Anda di halaman 1dari 3

PELAYANAN GIZI TERPADU DI

PUSKESMAS

No. Dokumen : /SOP-


UKP/PKM-LMU/ /2016

SOP No. Revisi :

Tanggal Terbit :

Halaman : 1/3

PUSKESMAS
Kristoforus B. Werang, A.Md.Kep
LAMAAU
NIP 19800109 200903 1 003

1. Pengertian Pelayanan Gizi terpadu di Puskesmas adalah serangkaian kegiatan


terhadap pasien/klien dalam pelayanan gizi secara terpadu mulai awal
masuk, pulang sembuh membaik atau dirujuk.

2. Tujuan 1. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah bagi tenaga gizi atau


tenaga kesehatan lainnya di Puskesmas Lamaau, agar mengetahui
alur pelayanan gizi secara terpadu di Puskesmas.
3. Kebijakan Upaya Kesehatan Perorangan Tingkat Pertama wajib dilaksanakan
sesuai dengan Standar Prosedur Operasional dan Standar Pelayanan
berdasarkan Peaturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014
tentang Puskesmas.
4. Referensi 1. Buku saku pelayanan promote dan Preventif bagi Dokter difasilitas
Kesehatan Primer, Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementrian
Kesehatan Republik Indonesia, 2013
2. Buku Asuhan Gizi di Puskesmas, World Health Organization dan
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2013
3. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu diFasilitas Kesehatan Dasar
dan Rujukan, World Health Organization dan Kementrian
Kesehatan Republik Indonesia, 2013
5. Alat dan Bahan
6. Langkah- Langkah – Langkah Persiapan :
langkah Petugas :
a. Sikap Ramah Berempati Dan Cepat Mengambil Keputusan
b. Pengetahuan / Kompetensi
c. Keterampilan / Sertifikasi
Sarana Prasarana :
a. Ruangan Konsultasi Gizi
b. Ruang Rawat Inap
c. Ruang Bersalin
d. Dokumen Asuhan Gizi Pasien
e. Alat Peraga

Langkah – Langkah Pelaksanaan :


1. Pasien datang ke Puskesmas sendiri atau bersama keluarga
2. Petugas 2ember salam dan memepersilakan masuk ruangan
3. Dokter, Perawat Atau Tenaga Gizi melakukan anamneses,
pemeriksaan fisik kimia dan pengukuran antropometri
4. Lakukan penegakanan diagnose penyakit dan status gizi terhadap
pasien. Bila diperlukan lakukan pmeriksaan penunjang
5. Semua hasil pemeriksaan harus dicatat di dokumen rekama medis
dan formulir status gizi. Bila ada tindakan lakukan persetujuan
tindakan medis lisan maupun tertulis ( informed Consents )
6. Bila pasien bisa ditangani di Puskesmas, dapat melanjutkan
pemeriksaan ulang dipelayanan Rawat Jalan dengan evaluasi /
pemantauan dokter / tenaga gizi dan farmasi
7. Bila pasien tidak bisa ditangani di Puskesmas, segera rujuk
dengan surat pengantar rujukan ke pelayanan tingkat lanjut.
8. Pasien karena penyakitnya memerlukan rawat inap segera tangani
dengan tim asuhan gizi yang terdiri dari dokter, perawat/bidan dan
tenaga gizi
9. Tugas dokter dalam penanganan pasien untuk melakukan asuhan
medic, terapi obat dan konseling penyakit
10. Tugas tenaga gizi melakukan intervensi gizi, terapi diet dan
konseling gizi
11. Bila pasien rawat inap sembuh/membaik dapat dipulangkan
evaluasi / pemantauan di rawat jalan
12. Bila pasien tidak sembuh di Puskesmas, segera rujuk dengan
pengantar rujukan ke pelayanan tingkat lanjut
13. Semua hasil pemeriksaan harus dicatat didokumen rekam medis
dan formulir status gizi.
7. Diagram Alir -

8. Hal – hal yang


perlu
Diperhatikan

9. Unit terkait 1. Seluruh tenaga kesehatan pada UKM dan Keperawatan


Kesehatan Masyarakat
2. Seluruh tenaga kesehatan pada UKP, jaringan Pelayanan
Puskesmas dan Pelayanan Kefarmasian dan Laboratorium
2/3
10. Dokumen 1. Dokumen Asuhan Gizi
Terkait 2. Register Konseling
11. Rekaman
Historis N Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Perubahan O diberlakukan

3/3