Anda di halaman 1dari 16

#1 Rumus Hubungan Roda-Roda Sepusat

Gambar di atas adalah contoh ilustrasi hubungan roda-roda satu poros atau satu pusat seperti
hubungan roda pada gir belakang dengan roda belakang sepeda ontel. Jadi anggap saja dua lingkaran di
atas adalah gir dan roda sepeda. Pada saat sepeda bergerak maju, roda belakang berputar searah jarum
jam. Demikian pula dengan gir belakang.

Setelah selang waktu tertentu, gir belakang dan roda menempuh posisi sudutyang sama. Ini berarti,
kecepatan sudut gir belakang dan roda belakang adalah sama. Jadi, pada roda-roda yang sepusat
berlaku rumus atau persamaan sebagai berikut:

ωA = ωB

vA vB Keterangan:

=
RA RB ω = kecepatan sudut (rad/s)

vA RA v = kecepatan linear (m/s)

=
vB RB R = jari-jari (m)
Contoh Soal 1

Baca Juga:

 Rumus Hubungan Roda-Roda Pada Gerak Melingkar Beserta Contoh Soal dan Pembahasan

 Kumpulan Contoh Soal GLB, GLBB, GVA, GVB, GJB, GV, GMB, GMBB dan Jawabannya

 Kumpulan Rumus GLB, GLBB, GVA, GVB, GJB, GV, GMB, GMBB Lengkap Bagian 2

Dua buah roda A dan B yang berada pada satu poros memiliki jari-jari 2 cm dan 8 cm, seperti yang
terlihat pada gambar dibawah ini. Jika kecepatan linear roda A adalah 6 m/s, tentukan:

a) kecepatan sudut roda A

b) kecepatan linear dan kecepatan sudut roda B

Penyelesaian:

RA = 2 cm = 0,02 m

RB = 8 cm = 0,08 m

vA = 6 m/s

Ditanya: ωA, vB dan ωB

a) kecepatan sudut roda A dapat dihitung dengan rumus berikut:

ωA = vA/RA

ωA = 6/0,02

ωA = 300 rad/s

b) roda A dan B adalah roda-roda sepusat, sehingga berlaku persamaan berikut:

ωB = ωA

ωB = 300 rad/s
kecepatan linear dapat dihitung dengan persamaan berikut:

vB = ωB × R (rumus hubungan besaran sudut dengan linear)

vB = 300 × 0,08

vB = 24 m/s

#2 Rumus Hubungan Roda-Roda yang Dihubungkan dengan Rantai

Gambar di atas adalah contoh ilustrasi hubungan roda-roda yang dihubungkan dengan sabuk atau rantai
seperti hubungan roda pada gir belakang dengan gir depan sepeda ontel. Jadi anggap saja dua lingkaran
di atas adalah gir belakang dan gir depan sepeda. Ketika sepeda bergerak maju, gir depan dan gir
belakang akan berputar searah jarum jam. Sehingga dapat dikatakan arah kecepatan sudut kedua gir
adalah sama.

Dari pengertian kecepatan linear, kalian tahu bahwa arah kecepatan linear selalu menyinggung
lingkaran. Rantai atau tali yang digunakan untuk menghubungkan gir belakang dan gir depan, dipasang
pada sebelah luar setiap gir. Pada saat bergerak, kecepatan rantai atau tali menyinggung bagian luar gir.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa arah dan besar kecepatan linear (tangensial) pada dua roda yang
dihubungkan dengan tali atau rantai adalah sama. Sehingga berlaku persamaan sebagai berikut:

Keterangan:
vA = vB
ω = kecepatan sudut (rad/s)
ωARA = ωBRB

v = kecepatan linear (m/s)

R = jari-jari (m)

Contoh Soal 2

Dua buah roda dihubungkan dengan rantai. Roda yang lebih kecil dengan jari-jari 8 cm diputar pada 100
rad/s. Jika jari-jari roda yang lebih besar adalah 15 cm, berapakah kecepatan linear kedua roda tersebut?
Dan berapa juga kecepatan sudut roda yang lebih besar?

Penyelesaian

R1 = 8 cm = 0,08 m

R2 = 15 cm = 0,15 m

ω1 = 100 rad/s

Ditanya: kecepatan linear roda 1 dan 2

Dua roda yang dihubungkan dengan tali atau sabuk memiliki kecepatan linear yang sama besar. Jadi
kecepatan linear kedua roda tersebut adalah v1 = v2

Kecepatan linear roda 1

v1 = ω1 × R1

v1 = 100 × 0,08

v1 = 8 m/s

Kecepatan linear roda 2

v2 = v1
v2 = 8 m/s

Kecepatan sudut roda 2

v2 = ω2 × R2

ω2 = v2/ R2

ω2 = 8/0,15

ω2 = 53,33 rad/s

#3 Rumus Hubungan Roda-Roda yang Bersinggungan

Hubungan roda-roda yang bersinggungan dapat kalian jumpai pada mesin jam analog, dimana mesin
jam tersebut menggunakan roda-roda bergerigi yang saling bersinggungan satu sama lain. Jika kalian
tidak percaya, silahkan kalian bongkar jam dinding atau jam tangan analog kalian. Gambar di atas adalah
contoh ilustrasi dua roda yang bersinggungan.
Jika roda yang lebih besar berputar searah jarum jam, maka roda yang lebih kecil akan berputar
berlawanan arah jarum jam sehingga dapat dikatakan arah kecepatan sudut pada dua roda yang
bersinggungan adalah berlawanan. Akan tetapi, pada titik persinggungan, besar kecepatan linear kedua
roda adalah sama. Sedangkan kecepatan angulernya akan berbeda, bergantung pada jari-jari masing-
masing roda atau jumlah gir yang dimilikinya. Jadi pada dua roda yang saling bersinggungan berlaku
persamaan berikut:

Keterangan:
vA = vB
ω = kecepatan sudut (rad/s)
ωARA = ωBRB

v = kecepatan linear (m/s)

R = jari-jari (m)

Info Penting

Kenapa rumus hubungan roda-roda yang bersinggungan sama dengan rumus hubungan roda-roda yang
dihubungkan dengan rantai? Sebenarnya, hubungan roda yang dihubungkan dengan rantai itu termasuk
hubungan roda yang bersinggungan yang membedakan hanya kontak langsung atau tidak langsung
antara roda pertama dengan roda kedua.

Jika hubungan roda-roda yang bersinggungan terjadi kontak langsung antara dua roda maka pada
hubungan roda-roda yang dihubungkan dengan tali terjadi kontak tidak langsung antara dua roda
karena dipisahkan oleh rantai atau tali penghubung, sehingga untuk mempermudah dalam memahami
konsep, kedua jenis hubungan roda tersebut dipisahkan.

Perlu Diingat

Jika dua roda yang bersinggungan memiliki jumlah gerigi (gigi) sebanyak nA dan nB, maka berlaku
persamaan sebagai berikut:
ωA RB nB Keterangan:

= =
ωB RA nA nA = Jumlah gigi roda A

nB = Jumlah gigi roda B

Persamaan tersebut memberi arti bahwa kecepatan sudut yang dimiliki roda-roda yang bersinggungan
berbanding terbalik dengan jumlah gigi yang dimilikinya. Pernyataan ini dapat kita lihat kebenarannya
saat melihat dua roda dengan jumlah gigi yang berbeda. Roda dengan jumlah gigi yang lebih banyak
akan berputar lebih lambat daripada roda dengan jumlah gigi sedikit.

Contoh Soal 3

Dua buah silinder bersinggungan satu sama lain seperti pada gambar di bawah ini. Diketahui jari-jari dari
masing-masing silinder sebesar RA = 50 cm dan RB = 30 cm. Kemudian silinnder B dihubungkan pada
mesin penggerak sehingga dapat berputar dengan kecepatan sudut tetap 5 rad/s. Jika kedua silinder
dapat berputar tanpa slip, tentukan kecepatan linear silinder A dan B serta kecepatan sudut silinder A!

Penyelesaian

RA = 50 cm = 0,5 m

RB = 30 cm = 0,3 m

ωB = 5 rad/s

Ditanya: kecepatan linear silinder A dan B serta kecepatan sudut silinder A

Dua roda dalam hal ini silinder yang saling bersinggungan memiliki kecepatan linear yang sama besar.
Jadi kecepatan linear kedua silinder tersebut adalah vB = vA

Kecepatan linear silinder B


vB = ωB × RB

vB = 5 × 0,3

v1 = 1,5 m/s

Kecepatan linear silinder A

vA = vB

vA = 1,5 m/s

Kecepatan sudut silinder A

vA = ωA× RA

ωA = vA/ RA

ωA = 1,5/0,5

ωA = 3 rad/s

Hubungan Roda-Roda - Latihan dan Pembahasan

Soal Latihan :

1. Sistem roda berjari-jari RA = 2 cm, RB = 4 cm dan RC = 10 cm dihubungkan seperti gambar.

Roda B diputar 60 putaran permenit, maka laju linear roda C adalah...

Pembahasan :
Diketahui
RA = 2 cm
RB = 4 cm
RC = 10 cm
fB = 60 putaran permenit = 1 Hz
Ditanya: vC =...
Jawab:
vC = vA = vB
vC = vB = ωB . RB = 2π . fB . RB
vC = 2π . 1 Hz . 4 cm = 8π cm/s

2. Dua buah roda berputar dihubungkan seperti gambar berikut!

Jika jari jari roda pertama adalah 20 cm, jari-jari roda kedua adalah 10 cm dan kecepatan sudut roda
pertama adalah 50 rad/s, tentukan kecepatan sudut roda kedua!

Pembahasan :
Data :
r1 = 20 cm
r2 = 10 cm
ω1 = 50 rad/s
ω2 = …?

Dua roda dengan hubungan seperti soal diatas akan memiliki kecepatan (v) yang sama :

V1=v2

ω1.r1 = ω2.r2

50.20 = ω2.10

ω2 = 100 rad/s

( soal di bawah ini untuk nomor 3 dan 4 )

Dua buah roda sebuah sepeda motor mempunyai jari-jari 20 cm. Sepedamotor tersebut bergerak
dengan kelajuan 90 km/jam.
3. Berapakah kecepatan sudut roda sepeda motor tersebut?

4. Berapakah kelajuannya, jika roda diganti roda lain yang berdiameter 80 cm?

Pembahasan :

Dalam kasus ini ditinjau dari satu roda saja.

3. Jari-jari roda R1 = 20 cm = 0,2 m Kelajuan linier, v1 = 90 km/jam = 25 m/s

Kecepatan sudut, ω1 =v1/R1 = 25/0,2 = 125 rad/s

4. Jari-jari roda diganti, R2 = d/2 = 80/2 = 40 cm, dengan kecepatan sudut yang sama, ω1 = ω2 = 125
rad/s, kelajuan linier, v2 = ω2 . R2 = (125 rad/s)(0,4 m) = 50 m/s

v2 = 50 x (3.600km/1.000jam) = 180 km/jam

5. Dua buah roda dihubungkan dengan rantai. Roda yang lebih kecil dengan jari-jari 8 cm diputar pada
100 rad/s. Berapakah kelajuan linier kedua roda tersebut? Jika jari-jari roda yang lebih besar 15 cm,
berapa rpm roda tersebut akan berputar?

Penyelesaian:

R1 = 8 cm = 0,08 m

R2 = 15 cm = 0,15 m

ω1 = 100 rad/s

Dua roda yang dihubungkan memiliki kelajuan linier sama besar. Jadi, laju kedua roda tersebut
adalah v1 = v2.

Kelajuan linier roda I

v1 = ω1 . R1 = (100 rad/s)(0,08 m) = 8 m/s

Kelajuan linier roda II

v2 = v1 = 8 m/s

v2 = ω2 . R2

Maka kecepatan angulernya,

ω2 = v2/R2 , di mana ω = 2 p f

Banyaknya putaran yang dialami roda II merupakan frekuensi, jadi:

2 π f = v2/R2
f = v2/2pR2 = 8 / 2p(0,15) = 80/3p Hz = 4.800/3p rpm = 510 rpm

6. Roda A, B dan C saling berhubungan seperti pada gambar. Jika jari-jari roda A, B dan C masing-
masing 10 cm, 4 cm dan 2 cm, dan roda B berputar dengan kecepatan sudut 5 rad.s-1 maka roda
C berputar dengan kecepatan sudut sebesar….

Pembahasan :
( Soal di bawah ini untuk nomor 7, 8, dan 9 )

Perhatikan gambar tiga roda yang di hubungan sebagai berikut :

Jika Rc = 4 cm, Rb = 6 cm dan Ra = 8cm, dan kecepatan sudut roda b=8 rad/s.Tentukan :

7. hubungan masing-masing roda

8. kecepatan sudut roda a

9. kelajuan linier roda c

Pembahasan :

Diketahui :
Ra = 4 cm = 4x10-2 m
Rb = 6 cm = 6x10-2 m
Rc = 8 cm = 8x10-2 m
ωb = 8 rad/s
Ditanyakan :

7. Hubungan roda-roda

8. ωa

9. vc

Jawab :

7. - Roda a sepusat dengan roda c


- Roda a dan roda b dihubungkan dengan sabuk/tali

8. va = vb
ωaRa = ωc.Rc
ωa.(4x10-2) = 8.(6x10-2)
ωa = 12 rad/s.

9. ωa = ωc

vc = ωa.Rc
vc = 12.(8x10-2)

10. Roda A dan Roda B disusun seperti gambar di bawah ini

Jika roda A = 2x jari-jari roda B, maka perbandingan ωA : ωB adalah ...


Pembahasan :

Diketahui : rA = 2rB

Ditanya : ωA : ωB

Persamaan roda-roda yang dihubungkan dengan tali :

VA = VB

ωA.rA = ωB.rB

ωA.2rB = ωB

ωA : ωB = 1 : 2

11. Dua buah roda berputar dihubungkan seperti gambar berikut!

Jika kecepatan roda pertama adalah 20 m/s jari-jari roda pertama dan kedua masing-masing 20 cm dan
10 cm, tentukan kecepatan roda kedua!

Pembahasan :
Kecepatan sudut untuk hubungan dua roda seperti soal adalah sama:

12. Tiga buah roda berputar dihubungkan seperti gambar berikut!


Data ketiga roda :
r1 = 20 cm
r2 = 10 cm
r3 = 5 cm
Jika kecepatan sudut roda pertama adalah 100 rad/s, tentukan kecepatan sudut roda ketiga!

Pembahasan :

13. Berdasarkan gambar berikut, tentukan kecepatan sudut roda kedua!

14. Sebuah motor listrik memutar roda A, yang mempunyai jari-jari 10 cm. Roda ini dihubungkan
dengan tali karet pada roda lain yang mempunyai jari-jari 50 cm .
Jika motor memberikan kecepatan sudut 200 rad/s pada roda A, maka kecepatan sudut roda B
adalah.....

Pembahasan :

Diketahui :

RA = 10 cm= 0,1 m

RB = 50 cm= 0,5 m

ωA = 200 rad / sekon

15. Dua buah roda dihubungkan dengan rantai. Roda yang lebih kecil dengan jari-jari 8 cm diputar
pada 100 rad/s. Berapakah kelajuan linier kedua roda tersebut? Jika jari-jari roda yang lebih besar 15
cm, berapa rpm roda tersebut akan berputar?

Pembahasan :

R1 = 8 cm = 0,08 m

R2 = 15 cm = 0,15 m

ω1 = 100 rad/s