Anda di halaman 1dari 2

Tugas online mata kuliah Struktur dan Perkembangan Hewan II

Pertanyaan

1. Mengapa akhir segmentasi katak menghasilkan blastula yang tersusun atas mikromer
dan makromer? Jelaskan!
2. Apa yang dimaksud dengan grey crescent (sabit kelabu) pada telur katak? Jelaskan
peranannya dalam perkembangan embrio katak!

Jawaban :

1. Makromer merupakan istilah bagi blastomer yang berukuran lebih besar, yakni yang
berada pada kutub vegetal embrio katak. Dan mikromer merupakan istilah bagi
blastomer yang berukuran lebih kecil, yaitu blastomer pada katak pada kutub animal.
pada akhir segmentasi katak, dihasilkan blastula yang tersusun atas mikromer dan
makromer karena perbedaan/selisih waktu/kecepatan proses pembelahan pada
embrio antara kutub vegetal dengan kutub animal. Pembelahan pertama, yaitu
pembelahan secara meridional dari kutub animal menuju kutub vegetal, dan
dihasilkan dua blastomer, yang sama besar. Pada pembelahan kedua, embrio katak
mengalami pembelahan meridional kembali dengan arah tegak lurus garis bidang
meridional, sehingga dihasilkan 4 blastomer dengan ukuran sama besar. Hal ini karena,
pembelahan secara meridional membagi embrio/blastula menjadi bagian bagian yang
sama besar. Sel telur pada katak memiliki tipe telolesital, dimana tipe sel telurnya
adalah memiliki banyak yolk dan tersebar tidak merata, terutama tertimbun di kutub
vegetal. Tipe telur telolesital inilah yang menyebabkan perbedaan ukuran dan jumlah
blastomer pada kutub animal dan vegetal embrio katak. Keberadaan yolk membuat
lebih susah/lama proses pembelahan, sehingga pada saat pembelahan pertama
belum selesai, pembelahan kedua pada kutub animal sudah dimulai. Pada
pembelahan ketiga terjadi pembelahan secara latitudinal atau horizontal, dan
merupakan tahap dimana dimulai terbentuknya makromer dan mikromer. Karena tipe
sel telur nya merupakan telolesital, yakni memiliki yolk banyak tetapi tidak tersebar
merata, dan lebih terkonsentrasi pada kutub vegetal animal, sehingga dimulai dari
pembelahan ketiga ini dan menjadi demikian seterusnya, pada saat pembelahan
sebelumnya yang melewati kutub vegetal belum terselesaikan, pembelahan yang
melewati kutub animal telah memulai pembelahan baru/selanjutnya. Sehingga
terbentuk blastomer pada kutub vegetal yang berukuran lebih besar, dan lebih sedikit
jumlahnya karena proses pembelahan nya lebih lambat, terhambat oleh konsentrasi
yolk yang lebih banyak pada kutub vegetal, sehingga disebut sebagai
makromer,karena ukurannya lebih besar. Sementara itu, pada kutub animal,
blastomernya berukuran lebih kecil dan berjumlah lebih banyak, karena pembelahan
nya berlangsung lebih cepat. Demikianlah pembentukan makromer dan mikromer
pada perkembangan embrio katak.
2. Apa yang dimaksud dengan grey crescent (sabit kelabu) pada telur katak? Jelaskan
peranannya dalam perkembangan embrio katak!
3. Grey crescent merupakan daerah/area kelabu yang terbentuk dalam perkembangan
embrio katak, merupakan pigmen yang terbawa masuk ke dalam sel telur oleh sel
sperma yang membuahi sel telur. Gray crescent merupakan bakal notokord (tali
punggung) embrio katak dalam masa menuju pendewasaannya, sehingga peran gray
crescent ini yaitu sebagai bakal pembentuk notokord. Selain itu gray crescent juga
sebagai indicator sisi dorsal embrio katak.