Anda di halaman 1dari 13

CRITICAL JOURNAL REPORT

“PENGEMBANGAN MEDIA HUKUM MELDE BERBASIS APLIKASI PHYSICS


TOOLBOX SENSOR SUITE PADA MATERI GELOMBANG STASIONER”

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas


dalam Mata Kuliah Fisika Umum

DISUSUN
Oleh :

Nama : PUTRI AMALIYAH


NIM : 4193121019
Kelas : FISIKA DIK A 2019
Prodi : PENDIDIKAN FISIKA

Dosen Pengampu: Sabani, S.Pd, M.Si.


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
IDENTITAS JOURNAL

1) Judul Journal : Perkembangan Media Hukum Melde Berbasis Aplikasi


Physics Toolbox Sensor Suite Pada Materi Gelombang Stationer
2) Nama Journal : Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika
3) Edisi Terbit : Juli 2018
4) Pengarang Artikel : Fatakh Laksono Prabowo dan Imam Sucahyo
5) Penerbit : Universitas Negeri Surabaya
6) Kota Terbit : Surabaya
7) Nomor ISSN : 2302-4496
8) Alamat Situs :https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/inovasi-
pendidikan-fisika/article/view/23940

i
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga saya sanggup menyelesaikan Critical
Journal Report yang berjudul “Perkembangan Media Hukum Melde Berbasis Aplikasi
Physics Toolbox Sensor Suite Pada Materi Gelombang Stationer” ini semaksimal
mungkin.
Adapun maksud saya menyusun Critical Journal Report ini adalah untuk
memenuhi tugas Fisika Umum yang telah di amanahkan kepada saya. Saya juga
mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Sabani, S.Pd, M.Si. selaku Dosen
Pengampu Mata Kuliah Fisika Umum ini.
Saya menyadari bahwa Critical Journal Report ini tentu saja tidak lepas dari
banyaknya kesalahan dan kekurangan. Semua ini murni didasari oleh keterbatasan yang
saya miliki.
Oleh sebab itu, saya membutuhkan masukan dan kritik yang bersifat
membangun yang berasal dari semua pihak, demi perbaikan kedepan. Saya berharap
Critical Journal Report ini bermanfaat untuk kita semua.

Medan, 6 Oktober 2019


Penyusun

Putri Amaliyah
NIM. 4193121019

ii
DAFTAR ISI

IDENTITAS JOURNAL ..................................................................................................i

KATA PENGANTAR ......................................................................................................ii

DAFTAR ISI .....................................................................................................................iii

BAB I PENGANTAR ........................................................................................................1

BAB II RINGKASAN ISI JOURNAL .............................................................................2

BAB III KEUNGGULAN JOURNAL .............................................................................5


1. Kegayuran Antar Elemen .....................................................................................5
2. Originalitas Temuan .............................................................................................5
3. Kemutakhiran Masalah .........................................................................................5
4. Kohesi dan koherensi Isi Penelitian .....................................................................5

BAB IV KELEMAHAN JOURNAL ...............................................................................6


1. Kegayuran Antar Elemen .....................................................................................6
2. Originalitas Temuan .............................................................................................6
3. Kemutakhiran Masalah .........................................................................................6
4. Kohesi dan koherensi Isi Penelitian .....................................................................6

BAB V IMPLIKASI ..........................................................................................................7


1. Teori .....................................................................................................................7
2. Program Pembangunan di Indonesia ....................................................................7
3. Kemutakhiran Masalah .........................................................................................7
4. Kohesi dan koherensi Isi Penelitian .....................................................................7

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ...........................................................................8

DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENGANTAR

A. Latar Belakang
Critical Journal Report merupakan kegiatan mengulas suatu jurnal agar dapat
mengetahui dan memahami apa yang disajikan dalam suatu jurnal. Kritik jurnal sangat
penting karena dapat melatih kemampuan kita dalam menganalisis dan mengevaluasi
pembahasan yang disajikan peneliti. Sehingga menjadi masukan berharga bagi proses
kreatif kepenulisan lainnya . Critical Journal Report ini berisi tentang kesimpulan dari
jurnal dengan judul “Perkembangan Media Hukum Melde Berbasis Aplikasi Physics
Toolbox Sensor Suite Pada Materi Gelombang Stationer”.
Review jurnal atau pun review hasil penelitian merupakan salah satu strategi untuk
bisa mempermudah dalam memahami inti dari jurnal ataupun dari hasil penelitian yang
telah dilakukan. Oleh sebab itu, setiap mahasiswa perlu memiliki kompetensi untuk
membaca serta menganalisis agar jurnal ataupun hasil penelitian yang dibahas dapat
dipahami sepenuhnya oleh mahasiswa.

B. Tujuan Penulisan CJR


1. Menyelesaikan tugas pada mata kuliah Fisika Umum
2. Menambah pengetahuan tentang materi Getaran dan Gelombang
3. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam meringkas, menganalisa, dan
membandingkan serta memberi kritik pada jurnal.
4. Mengetahui kekurangan dan kelebihan dari jurnal yang di rivew

C. Manfaat CJR
1. Meningkatkan kemampuan dalam mengkritisi suatu jurnal
2. Mengetahui lebih dalam tentang Getaran dan Gelombang
3. Mengetahui kelebihan dan kelemahan jurnal yang di review

1
BAB II
RINGKASAN ISI JOURNAL
Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi (IPTEK) dari masa ke masa berkembang
sangat pesat. Sehingga pada pembelajaran pun perlu adanya sebuah media pembelajaran
yang interaktif sebagai implementasi dari IPTEK tersebut. Media pembelajaran tersebut
dapat berupa alat peraga. Penggunaan alat peraga atau praktikum dalam pembelajaran
dimungkinkan untuk menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas di dalam
pembelajaran. Sehingga dapat membantu salah satu tujuan negara Indonesia yang
tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang berbunyi:
“mencerdaskan kehidupan bangsa”.
Media pembelajaran seperti alat praktikum dapat menunjang motivasi siswa
untuk belajar khususnya dalam pembelajaran fisika. Namun tidak semua alat praktikum
dapat digunakan sebagai media untuk kegiatan bereksperimen, melainkan hanya
menstimulasikan peristiwa atau gejala alam. Jadi siswa hanya mampu membayangkan
suatu konsep dari materi pembelajaran.
Pada saat ini, masih banyak peserta didik yang menganggap bahwa fisika
merupakan salah satu pelajaran yang ditakuti dan sulit oleh peserta didik. Hal ini
dikarenakan peserta didik beranggapan bahwa fisika itu banyak rumus yang harus
dihafalkan dan lebih dominan pada proses matematis nya daripada penerapan bentuk
fisis atau kejadian–kejadian alam yang terjadi pada konsep fisika. Sehingga hal tersebut
membuat para peserta didik menjadi tidak termotivasi dalam mengikuti pembelajaran
fisika karena peserta didik tidak secara langsung melihat gejala fisis dari suatu materi
fisika. Hal ini dapat terlihat dari hasil belajar peserta didik yang masih banyak yang di
bawah Kriteria Kelulusan Minimum (KKM) yang diterapkan di suatu sekolah.
Untuk memberikan pemahaman terkait suatu materi dalam pembelajaran Fisika
terhadap peserta didik maka peserta didik perlu diberikan berbagai kegiatan mengamati
dan eksperimen untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.
Kegiatan pengamatan dan eksperimen tersebut selain dapat membantu dalam
memahami materi juga dapat menarik minat dan motivasi belajar peserta didik. Untuk
mendukung kegiatan tersebut maka diperlukan media pembelajaran salah satunya yaitu
dengan alat peraga percobaan untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan
praktikum.

2
Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Developmental
research) pada media pembelajaran fisika berbasis alat praktikum dengan menggunakan
model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Model ADDIE
ini digagas oleh Dick & Carry (1996) dalam Mulyatiningsih. Penelitian ini dilakukan di
Madrasah Aliyah Negeri 4 Ngawi pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Sampel
yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI-MIA 1 sebanyak 25 peserta didik.
Dalam penelitian ini, menggunakan desain one group pre-test post-test. Pengumpulan
data yang dilakukan menggunakan metode validasi, metode tes, dan metode angket.
Metode validasi dilakukan untuk mengetahui kevalidan dari media yang dikembangkan.
Metode tes dapat berupa pre-test dan post-test untuk mengetahui hasil belajar peserta
didik.. Sementara itu, metode angket digunakan untuk mengetahui respon peserta didik
terhadap media yang dikembangkan.
Data yang diperoleh dari penelitian adalah hasil validasi media, hasil pre-test
dan post-test, hasil respon peserta didik, dan hasil percobaan Hukum Melde. Hasil
Validasi yang terdiri dari 3 validator (ahli media, ahli alat, dan ahli pembelajaran)
terdapat pada table berikut.

NO ASPEK VALIDATOR 1 VALIDATOR 2 VALIDATOR 3

% KET % KET % KET

1 Keterkaitan dengan 100 SV 92 SV 100 SV


bahan ajar

2 Nilai Pendidikan 100 SV 100 SV 87,5 SV

3 Ketahanan alat 75 V 75 V 91,67 SV

4 Keakuratan alat 47 CV 67 V 100 SV

5 Efisiensi alat 75 SV 87,5 SV 100 SV

6 Keamanan bagi 75 V 75 V 100 SV


peserta didik

7 Estetika 75 V 87,5 SV 87,5 SV

8 Kotak kit 75 V 83 SV 87,5 SV

3
Pada table tersebut diketahui validator pertama menghasilkan rata-rata sebesar
77.75%. Jadi menurut skala Linkert hasil tersebut dapat dikategorikan valid. Pada
penilaian validator pertama, presentasi yang paling kecil yaitu pada aspek keakuratan
alat yang hanya sebesar 47%. Hal ini dikarenakan tegangan keluaran dari tone generator
masih belum stabil. Sehingga bentuk gelombang yang dihasilkan masih belum stabil
yang mengakibatkan getaran pada speaker juga tidak stabil .
Untuk validator kedua menghasilkan rata-rata kevalidan media Hukum Melde
sebesar 83.38% sehingga menurut skala Linkert media Hukum Melde yang
dikembangkan sangat valid. Kemudian untuk validator ketiga menghasilkan rata-rata
kevalidan media yang dikembangkan sebesar 94.27% dengan kategori sangat valid. Jadi
hasil dari validator pertama menyatakan bahwa media yang dikembangkan dalam
kategori valid, validator kedua dan ketiga menyatakan dalam kategori sangat valid.
Hasil dari ketiga validator berbeda, karena masing-masing validator memiliki
karakteristik yang berbeda-beda. Validator pertama sebagai ahli media/alat khususnya
alat instrumentasi. Validator kedua sebgai ahli materi khususnya materi gelombang
stasioner. Validator ketiga sebagai validator ahli pendidikan.
Berdasarkan hasil penelitian tentang pengembangan media hukum melde ini,
maka dapat disimpulkan bahwa media tersebut layak dan dapat digunakan sebagai
media pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari tiga aspek yaitu:
1. Media hukum melde yang dikembangkan memiliki kevalidan sebesar 85,79%
dengan kategori sangat valid.
2. Hasil nilai pre-test dan post-test peserta didik mengalami peningkatan sebesar 0,58
dengan kategori perbedaan hasil yaitu sedang. Sedangkan hasil belajar peserta
didik diperoleh sebesar 83,47 yang berarti media yang dikembangkan sangat efektif
untuk proses pembelajaran.
3. Hasil respon peserta didik sebesar 84,19% dengan kategori sangat baik. Sehingga
media sangat praktis digunakan untuk proses pembelajaran.
4. Hasil percobaan Hukum Melde sudah sesuai dengan teori yang ada.

4
BAB III
KEUNGGULAN PENELITIAN
1. Kegayutan Antar Elemen
Setiap penjelasan yang diuraikan oleh penulis di dalam junal memiliki keterkaitan
antar sub-sub penjelasannya, yaitu dari pendahuluan, landasan teori, metode penelitian,
dan pembahasan hasil penelitian semuanya memiliki keterkaitan dengan judul penelitian
jurnal.
2. Originalitas Temuan
Penemuan penulis yang memiliki originalitas penelitian terdapat pada bagia
“Transkrip Data 100 Tuturan Subjek Penelitian” dan “Perhitungan dan Pembahasan
MLU Subjek Penelitian”.
3. Kemutakhiran Temuan
Masalah yang dibahas penulis memiliki kemutakhiran karena memang ruang
lingkup dan jenis populasi maupun sampel yang digunakan oleh penulis sangat sering
ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
4. Kohesi dan Koherensi Isi Penelitian
Jurnal penelitian ini memiliki kohesi dan koherensi dengan judul dari penelitian
yang dibuat penulis terlihat dari pembahasan hasil penelitian yang diuraikan oleh
peneliti.

5
BAB IV
KELEMAHAN PENELITIAN
1. Kegayutan Antar Elemen
Tidak terdapat ketidakgayutan di dalam jurnal ini.
2. Originalitas Temuan
Tidak terdapat ketidak originalitasan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti,
hanya saja memang teori-teori yang digunakan oleh penulis jurnal memang sudah
banyak yang menggunakan.
3. Kemutakhiran Temuan
Tidak terdapat ketidakmutahiran masalah dalam jurnal ini, karena sumber masalah
yang dikaji oleh penulis ruang lingkupnya sangat kecil jadi tidak terdapat
ketidakmutahiran masalah.
4. Kohesi dan Koherensi Isi Penelitian
Tidak terdapat ketidak koherensi dan kohesi dari jurnal penelitian.

6
BAB V
IMPLIKASI
1. Teori
Teori-teori yang diuraikan oleh penulis di dalam jurnal ini sangatlah bagus dan
sumbernya juga banyak yang tertera dalam isi jurnal walaupun pada umumnya teori yang
digunakan oleh penulis sudah termasuk yang sudah umum.
2. Program Pembangunan di Indonesia
Jurnal ini sangat cocok dianjurkan agar dapat digunakan di Institusi manapun untuk
perubahan dan penambahan ilmu yang membangun untuk pembaca yang dituju terutama di
baca oleh mahasiswa jurusan apapun yang ada hubungannya dengan mata fisika dasar.
3. Pembahasan dan Analisis
Jurnal sebuah kajian psikolinguistik ini memiliki penjabaran materi yang baik terlihat
dari pemilihan diksi yang digunakan penulis dan bila ada pendapat yang menggunakan
bahasa asing seperti bahasa inggris penulis secara langsung menerjemahkannya sehingga
dapat membantu pembaca di dalam memahaminya, dan gaya bahasa yang digunakan oleh
penulis adalah gaya bahasa yang komunikatif sehingga mudah dimengerti.

7
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Kesimpulan yang di dapat dari Critical Jurnal Review ini adalah bahwa jurnal yang
saya bahas memiliki kelebihan dan kekurangan. Di satu sisi kelebihan jurnal ini adalah
pembahasannya yang sangat bagus dan detail yang membuat Jurnal ini cocok digunakan
mahasiswa khususnya pada prodi Pendidikan Fisika sebagai panduan dan pedoman
untuk menambah pengetahuan tentang penelitian pengembangan media hukum melde
berbasis aplikasi physics toolbox sensor suite pada materi gelombang stasioner baik
dalam pembelajaran maupun dalam aplikasinya.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran bagi yang ingin
mengembangkan media hukum melde adalah, yaitu (1) Pada pembuatan media, hal
yang paling penting adalah kotak kit tone generator harus baik agar dapat
menggetarkan vibrator dengan baik juga. Tidak terlalu banyak kabel agar peserta
didik mudah dalam merangkai alat untuk kegiatan praktikum. (2) Pada saat proses
pembelajaran, diusahakan dibuat semenarik mungkin agar peserta didik termotivasi
sehingga lebih mudah dalam memahami konsep materi gelombang stasioner..
Saya menyadari bahwa kajian review yang telah saya lakukan ini tidak terlepas
dari kekurangan. Maka saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca
sangat saya harapkan sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi untuk kedepannya
lebih baik. Akhirnya, semoga kajian ini memberikan manfaat bagi pembaca dalam
menambah wawasan dalam keilmuan tentang pengkajian sebuah jurnal.

8
DAFTAR PUSTAKA

Prabowo, Fatakh Laksono., dan Imam Sucahyo. (2018). Perkembangan Media Hukum
Melde Berbasis Aplikasi Physics Toolbox Sensor Suite Pada Materi
Gelombang Stationer. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 7(2).