Anda di halaman 1dari 3

PEMBERIAN OBAT INTRADERMAL

No Dokumen No Revisi Halaman


RSU. INDO SEHAT
KARANGANYAR FAR-001 00 1/1

STANDAR Tanggal Terbit Ditetapkan :


PROSEDUR Direktur RSU. Indo Sehat
OPERASIONAL Karanganyar

dr. Hj. MINTARSIH, M.M


Pengertian Injeksi intradermal adalah pemberian obat dengan cara memasukan obat ke
dalam jaringan dermis di bawah epidermis kulit dengan menggunakan
spuit.
Tujuan 1. Masukan sejumlah obat yang disimpan di bawah kulit untuk diabsorbsi.
2. Metode untuk tes diagnose terhadap alergi atau adanya penyakit-penyakit
tertentu.
Kebijakan
Prosedur a. Tempat Injeksi
 Lengan bawah bagian dalam.
 dada bagian atas
 Punggung di bawah scapula
b. Persiapan Alat
 Buku catatan pemberi obat atau kartu obat
 Kapas alcohol
 sarung tangan sekali pakai bersih
 Obat yang sesuai spuit 1 ml dengan ukuran ,25,26 atau 27 panjang
jarum 1/4-5/8 inci
 Bak instrument dan baki obat
c. prosedur
1. Cuci tangan
2. Siapkan obat
3. Identifikasi pasien
4. Beritahu pasien dan jelaskan prosedur yang akan diberikan
5. posisikan pasien pada posisi yang benar
6. Pilih area penusukan yang bebas dari tanda kekakuan, peradangan,
atau rasa gatal.
7. Memakai sarung tangan.
8. Bersihkan area penusukan dengan menggunakan kapas alcohol
dengan gerakan sirkular dari arah dalam ke luar dengan diameter
sekitar 5cm. tunggu sampai kering.
9. Pegang kapas alcohol dengan jari-jari tengah pada tangan
nondominal.
10. Buka tutup jarum.
11. Tempatkan ibu jari tangan nondominan sekitar 2,5cm dibawah area
penusukan kemudian tarik kulit
12. dengan ujung jarum mengahadap ke atas dan menggunakan tangan
dominan, masukan jarum tepat dibawah kulit dengan sudut 150.
13. Masukkan obat perlahan-lahan, perhatikan adanya jendalan
14. Cabut jarum dengan sudut yang sama ketika jarum dimasukkan.
15. usap pelan-pelan area penyuntikan dengan kapas alcohol. jangan
melakukan masase pada area penusukan
16. Buat lingkaran dengan diameter 2,5cm di sekitar jendalan dengan
menggunakan polpen,.intruksikan pasien untuk tidak menggosok
area tersebut.
17. Observasi kulit untuk nmengetahui adanya kemerahan atau
bengkak.untuk tes alergi,, observasi adanya reaksi sistemik, sulit
bernafas, berkeringat, dingin,pingsan, mual muntah.
18. kembalikan posisi pasien.
19. buka sarung tangan
20. cuci tangan.
21. dokumentasikan tindakkan yang telah dilakukan
22. kaji kembali pasien dan tempat injeksi setelah 5 menit, 15 menit dan
selanjutnya secara periodik
UNIT TERKAIT Instalasi Rawat Inap
Instalasi Bedah (OK)
Instalasi Gawat Darurat