Anda di halaman 1dari 5

S7-23 ELIMINASI PENJUALAN UPSTREAM

PT Udara bersih memiliki 80% Saham PT Penyaring Udara yang diakuisisi pada nilai
bukunya pada tanggal 30 Agustus 20X6. Ikhtisar data neraca saldo untuk kedua
perusahaan per 31 Desember 20X8 adalah sebagai berikut:

PT Udara Bersih PT Penyaring Udara


Pos
Debit Kredit Debit Kredit
Kas dan Piutang Usaha Rp. Rp.
145.000.000 90.000.000
Persediaan 220.000.000 110.000.000
Bangunan dan Peralatan 270.000.000 180.000.000
(bersih)
Investasi pada Saham PT 280.000.000
Penyaring Udara
Beban Pokok Penjualan 175.000.000 140.000.000
Liabilitas Lancar 30.000.000 20.000.000
Beban Penyusutan Rp. Rp.
150.000.000 30.000.000
Saham Biasa 200.000.000 90.000.000
Saldo Laba 488.000.000 220.000.000
Penjualan 250.000.000 200.000.000
Pendapatan dari Anak 32.000.000
Perusahaan
Total Rp. Rp. Rp. Rp.
1.120.000.000 1.120.000.000 540.000.000 540.000.000

Pada tanggal 1 Januari 20X8, persediaan yang dimiliki PT Udara Bersih terdiri atas filter
yang dibelinya dari PT Penyaring Udara seharga Rp60.000.000, di mana PT Penyaring
Udara mengeluarkan biaya sebesar Rp100.000.000 untuk memproduksi tambahan filter
yang dijualnya ke PT Udara Bersih seharga Rp150.000.000. Pada tanggal 31 Desember
20X8, PT Udara Bersih telah menjual semua filter pada persediaan tanggal 1 Januari
20X8, tetapi masih memiliki persediaan senilai Rp45.000.000 yang dibeli dari PT
Penyaring Udara di tahun 20X8.

Diminta

a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan untuk menyelesaikan kertas kerja
konsolidasi tahun 20X8
b. Hitung laba bersih konsolidasi tahun 20X8
c. Hitung saldo yang dialokasikan ke kepentingan nonpengendalian dalam laporan
posisi keuangan konsolidasi per 31 Desember 20X8
S7-24 Berbagai Transfer Persediaan

PT Arwana membeli 70% kepemilikan di PT Beta dan 90% kepemilikan di PT Cerdas di


tahun 20X8. Sering terjadi transfer persediaan di antara ketiga perusahaan tersebut.
Akivitas yang relevan di tahun 20X8 adalah sebagai berikut:

Tahun Produsen Biaya Pembeli Harga Belum Tahun


Produksi Transfer Terjual pada Terjual
Akhir Periode
20X7 PT Beta Rp24.000.000 PT Rp30.000.000 Rp10.000.000 20X8
Arwana
20X7 PT 60.000.000 PT Beta 72.000.000 18.000.000 20X8
Cerdas
20X8 PT 15.000.000 PT Beta 35.000.000 7.000.000 20X9
Arwana
20X8 PT Beta 63.000.000 PT 72.000.000 12.000.000 20X9
Cerdas
20X8 PT 27.000.000 PT 45.000.000 15.000.000 20X9
Cerdas Arwana

Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 20X8, PT Arwana melaporkan laba dari operasi
terpisahnya (tidak termasuk pendapatan dari investasi) sebesar Rp80.000.000, PT Beta
melaporkan laba bersih sebesar Rp37.500.000, dan PT Cerdas melaporkan laba bersih
sebesar Rp20.000.000.

Diminta

a. Hitung jumlah laba bersih konsolidasi yang dilaporkan tahun 20X8


b. Hitung jumlah persediaan yang dilaporkan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasi 31 Desember 20X8 sehubungan dengan informasi yang telah
diberikan
c. Hitung jumlah laba yang dialokasikan ke kepentingan nonpengendali yang
dilaporkan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun 20X8.

S7-25 Konsolidasi dengan Transfer Persediaan dan Penghasilan Komprehensif


Lainnya

Pada tanggal 1 Januari 20X1, PT Prioritas membeli 90% biasa PT Talita pada nilai
bukunya. PT Prioritas menggunakan metode equitas untuk akuntansi investasi pada
saham PT Talita. Bagian ekuitas pemegang saham PT Talita pada tanggal 1 Januari 20X5
terdiri atas saldo berikut:
Saham Biasa (nilai nominal Rp5.000) Rp 40.000.000
Agio Saham Biasa 200.000
Saldo lama 790.000
Akumulasi Penghasilan Komprehensif Lainnya 10.000
Total Rp 1.400.000.000

Selama tahun 20X4, PT Talita menjual barang dagangan dengan biaya Rp30.000.000 ke
PT Prioritas dengan harga Rp45.000.000 dan PT Prioritas menjual kembali 60% dari
barang tersebut sebelum akhir periode. PT Prioritas menjual sisanya di tahun 20X5. Di
tahun 20X4, PT Prioritas juga menjual persediaan dengan biaya perolehan Rp90.000.000
ke PT Talita seharga Rp108.000.000. PT Talita menjual kembali Rp50.000.000 dari
pembeliannya di tahun 20X4 dan sisanya Rp48.000.000 di tahun 20X5.

Di tahun 20X5, PT Prioritas menjual tambahan persediaan dengan biaya perolehan


Rp30.000.000 ke PT Talita dengan harga Rp36.000.000, dan PT Talita menjual kembali
Rp24.000.000 dari barang tersebut sebelum akhir periode. PT Talita menjual persediaan
dengan biaya perolehan Rp60.000.000 ke PT Prioritas di tahun 20X5 seharga Rp90.000,
dan PT Prioritas menjual kembali Rp48.000.000 dari pembeliannya sebelum 31 desember
20X5.

PT prioritas melaporkan laba dari operasi terpisahnya tahun 20X5 sebesar Rp240.000.000
dan membayar dividen sebesar Rp150.000.000. PT Talita melaporkan laba bersih tahun
20X5 sebesar Rp90.000.000 dan penghasilan komprehensif sebesar Rp110.000.000. PT
Talita melaporkan pendapatan komprehensif lainnya di tahun 20X4 sebesar
Rp10.000.000. di kedua tahun tersebut pendapatan komprehensif lainnya timbul dari
peningkatan nilai pasar efek yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. PT Talita
membayar dividen sebesar Rp60.000 di tahun 20X5.

Diminta

a. Hitunglah saldo akun investasi yang dilaporkan PT Prioritas pada tanggal 31


Desember 20X5
b. Hitung jumlah pendapatan investigasi yang dilaporkan PT Prioritas untuk
investasinya pada PT Talita tahun 20X5
c. Hitung jumlah laba yang dialokasikan ke pemegang saham nonpengendali dalam
laporan laba rugi konsolidasi tahun 20X5
d. Hitung saldo yang dialokasikan ke pemegang saham nonpengendali dalam
laporan posisi keuangan konsolidasi tanggal 31 Desember 20X5
e. PT Prioritas dan PT Talita melaporkan saldo persediaan masing-masing sebesar
Rp120.000.000 dan Rp100.000.000 pada tanggal 31 Desember 20X5. Berapakah
jumlah yang seharusnya dilaporkan sebagai persediaan di laporan posisi
keuangan konsoidasian tanggal 31 Desember 20X5
f. Hitung jumlah laba bersih konsolidasi yang dilaporkan tahun 20X5
g. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan untuk menyelesaikan kertas kerja
konsolidasi 31 Desember 20X5.

S7-26 Berbagai Transfer Persediaan antara Induk Perusahaan dan Anak


Perusahaan

PT Panutan dan PT Sondang memproduksi dan membeli peralatan untuk dijual kembali
setiap periodenya dan sering melakukan penjualan satu sama lain. Karena PT Panutan
memiliki 60% kepemilikan di PT Sondang, kontroler PT Panutan mengumpulkan
informasi sehubungan dengan transaksi antarperusahaan antara kedua perusahaan di
tahun 20X5 dan 20X6.

Persentase Dijual
Kembali ke Non-
afiliasi di Tahun
Tahun Diproduksi Dijual ke 20X5 20X6 Biaya Produksi Harga Jual
oleh Afiliasi
20X5 PT PT 60% 40% Rp100.000.000 Rp150.000.000
Panutan Sondang
20X5 PT PT 30 50 70.000.000 100.000.000
Sondang Panutan
20X6 PT PT 90 40.000.000 60.000.000
Panutan Sondang
20X6 PT PT 25 200.000.000 240.000.000
Sondang Panutan
Diminta

a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X6,
untuk mengeliminasi pengaruh transfer persediaan dalam penyususnan laporan
keuangan konsolidasi lengkap
b. Hitung jumlah beban pokok penjualan yang akan dilaporkan dalam laporan laba
rugi konsolidasi tahun 20X6