Anda di halaman 1dari 2

Rumah Sakit Umum

Kelas D Kota
PELAPORAN HASIL KRITIS LABORATORIUM
Palangka Raya

No. Dokumen Revisi ke Halaman

444/ 31 / K.2-LAB/RSU- 00 1/1


D/I/2018

Ditetapkan oleh
Direktur,
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL 02 Januari 2018
dr. ABRAM SIDI WINASIS
NIP. 19760824 200801 1 022

1. PENGERTIAN Pelaporan hasil kritis laboratorium adalah cara melaporkan hasil


laboratorium yang nilainya memiliki resiko besar akan menimbulkan
masalah dan harus segera dilaporkan.
1. Upaya meningkatkan keselamatan pasien
2. TUJUAN
2. Laporan nilai kritis hasil laboratorium dapat segera dilaporkan ke
Dokter Penanggung Jawab Pelayanan untuk segera ditindaklanjuti
3. Pedoman untuk petugas/perawat dalam melaporkan nilai kritis hasil
laboratorium
3. KEBIJAKAN Keputusan Direktur RSU Kelas D Kota Palangka Raya Nomor: 444/ 01
/K.1-LAB/RSU-D/1/2018 tentang Pelayanan laboratorium Rumah Sakit
Umum Kelas D Kota Palangka Raya
A. Persiapan
4. PROSEDUR
1. Petugas standbay dengan telepon untuk menghubungi petugas
rawat inap dan rawat jalan.

B. Cara Kerja
Petugas laboratorium harus segera melaporkan hasil pemeriksaan yang
masuk dalam daftar hasil kritis laboratorium, sebagai berikut:
a. Untuk pasien rawat inap :
1. Petugas menghubungi perawat dan menginformasikan untuk
segera mengambil hasil laboratorium dan mencatat pada berkas
rekam medis pasien tersebut karena termasuk dalam daftar hasil
kritis
2. Perawat melaporkan hasil laboratorium tersebut ke dokter jaga.
3. Dokter jaga melaporkan hasil tersebut ke dokter penanggung
jawab pelayanan.
4. Setelah petugas laboratorium menginformasikan hasil kritis ke unit
terkait, selanjutnya laporkan ke dokter DPJP (Dokter Penanggung
Jawab Pelayanan) dalam waktu maksimal 5 menit.
b. Untuk pasien rawat jalan
1. Petugas menghubungi dokter jaga IGD/ruangan dan
menginformasikan dengan membawa hasil yang sudah di cetak,
bahwa ada hasil laboratorium pasien rawat jalan yang hasilnya
masuk dalam daftar hasil kritis.
2. Dokter jaga IGD/ruangan melaporkan hasil tersebut ke dokter
penanggung jawab pelayanan.
3. Dokter jaga IGD/ruangan menerima pesan dan setelah dituliskan,
pesan/ hasil tes lab yang kritis dibacakan kembali kepada pengirim
telepon termasuk identitas pasien. Hasil kritis dicatat di lembaran
integrasi rawat jalan.
a. Setelah petugas laboratorium menginformasikan hasil kritis ke
unit terkait, selanjutnya laporkan ke dokter DPJP (Dokter
Penanggung Jawab Pelayanan) dalam waktu maksimal 5
menit.
5. UNIT TERKAIT 1. Dokter Patologi Klinik/Petugas Laboratorium
2. Dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) / Perawat ruangan/poli.