Anda di halaman 1dari 2

Faktor Penyebab Longgarnya Gigi Tiruan:

1. Residual Ridge Resorption


Pasca pencabutan gigi geligi, tulang alveolar mengalami resorpsi yang
menyebabkan perubahan bentuk dan berkurangnya ukuran tulang alveolar secara terus-
menerus. Perubahan bentuk tulang alveolar tidak hanya terjadi pada permukaan tulang
dalam arah vertikal saja tetapi juga dalam arahlabio-lingual/palatal dari posisi awal
yang menyebabkan tulang alveolar menjadi rendah, membulat, atau datar. Fenomena
perubahan yang terjadi pada tulang alveolar ini sering disebut dengan residual ridge
resorption
Resorpsi tulang alveolar juga dapat menyebabkan berkurangnya ukuran tulang
alveolar sehingga luas daerah dukungan gigi tiruan penuh menjadi lebih kecil. Luas
permukaan dukungan gigi tiruan penuh berkorelasi positif dengan faktor-faktor retensi
yang terjadi pada gigi tiruan. Berkurangnya luas jaringan pendukung gigi tiruan dapat
mempengaruhi faktor-faktor retensi gigi tiruan penuh yaitu adhesi, kohesi, tegangan
permukaan, tekanan atmosfer, terjadi pada permukaan basis gigi tiruan penuh.

2. Faktor sistemik
Proses resorpsi tulang alveolar dipengaruhi beberapa faktor etiologi, salah
satunya yakni faktor sistemik. Faktor sistemik yaitu Penyakit yang mempengaruhi
proses pembentukan tulang seperti osteoporosis, defisiensi vitamin D, dan kelainan
metabolisme fosfat/ kalsium.
Penelitian menyebutkan bahwa wanita memiliki resiko yang lebih besar
dibanding pria, dan lebih signifikan pada wanita yang sudah mengalami menopause.
Selain itu pada umur empat puluh tahun kepadatan tulang mulai menurun ditambah
dengan berkurangnya aktivitas fisik, kurangnya aliran estrogen, asupan makanan, ras
dan keadaan herediter yang keseluruhannya merupakan hal-hal yang mempengaruhi
terjadinya resopsi tulang alveolar.

3. Pemakaian gigi tiruan yang terlalu lama dan intensif


Pemakaian gigi tiruan yang terlalu lama dan intensif dapat menyebabkan
resorpsi processus alveokaris, selain itu gigi tiruan yang menekan terlalu kuat juga
dapat mempercepat resorpsi tulang alveolar sehingga dapat menyebabkan kelonggaran
pada gigi tiruan.
4. Kesalahan saat pembuatan gigi tiruan, misalnya pembuatan sayap gigi tiruan yang
terlalu pendek
(Pridiana dan Nasution, 2016)

DAFTAR PUSTAKA
Pridiana S dan Nasution ID. 2016. Bentuk Residual Ridge dan Hubungannya dengan
Retensi Gigi Tiruan Penuh. Cakradonya Dent J 2016; 8(1):1-76.