harga paket layanan mobile broadband menuju satelit, atau PINS dalam penyediaan alat-alat telekomunikasi
ke level harga yang wajar dalam rangka memberikan value pendukung.
yang optimal baik bagi operator maupun pelanggan. Selain itu,
Telkomsel juga berupaya menahan penurunan bisnis legacy Pesaing di bisnis enterpise cukup tersebar namun secara
sebagai dampak penggunaan layanan OTT, di antaranya dengan umum tidak ada satu pemain tunggal yang memberikan solusi
menawarkan program-program seperti paket voice dan paket secara lengkap atau terintegrasi. Potensi bisnis di segmen
SMS. Hasil dari upaya-upaya di atas, Telkomsel berhasil tumbuh ini semakin besar sejalan dengan tren digitalisasi proses
lebih baik dari industri, dan hanya mencatatkan penurunan bisnis di perusahaan, institusi pemerintah, maupun UKM yang
pendapatan sebesar 4,3%. bertujuannya agar proses bisnis semakin efisien.

Dinamika tahun 2018 juga diwarnai oleh pemanfaatan spektrum Pada tahun 2018, untuk memenangkan persaingan, Telkom
frekuensi tambahan beberapa operator domestik, yang telah melakukan akuisisi dan perubahan organisasi serta
diperoleh melalui lelang pada bulan Oktober 2017, yaitu mengembangkan sayapnya ke layanan digitalisasi lintas sektor
Telkomsel memperoleh blok 30 MHz pada pita frekuensi 2.300 sebagai bentuk pemanfaatan kapabilitas inti (leveraging core
MHz, dan dua operator lain yakni Indosat dan Tri pada pita capabilities), seperti sektor perbankan, khususnya pengelolaan
frekuensi 2.100 MHz. Perolehan tambahan frekuensi ini akan jaringan komunikasi ATM dan dan sektor retail untuk
memperkuat posisi operator dalam rangka maksimalisasi dan pengembangan digitalisasi jaringan distribusi bahan.
penguatan kualitas jaringan 4G LTE, terutama pada daerah yang
kapasitas layanan datanya padat. Spektrum frekuensi tambahan Bisnis International Traffic dan
ini memungkinkan operator untuk menyediakan kapasitas dan
kecepatan yang lebih tinggi untuk digital lifestyle experience
Interconnection
yang lebih baik bagi para pelanggan seluler Indonesia.
Operator layanan international traffic SLI tradisional (non-
VoIP) di Indonesia saat ini hanya Telkom dan Indosat. Namun
Bisnis Fixed Voice & Broadband (Fixed persaingan pada lini bisnis ini justru pada kehadiran OTT atau
Business) layanan komunikasi digital seperti Skype, Line dan WhatsApp,
ataupun penyedia jasa VoIP yang membuka akses internasional.
Layanan fixed broadband yang disertai konten seperti IPTV Kontribusi terhadap pendapatan Telkom dari international
semakin diminati masyarakat. Meningkatnya pelanggan traffic SLI tradisional (non-VoIP) terus mengalami penurunan
IndiHome menjadi 5,1 juta pada tahun 2018 menunjukkan dengan adanya OTT.
potensi yang besar pada lini bisnis ini. Pesaing dalam bisnis ini di
antaranya adalah LinkNet, Biznet, MNC Play, serta MyRepublic. Dalam menghadapi persaingan ini, Telkom lebih memilih untuk
menyediakan platform bagi layanan OTT daripada menghadapi
Persaingan usaha fixed voice dan fixed broadband, menekankan persaingan secara langsung. Telkom menekankan pada
pada penawaran paket minipack atau bundling serta program- perolehan pendapatan dan laba dari penggunaan broadband
program edukasi, informasi, dan hiburan. Sepanjang tahun 2018, melalui digital hub dan Content Delivery Network (CDN).
IndiHome terus berinovasi mengembangkan program paket
seperti paket Gamer dan Minipack. Bisnis Infrastruktur Network dan Satelit
Selain itu, IndiHome juga terus mengembangkan produk dan Di lini bisnis infrastruktur, khususnya menara, Telkom bersaing
layanan extended seperti IndiHome Smart (smart home) yang dengan para pemain utama lainnya seperti Tower Bersama
memungkinkan pelanggan memonitor dan mengendalikan Infrastructure, Sarana Menara Nusantara (Protelindo), dan
rumah dari jarak jauh, IndiHome Cloud dan Movin yang Solusi Tunas Pratama serta operator telekomunikasi Indosat
memungkinkan pelanggan menggunakan telepon rumah dan XL. Kegiatan usaha Telkom untuk bisnis menara dikelola
dengan gadget (HP) pelanggan. Digital touch point myIndiHome anak perusahaannya, yaitu Mitratel dan Telkomsel. Strategi
juga terus mengalami peningkatan dengan berbagai layanan pada lini bisnis ini yaitu dengan membangun menara baru atau
dan transaksi secara digital di dalamnya. Khusus untuk co-location dengan menyewa menara yang sudah ada kepada
produk dan layanan smart home, IndiHome bersaing dengan para operator seluler. Sebagai operator yang memiliki jaringan
MNC Play yang telah meluncurkan MNC Play Smart Home backbone, Telkom juga memberikan layanan traffic carrier.
sejak akhir tahun 2016.
Dalam hal pengelolaan bisnis satelit, Telkom bersaing dengan
Telkom masih melanjutkan dominasinya di pasar fixed operator satelit asing di kawasan Asia Tenggara. Keterbatasan
broadband selama tahun 2018. Meskipun penetrasi layanan kapasitas merupakan faktor yang membatasi kemampuan
fixed broadband di Indonesia masih rendah, namun beberapa operator satelit domestik untuk bersaing. Saat ini kebutuhan
operator masih secara agresif memperluas cakupan wilayah transponder satelit lebih tinggi dari ketersediaan transponder di
mereka dengan memfokuskan pada high income area, di dalam negeri. Hal ini terjadi karena kebutuhan layanan satelit di
samping menerapkan strategi bundling services ataupun kepulauan di Indonesia sangat tinggi, khususnya di wilayah yang
memberikan konten yang lebih bervariasi bekerja sama dengan belum terhubung dengan kabel bawah laut dan serat optik.
pemain OTT khususnya platform video streaming.

142 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PROSPEK DAN KELANGSUNGAN USAHA PERUSAHAAN

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
PROYEKSI POLITIK DAN EKONOMI NASIONAL personal mereka. Kami juga terus mengembangkan produk-
produk inovatif dan solusi digital untuk segmen Enterprise
Pada tahun 2019, Indonesia mengadakan Pemilihan Umum termasuk Mobile Security, NB-IoT dan solusi seluler lainnya
untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden. Terdapat yang memanfaatkan portofolio produk Telkomel myBusiness.
kemungkinan strategi ‘wait and see’ bagi para pelaku industri Sementara itu pada layanan Digital, kami fokus pada 3
sehingga berpotensi menurunkan intensitas kegiatan usaha. penyediaan pengalaman gaya hidup seperti video, game
Di sisi lain, kegiatan Pemilu dapat meningkatkan aktifitas dan musik. Pada Mei 2018, kami meluncurkan MAXstream

Tentang
Telkom
komunikasi, terkait kegiatan persiapan, pelaksanaan, dan sebagai platform dan menjadi portal video satu atap dengan
pengawasan kampanye dan Pemilu. menggabungkan OTT Video apps, linear channel, dan VOD
content. Telkom juga menyediakan ekosistem game digital
Dalam skala makro, Pemerintah menargetkan perekonomian lengkap serta merilis game pertama “Shellfire” pada Oktober
Indonesia dapat tumbuh sekitar 5,3% pada tahun 2019. Secara 2018 di bawah merek Dunia Games.
fundamental, perekonomian Indonesia masih cukup kuat 4
dengan mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,17% selama Seiring dengan meningkatnya penggunaan smartphone.
tahun 2018 lebih baik dibandingkan pertumbuhan pada tahun Pada akhir tahun 2018 dari total pelanggan segmen Mobile

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
2017, yang tercatat sebesar 5,07%. Tingkat konsumsi dan pada entitas anak Telkomsel, 66% pelanggan kami telah
daya beli masyarakat, didukung laju inflasi yang terkendali menggunakan smartphone, dan diharapkan akan terus
diyakini masih cukup baik pada masa yang akan datang. bertambah. Penggunaan smartphone yang semakin luas juga
Semakin baiknya infrastruktur seperti jalan tol, bandara, akan mendorong pertumbuhan digital service & solution
pembangkit listrik, pelabuhan dan lain sebagainya diharapkan dimana Telkomsel sudah menyiapkan platform, aplikasi dan
akan mendorong aktivitas ekonomi baik dalam jangka pendek konten untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan ini. Rata- 5
maupun jangka panjang. Meski demikian, Telkom mewaspadai rata konsumsi data pelanggan Telkomsel sekitar 4 Gigabyte
dinamika perubahan ekonomi global seperti potensi kenaikan per bulan, masih lebih rendah dibandingkan konsumsi data
suku bunga acuan Amerika Serikat yang dapat mempengaruhi beberapa operator di negara lain seperti di Malaysia, Thailand

Perusahaan
Tata Kelola
nilai tukar Rupiah dan suku bunga dalam negeri, yang dan India yang sudah mencapai lebih dari 10 Gigabyte per bulan.
pada gilirannya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan
Indonesia pada umumnya. Pada segmen Enterprise, peluang untuk meningkatkan
pertumbuhan bisnis masih terbuka cukup lebar. kami
senantiasa berupaya untuk mencari mesin-mesin
GAMBARAN PROSPEK USAHA pertumbuhan baru yang bersifat recurring. Kami juga meyakini
bahwa tren digitalisasi proses bisnis di kalangan korporasi
6
Telkom berkeyakinan bahwa peluang untuk dapat terus tumbuh akan terus semakin menguat, demikian pula di lembaga dan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
di masa mendatang masih sangat menjanjikan. Konektivitas institusi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Selain itu,
data dan layanan digital saat ini telah menjadi kebutuhan penetrasi layanan ICT di kalangan Usaha Kecil Menengah (UKM)
dasar masyarakat, dan bahkan penggunaannya sudah masih relatif rendah. Kami berharap kehadiran kami dengan
merambah di kota-kota kecil dan pedesaan. Sedangkan untuk penyediaan layanan ICT dapat membantu pengembangan
institusi maupun pelaku usaha, layanan digital telah menjadi bisnis di kalangan UKM mengingat besarnya manfaat yang
kebutuhan utama untuk meningkatkan pelayanan maupun dihasilkan, dan sekaligus merupakan peluang pasar bagi kami
dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya. untuk dapat tumbuh bersama-sama. Kami juga secara aktif 7
Telkom, dengan seluruh infrastruktur dan fasilitasnya, berada mengeksplorasi peluang-peluang peningkatan kapabilitas dan Bina Lingkungan
di posisi terdepan untuk mengambil peluang-peluang tersebut
Program Kemitraan

digital melalui aktifitas inorganik untuk memperkuat layanan


dan terus tumbuh di masa mendatang. digital yang terintegrasi.

Untuk segmen Mobile, terdapat potensi bisnis pada tiga Pada segmen Consumer, peluang untuk terus tumbuh masih
area fokus yaitu meningkatkan potensi pertumbuhan pada terbuka lebar, hingga akhir tahun 2018 penetrasi layanan
High Value Customer, layanan mobile solution untuk segmen fixed broadband di Indonesia masih relatif rendah, yaitu
Enterprise, dan pengembangan berbagai layanan digital
seperti mobile financial service, game dan video. Saat ini, High
sekitar 12%, sedangkan jumlah rumah tangga kelas menengah 8
terus bertambah, sehingga potensi permintaan atas layanan
Value Customer memberikan kontribusi signifikan terhadap fixed broadband masih sangat besar. Di samping itu, tingkat
pendapatan Telkomsel. Untuk memberikan pengalaman persaingan juga relatif rendah hal ini disebabkan penyedia
Lampiran

terbaik dalam rangka menjaga loyalitas sekaligus layanan fixed broadband memerlukan kebutuhan belanja
meningkatkan jumlah High Value Customer, kami melakukan modal (capital expenditure) yang relatif tinggi, yang mana
profiling terhadap High Value Customer dan memanfaatkan menjadi salah satu penghalang masuk (barrier to entry)
big data analytic sehingga dapat menawarkan layanan yang bagi para pendatang baru atau bagi operator eksisting untuk
beraneka ragam dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan berekspansi ke berbagai wilayah. Dari sisi produk dan layanan, 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 143


Telkom senantiasa memberikan tambahan pilihan bagi pelanggan dengan menawarkan layanan dan produk yang lebih bervariasi
sehingga dapat menjangkau ceruk pasar yang lebih luas sesuai kebutuhan pelanggan.

Untuk segmen Wholesale and International Business, dengan keberhasilan Telkom menyelesaikan pembangunan proyek kabel
laut Indonesia Global Gateway (IGG), Telkom memiliki kapasitas dan kualitas jaringan yang sangat memadai untuk pengembangan
pasar baik domestik maupun global. IGG yang membentang sejauh kurang lebih 5.400 km, menyambungkan sistem kabel bawah
laut SEA-US (South East Asia – United States) dan sistem kabel bawah laut SEA-ME-WE5 (South East Asia – Middle East –
Western Europe 5), sekaligus mengintegrasikan SEA-US dan SEA-ME-WE5 dengan jaringan infrastruktur backbone domestik
yang menjangkau hampir seluruh wilayah ibu kota kabupaten di Indonesia.

Dengan terhubungnya SEA-ME-WE5 dengan SEA – US melalui IGG, maka Telkom semakin dekat untuk menjadi Global Digital
Hub yang memungkinkan Telkom menyediakan koneksi direct broadband alternatif antara kawasan Eropa, Asia dan Amerika.
Transformasi menuju Global Digital Hub dilakukan juga dengan pengembangan infrastruktur dan layanan connectivity, data
center, cloud, content dan platform yang menyasar segmen pasar Carriers, Internet Service Provider, Digital Player, Enterprise
dan segmen lainnya baik di pasar domestik maupun internasional.

PERBANDINGAN TARGET PADA AWAL TAHUN DENGAN


REALISASI
Di tengah dinamika industri telekomunikasi digital yang penuh tantangan sepanjang tahun 2018, Telkom masih mencatat
pertumbuhan pendapatan sebesar 2,0%. Laba Telkom tahun 2018 tercatat sebesar Rp18.032 miliar, dengan margin EBITDA dan
margin net income sebesar 45,3% dan 13,8%. Untuk belanja modal, Telkom menghabiskan 25,7% dari pendapatan tahun 2018,
terutama untuk pengembangan infrastruktur bisnis digital.

Indikator Realisasi Tahun 2018 Target pada Awal Tahun 2018


Pertumbuhan pendapatan Pertumbuhan pendapatan lebih baik dari Pertumbuhan pendapatan, di atas rata-
pendapatan rata-rata industri. rata industri.
Margin EBITDA Margin EBITDA turun menjadi 45,3% Kontribusi bisnis digital terhadap margin
dan margin net income menjadi 13,8%. EBITDA dan akselerasi pertumbuhan
Penurunan Margin EBITDA utamanya IndiHome dan bisnis digital lainnya.
disebabkan oleh penurunan bisnis legacy Ekspansi broadband, baik dalam bisnis
yang memiliki Margin EBITDA lebih mobile maupun fixed line, akan terus
tinggi daripada bisnis-bisnis yang lain. dilakukan dan diperkirakan dapat
Penurunan ini belum dapat dikompensasi menurunkan margin EBITDA dan net
oleh kenaikan volume bisnis digital. income.
Belanja modal Realisasi belanja modal sebesar 25,7% Belanja modal sebesar 24% - 27% dari
dari pendapatan dengan fokus investasi pendapatan dengan fokus investasi pada
pada infrastruktur bisnis digital. infrastruktur bisnis digital

144 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
TARGET ATAU PROYEKSI UNTUK SATU TAHUN

Dewan Komisaris
dan Direksi
MENDATANG

Laporan
Kegiatan usaha Telkom bertujuan untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Pada tahun 2019, Telkom telah menetapkan
tiga program utama yaitu:
1. Embracing Best in Class Digital Customer Experience, yaitu mentransformasikan pengalaman pelanggan (customer experience)
dengan melakukan optimalisasi proses bisnis dengan memperkuat aspek system, process dan people. 3
2. Intensifying Digital Business, yaitu melakukan ekspansi konektivitas broadband dan mendorong layanan dan solusi digital
untuk mempertahankan dominasi pasar.

Tentang
3. Driving Smart Initiatives on Cost Effectiveness, yaitu melakukan optimalisasi biaya dengan penekanan pada organisasi, sistem

Telkom
dan proses bisnis yang lebih ramping serta memanfaatkan kapabilitas untuk memperbaiki profitabilitas.

Pada tahun 2019, Telkom menargetkan pendapatan untuk berada di atas proyeksi industri dengan meningkatkan kontribusi
IndiHome bagi pendapatan Telkom. Selain itu, Telkom masih mempertahankan dominasi di pasar seluler, dan secara agresif
mengembangkan bisnis digital. Pada tahun yang akan datang, seiring peran Telkom di era digitalisasi, pendapatan dari layanan 4
voice dan sms akan menurun sedangkan pendapatan dari bisnis digital akan terus meningkat. Kontribusi bisnis digital diperkirakan
akan semakin besar terhadap terhadap margin EBITDA dan net income.

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Alokasi capital expenditure ditetapkan sekitar 25-30% dari pendapatan untuk membangun infrastruktur broadband baik di segmen
seluler maupun fixed-line. Secara umum target Telkom untuk tahun 2019 dapat dilihat berikut ini:

Indikator Target Tahun 2019


5
Pertumbuhan pendapatan Pertumbuhan pendapatan di diharapkan lebih baik dari pendapatan rata-rata
industri dan pendapatan dari bisnis digital terus meningkat.
Margin EBITDA Margin EBITDA dan margin net Income diproyeksikan sedikit menurun sejalan dengan

Perusahaan
Tata Kelola
pembangunan infrastruktur broadband, baik untuk mobile maupun seluler, disertai
peningkatan porsi pendapatan dari bisnis digital
Belanja modal Belanja modal sekitar 25-30% dari pendapatan dengan fokus investasi pada
infrastruktur bisnis digital.

6
DIVIDEN

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Telkom memiliki kebijakan pembagian dividen dengan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Setiap tahun,
Telkom membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham dengan rasio pembayaran berkisar antara 60% sampai 75%.
Kemudian, untuk kinerja tahun 2018, Telkom akan menetapkan rasio pembayaran, jumlah dividen, dan total dividen final pada
saat RUPST yang akan diselenggarakan pada tahun 2019. Berikut ini data dan informasi pembayaran dividen lima tahun terakhir
dari tahun 2014 hingga 2018. 7
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Jumlah Dividen
Tanggal Kas dan/atau Rasio / Jumlah Dividen per Saham
Tahun Per tahun
Kebijakan Dividen Tanggal Distribusi Dividen Pay out (kas dan/atau non kas)
Dividen yang dibayar
Non Kas ratio (%) 1 Stock Split (Rp)
(Rp Juta)
2013 RUPST, 4 April 2014 19 Mei 2014 70 9.943.2942 102,40
2014 RUPST, 17 April 2015 21 Mei 2015 60 8.782.812 3
89,46 8
2015 RUPST, 22 April 2016 26 Mei 2016 60 9.293.1844 94,64
2016 RUPST, 21 April 2017 26 Mei 2017 70 13.546.4115 136,75
Lampiran

2017 RUPST, 27 April 2018 31 Mei 2018 75 16.608.7516 167,66


Catatan:
1. Rasio pembayaran merupakan persentase laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dibayar ke pemegang saham sebagai dividen.
2. Terdiri dari dividen tunai sebesar sejumlah Rp7.812.588 juta dan dividen tunai spesial sebesar Rp2.130.706 juta.
3. Terdiri dari dividen tunai sebesar sejumlah Rp7.319.010 juta dan dividen tunai spesial sebesar Rp1.463.802 juta.
4. Terdiri dari dividen tunai sebesar sejumlah Rp7.744.304 juta dan dividen tunai spesial sebesar Rp1.548.880 juta.
5. Terdiri dari dividen tunai sebesar sejumlah Rp11.611.211 juta dan dividen tunai spesial sebesar Rp1.935.200 juta.
6. T erdiri dari dividen tunai sebesar sejumlah Rp13.286.997 juta dan dividen tunai spesial sebesar Rp3.321.754 juta
9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 145


REALISASI PENGGUNAAN DANA PENAWARAN UMUM
Per tanggal 31 Desember 2018, Telkom telah menerbitkan beberapa obligasi yang masih outstanding atau dimiliki investor
sebagai berikut:

Jumlah Tanggal Tanggal Jangka Waktu


Nama Obligasi
(Rp Juta) Terbit Jatuh Tempo (tahun)
Obligasi II Telkom Tahun 2010 seri B 1.995.000 25 Juni 2010 6 Juli 2020 10

Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahun 2015 seri A 2.200.000 23 Juni 2015 23 Juni 2022 7

Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahun 2015 seri B 2.100.000 23 Juni 2015 23 Juni 2025 10

Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahun 2015 seri C 1.200.000 23 Juni 2015 23 Juni 2030 15

Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahun 2015 seri D 1.500.000 23 Juni 2015 23 Juni 2045 30

Keseluruhan obligasi tersebut mendapat rating AAA dari Pefindo dan dijamin dengan seluruh harta kekayaan Emiten baik berupa
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Bertindak sebagai
penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah PT Bahana Sekuritas (Bahana), PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan
PT Trimegah Sekuritas Tbk, sedangkan PT Bank Permata Tbk dan PT Bank Tabungan Negara Tbk ditunjuk menjadi Wali Amanat.

Pada tahun 2018, semua dana penawaran umum sudah direalisasikan Telkom sesuai dengan rencana penggunaan dana hasil
penawaran umum, dengan pencatatan sisa dana tercatat nihil. Detail terkait informasi obligasi dapat dilihat pada Catatan 16
pada Laporan Keuangan Konsolidasian.

INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG


BENTURAN KEPENTINGAN, TRANSAKSI DENGAN PIHAK
AFILIASI, INVESTASI, DIVESTASI DAN AKUISISI
Untuk memenuhi POJK No.31/POJK.04/2015, Telkom mengungkapkan informasi transaksi material yang dapat mempengaruhi
harga saham atau keputusan investasi. Melalui Laporan ini, Telkom menyatakan telah mengidentifikasi dan mengungkapkan
transaksi material yang mengandung benturan kepentingan, transaksi dengan pihak afiliasi, serta transaksi investasi, divestasi,
dan akuisisi sepanjang tahun 2018 sebagai berikut:
1. Pada tanggal 30 Januari 2018, Telkom melakukan perjanjian penyertaan saham baru bersyarat dengan Cellum Global Zrt. (Cellum)
melalui dua tahap. Pada tahap pertama Metranet akan menyertakan saham baru senilai USD4.000.000 setara kepemilikan
20,4% dan pada tahap kedua senilai USD2.000.000 sehingga kepemilikan Metranet menjadi 30,4%. Cellum adalah perusahaan
penyedia solusi mobile payment dan commerce services. Penyertaan saham baru ini diharapkan dapat memperkuat portofolio
bisnis perusahaan, khususnya penguatan ekosistem bisnis fin-tech TelkomGroup.
2. Pada tanggal 31 Maret 2018, Metra menandatangani Perjanjian Jual Beli dengan pemegang saham PT Swadharma Sarana
Informatika (Swadharma) kepemilikan saham dan pembelian saham baru dengan total sebesar Rp397 miliar. Metra memiliki
51% kepemilikan di Swadharma. Swadharma adalah perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan fasilitas teknologi komputer,
khususnya di sektor perbankan. Investasi baru ini diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis Telkom.
3. Pada tanggal 18 April 2018, TII membeli 21% kepemilikan saham yang dimiliki oleh Compudyne Telecommunication Systems
Sdn, Bhd di Telin Malaysia dengan harga perolehan MYR8.764.798 (setara dengan Rp31 miliar), sehingga kepemilikan TII di Telin
Malaysia menjadi 70% dan menjadi entitas terkonsolidasi.
4. Pada tanggal 25 April 2018, TII meningkatkan kepemilikan saham di TSGN sehingga menjadi 70% dengan total harga perolehan
MYR42.350.000 (setara dengan Rp150 miliar).
5. Pada tanggal 28 Desember 2018, Telkom Sigma menandatangani perjanjian jual beli dengan PT Upperco Usaha Maxima dan
PT Abdi Anugrah Persada atas saham PT College Inti Pratama. Telkom Sigma dalam transaksi ini menjadi pemegang saham
mayoritas PT Collega Inti Pratama, dengan kepemilikan mencapai 70%. PT Collega Inti Pratama adalah perusahaan penyedia
solusi ICT untuk perbankan dan Lembaga keuangan. Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat TelkomGroup dalam memberikan
solusi ICT kepada perbankan yang lebih terintegrasi dengan layanan ICT lain yang sudah dimiliki sebelumnya.

146 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
PERUBAHAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-

Dewan Komisaris
dan Direksi
UNDANGAN

Laporan
Praktik Good Corporate Governance (GCG) mendorong Telkom untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia. Untuk itu, Telkom melakukan pemantauan atas perubahan ketentuan perundang-undangan yang ada
sepanjang tahun 2018 serta melakukan analisis dampaknya. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pada tahun 2018 tidak ada
perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berdampak pada proses bisnis dan/atau strategi manajemen Telkom, 3
termasuk dalam hal pelaporan keuangan atau pelaporan non-finansial.

Tentang
Telkom
No Peraturan Perundang-undangan yang Dampaknya Terhadap
Berpengaruh Signifikan Laporan Keuangan
1 N/A N/A

4
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI

Pembahasan
Manajemen
Analisa dan
Laporan Keuangan Konsolidasian Telkom dan anak Perusahaan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di
Indonesia yang terdiri dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK),
Standar tersebut dikeluarkan dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Selain itu,
Telkom juga mengikuti Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No.VIII.G.7 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat KEP 347/BL/2012. 5
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK), tetapi belum berlaku
efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan diungkapkan di Catatan 2 Laporan Keuangan Konsolidasian.

Perusahaan
Tata Kelola
Telkom sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang tercatat di New York Stock Exchange, telah menerapkan standar
akuntansi International Financial Reporting Standard (IFRS) secara penuh sejak tahun 2011 untuk laporan keuangan yang
disampaikan ke Securities and Exchange Commission (SEC). Pada tahun 2018, Telkom mulai menerapkan IFRS 9 Financial Instrument
dan IFRS 15 Revenue from Contracts with Costumers secara penuh dan bersamaan melakukan persiapan untuk penerapan IFRS 16
Leases yang mulai efektif berlaku pada 1 Januari 2019. Ketiga standar tersebut, akan diadopsi menjadi standar akuntansi baru
(PSAK71 Instrumen Keuangan, PSAK72 Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan PSAK73 Sewa), yang telah diterbitkan oleh 6
DSAK dan akan efektif berlaku di Indonesia mulai 1 Januari 2020.

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Sejalan dengan perkembangan peraturan yang berlaku, Telkom telah menerapkan IFRS 9 dan IFRS 15 secara penuh untuk laporan
keuangan IFRS tahun 2018, dimana Telkom melakukan pengembangan dan penguatan sistem IT serta menyempurnakan proses
bisnis sesuai Sarbanes Oxley Act, dan secara bersamaan melakukan persiapan untuk penerapan IFRS 16 yang akan mulai berlaku
pada 1 Januari 2019.

Telkom juga telah melakuan perubahan proses di unit bisnis, persiapan data, hingga sistem dan kesiapan SDM untuk penerapan
standar akuntansi IFRS baru tesebut yang memerlukan proses yang kompleks dan waktu yang lama dalam penyusunan laporan
7
keuangan serta proses audit, terutama pada tahun pertama penerapannya tersebut. Berdasarkan observasi di perusahaan-
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

perusahaan global setidaknya butuh waktu 2-3 tahun untuk menyiapkan penerapan tiga standar akuntansi IFRS baru (IFRS 9, 15
dan 16) tersebut. Telkom telah berbenah dan sepenuhnya patuh untuk menyesuaikan laporan keuangannya agar sesuai standar
internasional tersebut secara sesuai tepat waktu.

8
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 147


05
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
150 Prinsip dan Landasan Tata Kelola
156 Struktur Tata Kelola Perusahaan
156 Penilaian Tata Kelola Perusahaan
157 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
169 Dewan Komisaris
176 Komite Audit
181 Komite Nominasi dan Remunerasi
185 Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko
189 Direksi
195 Sekretaris Perusahaan
198 Unit Audit Internal
201 Sistem Pengendalian Internal
203 Sistem Manajemen Risiko
209 Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
211 Pelaksanaan Kebijakan Kepemilikan Saham Direksi dan
Dewan Komisaris
211 Program Kepemilikan Saham Karyawan Telkom
212 Perkara Penting yang Dihadapi
212 Informasi tentang Sanksi Administratif
213 Akses Informasi dan Data Perusahaan kepada Publik
214 Kode Etik Perusahaan
215 Budaya Perusahaan

148 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018
149
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, 27 April 2018.
Analisis dan Laporan
Laporan Keuangan Program Kemitraan Tanggung Jawab Tata Kelola Tentang
1

Lampiran Pembahasan Dewan Komisaris Highlight Telkom


7
5

9
8
4
3
2

Konsolidasi dan Bina Lingkungan Sosial Perusahaan Perusahaan Telkom


Manajemen dan Direksi
PRINSIP DAN LANDASAN
TATA KELOLA
Telkom terus berupaya menerapkan prinsip-prinsip tata 3. Prinsip Responsibilitas
kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) Telkom memastikan kepatuhan terhadap ketentuan dan
di seluruh level organisasi. Tujuannya untuk menjaga peraturan perundang-undangan yang berlaku serta
akuntabilitas, meningkatkan kinerja, dan memenuhi harapan menerapkan prinsip-prinsip korporasi yang sehat. Hal
para pemangku kepentingan. tersebut mencakup antara lain undang-undang dan/atau
peraturan perpajakan, persaingan yang sehat, hubungan
Komitmen Telkom dalam penerapan GCG terlihat dari Surat industrial, kesehatan dan keselamatan kerja, standar
Keputusan Direksi tentang Pedoman GCG Group No.602/2011 penggajian dan peraturan terkait lainnya. Selain itu, Telkom
Keputusan Direksi tersebut memuat beberapa sistem memiliki fungsi VP Legal and Compliance yang bertugas
penerapan GCG yang menjamin dilaksanakannya GCG untuk untuk memastikan pemenuhan seluruh ketentuan
transaksi internal dan eksternal yang beretika dan sesuai peraturan dan perundangan.
praktik Tata Kelola Perusahaan yang baik dan benar. Sejalan
dengan hal itu, kebijakan dan infrastruktur sistem pendukung 4. Prinsip Independensi
GCG terus dievaluasi dan diperbaiki oleh Telkom guna Telkom bekerja secara profesional tanpa benturan
memperkuat kualitas penerapan praktik tata kelola. kepentingan dan bebas dari pengaruh tekanan pihak lain
yang tidak sesuai dengan regulasi serta bertentangan
IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP DASAR dengan prinsip korporasi yang sehat. Telkom secara
GCG tegas mencantumkan aturan-aturan/wewenang
pengambilan keputusan korporasi dalam board charter
Telkom telah menerapkan seluruh prinsip dasar GCG sejak maupun Anggaran Dasar Perusahaan. Selain itu, Telkom
pertama kali mencatatkan sahamnya di IDX lebih dari 23 tahun memiliki kebijakan tambahan dalam Pedoman Tata
lalu, Lima prinsip dasar GCG tersebut yaitu: Kelola Perusahaan, seperti kebijakan transaksi benturan
1. Prinsip Transparansi kepentingan, larangan donasi partai politik, dan larangan
Telkom secara rutin memublikasikan laporan keuangan hubungan afiliasi.
dan laporan tahunan serta informasi material lainnya
seperti proses pengambilan keputusan sebagai sarana 5. Prinsip Kesetaraan dan Kewajaran
bagi investor untuk mengakses informasi penting dengan Telkom menerapkan prinsip kesetaraan dan kewajaran
mudah. Akses informasi tersebut disediakan dalam bentuk dalam memenuhi hak-hak stakeholder yang timbul
website Perusahaan, media cetak dan press release, berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-
pertemuan tatap muka dengan para investor, public undangan yang berlaku. Penerapan prinsip ini dilakukan
expose, dan press gathering. dalam berbagai aspek operasional, antara lain menghormati
hak pemegang saham minoritas, melarang insider trading,
2. Prinsip Akuntabilitas menerapkan manajemen kinerja berdasarkan balanced
Telkom memastikan telah tersedianya piagam (charter), scorecard, melakukan lelang terbuka dalam pengadaan
panduan, atau manual yang memuat kejelasan fungsi, barang/jasa, dan mengimplementasikan e-procurement.
pelaksanaan, dan pertanggungjawaban pemegang
saham, Dewan Komisaris, Direksi, komite-komite, dan
Sekretaris Perusahaan. Dengan demikian, tercipta
mekanisme check and balances kewenangan dan peran
dalam pengelolaan Perusahaan. Selain itu ditetapkan
pula kriteria Key Performance Indicator (KPI) dan target
operasional dengan jelas.

150 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN GCG – OJK

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Telkom telah menerapkan 8 (delapan) prinsip pengelolaan Perusahaan sesuai Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai berikut:

Prinsip Rekomendasi Implementasi Status

Prinsip 1
3
Meningkatkan Nilai 1. Cara atau prosedur teknis Perseroan telah memiliki prosedur Comply
Penyelenggaraan Rapat pengumpulan suara (voting) teknis pengumpulan suara yang

Tentang
Telkom
Umum Pemegang Saham baik secara terbuka maupun terdapat dalam tata tertib Rapat Umum
(RUPS). tertutup yang mengedepankan Pemegang Saham.
independensi, dan kepentingan
pemegang saham.

2. Anggota Direksi dan Dewan Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris Comply
4
Komisaris Hadir dalam RUPS hadir dalam RUPS.

Pembahasan
Analisis dan

Manajemen
Tahunan.

3. Ringkasan risalah RUPS tersedia Telkom menyediakan Ringkasan Risalah Comply


dalam situs web paling sedikit 1 RUPS dalam website Perseroan dalam
tahun. bagian Investor Relation.

Prinsip 2 5
Meningkatkan Kualitas 1. Memiliki kebijakan komunikasi Telkom memiliki kebijakan komunikasi Comply
Komunikasi Perusahaan Perusahaan Terbuka dengan kepada Investor melalui Non Deal

Perusahaan
Tata Kelola
Terbuka dengan pemegang saham atau investor. Roadshow, One on One Meeting,
Pemegang Saham atau Earnings Call, Public Expose, Conference,
Investor. dan Investor Summit.

2. Mengungkapkan kebijakan Telkom telah menyediakan bahan dari Comply


komunikasi Perusahaan Terbuka setiap Earnings Call, Conference dan
dalam situs web. materi presentasi dengan investor di 6
website Perseroan untuk memberikan

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
kesetaraan pada Pemegang Saham atau
Investor atas pelaksanaan Komunikasi
dengan Perseroan.

Prinsip 3

Memperkuat 1. Penentuan Jumlah Telkom telah memenuhi ketentuan Comply


Keanggotaan dan anggota Dewan Komisaris yang berlaku bagi Perseroan sebagai 7
Komposisi Dewan mempertimbangkan Kondisi Perusahaan Terbuka sebagaimana dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

Komisaris. Perusahaan. ditentukan dalam Pasal 20 Peraturan


OJK No.33/POJK.04/2014 yaitu jumlah
anggota Dewan Komisaris lebih dari 2
(dua) orang.

2. Penentuan Komposisi Berdasarkan kebijakan Pemegang Comply


anggota Dewan Komisaris Saham, Dewan Komisaris telah dipilih 8
memperhatikan keberagaman dengan memperhatikan keberagaman
keahlian, pengetahuan, dan keahlian, pengetahuan, pengalaman
Lampiran

pengalaman yang dibutuhkan. serta kondisi, dan kompleksitas bisnis


Telkom.

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 151


Prinsip Rekomendasi Implementasi Status

Prinsip 4

Meningkatkan Kualitas 1. Dewan Komisaris mempunyai Pada dasarnya penilaian untuk menilai Explain
Pelaksanaan Tugas dan kebijakan penilaian sendiri untuk kinerja Dewan Komisaris Perseroan
Tanggung Jawab Dewan menilai kinerja Dewan Komisaris. dilakukan oleh Pemegang Saham Seri
Komisaris. A Dwiwarna melalui mekanisme Rapat
Umum Pemegang Saham.

2.
Kebijakan penilaian sendiri Telkom belum memiliki kebijakan Explain
diungkapkan dalam Laporan penilaian sendiri sehingga tidak terdapat
Tahunan. kebijakan penilaian sendiri yang
diungkapkan dalam Laporan Tahunan.

3. Dewan Komisaris mempunyai Berdasarkan Anggaran Dasar Telkom, Comply


kebijakan pengunduran jo. Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014
diri apabila terlibat dalam setiap Dewan Komisaris yang tidak
kejahatan keuangan. memenuhi syarat untuk menjadi
Anggota Dewan Komisaris yang
disebutkan dalam Anggaran Dasar dan
Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014
termasuk di dalamnya adalah terlibat
kejahatan keuangan maka jabatannya
sebagai Dewan Komisaris akan batal
demi hukum.

Dalam hal Anggota Dewan Komisaris


tersebut mengundurkan diri maka akan
diputuskan melalui mekanisme RUPS.

4. Dewan Komisaris atau KNR Komite Nominasi dan Remunerasi Comply


menyusun kebijakan suksesi dalam Charter Komite Nominasi dan
dalam Proses Nominasi Remunerasi menyebutkan salah satu
anggota Direksi. tugasnya adalah untuk memberikan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris
untuk disampaikan kepada Pemegang
Saham Seri A Dwiwarna mengenai salah
satunya adalah Perencanaan Suksesi
Anggota Direksi.

Selain itu sebagai BUMN kebijakan


suksesi Direksi mengacu pada
Peraturan Menteri BUMN No.PER-03/
MBU/02/2015 tentang persyaratan, tata
cara pengangkatan, dan pemberhentian
anggota Direksi BUMN.

152 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status

dan Direksi
Laporan
Prinsip 5

Memperkuat 1. Penentuan Jumlah anggota Penentuan jumlah Direksi Perseroan Comply


Keanggotaan dan Direksi mempertimbangkan mengacu pada ketentuan Perundang-
Komposisi Direksi. Kondisi Perusahaan serta undangan yang berlaku dimana
efektivitas dalam pengambilan berdasarkan Pasal 2 ayat (1) dan ayat 3
keputusan. (2) Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014
tentang Direksi dan Dewan Komisaris

Tentang
Telkom
Emiten atau Perusahaan Publik, paling
kurang terdiri dari 2 (dua) orang anggota
Direksi, yang 1 (satu) di antaranya
diangkat menjadi Direktur Utama.

2. Penentuan Komposisi anggota Berdasarkan kebijakan Pemegang Comply 4


Direksi memperhatikan Saham, Direksi Perseroan telah dipilih
keberagaman keahlian, dengan memperhatikan keberagaman

Pembahasan
Analisis dan

Manajemen
pengetahuan, dan pengalaman keahlian, pengetahuan, pengalaman
yang dibutuhkan. serta kondisi, dan kompleksitas bisnis
Perseroan.

3. Anggota Direksi yang Direksi yang membawahi bidang Comply


membawahi bidang akuntansi akuntansi atau keuangan dalam 5
atau keuangan memiliki Perseroan adalah Direktur Keuangan
keahlian dan/atau pengetahuan yang memiliki pengetahuan dan

Perusahaan
Tata Kelola
di bidang akuntansi. pengalaman yang cukup di bidang
akuntansi dan keuangan sebagaimana
dapat dilihat dalam riwayat jabatan
dan pendidikan Direksi pada bagian
Profil Direksi.

Prinsip 6
6
Meningkatkan 1. Direksi mempunyai kebijakan Direksi telah memiliki kebijakan Comply

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Pelaksanaan Tugas dan penilaian sendiri untuk menilai Penilaian Sendiri yang tercantum
Tanggung Jawab Direksi. kinerja Direksi. dalam bagian Penilaian Kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi.

2. Kebijakan penilaian sendiri Hasil Penilaian Sendiri Direksi Comply


diungkapkan dalam Laporan diungkapkan dalam Laporan Tahunan
Tahunan. Perseroan dalam bagian Tata Kelola 7
Perusahaan. dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

3. Direksi mempunyai kebijakan Berdasarkan Anggaran Dasar Telkom Comply


pengunduran diri apabila terlibat jo. Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014,
kejahatan keuangan. setiap Anggota Direksi yang tidak
memenuhi syarat untuk menjadi
Anggota Direksi yang disebutkan
dalam Anggaran Dasar dan Peraturan
OJK No.33/POJK.04/2014 termasuk
8
di dalamnya adalah tidak terlibat
kejahatan keuangan maka jabatannya
Lampiran

sebagai Direksi akan batal demi hukum.

Dalam hal Anggota Direksi tersebut


mengundurkan diri maka akan
diputuskan melalui mekanisme RUPS. 9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 153


Prinsip Rekomendasi Implementasi Status

Prinsip 7

Meningkatkan Aspek 1. Memiliki Kebijakan untuk Berdasarkan pada Peraturan Comply


Tata Kelola Perusahaan mencegah terjadinya Insider Direktur Human Capital Management
Melalui Partisipasi Trading. No.PR 209.05.r.00/PS800/
Pemangku Kepentingan. COP-A4000000/2017 tentang Etika
Kepatuhan Karyawan kebijakan untuk
mencegah terjadinya insider trading
terdapat dalam Pasal 7 mengenai
Pelanggaran Berat yang salah satunya
adalah penyalahgunaan wewenang
atau jabatan.

2. Memiliki Kebijakan Anti Korupsi Telkom selalu berkomitmen untuk Comply


dan Anti Fraud. mencegah terjadinya Korupsi di
lingkungan Perusahaan kami. Hal ini
diwujudkan melalui adanya pakta
integritas yang diisi oleh seluruh
karyawan Telkom dan adanya website
tersendiri sebagai portal integritas
seluruh karyawan Telkom yaitu
myintegrity.telkom.co.id.

3. Memiliki Kebijkan tentang Seleksi Telkom melakukan seleksi vendor Comply


dan Peningkatan Kemampuan dan pemasok berdasarkan kebijakan
Pemasok dan Vendor. procurement yang ada di internal
Telkom yang dikelola melalui
Departemen Share Service Operation
Procurement yang dilaksanakan
dengan berpedoman kepada Peraturan
Direktur Keuangan No.PR.301.08/r.01/
COP-A00110000/2016 tentang pedoman
pelaksanaan Pengadaan.

4. Memiliki Kebijakan pemenuhan Telkom memiliki kebijakan untuk Comply


hak-hak Kreditur. memenuhi hak-hak dari kreditur Telkom
melalui Corporate Finance Unit yang
mengatur dan mengelola pembayaran
hak-hak kreditur Telkom.

154 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2

Dewan Komisaris
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status

dan Direksi
Laporan
5. Memiliki Kebijakan sistem Melalui Keputusan Dewan Komisaris Comply
whistleblowing. No.08/KEP/DK/2016 tanggal
8 Juni 2016 tentang Kebijakan
Prosedur Penanganan Pengaduan
(Whistleblower) PT Telkom Indonesia,
3
Tbk dan entitas anak terkonsolidasi
yang kemudian diratifikasi dengan
Peraturan Direksi No.PD.618.00/r.00/

Tentang
Telkom
HK200/COP-C0000000/2016
tanggal 21 Desember 2016, Telkom
menjamin dan memastikan adanya
perlindungan kerahasian pelapor, baik
karyawan maupun pihak ketiga yang 4
menyampaikan keluhan atau laporan
dugaan tindak pelanggaran.

Pembahasan
Analisis dan

Manajemen
6. Memiliki Kebijakan pemberian Dalam menentukan insentif yang didapat Comply
insentif jangka panjang Direksi oleh Direksi, Telkom berpedoman kepada
dan Karyawan. Peraturan Menteri BUMN No.PER-04/
MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan
Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, 5
dan Dewan Pengawas Badan Usaha
Milik Negara beserta perubahannya,

Perusahaan
Tata Kelola
sedangkan untuk Karyawan mengenai
insentif ini terdapat dalam Perjanjian
Kerja Bersama Bab VI mengenai
Kompensasi dan benefit. Selain itu
Telkom juga memberikan insentif jangka
panjang berupa Employee Stock Option
Plan (ESOP) yang terakhir dilakukan
6
pada tahun 2013.

Sosial Perusahaan
Tanggung Jawab
Prinsip 8

Meningkatkan 1. Memanfaatkan penggunaan Telkom juga aktif dalam berbagai sosial Comply
Keterbukaan Informasi. teknologi informasi secara lebih media sebagai media keterbukaan
luas selain situs web sebagai informasi dan promosi produk. Selain
media keterbukaan informasi. itu kita juga menggunakan sistem
mailing list sebagai media keterbukaan
7
informasi dan komunikasi kepada
dan Bina Lingkungan
Program Kemitraan

investor.

2. Laporan Tahunan Perusahaan Telkom mengungkapkan siapa pemilik Comply


Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan
manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan dengan
saham Perusahaan, paling kepemilikan 5% atau lebih dalam
sedikit 5% selain Pemegang Laporan tahunan Telkom di bagian
8
Saham Utama dan Pengendali. Komposisi Kepemilikan Saham.
Lampiran

9
Laporan Keuangan
Konsolidasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018 155


STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN
Struktur tata kelola Telkom terdiri dari Organ Utama dan Organ Pendukung yang mengacu pada Undang-undang Republik Indonesia
No.40/2007 tentang Perseroan Terbatas serta ketentuan yang berlaku di lingkungan pasar modal. Organ Utama Perusahaan terdiri
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Organ Pendukung Perusahaan antara lain terdiri dari
Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko, Sekretaris Perusahaan
dan Internal Auditor.

Organ Utama

RAPAT UMUM PEMEGANG


DIREKSI DEWAN KOMISARIS
SAHAM (RUPS)

Organ Pendukung
Sekretaris Perusahaan Komite Audit

Internal Auditor Komite Nominasi & Remunerasi

Komite Evaluasi & Monitoring


Perencanaan dan Risiko

PENILAIAN TATA KELOLA PERUSAHAAN


Penilaian atas pengungkapan praktik tata kelola Telkom dilakukan melalui metodologi Corporate Governance Scorecard, dengan
mereview informasi yang tersedia di publik dan dapat diakses oleh masyarakat umum, serta mencakup informasi yang dimuat
dalam laporan tahunan, website, pengumuman, dan edaran yang dibuat oleh Telkom. lnformasi yang digunakan dalam penilaian
adalah informasi yang disajikan dalam Bahasa lnggris.

Pada tahun 2018, terdapat penilaian yang dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) terhadap 200
emiten dengan market kapitalisasi terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dimana emiten-emiten dibagi menjadi 2
kelompok, yaitu 100 emiten dengan market kapitalisasi terbesar (Big Capitalization) dan 100 emiten dengan market kapitalisasi
menengah (Mid Capitalization), yang didukung oleh 10 asesor dan 4 reviewer. Instrumen yang dipergunakan untuk menilai 200
emiten tersebut adalah Corporate Governance Scorecard dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)
Principle yang meliputi:
1. Hak-hak Pemegang Saham;
2. Perlakuan yang setara terhadap Pemegang Saham;
3. Peran pemangku kepentingan;
4. Pengungkapan dan transparansi; dan
5. Tanggung jawab Dewan.

IICD telah melakukan penilaian Corporate Governance terhadap ratusan emiten sejak tahun 2005, dengan metode Corporate
Governance Scorecard OECD, yang merupakan prinsip Corporate Governance berstandar internasional, yang sudah diimplementasi
di negara-negara ASEAN termasuk Indonesia. Ke depannya, IICD akan mempertimbangkan memasukan komponen anti korupsi dan
kinerja keuangan sebagai faktor penentu dalam penilaian kinerja Corporate Governance emiten.

Atas penilaian ini, bersama 2 emiten lain, Telkom meraih “The Best State Owned Enterprise” untuk kategori Big Capitalization.
Telkom dianggap sebagai BUMN yang dinilai telah melakukan penerapan Good Corporate Governance dengan baik, transparan, dan
bisa menjelaskan serta memberikan pertanggungjawaban kepada publik terkait keputusan-keputusan publik.

156 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | Laporan Tahunan 2018


1

Highlight Telkom
2
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)

Dewan Komisaris
dan Direksi
Laporan
Telkom melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai salah satu organ tata kelola tertinggi yang memfasillitasi
para pemegang saham untuk membuat keputusan-keputusan penting dan strategis. Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
Telkom dan peraturan perundang-undangan, RUPS Tahunan (RUPST) diselenggarakan satu kali setiap tahun dengan agenda
pembahasan rutin sebagai berikut:
1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.
2. Pengesahan atas Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, serta 3
Pembebasan Tanggung Jawab Anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
3. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan, termasuk pembagian dividen pada tahun buku.

Tentang