Anda di halaman 1dari 13

Bab III Differensial Fungsi Majemuk

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat memahami konsep matematika dan
penerapannya dalam bidang ekonomi dan bisnis yang meliputi materi Fungsi, Differensial
Fungsi Sederhana, Differensial Parsial, Integral dan Matriks.

TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa akan dapat :
1. Memahami pengertian diferensial parsial
2. Memahami teorema differensial total
3. Memahami tentang titik ekstrem
4. Memahami optimasi bersyarat
5. Menyelesaikan permasalahan ekonomi dengan diferensial parsial

PENYAJIAN MATERI

3.1 PENGERTIAN

Yang dimaksud dengan diferensial parsial adalah merupakan konsep penurunan


terhadap fungsi yang mempunyai lebih dari satu variable bebas U = f ( x, y, z ). Adapun cara
untuk menurunkan ( mendiferensiasi ) fungsi tersebut dilakukan secara Parsial ( terpisah )
untuk masing-masing variabelnya.

3.2 TEOREMA DIFERENSIAL TOTAL

Jika sebuah fungsi mempunyai n macam variable bebas maka ia akan memiliki n macam
turunan. Jika 𝑦 = 𝑓(𝑥, 𝑧) maka akan terdapat dua macam turunan, yaitu turunan y terhadap x

( 𝜕𝑦/𝜕𝑥) dan turunan y terhadap z (𝜕𝑦/𝜕𝑧). Dituliskan sebagai :

𝜕𝑦
𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑦 = 𝑓(𝑥, 𝑧) maka 𝑎. 𝑓𝑥 (𝑥, 𝑦) = 𝜕𝑥 ( turunan dari 𝑓(𝑥, 𝑧) terhadap x )
𝜕𝑦
𝑏. 𝑓𝑧 (𝑥, 𝑧) = ( turunan dari 𝑓(𝑥, 𝑧) terhadap z)
𝜕𝑧
𝜕𝑦 𝜕𝑦
𝑑𝑦 = 𝜕𝑥 𝑑𝑥 + 𝜕𝑧 𝑑𝑧

56
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

𝜕𝑦 𝜕𝑦
(a) , (b) disebut derivative parsial; 𝑑𝑥 , 𝜕𝑧 𝑑𝑧 dinamakan differensial parsial dan
𝜕𝑥

𝑑𝑦 dinamakan differensial total

Jika fungsi terdiri lebih dari satu variable bebas dapat diturunkan lebih dari satu kali. Dengan
kata lain, turunan parsial masih mungkin diturunkan lagi.

Contoh :

𝑦 = 𝑥 3 + 5𝑧 2 − 4𝑥 2 𝑧 − 6𝑥𝑧 2 + 8𝑧 − 7, tentukan turunan parsialnya !

Penyelesaian :

𝜕𝑦 𝜕2 𝑦
= 3𝑥 2 − 8𝑥𝑧 − 6𝑧 2 = 6𝑥 − 8𝑧 parsial kedua
𝜕𝑥 𝜕𝑥 2

𝜕2 𝑦
= −8𝑥 − 12𝑧
𝜕𝑥𝜕𝑧

𝜕𝑦 𝜕2 𝑦
= 10𝑧 − 4𝑥 2 − 12𝑥𝑧 + 8 = −8𝑥 − 12𝑧
𝜕𝑧 𝜕𝑧𝜕𝑥

𝜕2 𝑦
= 10 − 12𝑥
𝜕𝑧 2

3.3 NILAI EKSTREM : MAKSIMUM DAN MINIMUM

Syarat perlu ( necessary condition ) agar fungsi mencapai titik ekstrem :

Untuk 𝑦 = 𝑓(𝑥, 𝑧)𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑦 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖 𝑡𝑖𝑡𝑖𝑘 𝑒𝑘𝑠𝑡𝑟𝑖𝑚 𝑗𝑖𝑘𝑎 ∶


𝜕𝑦 𝜕𝑦
=0 𝑑𝑎𝑛 =0
𝜕𝑥 𝜕𝑧

Syarat cukup ( sufficient condition ) apakah ekstrim maksimum / minimum :

𝜕2 𝑦 𝜕2 𝑦
Maksimum jika 𝜕𝑥 2 < 0 𝑑𝑎𝑛 𝜕𝑧 2
<0

𝜕2 𝑦 𝜕2 𝑦
Minimum jika 𝜕𝑥 2 > 0 𝑑𝑎𝑛 𝜕𝑧 2
>0

Contoh :

Selidiki apakah titik ekstrim fungsi berikut merupakan titik ekstrim maksimum / minimum :

𝑦 = −𝑥 2 + 12𝑥 − 𝑧 2 + 10𝑧 − 45

57
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

Penyelesaian :

𝜕𝑦 𝜕𝑦
= −2𝑥 + 12 =0
𝜕𝑥 𝜕𝑥

−2𝑥 + 12 = 0 ; 𝑥 = 6 𝑦 = −(6)2 + 12.6 − (5)2 +


10.5 − 45

𝜕𝑦 𝜕𝑦
= −2𝑧 + 10 =0 = 𝟏𝟔
𝜕𝑧 𝜕𝑧

−2𝑧 + 10 = 0 ; 𝑧 = 5

𝜕 2𝑦 𝜕 2𝑦
= −2 < 0 𝑑𝑎𝑛 = −2 < 0
𝜕𝑥 2 𝜕𝑧 2

𝝏𝟐 𝒚 𝝏𝟐 𝒚
Karena < 0 𝑑𝑎𝑛 < 0 maka fungsi tersebut memiliki titik ekstrim maksimum
𝝏𝒙𝟐 𝝏𝒛𝟐

dengan ymaks = 16.

3.4 OPTIMASI BERSYARAT

Dalam kenyataan seringkali kita harus mengekstrimkan atau mengoptimumkan suatu


fungsi, yakni mencari nilai maksimum atau nilai minimumnya, tetapi terkekang oleh suatu
fungsi lain yang harus dipenuhi. Dengan kata lain fungsi yang hendak dioptimumkan tadi
menghadapi suatu kendala ( constraint ). Kasus optimasi bersyarat semacam ini banyak
dijumpai dlam bidang ekonomi. Misalkan seseorang hendak menaikkan utilitas, atau tingkat
kepuasannya, tetapi terikat pada fungsi pendapatan . atau sebuah perusahaan ingin
memaksimumkan labanya, tetapi terikat pada fungsi produksi.

Penghitungan nilai ekstrim sebuah fungsi yang menghadapi kendala berupa fungsi
lain, biss diselesaikan dengan Metode Lagrange yaitu dengan membentuk fungsi baru yang
merupakan penjumlahan dari fungsi yang hendak dioptimumkan ditambah hasil kali
pengganda Lagrange 𝜆 dengan fungsi kendalanya.

Missal hendak dioptimumkan : z = f (x,y )

Dengan syarat yg harus dipenuhi : u = g (x,y )

Fungsi Lagrange : 𝑭(𝒙, 𝒚, 𝝀) = 𝒇(𝒙, 𝒚) + 𝝀𝒈(𝒙, 𝒚)

58
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

TITIK EKSTREM

Syarat Perlu

𝜕𝐹 𝜕𝑓 𝜕𝑔
= 𝜕𝑥 + 𝜆 𝜕𝑥 = 0
𝜕𝑥

𝜕𝐹 𝜕𝑓 𝜕𝑔
= 𝜕𝑦 + 𝜆 𝜕𝑦 = 0
𝜕𝑦

Syarat cukup :

𝜕2 𝐹 𝜕2 𝐹
Maksimum jika 𝜕𝑥 2 < 0 𝑑𝑎𝑛 <0
𝜕𝑦

𝜕2 𝑦 𝜕2 𝑦
Minimum jika 𝜕𝑥 2 > 0 𝑑𝑎𝑛 𝜕𝑧 2
>0

Contoh :

59
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

SOAL LATIHAN :

1. Untuk fungsi 𝑦 = 𝑓(𝑥, 𝑧) = 4𝑥 2 − 6𝑥 2 𝑧 + 3𝑥𝑧 2 + 3𝑧 2 + 5, tentukan :


a. derivative parsial
b. differensial parsial
c. differensial total
2. Tentukan sampai dengan derivative-parsial ketiga fungsi – fungsi :
a. 𝒚 = 𝟒𝒙𝟐 − 𝟓𝒛𝟐 + 𝟐𝒙𝟐 𝒛 − 𝟒𝒙𝒛𝟐 − 𝟗𝒛
b. 𝑦 = 6𝑥 2 + 4𝑥 2 𝑧 −1 − 3𝑧 + 25

c. 𝒁 = 𝟑𝒙𝟑 − 𝟒𝒙𝟐 𝒚𝟐 + 𝟒𝒚𝟑 − 𝟏𝟐𝒙𝒚 − 𝟏𝟐𝒙 + 𝟐𝟎y

3. Tentukan nilai ekstrim dan jenisnya dari fungsi –fungsi berikut :


a. 𝒛 = 𝟐𝒙𝟐 − 𝟒𝒙 + 𝟖𝒚 + 𝒚𝟐

b. 𝒛 = −𝟐𝒙𝟐 − 𝟒𝒙𝒚 − 𝟕𝒚𝟐 + 𝟐𝒙 + 𝟖𝒚


c. z = 2x + 2y dengan syarat 𝑥 2 + 𝑦 2 = 8.
d. 𝒛 = 𝟑𝒙𝟐 − 𝟑𝒙 + 𝟓𝒙𝒚 + 𝟖𝒚 + 𝟒𝒚𝟐 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒏𝒅𝒂𝒍𝒂 𝒙 − 𝟑𝒚 = 𝟖

60
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

3.6 PENERAPAN DIFFERENSIAL PARSIAL DALAM ILMU EKONOMI

3.6.1 Permintaan Marjinal

Misalkan penggunaan dua jenis barang berhubungan, sehingga permintaan akan kedua jenis
barang tersebut mempunyai hubungan fungsional dengan kedua jenis barang tersebut.

Dengan kata lain,jika barang A dan B mempunyai hubungan penggunaan, maka fungsi
permintaan dapat ditulis:

𝑄𝑎 = 𝑓(𝑃𝑎, 𝑃𝑏 ) 𝑑𝑎𝑛 𝑄𝑏 = 𝑓(𝑃𝑎, 𝑃𝑏 )

Derivative ( turunan ) parsia pertama fungsi diatas adalah fungsi-fungsi permintaan


marjinalnya;

𝜕𝑄𝑎
; adalah permintaan marjinal barang A terhadap harganya (Pa)
𝜕𝑃𝑎

𝜕𝑄𝑎
; adalah permintaan marjinal barang A terhadap harga barang B ( Pb )
𝜕𝑃𝑏

𝜕𝑄𝑏
; adalah permintaan marjinal barang B terhadap harga barang A( Pa )
𝜕𝑃𝑎

𝜕𝑄𝑏
; adalah permintaan marjinal barang B terhadap harganya (Pb)
𝜕𝑃𝑏

Contoh :

Fungsi permintaan terhadap dua jenis barang adalah :

𝑄𝑎 = 40 − 2𝑃𝑎 + 𝑃𝑏 𝑑𝑎𝑛 𝑄𝑏 = 15 + 𝑃𝑎 − 𝑃𝑏 .

Tentukan permintaan marjinalnya !

Penyelesaian :

𝜕𝑄𝑎 𝜕𝑄𝑏
= −2 =1
𝜕𝑃𝑎 𝜕𝑃𝑎
𝜕𝑄𝑎 𝜕𝑄𝑏
=1 = −1
𝜕𝑃𝑏 𝜕𝑃𝑏

61
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

3.6.2 Elastisitas Permintaan

Dalam hal ini, terdapat dua jenis elastisitas yaitu 1) elastisitas harga-permintaan yaitu
elastisitas yang mengukur kepekaan perubahan permintaan suatu barang berkenaan
perubahan harga barang itu sendiri dan 2) elastisitas silang permintaan yaitu elastisitas yang
mengukur kepekaan perubahan permintaan suatu barang berkenaan perubahan harga barang
lain.

𝜕𝑄𝑎 𝑃𝑎
𝜂𝑎 = . , adalah elastisitas harga-permintaan
𝜕𝑃𝑎 𝑄𝑎

𝜕𝑄𝑏 𝑃𝑏
𝜂𝑏 = .
𝜕𝑃𝑏 𝑄𝑏

𝜕𝑄𝑎 𝑃𝑏
𝜂𝑎𝑏 = . ; adalah elastisitas silang permintaan
𝜕𝑃𝑏 𝑄𝑎

𝜕𝑄𝑏 𝑃𝑎
𝜂𝑏𝑎 = .
𝜕𝑃𝑎 𝑄𝑏

Jika 𝜂𝑎𝑏 < 0 𝑑𝑎𝑛 𝜂𝑏𝑎 < 0 untuk 𝑃𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑃𝑏 tertentu, berarti hubungan antara barang A dan
barang B adalah komplementer / saling melengkapi, sebab penurunan harga salah satu barang
akan diikuti oleh kenaikan permintaan atas keduanya.

Jika 𝜂𝑎𝑏 > 0 𝑑𝑎𝑛 𝜂𝑏𝑎 > 0 untuk 𝑃𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑃𝑏 tertentu, berarti hubungan antara barang A dan
barang B adalah kompetitif / substitutive / saling menggantikan, sebab penurunan harga suatu
barang akan diikuti oeh kenaikan permintaan atas barang tersebut dan penurunan atas barang
lainnya.

Contoh :

Fungsi permintaan terhadap dua jenis barang adalah :

𝑄𝑎 = 40 − 2𝑃𝑎 + 𝑃𝑏 𝑑𝑎𝑛 𝑄𝑏 = 15 + 𝑃𝑎 − 𝑃𝑏 .

Hitung elastisitas fungsi diatas untuk 𝑃𝑎 = 1 𝑑𝑎𝑛 𝑃𝑏 = 2 !

Penyelesaian :

𝜕𝑄𝑎 𝑃𝑎 𝜕𝑄𝑏 𝑃
𝜂𝑎 = .𝑄 𝜂𝑎𝑏 = .𝑄𝑏
𝜕𝑃𝑎 𝑎 𝜕𝑃𝑏 𝑑𝑎

1 2
= −2. 40−2𝑃 = 1. 40−2𝑃
𝑎 +𝑃𝑏 𝑎 +𝑃𝑏

62
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

1 1
= − 20 = 20

𝜕𝑄𝑏 𝑃𝑏 𝜕𝑄𝑏 𝑃𝑎
𝜂𝑏 = . 𝜂𝑏𝑎 = .
𝜕𝑃𝑏 𝑄𝑏 𝜕𝑃𝑎 𝑄𝑑𝑏

2 1
= −1. 15+𝑃 = 1. 15+𝑃
𝑎 −𝑃𝑏 𝑎 −𝑃𝑏

1 1
= −7 = 14

(|𝜂𝑎 |< 0: barang A bersifat inelastic, |𝜂𝑏 | < 0 : barang B bersifat inelastic, 𝜂𝑎𝑏 < 0
𝑑𝑎𝑛 𝜂𝑏𝑎 < 0 : hubungan antara barang A dan B adalah komplementer ).

3.6.3 Perusahaan dengan Dua Macam Produk dan Biaya Produksi Gabungan

Andaikan sebuah perusahaan menghasilkan 2 jenis output ( barang A dan B )dengan biaya
yang dikeluarkan merupakan biaya produksi gabungan ( joint production cost ), dimana
fungsi permintaan dicerminkan oleh 𝑄𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑄𝑏 dan biaya produksi 𝐶 = 𝑓(𝑄𝑎 , 𝑄𝑏 ), maka :

Penerimaan dari memproduksi A : 𝑅𝑎 = 𝑄𝑎 . 𝑃𝑎 = 𝑓(𝑄𝑎 )

Penerimaan dari memproduksi B : 𝑅𝑏 = 𝑄𝑏 . 𝑃𝑏 = 𝑓(𝑄𝑏 )

Penerimaan total : R = 𝑅𝑎 + 𝑅𝑏 = 𝑓(𝑄𝑎 ) + 𝑓(𝑄𝑏 )

Keuntungan : 𝜋 = 𝑅 − 𝐶 = 𝑓(𝑄𝑎 ) + 𝑓(𝑄𝑏 ) − 𝑓(𝑄𝑎 , 𝑄𝑏 )

Keuntungan maksimum : 𝝅′ = 𝟎

𝜕𝜋
(1) 𝜋𝑄𝑎 = 𝜕𝑄 = 0
𝑎

𝜕𝜋
(2) 𝜋𝑄𝑏 = 𝜕𝑄 = 0
𝑏

dari (1) dan (2) akan diperoeh nilai 𝑄𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑄𝑏 , dan 𝜋maks dapat
dihitung.

Atau :

Keuntungan maksimum akan diperoleh jika :

MRa = MCa dan MRb = MCb

dimana , MRa= Ra’ dan MRb=Rb’

63
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

MCa= Ca’ dan MCb= Cb’

Contoh :

Biaya total yang dikeluarkan sebuah perusahaan yang memproduksi dua jenis barang A dan
B adalah 𝐶 = 𝑄𝑎2 + 3𝑄𝑏2 + 𝑄𝑎 . 𝑄𝑏 .Harga jual masing-masing per unit barang adalah Pa=7 dan
Pb= 20. Hitungah berapa unit masing-masing barang harus diproduksi agar keuntungannya
maksimum dan besarnya keuntungan maksimum tersebut !

Penyelesaian :

𝑅𝑎 = 𝑄𝑎 . 𝑃𝑎 = 7𝑄𝑎

𝑅 = 7𝑄𝑎 + 20𝑄𝑏

𝑅𝑏 = 𝑄𝑏 . 𝑃𝑏 =20𝑄𝑏

𝜋 = 𝑅 − 𝐶 = 7𝑄𝑎 + 20𝑄𝑏 − (𝑄𝑎2 + 3𝑄𝑏2 + 𝑄𝑎 . 𝑄𝑏 )

= 7𝑄𝑎 + 20𝑄𝑏 − 𝑄𝑎2 − 3𝑄𝑏2 − 𝑄𝑎 . 𝑄𝑏

Agar 𝜋maks, 𝜋 ′ = 0

𝜕𝜋
(1) 𝜋𝑄𝑎 = 𝜕𝑄 = 0 7 − 2𝑄𝑎 − 𝑄𝑏 = 0
𝑎

𝜕𝜋
(2) 𝜋𝑄𝑏 = 𝜕𝑄 = 0 20 − 6𝑄𝑏 − 𝑄𝑎 = 0
𝑏

Dari (1) dan (2) diperoleh 𝑄𝑎 = 2; 𝑄𝑏 = 3

𝜋maksimum = 7𝑄𝑎 + 20𝑄𝑏 − 𝑄𝑎2 − 3𝑄𝑏2 − 𝑄𝑎 . 𝑄𝑏

= 7.2 + 20.3 − (2)2 − 3(3)2 − 2.3

= 37

Jadi, agar keuntungan maksimum, perusahaan harus memproduksi 2 unit barang A dan 3 unit
barang B dengan keuntungan sebesar 37.

64
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

3.7.4 Utilitas / Kegunaan Marginal Parsial dan Keseimbangan Konsumsi

3.7.4.1 Utilitas Marginal. Jika kepuasan konsumen diambangkan dengan U dan misal
konsumen hanya mengkonsumsi dua jenis barang X dan Y, maka fungsi utilitasnya :

U=f(x,y)

𝜕𝑈
dimana adalah utilitas marginal berkenaan dengan barang X
𝜕𝑥

𝜕𝑈
adalah utilitas marginal berkenaan dengan barang Y
𝜕𝑦

3.7.4.2Keseimbangan Konsumsi.

Suatu keadaan atau tingkat kombinasi konsumsi beberapa macam barang yang memberikan
kepuasan optimum.

Tingkat kombinasi konsumsi yang memberikan kepuasan optimum atau keseimbangan dapat
dicari dengan menggunakan metode Lagrange. Dalam hal ini, fungsi utilitas total U=f(x,y)
dimaksimumkan terhadap fungsi anggaran 𝑀 = 𝑃𝑥 . 𝑥 + 𝑃𝑦 . 𝑦
Fungsi Lagrange :
𝐹(𝑥, 𝑦, 𝜆) = 𝑓(𝑥, 𝑦) + 𝜆(𝑃𝑥 . 𝑥 + 𝑃𝑦 . 𝑦 − 𝑀)

Agar F maksimum :
𝑓𝑥 (𝑥,𝑦)
𝐹𝑥 (𝑥, 𝑦) = 0 𝑓𝑥 (𝑥, 𝑦) + 𝜆𝑃𝑥 = 0 … … … … … … … .1 -λ = 𝑃𝑥

𝑓𝑦 (𝑥,𝑦)
𝐹𝑦 (𝑥, 𝑦) = 0 𝑓𝑦 (𝑥, 𝑦) + 𝜆𝑃𝑦 = 0 … … … … … … … .2 -λ = 𝑃𝑦

𝜕𝑈
Utilitas marginal barang X : 𝑀𝑈𝑥 = 𝑓𝑥 (𝑥, 𝑦) = 𝜕𝑥
𝜕𝑈
Utilitas marginal barang Y : 𝑀𝑈𝑦 = 𝑓𝑦 (𝑥, 𝑦) = 𝜕𝑦

dari (1) dan (2) diperoleh Keseimbangan Konsumsi :

𝑓𝑥 (𝑥,𝑦) 𝑓𝑦 (𝑥,𝑦)
=
𝑃𝑥 𝑃𝑦

𝑀𝑈𝑥 𝑀𝑈𝑦
𝑃𝑥
= 𝑃𝑦

65
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

Contoh :

Kepuasan seorang konsumen dari mengkonsumsi barang X dan Y dicerminkan oleh utilitas
𝑈 = 𝑥 2 𝑦 3 . Jumlah pendapatan konsumen Rp. 1000,-. Harga X dan Y per unit masing-masing
Rp. 25,- dan Rp. 50,- .

Hitunglah kombinasi X dan Y yang memberikan kepuasan optimum, serta besarnya nilai
kepuasan optimum.

Penyelesaian :

𝑈 = 𝑥2𝑦3

𝐹(𝑥, 𝑦) = 𝑥 2 𝑦 3 + 25𝜆𝑥 + 50𝜆𝑦 − 1.000𝜆

𝑀 = 25𝑥 + 50𝑦 − 1.000

Agar F maksimum :

2𝑥𝑦 2
𝐹𝑥 = 2𝑥𝑦 2 + 25𝜆 = 0 -λ = 25

3𝑥 2 𝑦 2
𝐹𝑦 = 3𝑥 2 𝑦 2 + 50𝜆 = 0 -λ = 50

2𝑥𝑦 2 3𝑥 2 𝑦 2
= 100 𝑥𝑦 3 = 75𝑥 2 𝑦 2
25 50

3
y = 4𝑥

25𝑥 + 50𝑦 − 1.000 = 0 y = 12.

U = 𝑥 2 𝑦 3 = (16)2 . (12)3

= 442.368

Jadi, Kombinasi konsumsi yang memberikan kepuasan optimum adalah 16 unit X dan 12
unit Y, dengan nilai kepuasan U = 442.368

66
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

LATIHAN SOAL :

1. Carilah nilai minimum dari 𝑍 = 2𝑥 2 + 3𝑦 2 dan memenuhi kendala 4𝑥 + 6𝑦 = 10


2. Hitung permintaan marginal dan elastisitas permintaan dari 𝑄𝑎 = 60 − 2𝑃𝑎 − 𝑃𝑏 dan
𝑄𝑏 = 15 + 𝑃𝑎 − 𝑃𝑏 , jika 𝑃𝑎 = 2 𝑑𝑎𝑛 𝑃𝑏 = 4.
3. Seorang konsumen ingin membeli dua jenis barang, yaitu kemeja dan kain sarung
dengan harga masing-masing per unit Rp. 10.000,- dan Rp. 15.000,-. Uang yang
tersedia sebesar Rp. 500.000. jika fungsi kegunaannya U = xy, berapakah jumlah
kemeja dan jumlah kain sarung akan dibeli agar tercapai keseimbangan konsumsinya
4. Seorang konsumen membeli sejumlah barang x dan y dengan fungsi kegunaan yang
dinyatakan dengan persamaan U = xy2. Harga per unit barang x dan y masing-masing
adalah Rp. 100,- dan Rp. 200,-. Jumlah uang yang akan dibelanjakan sebesar Rp.
1.000,- Hitung keseimbangan konsumsi !

5. Seorang mahasiswa ingin membeli dua jenis barang, yaitu buku ( x ) dan pensil ( y ),
dengan fungsi kegunaan U = 2x2y. harga buku dan pensil masing-masing adalah Rp.
200,- dan Rp. 25, sedangkan uang yang akan dibelanjakan Rp. 500,-. Tentukan berapa
jumlah x dan y , sehingga tercapai kepuasan maksimum atau dengan kata lain tercapai
keseimbangan konsumsi.

6. Fatah mempunyai usaha mebel yang punya banyak produk. Dua diantaranya adalah
kursi ( x) dan meja ( y). Khusus untuk kedua produk tersebut ditarget perminggu
menghasilkan 160 unit dengan biaya gabungan z = 5x2 + 2y2 + xy +50. Berapakah
kombinasi kursi dan meja harus diproduksi perminggu ? dan biaya keseluruhan ?
( x + y = 160 ) . TUGAS MANAJ SORE
7. Diketahui fungsi produksi f(X, Y) = 3X2 + Y2 – 5X + 10Y + 20 dengan harga
input X dan Y masing-masing sebesar 2 dan 4 serta harga output 16. Tentukan
laba maksimum !

67
Bab III Differensial Fungsi Majemuk

8. Diketahui fungsi produksi Z = 5XY + X2 + 2Y2


+ 100 dengan syarat 2X + 3Y = 30. Tentukan
laba maksimum ! (394,23)

9. Maksimumkan laba jika diketahui sebuah fungsi produksi untuk dua produk
(X,Y) yaitu 𝒁 = 𝑿𝒀𝟐 − 𝟎, 𝟓𝑿𝒀 + 𝟑𝒙𝟐 − 𝟏𝟐𝟎 atau 𝒁 = 𝟑𝒙𝟐 + 𝒚𝟐 − 𝟓𝒙 + 𝟏𝟎𝒚 +
𝟐𝟎 dan harga X = 3 dan Y = 6 dengan batas biaya 24! ( QUIZ 2 , I K B , 27
DESEMBER 2015 )

68