Anda di halaman 1dari 10

Anemia Pada Remaja

Masalah kekurangan gizi pada remaja putri indonesia masih sangat signifikan, setidaknya
1/3 dari remaja putri di negara kita mengalami anemia karena kekurangan gizi yang bisa
mempengaruhi kesehatan fisik remaja. Menghambat konsentrasi sehingga prestasinya
menurun (Ir Doddy Izwardi, MA, direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI, Kompas 2019)
dan ketika nantinya menjadi ibu bisa kemungkinan komplikasi dan masalah
perkembangan janin.
Di kota Banjarbaru dari 790 siswi yang di cek Hb ditemukan 331 orang yang anemia
(41,89%, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru). Untuk wilayah kerja Puskesmas Guntung
Payung dari siswi SMPN 15 yang dicek Hb dari 147 siswi yang Hb dibawah 12 gr%
sebanyak 50 orang (34,01%). Pelaksanaan cek Hb ini sebagai upaya Puskesmas Guntung
Payung untuk melakukan DEDI MIA MANJA ( Deteksi Dini Anemia Remaja) dan
selanjutnya upaya mencegah Anemia remaja putri tersebut Puskesmas Guntung Payung
bekerjasama dengan pihak sekolah selain melakukan DEDI MIA MANJA juga melakukan
PAMINTAAN ( Pekan Minum Tablet Tambah Darah Baimbaian).
LANJUTAN
Yang dilaksanakan tiap Rabu secara bersamaan seluruh siswi minum Tablet Tambah
Darah di sekolah. Tujuannya untuk mempersiapkan remaja putri agar ketika berumah
tangga dan hamil sudah bergizi baik. Sehingga memutus siklus kekurangan gizi antar
generasi Program PAMINTAAN ini juga memungkinkan untuk memantau seluruh
siswi terpapar Tablet Tambah Darah tiap minggunya di banding jika diminta diminum
dirumah.