Anda di halaman 1dari 2

Pada praktikum kali ini kami melakukan percobaan menntukan konsentrasi sampel

berdasarkan sudut putarnya. Adapun metode yang digunakan adalah metode kurva kalibrasi
antara konsentrasi (%) dengan sudut putarnya (sdt). untuk menentukan kurva dibutuhkan
berbagai konsentrasi dengan tujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi terhadap sudut
putar. Larutan standar yang digunakan adalah larutan sukrossa dengan konsentrasi 2%, 4%,
6%, 8%, dan 10%.

Sebelum melakukan pengukuran, terlebih dahulu alat di kalibrasi menggunakan


aquades karena aquades tidak dapat memutar bidang polarisasi. Kalibrsi bertjuan agar
menstandarkan alat dan mengurangi kesalahan dalam membaca. Pengukuran dilakukan
dengan cara metode setengah bayang.

Berdasarkan kurva kalibrasi konsentrasi (%) dengan sudut putar yang kami peroleh,
terlihat bahwa semakin besar konsentrasi makan semakin besar pula sudut putarnya. Hal ini
dikarenakan pada konsentrasi yang tinggi melebihi banyak zat yang terlarut dalam larutannya
yang berpengaruh terhadap banyak intensitas cahaya yang masuk ke dalam polarimeter yang
akan menentukan nilai sudut putar. Serta berbanding terbalik dengan sudut spesifiknya.
Berdasarkan teori semakin besar konsentrasi maka semakin kecil sudut optiknya,
namun dari percobaan yang kami lakukan, diperoleh sudut spesifiknya yang cenderung naik
turun.
(Tabel)
Kesalahan data ini meungkin dapat terjadi karena beberapa faktor, diantaranya
terdapat gelembung udara di dalam kuvet sehingga nila sudut putar tidak sesuai serta
ketidaktepatan dalam membaca alat.

Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh bahwa nilai regresi (R2) nya adalah 0,9741
dengan persamaan garis y = 2.2805x + 3.401, maka konsentrasi sample yang diperoleh
adalah sebesar 2,89% dengan sudut putar spesfikanya yaitu sebsesar 346,01 drjt.

Kesimpulan :
Dari praktikum yan kmi lakkan dapat disimpulkan bahwa :
1. Konsentrasi larutan dapat ditentukan dari nilai sudut putar larutannya
2. Semakin besar konsentrasi larutan maka semaki besar pula sudut putarnya, namun
berbanding terbalik dengan sudut putar spesifiknya.
3.
4. Konsentrasi sampel sukrosa yang diperoleh yaitu sebesar 2,89% dengan sudut
putar spesifiknya yaitu sebesar 346,02 drjt.