Anda di halaman 1dari 15

COVER

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Kita anjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya yang telah melimpahkan
rahmat, hidayat dan inayah-Nya kepada kita sekalian sehingga buku saku
Peran Lintas Sektor dapat diselesaikan.

Akreditasi adalah hal mutlak yang harus dipenuhi oleh semua pemberi
pelayanan kesehatan terkhusus Fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan upaya
menjamin standarisasi pelayanan sehingga memiliki syarat bagi
masyarakat di sekitar wilayah kerja puskesmas.

Akreditasi ini juga secara nyata telah membentuk budaya kerja


professional, efektif dan efisien sehingga segenap komponen profider
pelayanan kesehatan memenuhi standar ketentuan yang berlaku.

Buku saku Peran Lintas Sektor disusun sebagai salah satu upaya untuk
memberikan acuan dan kemudahan bagi seluruh Lintas Sektor terkait
dalam membantu memahami tugas dan peran dalam melaksanakan
konsep Akreditasi secara baik dan benar.

Pada kesempatan ini perkenankan saya menyampaikan ucapan terima


kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses
pembuatan buku saku Peran Lintas Sektor ini . semoga dengan adanya
buku ini dapat mempermudah pembaca dalam memahami peran dan tugas
Lintas Sektor masing-masing.

Bantai Bambure, 2019

Kepala UPTD Puskesmas Bantai Bambure

BUDIYANTO, AMd. Kep


NIP : 19660705 199503 1 007
DAFTAR ISI
VISI MISI
VISI

TERWUJUDNYA MASYARAKAT HIDUP SEHAT SECARA MANDIRI

MISI

- MENINGKATKAN KUALITAS SDM SECARA BERKELANJUTAN


- MENGEMBANGKAN SARANA DAN MUTU PELAYANAN SESUAI
KEBUTUHAN MASYARAKAT
- MENYELENGGARAKAN UPAYA PEMELIHARAAN KESEHATAN
MASYARAKAT SESUAI PROSEDUR YANG TERSTANDARISASI
- MENDORONG KEMANDIRIAN HIDUP SEHAT MASYARAKAT
MELALUI PENGEMBANGAN POTENSI BERSUMBER MASYARAKAT

MOTO

MELAYANI DENGAN CAKAP

TATA NILAI

C : CEPAT = Cepat mengambil tindakan

A : AKURAT = Akurat member pengobatan

K :Komunikatif = Komunikatif dalam melakukan pelayanan

A : AMAN = Aman bertindak sesuai prinsip keselamatan kerja dan


keselamatan pasien

P :PRIMA = Pelayanan Kesehatan secara Prima dengan 5S


(Senyum, Sapa, Salam, Santun dan Sentuh)
PERAN DINAS KESEHATAN
1. Memantau dan mengevaluasi semua kegiatan program dan capaian
puskesmas di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bantai Bambure
2. Mendukung kegiatan di dalam maupun luar gedung UPTD Puskesmas
Bantai Bambure
3. Dinas kesehatan menyediakan TTD yang akan dibagikan kepada remaja
4. Dinas kesehatan memberikan materi pada pemicuan STBM
5. Dinas kesehatan menyediakan vaksin dan alat suntik untuk kampanye
imunisasi MR
PERAN CAMAT
1. Memberikan dukungan kepada pelayanan di puskesmas
2. Sebagai pemberi dukungan kepada kebijakan berkaitan dengan
program puskesmas dalam penurunan AKI AKB
3. Memfasilitasi rujukan ke rumah sakit bagi masyarakat tidak mampu
4. Membantu masyarakat mendapat jaminan kesehatan (kartu KIS)
5. Memberikan masukan, harapan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan.
6. Memfasilitasi ibu hamil untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan
lanjutan
7. Memotivasi ibu hamil untuk memeriksakan diri ke petugas
kesehatan minimal 4 kali
8. Memotivasi ibu hamill untuk bersalin di fasiitas kesehatan dengan
tenaga kesehatan
9. Mendampingi petugas melakukan kunjungan ibu hamil yang
melakukan penolakan terhadap petugas
10. Membantu desa dalam mewujudkan desa ODF
11. Memotivasi masyarakat membangun WC, membuat SPAL serta
mengusulkan bantua bahan maupun finansial
12. Memotivasi masyarakat agar dapat menjalin kerjasama yang baik
dengan tenaga kesehatan
13. Membantu menghimbau kepada pemerintah desa dalam validasi
data penduduk untuk pendataan PIS-PK
14. Hadir dan Mendampingi desa dalam kegiatan Musyawarah
Masyarakat Desa (MMD)
15. Membantu petugas kesehatan dalam advokasi lintas sektor untuk
penggunaan dana desa dibidang kesehatan
16. Menggerakan masyarakat untuk melaksanakan gerakan
masyarakat hidup sehat (GERMAS)
17. Membantu petugas kesehatan dalam penggalangan dukungan
masyarakat , dan lintas sektor dalam pencanangan isi piringku
untuk mencegah stunting
18. Mendukung dan berperan aktif dalam kegiatan pemberantasan
sarang nyamuk (PSN) di Kecamatan Gunung Bintang Awai
19. Membantu dalam menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di
instansinya
20. Memotivasi masyarakat agar datang memeriksakan kesehatan di
posbindu/posyandu
21. Memotivasi masyarakat untuk membawa bayi/balita mendapatkan
imunisasi dasar lengkap di pos imunisasi desa/puskesmas
22. Memotivasi masyarakat agar melakukan PHBS sehingga terbentuk
lingkungan sehat terhindar Dari Kejadian Luar Biasa (KLB)
PERAN POLSEK

1. Berkoordinasi dalam penanganan kecelakaan, kejadian


kekerasan/kejadian lain yang memerlukan pemeriksaan/penanganan
kesehatan (contoh : pembunuhan, meninggal mendadak di temapat
kerja, dll)
2. Berkoordinasi dalam kegiatan penyuluhan dan penanganan NAPZA
3. Berkoordinasi dalam penanggulangan bencana
4. Anggota tim akselarasi penurunan angka kesakitan dan angka
kematian Ibu dan Bayi
5. Bersama-sama melaksanakan PSN ( pemberantasan sarang nyamuk)
6. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan
7. Memberikan sanksi kepada dukun yang melanggar kesepakatan saat
kemitraan bidan dengan dukun
8. Mendampingi petugas melakukan kunjungan ibu hamil yang
melakukan penolakan terhadap petugas
9. Menggerakan masyarakat untuk melaksanakan gerakan masyarakat
hidup sehat (GERMAS)
10. Menerapkan kawasan tanpa asap rokok (KTR) di instansinya
11. Melaporkan kepada petugas kesehatan Kejadian Luar Biasa (KLB)
penyakit yang ditemui agar dapat dilakukan penyelidikan epidemiologi
12. Membantu merujuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang harus
dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa
13. Mendampingi petugas melakukan kunjungan rumah orang dengan
gangguan jiwa (ODGJ)
PERAN KORAMIL
1. Berkoordinasi dalam masalah keamanan dan penanggulangan
bencana (siaga bencana)
2. Leading sektor dalam kegiatan KB kesehatan yaitu TNI manunggal KB
kesehatan safari KB
3. Anggota tim akselarasi penurunan angka kesakitan dan angka
kematian Ibu dan Bayi
4. Bersama-sama melaksanakan PSN ( pemberantasan sarang nyamuk)
5. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan
6. Menggerakan masyarakat untuk melaksanakan gerakan masyarakat
hidup sehat (GERMAS)
7. Menerapkan kawasan tanpa asap rokok (KTR) di instansinya
8. Melaporkan kepada petugas kesehatan Kejadian Luar Biasa (KLB)
penyakit yang ditemui agar dapat dilakukan penyelidikan epidemiologi
9. Membantu merujuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang harus
dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa
10. Mendampingi petugas melakukan kunjungan rumah orang dengan
gangguan jiwa (ODGJ)
11. Membantu memfasilitasi pembangunan jamban bagi masyarakat tidak
mampu
12. Memberikan bantuan PMT untuk balita gizi kurang/buruk
PERAN DINAS PENDIDIKAN
1. Berkoordinasi, membantu memfasilitasi, dan memotivasi sasaran
agar hadir pada kegiatan :
a. BIAS ( Bulan Imunisasi Anak Sekolah)
b. Skrening Kesehatan / Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah
c. UKGS ( Usaha Kesehatan Gigi Sekolah) : Penyuluhan kesehatan
gigi, Demo sikat gigi, dan pemeriksaan kesehatan gigi
d. Kegiatan program Dokter Kecil
e. Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja Putri
f. Pemberikan Obat Cacing pada sasaran POPM kecacingan
g. pemberian vitamin A pada balita di TK/PAUD ( usia < 60 bulan )
h. Survey sekolah ber PHBS/sanitasi sekolah
2. Berkoordinasi, membantu memfasilitasi, dan memotivasi sasaran
agar hadir pada Kegiatan Penyuluhan :
a. Kesehatan Anak Reproduksi
b. NAPZA
c. HIV-AIDS
d. Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
e. Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS), dan Lain-Lain
3. Berkoordinasi dalam inspeksi sanitasi tempat tempat umum (TTU) di
instansi pendidikan (TK, SD, SMP, DAN SMA/SMK)
4. Bersama-sama melaksanakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk)
5. Bersama-sama menerapkan Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) dan
Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah
6. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan siswa akan
pelayanan kesehatan
PERAN PLKB
1. Memberikan pembinaan dan motivasi dalam upaya meningkatkan
kesejahteraan masyarakat melalui Program Keluarga Sejahtera dan
Promosi KB dalam meningkatkan akseptor baru
2. Penghimpunan jumlah penduduk
3. Pendewasaan usia perkawinan dan pengaturan kelahiran
4. Kerjasama dalam peyuluhan Kespro, NAPZA, HIV, AIDS
5. Bersama-sama melaksanakan PSN ( pemberantasan sarang nyamuk)
6. Berkoordinasi dalam pelaporan KB
7. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan
PERAN KUA
1. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan
2. Sebagai anggota dari tim pelaksana akselerasi penurunan AKI AKB
3. Koordinasi pelaporan pengantin setiap bulan
4. Mengirim calon pengantin wanita ke puskesmas untuk di imunisasi
TT
PERAN KEPALA DESA DAN BPD
1. Memberikan dukungan kepada pelayanan di puskesmas
2. Sebagai ketua tim pelaksana tingkat desa akselerasi penurunan AKI
KB
3. Memfasilitasi rujukan ke rumah sakit bagi masyarakat tidak mampu
4. Bersama-sama melaksanakan PSN ( Pemberantasan Sarang Nyamuk)
5. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan
6. Membuat surat keputusan (SK) tentang penetapan posyandu dan
Kader Kesehatan Terpadu yaitu :
a. Kader Posyandu Balita
b. Kader Posyandu Lansia
c. Kader Pos TB
d. Kader Jumantik
7. Membantu ibu hamil dan masyarakat untuk mendapatkan kartu
jaminan kesehatan (KIS)
8. Memfasilitasi ibu hamil berisiko untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan
lanjutan
9. Memberikan bantuan PMT untuk ibu hamil dengan KEK
menggunakan anggaran dana desa
10. Menggerakkan ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil
11. Menggerakkan ibu balita untuk mengikuti kelas ibu balita
12. Mendampingi petugas melakukan kunjungan ibu hamil yang
melakukan penolakan terhadap petugas
13. Memotivasi ibu hamil untuk bersalin di fasilitas kesehatan dengan
tenaga kesehatan
14. Memfasilitasi pasien gizi buruk untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan
lanjutan
15. Memberikan bantuan PMT untuk balita gizi kurang/buruk
menggunakan anggaran dana desa
16. Memotivasi masyarakat agar melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat
(PHBS)
17. Memotivasi masyarakat membangun WC, membuat SPAL serta
memberikan bantuan bahan maupun finansial menggunakan dana
desa
18. Memotivasi masyarakat agar dapat menjalin kerjasama yang baik
dengan tenaga kesehatan
19. Membantu validasi data penduduk untuk pendataan PIS-PK
20. Mensosialisasikan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan
Keluarga (PIS-PK)
21. Melaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
bersama Puskesmas dengan didampingi oleh Camat
22. Memfasilitasi petugas untuk melakukan penyuluhan tentang CTPS,
PHBS, Kesehatan Reproduksi, NAPZA dan masalah penyakit lainya
23. Memotivasi masyarakat untuk hadir pada posyandu balita dan lansia
sehingga dapat mengikuti penyuluhan dari petugas
24. Melaporkan perkembangan pelaksanaan desa siaga
25. Memfasilitasi kegiatan penyegaran kader kesehatan terpadu di desa
26. Mengeluarkan SK kader TB untuk meningkatkan peran kader TB
dalam pemantauan pasien TB di desa
27. Menganggarkan 10 % dari dana desa untuk dibidang kesehatan
28. Menggerakan masyarakat untuk melaksanakan gerakan masyarakat
hidup sehat (GERMAS)
29. Menerapkan kawasan tanpa asap rokok (KTR) di instansinya
30. Memotivasi masyarakat agar melakukan pencegahan terhadap
Kejadian Luar Biasa (KLB)
31. Melaporkan kepada petugas kesehatan Kejadian Luar Biasa (KLB)
penyakit yang ditemui agar dapat dilakukan penyelidikan
epidemiologi
32. Memotivasi masyarakat agar datang memeriksakan kesehatan ke
posbindu
33. Menyediakan sarana, dan peralatan untuk kegiatan posbindu
menggunakan dana desa
34. Memfasilitasi penyelenggaraan posyandu balita setiap bulan
35. Memotivasi masyarakat untu membawa bayi/balita mendapatkan
imunisasi dasar lengkap
36. Membantu validasi data bayi/balita sasaran imunisasi
37. Melaporkan Kejadian Luar Biasa penyakit yang ditemui agar dapat
dilakukan penyelidikan epidemiologi
38. Memotivasi masyarakat yang sakit untuk memeriksakan diri ke
fasilitas kesehatan
39. Memotivasi masyarakat untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS) sehingga terbentuk lingkungan sehat terhindar dari
Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit
40. Memotivasi lansia dan pralansia untuk datang ke posyandu
memeriksakan diri
41. Memotivasi masyarakat agar rajin melakukan aktifitas fisik.
PERAN PKK
1. Melakukan pembinaan, memotivasi masyarakat untuk melaksanakan
pembangunan kesehatan meliputi kegiatan dibidang Promosi
Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, KIA-KB, gizi, P2P (Pencegahan
dan Pemberantasan Penyakit) melalui kegiatan kelompok
2. Memberikan harapan, masukan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan
3. Anggota tim akselerasi penurunan AKI-AKB
4. Melaporkan bila ada kasusu gizi kurang/buruk
5. Memotivasi ibu hamil untuk memeriksakan diri ke petugas kesehatan
minimal 4 kali selama kehamilan
6. Memotivasi ibu hamil untuk bersalin di fasilitas kesehatan dengan
tenaga kesehatan
7. Memotivasi Pasangan Usia Subur ( PUS ) agar ikut ber-KB untuk
mengatur jarak kehamilan dan jumlah keturunan
8. Memotivasi masyarakat agar melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat
(PHBS)
9. Memotivasi masyarakat agar dapat menjalin kerjasama yang baik
dengan tenaga kesehatan
10. mensosialisasikanProgram Indonesia Sehat dengan Pendekatan
Keluarga (PIS-PK)
11. Memotivasi masyarakat untuk hadir pada posyandu balita dan lansia,
sehingga dapat mengikuti penyuluhan dari petugas
12. Menggerakan setiap keluarga untuk melaksanakan gerakan
masyarakat hidup sehat (GERMAS)
13. Memotivasi masyarkat agar datang memeriksakan kesehatan ke
posbindu
14. Memotivasi masyarakat untuk membawa bayi/balita mendapatkan
imunisasi dasar lengkap di pos imunisasi desa/puskesmas
15. Memotivasi lansia dan pralansia untuk datang ke posyandu
memeriksakan diri
16. Memotivasi masyarakat agar rajin beraktivitas fisik
17. Mengadakan kegiatan olahraga seperti senam masal dan lain-lain.
18. Melaporkan bila menemukan ada anggota keluarga memiliki gejala TB
dan atau gangguan jiwa kepada petugas kesehatan
PERAN KADER
1. Menggerakkan ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil
2. Menggerakkan ibu balita untuk mengikuti kelas ibu balita
3. Mendampingi petugas melakukan kunjungan ibu hamil yang
melakukan penolakan terhadap petugas
4. Melaporkan bila ada kasus ibu hamil risiko tinggi
5. Memotivasi ibu hamil untuk memeriksakan diri ke petugas kesehatan
minimal 4 kali selama kehamilan
6. Memotivasi ibu hamil untuk bersalin di fasilitas kesehatan dengan
tenaga kesehatan
7. Memantau ibu hamil untuk mengonsumsi PMT ibu hamil
8. Mensosialisasikan pentingnya vitamin A pada balita
9. Melaporkan bila ada kasus balita gizi kurang / gizi buruk
10. Memantau balita gizi kurang/buruk untuk mengonsumsi PMT balita
11. Mendampingi petugas dalam pengambilan sampel air di desa
12. Mendampingi petugas melakukan pemantauan jentik berkala
13. Memotivasi masyarakat agar dapat menjalin kerjasama yang baik
dengan tenaga kesehatan
14. Melaksanakan kegiatan survey mawas diri ( SMD) di masing-masing
desa
15. Mengikuti kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bersama
seluruh pengurus Desa dan di dampingi camat
16. Membantu memberikan informasi seputar kesehatan penyakit-
penyakit menular bagi masyarakat di desanya
17. Membantu mengumpulkan masyarakat untuk mengikuti penyuluhan
18. Memotivasi masyarakat agar datang memeriksakan kesehatan ke
posbindu/posyandu
19. Melaksanakan posyandu balita dan posyandu lansia/posbindu setiap
bulan
20. Memotivasi masyarakat untuk membawa bayi/balita untuk
mendapatkan imunisasi dasar lengkap di pos imunisasi
desa/puskesmas
21. Membantu vallidasi data bayi/balita sasaran imunisasi
22. Melaporkan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang ditemui agar
dapat dilakukan penyelidikan epidemiologi
23. Memotivasi masyarakat agar melakukan pencegahan terhadap
Kejadian Luar Biasa (KLB)
24. Mendampingi petugas melakukan kunjungan rumah/penyelidikan
epidemiologi kepada pasien
25. Memotivasi masyarakat yang sakit untuk memeriksakan diri ke
fasilitas kesehatan
26. Memotivasi masyarakat untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan
Sehat ( PHBS ) sehingga terbentuk lingkungan sehat terhindar dari
KLB penyakit
27. Membantu dalam validasi data lanisa dan pralansia
28. Memotivasi lansia dan pralansia untuk datang ke posyandu
memeriksakan diri
29. Mendampingi petugas melakukan kunjungan rumah pada pasien
yang perlu dikunjungi di rumah
30. Memotivasi masyarakat agar rajin berkativitas fisik
31. Melapor kepada petugas kesehatan jika ada yang dicurigai mengalami
gangguan kejiwaan
32. Melapor kepada petugas kesehatan jika ada yang dicurigai batuk
33. Memotivasi dan mengawasi pasien TB minum obat rutin melalui pos
TB desa