Anda di halaman 1dari 5

SURAT PERJANJIAN KERJA

Moment Coffee
Jl. Rajabasa 82-83, Semarang

Pada hari inI Sabtu, tanggal (1/06/2019) ,telah ditanda tangani Kontrak Perjanjian Kerja Tenaga
BARISTA Kontrak oleh dan antara pihak-pihak sebagai berikut:

Nama : Stefano Rahadian Rama Djati


Jabatan : Manager
Alamat : Villa Telaga Bodas kav.3 Semarang
Selanjutnya disebut : PIHAK PERTAMA

Nama : Deswarin
Tempat,Tanggal lahir :
`Alamat :
Jabatan : BARISTA
Selanjutnya disebut : PIHAK KEDUA

Maka dengan ini kami telah sepakat mengadakan Perjanjian Kerja pada MOMENT COFFEE
Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA menurut ketentuan sebagai mana tercantum dalam pasal-pasal
berikut:

PASAL 1
MENERIMA & MEMPEKERJAKAN

PIHAK PERTAMA menerima dan mempekerjakan PIHAK KEDUA sebagai :


Status : Karyawan kontrak MOMENT COFFEE
MasaKontrak : 6 bulan
Jabatan / Unit kerja : BARISTA

Pasal 2
DASAR DAN TUJUAN

1) Kerjasama ini diselenggarakan atas dasar kebutuhan dan manfaat dari kedua belah pihak
secara timbal balik atas dasar sama derajat dan saling menghormati sesuai dan dalam
batas kedudukan dan kewenangan masing-masing sesuai dengan peraturan perundang
undangan yang berlaku.
2) Tujuan dari kerjasama ini adalah melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kedua belah
pihak , dalam hal ini Pihak Kedua sanggup menjadi Tenaga kontrak BARISTA
Pasal 3
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

1) PIHAK KEDUA tugas utama sebagai BARISTA yang bertugas :


 Membersihkan area bar saat masuk, serah terima dengan petugas barista pada
pergantian shift, dan pada saat tutup atau closing restoran
Meliputi
a.gelas dan lain – lain
b.Tempat atau rak sayur dan buah
c.Ice box atau kotak es
d.Meja bar
e.Showcase
f.Area Cafe
 Menyiapkan bahan-bahan pendukung operasional
 Cek stock dan informasikan ke staff kasir apa saja menu beverage (minuman) yang
kosong atau habis.
 Menjaga kebersihan peralatan (mesin, grinder, blender, v60, rak piring, dll)
 Menyiapkan minuman untuk pelanggan
 mengoperasikan system kasir

2) PIHAK KEDUA bersedia menerima dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut
serta tugas-tugas lain yang diberikan PIHAK PERTAMA dengan sebaik-baiknya dan rasa
tanggung-jawab.
3) PIHAK KEDUA bersedia tunduk dan melaksanakan seluruh ketentuan yang telah diatur
baik dalam Pedoman Peraturan dan Tata Tertib Karyawan maupun ketentuan lain yang
menjadi Keputusan PIHAK PERTAMA.
4) Menjaga nama baik perusahaan baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

Pasal 4
JAM KERJA

1) PIHAK KEDUA sanggup mematuhi jam kerja perusahaaan selama jam operasional dalam
perhari
 Shift pagi jam 8.30 – 16.30
 Shift Sore jam 16.30 – 00.30
 (Café harus sudah buka pada jam 9.00, diharapkan jam 8.30-9.00 untuk kegiatan
prepare)
2) PIHAK KEDUA sanggup mematuhi Jadwal Kerja yang sewaktu waktu dapat berubah
sesuai kebutuhan operasional perusahaan diatur oleh perusahaan.
3) Jatah libur kerja (4 hari dalam sebulan)
4) Berhak Mendapatkan PH (Public Holiday)

Pasal 5
UPAH DAN UANG MAKAN

1) Pihak Pertama berkewajiban memberikan upah dan uang makan kepada Pihak Kedua
atas beban pekerjaan yang telah dilakukan.
2) Besar upah yang diperoleh per bulan adalah
 Gaji Pokok : Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah)
 Uang Transportasi : Rp. 300.000,- ( Tiga Ratus Ribu Rupiah )
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------+
TOTAL : Rp. 1.800.000,- (Satu juta delapan ratus ribu
rupiah)

3) Apabila Pihak Kedua telat 15 menit dari jam kerja dengan alasan apapun maka berlaku
potongan gaji yang di tentukan oleh Pihak pertama Sebesar Rp. 25.000,- /hari.
4) Apabila Pihak kedua tidak masuk kerja tanpa ada pemberitahuan akan dikenakan
potongan gaji Sebesar Rp. 50.000,- / hari
5) Pihak Pertama membayarkan upah dan uang makan secara bulanan kepada Pihak Kedua
di tiap tanggal 1 (satu).

Pasal 6
LEMBUR
1) Apabila Pihak Kedua mendapat perintah atasan untuk melaksanakan pekerjaan di luar
jam, maka Pihak Kedua wajib membayar upah lembur kepada Pihak Kedua berdasarkan
lama jam lembur.
2) Besar upah lembur adalah sebagai berikut :
 Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) per jam

Pasal 7
MASA KERJA

1. Surat Perjanjian Kerja ini berlaku sejak tanggal 1 Juni 2019 hingga tanggal 1 Desember
2019
2. Surat Perjanjian Kerja ini dapat dibatalkan dan atau menjadi tidak berlaku antara lain
karena :
 Jangka waktu yang diperjanjikan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 telah berakhir.
 Dilakukannya pemutusan hubungan kerja oleh PIHAK PERTAMA karena hal-hal
sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Surat Perjanjian Kerja ini.
 PIHAK KEDUA meninggal dunia.
3. Apabila PIHAK KEDUA berniat untuk mengundurkan diri maka Ia wajib mengajukan surat
pengunduran diri kepada PIHAK PERTAMA sekurang-kurangnya 1 ( satu ) bulan
sebelumnya.
4. PIHAK PERTAMA tidak berkewajiban untuk memberikan uang pesangon , uang jasa , atau
ganti kerugian apapun kepada PIHAK KEDUA setelah berakhirnya masa kerja untuk
waktu tertentu (kontrak).
5. PIHAK KEDUA wajib mengembalikan seluruh sarana dan prasarana kerja milik PIHAK
PERTAMA dalam keadaan baik serta menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang
diemban PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada saat berakhirnya masa kerja waktu
tertentu ( kontrak ) dan atau berakhirnya hubungan kerja.

Pasal 8
PENGAKHIRAN HUBUNGAN KERJA

Setiap waktu hubungan kerja antara pihak pertama dengan pihak kedua dapat diakhiri
bilamana pihak kedua melakukan pelanggaran berat seperti di bawah ini :

1. Melakukan pencurian, penggelapan dan atau perbuatan melawan hukukm lainnya.


Melakukan penganiayaan terhadap rekan kerja dan anggota keluarganya.
2. Berkelahi dengan sesama pekerja.
3. Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya yang menimbulkan kerugian bagi
Pertama.
4. Memberikan keterangan palsu, atau melakukan perbuatan lain yang menimbulkan
kericuhan di lokasi pekerjaan Pihak Pertama.
5. Mabuk, berjudi, menggunakan obat terlarang dilingkungan kerja.
6. Menghina dan atau mencemarkan nama baik Pihak Pertama dan atau kastemer /mitra
bisnisnya dan atau pekerja lainnya beserta keluarganya.
7. Membantah dan atau menolak perintah atau instruksi dari Pihak Pertama.
8. Menyalah gunakan jabatannya yang dapat menimbulkan kerugian pada Pihak Pertama.
9. Tidak masuk kerja selama 3 (tiga) hari berturut-turut tanpa keterangan tertulis atau
alasan yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
10. Melakukan pelanggaran lainnya yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran berat
menurut peraturan yang berlaku di Republik Indonesia.
Pasal 9
KESEPAKATAN

1. Surat Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu ini dibuat dan di tanda tangani oleh kedua
belah pihak dengan tanpa ada pengaruh dan atau paksaan dari siapapun serta mengikat
kedua belah pihak untuk mentaati dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.
2. Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak di MOMENT
COFFEE pada tanggal, bulan dan tahun seperti tersebut diatas dalam rangkap 2 ( dua )
yang memiliki kekuatan hukum yang sama dan dipegang oleh masing-masing pihak.

Pasal 10
ADDENDUM

1) Dalam terjadi perubahan, pengurangan dan atau penambahan atas isi kontrak, maka
para pihak akan merundingkan secara musyawarah mufakat.
2) Hasil mufakat akan dituangkan kedalam suatu adendum yang merupakan bagian yang
tidak dapat dipisahkan dari kontrak ini.

Demikianlah surat perjanjian ini dibuat, semoga dapat dilaksanakan sebaik - baiknya.
Ditulis dalam dua rangkap satu untuk pihak pertama dan satu untuk pihak kedua.

Semarang, 1 Juni 2019


Pihak Pertama Pihak Kedua
MOMENT COFFEE

Stefano Rahadian Rama Djati ( Deswarin )


MANAGER