Anda di halaman 1dari 10

PERTANYAAN DISKUSI

BAB 17 & BAB 18

Disususun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Akuntansi

Dosen Pengampu : Dr. HAgus Ismaya H, S.E., S.H., M.Si.

Disusun Oleh :

Aulia Rahma (5552180092)


Dini Halida (5552180112)
Primandistya Dwianto W (5552180107)
Muhammad Fajar Ramadhan (5552180134)

3. C AKUNTANSI

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2019
DESAIN DATABASE MENGGUNAKAN MODEL DATA REA

Pertanyaan Diskusi

17.1 Mengapa tidak perlu untuk memodelkan aktivitas seperti memasukkan informasi
mengenai pelanggan atau pemasok, mengirimkan faktur ke pelanggan, dan mencatat
faktur yang diterima dari pemasok sebagai peristiwa dalam sebuah diagram REA?

Model data REA digunakan untuk mengembangkan database yang dapat memenuhi
kebutuhan analisis manajemen maupun pemrosesan transaksi. Hanya peristiwa yang (1)
secara langsung mengubah kuantitas sumber daya, (2) mewakili komitmen atas peristiwa
pertukaran masa depan, atau (3) yang menyediakan informasi baru mengenai kegiatan yang
manajemen ingin rencanakan, evaluasi, dan kendalikan, perlu dimasukkan dalam database
tersebut. Sedangkan dalam kegiatan yang dicatat diatas tidak ada yang memenuhi
persyaratan tersebut.

Kegiatan pemrosesan data, seperti menyiapkan laporan atau menyalin data dari formulir,
tidak secara eksplisit dimodelkan karena keduanya tidak mengubah informasi mengenai
setiap sumber daya dan bukan pula kegiatan mendasar dimana manajemen ingin
melakukan pengendalian. (pertimbangan : seberapa sering manajer memperhatikan
mengenai berapa banyak laporan tercetak yang diberikan karyawan dalam satu hari?).
memang, semua informasi yang dicakup dalam faktur vendor sudah ada dalam database
pembelian perusahaan sebelum faktur vendor tiba: kuantitas yang dipesan diketahui ketika
pesanan ditempatkan, seperti harga tercatat dan syarat pembayaran, serta kuantitas yang
diterima dalam kondisi baik diketahui saat laporan penerimaan disimpan.

Oleh karena itu, tidak diperlukan model kegiatan secara eksplisit seperti pengiriman atau
pencatatan faktur sebagai peristiwa dalam model data REA. Dalam kenyataannya, banyak
kegiatan pemrosesan data administatif bahkan tidak membutuhkan langkah-langkah dalam
rantai nilai. Sebagai contoh, dengan adanya SIA yang canggih, khususnya system ERP,
banyak perusahaan yang meminta pemasok mereka untuk tidak mengirimkan berbagai
faktur kepada mereka.

17.2 Rancangan REA dasar menyertakan tautan antara dua peristiwa dan tautan antara
peristiwa dan sumber daya dan antara peristiwa dan agen. Mengapa Anda pikir
rancangan REA dasar tidak menyertakan tautan langsung antara (a) dua sumber
daya, (b) dua agen, atau (c) antara sumber daya dan agen ?

a. Rancangan REA dasar dikembangkan untuk membantu memodelkan transaksi ekonomi


organisasi dan, oleh karena itu, memusatkan pada peristiwa, sumber daya yang mereka
pengaruhi, dan agen yang berpartisipasi di dalamnya. Dua peristiwa dapat dihubungkan
untuk mencerminkan dualitas ekonomi (hubungan memberi-untuk-mendapatkan) atau
urutan sebab akibat (pesanan mendahului penjualan).

Sebagian besar sumber daya independen satu sama lain sehingga tidak perlu dihubungkan
secara langsung. Sebagai contoh, persediaan dan uang tunai tidak secara langsung

2
mempengaruhi satu sama lain, tetapi hanya melakukannya melalui acara-acara seperti
penjualan persediaan dan penerimaan uang tunai berikutnya. Namun demikian, dalam bab
19 kita akan melihat bahwa kadang-kadang dua sumber daya dapat dihubungkan secara
langsung satu sama lain untuk mewakili informasi tentang lokasi, seperti di mana
persediaan gudang disimpan.

b. Demikian pula, rancangan REA dasar tidak secara langsung menautkan agen satu sama
lain karena mereka sering tidak mempengaruhi satu sama lain. Namun, seperti halnya
sumber daya, kita akan melihat di Bab 19 bahwa kadang-kadang diinginkan untuk secara
langsung memodelkan hubungan antar agen. Salah satu alasannya adalah untuk mewakili
hubungan pengawasan; yang lain adalah untuk mencerminkan penugasan karyawan untuk
melayani subset tertentu dari pelanggan atau pemasok.

c. Akhirnya, rancangan REA dasar tidak termasuk hubungan langsung antara agen dan
sumber daya karena dalam banyak situasi tidak ada alasan untuk melacak hubungan
tersebut. Akan tetapi, sebagaimana ditunjukkan oleh bab 19, jika manajemen ingin
menetapkan dan melacak penjagaan atas sumber daya tertentu, dimungkinkan untuk
meningkatkan rancangan REA dasar untuk memasukkan hubungan langsung antara
sumber daya dan agen.

17.3 Mengapa Gambar 15-6 tidak mencakup kegiatan “memasukkan informasi mengenai
pelanggan”?

Karena memasukkan informasi pelanggan tidak mengubah informasi mengenai setiap


sumber daya dan bukan pula kegiatan mendasar dimana manajemen harus melakukan
pengendalian. Informasi pelanggan disimpan dalam barisan tabel data pelanggan dan
pemasok disimpan dalam barisan tabel pemasok. Sebagian besar dari hal ini dimasukkan
ketika awal pembuatan database serta tabel pemasok dan pelanggan dibuat dan diisi.
Selanjutnya, baris baru akan dimasukkan dalam tabel ini sebagai produk sampingan
peristiwa lainnya yang manajemen ingin rencanakan, evaluasi dan kendalikan – seperti
panggilan penjualan, penerimaan pesanan dari pelanggan baru, atau penempatan pesanan
awal dengan pemasok baru. Sehingga tidak diperlukan model kegiatan secara eksplisit
mengenai memasukkan informasi mengenai pelanggan.

17.4 Bagaimana diagram REA dapat membantu seorang auditor memahami proses bisnis
seorang klien?

Diagram REA menunjukkan sebuah model database perusahaan. Model tersebut mewakili
seluruh tabel yang ada dalam database sebaik seluruh hubungan yang ada antara tabel
dengan database. Tabel dan hubungan ini mencerminkan proses bisnis dan kegiatan bisnis
suatu perusahaan. Sehingga, seorang auditor dapat menggunakan diagram REA untuk
memahami kegiatan mana yang mempengaruhi sumber daya organisasi dan agen mana
yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Informasi mengenai kardinalitas (hubungan
antar entitas) dalam diagram REA menyediakan informasi yang berguna mengenai praktek
bisnis suatu organisasi, seperti apakah kardinalitas tersebut mengijinkan pelanggan untuk
melakukan pembayaran angsuran.

3
Sehingga, seorang auditor dapat menggunakan diagram REA untuk merencanakan audit.
Sebagai contoh, pemeriksaan diagram REA akan mengungkapkan apakah organisasi
memberikan kredit pada pelanggannya, yang mana kemudian akan memerlukan audit
piutang, atau hanya melakukan penjualan tunai.

Sebagai tambahan, seorang auditor dapat menggunakan diagram REA untuk memeriksa
proses bisnis kliennya agar sesuai dengan berbagai pengendalian yang telah dibuat
kliennya tersebut. Sebagai contoh, auditor dapat merancang permintaan yang
menghubungkan berbagai karyawan dengan kegiatan yang berbeda dengan tujuan untuk
mengevaluasi apakah terdapat pemisahan tugas yang memadai.

17.5 Bagian manakah dari Figur 17-6 yang secara akurat menggambarkan siklus
pendapatan hampir setiap organisasi? Bagian manakah yang akan berubah?

Hubungan 1:N antara peristiwa dan pelanggan yang digambarkan dalam Gambar 15-6 akan
berlaku pada setiap organisasi, karena hubungan ini selalu diperlukan untuk
mengasosiasikan pesanan, penjualan dan penerimaan kas dengan pelanggan tertentu.
Hubungan 1:N antara peristiwa tersebut dengan karyawan kemungkinan berlaku pada
kebanyakan organisasi, tapi harus ada situasi dimana hubungannya akan menjadi M:N.
sebagai contoh, sebuah perusahaan real estate mungkin ingin membagi komisi penjualan
antara agen listing dengan agen pembelian.

Hubungan M:N antara persediaan dan pengambilan pesanan pelanggan serta peristiwa
penjualan umumnya terjadi dalam organisasi retail yang berurusan dalam barang-barang
produksi masal. Walau bagaimanapun hubungan tersebut akan menjadi 1:N, untuk bisnis-
bisnis seperti galeri seni yang menjual produk unik.

Hubungan 1:N antara kas dan peristiwa penerimaan kas berlaku secara universal,
mencerminkan pengendalian internal terhadap kas. walau bagaimanapun, kardinalitas
hubungan antara peristiwa-peristiwa akan berbeda dalam setiap organisasi tergantung pada
kebijakan bisnis mereka. Sebagai contoh, jika sebuah organisasi tidak memperbolehkan
pembayaran berangsur, maka kardinalitas maksimum dari kegiatan penjualan dengan
kegiatan penerimaan kas hanya ada satu, tidak banyak.

17.6 Apakah hubungan antara hal-hal yang akan direpresentasikan sebagai sumber daya
dalam sebuah diagram REA dan kategori aset yang berbeda yang ditemukan pada
neraca sebuah organisasi? (petunjuk: apakah ada aset yang tidak akan dimodelkan
sebagai sember daya? Apakah ada sumber daya dalam diagram REA yang tidak
dicantumkan sebagai aset pada neraca?)

Terdapat kategori aset dalam neraca sebuah perusahaan yang tidak akan ditampilkan
sebagai sumber daya dalam diagram REA. Yang paling dapat diperhatikan adalah piutang.
Piutang hanya merupakan selisih antara jumlah yang telah dijual perusahaan pada
pelanggan dan jumlah yang telah dibayarkan pelanggan untuk penjualan tersebut,
sehingga, oleh karena itu, tidak membutuhkan model secara eksplisit sebagai sumber daya.

4
Selain itu, juga terdapat sumber daya dalam model REA yang tidak ditampilkan dalam
neraca organisasi sebagai aset. Satu contoh yang penting adalah keahlian karyawan.
Keahlian yang dimiliki oleh karyawan secara pasti merupakan sumber daya ekonomi
seuatu organisasi. Keahlian ini akan dicatat dalam database untuk memfasilitasi
manajemen secara efektif, merencanakan kebutuhan pelatihan dan mempekerjakan di masa
depan, dll. Berdasarkan GAAP, keahlian karyawan tidak dicatat sebagai aset dalam laporan
keuangan. Ini tidak berarti keahlian karyawan tidak memiliki nilai ekonomi; malah, pasar
saham tampaknya menempatkan pertimbangan yang cukup besar dalam hal tak berwujud
seperti pengetahuan karyawan ketika menentukan nilai pasar suatu perusahaan.

17.7 Apakah lima tahap proses Desain Database?Dalam tahap manakah harusnya para
akuntan berpartisipasi? Mengapa?

Lima tahap dasar dalam desain Database,Tahap pertama (analysis system) terdiri atas
perencanaan awal untuk menentukan kebutuhan dan kemungkinan mengembangkan
sebuah sistem baru. Tahap ini menyertakan pertimabnagan awal mengenai kelayakan
teknologi dan ekonomi atas usulan tersebut. Ia juga melibatkan identifikasi kebutuhan
informasi pengguna, menjelaskan cakupan system baru yang diajukan, dan menggunakan
informasi mengenai jumlah pengguna dan volume transaksi yang diharapkan untuk
membuat keputusan awal mengenai keprluan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap
kedua (desain konseptual) menyertakan pembangunan skema skema yang berbeda bagi
sistem baru pada tingkat konseptual,eksternal,dan internal. Tahap ketiga (desain fisik)
terdiri atas menerjemahkan skema tingkat internal ke dalam struktur database
sesungguhnya yang akan diimplementasikan dalam system baru tersebut. Ini juga tahap
ketika aplikasi aplikasi baru dikembangkan. Tahap keempat (implementasi dan konversi)
menyertakan seluruh aktivis terkait denagn transfer data dari sistem yang ada ke sistem
yang baru,menguji sistem baru, dan melatih para pegawai bagaimana menggunakannya.
Tahap terakhir adalah menggunakan dan memelihara sistem baru tersebut.

Tahap pertama adalah tahap yang seharusnya seorang akuntan dapat berpasrtisipasi,karena
seorang akuntan dituntut membuat sebuah transaksi dalam bentuk laporan yang digunakan
untuk pengambilan keputusan bagi suatu perusahaan.

5
17.8 Apakah perbedaan antara sebuah diagram Hubungan-Entitas (Entity-Realitionship
atau E-R)dan sebuah diagram REA?

Diagram entitas-hubungan (E-R) adalah representasi grafis dari database yang


menggambarkan entitas yang menarik dan hubungan penting antara entitas tersebut.
Entitas diwakili sebagai persegi panjang; hubungan direpresentasikan sebagai garis yang
menghubungkan entitas.

Diagram REA adalah diagram ER yang dirancang dengan menggunakan model data REA
untuk mengidentifikasi tiga jenis dasar entitas yang relevan dengan sistem pemrosesan
transaksi: sumber daya yang dikendalikan oleh organisasi, peristiwa (kegiatan bisnis) yang
manajer ingin rencanakan, kontrol, dan mengevaluasi, dan agen yang berpartisipasi dalam
acara tersebut.

6
MENGIMPLEMENTASIKAN MODEL REA DALAM DATABASE
RELASIONAL
Pertanyaan diskusi

18.1 Bagaimana proses pembuatan jurnal pengeluaran kas dari model data REA yang
disajikan pada figure 18-4 dan Tabel 18-1 berbeda dengan proses pembuat jurnal
penjualan?

Langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membuat jurnal pengeluaran kas lebih sederhana
dibandingkan proses yang digunakan untuk membuat jurnal penjualan. Biasanya, jurnal
pengeluaran kas berisi daftar seluruh pembayaran yang dilakukan organisasi kepada
beragam pemasok (pengeluaran gaji biasanya dicatat secara terpisah dari pembayaran
kepada pemasok).

Informasi yang biasanya dicatat dalam jurnal pengeluaran kas mencakup tanggal, metode
pembayaran, identifier pembayaran (sebagai contoh, nomor cek atau nomor transaksi
EFT), pembayar, jumlah, dan penjelasan mengenai tujuan pengeluaran kas. Catatan, semua
informasi ini dapat ditemukan dalam table kegiatan pengeluaran kas.

Oleh karena itu, informasi yang diperlukan untuk membuat jurnal pengeluaran kas dapat
ditemukan hanya dalam satu tabel. Pertanyaan dalam tabel akan terbatas pada baris itu saja,
dimana nomor pemasok, foreign key, memiliki nilai (nilai gugur untuk nomor pemasok
akan terjadi, jika pengeluaran kas diperuntukkan gaji).

18.2 Mengapa diperlukan waktu untuk mengembangkan diagram REA terpisah untuk
setiap siklus bisnis jika tujuan utamanya adalah untuk mengombinasikannya
kedalam satu model data keseluruhan perusahaan yang terintegrasi ? Mengapa tidak
berfokus saja pada modal terintegrasi dari awal?

Memodelkan masing-masing siklus bisnis secara terpisah membuatnya lebih mudah untuk
diidentifikasi. Mulai dari sumber daya, kegiatan dan agen terkait yang relevan dalam siklus
tersebut. Ketika sumber daya, kegiatan dan agen telah diidentifikasi, hubungan diantara
entitas-entitas ini dapat disiapkan.

Selain itu, akan lebih mudah dalam menentukan kardinalitas hubungan dalam diagram
REA bagi siklus bisnis tunggal karena hubungan secara langsung menggambarkan
kebijakan bisnis organisasi.

Pembuat model data juga dapat menunjukkan siklus diagram REA tunggal kepada
karyawan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk memastikan bahwa semua hal
yang penting telah termasuk dalam model dan kebijakan bisnis yang digambarkan sudah
tepat. Bekerja dengan siklus diagram REA tunggal membuat proses peninjauan kembali
ini menjadi lebih mudah dengan tidak mengikutsertakan informasi yang tidak relevan bagi
karyawan tertentu.

7
Ketika setiap siklus diagram REA sudah tepat, pembuat model data dapat
menggabungkannya dengan menggunakan aturan-aturan yang ada dalam Bab sebelumnya.
Proses penggabungan ini dapat diselesaikan tanpa campur tangan karyawan. Namun,
pembuatan diagram terintegrasi ini tetap perlu didiskusikan dengan manajemen untuk
memverifikasi keakuratan dan kelengkapannya.

18.3 Membuat table-tabel terpisah untuk setiap hubungan (1:1, 1:N, and M:N) tidak
melanggar aturan pembuatan database terstruktur dengan baik. Apakah yang
kemudian anda pikirkan tentang , pemodel data REA yang merekomendasikan
pembuatan tabel terpisah hanya bagi hubungan 1:N dan menggunakan kunci asing
untuk mengimplementasikan hubungan 1:1 dan 1:N?

Untuk mengurangi jumlah tabel. Karena akan lebih efisien, jika menggunakan foreign keys
dalam hubungan dibandingkan membuat tabel terpisah.

Hal ini juga menyederhanakan pertanyaan karena beberapa tabel dibutuhkan untuk
mendapatkan informasi. Pertimbangkan tugas untuk menghasilkan daftar pembayaran
yang diterima dari pelanggan tertentu. Jika hubungan 1:N antara pelanggan dengan
kegiatan penerimaan kas diterpakan dengan menggunakan foreign keys, semua informasi
yang dibutuhkan dapat ditemukan dalam tabel penerimaan kas dan pelanggan. Tabel
penerimaan kas akan mengidentifikasi tanggal dan jumlah pembayaran yang diterima dari
masing-masing pelanggan; tabel pelanggan dapat menjadi referensi untuk membatasi
pertanyaan untuk mendapatkan baris tersebut dimana nilai foreign keys untuk nomor
pelanggan di tabel penerimaan kas dicocokkan dengan nilai kunci utama pelanggan dengan
nama yang spesifik di tabel pelanggan. Namun, jika hubungan 1:N diterapkan sebagai tabel
terpisah, makan pertanyaan juga akan dan harus mengakses tabel hubungan 1:N.

18.4 Asumsi bahwa ada hubungan 1:1 antara peristiwa menerima persediaan dan
mengeluarkan kas. Bagaimana cara hubungan antara kedua peristiwa yang
diimplementasikan (dengan kata lain, pada tabel mana kunci asing ditempatkan)
memmengaruhi proses yang digunakan untuk mencatat pembayaran ke para
pemasok?

Jika kunci utama tabel penerimaan persediaan merupakan bagian dari foreign key dalam
tabel pengeluaran kas, maka pencatatan pembayaran kepada pemasok akan menyebabkan
penambahan baris dalam tabel pengeluaran kas.

Namun, jika kunci utama tabel pengeluaran kas merupakan bagian dari foreign key dalam
tabel penerimaan persediaan, maka pencatatan pembayaran kepada pemasok akan
menyebabkan tidak hanya pembuatan baris baru di tabel pengeluaran kas, tapi juga
memperbarui nilai kolom nomor cek (foreign key) di baris yang tepat pada tabel
penerimaan persediaan.

8
18.5 Merujuk ke figure 18-4 dan Tabel 18-1. Bagaimana anda menentukan jumlah kas
yang Fred’s Train Shop miliki pada segala titik waktu?

Untuk menghitung jumlah kas yang Fred’s Train Shop miliki pada satu waktu tertentu,
diperlukan tiga tabel pertanyaan : kas, pengeluaran kas dan penerimaan kas. Tabel kas akan
menunjukkan jjumlah kas yang ada di tangan pada awal tahun buku. Tabel pengeluaran
kas akan menunjukkan rujukan untuk setiap jumlah pengeluaran kas yang terjadi selama
tahun buku; menjumlahkan kolom ini akan menghasilkan total arus kas keluar. Begitu pula
dengan tabel penerimaan kas yang menunjukkan rujukan untuk setiap jumlah kas yang
diterima selama tahun buku; menjumlahkan kolom ini akan menghasilkan total arus kas
masuk. Oleh karena itu, kas yang ada di tangan pada satu waktu tertentu sama dengan kas
awal yang ada di tangan ditambah total semua penerimaan kas dikurangi total semua
pengeluaran kas.

18.6 Mengapa figur 18-4 menunjukan hanya satu entitas mengeluarkan kas jika Fred’s
Train Shop menggunakan sebuah akun pengecekan pengoperasiaan umum untuk
pembelian persediaan, bahan habis pakai, dan biaya operasi seperti sewa, tetapi juga
menggunakan sebuah akun pengecekan terpisah untuk penggajian ?

Model REA tidak mewakili akun fisik aktual tetapi jenis akun. Dengan demikian,
meskipun Fred's Train Shop menggunakan dua rekening giro, REA menampilkan entitas
tunggal untuk mendapatkan uang tunai. Entitas ini berisi informasi tentang semua akun cek
individual Fred. Setiap baris di meja kas untuk Fred's Train Shop akan memberikan
informasi tentang rekening giro tertentu. Setiap akun akan memiliki kunci utama sendiri.
Kemudian, ketika ada pencairan uang tunai, itu akan dikaitkan dengan catatan atau baris
tertentu dalam tabel kas yang mewakili mana dari dua rekening giro untuk Fred's Train
Shop yang digunakan untuk melakukan pencairan tertentu. Tautan ini akan melibatkan
penggunaan kunci utama dari rekening giro yang sesuai sebagai kunci asing di baris itu
dalam tabel acara Disburse Cash

18.7 Periksalah figure 18-4 dan table 18-1. Mengapa table persediaan, pelanggan, dan
pemasok semuanya memiliki sebuah atribut yang mengandung data mengenai saldo
pada awal peiode fiscal terkini ?

Alasan bahwa ketiga entitas mengandung atribut yang menyimpan saldo awal adalah
bahwa tabel peristiwa terkait biasanya mengandung informasi hanya untuk tahun berjalan.
Dengan demikian, atribut saldo awal mewakili informasi tentang peristiwa tahun
sebelumnya. Informasi tentang saldo awal ini diperlukan untuk menghitung saldo saat ini
pada setiap titik waktu. Misalnya, tabel Persediaan akan menunjukkan jumlah yang tersedia
untuk setiap item persediaan pada awal tahun fiskal saat ini. Tabel M: N menautkan tabel
Receive Inventory dan Inventory termasuk atribut untuk jumlah yang diterima dari item
persediaan tertentu. Tabel M: N yang menghubungkan tabel persediaandan Penjualan
mencakup atribut untuk kuantitas yang terjual dari suatu barang tertentu. Dengan demikian,
jumlah yang ada pada titik waktu tertentu sama dengan jumlah awal yang ada ditambah
jumlah semua kwitansi dari item persediaan tersebut dikurangi jumlah dari seluruh

9
penjualan item tersebut. Tabel Pelanggan dan Pemasok berisi informasi tentang saldo awal
Piutang Usaha dan Piutang Usaha masing-masing untuk pelanggan dan pemasok tertentu.
Saldo saat ini kemudian dapat dihitung dengan menambahkan jumlah semua penjualan ke
pelanggan (pembelian dari pemasok) dan mengurangi jumlah semua pembayaran dari
pelanggan (pembayaran ke pemasok) selama tahun fiskal berjalan.

10